News
Batal
KATEGORI
link has been copied
225
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60079b67c342bb460e126f13/kolapsnya-rs-rujukan-jabodetabek-antrean-ugd-pasien-meninggal-karena-terlantar
Fenomena "lumpuhnya" fasilitas kesehatan ini bahkan dilaporkan terjadi di Ibu Kota Indonesia, yang memiliki fasilitas lebih banyak dan lebih lengkap dibandingkan daerah lain.
Lapor Hansip
20-01-2021 09:54

Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar

Past Hot Thread
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Terlantar



Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar


Kasus Covid-19 yang belakangan melonjak di Indonesia imbas dari libur panjang dan berbagai kerumunan, termasuk penyelenggaraan Pilkada serentak Desember lalu, telah membuat fasilitas kesehatan tak berdaya.

Fenomena "lumpuhnya" fasilitas kesehatan ini bahkan dilaporkan terjadi di Ibu Kota Indonesia, yang memiliki fasilitas lebih banyak dan lebih lengkap dibandingkan daerah lain.

Kota penyangga di sekitar Ibu Kota, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pun mengalami kejadian serupa di mana fasilitas kesehatan tak mampu lagi menampung ledakan kasus.

Seberapa gawat kondisi Covid-19 di wilayah Jabodetabek saat ini? Bagaimana kondisi fasilitas kesehatan sesungguhnya? Simak ulasannya di bawah ini:

Pasien darurat harus antre masuk UGD di Jakarta

Koalisi Lapor Covid-19 mengabarkan bahwa sejumlah pasien positif Covid-19 domisili Jakarta, yang butuh penanganan sesegera mungkin, kesulitan untuk mengakses layanan rumah sakit (RS).

Hal ini dikarenakan seluruh tempat tidur khusus pasien Covid-19 di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya telah penuh terisi.

Lapor Covid-19 mengklaim telah menghubungi 60 RS rujukan Covid-19 di Jabodetabek, tetapi hasilnya nihil.

"Kami sudah menghubungi Menteri Kesehatan, Gubernur DKI Jakarta, dan banyak pihak lain. Katanya sedang dicari, tapi belum ada sampai sekarang," kata relawan Lapor Covid-19 Ahmad Arif, Selasa (19/1/2021) siang.

Arief menjelaskan, di antara pasien tersebut ada seorang ibu dan bayinya yang masih berusia tiga tahun. Mereka merupakan pasien bergejala yang butuh penanganan segera.

Pada Selasa sore, relawan tersebut melaporkan bahwa sang ibu dan anak telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Namun, mereka tidak bisa langsung menjalani perawatan di Intensive Care Unit (ICU) karena seluruh tempat tidurnya sudah terisi.

"Masih harus antre," ujar Arif, yang menyesalkan kolapsnya RS di Jabodetabek di saat banyak orang butuh perawatan.

"Poinnya, saat ini rumah sakit sudah kolaps," imbuhnya.

Di lain pihak, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim masih ada tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang tersisa, meski jumlahnya sangat sedikit.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, atau Ariza, tempat tidur khusus pasien Covid-19 di wilayah Ibu Kota masih tersisa 13 persen.

Berdasarkan data Pemprov DKI, Jakarta memiliki total 7.827 tempat tidur isolasi dan 1.063 tempat tidur ICU yang tersebar di 101 RS rujukan.

Sebanyak 6.816 tempat tidur isolasi dan 871 tempat tidur ICU sudah terisi hingga Selasa kemarin.

Akumulasi kasus Covid-19 di Jakarta hingga Selasa (19/1/2021) adalah sebanyak 232.289 kasus, 19.215 di antaranya merupakan kasus aktif.

Sebanyak 209.238 pasien telah dinyatakan sembuh, sedangkan 3.836 lainnya meninggal dunia.

Warga Depok positif Covid-19 meninggal di jalan

Lapor Covid-19 sebelumnya juga melaporkan seorang warga domisili Depok, Jawa Barat, meninggal di taksi online dalam keadaan menderita gejala Covid-19.

Ia meninggal dalam perjalanan mencari rumah sakit yang menerima pasien Covid-19, setelah sebelumnya ditolak oleh 10 rumah sakit.

Insiden terjadi pada 20 Desember lalu, berdasarkan laporan keluarga yang diterima oleh Lapor Covid-19.

"Anggota keluarganya meninggal di taksi daring setelah ditolak 10 rumah sakit rujukan Covid-19," ujar Lapor Covid-19 dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/1/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita secara terpisah mengakui Instalasi Gawat Darurat sudah dipenuhi oleh pasien Covid-19.

"Akhirnya (pasien tersebut) nyari-nyari sendiri, mungkin sampai ke 10 rumah sakit," kata Novarita, Sabtu (16/1/2021). Ia menambhakan, Dinas Kesehatan Depok tengah mencari identitas sang korban.

Alarm soal ancaman kolapsnya fasilitas kesehatan (faskes) di Depok sudah berbunyi sejak akhir November 2020.

Saat itu okupansi ruang isolasi Covid-19 dari dua rumah sakit milik pemerintah, yakni RSUD Kota Depok dan RS Universitas Indonesia, mulai menyentuh 80 persen.

Pada 29 Desember 2020, ketika pasien aktif Covid-19 menyentuh angka 3.343 orang, Direktur RSUD Kota Depok Devi Maryori mengatakan bahwa IGD di rumah sakit tersebut sudah penuh.

Akibatnya, pasien mesti mengantre untuk bisa mendapatkan perawatan.

Saat ini, jumlah pasien aktif Covid-19 di Depok berjumlah 4.284 orang, terbanyak selama 10 bulan pandemi melanda.

Sementara untuk kasus kumulatif Covid-19 di Depok hingga Senin kemarin adalah 22.248 kasus. Sebanyak 17.458 di antaranya dinyatakan sembuh, dan 506 orang meninggal dunia.

ICU Kota Tangerang Selatan penuh

Hingga Selasa kemarin, Kota Tangerang Selatan hanya menyisakan 33 tempat tidur kosong untuk pasien positif Covid-19. Sementara itu, tempat tidur ICU sudah terpakai seluruhnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Deden Deni menjelaskan, terdapat sekitar 509 tempat tidur isolasi dan 31 tempat tidur ICU bagi pasien Covid-19 di kota tersebut.

"Tempat tidur isolasi tersedia 33, sedangkan tempat tidur ICU terpakai 31," ujarnya.

Pemkot Tangerang Selatan pun mulai membangun tenda di pusat karantina Rumah Lawan Covid-19, Selasa.

Koordinator Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Tangerang Selatan, Suhara Manulang, mengatakan akan ada sekitar 16 tenda yang memuat 150 tempat tidur isolasi.

Dengan demikian, kapasitas tempat tidur isolasi di Rumah Lawan Covid-19 akan meningkat menjadi 300.

Total kasus Covid-19 di Tangerang Selatan hingga Selasa adalah 4.396 kasus, 551 di antaranya merupakan kasus aktif. Sebanyak 3.604 pasien dilaporkan sembuh dan 241 lainnya wafat.

Bogor mulai operasikan RS darurat

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mulai mengoperasikan rumah sakit darurat (RSD) di kawasan GOR Pajajaran, Senin (18/1/2021), seiring melonjaknya kasus positif Covid-19.

Rumah sakit yang dikhususkan untuk pasien bergejala ringan tersebut memiliki 64 tempat tidur, 11 dokter umum, dan 44 perawat.

Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan, kasus Covid-19 di kota tersebut terus meningkat, ditandai dengan semakin penuhnya rumah sakit rujukan Covid-19 di Bogor.

"Jika ditanya seberapa darurat, sangat darurat. Saya harus katakan hal itu kepada warga Kota Bogor. (Pembukaan RSD) ini adalah ikhtiar kita untuk semaksimal mungkin menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa manusia di Kota Bogor," ujar Bima saat peresmian RS darurat tersebut.

Untuk pertama kalinya, kasus harian Covid-19 di Kota Bogor menembus angka 100, yakni terdapat 120 penambahan kasus baru pada Selasa (19/1/2021).

Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 di Kota Bogor menjadi 6.936, 1.275 di antaranya merupakan kasus aktif. Sebanyak 5.515 dinyatakan sembuh, dan 146 meninggal dunia.

Bekasi tambah tempat tidur isolasi

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menambah tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19 di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk di RSD Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi yang mendapat tambahan 10 tempat tidur.

"Kami tambah tempat tidur isolasi di RSD Stadion Patriot Candrabhaga, (yang tadinya ada 55 unit) sekarang ada 65 unit," ujar Wali Kota Bekas, Rahmat Effendi, Selasa (19/1/2021).

Pria yang akrab disapa Pepen tersebut mengatakan, sejumlah tempat tidur juga ditambahkan di beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD). Namun, dia tidak merinci data tersebut.

Jumlah kasus Covid-19 di Kota bekasi hingga Selasa adalah 19.610 kasus, 1.601 di antaranya merupakan kasus aktif. Sebanyak 17.682 dinyatakan sembuh, dan 327 lainnya meninggal dunia.


https://megapolitan.kompas.com/read/...ninggal?page=3


Ngeri coy emoticon-Takut


profile-picture
profile-picture
profile-picture
kimha420 dan 31 lainnya memberi reputasi
32
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 5
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
24-01-2021 18:21
Kalau sudah begini, kita harus gimana gan menghadapinya emoticon-Frown
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
22-01-2021 21:38
Gimana ga penuh, orang ga covid dibilang covid
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
22-01-2021 00:29
makanya otg ga usah dirawat
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 20:54
Udah setahun nih... hmmmm...
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 18:09
Atau jangan2 penuh karena semua yg sakit dibilang covid
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 10:11
RS swasta harusnya di desak buat ikut kontribusi penanganan COVID
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 09:12
Sangat mengerikan bahkan kita bisa mengelus dada dengan adanya situasii dan kondisi sepertii ini...
Mau berobat aja ditunda2 bahkan sampai pasien meninggal karena antrean..hadehh sangat disayangkan.harusnya dr pihak rumah sakit ada kebijakan,mana yang keadaan darurat dan tidak..
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 08:42
Kita sedang terjadi lonjakan, tapi juga banyak orang2 masih gak paham kenapa mereka harus mentaati protokol kesehatan dan sebaliknya merasa dipersulit.

emoticon-Tai

Mau gimana sekarang?
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 08:17
biasanya daerah mengikuti tidak lama setelah jabodetabek

tapi masalahnya di daerah malah lebih masa bodoh daripada jabodetabek, padahal faskes gak secanggih dan sebanyak jabodetabek emoticon-Ngakak (S)
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 08:16
Dan masih ada yg berani bilang "kita beruntung tidak sampai lockdown" emoticon-Big Grin


Asu
Diubah oleh balonkempes
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 07:51
Ya gmn, kapasitasnya emg terbatas banget
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 07:49
Banyak yg auban di jakarte,bejibun deh yg kaga pakai masker di jalan,pakai masker pun cuman biar gak kena tilang doang..
Jgn terlalu berharap deh sm vaksin,jaga diri masing2 dngan prokes udah paling bner..
Logika orang indo susah di pahami memang,definisi bebal dngan kebodohan gak beda jauh..
Elus dada ane miris memang..
Diubah oleh diovresz
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 07:35
mau gimana lagi
anggep aja seleksi alam

dibilangin ikut protokol kesehatan mbandel, ngeyel kumpul", ngeyel liburan
ya udah deh
Diubah oleh wen12691
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 07:26
Yah mau gimana lagi, warga Jabodetabek itu emang banyak banget, apalagi Jakarta. Udah penuh sesak tuh kota. Saat Covid19 kek gini pasti tempat yang padat kenanya paling parah.

Tragedi emang, mungkin pihak-pihak di Jakarta nggak memperkirakan kalau jumlah pasien covid bakalan membludak lagi.

Di tempat ane aja yang notabene nggak padat juga mulai diwanti-wanti bahwa rumah sakit rujukan bakalan penuh.
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 07:05
Covid ata di covidkan?
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 04:56
Jangankan Indon lah, gua tinggal di sini di Polandia juga kewalahan rumah sakit dan sistem kesehatannya untuk menangani pandemi ini.. Indon negara 260 juta, kepulauan besar dengan konsentrasi populasi padat di Jawa dan Bali ditambah masyarakat yang bebal ya :thumbsdown: saja

Tapi ya sebenarnya kalau yang paling parah itu untuk underreporting kasus covid itu masih negara-negara Afrika kecuali mungkin untuk Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Tunisia, Libya dan negara2 pulau macam Mauritius.

https://www.nytimes.com/2021/01/02/w...reporting.html
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 02:59
ini pasti ulah para kadrun kemarin di bandara .....emoticon-Marah
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
21-01-2021 00:38
Anggaran triliunan tuh dipakek buat apa ya ama pemda dki?
emoticon-Bingung
0 0
0
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
20-01-2021 23:10
Gilee sekali gan 🤧, bisa² makin nambah nih angka kematian yg ada di sini 🥺
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Kolapsnya RS Rujukan Jabodetabek, Antrean UGD, Pasien Meninggal karena Terlantar
20-01-2021 22:27
pasti salah anis emoticon-Big Grin
0 0
0
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia