News
Batal
KATEGORI
link has been copied
97
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/600a15d57e3a72030e11c7b0/dulu-kritik-anies-saat-rem-darurat-kini-sikap-airlangga-bikin-geram-istana-bungkam
Dulu kritik habis Anies saat PSBB ketat, kini sikap Airlangga Hartarto bikin geram sosok ini hingga pihak Istana memilih bungkam. Jelang akhir tahun 2020, publik kembali menyaksikan kegaduhan di Tanah Air. Ketika itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB). "Tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untu
Lapor Hansip
22-01-2021 07:01

Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam

Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam

Dulu kritik habis Anies saat PSBB ketat, kini sikap Airlangga Hartarto bikin geram sosok ini hingga pihak Istana memilih bungkam.

Jelang akhir tahun 2020, publik kembali menyaksikan kegaduhan di Tanah Air.

Ketika itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

"Tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal Youtube Pemprov DKI, Rabu (9/9/2020).

"Dalam rapat gugus tugas percepatan pengendalian Covid-19 di Jakarta, disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat yang itu artinya kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu," kata dia.

Menurut Anies keputusan ini juga mengikuti aturan Presiden Joko Widodo yang meminta kesehatan lebih dipentingkan.

Usai penetapan keputusan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto langsung menyalahkan Kebijakan PSSB Ketat yang diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Airlangga mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan siang ini jatuh dipicu pengumuman PSBB Total.

"Berdasarkan index sampai hari ini index angka ketidakpastian akibat pengumuman Gubernur DKI tadi malam. Sehingga pagi tadi indeks sudah di bawah lima ribu," kata Menko Airlangga dalam Webinar Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Kamis (10/9/2020).

Airlangga meminta gas dan rem tidak dilakukan secara mendadak. Menurutnya, langkah justru bisa berimbas pada kepercayaan publik dan investor.

"Karena ekonomi tidak semuanya tentang faktor fundamental tapi juga sentimen keuangan, terutama di sektor capital market," bebernya.

Diketahui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (10/9/2020) dibuka anjlok ke level 5.084,32.

Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan yang dipicu penurunan IHSG mencapai lima persen.

Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).

"Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Kamis, 10 September 2020 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 10:36:18 waktu JATS," jelas Yulianto.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

Kini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali jadi sorotan.

Pada Senin (18/1/2021), Airlangga Hartarto mendonasikan plasma konvalesen di Markas Palang Merah Indonesia (PMI), Jakarta.

Sebagaimana diketahui, plasma konvalesen umumnya diambil dari orang yang pernah menderita atau penyintas Covid-19 sebagai donor.

Plasma tersebut nantinya digunakan untuk terapi penyembuhan mereka yang positif Covid-19, dengan harapan penyintas Covid-19 yang menjadi donor itu sudah membentuk antibodi.

Langkah yang dilakukan Airlangga ini membuat publik bertanya-tanya kapan Ketua Umum Partai Golkar itu terkonfirmasi positif Covid-19?

Hingga saat ini, pemerintah belum pernah mengumumkan kepada publik bahwa Airlangga Hartarto pernah terinfeksi virus corona.

Pada November 2020, kabar ini sempat beredar di kalangan wartawan. Akan tetapi, saat itu Kompas.com tidak mendapatkan jawaban dari pihak Airlangga hingga Istana Kepresidenan.

Kompas.com pernah meminta konfirmasi Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina. Namun, tidak ada jawaban apa pun yang diterima.

Saat November 2020 itu, Kompas.com juga meminta konfirmasi Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. Namun, saat itu Doni Monardo mengaku belum mendapat informasi.

Tangkapan layar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat melakukan donor plasma konvalesen di Markas PMI, Jakarta, Senin (18/1/2021).
Adapun, selama pandemi Covid-19 berlangsung di Indonesia, muncul desakan kepada pejabat publik yang terinfeksi virus corona untuk terbuka kepada masyarakat.

Sebab, keterbukaan itu akan memudahakan proses tracing dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Dikonfirmasi Jusuf Kalla

Kepastian Airlangga Hartarto sebagai penyintas Covid-19 diumumkan oleh Ketua PMI Jusuf Kalla, yang mendampingi saat Airlangga mendonasikan plasma konvalesen.

Jusuf Kalla memastikan bahwa Airlangga menjadi donor plasma konvalesen dalam statusnya sebagai pasien yang telah sembuh dari Covid-19.

Menurut Kalla, Airlangga menjadi donor sebagai bentuk rasa syukurnya sembuh dari penyakit yang disebabkan virus corona tersebut.

"Ini merupakan rasa syukur Pak Airlangga di sini hadir untuk menyumbangkan plasmanya sebagai rasa syukur, bahwa telah sembuh (dari Covid-19)," ujar Kalla dalam acara "Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen", Senin(18/1/2021).

Adapun, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan donor plasma konvalesen sebagai bentuk syukur atas anugerah kesehatan.

Hari ini Menko Airlangga Hartarto melakukan donor plasma konvalesen sebagai bentuk syukur atas anugerah kesehatan," ujar Susiwijono, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin sore.

"Serta sebagai bagian dari niat baik dan upaya untuk membantu sesama yang membutuhkan," tuturnya.

Harapannya, kata Susijiwono, di masa yang akan datang, semakin banyak masyarakat yang menjadi penyintas akan melakukan donor plasma konvalesen.

Sebelumnya, donasi plasma konvalesen dilakukan Menko Airlangga dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konavelesen.

Berdasarkan pantauan Kompas.com dari kanal YouTube Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Airlangga yang mengenakan batik berwarna keemasan dan mengenakan masker biru itu diambil plasmanya dari tangan bagian kanan.

Tangannya itu juga menggenggam benda bulat berwarna hijau yang diberikan petugas kesehatan Airlangga tampak serius mendengarkan penjelasan petugas yang menanganinya.

Namun, sesekali, Airlangga juga tertawa saat berbincang dengan Jusuf Kalla dan beberapa orang yang mendampinginya di lokasi.

Ia juga tak menunjukkan rasa sakit dan lebih sering tertawa ketika berbincang dengan petugas maupun orang yang ada di dekatnya.

Epidemiolog Indonesia dan peneliti pandemi dari Griffith University Australia Dicky Budiman menyayangkan tidak adanya pengumuman bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sempat terpapar Covid-19.

Diketahui, Airlangga pada hari ini, Senin (18/1/2021) mendonasikan plasma konvalesen di Jakarta.

Padahal, plasma konvalesen umumnya diambil dari orang yang pernah menderita atau penyintas Covid-19 sebagai donor.

"Sangat disayangkan ya. Kan sebelumnya sudah ada yang terbuka. Menteri lain misalnya. Beberapa yang menyatakan terpapar," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Dicky menyayangkan hal ini karena sebelumnya para pejabat yang terpapar Covid-19 selalu diinformasikan atau menginformasikan kepada publik.

Dia mengambil contoh para pejabat atau menteri yang sempat terpapar Covid-19 dan diumumkan melalui media massa.

Bahkan, sebut dia Presiden Joko Widodo pun pernah menginformasikan langsung siapa para menterinya yang terpapar Covid-19.

"Bahkan pak Presiden sendiri memberi contoh. Pak Jokowi memberi contoh ketika itu, dia berkata, saya ketemu menteri dan dia positif. Kan begitu. Pak Presiden sendiri memberi contoh yang baik. Nah ini harus dicontoh oleh para menterinya," ucap Dicky.

Bukan tanpa alasan, Dicky menilai bahwa tidak adanya pengumuman itu akan berkaitan dengan keterbukaan pemerintah kepada publik.

Oleh karena itu, ia kembali mengingatkan kepada pemerintah soal keterbukaan termasuk soal siapa saja pejabat yang terpapar Covid-19.

"Selalu disampaikan bahwa keterbukaan itu ya dimulai dari atau keteladanan dimulai dari pejabat publik atau tokoh. Kalau tidak terbuka ya bagaimana mau memberi imbauan," ujarnya.

Ia menekankan, tidak hanya para pejabat atau tokoh publik nasional saja yang harus menjaga keterbukaan soal Covid-19.

Para tokoh pejabat daerah pun harus melakukan hal serupa, kata dia.

"Oleh karena itu apabila memang terpapar, sangat penting untuk terbuka itu bukan hanya karena dia pejabat publik untuk memberi contoh. Tapi sebagai pejabat publik yaitu bertemu banyak orang, ditemui banyak orang," ucap dia.

Sebab, menurut dia, peran penting dari keterbukaan akan berkaitan pula dengan program tracing yang digiatkan pemerintah.

Ia menilai, apabila tidak ada keterbukaan dari pemerintah atau pejabat publik, maka program tracing juga tidak akan optimal atau berhasil.

"Karena tracing itu harusnya terbuka. Prinsip dasar dari tracing itu terbuka atau dibuka gitu. Walaupun bisa saja orangnya pada level orang umum tidak dibuka, tapi kalau pejabat publik ya dibuka, karena terlalu banyak orang yang berkaitan dan bertemu," kata Dicky.

Pihak Istana Kepresidenan enggan memberikan banyak komentar mengenai kemungkinan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sempat terpapar Covid-19.

Diketahui, Airlangga pada Senin (18/1/2021) mendonasikan plasma konvalesen di Jakarta. Padahal, plasma konvalesen umumnya diambil dari orang yang pernah menderita atau penyintas Covid-19 sebagai donor.

"Saran saya ditanyakan kepada beliau langsung," kata Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/1/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono.

Heru mengatakan, hal ini semestinya dijawab langsung oleh pihak Kemenko Bidang Perekonomian.

"Harus yang bersangkutan yang menyampaikannya sendiri bahwa seseorang yang terpapar kena Covid harus dari yang bersangkutan. Harus dari Kemenko, jubirnya yang harus sampaikan ke publik," kata Heru saat dihubungi, Selasa (19/1/2021).

Saat ditanya alasan pihak Istana Kepresidenan tak mengumumkan bahwa Airlangga sempat positif Covid-19, Heru mengaku, dirinya tak tahu-menahu kondisi Airlangga.

"Kami tidak tahu juga kalau positif. Kalau saya dan jajaran Setpres tidak tahu, tidak ada pemberitahuan resmi," katanya. (Sumber: Kompas/Dian Erika Nugraheny/Nicholas Ryan Aditya/Fitria Chusna Farisa)

https://medan.tribunnews.com/amp/202...ngkam?page=all

Yo wis ben
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 4 lainnya memberi reputasi
3
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:09
dlu dia becandain corona abis itu g brani blg klo kena covid
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:14
apa yang di harapkan dari pesinden modal muka melas, rajin pecitraan masuk got sementara otaknya kopong

apa harapanmu?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mbahramil dan 8 lainnya memberi reputasi
8 1
7
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:15
Ketua umum golkar terbego sepanjang sejarah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 13 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 13 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:24
Ekonomi akan lebih didahulukan dibandingkan kesehatan saat ketua penanganan covid adalah seorang menteri perekonomian bukan menteri kesehatan.

emoticon-Nyepi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:35
Kalau ada tes swab ke rs,
pasti pemerintah tahu
0 0
0
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:42
sudah terlambat betul saja anis lepas tangan ke pusat
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan GZuron memberi reputasi
2 0
2
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:44
uda ilfill ama ente...

bibib,dirut RS menyembunyikan hasil positip kopit di pidanakan..

lah ente....bikin malu dunia hukum..

konsisten boss..

emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lqmnnhkm dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:46
kalo lu pegang saham
lu pasti bakal ngamuk23 ke wan kezut
emg anzeng
gw rugi byk pas rem darurat babi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lonelylontong dan 4 lainnya memberi reputasi
4 1
3
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 9 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:50
Masyarakat suruh ngaku kalau kena Covid-19. .
eh Ketua Komite Kebijakan Penanganan Corona pernah kena malah ga ada yang tau
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:54
paling jg takut divaksin

emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
xandernathaniel memberi reputasi
1 0
1
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 07:56
kredibilitas dia sebagai menteri udah invalid, di satu sisi dia sok banyak lagak tegas soal covid, tapi sisi lain dia pengecut kena ga ngomong2, alias munafik....emoticon-Tai
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:05
Airlangga ini banyak ga disukai juga sama pendukung Jokowi, dia kl ada apa2 lebih seneng endorse artis daripada manfaatin relawan (buzzer).
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:09
Airlangga ini entah bego atau gimana, dia pikir plasma convalesen kaya donor biasa. Main donor aj biar dianggap pahlawan, ga tau itu donor buat yg pernah covid.. PMI ga confirm dulu krn dipikir Airlangga udah paham.. Jalan Tuhan boroknya kebongkar..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:18
dengan mengubah istilah PSBB ke PPKM ini, di mata masyarakat skr sdh normal krn nggak ada PSBB, suatu langkah yg salah menurut gue
profile-picture
ShadowSin memberi reputasi
1 0
1
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:46
Lain ladang, lain ilalang
profile-picture
profile-picture
Gailham dan Abc..Z memberi reputasi
2 0
2
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:48
Penyelesaian masalah itu penting
Tapi kalo begi berkepanjangan itu udh penyakit
Ky Erlangga ini begonya unlimited
0 0
0
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:52
coba aja kalo dulu doski bukan di mentri pendidikan tapi di mentri perbacotan negara.
mungkin gak akan dipecat, dan wajah pemerintahan akan harum terus sampe sekarang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Raneeys dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 08:57
Nih org = aib
0 0
0
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 09:00
apa faedahny bahas ini org
gk make sorban hijab
mending bahas anggota daerah tuh didaerah sonoan
urusan esek2 kan lebih menarik buat lo pada kunyuk2 dimari
emoticon-Ngakak
0 0
0
Dulu Kritik Anies saat Rem Darurat, Kini Sikap Airlangga Bikin Geram, Istana Bungkam
22-01-2021 09:01
ya udah ya udah
semua segala jenis vaksin, kita borong
suntikan ke semua WNI, biar bisa aktifitas normal, keuangan jalan emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia