Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
80
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ff580c9c0cad7205806e092/sisi-seram-di-pinggiran-kota-jakarta-selatan-horor-story
Hai agan-sista Ingin berbagi pengalaman lagi nih... Berikut merupakan kisah ane disaat perkuliahan semester 2 sekitar 8 Tahun yang lalu dimana ane masih terbilang young wild and not free but fire (ber api-api). Entah apakah akan ada yang membaca tulisan ini atau tidak tapi tidak ada salahnya kan di coba.. Meski agak sedikit ragu karena banyak beberapa pihak dari kawan ane yang terangkat dan terlib
Lapor Hansip
06-01-2021 16:20

Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story) [TAMAT]

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)

Hai agan-sista Ingin berbagi pengalaman lagi nih... Berikut merupakan kisah ane disaat perkuliahan semester 2 sekitar 8 Tahun yang lalu dimana ane masih terbilang young wild and not free but fire (ber api-api). Entah apakah akan ada yang membaca tulisan ini atau tidak tapi tidak ada salahnya kan di coba.. Meski agak sedikit ragu karena banyak beberapa pihak dari kawan ane yang terangkat dan terlibat di cerita ini. Dan untuk menuliskan cerita ini pun ane tetap meminta saran beberapa dari mereka yang ane hubungi satu persatu melalui medsos ya (maklum udah pada lost contact dan tidak semuanya merespon mungkin udah ga aktif). Cerita ini “berlatar waktu” kelanjutan dari thread ane sebelumnya yaitu “Kontrakan Seru di Pinggiran Ibu Kota (Horor Story)” dimana pada akhir cerita tersebut ane memutuskan untuk berhenti menyewa rumah petak 3 itu. Dan kemungkinan cerita ini akan ane buat beberapa episode yang tergabung dalam thread yang sama juga. Untuk menambah kesan cerita sebelumnya sebut saja ane “Manta” yang saat itu ane berkuliah di salah satu kampus swasta di pinggiran Kota Jakarta Selatan dan untuk TKP dari cerita ini masih ada yah gan. Ketika ane search di google streetview pun masih ada dan terlihat tidak terlalu banyak perubahan yang mencolok baik dulu ataupun sekarang. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada pemilik dan kepada penghuni sekarang (kalo ada yang baca dan mengetahui) ane tidak akan menampilkan gambar TKP melainkan ane akan memberikan denah yang ane buat sedemikian rupa. Untuk yang masih penasaran dan bertanya-tanya terhadap lokasinya ane tidak akan memberi infonya secara gamblang. Tetapi ane akan memberikan sedikit clue-clue nya di isi cerita. Dan jika ada kalian yang warga sekitar sana atau lain telah mengetahui TKP ini, tolong cukup tau saja ya. Jadi silahkan di simak ya...

Dan Akhirnya Ketemu Juga..

Di saat liburan semester ganjil yang terbilang sangat singkat, ane malah disibukkan untuk mencari-cari kostan yang enak dan nyaman. Yang paling penting menurut ane yaitu rame atau minimal tidak seperti kontrakan ane sebelumnya lah yang cuma berdiri sendiri. Sehingga kalau terjadi apa-apa bisa dengan mudah untuk meminta bantuan.

Selain itu ane sangat membutuhkan kostan yang fleksibel artinya tak ada batas waktu untuk keluar malam serta sangat bersahabat untuk membawa teman bermain apalagi pacar. Namun untuk yang membawa dengan bebas lawan jenis sebenarnya cukup sulit di kawasan sini. Karena masih kawasan pemukiman pinggir Jakarta yang cukup kental akan unsur ke agamaan nya. Ah tapi menurut ane itu bisa diatur, asalkan kita mampu berkamuflase sebaik mungkin pasti itu semua bisa terjadi.

Berkeliling mencari kostan yang sangat cocok memang sangat sulit. Ane bingung harus kemana lagi sedangkan libur perkuliahan sudah hampir usai dan mestinya ane harus cepat mendapat kostan baru, sehingga ane masih ada waktu untuk menyiapkan perlengkapannya sebelum perkuliahan aktif kembali. Setelah berkeliling cukup lama ane bertemu kawan sekelas ane sebut saja Ricardo di salah satu minimarket. Ane tau dia seorang perantau putra daerah dari Sumatra Utara yang sudah pasti disini ngekost.

Tanpa ba-bi-bu ane langsung bertanya perihal kostan di tempatnya dan ternyata ada yang kosong. Ane segera melihat lokasi dan kondisi. Ketika sampai disana ternyata masih tergolong di jalan yang sama dari kontrakan ane sebelumnya hanya saja ini di gang yang berbeda yaitu berada paling depan dan tidak jauh dari jalan utama penghubung wilayah Tangerang dan Jakarta (yang kini terdapat fly over khusus busway yang membentang sampai kawasan Tandean). Cukup banyak anak kampus ane yang tidak semua ane kenali dari berbagai fakultas dan di kamar atas ada kawan kampus 1 fakultas seangkatan ane juga ternyata. Melihat hal tersebut sepertinya ini kostan yang cukup asik.

Saat ditunjukan kamar kosong oleh si penjaga kostan, oh ya sebelum terlalu jauh si penjaga kostan ini tinggal disini juga dengan kamar yang sejenis dengan kita di pojok terpisahkan oleh tangga dan dapur kost yang nanti akan ane buatkan denah dari kostan ini.

Sebut saja mbak Sum. Ia mengabdi disini sebagai penjaga kost sekaligus pembantu dari pemilik kost yang sebenarnya rumah si pemilik kost pun masih berada di lingkungan kost ini dan cukup besar. Mbak Sum tinggal bersama anaknya 1 laki-laki dan suaminya yang bekerja sebagai kuli panggilan dan terkadang ane melihat juga suami mba Sum menjaga dan merawat kebun pekarangan rumah pemilik kostan ini.

Kembali lagi ketika ditunjukan kamar yang kosong ternyata posisinya di lantai bawah dan berada di tengah. Sebelah dari kamar Ricardo yang terpisahkan oleh gudang-gudang kecil. Ane mengetahui bahwa ternyata kamar Mba Sum bersama keluarganya terlihat jelas dari sini itu artinya ane sangat sulit untuk membawa pacar kesini. Ane sangat kesal kenapa tidak diatas aja si yang kosong namun mba Sum menginfokan bahwa di kamar atas bagian pojok itu orangnya jarang sekali datang kesini hanya sewaktu-waktu karena alasan pekerjaan barangkali sebentar lagi akan keluar. Sementara pakai yang ini aja dulu (iya setelah ane mengetahui doi sudah kerja dan terlihat dari wajahnya si seperti om-om berusia 30an keatas dan ane berpikir mungkin orang itu sudah memiliki anak istri sebut saja mas Dino). Yasudah untuk hal itu bisa ane siasati nanti yang penting ane dapatkan kostan ini dulu dan segera ane memberikan DP ke mba Sum untuk tanda setuju.

Setelah melihat-lihat sekitar, ternyata kostan ini tidak untuk cowok saja tetapi ada yang cewek dan di pisahkan untuk cewek di bagian depan dan cowok di bagian belakang yang terpisahkan oleh rumah dan dapur si pemilik rumah. Wah.. hal seperti ini yang membuat makin asik dan makin rame, sempat terbesit seperti itu di pikiran ane.


Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)

Gambar : Denah Kostan

Keterangan Gambar dari kiri-bawah-kanan-atas-tengah:

Kotak hitam Bagian Sebelah kiri angka 1-10 : Kamar Cewek

Tanda Panah : Tangga

Kotak Kecil Hijau Muda : Pohon Mangga Tukang Nasgor Di lempar Pasir

Persegi panjang kuning : Parkiran yang ditutupi kanopi

Lengkungan Coklat : Pintu gerbang

Kotak Hijau muda : Kebun pemilik

Kotak hitam Sebelah Kanan terdiri dari :

Kamar Cardo dan Kamar Yudi (atas bawah)

Gudang kecil atas bawah

Kamar Awal ane pindah dan Kamar Kuda (atas bawah)

Gudang kecil atas bawah

Kamar ane dan Kamar Ichsan (atas bawah posisi di tikungan)

Toilet 2 pintu (bawah) atas nya yang ungu space kosong biasa dipakai jemur

Kotak orange Dapur atasnya kamar Adam

Tanda Panah (Tangga)

Space Kosong cukup besar atasnya Kamar Dino

Kamar Mba Sum atasnya yang Coklat Balkon

Kotak Orange Persegi Panjang : Pekarangan Rumah Pemilik cukup luas

Coretan Kuning : Koridor

Lingkaran Merah Besar : Rumah Pemilik Cukup Besar

Wajik Orange : Dapur Pemilik ukurannya lebih besar dari kamar kita

Persegi Abu-Abu : Ruangan Si pemilik

Kotak Hijau Tua: Taman si Pemilik rumah

Bersambung...

   





Selanjutnya bisa cek di sini...
Index Cerita :
Apakah Perpindahan ini Membuatku Terlepas dari Mereka yang Tak Kasat Mata ?
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 1
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 2
4 Bayangan Saat Padamnya Listrik di tengah Malam
Kenaikan Harga dan Perbincangan Mencekam
Kamar Ricardo
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 3
Adam adalah Manusia Biasa
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 4
Agak disana aje ya Bang, saya kapok disitu
Siapa Cewek Diatas Itu
Tertindih itu tidak enak
Kamar Lama ane ada yang Isi dan Perkenalan singkat mereka
Akhir kisah ku disana
Pengenalan dan Dibalik Cerita
Diubah oleh nutracker
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ElviHusna dan 20 lainnya memberi reputasi
21
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
06-01-2021 19:38
Lanjut pertamax
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
06-01-2021 21:14
Lanjoetkan gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
06-01-2021 21:17
Kayaknya bakal lama nih update-nya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
06-01-2021 22:52
Page one
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 00:28
Lanjut pertamax






snaptube vidmate word to pdf
Diubah oleh wamoj
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan nutracker memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 01:30
Pertamax
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 02:48
Lanjoetkan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 09:13
Apakah Perpindahan ini Membuatku Terlepas dari Mereka yang Tak Kasat Mata ?

Hari pertama perpindahan di hari minggu Siang. Ane berangkat ke kostan dengan pacar ane sekalian mau nganterin doi ke kostannya di wilayah Jakarta Pusat karena perkuliahan normal sudah akan di mulai besok hari. Setelah sampai di kostan, ane bersih-bersih dan memasukan baju-baju ane ke lemari yang sudah tersedia yaitu di pojok sudut kamar berpelurus dengan pintu masuk.

Kejanggalan pertama telah terjadi. Ane dan cewek ane saat itu saling pandang seraya hal ini adalah hal yang tidak masuk akal. Namun pikiran lelah ane setelah mengingat betapa sulitnya mencari kostan kemarin menepis itu semua. Sebelumnya entah kenapa lemari besi yang sedikit meninggi ini di letakkan di sudut ini yang posisi nya bersinggungan dengan meja belajar. Sehingga space untuk mengambil atau meletakkan baju terbilang tidak leluasa. Ya mungkin untuk lelaki bertubuh sedang seperti ane ini hal yang biasa tapi secara pandangan mata ini sangat tidak enak terlihat.

Ane meminta tolong cewek ane untuk bantu menggeser dan memindahkan ke sudut pojok lainnya. Betapa terkejutnya ane ketika lemari tersebut di geser, muncul tanah basah dari selah-selah keramik tersebut secara terus menerus dalam waktu yang sangat cepat. Berkali-kali ane bersihkan dengan kain pel yang ane pinjam oleh Ricardo. Tidak lama kemudian muncul lagi dan lagi. Pikir ane ini adalah tanah yang dihasilkan oleh rayap tanah namun ane perhatikan di lokasi tersebut tidak adanya serangga berjenis apapun alias sangat bersih. Lantai nya juga terlihat sangat kokoh dan tidak lembab sepertinya ruangan ini pun baru di renovasi beberapa waktu lalu. Karena kesal akhirnya ane diamkan dan ane tinggal untuk membeli peralatan-peralatan tempur ane selama di kostan nanti.

Sepulangnya ke kostan, ane terkejut bukan main tanah tersebut menjalar hingga hampir seluruh kamar kostan ane. Melihat hal itu ane langsung saja menemui mba Sum dan bertanya hal apa yang sebenarnya terjadi. Dan ada apa sebelumnya di lantai tersebut sehingga bisa seperti ini. Namun mimik wajah mba Sum seakan menutupi sesuatu dan beralih berkata kenapa lemarinya di pindahin Mas ? ane jawab posisi di sana tidak enak karena bersinggungan sama meja belajar sehingga saya merasa tidak leluasa. Dengan sigap mba Sum membersihkan tanah-tanah itu menggunakan pel Ricardo yang masih di kamar ane dan berusaha menarik kembali lemari tersebut ke tempat semula sambil berkata sedikit tegas “jangan sembarangan memindahkan sesuatu” ane hanya menelan liur sambil mengangguk.

Setelah mba Sum pergi, ane bersihkan sisa-sisa tanah itu dan ane pun bergegas keluar karena tidak enak mba Sum telah melihat ane dan cewek ane disana. Ane keluar untuk mencari makan sambil berpamitan berpura-pura mengantar cewek ane ke kostannya dan mba Sum tersenyum mengiyakan sambil menjawab “Hati-hati mas”. Setelah ane berkeliling mencari makanan. Diperjalanan cewek ane bingung sambil terheran kenapa bisa begitu ya. Namun ane bilang udahlah cuekin aja itu paling kerjaanya rayap tanah yang penting malem ini bisa tidur.

Setelah makan selesai ane balik lagi ke kostan sama cewek ane mau ambil tas doi dan mengantar ke kostannya sembari celingak-celinguk ternyata kostan ini sangat sepi sekali di Minggu sore ini. Ane masuk ke kamar dan cewek ane pun berinisiatif memasukan sandalnya kekamar. Syukurlah ternyata tanah-tanah itu sudah tidak lagi muncul. Pikir ane mungkin memang harus sesepuhnya yang mengatasi hal ini. Sembari rebahan melepas lelah sejenak ane tertidur hingga maghrib dan ternyata cewek ane pun sama. Karena takut kemalaman ane langsung saja bergegas untuk bersiap mengantarkan cewek ane.

Namun sebelumnya, mumpung ada waktu dan bebas ane tanggalkan sedikit pakaian cewek ane dan doi duduk di pangkuan ane sembari ane bersandar di dinding dan melihat ke arah lemari (posisi doi membelakangi lemari). Setelah hampir jauh bergejolak ternyata mata ane terpaku melihat adanya kawanan laron yang entah darimana datangnya. Padahal kamar ini ventilasinya kecil dan tertutup jaring-jaring sangat kecil yang kokoh sehingga tidak akan berpeluang untuk serangga berjenis ini masuk. Ane pastikan selah-selah dari keramik ini pun kokoh tanpa adanya lubang-lubang dari intimidasi rayap tanah karena memang terlihat baru saja di renovasi. Terpaksa ane akhiri percumbuan tanpa intim itu. Dan mengenakan kembali pakaian untuk segera cepat-cepat mengantar cewek ane ke kostannya karena perasaan ane sudah tidak enak sekali.

Persetan tentang laron ini. Ane tinggalkan 2 jam kedepan untuk mengantar cewek ane ke kostannya dan ane kunci pintu kostan tersebut. Diperjalanan cewek ane berkata “kamu gapapa tinggal disitu?” ane jawab “santai aja”. Sebenarnya ane cukup menyadari bahwa mungkin ini adalah perkenalan awal yang sempat ane kotori dengan cewek ane. Dan ane sudah siap atas konsekuensinya setelah ini.

Singkat cerita setelah ane pulang ke kostan dan membuka pintu kostan. Terkejut ane.. itu kamar ane seperti sarang laron yang berkoloni mungkin jumlahnya ratusan bahkan ribuan beterbangan bahkan ketika ane masuk aja ane bertabrak-tabrakan dengan mereka. Ane gedor kamar Ricardo dan ane ceritakan kejanggalan di kamar ane doi sempat tidak percaya dan menganggap ane mengada-ngada. Ane bilang ayo coba kekamar ane. Cardo kaget melihat kamar ane yang bersimbah laron saat itu dan Cardo berinisiatif mengajak ane mengangkat kasur ane untuk dibawa kekamarnya yang sedikit lebih besar dan menyarankan ane tidur di kamarnya aja serta mematikan lampu kamar ane.

Pagi hari nya ane buka kamar ane seluruh ubin kamar ane hampir tertutup bangkai-bangkai laron yang kemudian ane sapu dan ane masukkan ke trash bag. Setelah itu ane temui mba Sum dan memperlihatkan hal tersebut. Mba Sum kaget dengan tetap bermimik wajah sambil menutupi sesuatu. Setelah itu mba Sum berkata yaudah mas pindah aja ke kamar yang ini (posisi di pojok dan pintu nya tusuk sate sama lorong perhatikan denah). Kemarin bukannya itu ada orangnya mba ? tadi pagi orangnya udah berhenti ko mau pindah katanya. Pagi ? ini masih pagi sekitar jam 6. Sepagi apa orang tersebut tiba-tiba pindah dan kamarnya kosong langsung..

Sebenarnya dari kejadian tersebut pikiran logis ane masih berkata bahwa itu fix perbuatan serangga tanah atau rayap tanah. Tapi melihat lokasi dan kondisi kamar yang terlihat kokoh tidak lembab dan terlihat baru saja terenovasi baik lantai, tembok dan atapnya bersifat kecil kemungkinan bahwa ruangan ini akan terjamah oleh rayap dan sejenisnya. Bersambung…
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bobbob107 dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 09:41
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 1

Pagi itu semestinya ane ada perkuliahan Pukul 8 namun karena ane ingin mempersiapkan perpindahan ke kamar sebelah dan dirasa badan ane tidak cukup fit seperti berasa rentek aja gitu mungkin karena kurang istirahat atau ane mendapatkan peristirahatan yang tidak nyaman dikamar Cardo semalam wkwk. Ane bbm Ricardo oh ya Cardo ini selain satu kelas dengan ane doi juga ketua kelas nya. Jadi kalau ada apa-apa bisa info ke doi. Dengan kejadian tidak mengenakkan semalam Cardo mengiyakan tentang ketidak masukan ane dan saat itu sistem absen perkuliahan di kampus ane masih memakai tanda tangan yang di kelilingkan karena beberapa dosen ada yang tidak mau repot urusan beginian.

Setelah bebersih-bersih dan memindahkan barang-barang ane datanglah kawan kampus ane tapi beda kelas sebut saja Kuda yang kamarnya berada diatas. Doi baru balik dari kediamannya di Sukabumi. Oh lu jadinya yang ini kamarnya Nta ? Ujar Kuda. Ane mengiyakan dengan alasan panjang dan tidak masuk akal. Kuda seakan mengiyakan tentang kejanggalan tersebut dan mengajak ane sarapan. Ketika ane sarapan di warteg terdekat Kuda menginfokan memang beberapa kali sering terjadi hal-hal tidak masuk akal tapi secara real gue si ga pernah lihat jelas Nta, tapi gatau kalo yang lain coba tanya sama mereka-mereka aja yang lebih lama disini.

Perpindahan kamar itu membuat ane sedikit terpacu terhadap hal-hal mistis dan semakin memacu ane untuk mengingat kembali kepada sang maha kuasa. Ane sudah terlalu jauh mungkin. Tapi dasar manusia selalu saja teringat Tuhannya ketika sedang terhimpit. Ane langsung bergegas mandi dan meng-ibadahkan kamar tersebut dengan sedikit wiridan dan air mineral yang ane bacakan do’a-do’a ruqyah kemudian ane cipratkan ke sudut-sudut ruangan.

Ane rasa hal itu sudah cukup dan harapan ane setidaknya memberikan sugest serta aura positif lah terhadap kamar ini. Sebenarnya untuk hal ini ane tidak takut sama sekali melainkan membuat ane makin penasaran. Karena berkaca dari kontrakan ane sebelumnya artinya untuk hal seperti ini bukan sekedar sekali duakali ane rasakan. Ketika ane buka kaca jendela kamar sekilas terlihat mba Sum yang sedang menguping atas hal yang ane lakukan. Menurut ane mba Sum tertangkap basah sedang kepo apa yang ane lakukan barusan dan langsung saja ane tanyakan lalu mba Sum hanya tersenyum kikuk berpura-pura membersihkan koridor.

Tak terasa ane ketiduran sampe jam 1 siang padahal jam setengah 2 siang ane ada perkuliahan. Langsung saja ane bergegas cuci muka ganti baju dan berangkat kekampus. Semua sudah rapih ane sempatkan merapihkan kasur yang tidak seberapa besar itu sebelum berangkat, biar ketika pulang tidak bertambah stress melihat isi kamar berantakan dan tak lupa ane mengunci pintu nya. Ane nyambung matkul lain sampe jam 6 sore baru keluar dan lekas kembali ke kostan. Sesampainya di kostan ane agak bingung terhadap kondisi kasur ane seperti habis ada yang menjamah padahal kondisi terkunci apa ada maling atau pemilik sebelumnya yang mencoba kembali. Seprai kasurnya terlihat berantakan sekali padahal ane jelas-jelas tidak lupa merapihkan kasur nya sebelum berangkat tadi. Buku-buku perkuliahan ane yang sebenarnya jarang sekali ane sentuh pun berantakan di lantai.

Segera ane menuju kamar mba Sum namun terlihat tidak ada orang. Mungkin keluarga kecil itu sedang pergi. Di lorong kamar ane bertemu dan berkenalan dengan Ichsan. Doi anak kamar atas dan sudah 3 tahun disitu. Ane diajak main kekamarnya yang sesampainya disana ane kaget kamar doi lengkap banget dan terlihat seperti anak Band terdapat gitar elektrik lengkap dengan ampli dan pedal-pedalnya effectnya itu. Dikamarnya juga terdapat PC yang terlihat stick-stick console didepannya yang saat itu memang lagi maraknya game PES. Dikampus ane sampe hampir tiap bulan ada kompetisinya.

Sedikit cerita.. ternyata Ichsan, anak kampus ane juga Fakultas TI yang terpaksa baru saja menghentikan kuliahnya karena mengejar cita-citanya. Ichsan merupakan gitaris regular di beberapa Band café Wilayah Jakarta Selatan dengan bayaran yang cukup menggiurkan. Ane yang hobby music dan nge Band juga jadi merasa akrab dengan doi ditambah Kuda yang juga anak band asal Sukabumi dan ane ngerasa perpindahan ane ke kostan ini seru karena banyak mereka yang se hobby dengan ane sampai beberapa kali kita jamming bareng di kamar Ichsan yang sudah di lengkapi peredam suara buatan di tembok-tembok nya.

Cukup, Bukan tentang Band saja. Berhubung Ichsan merupakan anak lama di kostan ini membuat ane ada bahan untuk bertanya-tanya tentang kostan ini dan ane ceritakan apa yang sudah terjadi. Ichsan pun sama seperti Kuda membenarkan hal-hal yang tidak masuk akal di kostan ini. Namun karena terlihat rame jadi di bawa santai aja. Dikamar atas emang rame tapi di kamar bawah sepi menurut ane. Ane jelaskan tentang kamar ane yang kasurnya berantakan dan buku berserakan dan juga kenapa ane pindah ke kamar itu ke Ichsan.

Ternyata menurut Ichsan, kamar yang baru ane pindahi itu sudah kosong sejak lama. Pernah ada beberapa kali yang kost disitu tiba-tiba tak lama pindah begitu saja. Ane bingung perasaan kemarin ada orang di kamar tersebut sehingga ane di berikan kamar yang lain. Tak mungkin dong mba Sum menyewakan kamar tersebut secara harian. Dan ane pun ngintip di Jendela yang dibiarkan terbuka sedikit (hal ini untuk menandakan kamar tersebut kosong) memang ada seorang anak muda yang tertunduk seperti sedang membaca buku di meja belajarnya pake kaos hitam kemudian warna cat kamarnya juga Putih berbeda dengan yang ane tempati sekarang berwarna Hijau Muda. Menurut Ichsan yang ane lihat itu cuma perasaan ane saja sebab kamar tersebut sudah lama sekali kosong. Lagi juga ko bisa secepat itu orang tersebut tanpa terdengar apapun memindahkan barang-barangnya dan kamarnya secepat itu di cat tanpa ada bekas apapun. Jadi maksud mba Sum yang berkata orangnya sudah pindah tadi pagi apa ya ? apakah mba Sum tau kalo ane melihat seperti adanya seseorang disana atau cuma menutupi supaya ane tidak merasa takut karena sebenarnya yang ane lihat itu bukan orang melainkan makhluk tak kasat mata ? Yasudah anggap saja ane saat itu sedang lelah.

Hal ini akan terjawab di Part Selanjut-selanjutnya ya.. Jadi Pantengin terus gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 09:45
emoticon-Traveller
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
07-01-2021 09:52
Kamar Tusuk Sate yang mencekam Episode 2

Hampir seminggu ane di kamar ini dan justru ane lewati dengan hal yang biasa saja. Ane pikir mungkin karena ane enjoy disini jadi pikiran positif ane mengalahkan semuanya. Namun tidak cukup sampai disitu. Malam itu ane baru saja pulang dari kostan cewek ane di Jakpus. Maklum anak muda butuh penyemangat batiniah sedikit. Karena dirasa badan cukup lelah segera ane melepas sepatu ane dan tak lupa bersih-bersih sedikit sambil nantinya menikmati makanan buatan cewek ane yang di bungkus untuk ane makan malam ini di kostan. Ya ane ga sadar malam itu malam Jum’at karena memang kita sering ketemu di malam ini karena Jum’atnya perkuliahan cewek ane sore dan anepun tidak ada kuliah di hari jumat sebenarnya cuma ane memang sengaja tidak pulang supaya besok jemput cewek ane sekalian pulang.

Ketika ane lagi enak-enak makan, di depan pintu kamar ane terdengar bunyi kletak-kletok seperti ada orang main Kelereng dan terdengar gaduh. Karena penasaran dan tak memikir apapun ane bukalah pintunya dan melihat keadaan sekitar. Ternyata ada anaknya mba Sum yang main didepan kamar lama ane sebelum pindah kesini dan sekarang posisinya kamar tersebut kosong saat ini. Ane lihat jam yang masih melingkar di tangan ane menunjukan pukul setengah 11 malam. Ane panggil aja itu bocah oh iya kita manggil anak mba Sum ini Tole karena mba Sum pun demikian.

“Tole tidur udah malem ngapain maen sendirian disitu ke tempel demit baru tau rasa” tanpa menoleh ke ane Tole tetap melanjutkan permainan dan benar doi mainan Kelereng. Ane ga sadar dengan perkataan sompral ane barusan. Ane samperin aja si Tole ini dan mencoba manggil dari jarak dekat namun tetap tidak menggubris. FYI Tole ini berumur sekitar 3-4 tahunan lah dan agak sedikit terlihat seperti mohon maaf anak-anak DS begitu tapi kalo ane ajak ngobrol nyambung ko karena ane lumayan suka sama anak kecil.

Karena ane berasa terganggu pengen banget ane gendong nih anak terus balikin ke nyokap nya tapi di lain sisi ane takutnya doi nangis malah makin ribet. Ane segera kekamar mba Sum dan ane ketok pintunya ternyata yang keluar cuma suaminya. Ane langsung aja bilang Pak itu si Tole jam segini masih main di depan koridor situ saya terganggu mau tidur. Ternyata si Bapak nya bilang bahwa Tole dan mba Sum sore ini kerumah bude nya di Parung karena ada tahlilan dan menginap disana. Ane tunjukan aja ke si bapaknya TKP tersebut dan benar ternyata kosong. Seketika kaki ane gemetar dan memperhatikan lebih detail ke tempat Tole tadi ternyata kelereng-kelereng yang berserakan pun kosong.

Dengan perasaan sedikit malu ane minta maaf ke si Bapak nya dan ane segera masuk kekamar. Disana ane bingung dan berpikir masa iya salah lihat lagi ?? Persetan dengan Tuyul kecil tadi perut masih keroncongan dan tak lupa ane lanjut habiskan makanan tadi.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 07:41
Ts bertahan berapa lama di kos yg baru ini?emoticon-Bingung (S).
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 11:39
4 Bayangan Saat Padamnya Listrik di tengah Malam

Ane terbangun dari tidur ane di tengah malam dengan perasaan terkejut karena ketika ane melek ko semua tampak gelap dan terasa gerah juga. Ane ambil hp ane yang saat itu masih musimnya BB dan melihat jam ternyata pukul 2 pagi. Sembari menyenterkan hp ke arah tas ane untuk mengambil sebatang rokok dan ane segera menuju kursi depan kamar ane yang menghadap koridor luar sambil menunggu hingga listrik hidup kembali.

Namun di depan kamar lama ane terlihat bayang-bayang anak kecil. Sial ane bilang apa jangan-jangan tuyul itu lagi. Saking ane penasaran tanpa ane panggil tetapi langsung ane samperin lah itu kemudian ane pegang kepala nya ternyata itu nyata dan itu si Tole. Tole langsung ngajak ane main ane bilang males ah abang mau ngerokok dulu. Lalu Tole melanjutkan kembali permainannya dan sembari berbicara seperti dengan orang lain. (Kampret nih Tole sukses membuat ane merinding bahkan ketika ngetik ini)

Bukan malah takut tapi ane malah duduk dan memperhatikan dari depan kamar ane meskipun Nampak gelap sekali ane juga bingung apa yang Tole mainkan. Sambil main hp saat itu yang lagi seru-serunya twitteran gan ane sembari scroll-scroll tweet-tweet selebtweet yang cukup menemani ane di tengah-tengah listrik padam begini. Tapi ane bingung ko ya Tole keluar sendirian kemana bokap nyokapnya. Meskipun ane sedikit dengar sepertinya bokap nyokap nya juga belum tidur atau sedang mengobrol gitu dikamarnya dengan pintu kamar yang terbuka.

Ketika ane perhatikan ke arah Tole kembali loh ko ada 4 bayangan anak kecil di sana. Selain Tole siapa lagi ke 3 anak itu. Sebelum ane samperin ane kucek-kucek mata ane dulu mungkin refleksi dari cahaya korek ane tadi di tengah gemerlap begini bisa jadi kan. Semakin penasaran ya ane samperin aja “Tole tadi abang lihat ada temen-temennya kemana? ko belum pada tidur jam segini”. Tole jawab “itu Bang” (tentu dengan logat cadel anak kecil ya) menunjuk ke arah pohon-pohon dari kebun pemilik kostan ini yang sebenarnya berjarak lumayan dekat dengan kamar Cardo. Karena kaki ane yang menjadi gemetar ane bingung balik ke kamar kostan ane atau kemana. Ane sedikit panik dan malah berlari ke arah kamar Cardo yang sebenarnya semakin mendekat dan ane gedor-gedor pintunya namun tak ada jawaban. Mungkin Cardo masih tidur. Kebo juga kondisi gerah-gerah begini.

Ane balik lagi kekamar ane untuk menutup pintu dan setelah itu ane lari ke kamar atas ternyata udah pada tidur. Gila mereka semua ini ga gerah apa. Ane turun lagi aja kabur ke warkop pinggir jalan raya C. Ketika melalui kebun pemilik ane langsung lari sekencang-kencangnya sambil menunduk. Ane bingung kenapa ane sepanik itu padahal hal seperti itu belakangan ini sering sekali terjadi sama ane. Sampai kira-kira pukul 4 pagi ane baru kembali lagi ke kostan dan ternyata lampu sudah hidup kembali ane langsung masuk ke kamar tarik selimut dan tidur.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 12:07
Nenda ya gan
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 14:32
hehehhe seru kalau ada kejadian dimanapun berada...bisa buat bahan cerita nanti nya...
profile-picture
nutracker memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 15:25
Kenaikan Harga dan Perbincangan Mencekam

Ya gan cerita ini bukan tentang mistis aja namun beberapa klise kejadian yang ane rasa seru dijadikan cerita ya akan ane bagikan..

Pagi hari kira-kira setelah kejadian mati lampu tersebut (berapa hari nya lupa ane) ketika ane membuka pintu kamar ane ternyata terdapat kertas edaran di depan luar pintu kamar bahwa akan ada kenaikan harga sewa kamar sebesar 100ribu. Dari yang sebelumnya 450ribu menjadi 550ribu. Hal ini cukup meresahkan kami semua. Walau terbilang harga segitu masih normal untuk ukuran Wilayah Jaksel saat itu. Tapi bagi kami kalo bisa lebih murah kenapa tidak.

Terlihat mba Sum sedang masak di dapur dan ane hampiri sambil membawa kertas tersebut dan menunjukan kenapa bisa dinaikan harganya. Sedangkan saya baru masuk disini mba Sum saya merasa keberatan dengan harga segitu untuk waktu dekat ini. Namun mba Sum berkata “untuk mas Manta tidak usah dulu mas gapapa nanti-nanti aja kenaikannya, itu sebenarnya untuk mereka penghuni lama. Tapi tolong jangan bilang-bilang ya mas”. Mendengar pernyataan itu ane sedikit bernafas lega dan tak lupa ane ucapkan terimakasih.

Terlihat di grup BBM kostan (oh iya ane udah gabung grup bbm kostan ya) yang di ketuai oleh Adam mengajak kami semua penghuni untuk berunding dan meminta ke pemilik agar jangan dinaikan harganya. Adam ini 1 fakultas dengan ane dan mestinya sudah lulus tahun ini namun karena masih banyak kuliah yang terbengkalai dan mengulang akhirnya masih menjadi penghuni kostan bahkan kampus anggaplah doi ini sesepuh disini. Sedikit info mengenai Adam. Doi ini orang yang paling sompral disini dan paling blak-blakan kalo bawa cewe. Kadang mba Sum suka geleng-geleng aja ngeliat doi dan satu lagi Tole pun paling ga seneng sama Adam ini. Adam pun juga iseng sama Tole. Beberapa kali kalo mereka berpapasan Tole suka nimpuk Adam pake mobil-mobilan kecil meskipun tidak kena tapi terlihat dari wajah Tole bahwa tidak menyukai Adam wkwk.

Malam hari tiba. Kami semua berkumpul di kamar Ichsan. Ane pun ikutan nimbrung terlihat disana beberapa penghuni cewek yang merasa keberatan pun juga ikutan berkumpul. Luar biasa ternyata penghuni cewek disini cakep-cakep euy dengan balutan kaos dan celana gemesnya. Tetapi rata-rata dari mereka adalah pekerja dan mahasiswi tetapi bukan dari kampus ane. Inti dari perkumpulan tersebut bahwa nanti di akhir bulan mereka akan bayar bersama-sama tetapi dengan harga normal. Ane si hanya ketawa-ketawa kecil melihatnya karena cuma ane yang harganya ga di naikin.

Setelah cewek-cewek kembali ke kamar kostan mereka yang cowok masih pada berkumpul ngerokok dan sekedar berbincang-bincang. Adam bertanya gimana rasanya tinggal disini ke ane. Ternyata Ichsan langsung nyeletuk “dia udah sering kenalan sama setan disini dam”. Gila Ichsan kalo ngomong ga di saring. Ternyata Adam yang terbilang sesepuh disana membeberkan semuanya dari mulai gudang sebelah kamar lama ane. Terus kamar Ricardo. Kamar Yudi, kebun pemilik. Ruangan si pemilik rumah yang dekat dapur (ane suka ngintip kesana isinya si sebenarnya Cuma barang-barang lama seperti lemari dan sepedah-sepedah gitu) balkon dekat kamar mas Dino bahkan si Tole yang kalo malam suka bergelagat ga jelas. Tapi karena suasana disini ramai, Adam bilang si selow aja kalo ketemu yang begituan dengan gaya sombongnya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 15:40
Kamar Ricardo

Ane akan ceritakan info dari Adam sebelumnya namun tidak semuanya ya, ane hanya ambil yang menarik untuk di ceritakan aja. Jadi kamar Ricardo ini paling ujung di bawahnya kamar Yudi. Kalo dilihat-lihat si kamar Ricardo ini paling beda. Pondasi nya paling kokoh ukurannya sedikit lebih besar ke belakang kemudian kasurnya pun pakai dipan tinggi. Berbeda dengan kita yang dipan lantai. Di dindingnya pun terdapat heksos fan yang membuat kamar ini terasa sejuk karena silkulasi udara nya cukup terbantu. Usut punya usut si harganya sama. Kamar Ricardo ini terletak di ujung beberapa meter dekat dengan kebun pemilik yang dimana isinya pohon mangga, sawo, jambu, bahkan ada tanaman kamboja nya.

Dulu sumber keisengan makhluk gaib disini berasal dari kamar Ricardo. Beberapa kali penghuni kamar tersebut hanya bertahan paling lama 2 bulan. Adam pun cukup salut sama Ricardo yang sudah lebih dari setengah tahun disana tanpa ada gangguan apapun (ketika Adam cerita ini Cardo hanya ketawa-ketawa tidak percaya).

Cerita yang paling terkenal saat itu adalah dosen muda di kampus ane yang ngekost di kamar Cardo. Oh ya jadi kampus ane ini siapa saja yang sudah menyelesaikan program Magister di sana secara linier dan bernilai baik, boleh mengajukan tes langsung menjadi Dosen lepas disini. Sebut saja Fito. Fito merupakan dosen muda Fakultas Ilmu Komunikasi saat itu menurut Adam umurnya sekitar 25an lah dan menjadi penghuni kamar Cardo sebelumnya.

Setiap tidur seringkali Fito selalu merasa tertindih dan dimimpikan tentang makhluk-makhluk yang berada di kebun pemilik. Di kostan Fito suka nongkrong di balkon atas dan seringkali ngobrol sama Adam. Menurut Fito makhluk disana beragam jenis dan sepertinya memang tempat tinggal mereka disana. Entah itu dipelihara atau memang penghuni disana. Dan yang suka menindih itu sosoknya perempuan. Hal ini pun di ceritakan oleh Fito ke Mahasiswanya sembari nongkrong di smoking area kampus dan banyak yang tidak percaya juga.

Akhirnya Fito mengajak mereka yang tidak percaya untuk menginap saja disana. Dan ternyata benar beberapa justru ada yang melihat secara nyata sosok-sosok makhluk di kebun. Ada yang tertindih dan segala macam. Karena merasa tidak nyaman dengan hal tersebut akhirnya Fito memutuskan untuk pindah dari tempat itu dan kamar itu menjadi kosong cukup lama. Seringkali ada yang melihat-lihat untuk menyewa namun batal. Dan terakhir Cardo lah yang sanggup untuk mengisi kekosongan dari kamar tersebut mangkanya harga sewa kamar tersebut di sama ratakan dengan kamar yang lain. Menurut Adam mungkin daripada ga laku.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 16:01
Kamar Tusuk Sate yang Mencekam Episode 3

Di sekitar hampir jalan minggu ke 3 temen kelasan ane sebut saja Mahdi dan Entus nginep di kostan ane. Karena mereka bosen dirumah ya tidak masalah menurut ane. Tapi ane sebutkan bahwa di kamar ane ini sepi tidak ada TV akhirnya Entus yang bertempat tinggal di sekitaran Kedoya membawa Tv 14 Inc yang katanya sudah tidak terpakai dan menghibahkan untuk kamar ane.

Mahdi yang memiliki PS2 tak lupa membawanya dan juga menghibahkan untuk di simpan di kamar ane kalo misalnya iseng nunggu jam kampus bisa maen begitu katanya. Ya mendengar hal itu ane si jadi enak ya. Setelah perkuliahan sore usai mereka mampir ke kostan ane dengan banda yang mereka bawa masing-masing. Berhubung besok ga ada jam kuliah ya mereka santai-santai aja datang kekamar ane pada pake sempakan.

Ane tidak pernah bercerita tentang kondisi kostan ane ke mereka temen-temen kampus ane. Maksud dan tujuan ane adalah kalo mereka main jadi ga merasa takut gitu. Seperti biasa berhubung ini malam jum’at ya sekitar jam 7an malem ane ngelancong ke kostan cewek ane di Jakpus doi manja lagi pengen di temenin katanya. Mahdi dan Entus ane tinggal di kamar.

Sekitar jam 10an lewat ane udah kembali ke kostan. Ane bawakan sedikit cemilan untuk Mahdi dan Entus. Ternyata nampak minuman berjenis jahat yang mereka bawa, dasar kurang ajar. Mereka menawarkan ane tapi ane menolaknya karena memang ane tidak hobby yang seperti itu. Sembari kita maen Cup waktu tak terasa sudah larut. Berhubung kasur ini tidak cukup untuk di pakai bertiga maka ane gelarkan tikar di lantai. Tapi ternyata kamar ini cukup sempit untuk kita bertiga. Akhirnya ane ngungsi ke kamar Kuda diatas dan terlelap disana mereka masih melanjutkan permainan.

Sekitar pukul 2 pagi BB ane berbunyi bertanda Ping Ping masuk dan ane melihat hal itu adalah dari Mahdi dan Entus. Namun karena ane males membalas nya yasudah ane biarkan saja paling mereka iseng mau ngebangunin ane. Tak lama dari itu hp ane berbunyi nada panggilan masuk. Karena menurut ane penting yasudah ane angkat. Mahdi berkata “oi Manta dimana lu cepet sini penting” ane hanya mengiyakan sambil membenarkan posisi rebahan. Sekejap ane teringat. Jangan-jangan dua orang beleguk ini di ganggu setan lagi. Seketika ane langsung lari turun tangga malam itu sekitar hampir jam setengah 3an pagi lah kalo ane liat di hp. Tanpa menutup pintu kamar Kuda yang sedang tertidur pulas ane langsung turun kebawah.

Ketika ane ketuk pintu kamar ane mereka tidak membuka kan pintu nya. Ane sedikt merinding berhubung di koridor sana adalah tempat yang paling mencekam dan ini adalah jam yang efektif untuk mereka menunjukan eksistensinya. Langsung aja ane coba buka ternyata pintu nya ga dikunci. Setelah ane masuk, seketika syok ane melihat kedua temen ane meringkuk di pojokan sambil terdiam kaku. Ane sadar-sadarkan mereka ane pikir ini efek dari minuman jahat yang mereka bawa ternyata tidak. Mahdi buka omongan seperti ini bahwa “tadi ada yang ketok-ketok pintu tapi ga gue bukain pintunya. Karena gue takutnya itu si mba penjaga Kostan. Akhirnya gue BBM lu kalo mau masuk kabarin dulu biar gua yang bukain. Tapi ternyata ada makhluk melayang seperti hologram menembus pintu kamar lu dan langsung duduk di kursi meja belajar itu ke arah sana membelakangi gue sama Entus. Dia berbentuk laki-laki seusia kita lah pake baju hitam. Kalo ga percaya tanya aja Entus juga liat ko, kita sama-sama ngeliat”. Ane langsung bilang aja sambil ketawa kenapa ga lo timpuk aje pake stick PS nih. Kata mereka boro-boro mau nimpuk ngangkat hp aja udah gakuat. Padahal gaya mereka rocknroll berambut gondrong wkwk.

Setelah ane pikir-pikir lagi cerita dari Mahdi, bahwa makhluk itu laki-laki pake baju hitam dan duduk di depan meja belajar. Jangan-jangan itu adalah makhluk sama yang waktu itu ane lihat dari jendela yang terbuka sedikit sebelum ane pindah ke kamar ini. Luar biasa memang hal ini sangat berkaitan.
Diubah oleh nutracker
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redrices dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 18:18
wah penasaran sama sosok baju hitam itu.. siapa dia, asal usulnya dari mana.. knp bisa ada di situ terus..
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan nutracker memberi reputasi
2 0
2
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Sisi Seram di Pinggiran Kota Jakarta Selatan (Horor Story)
08-01-2021 18:23
Lancrotkan om...emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
antara-hijrah-dan-cinta
Stories from the Heart
irasional-love
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia