others
Pencarian Tidak Ditemukan
link has been copied
9
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f98399f82d4955d9d6bbfe2/coc-reg-kalbar-kisah-geratak-sabok-dari-kota-sambas
Assalamualaikum, Salam Sejahtera, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan Tidak bosan-bosannya Nubie memohon izin kepada sesepuh di mari, untuk sudi kiranya diperkenankan menghiasi regional dengan Trit-Trit Semenjana dan Sederhana Pada kesempatan di Prov KalBar ini, Nubie akan mencoba mengangkat daerah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat yang letaknya di pesisir barat dan paling ut
Lapor Hansip
27-10-2020 22:15

[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas

Assalamualaikum, Salam Sejahtera, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, dan Salam Kebajikan
Tidak bosan-bosannya Nubie memohon izin kepada sesepuh di mari, untuk sudi kiranya diperkenankan menghiasi regional dengan Trit-Trit Semenjana dan Sederhana

Pada kesempatan di Prov KalBar ini, Nubie akan mencoba mengangkat daerah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat yang letaknya di pesisir barat dan paling utara, sehingga berbatasan langsung dengan Sarawak-Malaysia, yang terkenal dengan kentalnya adat istiadat dari Suku Melayu dan Suku Dayak, dan di Sambas banyak terdapat istana-istana kerajaan bernuansa Melayu, dengan Kota Sambas sebagai ibukotanya.

Tugu Terigas Kota Sambas


Kota Sambas sebagaimana daerah lainnya di KalBar yang erat dengan dijulukan Seribu Sungai, tentunya juga dilintasi banyak sungai-sungai besar salah satunya Sungai Sambas yang melintasi Kota Sambas dan secara keseluruhan membentang sepanjang kurang lebih 200km dari arah Bengkayang melintasi Sambas dan bermuara ke laut Pemangkat.

Dengan adanya Daerah Aliran Sungai dan kontur geografis yang cukup rendah, Kota Sambas sering menjadi langganan Banjir karena curah hujan yang mampu membuat aliran sungai meluap, dan karena Sungai Sambas itulah, Kota Sambas juga banyak dihiasi jembatan-jembatan yang membentang sebagai sarana penghubung antar daerah satu dengan daerah lain yang dipisahkan Sungai Sambas

Masjid Jami Keraton Sambas Dari Tepian Sungai


Salah satu jembatan di Kota Sambas yang terkenal yaitu Jembatan Sabuk yang dalam bahasa Sambas disebut Geratak Sabok (Geratak = jembatan), yang membentang dan melintasi Sungai Sambas Kecil dan terletak di sisi timur keraton Sambas, serta menghubungkan Desa Tanjung Mekar dan Desa Dalam Kaum.

Banyak cerita turun temurun yang menyertai sejarah dan perjalanan Geratak Sabok sehingga menjadikannya salah satu legenda terkenal dari Kota Sambas, antara lain:

1. Geratak Sabok konon katanya dibangun pada tahun 1800an pada masa kolonial Belanda dan pada zaman Kesultanan Sambas era Sultan Muhammad Tsafioeddin II, dan keberadaan jembatan kayu tersebut konon mendapat perlindungan dari Kaum Bunian sejenis Mahluk Gaib yang masih memiliki hubungan dengan silsilah kerajaan pada Kesultanan Sambas

Geratak Sabok Jaman Old


2. Geratak Sabok bersama-sama dengan jembatan lain salah satunya Geratak Batu, menjadi jembatan yang tidak bisa dihancurkan oleh Jepang, pada waktu mereka mengekspansi Kalimantan yang disisi timur mendarat di Tarakan dan Balikpapan dan disisi Barat mendarat di Pantai Pemangkat, pada 1941-1942, dan semasa mengekspansi KalBar Jepang berencana menghancurkan pangkalan udara Belanda dengan serangan udara dan membombardir sepanjang Sambas sampai Sanggau Ledo, namun Geratak Sabok masih tetap kokoh ditengah bombardemen tersebut dan beberapa bom yang dijatuhkan lebih banyak meleset ke hutan-hutan yang ada disekitar jembatan tersebut.

3.  Geratak Sabok pernah hancur berantakan, bukan oleh manusia atau oleh perang, tetapi oleh terjangan banjir besar yang melanda Sambas pada 1963, dan putusnya jembatan pada waktu itu akibat banjir membawa material batang-batang pohon dan ranting-ranting, membuat masyarakat dari dua desa yang dihubungi Geratak Sabok menjadi kesulitan untuk bertransportasi, bahkan fatalnya kerusakan dari jembatan tersebut mengakibatkan renovasi baru benar-benar rampung pada 1983 atau tepatnya butuh waktu 20 tahun pasca Geratak Sabok rusak akibat banjir.

Kondisi Geratak Sabok Menjelang Perombakan


Rusaknya Geratak Sabok yang melumpuhkan aktivitas masyarakat dari dua desa, melahirkan ungkapan keluh kesah masyarakat yang teruntai menjadi sepenggal lagu yang hingga kini pasti dikenal oleh masyarakat asli Sambas turun temurun, yang liriknya banyak berbagai versi walaupun intinya sama :

Ade Urang Becerite
Sunge Sambas Kebanjiran
Tujoh Hari Tujoh Malam
Nak Bejalan Kepayahan

Geratak Sabok Bepatahan 
Dilanggar Ranting Dari Sibarang 
Urang Sabok Kebabangan
Nak Nyimbarang Kepayahan

Yoo...Ngape Tang Geye Jikube (translatenya = haaddduuhh..kenapa jadi begini ya) 
Yoo...Ngape Tang Geye Jikube
Takdir Tuhan...Menentukan

Itulah sepenggal lirik lagu yang katanya berjudul "Sungai Sambas Kebanjiran" yang intinya menceritakan saking fatalnya dampak kerusakan Geratak Sabok akibat terjangan banjir yang membawa batang-batang pohon dari mana mana, dan masyarakat sekitar jembatan Sabok jadi sulit berjalan atau nyeberang, dan ketika masyarakat mengeluh "kenapa bisa terjadi", jawabannya adalah "Takdir Tuhan"

Geratak Sabok Dirombak Total


Berangkat dari kejadian banjir besar pada 1963 dan lambatnya renovasi yang memakan waktu 20 tahun karena harus mempertahankan ciri khas pada waktu itu yaitu struktur tetap mengandalkan kayu, tetapi dengan pertimbangan jika ada banjir bandang kembali jembatan akan rusak, maka pada 2015 Pemkab Sambas berinisiatif mengganti total bentuk Geratak Sabok dari semula kental nuansa kayu menjadi jembatan berkonstruksi Beton, yang disatu sisi sempat menjadi kekecewaan tokoh masyarakat karena hilangnya nilai historis yang seharusnya dipertahankan.

Kini di sepanjang aliran Sungai yang dilintasi Geratak Sabok tersebut, banyak diisi dengan event-event diantaranya lomba dayung dan disekitar pinggiran jembatan pun banyak berdiri kafe-kafe milenial sebagai tempat rekreasi warga menikmati keheningan aliran sungai dan kokohnya bentangan Geratak Sabok yang baru yang disisi lain dapat memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar.

Aktivitas Melintasi Geratak Sabok Beton


Demikian sekelumit pandangan terhadap pesona KalBar tepatnya Kota Sambas dengan ikon Geratak Sabok yang penuh nilai historis dengan ulasan semenjana, semoga berkenan dan mohon maaf atas segala kekurangan dari Nubie yang pernah 5 tahun bersekolah di Pemangkat - salah satu kecamatan dari Kabupaten Sambas.

Sekian dan Terima Kasih.



Linknye  S  A  M  B  A  S
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lianasari993 dan 3 lainnya memberi reputasi
2
Masuk untuk memberikan balasan
kalimantan-barat
Kalimantan Barat
748 Anggota • 1.5K Threads
[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas
28-10-2020 18:29
Panjang banget jembatannyaemoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
uray24 dan 666fapfap memberi reputasi
1 1
0
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas
28-10-2020 18:57
salam bata bray
0 0
0
[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas
29-10-2020 10:45
Sekarang menjadi bagus, apalagi jembatan kayu yg kokoh
profile-picture
uray24 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
[COC Reg. KalBar] Kisah Geratak Sabok dari Kota Sambas
27-04-2022 06:17
nyimak duluk ye emoticon-linux2
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
kumpulan-cerpen-horor
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia