Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
11
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5fc612d2f0bdb23bae7c5705/dimas-ahmad-tukang-bakso-jadi-artis
Cerita ini fiksi namun diadopsi dari kisah nyata yang membuat motivasi anak-anak muda agar tak lelah untuk berusaha, dan selalu berbuat kebaikan serta tidak sombong. Kemungkinan nama-nama akan diambil juga dari kisah nyata, walau jelas akan ada penambahan cerita dari imajinasi TS. Sekali lagi terima kasih yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca kisah ini. Teruslah semangat gan sis semua, kesu
Lapor Hansip
01-12-2020 16:54

"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis

icon-verified-thread


Cerita ini fiksi namun diadopsi dari kisah nyata yang membuat motivasi anak-anak muda agar tak lelah untuk berusaha, dan selalu berbuat kebaikan serta tidak sombong.

Kemungkinan nama-nama akan diambil juga dari kisah nyata, walau jelas akan ada penambahan cerita dari imajinasi TS. Sekali lagi terima kasih yang sudah meluangkan waktunya untuk membaca kisah ini.

Teruslah semangat gan sis semua, kesuksesan itu apa yang kita perbuat hari ini.





Keringat mulai mengalir dari pori-pori wajahku, aku melihat sang surya mulai tenggelam nampaknya hari sudah hampir magrib. Aku tergesa-gesa menuju tempat bapakku berdagang, tepat di depan SMP/SMK Widya Nusantara, di Jalan Raya Tri Satya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Kota ini memang selalu panas, entahlah apa karena banyak pabrik, entah karena berada di pinggiran Jakarta dan sudah mulai padat penduduknya, tapi aku selalu bersyukur disinilah tempatku mencari rezeki.

"Pak, istirahat dulu biar Dimas yang gantiin."

"Ohh, kamu dah dateng. Ya udah bapak mau siap-siap shalat dulu."

"Iya, pak..." ujarku sambil menjaga dagangan bakso ikan khas asli Bandung.

Tak berapa lama aku mendengar suara motor yang membuatku takut bukan kepalang, aku segera ngumpet ke belakang tembok salah satu warung sambil memperhatikan tingkah pria setengah baya yang terlihat celingukan mencari diriku.

Lega! Itu yang kurasakan ketika motor itu telah menjauh dan menghilang di tengah keramaian.

Entahlah aku sangat takut dengan pria setengah baya yang sudah mempunyai anak itu, pria itu kerap menganggu kedamaian hidup yang kujalani, hingga kini nomornya pun sudah ku blokir.

"Cara terbaik yang bisa kulakukan bila setiap bertemu dengannya aku lebih baik menghindar itu prinsipku, kalau dikasih hati mereka yang mempunyai kelainan seks seperti ini akan terus terobsesi bisa bahaya nanti pantatku," ujarku dalam hati.

Adzan Magrib berkumandang, seperti biasa aku bergantian menjaga dagangan ini, dan bapak lebih dulu melaksanakan perintah yang sudah Tuhan berikan. Tanpa kebesaran Nya manusia hanyalah butiran debu yang tak mempunyai arti.

Setelah aku menunaikan ibadah yang diwajibkan, kembali aku membantu bapak untuk menjaga dagangan bakso ikan bapak.

Malam pun kian menjelang, hilir mudik pengendara di jalan maupun pembeli pun silih berganti. Hingga ada dua sosok wanita cantik yang sepertinya merekam diriku, namun biarlah aku tak mau menganggu kesenangan mereka. Pesanan yang dibeli aku sedang persiapkan.

"Bang ganteng banget sih?" Ujar salah seorang wanita itu.

Tapi aku hanya tersenyum dan membiarkan saja mereka menganggu, entahlah di dalam diri ini terpatri satu kata belum saatnya aku mengejar cinta wanita.

Hingga akhirnya mereka pun pulang sambil melambaikan tangannya padaku sambil mengendarai roda dua, aku hanya dapat membalasnya dengan senyuman.



Tapi dari siinilah cerita ini bermula, kisahku penuh dengan lika liku kehidupan yang tak bisa aku mengerti. Aku hanyalah anak dari tukang bakso yang mempunyai harapan dapat membahagiakan kedua orang tuaku setulus hati.

#Bersambung
Diubah oleh KS06
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 6 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis
01-12-2020 16:55


INDEX

Part 1

Part 2


Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
andrerain5 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis
01-12-2020 16:57
Next Gan!
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis
01-12-2020 17:11
Uwiiiw... GanCap ngangkat story si Dimas...

profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis
04-12-2020 15:34
Dimasnya ganteng banget emoticon-Betty
profile-picture
c4punk1950... memberi reputasi
1 0
1
"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis
04-12-2020 22:45
Part 1


Malam sudah menjelang, bakso ikan yang dijajakan masih ada tersisa. Seperti biasa itu rutinitas kehidupanku serelah sempat bekerja namun terkena dampak pandemi yang menghantam seluruh dunia, aku kembali membantu bapak berjualan.

Walau aku sudah mulai membantu bapak sejak kelas 2 SMP, tapi itu semua kujalani dengan ikhlas. Tak perlu malu untuk membantu orang tua, walau di masa SMP aku sempat memadu kasih dengan wanita tapi semuanya itu kini sirna.

Hidupku ketika masuk SMK mulai belajar dengan tekun, tak ingin lagi memulai percintaan ada rasa trauma di dada karena kita tak pernah bisa menemukan seseorang yang menerima kita apa adanya. 5 tahun menjomblo memang bukan perkara mudah, tapi inilah duniaku aku tak ingin membuat hati wanita di sekolahku kecewa karena aku hanyalah anak pedagang bakso.

Kita harus realistis menatap kehidupan, apalagi melihat pasangan di zaman sekarang, tampang itu nomor sekian yang utama itu adalah cuan dan jabatan.

Yang terpenting aku hanya bersyukur dengan apa yang terjadi saat ini, tak perlu putus asa. Bahkan aku punya planning bersama teman-teman untuk berbisnis kaos, siapa tahu ada rezeki tambahan yang bisa membantu kehidupanku sebagai anak penjual bakso ikan.

Berhubung malam sudah semakin pekat, aku mengayuh gerobak bakso menuju ke kontrakan. Lalu hasil penjualan kuberikan pada bapak, biarlah bapak yang mengurusi itu semua. Tugasku sebagai anak hanya membantu, tak lebih! Aku tak ingin menjadi benalu di usaha bapak.

Setelah bersih-bersih aku hempaskan diriku untuk rebahan, sambil membaca sebuah karya novel dari seorang sastrawan hebat dari Brazil dialah Paulo Coelho. Novel itu berjudul Sang Alkemis judul aslinya The Alchemist.

Novel yang sangat menarik untuk dibaca hingga aku masuk ke dalam ceritanya dan ingin bermimpi sebagai karakter utama yang diceritakan dalam novel tersebut. Novel dengan 213 halaman ini memang menyita waktuku dikala sendiri, tokoh utama dalam novel itu bernama Santiago namun aku menyukai novel ini ketika melihat kutipan dari pengarangnya "Di mana hatimu berada, di situlah hartamu berada." Sebuah kutipan yang penuh makna, aku teringat dengan kutipan sebuah Alkitab punya kawanku  "Di mana hartamu berada, di situlah hatimu berada." sebuah kata yang memiliki arti kuat dengan makna yang mendalam.

Sedikit aku singgung kenapa aku suka membaca novel ini, seorang anak pengembala yang berhasil mengelilingi dunia. Namun usahanya mengelilingi dunia itu yang membuatku bersemangat, Alkemis ini asensinya seperti Man Jadda Wa Jadda kalau di agamaku.

Yang menarik kisah Santiago bertemu dengan wanita asal Mesir bernama Fatima yang membuat luluh hatinya, dimana ada bait yang sangat syahdu dan selalu ku ingat.

 “Aku wanita gurun, dan aku bangga akan hal itu. Aku ingin suamiku bebas mengembara seperti angin yang berembus di bukit-bumit pasir. Dan kalau terpaksa, aku akan menerima bahwa dia telah menjadi bagian dari awan-awan, bintang_bintang, serta air di padang pasir.” -Fatima

Seorang wanita yang tidak mengekang langkah suami yang bebas untuk berekspresi, cinta, kesabaran, dan kegigihan di gambarkan dalam novel ini dengan begitu mendalam.

Ada satu lagi buku dari pengarang yang sama novel itu juga sedang kubaca, sebagai pengantar tidur malamku judulnya Sang Penyihir dari Portobello.

Aku memang suka membaca novel, keinginanku menjadi sastrawan dimulai dari sebuah bacaan. Tak heran bila banyak orang berkata bahwa aku ini introvert, padahal aku juga bersosialisasi namun aku tak banyak waktu untuk bermain. Bagaimanapun juga membantu bapak berjualan adalah hal penting yang harus kulakukan, buku novel adalah penyemangat dalam kesendirianku.

Aku membaca hingga tak terasa mataku mulai berat, rasa kantuk menyerang hingga akhirnya aku hanya melihat kegelapan.

#Bersambung.
Diubah oleh c4punk1950...
0 0
0
"Dimas Ahmad" Tukang Bakso Jadi Artis
09-12-2020 09:59
Part 2

Matahari bersinar malu-malu, setelah shalat subuh ditunaikan mataku tak bisa terpejam dengan sempurna. Entahlah, sepertinya ada hal yang tak bisa kurasakan.

Aku segera mandi agar tubuh ini kembali segar, tak lupa juga menggosok gigi dan membersihkan seluruh badan agar terhindar dari bakteri dan virus yang merugikan.

Setelah selesai mandi, perutku terasa lapar seperti biasanya bapak kalau pagi sudah mempersiapkan dagangan baksonya.

"Pak sudah makan belum?"

"Belum, nak. "

"Ya, udah Dimas bikinin nasi goreng ya?"

"Iya," ujarnya dari ruangan depan.

Kontrakanku yang berada di Bekasi ini memang tidak luas, hanya terdiri dari 3 ruangan. Otomatis suara bapak terdengar dari dapur, segera kupersiapkan bumbu yang untuk memasak nasi goreng, kelihaian tanganku dalam memotong bawang seperti chef yang sudah pro.

Memasak memang menjadi salah satu keahlianku, tapi sebenarnya keahlian ini terbentuk sejak kecil karena aku selalu mandiri di tinggal orang tua. Maka wajib bagi keluarga walau laki-laki harus pintar memasak agar tidak merepotkan orang lain, tak selamanya juga kita makan harus beli.

Selain berdagang bakso, terkadang pernah juga membantu dagang nasi goreng. Bisa dibilang jiwa usahaku tumbuh karena keadaan, manusia akan selalu beradaptasi dengan keadaan. Keahlian akan lahir dari ketidakberdayaan, semalas apapun manusia ia akan berlatih untuk menjadi ahli ketika butuh makan.

Setelah masakan siap untuk disantap aku mempersilahkan bapak lebih dulu untuk makan, akupun membantu dagangan bakso yang akan dijual. Bumbu-bumbu yang sudah diolah, dan bakso yang dibuat oleh paman bapak pun sudah siap semuanya masuk gerobak.

"Kamu belum makan Dim?"

"Iya, nanti"

"Ya, sudah bapak dagang dulu ya!"

"Iya, Pak" ujarku seraya membungkuk.

Tuntas sudah kebiasaan pagi yang sering kulalui, tiba-tiba ada beberapa pesan masuk dari applikasi IG. Bahkan ada pesan dari kak Rifan, hal ini membuatku was-was ada apa ini?

"Dim, lo coba buka IG dah! Lo dah viral tuh mirip Raffi Ahmad" pesan teks yang dikirim kak Rifan.

Aku balas saja pesan itu "Masa Sih?"

Aku pun buka IG dan banyak DM juga mirip Raffi Ahmad, seketika hal itu buat aku kaget.

"Ahh, paling cuma sesaat lalu habis itu hilang"

Aku dengan santai tak begitu menanggapi pemberitaan yang dicelotehkan netizen, aku sengaja untuk kembali rebahan dan menemui alam mimpi.

#Bersambung
Diubah oleh c4punk1950...
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
senja-di-asakusa-tokyo
Stories from the Heart
hunter-pemburu-fantasy
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Heart to Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia