TS
ika775
Yuk Mengenal Tumbuhan Liar di Sekitar Kita (2)
Assalamu alaikum wr wb, selamat bertemu kembali Gansist, sekalipun tidak bertemu langsung, melainkan melalui thread saja itu pun sudah patut kita syukuri.
Bagaimana kabar Anda hari ini? Dari kejauhan saya turut mengharapkan kesehatan dan kebahagiaan untuk kita semua. Kesehatan adalah modal awal untuk bahagia, bisa bekerja keras, dan bisa berbagi ilmu kepada yang lainnya
Melanjutkan perkenalan kita sebelumnya tentang tumbuhan liar di sekitar, yang mungkin Anda pernah melihatnya dan tidak menyangka ada khasiat padanya, yuk langsung simak:
1. Bunga lilin/Ketepeng cina/daun kaskado

Merupakan tumbuhan liar pada ekosistem hutan hujan tropis dan habitat lembab.
Ketepeng cina (Cassia alata L.) mengandung senyawa alkaloid, saponin, tannin, steroid, dan antrakuinon yang memiliki efek sebagai anti fungi
Caranya mudah. Ambil daun ketepeng cina sebanyak dua tangkai ditumbuk halus sampai mengeluarkan cairan. Tambahkan sedikit kapur sirih lalu digosokkan pada kulit yang sakit diakibatkan oleh jamur.
2. Maiatelumum

Tumbuhan ini mempunyai banyak nama untuk setiap daerah dan negara, seperti bulu-bulu Salomo, spikenard palsu, Smilacina racemosa, Vagnera racemosa, yang merupakan spesies berbunga tanaman asli Amerika Utara dan dapat tumbuh di daerah lembab berpasir.
Apakah tumbuhan ini bermanfaat?
Penduduk asli Amerika merebus akarnya untuk membuat semacam teh dengan tujuan mengobati penyakit seperti: rematik, masalah ginjal, keluhan jantung, gangguan menstruasi, luka serta cedera punggung.
Akarnya adalah analgesik, anti rematik, makanan pembuka, pembersih darah, katarsis dan tonik.
Asap dari akar yang terbakar telah dihirup untuk mengobati sakit kepala dan nyeri tubuh secara umum.
3. Tempuh wiyang/jonghe

Merupakan tumbuhan liar yang banyak digunakan sebagai campuran anti racun dan anti biotik pada industri farmasi.
Daun tempuh wiyang dapat disayur maupun dilalap begitu saja, tetapi mempunyai rasa seperti rempah-rempah yang sedkit pahit.
Tumbuhan ini dapat dipakai untuk mengobati flu, infeksi saluran napas, radang paru-paru, serta infeksi akibat luka, bisul, memar maupun sariawan.
4. Meniran

Salah satu jenis meniran yang dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit adalah meniran hijau atau Phyllantus niruri
Selain untuk mengatasi batu ginjal, meniran hijau juga dipercaya memiliki khasiat untuk meredakan nyeri, membantu mengobati diabetes, malaria, dan hepatitis B.
Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
5. Pakis daun

Tumbuhan pakis terbilang liar karena tumbuh di area hutan. Namun begitu beberapa jenis di antaranya tampak cantik dan populer sebagai tanaman hias dalam pot. Sebut saja pakis Boston, pakis Staghorn, pakis Haji, pakis Kangaroo Paw, pakis Buaya, pakis Cinnamon,
pakis Maidenhair/suplir .
Namun, pakis daun yang memiliki nama ilmiah Diplazium esculentum adalah satu-satunya jenis tumbuhan spora ini yang dapat dijadikan sayur, serta mengandung banyak manfaat.
Kandungan di dalamnya antara lain: protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin C, karoten, dan tentunya serat.
Kandungan kalsiumnya disebut-sebut setara dengan susu sapi dan kadar fosfor yang bahkan lebih tinggi sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta mencegah rematik. Vitamin C-nya yang cukup tinggi mampu meningkatkan imunitas tubuh. Kandungan flavonoid dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan antibakteri.
Hmm, siapa nih dari Sista yang rajin masak tumis pakis campur bunga pepaya? Kena deh, manfaatnya.
Bagi Anda yang belum familiar, ada satu hal yang membedakan dengan jenis pakis hias, yakni ujung daunnya selalu menggulung, seperti pada gambar.
6. Delima

Jenis yang satu ini, tidak tergolong tumbuhan liar yaa Gansist, melainkan tanaman budidaya. Tetapi khusus menjawab pertanyaan mbak @zatilmutie saya akan mengenalkan sedikit info manfaat kulit buah delima untuk sakit asam lambung/maag, sebagaimana pengalaman ibu mertua saya.
https://www.google.com/url?q=https:/...9bz7Fi9RxznoMQ
Caranya mudah, yaitu dengan merebus irisan kulit delima dengan perbandingan 1 : 20.
Artinya apabila Anda merebus 10 gram kulit buah delima maka anda harus menambahkan air 200 ml.
Olahan minuman ini mampu mengatasi maag, peradangan pada usus besar hingga penyakit lainnya.
Sesudah memasukkan kulit delima di air mendidih sepanjang 25-30 menit, berarti minuman ini siap untuk diminum. Minum setengahnya atau sekitar 90-100 ml, lantas sisanya konsumsi 4x satu hari serta dibagi dalam jumlah yang sama, yakni seputar 20-25 ml serta dengan jarak yang sama. Dosis pertama, mengkonsumsi sesudah bangun tidur waktu perut masih kosong dan yang terakhir, yakni dosis ke empat minum saat menjelang tidur.
Pengobatan selama 7 hari, biasanya cukup untuk mengobati penyakit-penyakit ini secara keseluruhan. Tetapi, bila Anda mau meneruskan pengobatan, beri jeda 7 hari untuk istirahat sesudah menyelesaikan pengobatan pertama. Perlu dicatat, sepanjang melakukan pengobatan, Anda tak diperbolehkan mengkonsumsi alkohol.
Demikian jumpa kita kali ini, meski hanya lewat thread yaa Gansist.
Semoga dengan mengetahui manfaat tumbuhan yang selama ini hanya dianggap rumput liar, kita bisa lebih menggali lagi untuk kepentingan Botani dan pengobatan. Tidak dicabut dan dicampakkan begitu saja.
Informasi ini sifatnya perkenalan yaa Gansist. Dan untuk detil serta akurasinya, dilakukan oleh profesional di bidangnya.
Semoga menambah sekedar wawasan kita tentang tumbuhan liar. Sampai jumpa dan salam sehat!
Sumber: Wikipedia serta berbagai sumber
Narasi: penulis
Bagaimana kabar Anda hari ini? Dari kejauhan saya turut mengharapkan kesehatan dan kebahagiaan untuk kita semua. Kesehatan adalah modal awal untuk bahagia, bisa bekerja keras, dan bisa berbagi ilmu kepada yang lainnya
Melanjutkan perkenalan kita sebelumnya tentang tumbuhan liar di sekitar, yang mungkin Anda pernah melihatnya dan tidak menyangka ada khasiat padanya, yuk langsung simak:
1. Bunga lilin/Ketepeng cina/daun kaskado

Merupakan tumbuhan liar pada ekosistem hutan hujan tropis dan habitat lembab.
Ketepeng cina (Cassia alata L.) mengandung senyawa alkaloid, saponin, tannin, steroid, dan antrakuinon yang memiliki efek sebagai anti fungi
Caranya mudah. Ambil daun ketepeng cina sebanyak dua tangkai ditumbuk halus sampai mengeluarkan cairan. Tambahkan sedikit kapur sirih lalu digosokkan pada kulit yang sakit diakibatkan oleh jamur.
2. Maiatelumum

Tumbuhan ini mempunyai banyak nama untuk setiap daerah dan negara, seperti bulu-bulu Salomo, spikenard palsu, Smilacina racemosa, Vagnera racemosa, yang merupakan spesies berbunga tanaman asli Amerika Utara dan dapat tumbuh di daerah lembab berpasir.
Apakah tumbuhan ini bermanfaat?
Penduduk asli Amerika merebus akarnya untuk membuat semacam teh dengan tujuan mengobati penyakit seperti: rematik, masalah ginjal, keluhan jantung, gangguan menstruasi, luka serta cedera punggung.
Akarnya adalah analgesik, anti rematik, makanan pembuka, pembersih darah, katarsis dan tonik.
Asap dari akar yang terbakar telah dihirup untuk mengobati sakit kepala dan nyeri tubuh secara umum.
3. Tempuh wiyang/jonghe

Merupakan tumbuhan liar yang banyak digunakan sebagai campuran anti racun dan anti biotik pada industri farmasi.
Daun tempuh wiyang dapat disayur maupun dilalap begitu saja, tetapi mempunyai rasa seperti rempah-rempah yang sedkit pahit.
Tumbuhan ini dapat dipakai untuk mengobati flu, infeksi saluran napas, radang paru-paru, serta infeksi akibat luka, bisul, memar maupun sariawan.
4. Meniran

Salah satu jenis meniran yang dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit adalah meniran hijau atau Phyllantus niruri
Selain untuk mengatasi batu ginjal, meniran hijau juga dipercaya memiliki khasiat untuk meredakan nyeri, membantu mengobati diabetes, malaria, dan hepatitis B.
Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
5. Pakis daun

Tumbuhan pakis terbilang liar karena tumbuh di area hutan. Namun begitu beberapa jenis di antaranya tampak cantik dan populer sebagai tanaman hias dalam pot. Sebut saja pakis Boston, pakis Staghorn, pakis Haji, pakis Kangaroo Paw, pakis Buaya, pakis Cinnamon,
pakis Maidenhair/suplir .
Namun, pakis daun yang memiliki nama ilmiah Diplazium esculentum adalah satu-satunya jenis tumbuhan spora ini yang dapat dijadikan sayur, serta mengandung banyak manfaat.
Kandungan di dalamnya antara lain: protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin C, karoten, dan tentunya serat.
Kandungan kalsiumnya disebut-sebut setara dengan susu sapi dan kadar fosfor yang bahkan lebih tinggi sehingga sangat baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta mencegah rematik. Vitamin C-nya yang cukup tinggi mampu meningkatkan imunitas tubuh. Kandungan flavonoid dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan antibakteri.
Hmm, siapa nih dari Sista yang rajin masak tumis pakis campur bunga pepaya? Kena deh, manfaatnya.
Bagi Anda yang belum familiar, ada satu hal yang membedakan dengan jenis pakis hias, yakni ujung daunnya selalu menggulung, seperti pada gambar.
6. Delima

Jenis yang satu ini, tidak tergolong tumbuhan liar yaa Gansist, melainkan tanaman budidaya. Tetapi khusus menjawab pertanyaan mbak @zatilmutie saya akan mengenalkan sedikit info manfaat kulit buah delima untuk sakit asam lambung/maag, sebagaimana pengalaman ibu mertua saya.
https://www.google.com/url?q=https:/...9bz7Fi9RxznoMQ
Caranya mudah, yaitu dengan merebus irisan kulit delima dengan perbandingan 1 : 20.
Artinya apabila Anda merebus 10 gram kulit buah delima maka anda harus menambahkan air 200 ml.
Olahan minuman ini mampu mengatasi maag, peradangan pada usus besar hingga penyakit lainnya.
Sesudah memasukkan kulit delima di air mendidih sepanjang 25-30 menit, berarti minuman ini siap untuk diminum. Minum setengahnya atau sekitar 90-100 ml, lantas sisanya konsumsi 4x satu hari serta dibagi dalam jumlah yang sama, yakni seputar 20-25 ml serta dengan jarak yang sama. Dosis pertama, mengkonsumsi sesudah bangun tidur waktu perut masih kosong dan yang terakhir, yakni dosis ke empat minum saat menjelang tidur.
Pengobatan selama 7 hari, biasanya cukup untuk mengobati penyakit-penyakit ini secara keseluruhan. Tetapi, bila Anda mau meneruskan pengobatan, beri jeda 7 hari untuk istirahat sesudah menyelesaikan pengobatan pertama. Perlu dicatat, sepanjang melakukan pengobatan, Anda tak diperbolehkan mengkonsumsi alkohol.
Demikian jumpa kita kali ini, meski hanya lewat thread yaa Gansist.
Semoga dengan mengetahui manfaat tumbuhan yang selama ini hanya dianggap rumput liar, kita bisa lebih menggali lagi untuk kepentingan Botani dan pengobatan. Tidak dicabut dan dicampakkan begitu saja.
Informasi ini sifatnya perkenalan yaa Gansist. Dan untuk detil serta akurasinya, dilakukan oleh profesional di bidangnya.
Semoga menambah sekedar wawasan kita tentang tumbuhan liar. Sampai jumpa dan salam sehat!
Sumber: Wikipedia serta berbagai sumber
Narasi: penulis
Diubah oleh ika775 26-12-2020 03:10
miniadila dan 9 lainnya memberi reputasi
10
2.5K
23
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Tanaman
3.9KThread•2.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya