Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
22
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60011957349d0f01464785f2/sekar
Halo semuanya, setelah sekian lama absen ga ngaskus (7 tahun lebih), kali ini saya ingin berbagi cerita tentang hubungan saya dengan teman masa kecil. Ceritanya mungkin agak panjang, silahkan disimak. Part I Sekar, nama anak baru di sekolahku saat itu pindahan dari Kota Mojokerto ke Kota Malang pada saat masih kelas 3 SD. Memiliki paras cantik, penampilan feminim dan ramah membuat banyak temen2 p
Lapor Hansip
15-01-2021 11:25

SEKAR

Past Hot Thread
Halo semuanya,
setelah sekian lama absen ga ngaskus (7 tahun lebih), kali ini saya ingin berbagi cerita tentang hubungan saya dengan teman masa kecil. Ceritanya mungkin agak panjang, silahkan disimak.

Part I
Sekar, nama anak baru di sekolahku saat itu pindahan dari Kota Mojokerto ke Kota Malang pada saat masih kelas 3 SD. Memiliki paras cantik, penampilan feminim dan ramah membuat banyak temen2 pria di sekolah saya naksir sama dia, termasuk saya sendiri, meski bisa dibilang kalau masih anak kecil itu namanya cinta monyet. Pada hari pertama sekolah, kebetulan Ibu Guru mempersilahkan Sekar duduk disebelahku karena kebetulan teman sebangku saya saat itu tidak masuk, dan itu berlangsung selama 1tahun (hingga kelas 4 SD).

Tidak hanya cantik namun juga pintar, itu yang saya pribadi perhatikan selama jadi teman sebangkunya. Semakin banyak pria yang naksir, apadaya saya yang orangnya cupu dan tidak populer, tidak terlalu pintar juga, merasa seperti minder dan malu jika berdekatan dengannya, meskipun dalam  hati ingin menghabiskan waktu bersama dia dan mengenal lebih dekat. Karena sebenarnya saya tertarik dengan Sekar saat itu.

Hingga Lulus dari SD bisa dibilang saya hanya menjadi secret admirer selama ini, karena ya masih anak2 juga, dan belum ada berpikiran untuk berpacaran, hanya sebatas suka dan kagum. Kemudian pas SMP kami tidak satu sekolah lagi, karena Nilai kami terpaut lumayan jauh, dia masuk SMP favorit, saya masuk SMP yang biasa2 saja, yang menyebabkan saya tidak pernah bertemu lagi dengan dia. Akan tetapi dulu sebelum kelulusan SD, saya punya buku notes kecil yang saya gunakan untuk minta biodata ke teman2 sekelas sebagai kenang2an dimana didalamnya tercantum Nama, Tgl lahir, Alamat rumah, dan Nomor telp rumah (saat itu HP masih jarang sekali ada, masih jaman2nya Wartel).

Tiga tahun kemudian saya sudah menginjak kelas 3 SMP, tiga tahun tidak pernah bertemu dengan dia lagi, selain karena SMP kami berbeda jauh, rumah kami juga sangat berjauhan pada saat itu. Namun karena saking rindunya dan ingin tahu kabarnya, saya beranikan untuk mencoba main kerumahnya di hari minggu naik Angkutan Umum, berbekal dari notes kecil yang berisi biodata dia pada saat SD saya cari alamat rumahnya. Setelah tiba di rumahnya saya beranikan diri untuk mengetuk pintu rumahnya dan keluarlah ibunya Sekar. Sesaat setelah itu saya disuruh duduk sambil menunggu Sekar. Tapi si Ibu ini ga bilang kalau yang berkunjung ini saya karena emang tidak kenal dekat pas dulu masih SD.

Ketika Sekar menuju Ruang Tamu dan melihat saya, ga tahu kenapa dia jingkrak2 (Lompat2) kegirangan seperti mendapat hadiah kapal pesiar dari perusahaan MLMemoticon-Big Grin dan respon saya waktu itu hanya heran dan terdiam. Kemudian kami mulai saling sapa dan mengobrol. obrolan kami hanya berlangsung selama 10 menit saja, ya karena jujur saya orang yang Introvert, dan Sekar ini juga bukan tipe2 cewek yang suka banyak ngomong gitu. Kurang lebih 35 menit kemudian saya memutuskan untuk pamit pulang, karena saya kehabisan bahan obrolan, bercampur grogi juga ketemu orang yang saya rindukan, meskipun di raut wajah sekar ada tampak kecewa karena saya lebih banyak diam pada saat disana.

Setahun kemudian kami sudah beranjak ke SMA, dan yah lagi dan lagi SMA kami beda jauh banget, dia SMA Favorit (lagi) karena emang pinter sih, sedangkan saya masuk SMA yang peringkatnya nomor 2 dari bawahemoticon-Frown. pada Saat SMA pun kami loss contact lagi dan tidak pernah bertemu, pada saat itu HP sudah mulai menjamur namun masih HP2 Polyphonic, jamannya Nokia 3310 dan kawan2nya hingga Nokia N-gage.

Perjalanan semasa SMA adalah yang paling indah menurut saya karena disitulah saya mengenal yang namanya Pacaran, Band, Ketenaran/Popularitas, serta temen2 yang solid buat diajak main bareng. kelas 1 SMA saya mulai dekat dengan seorang wanita bernama Yuni, karena kami sama2 hobi main game Online (masih jamannya Ragnarok online) dan membaca komik (masih komik offline ya, semacam Naruto, one piece, bleach, dll). Hingga akhirnya saya pun berpacaran dengannya. Setahun berjalan saya mulai lupa dengan Sekar, gimana kabarnya dia, punya pacar atau tidak, saya sudah tidak perduli akan hal itu.

Kemudian kami dipertemukan kembali di suatu Rumah Sakit di Kota Malang, dimana saat itu Ayah saya sakit (Paru2) kebetulan sekamar dengan ayahnya Sekar yang juga sakit (lupa sakit apaan). kami bertemu pada saat sama2 menunggu Ayah di RS, sempat ngobrol panjang lebar (durasi lebih lama dari pas ngobrol pas dirumahnya) hingga saya memutuskan untuk bertukar nomor HP agar minimal bisa SMS atau telpon (masih belum ada WA ya guys), saya tidak tahu dia punya pacar atau tidak, begitupun juga sekar tidak tahu kehidupan saya sekarang, dan rasa kagum, rasa cinta itu mulai muncul kembali.

Sudah pasti setelah ketemu Sekar, dan rasa itu muncul kembali sehingga mengganggu pikiran saya dan juga hubungan dengan pacar saya. Pada semester 2 kelas 2 SMA akhirnya saya dengan pacar saya memilih untuk Break karena ada beberapa masalah yang menimpa belakangan ini. Pada kesempatan inilah saya beranikan untuk SMS Sekar, basa-basi hingga berujung keluar ke mall bareng,  dan Nonton bareng. Selama jalan bareng dengan Sekar, perasaan senang ini tak terbendung lagi, namun entah kenapa saya jadi pengecut dan ga berani bilang kalau saya suka sama dia. menjelang kenaikan ke kelas 3, Yuni ngajak untuk balikan, dan saya terima ajakannya karena kasian juga. Akhirnya hubungan saya sama Sekar renggang kembali, meski sempet keluar / jalan bareng, tapi belum ada perasaan yang saya sampaikan ke dia.


Menjelang kelulusan SMA, hubungan saya dan Yuni kembali retak hingga akhirnya kami memilih untuk Putus, karena mau fokus juga ke UAN, karena semasa SMA saya lebih banyak main, pacaran, ngeband, hingga jarang sekali belajar. setelah UAN selesai, menunggu pengumuman kelulusan, ada adik kelas (kelas 1 SMA) tiba2 nyamperin dan nembak saya untuk jadi pacar diaemoticon-Metal. Tanpa pikir panjang saya terima juga, mumpung lagi jomblo, hehehe dan kebetulan ni cewek cantik juga, namanya Laily. Gini ini enaknya jadi anak Band di SMA, meski ga ganteng, tapi kalau bisa ngeband jadi terlihat keren emoticon-Metal dan pasti banyak cewek tertarik.

Hubungan saya dengan Laily tidak seindah yang dibayangkan, karena ada banyak kendala yang menyebabkan kami jarang bertemu, jarang ngedate, karena dia tidak punya HP, bahkan nomor telp rumah ga ada. jadi kalau mau janjian kerumahnya atau ngjak keluar opsinya cuman 2, langsung nyamperin kerumahnya, atau telpon ke rumah tetangganya (kebetulan masih saudara) untuk menanyakan si Laily ada atau tidak. Jadi masalah utama kami adalah komunikasi, tidak seperti saat sama Yuni bisa SMS an dan telp setiap hari.

Setelah Lulus SMA saya memasuki Universitas ternama di Malang, inisialnya U dan B atau dibaca UB, yah kalian pasti tahu lah ya.  Dan kebetulan lagi Sekar juga di Universitas yang sama meski beda Fakultas, dan kami bertemu pada saat masih Ospek. disitulah kedekatan kami mulai terjalin kembali, disamping karena komunikasi dengan Laily dibilang susah sekali, saya seperti mendapat kesempatan untuk bisa dekat lagi dengan Sekar. 

Dua tahun lebih berjalan di perkuliahan saya memasuki semester 5, hubungan saya dan Laily terpaksa harus putus, saya yang mutusin dia, karena kepergok dia balikan dengan mantannya. Saat itu saya merasa kecewa, hingga akhirnya saya memutuskan untuk tidak berpacaran dan fokus Kuliah. semasa kuliah ini pun saya dekat dengan banyak temen2 cewek termasuk Sekar, tapi ya tidak ada yang dijadikan pacar, hanya ngjak nonton bareng, maem bareng, ngopi dan lainnya.

Sebelum lulus kuliah saya dan Sekar sempat jalang bareng lagi hingga saat sebelum Wisuda, saya melihat dia jalan bareng cowok lain, meskipun ga tahu itu pacar, temen atau saudara, namun sejak saat itu jika Sekar saya ajak nonton bareng, atau keluar kemana, selalu beralasan sibuk skripsi dan menolak ajakan saya tersebut, hingga hubungan kami kembali menjauh satu sama lain.

(Bersambung)
Diubah oleh arda46
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ganteng.cinta dan 12 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
SEKAR
15-01-2021 16:28
lanjut terus.
profile-picture
arda46 memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
15-01-2021 20:06
Terus lu dan sekar akhirnya bersatu di surga gitu ya bray 😂
profile-picture
arda46 memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
15-01-2021 20:44
Bre..kalo dibuat cerita yang berseri bagus tuh...
Dari jaman SD....sekilas
SMP sekilas...
SMA dan Kuliah...diperbanyak
Trus waktu dah kerja dan lanuutannya....
Mantap kayaknya deh....🙏🙏
profile-picture
arda46 memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
16-01-2021 10:52

PART II

Part II

Setelah kami sama2 lulus kuliah, kami tidak pernah bertemu lagi, meskipun kesempatan untuk bertemu itu masih ada, tapi waktu tidak mengijinkan kita untuk bertemu. Setelah kami bekerja, kebetulan saya mendapatkan pekerjaan di dekat kota saya tinggal, sedangkan dia mendapatkan kerja di Ibu Kota Jakarta. Kalau ini bukan karena kepintaran kami yang berbeda ya, cuman rezekinya mungkin emang ada disana. Kami berdua pun hanya berkomunikasi via Medsos saja seperti sebatas memberikan komen di Facebook dan medsos sejenisnya.

Menjelang bulan Ramadhan, saya mendapatkan kabar duka, Ayahnya Sekar meninggal dunia di Rumah Sakit yang dulunya mempertemukan kita berdua pada saat Ayah kami sama2 sakit dan dirawat di kamar yang sama. Saya dan kedua ortu pun bergegas nyelawat ke rumah Sekar, meski hanya beberapa kali ke rumahnya, namun masih ingat betul jalan menuju rumahnya. Sungguh malang harus kehilangan sosok Ayah yang disayanginya, saya hanya bisa memberikan doa terbaik dan support agar mereka sekeluarga bisa bangkit kembali

Masuk di bulan Syawal setelah merayakan idul fitri, biasanya ada acara kumpul2 keluarga, atau reunian dengan teman2 sekolah. Kebetulan teman2 SD saya waktu itu sempat mengadakan reunian karena sudah lama tidak bertemu. Momen inilah yang saya gunakan untuk ngajak Sekar keluar ke acara reunian. Dan Alhamdulillah dia mau ke acara reuni bareng meski berangkat dengan sepeda motor masing2 (padahal ngarep bisa berduaan boncengan). Tapi its Ok lah yang penting bisa ketemu aja udah seneng banget. Sebelum acara reunian saya sempat mengirimkan demo lagu (kebetulan band saya waktu itu iseng2 biking single lagu, direkam, dan di upload di internet) tapi yang saya share ke Sekar hanya trailer/demo lagunya yang berdurasi 30 detik saja. Dia komen si katanya bagus dan minta versi Fullnya. Acara reuni pun dimulai dengan ngobrol2 dan sambil makan2 di suatu Cafe di Kota Malang, dengan masakan bakar2an dan ditemani hawa yang sejuk. Sesaat kemudian Sekar ngajak ngobrol saya tanya pekerjaan dan juga nagih versi full lagu yang sebelumnya saya kasih ke dia.

Kita berdua asyik ngobrol kesana kemari tanpa disadari teman2 SD memperhatikan kami, dan yah saya jadi Salting, karena dari dulu saya terkenal sebagai anak yang introvert. Sekar hanya tersenyum dan bilang ke temen2 seolah-olah ingin klarifikasi "ngapain ngliatin gitu, biasa aja kita kan cuma teman", disitu perasaan saya ciut kembali, karena niat awal setelah acara reunian mau saya ajak ngedate berdua kemana gitu, siapa tahu bisa saya ungkapkan perasaan ini ke dia. Namun apa daya nyali saya hilang begitu saja, dan benar setelah acara selesai dia langsung pamit pulang ke rumah. kali ini rencana saya pun harus gagal dan perasaan ini belum tersampaikan juga.

Sejak lulus kuliah, saya berpindah-pindah tempat kerja, dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya, dengan berharap bisa mendapatkan posisi yang lebih tinggi dan gaji yang lebih gede pastinya. Sama halnya dengan hubungan percintaan, dari cewek satu ke cewek lainnya, putus nyambung ga jelas, sejak putus dengan Laily pada saat jaman kuliah, saya sempat berpacaran 2 kali dengan Dewi dan Yuni (yang bisa dibilang serius), bisa dibilang hubungannya sudah ke arah pernikahan, namun karena berbagai masalah yang timbul hingga salah satu dari ortu kami ada aja yang tidak setuju atau merestui, akhirnya hubungan saya dengan 2 wanita tersebut pun harus kandas. Terlebih lagi dalam hati saya juga masih mengharapkan bisa bertemu kembali dan berhubungan dengan Sekar, meski kemungkinannya kecil karena jarak yang memsahkan kami.

Pekerjaan saya pun tidak ada yang menetap, harus pindah dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya, ini adalah perusahaan keempat yang saya coba untuk meniti karir disini. Disinilah saya bertemu seorang wanita yang sangat menarik namanya Ratna. Kami sama2 baru diterima di perusahaan tersebut, namun Ratna masuk 2 bulan lebih awal daripada saya dan kebetulan Jobdesc kami hampir sama hanya bedanya dia lebih fokus ke administrasi marketing, sedangkan saya administrasi operational. Anaknya bisa dibilang aktif, ceria dan cerewet, atau bisa disebut extrovert kebalikan dengan saya. Saat istirahat jam makan siang kami sering makan bareng dan ngobrol tentang masa lalu kami. Dan ternyata si Ratna ini adik kelas saya sewaktu Kuliah di UB, kebetulan satu Fakultas, satu jurusan juga, tapi ga tahu kenapa dulu ga pernah ketemu malah dipertemukan di tempat kerja. Padahal dulu di kampus saya aktif di organisasi Band Fakultas, meski ga se terkenal anak2 BEM yang hobinya orasi kesana kemari, tapi seenggaknya banyak yang saya kenal mulai dari kakak kelas hingga adik2 kelas pun juga.

Kami berdua pun sering setelah pulang kantor makan malam bersama, nonton, kuliner ke tempat2 seru, memang sih dari kami berdua tidak ada yang menyatakan pacaran, tapi kami deket banget waktu itu layaknya orang yang berpacaran, Pada saat ada cowok yang ngedeketin dia saya merasa cemburu dan marah, begitupun sebaliknya. Pada saat di kantor pun kami sering di mak comblangin, ya seperti di sorakin "cie yang lagi kasmaran" meskipun sebenarnya kami tidak ada yang menyatakan perasaan satu sama lain.

Saking deketnya sama si Ratna, sesaat saya lupa bagaimana kabarnya Sekar saat ini, dengan siapa dia sekarang, sudah menikah atau belum, karena saya pribadi seperti terhipnotis sama Ratna yang begitu asyik diajak ngobrol dan nyambung aja, meski sifat kami berbeda jauh satunya introvert satunya extrover, tapi seperti saling mengisi satu sama lain. Beda halnya dengan Sekar yang sepertinya agak pendiam juga, meski masih lebih parah saya sih pendiamnya. Terlebih lagi dia ini anaknya ga sombong dan rendah hati, meski berasal dari keluarga yang mampu, itu yang jadi nilai plus di mata saya saat itu. Hingga kepikiran untuk meneruskan ke jenjang pernikahan.

bersambung..
profile-picture
jiyanq memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
16-01-2021 11:19
Quote:Original Posted By onta890
Terus lu dan sekar akhirnya bersatu di surga gitu ya bray 😂


udah meninggal dong bro kami berdua emoticon-Big Grin
ditunggu aja nanti endingnya

Quote:Original Posted By beqichot
Bre..kalo dibuat cerita yang berseri bagus tuh...
Dari jaman SD....sekilas
SMP sekilas...
SMA dan Kuliah...diperbanyak
Trus waktu dah kerja dan lanuutannya....
Mantap kayaknya deh....🙏🙏


Bisa juga bro, tapi sebenernya saya bukan penulis sejati, hehehe
apa yang saya ingat dari memory masa kecil itu yang saya tulis disini apa adanya berdasarkan pengalaman pribadi
tujuannya biar ga hilang aja sih kenangan itu biar jadi tulisan semacam ini

kalau cerita berseri itu kayanya harus dikonsep sedemikian rupa sehingga alurnya bener2 menarik untuk diikutiemoticon-Big Grin

but, thanks buat sarannya broemoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan beqichot memberi reputasi
2 0
2
SEKAR
16-01-2021 15:11
Nitip jejak bor
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan arda46 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
SEKAR
18-01-2021 06:03
PART III

Setiap hubungan pasti ada saja masalah yang timbul, begitu juga hubungan saya dengan si Ratna. Meski belum resmi berpacaran, tapi kami berdua sering cemburu satu sama lain jika ada cowok ataupun cewek yang mendekati kami. Pernah suatu saat ada teman cowok Ratna yang maen ke kosan dia, pada saat itu saya berniat ngajak dia makan malam, tapi karena sedang ada tamu tak diundang, saya pun memutuskan untuk pulang, dan ngambek keesokkan harinya saat bertemu di kantor, begitu juga sebaliknya jika hal itu terjadi pada saya, Ratna pun ngambek dan tidak mau ngobrol. Terkesan aneh meski kami tidak sama2 mengatakan berpacaran, namun itu yang terjadi.

Dua tahun bekerja di tempat yang sama, sering jalan bareng, bahkan sudah bertemu sama kedua orang tuanya Ratna. Keluarga saya pun juga sudah bertemu dengan keluarganya Ratna, dan disitulah saya didesak oleh ortu saya sendiri, jika emang serius langsung dilamar saja ga usah lama2, terus buruan nikah, inget umur udah tambah tua. Karena emang kami berdua ada kecocokan, dan saya pribadi juga ngerasa udah kebelet nikah, akhirnya saya beranikan untuk melamar Ratna hingga mengajaknya ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

Banyak orang yang bilang jika seseorang mau menikah, ada saja cobaannya, entah itu dari orang tua, dari masalah ekonomi, dari salah satu pasangan, dari pekerjaan, dan lainnya. Saya pun mengalami hal serupa, hal yang mengganjal yaitu tiba2 muncul pikiran apakah Sekar saat ini sudah menikah atau belum?jika saya menikahi Ratna berarti cinta saya sama Sekar ga akan pernah tersampaikan? , bermodal nekat saya beranikan untuk mengajak Sekar ketemuan untuk terakhir kalinya menyampaikan perasaan saya. masa bodoh mau ditolak atau diterima, karena yang saya pikirkan hanya mengeluarkan apa yang saya rasakan selama ini. Saya pribadi tidak mau memendam perasaan itu apalagi ketika sudah menikah dengan orang lain.

Karena sibuknya kami berdua (saya dan Sekar) dalam hal pekerjaan, ditambah kami bekerja di tempat dan Kota yang berbeda, jadi sangat susah sekali untuk bertemu. Sekar pun sempat bertanya, "kenapa tiba2 pingin ketemu?". saat itu sudah 2 bulan sebelum memasuki pernikahan saya dan Ratna. Dengan sangat terpaksa saya menyatakan lewat Chating di Whatsapp (WA). Saya katakan semua yang terjadi dari pertama bertemu pada saat masih SD hingga saat ini, perasaan ini ga pernah berubah. Balasan dari Sekar hanya "terimakasih sudah menyampaikannya dan sudah mencintaiku selama itu, tapi maaf kita temenan saja". tanpat panjang lebar saya pun menjelaskan kalau mau menikah dan saya berniat mengundang dia untuk datang.

Dua bulan berjalan, hari pernikahan kami pun tiba. Dimana hari yang paling dinantikan oleh sepasang kekasih. Kebanyakan pengantin baru menantikan yang namanya malam pertama. Namun pada saat itu saya malah kepikiran Sekar, dimana setelah chat kami terakhir kali sebelum menikah, dia hanya membaca saja, tidak membalas WA saya, tidak hadir atau sekedar menitipkan kado ke pernikahan saya dan Ratna, dan yang lebih parah saya cek dia pun mengganti nomor WA nya. Sehingga disini saya benar2 kehilangan kontak dengan Sekar. Meski disatu sisi merasa lega sudah menyampaikan perasaan saya, dan pada akhirnya tetep yang saya terima sebuah penolakan, namun ada rasa penasaran kenapa harus ganti nomer segala, dan kenapa tidak hadir atau memberikan ucapan selamat saja kepada saya.

Bersambung..
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan jiyanq memberi reputasi
2 0
2
SEKAR
20-01-2021 12:28
PART IV

Setelah menjalani pernikahan dengan Ratna, kami hidup seperti layaknya pasangan baru. menikmati masa pacaran yang sesungguhnya ternyata lebih enak, karena sudah menikah, bebas kita mau melakukan apa saja di rumah, mau keluar nonton hingga larut malam pun juga tidak ada masalah. Namun yang namanya hubungan pasti ada saja ujiannya, si Ratna ini tipe2 yang suka cemburu, apalagi saat sebelum menikah, saya mengajukan resign dari kantor yang lama, sebabnya tidak boleh menikah dengan orang di satu kantor atau satu perusahaan. Karena Ratna ngotot ingin tetap bekerja, akhirnya saya mengalah untuk mencari kerja di tempat lain. Alhamdulillah keterima di salah satu Perusahaan telekomunikasi yang cukup besar, sebagai CS posisi yang saya ambil. Kalian pasti tahu yang namanya CS, kebanyakan dikerjakan oleh kaum hawa, maksudnya disini dari 19 CS yang ada saat itu, cowoknnya hanya 6, sisanya 13 cewek dan memang harus diakui rata2 cewek cantik dan pintar make up yang diterima sebagai CS. Dampaknya ketika pulang kerja, pasti yang dicek pertama HP, dan bisa jadi kami sama2 ribut saat itu karena debat masalah teman kerja.

Setelah setahun pernikahan kami berjalan, Ratna alhamdulillah hamil anak kami yang pertama. Hasil kerja keras setiap malam melakukan pekerjaan suami istri. Karena memang orang tua saya saat itu sangat menanti-nanti yang namanya Cucu. Setelah anak saya lahir, ada kabar buruk, Ratna dipecat dari kantor karena memang sedang ada pengurangan karyawan saat itu, dan kebanyakan yang kena dampaknya wanita yang sudah memiliki anak. Akhirnya saya sebagai satu2nya yang harus kerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga kecil kami.

Biaya lahiran anak, perlengkapan bayi, hingga urusan vaksin ternyata cukup menguras dompet juga. Dimana kondisinya saat itu hanya saya yang bekerja, dengan gaji UMR seharusnya cukup jika untuk makan dan transportasi saja, namun untuk kebutuhan si kecil ternyata masih kurang, sehingga kamipun menggunakan tabungan kami berdua yang rencananya dipakai untuk membeli rumah (kondisinya waktu itu masih ngontrak).

Setelah dua tahun bekerja di Perusahaan telekomunikasi, saya dan teman2 saya seangkatan terkena dampak PHK juga, karena perusahaan sedang ada pengurangan juga, disamping itu imbas dari kerugian selama 1 tahun belakangan ini. Memang yang namanya perusahaan apalagi swasta masih belum bisa dijadikan sandaran hidup, artinya posisi sebagai karyawan baik kontrak ataupun tetap, bisa saja ada potensi PHK. Jadilah saya pengangguran dan kebingungan mencari pekerjaan kesana kemari, hingga saya titip lamaran kerja ke teman saya di mall, kerja apapun saya kerjakan asal bisa ada penghasilan untuk beli popok dan susu buat anak.

Orang tua dan mertua tidak tahu saat itu karena saya malu dengan kondisi saya saat itu. Menjadi pengangguran itu sangat tidak enak, apalagi jika kalian sudah punya istri dan anak, dimana tanggung jawab menafkahi ada pada suami, sampai saya terpaksa harus jual barang2 berharga seperti laptop dan sepeda motor demi menyambung hidup. Dua bulan menganggur, akhirnya ada panggilan interview dari salah satu perusahaan Pelayaran di Surabaya, kebetulan dapat info lowongan dari teman yang bekerja disana, dan saya coba datangi interview tersebut. Alhamdulillah setelah melewati beberapa tes, dan bersaingan dengan sekian banyak orang, saya dinyatakan lolos, namun sistem kerjanya kontrak 1 tahun terlebih dahulu, jika KPI bagus akan diangkat jadi karyawan tetap. Tanpa pikir panjang saya setujui, yang penting dipikiran saya saat itu dapat gaji bulanan.

Setelah deal masalah gaji dengan HRD, saya resmi bekerja di pelayaran tersebut minggu depan. Hari pertama masuk kerja saya training dengan HRD selama 2 hari, setelah itu langsung praktek kerja di Lapangan. Maksud di lapangan ini masih di dalam kantor ya, karena saya bukan kerja yang ikut kapalnya, tapi lebih ke sistemnya, jadi tetap di kantor. Kemudian untuk pemahaman teknis pekerjaan, saya direkomendasikan HRD untuk mengikuti training tahap 2, lanjutan yang kemarin di Jakarta selama kurang lebih 5 hari atau seminggu. Email pemesanan tiket pesawat dan akomodasi sudah saya terima, dijadwalkan berangkat senin pagi ke Jakarta, dan balik ke Surabaya Sabtu pagi.

Training hari pertama, setelah turun dari pesawat saya langsung ke tempat kerja dengan membawa koper saya, karena baru bisa check in di hotel jam 14:00 , setelah pulang kerja jam 5 sore, baru saya bisa langsung ke Hotel untuk mandi dan istirahat. Malam harinya karena merasa lapar, saya akhirnya keluar ke salah satu Mall di Jakarta untuk cari makan sekalian jalan2. Ada sebuah gerai jajanan semacam korean street food yang saya ingin coba. Setelah antri cukup lama, tiba2 ada seseorang memanggil saya dari samping kanan, "Arda, kamu ngapain disini? bukannya kerjanya di Surabaya? gimana kabarnya?" suaranya sangat tidak asing ditelinga saya, setelah saya lihat ternyata itu SEKAR, bersama teman2 kerjanya, masih menggunakan seragam kerja, sepertinya mereka baru pulang kerja juga. "Oh, ii, ya Sekar ya" jawabku agak grogi dan salting. "Kabar baik kok, disini lagi training aja selama seminggu, kamu sendiri apa kabar?". Pertemuan yang tidak terduga itu berujung dengan tukar2an no Hp. Dan saya beranikan diri esoknya sepulang kerja untuk ngajak dia jalan dan dia bersedia. Karena masih ada misi yang harus saya jalankan.

Bersambung..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
SEKAR
24-01-2021 04:02
Kentang gan?
profile-picture
arda46 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
SEKAR
26-01-2021 16:43
Part V


Waktu menunjukkan pukul 17:00 , dimana karyawan swasta biasanya sudah mempersiapkan diri untuk pulang ke tempat tinggalnya masing2. Saya mulai dengan menyapa sekar terlebih dahulu melalui aplikasi chating Whatsapp (WA), "Sekar ntar malem jadi ga ke Cafe deket kantormu?"
Iya jadi da, tunggu bentar tapi ya masih bikin laporan, nanti saya kabari lagi kalau udah ready, jadi jemput dulu atau langsung ketemuan di Cafe?" balasnya, tumben dia minta jemput, padahal dulu pas belum kerja kalau diajak nonton selalu ngajak ketemuan di mall, ga mau dijemput. Tapi yasudahlah kapan lagi bisa jemput Sekar di momen langka seperti ini, "Oke nanti aku jemput kalau udah ready ya.

Satu jam kemudian ada notifikasi WA yang masuk, "Pa ini anakmu daritadi rewel terus, manggil2 kamu" Istriku WA disaat yang kurang tepat, awalnya saya kira Sekar yang WA untuk minta dijemput. Ternyata dia ngajak Video Call, karena kangen katanya. Untungnya posisi saya saat itu masih di Hotel setelah mandi dan mau bersiap-siap jemput Sekar. Kalau saja Video Call pas di Cafe sama Sekar, bisa runyam jadinya. Video Call kami berlangsung cukup lama kurang lebih 1 jam, karena anak saya juga ga mau mematikan Video Call tersebut. Setelah dibujuk Ratna, akhirnya kami akhiri Video Call tersebut, dengan alasan saya diajak temen2 kantor di Jakarta makan malam. Ternyata selama Video Call tadi Sekar udah WA saya dan coba menghubungi saya namun ga bisa2. Langsung saya telpon dia udah siap 1 jam Yang lalu, dan kelihatannya mood nya berubah jadi jelek nih.

Langsung saya jemput dia ke kosan setelah saya hubungi dengan supir pribadi (Taksi Online). Dalam perjalanan dia ga terlalu banyak bicara karena mungkin masih kesal nunggu lumayan lama. Setelah tiba di Cafe kami pun duduk dan memesan makanan-minuman di cafe tersebut. Saya ajak ngobrol sambil sedikit bercanda supaya moodnya bisa balik lagi, karena misi saya belum dan tidak bisa terlaksana jika moodnya jelek. Misinya yaitu sebuah pertanyaan penting.
Setelah ngobrol lama, ternyata di usia yang sama seperti saya (kami seumuran) dia masih belum Menikah. Kira2 seperti inilah percakapan kami saat itu

Me : Kenapa ko belum nikah2 juga, udah kepala 3 gini lho, apa masih mikirin karir?
She : Yaaa itu salah satunya juga si, tapi ada hal lainnya juga
Me : Hal lain apa, Cewek secantik kamu, smart, karirnya bagus, mau tunggu apa lagi coba? emang sekarang ga punya pacar atau calon yang mau dikenalin ke ibumu di Malang?
She : Smart apaan, biasa aja, pinteran kamu kali, eh engga pinter tapi Jenius. hmm Pacar belum ada.
Me : Jenius??ga salah ngomong nih, bukannya dulu di SD kamu selalu masuk ranking 3 besar ya, aku aja mentok2 10 besar doank. masa belum punya pacar? pasti banyak nolakin cowok2 nih ya.
She : Ranking itu kan untuk faktor mata pelajaran dan karena kita belajar makanya jadi pinter, kalau jenius beda, kamu itu punya cara pandang yang berbeda dibanding anak2 lain pas SD dulu. Engga nolakin tapi sering di PHP in cowok aja
Me : hmm gitu ya definisi Jenius menurut kamu, emang siapa yang berani PHP in kamu?
She : Banyak da, kamu salah satunya.

Seketika saya pun terdiam, dan ada perasaan campur aduk didalam hati, senang, sedih, marah, penyesalan.

Me : Eh..ko bisa aku salah satunya?
She : Ga tau
Me : lha ko gitu jawabnya. Jadi dulu kamu pernah suka sama aku?
She : ....(diam aja)

She : iya pas masih SD
Me : Why?
She : ga peka banget ya emang cowok, ya karena kamu aku anggap jenius itu tadi
Me : Oke, terus aku juga mau tanya nih, dulu pas pertama kali main kerumahmu pas kita masih SMP, kamu kan sempat lompat2 kegirangan gitu, apa itu juga masih suka sama aku?
She : iyaa, tapi saat itu aku ga ada kepikiran pacaran, karena sebatas suka aja.
Me : kamu tahu kan kalau aku juga suka sama kamu, kenapa dulu nolak aku?
She : ya gila aja terima kamu disaat kamu mau menikah
Me : eh ko tau waktu aku bilang itu mau nikah?
She : Gini2 aku bisa mantau kamu dari kejauhan, jadi tahu kamu dekat sama siapa aja waktu itu, cuma sejakk kamu menikah, aku emang memutuskan ga datang, selain masih sibuk sama kerjaan di Jakarta juga, aku ga mau ganggu kehidupanmu lagi, dan saat itu pula aku putuskan blokir nomrmu pada awalnya, dan aku memutuskan ganti nomor sekalian. Biar bisa ngelupain semuanya, tapi malah ketemu disini. Nyebelin
Me : Jujur ada penyesalan yang dalam yang aku rasakan saat ini, coba saja dulu pas SMA-Kuliah pas kita masih bisa ketemuan dan jalan bareng aku mau menyatakan perasaanku, mungkin kita ga jadi kaya gini.
She : Ga mungkin juga, karena pas Jalan sama kamu posisinya sebenernya aku punya cowok, cuma karena yang ngajak jalan kamu aku jadi mau2 aja.
Me : Lucu ya kita, sama2 mendam perasaan satu sama lain
She : Engga biasa aja
Me : yaah, ko sewot lagi, terus sekarang planingmu kedepan gimana? masa iya mau menjomblo terus. Ga coba menjalin atau deketin cowok2 disekitar sini gitu?
She : masih belum tau juga da kedepannya untuk urusan relationship, cuma bisa pasrah aja, kalau urusan kerjaan dan lainnya masih bisa aku tata dan planing.

Setelah ngobrol hampir kurang lebih 2 jam, kami pun bergegas pulang, dan ya saya panggil lagi supir pribadi saya, karena saat itu taksi online memang lagi rame2nya karena biayanya lebih murah daripada taksi konvensional. Setelah mengantar dia ke kosan, saya balik ke Hotel untuk istirahat, karena besok hari ketiga masih ada materi training yang membosankan. Setelah sampai Hotel, saya coba WA Sekar lagi

Me : udah tidur belum?
She : lagi OTW da
Me : Besok mau jalan lagi ga
She : Boleh, mau kemana?
Me : Nonton mau ga?
She : Oke boleh, tapi Filmnya aku yang nentuin yaa
Me : Iya siaap.

Akhirnya misi kemarin berjalan lancar, semua unek2, rasa penasaranku terjawab sudah. Ada rasa senang, tapi sedih juga karena baru tahu setelah usia segini dan sudah berkeluarga. Tapi gapapa, mungkin Tuhan memang sudah menentukan jalan kami berdua harus berbeda seperti ini.

Bersambung...

Diubah oleh arda46
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
SEKAR
27-01-2021 09:27
Masih ada part VI ya guys
mohon ditunggu
karena nulis/ngetiknya cuma bisa ditempat kerja
sambil kerja pastinya
profile-picture
MirrorBoy memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
29-01-2021 11:32
PART VI

Hari ini masih menjalani kegiatan training di Jakarta hari ketiga, yang benar2 semakin membosankan, karena kebanyakan hanya diisi materi2 saja, sedikit praktek. Saking bosennya sambil mendengarkan trainer menjelaskan isi materinya, saya sambil wa si Sekar menanyakan nanti malem jadi nonton apa, kurang lebih seperti ini percakapan kami

Me : Sekar ntr malem jadi nonton apa?
Sekar : ada deh, film action, pasti kamu suka da
Me : ow iya lanjutan dari Film sebelumnya yang kita tonton pas masih SMA dulu ya
Sekar : ko tau sih?? dan ko masih inget? aku aja lupa pernah nonton film itu sama kamu
Me : iya lah, kenangan itu sulit dihapus soalnya, hehehe
Sekar : hmmm, mulaiii, inget anak dan istri dirumah..
Me : Siap bosss
Sekar : bukanya lagi training?
Me : Iya tapi bosen banget nih, ngantuk, makanya aku Chat kamu, hehehe
Sekar : yawda dengerin yang baik materinya, biar berguna nanti di tempat kerja yang baru, aku mau lanjut bikin laporan dulu ya. see you
Me : Yaaah ditinggal donk, okee lah, see you

Sesi training yang saya hadiri kali ini dihadiri juga oleh rekan2 dari cabang lain, total yang ikut batch kali ini ada 23 orang. Ada salah satu rekan training dari cabang Jogjakarta, namanya Dewi, anaknya lumayan tinggi untuk ukuran cewek indonesia, hampir setara dengan tinggi saya. Engga tau kenapa selama hari pertama hingga ketiga saya merasa diperhatikan oleh anak yang satu ini, bukannya saya GE-ER, tapi setiap saya noleh ke Dewi, selalu dalam keaadaan dia melihat saya juga terlebih dahulu, dia duduk di sebelah kiri saya, di meja terpisah (tidak dempet satu meja). Cuman ya udah lah saya abaikan aja, meski masih ada rasa penasaran, kenapa ko segitu memperhatikan saya banget sejak hari pertama.

Sore hari pun tiba, saya bergegas pulang ke Hotel untuk mandi dan ganti baju. Setelah selesai saya jemput Sekar naik taksi online. Kami berdua secara tidak sengaja menggunakan warna pakaian yang sama, Putih, ya kami emang sama2 suka warna putih dari dulu.

Me : Yeee ikut2 pake putih segala, kaya orang pacaran aja bajunya serasi
Sekar : kamu tu yang ikut2, pacaran ndasmu!
Me : hahahaha, kasar amat ngomongnya, eh kalau di Jakarta ko ga ngomong "Loe-Gue" sih, malah bahasa jawa
Sekar : Ya kalau sama temen2 kerja si ngikuti bahasa mereka, kalau sama kamu mah ngapain
Me : iya gapapa kali, gini2 gue juga bisa bahasa2 gaul
Sekar : hiyek, nggilani
Me : hehehehe, ko gitu sih

Sebelumnya saya sudah pamit ke Ratna mau diajak anak2 nonton malam ini, jadi supaya nanti pas enak2 nonton ga ada telpon atau Video call yang masuk, supaya aman. Meski sebearnya cuman keluar berdua sama Sekar. Tidak lupa kami membeli camilan dan minuman supaya ga kelaparan di dalam bioskop nanti. Film pun dimulai, kami menikmati sambil mengenang masa lalu pas nonton sekuel pertamanya pas masih SMA dulu. Tiba2 Sekar menyandarkan kepalanya ke bahu saya, DEG. itu yang saya rasakan, jantung berdebar ga karuan, hingga semenit kemudian baru bisa tenang dan terbiasa. Apa mungkin dia masih menyimpan perasaan itu ke saya. Dalam posisi bersandar itu kami sambil ngobrol pelan2

Sekar : gapapa kan aku sandar disini, kalau ketiduran ntar bangunin yah
Me : iya gapapa, tapi ijin dulu kek, kaget tau. yah kalau ketiduran gue Jitak lu
Sekar : Abisnya aku capek & agak ngantuk banget, jahat banget si sekarang main jitak2.
Me : hehehe maaf bercanda doang ko.

Tak lama kemudian saya beranikan pegang tangannya, dingin, karena AC bioskop emang dingin banget. Aduh apa ini yang saya rasakan, ada rasa senang, tapi ada rasa bersalah juga. Karena dulu pas SMA-Kuliah jamannya PDKT, karena emang ga sempet pacaran sama Sekar, Pas keluar nonton, makan, kita ga pernah pegangan tangan.

Setelah Film selesai, kami pun keluar beli makan malam terlebih dahulu sebelum pulang. Kami membeli Nasi Goreng di abang2 pinggir jalan, yang katanya paling enak di lokasi tersebut. Saya pesan taksi online setelah kami selesai makan, dan mengantarkan Sekar pulang ke kos. Selama perjalanan dia kembali menyandarkan kepalanya ke bahu saya sambil pegang tangan, layaknya orang yang berpacaran. Saya liat dia memejamkan matanya, tampak lelah setelah bekerja seharian dan langsung diajak jalan.

Training hari ke empat pun dimulai, setelah 2 hari kemarin berturut-turut saya bernostalgia dengan Sekar, hari ini saya putuskan untuk tidak keluar dulu, apalagi setelah kemarin saya liat dia kecapekan. Pada saat sesi coffe break, kami menikmati kue dan minuman yang disediakan di ruangan khusus. Dewi yang saat itu juga sedang makan kue, tiba2 ngajak saya ngobrol

Dewi : Gimana mas di cabang Surabaya? load kerjanya banyak ga?
Me : eh iya mbak Dewi, ya lumayan rame dan kompleks yang dikerjain macem2.
Dewi : biasanya abis pulang training kemana, di kamar hotel aja? ko ga pernah liat jalan bareng temen2 lagi?
Me : iyaa dikamar aja, palingan keluar beli makan cari tempat makan yang unik
Dewi : ntar malem anak2 mau karaoke, mas mau ikutan ga? besok kan hari terakhir training, jadi ini buat kenang2an yang ikut training batch 5 ini mas
Me : waduh, nanti malam ya, hmm gimana ya
Dewi : ada acara sama orang lain ya mas?

Sebenernya paling ga suka karaoke, karena ga bisa nyanyi juga. Tapi sebenernya kepingin ikut juga karena biar bisa punya kenang2an sama rekan2 dari seluruh cabang. Kebetulan malam ini tidak rencana keluar jalan sama Sekar juga si dan sejak nonton kemarin, saya belum Chat dia lagi.

Me : engga ada si mbak, yawda aku ikutan mbak
Dewi : Dewi, panggil itu aja ga usah pakai mbak, toh umurnya pasti lebih tua kamu
Me : hahaha, ko tau sih mbak, eh dew.

Kami pun bergegas pulang saat sudah jam 5 sore, karena kami satu hotel, jadi kami janjian di lobby sebelum berangkat keluar jalan. kami pergi ke salah satu tempat karaoke milik artis ternama di Indonesia. Ditengah-tengah karaoke, tiba2 Sekar chat saya

Sekar : da, lagi dimana & ngapain?
Me : lagi jalan bareng sama temen2 training aja, karena besok kan hari terakhir training, jadi semacam perpisahan gitu.
Sekar : ow gitu
Me : kenapa emang , mau ngajak keluar?
Sekar : engga si, cuma tumben hari ini kamu ga wa aku
Me : hehehe maksudku biar kamu istirahat dulu, soalnya kemarin ta liat kaya kecapekan gitu sepulang nonton, sekarang gimana badannya masih pegel2 ga?
Sekar : Alhamdulillah udah enakan si..
Me : Alhamdulillah
Sekar : Masih lama ya da? aku mau minta tolong temeni di kosan, sambil cari maem, soalnya temen kos kamar sebelahku lagi pulang kampung, biasanya aku numpang dikosan temenku satunyam tapi dia juga lagi cuti.
Me : hah? maksudnya aku tidur sana??
Sekar : ya engga lah begooo, mana boleh kan khusus cewek
Me : ow iya sih
Sekar : engga temenin sampe aku ngantuk aja, ntar kamu tinggal pulang gapap
Me : Oke deh aku langsung kesana

Tanpa basa-basi saya pun pamit keluar dulu dari tempat karaoke, karena ada urusan mendesak.

Bersambung..
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan jiyanq memberi reputasi
2 0
2
SEKAR
08-02-2021 17:16
PART VII

Setelah Perjalanan panjang dan melawan macet, saya pun tiba di kosan dia. Waktu menunjukkan pukul 10 malam, kami pun cari makan karena sama2 kelaparan, dan yah adanya hanya nasi goreng saja jam segitu. Selesai makan saya menemani Sekar ngobrol di teras kos2an, karena Cowok tidak boleh masuk kamar (meski sebenernya ngarep sih).

Sekar : Besok abis training hari terakhir, kamu langsung pulang?
Me : Engga masih bermalam dulu, pesawatnya sabtu pagi jam 7, mau ngajak ngedate ya?
Sekar : PD banget si, tanya doank. Tapi gimana kira2 perusahaan baru ini?bakalan stay atau buat batu loncatan lagi?
Me : pinginnya stay aja, karena capek juga pindah2 perusahaan, harus adaptasi lagi, dan karirnya juga stack di posisi itu2 aja.
Sekar : Iya saranku stay aja si, kalau mau pindah bertahan minimal 5-10 tahun lah, biar seenggaknya naik jabatan dulu.

Ngobrol kesana kemari ga kerasa udah jam 12 aja

Me : aku balik dulu ya, kamu jg uda mulai ngantuk kan, sesuai janjimu tadi temeni smpai ngantuk aja
Sekar : iya besok kamu jg masih training, ywda balik ke hotel gih.

saat sebelum pulang naik taksi, tiba2 dia meluk dari belakang. Seketika saya pun kaget dan ngerasa Horny, udah malem, dingin, dipeluk cewek yang saya taksir bertahun-tahun. Secara cepat saya cium bibirnya, dan dia ga nolak juga, kami berciuman sebentar, dan saya pun pulang ke Hotel.

Hari Kelima dan hari terakhir training pun dimulai. Ada perasaan sedih, karena harus berpisah dengan Sekar setelah sekian lama ga ketemu, tapi ada senangnya juga karena semua rasa penasaran sudah terbayar. Cuman ga tahu lagi hari terakhir ini nanti mau ngapain.

Saya pun coba untuk ngajak ngdate yang terakhir kalinya, entah itu sekedar nongkrong di cafe atau Nonton.

Me : Sekar, ntar malem keluar lagi yuk, jalan kemana gitu, kan besok aku udah balik.

1 Jam, 2 jam, tidak ada balasan, chat saya hanya dibaca saja. perasaan saya mulai tidak enak, ada yang ga beres, karena kalau sibuk dia pasti ga baca chat saya.

4 jam kemudian dia baru balas

Sekar : Maaf da buat yang tadi malem, aku ga tahu kenapa ngelakuin itu, aku ngerasa bersalah sama istrimu. nanti malam ga usah ketemu lagi ya, anggap aja semalam perpisahan kita

Bersambung..
Diubah oleh arda46
profile-picture
profile-picture
MirrorBoy dan jiyanq memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
SEKAR
15-02-2021 16:40
PART 8

Hari kelima dan hari terakhir berlalu begitu saja, tanpa ada moment perpisahan dengan Sekar. Tapi sebenarnya juga ga masalah karena apa yang saya rasakan yang saya pendam sudah tersampaikan semuanya. Sepulang training saya balik ke Hotel, beberapa rekan training ada yang langsung balik ke bandara, karena sebagian balik langsung malam itu, ada yang balik sabtu pagi.
Malam itu pun saya usahakan tidak menghubungi Sekar, namun tiba2 ada notif masuk

Sekar : Besok pesawat jam berapa?
Me : jam 7:10
Sekar : Oke kalau gitu hati2 ya besok.
Me : Iya makasih ya selama seminggu ini

Keesokan harinya tanpa sarapan saya pun bersiap-siap menuju bandara menggunakan taksi online, waktu sudah menunjukkan jam 06:00, dan kemudian ada mobil Avanza hitam yang berhenti di depan loby hotel, saya pun menghampiri karena saya kira itu taksi online yang saya order. Setelah itu ternyata Sekar yang keluar dari Mobil Avanza Hitam itu. Dia ingin menemani saya sampai ke bandara. Setibanya di bandara dan sebelum saya masuk untuk boarding kami pun saling berpelukan.

Sekar : Maafin ya kelakuanku waktu itu, kamu uda punya anak istri. tapi terimakasih selama seminggu ini udah bikin aku seneng meski hanya sebentar.
Me : Iya aku juga minta maaf selama ini hanya mendam perasaan ku sendiri, tapi aku juga seneng banget bisa meluapkan semuanya ke kamu, thanks udah sharing2 cerita seru dan jadi temen ngobrol selama disini.
Sekar : Iya, setelah ini jalani hidup mu yang semula, jangan hubungi aku lagi
Me : Kamu cepetan nikah donk, ntar undang2 aku yaa
Sekar : masih belum da ke arah situ, belum ada calon
Me : ya semoga cepet ketemu lah yaa jodohnya.


Kami pun berpisah di bandara, dan saya pun melepaskan semua rasa baper, kangen, kenangan2 masa lalu yang seharusnya tidak dibawa di kehidupan saya yang baru. Karena saya percaya Jodoh itu dari Tuhan, apapun yang diberikan pasti yang terbaik buat kita, meski bukan seperti yang kita mau. Itu pun yang saya sampaikan ke Sekar bahwa nanti pasti akan dipertemukan dengan Jodohnya yang sesuai dengan kebutuhan dia.
Kami pun tidak pernah berhubungan lagi sejak saat itu hingga sekarang, karena saya menjaga perasaan istri saya, apalagi saya sudah punya anak. Dalam hidup ini segala sesuatu haruslah disyukuri, karena pasti akan membawa keberkahan buat kita semua.

END
profile-picture
MirrorBoy memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
04-03-2021 15:13
Kayak nama sista yg suka BDSM emoticon-Takut
profile-picture
arda46 memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
05-03-2021 20:12
Sekar arum kesuma larasati
0 0
0
SEKAR
06-03-2021 14:14
Quote:Original Posted By MirrorBoy
Kayak nama sista yg suka BDSM emoticon-Takut


Waduh, jadi serem bayanginnya gan

Quote:Original Posted By rijalbegundal
Sekar arum kesuma larasati


hehehe, Nice try, tapi bukan itu nama sebenarnya
profile-picture
MirrorBoy memberi reputasi
1 0
1
SEKAR
15-03-2021 05:47
lanjut ..
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
irasional-love
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
B-Log Collections
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia