others
Batal
link has been copied
10
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fccf17f2525c376fa4c4e2f/coc-reg-papua-inilah-proses-memufikasi-mayat-suku-anga-di-papua
Sejak dahulu kita tahu bahwa tanah Papua selalu memberi kejutan. Mulai dari peradabannya, suku-suku yang ada berjumlah 255 suku. Cara hidup, tradisi, dialek dan budaya dari tiap suku yang berbeda menambah khasanah budaya yang perlu kita ulik. Kekhasan hasil kerajinan Papua, satwa-satwa yang indah dan hanya ada di bumi Papua, jenis pakaian adat yang berbeda tiap suku. Obyek wisata yang memiliki kei
Lapor Hansip
06-12-2020 21:58

[Coc Reg. Papua] Inilah Proses Memufikasi Mayat Suku Anga di Papua

icon-verified-thread



Sejak dahulu kita tahu bahwa tanah Papua selalu memberi kejutan.

Mulai dari peradabannya, suku-suku yang ada berjumlah 255 suku. Cara hidup, tradisi, dialek dan budaya dari tiap suku yang berbeda menambah khasanah budaya yang perlu kita ulik.

Kekhasan hasil kerajinan Papua, satwa-satwa yang indah dan hanya ada di bumi Papua, jenis pakaian adat yang berbeda tiap suku. Obyek wisata yang memiliki keindahan panorama seperti Raja Ampat, noken, keunikan koteka, bahan obat-obatan yang hanya ada di papua seperti buah merah memiliki daya tarik yang tinggi bagi orang luar untuk menggali lebih dalam tentang Papua.

Dan yang lebih unik. Ternyata Papua juga memiliki mumi seperti di Mesir. Meski terdapat perbedaan mumi Indonesia dan Mesir. Perbedaan itu terletak pada cara pengawetannya.

Secara umum orang-orang yang dimumikan merupakan orang yang terpandang dan memiliki status tinggi dalam masyarakat suku-suku yang ada di Papua seperti tetua-tetua suku. Tidak sembarangan orang yang harus dimumikan.

Kita mengenal istilah mumifikasi yaitu proses mengawetkan mayat sedangkan mayat yang diawetkan disebut mumi.

Cara dari tiap-tiap suku atau negara tentu berbeda. Seperti halnya cara pengawetan mayat di Mesir dan Papua ataupun cara mengawetkan mayat dari suku Toraja.

Di negara Mesir mayat di awetkan dengan cara membuang seluruh organ tubuh mayat dan hanya menyisakan organ jantung sebab bagi bangsa Mesir, jantung adalah simbol kecerdasan dan emosi. Isi tubuh mayat pun diganti dengan kain. Serta membungkus tubuh mumi dengan kain dan diletakkan di peti dalam keadaan terlentang membujur.

[Coc Reg. Papua] Inilah Proses Memufikasi Mayat Suku Anga di Papua
Mumi Mesir

Berbeda dengan cara memufikasi mayat pada suku-suku di Papua.

Ada empat suku di Papua yang memiliki tradisi memumikan mayat dan cara mereka berbeda-beda. Salah satunya yaitu cara mumifikasi dari suku Anga.

[Coc Reg. Papua] Inilah Proses Memufikasi Mayat Suku Anga di Papua
Mumi Papua



Suku Anga

Untuk proses mengawetkan mayat bagi suku Anga berbeda dengan suka Dani yang ada di Lembah Baliem.

Jika pada suku Anga. Prosesnya sebagai berikut:

Mayat didudukkan pada perapian atau digantung. Pengasapan mayat dilakukan selama tiga bulan lamanya.

Pengasapan itu menjadikan tubuh mayat mengalami penggembungan. Karena tubuh yang menggembung tersebut, air dari hasil pengasapan itu harus dikeluarkan dari tubuh mayat dengan cara disodok menggunakan tongkat melalui lubang anus. Hal ini juga bertujuan untuk merontokkan organ-organ tubuh yang mungkin masih utuh tanpa merusak wajah mayat, karena wajah merupakan hal yang terpenting bagi yang ditinggalkan dan bagi mayat itu sendiri.

Berdasarkan cerita orang-orang suku Anga, roh-roh akan berkeliaran pada siang hari dan di malam hari akan kembali ke tubuhnya. Jika tak melihat wajah mereka maka roh itu akan selalu berkeliaran. Itulah sebab mengapa pengawetan harus menjaga wajah mayat agar tidak rusak atau hancur.

Sebelum melakukan pengawetan mayat. Anggota keluarga yang akan memufikasi harus membalur tubuh dan wajah dengan tanah liat putih sebagai tanda berduka.

Selain itu aturan upacara mengharuskan mereka untuk tidak meminum air selain jus tebu. Makanan yang dimakan pun harus yang telah dimasak di api yang digunakan untuk mengasapi mayat.

Orang yang melakukan pengasapan harus membalurkan tubuh mereka dengan cairan yang keluar dari tubuh mayat yang bertujuan memelihara semangat bagi para keluarga yang ditinggalkan.

Untuk suku Anga pengasapan dilakukan oleh 7 orang. Biasanya dilakukan oleh anggota keluarga dari si mayat.

Dan dalam proses tersebut mewajibkan untuk tidak mencuci tubuh/mandi selama tiga bulan serta tidak dibolehkan meninggalkan lokasi pengasapan.

Tahap akhir dari proses ini adalah mumi yang telah diasapi dibawa ke tebing batu dan diletakkan menghadap ke desa. Hingga tubuh mayat membusuk dan mengering.

Pengawetan mumi bertujuan untuk kehidupan yang kekal serta sebagai kenangan bagi keluarga yang ditinggalkan. Bahwa roh keluarga mereka akan selalu bersama mereka.

Diubah oleh rykenpb
profile-picture
profile-picture
lianasari993 dan anna1812 memberi reputasi
2
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
[Coc Reg. Papua] Inilah Proses Memufikasi Mayat Suku Anga di Papua
06-12-2020 22:30
Ngeriii
profile-picture
rykenpb memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[Coc Reg. Papua] Inilah Proses Memufikasi Mayat Suku Anga di Papua
06-12-2020 22:44
Baru tau ternyata ada mummi jg di papua.. emoticon-Matabelo
profile-picture
rykenpb memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
[Coc Reg. Papua] Inilah Proses Memufikasi Mayat Suku Anga di Papua
16-12-2020 06:00
Wawww, baru tau kalo di Papua ada pengawetan muni, nice info ganπŸ‘πŸ‘
profile-picture
rykenpb memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia