News
Batal
KATEGORI
link has been copied
140
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60018775f0bdb2672c53b281/sriwijaya-air-sj182-diduga-mau-pindah-jalur-tapi-pilot-afwan-disorientasi
Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak mengalami kecelakaan, Sabtu (9/1) siang, diduga lantaran hendak berpindah jalur dan sang pilot bernama Afwan mengalami disorientasi saat terbang. Kedua aspek itulah yang diduga membuat pesawat oleng sehingga terjun bebas ke laut Kepulauan Seribu, dalam kondisi mesin masih hidup. Analisis penyebab kecelakaan itu didasarkan pada hasil rekam jejak
Lapor Hansip
15-01-2021 19:15

Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak mengalami kecelakaan, Sabtu (9/1) siang, diduga lantaran hendak berpindah jalur dan sang pilot bernama Afwan mengalami disorientasi saat terbang.

Kedua aspek itulah yang diduga membuat pesawat oleng sehingga terjun bebas ke laut Kepulauan Seribu, dalam kondisi mesin masih hidup.

Analisis penyebab kecelakaan itu didasarkan pada hasil rekam jejak penerbangan yang dirilis Flightradar24.com.

Laman daring pelacak penerbangan ini mengombinasikan data dari Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B), Multilateration (MLAT), dan data radar.


Ketiganya diagregasi dan dikombinasikan dengan jadwal dan status penerbangan dari maskapai dan bandara untuk menghasilkan rekam jejak.

Meski demikian, temuan ini perlu diteliti lebih jauh dan dicocokkan akurasinya dengan data rekam penerbangan dari pesawat (FRD) yang kini tengah diteliti Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Merujuk data Flightradar24, sejak kembali aktif mengudara pada 19 Desember 2020, pesawat PK-CLC terbang dengan rute yang sama sebanyak sembilan kali.

Peta di bawah menggambarkan tiga penerbangan terakhir Jakarta-Pontianak, yakni pada 3 Januari 2021, 9 Januari 2021 saat pagi hari pukul 05.14 WIB dan siang hari pukul 14.36 WIB.

Apabila digabungkan dengan data prosedur keberangkatan (Standard Instrument Departure) yang dirilis Kementerian Perhubungan, tampak dua jalur yang biasa ditempuh oleh pesawat.

Jalur pertama seperti yang tergambar pada rekam penerbangan 9 Januari pagi hari (garis berwarna biru).

Setelah lepas landas dari bandara, pesawat akan diarahkan menuju titik yang disebut Winar dan belok ke kanan, ke titik Arjuna. Dari Arjuna, dia kemudian bergerak ke timur laut (pada peta, ke arah serong atas kanan) menuju Pontianak.

Pada beberapa kondisi, pesawat bisa diarahkan ke titik Abasa, jalur pintas. Perjalanan ini nampak pada penerbangan 3 Januari (garis berwarna hijau), yang menjadi pilihan jalur kedua.

Sesuai prosedur, perpindahan jalur ke titik Abasa biasa terjadi jika cuaca baik, tidak ada awan tebal, dan kondisi lalu lintas di udara cenderung sepi sesuai arahan Air Traffic Controller (ATC). Setelah dari Abasa, dia akan bergerak menuju destinasi.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, kondisi cuaca kala pesawat terbang sedang hujan dan disertai petir dengan jarak pandang sejauh 2 kilometer. Meski demikian, cuaca ini dikategorikan layak terbang atau mendarat.

Upaya perpindahan jalur ke Abasa diduga dilakukan oleh sang pilot pada penerbangan 9 Januari siang hari, sebelum kecelakaan terjadi.

"Diarahkan ke jalur pintas itu bukan masalah dan wajar, tapi belum sampai (jalur pintas), dia terus oleng dan jatuh," ujar pengamat penerbangan Gerry Soejatman, saat dihubungi jurnalis BBC, Aghnia Adzkia pada Selasa (12/1).

Pada peta tersebut, fase oleng dan jatuh tampak saat pesawat sempat kehilangan arah saat menuju Abasa.

Alih-alih berbelok ke arah timur laut posisi titik Abasa, ia justru sempat berbelok ke arah barat jalur normal dan kemudian tak lama kembali ke timur, dan jatuh.

Pada saat membelok ini, ketinggian pesawat menurun dari 3.322 meter di atas permukaan laut (mdpl), ke posisi 2.476 meter dalam waktu 10 detik.

Dugaan disorientasi

Dari data yang sama, apabila digambarkan dalam bentuk tiga dimensi seperti video di bawah menggunakan data ketinggian pesawat, maka akan tampak arah jalur pesawat yang tak beraturan saat oleng dan jatuh.

Gerry memperkirakan, sang pilot mengalami disorientasi. Meski demikian, ia menjelaskan, hal ini bersifat dugaan dan perlu dicocokkan dengan data penerbangan dari pesawat. Terlebih, kecelakaan pesawat tidak hanya terjadi karena satu faktor penyebab.

"Ada kemungkinan disorientasi atau human factors. Tapi saya juga tidak bisa memastikan kapan disorientasi dimulai," kata Gerry.

"Analogi disorientasi itu kalau jalan di ruangan gelap dan mata ditutup, kita berpikir ini tegak tapi ternyata miring, berpikir naik tapi ternyata turun. Sekalipun pilot senior bisa disorientasi."

Mengutip lama Federation Aviation Administration, disorientasi ruang terjadi karena ketidakmampuan tubuh untuk mengidentifikasi kondisi sekitar saat terbang.

Gangguan sistem keseimbangan tubuh bisa terjadi karena adanya gangguan sensor dan ilusi.

Tiga rangsangan sensorik yang berperan membentuk keseimbangan tubuh di antaranya penglihatan, saraf vestibular di telinga bagian dalam, dan proprioception atau persepsi rangsangan untuk mengetahui posisi tubuh.

Orientasi ruangan saat terbang sulit dicapai, tergantung dari arah, kekuatan, dan frekuensi stimulus ketiga sensor. Jika ketiganya tidak bekerja dengan baik, maka akan terjadi konflik sensorik yang menyebabkan otak tidak bisa mengidentifikasi arah dan posisi.

"Itu kenapa saat terbang harus mengandalkan instrumen dan manual," katanya.

Statistik FAA menunjukkan sebanyak 5% hingga 10% kecelakaan pesawat terjadi karena disorientasi dan mayoritas mengakibatkan korban jiwa.

Disorientasi pernah dialami sang pilot Ethiopian Airlines 409 tipe Boeing 737-800 yang jatuh di Beirut, Lebanon pada 2010 silam.

Merujuk laporan investigasi yang diterbitkan, pada saat kejadian malam hari, situasi cuaca sedang tidak mendukung dengan awal tebal yang menyebabkan langit terlihat hitam pekat.

Mulanya, sudut kemiringan pesawat terlalu ke kanan pada saat terbang sesaat setelah lepas landas. Kemudian, alarm berbunyi agar menstabilkan kondisi.

Pilot menggeser ke kiri untuk menyeimbangkan, tapi kemudian justru sudut kemiringan yang diambil melebihi batas dan pesawat tidak seimbang.

"Ethiopian Airline 409 ini jatuhnya sama (dengan Sriwijaya PK-CLC). Setelah take-off, dia belok ke kanan, itu mulai parah disorientasi, kemudian belok ke kiri," katanya.
Terjun bebas saat mesin belum mati

Si burung besi yang berusia 26 tahun ini tercatat terjun bebas dari puncak ketinggian 3.322 mdpl hingga 76 mdpl sebelum akhirnya hilang kontak.

Pada saat menyentuh air, diduga mesin pesawat belum mati sehingga masih mengirimkan data koordinat, ketinggian, dan kecepatan.

Data radar (ADS-B) yang diperoleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Airnav Indonesia juga menunjukkan demikian.

"Dari data ini kami menduga bahwa mesin masih dalam kondisi hidup sebelum pesawat membentur air," merujuk rilis Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Seberapa cepat pesawat terjun bebas? Menilik data Flightradar24, kecepatan vertikal (vertical speed) pesawat puncaknya hingga -30.000 kaki per menit (fpm). Angka minus dalam data tersebut, menunjukkan pesawat terjun bebas.

Saat terjadi puncak kecepatan vertikal, pesawat berada di ketinggian 8.125 kaki atau sekitar 2.476 mdpl, pada pukul 14:40:16 WIB.

Secara matematis, dengan kecepatan tersebut, ia hanya membutuhkan 16 detik untuk menyentuh air. Tapi, kenyataannya, baru 11 detik dia sudah hampir jatuh ke laut, berada di ketinggian 76 mdpl.

"Kalau misal sampai secepat itu, mestinya dia terjun bebas ke bawah dengan tenaga. Kalau mesin mati, dia tidak bisa turun secepat itu," kata Gerry.

Yang perlu dicermati dari data tersebut, pesawat sempat mengirimkan data radar dengan kecepatan vertikal bernilai positif, 20.000 fpm, setelah terjun bebas. Nilai positif bisa diartikan posisi pesawat menanjak.

Tapi, dalam konteks pesawat PK-CLC, belum tentu pesawat sempat menanjak setelah terjun bebas.

"Vertical speed itu penghitungan berbagai variabel yang dikirim pesawat. Kalau setelah jatuh itu ada nilai positif 20 ribu, itu sudah melebihi batas kemampuan alat itu memberikan angka yang akurat, sehingga tidak mungkin climbing (naik)," kata Gerry.

"Dugaannya, ada serpihan pesawat yang mental (dan mengirimkan data). Tapi masa sampai kecepatan 20 ribu? Itu yang harus diteliti."

Kejadian serpihan pesawat yang terpental kemudian mengirim data pernah dialami Air France 447 yang melayani rute Rio de Janeiro, Brasil menuju Paris, Prancis pada 2009 silam.

"Saat dia jatuh kena air, dia masih mengirim data Cabin Pressurization (tekanan udara di kabin). Kondisi pesawat saat itu sudah terbelah, listrik putus, tapi alat belum mati karena antena belum kehabisan listrik. Pas dicek dengan FDR (data penerbangan), dia sudah pecah pada saat mengirim data," katanya.

Rekam jejak penerbangan

Terlepas dari berbagai anomali, menurut Gerry, temuan ini hanya berupa dugaan dari data. Seluruh dugaan ini perlu diteliti mendalam dengan data rekam penerbangan yang dimiliki pesawat, FDR.

Lantas, bagaimana rekam jejak penerbangan si pesawat?

Pesawat ini dikandangkan selama sembilan bulan, sejak 23 Maret 2020 hingga 18 Desember 2020.

Sejak mulai beroperasi setelah absen beroperasi, pesawat ini telah melakukan perjalanan selama 144 jam 20 menit selama sebulan terakhir.

Dari data Flightradar24.com, sejak 23 Oktober 2020 hingga 18 Desember, mesin pesawat sempat dipanaskan selama 10 kali; empat kali di bengkel Merpati Maintenance Facility di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, dan enam kali diterbangkan di sekitar bengkel hingga Jalan Raya Juanda.

Sehari sebelum penerbangan komersial pertama dilakukan setelah dikandangkan, pesawat ini sempat terbang rendah pada ketinggian 60 meter, pada 18 Desember 2020 sekitar pukul 18:00 WIB.

Penerbangan pertama setelah lama absen beroperasi adalah pada 19 Desember, dari Surabaya menuju Jakarta, menempuh perjalanan selama 1 jam 9 menit.

Keesokan harinya, pada Desember 2020, pesawat ini mulai sibuk terbang melayani enam rute: Jakarta-Pontianak-Jakarta-Pangkal Pinang-Jakarta-Yogyakarta-Jakarta.

Selama sebulan terakhir, pesawat ini melakukan perjalanan dari Jakarta ke Pontianak sebanyak 9 kali dan Pontianak ke Jakarta sebanyak 11 kali.

'Pesawat laik terbang'

Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson dan Kementerian Perhubungan melalui rilis resmi menjelaskan pesawat jenis Boeing 737-599 itu disebut laik terbang dan memiliki Seritifkat Kelaikudaraan atau Certificate of Airworthiness yang diterbitkan pada 17 Desember 2021.

Jefferson juga menjelaskan Sriwijaya Air telah menjalani audit keamanan dan keselamatan yang diselenggarakan oleh BARS (Basic Aviation Risk Standard) yang independen serta berlaku secara internasional sejak bulan Maret 2020.

Audit yang dilakukan BARS meliputi "keselamatan, kualitas sistem manajemen, manual operasi, lisensi dan data pelatihan awak penerbangan serta pengawasan terhadap pesawat dan suku cadang."

Terkait dengan temuan perubahan jalur dan dugaan disorientasi, BBC sudah berusaha menghubungi Sriwijaya melalui telepon seluler atau surat elektronik.

Namun, permohonan wawancara BBC yang ditujukan kepada Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena, Senior Corporate Communication Theodora Erika dan Vice President Corporate Secretary Air Adi Wili, untuk menanggapi temuan tersebut tidak direspons, baik melalui pesan aplikasi antar-platform Whatsapp ataupun surat elektronik.

Sementara itu, dalam rilis yang diterima BBC, Jefferson menyebutkan harapannya agar proses investigasi yang dilakukan KNKT segera diungkap, "dan menjadi panduan dunia aviasi ke depannya, sehingga bisa menghentikan seluruh spekulasi yang beredar di masyarakat."

Investigasi KNKT

Pada Selasa (12/1), tim gabungan telah menemukan FDR dari pesawat PK-CLC di perairan Laut Jawa dan masih terus mencari Cockpit Voice Recorder (CVR). Dua benda ini yang akan dijadikan sumber analisis penyebab kecelakaan.

"Data-data yang beredar (luas di media sosial) harus divalidasi, harus dicek sumber dan kebenarannya. Data yang beredar belum divalidasi. KNKT hanya akan memberikan pernyataan berdasarkan hasil pemeriksaan Black Box," kata Soerjanto dalam rilis yang diterima BBC.

Dalam waktu 30 hari, KNKT akan memberikan laporan awal investigasi. Dalam laporan, tim akan mengungkap penyebabnya jatuh, sumber masalah, dan pemeliharaan pesawat.

https://www.suara.com/news/2021/01/1...n-disorientasi

Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi

emoticon-Belgia emoticon-Belgia emoticon-Belgia
Diubah oleh jasjus.kriptoss
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jupie_wan dan 19 lainnya memberi reputasi
14
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:20
kalau nanti misalnya disimpulkan penyebabnya human eror dari pilot...masihkah agamanya dibawa bawa?

misalkan lho....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
introvertpsycho dan 19 lainnya memberi reputasi
17 3
14
Lihat 33 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 33 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:37
Masuk akal sih disorientasi
Ketika di luar serba abu2 krn cuaca hujan dan mendung gelap
Mana atas mana bawah udah geser
Diubah oleh xrm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 11 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 11 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:41
Disorientasi sih mungkin, nah cuma ad first officer aka kopilot, kan bs take command in case of emergency, knp first officer ga bergerak? Apa CRM ga bagus atau tidak jalan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 22 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 22 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:50
Proses ambil data dr fdr berapa lama y gan
profile-picture
mubafirs memberi reputasi
1 0
1
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:52
Sepertinya media di Indonesia ini udah pada offside dah. Mestinya tunggu lah rilis resmi sebab jatuhnya pesawat, jangan publish pendapat si A, B, C

Diubah oleh Xevu.Pots
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 16 lainnya memberi reputasi
17 0
17
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:58
Lha kan ada alat ukur kemiringan pesawat dong, masa pilotnya bisa sebodoh itu sampe kaga liat?!
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 19:58
Jangan dulu dipublish human error lah,,, kasihan keluarga almarhum pilot yg hrs menanggung bebannya,,,

Sebaiknya kita tunggu hasil penyelidikan KNKT

emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 20:22
Bukannya kalo udh terbang diatas itu pake autopilot? Kalopun mau pindah jalur itu tinggal input ke autopilot/FMC nya terus pesawatnya auto belok normal menuju kesitu? Masak sih diterbangin manual sampai bisa disorientasi?

emoticon-Bingung

Btw ada kemungkinan posisi pesawat miring kekiri dan nose down itu yg terbaca di flightradar pesawat malah "seakan akan" heading ke arah barat laut, padahal tidak..
Cuma sedikit kemungkinan sih..
Diubah oleh boringman2
profile-picture
profile-picture
7screws dan tepsuzot memberi reputasi
1 1
0
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 5 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 21:45
Tunggu aja hasil proses knkt. Case closed.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
adm.kuznetsov dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 21:49
Pakar pakar penerbangan dipersilahkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
shanaufar dan 4 lainnya memberi reputasi
4 1
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 22:05
Quote:"Analogi disorientasi itu kalau jalan di ruangan gelap dan mata ditutup, kita berpikir ini tegak tapi ternyata miring, berpikir naik tapi ternyata turun. Sekalipun pilot senior bisa disorientasi."


naik turun tegak mirng.. bukannya bisa keliatan di instrumen pesawat ?
pesawat naik atau turun.. pilot.. sampe penumpang jg harusnya bisa ngerasain..?
cmiiw...
profile-picture
profile-picture
edosae dan scorpiolama memberi reputasi
1 1
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 22:46
Banyak banget analisa-analisa dadakan yak? Padahal Capt. Vincent aja udah bilang tunggu hasil penyelidikan pihak berwajib. Nanti kalo udah keluar hasilnya baru dikritisi.
0 0
0
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:00
Buat yg pernah coba Flight Sim, akan lebih seru jatuh di pemukiman estate ketimbang laut.
0 0
0
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:00
Nunggu ahaye twit lagi ah.
0 0
0
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:23
Pertama pansos
Kedua tidak mungkin disorientasi arah
Seperti nya terhempas angin ke kiri lalu ingin di stabilkan ke kanan tapi kekurangan airspeed untuk manuver
profile-picture
profile-picture
hantupuskom dan PapinZ memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:28
semua kemungkinan bisa terjadi, di kasus berita ini juga masih diduga, yang artinya belum valid, keknya kita sebagai orang awam ga perlu ikut2an terjun memberikan opini ngawur, biarkan KNKT yang bekerja dan kita semua berdoa semoga arwah para penumpang diberikan tempat terbaik disisi-Nya emoticon-Angel
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan free_use memberi reputasi
2 0
2
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:36
Nunggu di natgeo aja dah
profile-picture
scorpiolama memberi reputasi
1 0
1
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:40
Kalo baca artikelnya sih, bisa jadi seperti itu ( disorientasi ). Karena toh bukan kejadian pertama, tapi pernah di alami pilot lain (pilot Ethiopia airline pada contoh di atas).
profile-picture
XSFX memberi reputasi
1 0
1
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:54
baru jg disanjung2 kmrn krn agamanya
skrg.....
0 0
0
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Sriwijaya Air SJ182 Diduga Mau Pindah Jalur Tapi Pilot Afwan Disorientasi
15-01-2021 23:59
sotoy sat

0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia