Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
6
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f9697e7facb951bd54611b4/langit-pun-bisa-gelap
Siang tadi Naila membuka ponselnya, baru saja bisa dipakai internetan. Naila terpaksa harus beli paket kuota. Entah karena apa, Wifi yang biasa lancar jaya tanpa hambatan, tiba-tiba 2 hari ini tidak ada koneksi sama sekali. Naila membuka aplikasi hijau, tiba-tiba mata Naila tertuju pada sebuah grup yang berback ground warna coklat dengan tulisan motivasi warna hitam.
Lapor Hansip
26-10-2020 16:33

Langit pun Bisa Gelap

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Kumpulan Cerpen Nibrasulhaq

Merasa diri Langit

Langit pun Bisa Gelap


Siang tadi Naila membuka ponselnya, baru saja bisa dipakai internetan. Naila terpaksa harus beli paket kuota. Entah karena apa, Wifi yang biasa lancar jaya tanpa hambatan, tiba-tiba 2 hari ini tidak ada koneksi sama sekali.

Naila membuka aplikasi hijau, tiba-tiba mata Naila tertuju pada sebuah grup yang berback ground warna coklat dengan tulisan motivasi warna hitam.

Seseakun salah satu admin meremove nomor Naila dari grup yang dibuatnya. Otomatis Naila tidak lagi menjadi anggota grup itu dan tidak lagi dapat menuliskan atau mengirimkan apapun di grup itu.

Naila sedikit mengernyitkan dahi, ada apa gerangan tiba-tiba nomornya diremove dari grupnya. Tidak ada pemberitahuan baik via japri ataupun via chat grup, apa alasan sebenarnya di balik remove itu.

Malam hari, Naila baru sempat pegang kembali ponsel. Naila pun japri salah satu kawan di grup itu. Sedikit memberanikan diri japri ke beliau, lumayan agak kenal karena sering saling komen dan berbincang di dumay saja. Baik ketika ngerusuh di postingan akun biru berlogo F atau akun biru berlogo K.

"Assalamu'alaykum." Send ....

Setelah sekitar satu jamman, baru ada jawaban dari seberang ponsel.

"Wa'alaykumussalam warahmatullah."

"Ini siapa?" Kawan yang berada di seberang menjawab chat WA Naila.

"Naila," jawabnya.

"Oow, iya kak, ada apa?" tanyanya penasaran.

"Kenapa aku tiba-tiba dikeluarkan dari grup?" tanya Naila.

"Iya, ya, tadi memang baru lihat, nomor kakak dikeluarkan, aku sempat tanya, tapi tidak ada yang merespon," terang Feni kepada Naila.

"Nanti saya tanyakan via japri saja kalau begitu," tawar Feni kepada Naila.

Dua hari berlalu, tiba-tiba ponsel Naila menunjukkan notifikasi pesan WA. Naila membuka pesan WA itu, ternyata pesan WA dari Feni, teman dumay satu komunitas.

"Assalamu'alaykum," ucap salam Feni pada aplikasi berwarna hijau itu.

Feni langsung mengirimkan beberapa pesan sekaligus, tidak menunggu jawaban dahulu dari Naila.

"Iya, Kak, katanya, dia akan keluarkan dari grup orang-orang yang tidak dapat memberi keuntungan."

Naila agak kaget dengan informasi yang didapat dari Feni, karena ternyata memang ada manusia yang dalam bahasa jawa ora nduwe unggah-ungguh. Ada orang yang merasa diri terlalu hebat dan tinggi. Dan berkawan dengan orang yang dapat memberinya keuntungan saja.

"Oow, iya Fen, terima kasih ya infonya," ucap terima kasih Naila.

Naila tidak ambil pusing dengan hal itu. Naila hanya membatin, sekecil apapun perbuatan manusia, pasti akan diganjar, bisa saja mendapat balasan saat masih berada di dunia, bisa pula balasan itu diberikan di akhirat kelak.

Beberapa bulan pun berlalu, terdengar kabar, bahwa Adinda, sang admin yang merasa dirinya hebat itu kena korban penipuan oleh orang di dumaynya.

Tidak hanya mengalami kerugian berupa materi, tetapi ia pun telah menyerahkan kehormatannya kepada lelaki yang ternyata sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Kini Adinda mengalami depresi berat, anak laki-laki dari pernikahan gagal sebelumnya pun kini tidak ada yang merawat. Sekarang harus mengandung lagi dari hasil perkenalannya dengan laki-laki di dumay.

Tulisan: Nibrasulhaq

Sumber gbr: Pinterest



profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 4 lainnya memberi reputasi
3
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Langit pun Bisa Gelap
26-10-2020 16:37
Pejwan
0 0
0
Langit pun Bisa Gelap
26-10-2020 16:37
Pejwan
0 0
0
Langit pun Bisa Gelap
28-10-2020 13:45

Mengikhlaskan Belahan Jiwa

Langit pun Bisa Gelap

Seketika dada Faizah terasa sesak, suara degupnya pun semakin berpacu tidak beraturan, rongganya pun serasa semakin sempit berasa udara yang seharusnya masuk dan keluarpun sulit bergantian untuk masuk dan juga keluar.

Gadis cantik yang tengah duduk di ruang tengah itu menatap tidak mengerti apa sebenarnya yang tengah terjadi antara mama dan papanya saat ini. Kakak sulungnya yang baru saja masuk rumah kemudian mencari-cari dimana keberadaan mama, dengan sedikit tergesa-gesa, menyampaikan sesuatu kepada wanita paruh baya yang telah melahirkan mereka bertiga.

"Ma, kata papa dan bapak penghulu mama diminta hadir ke Masjid untuk mendampingi dan menyaksikan proses pernikahannya," papar kakak sulungku dengan sedikit terburu-buru menyampaikan pada wanita berkulit langsat itu.

Mama yang mendengar penjelasan mas Farid itu bergegas mencari ponselnya dan menghubungi papa, apakah benar mama harus ikut menyaksikan prosesi sakral itu.

Dengan melihat ekspresi mama yang nampak sedikit kaget dan bingung, Faizah ingin sebenarnya menanyakan apa sebenarnya yang terjadi. Tapi gadis berlesung pipi itu harus menahan dirinya untuk bertanya. Karena degup dadanya semakin saja sesak dan tanpa sadar bulir bening menyembul di sudut kedua matanya.

Memang beberapa pekan terakhir, Faizah mendengar perbincangan antara papa, mama dan kakak sulungnya terkait sebuah pernikahan yang akan digelar sederhana di sebuah masjid dekat kompleks perumahan. Rencananya hanya prosesi akad nikah saja yang akan digelar di masjid Sholahuddin itu.

"Assalamu'alaykum Pa," ucap salam Mama kepada papa yang sudah bersiap berada di masjid Sholahuddin.

"Alaykumussalam warahmatullah," jawab papa diseberang ponsel.

"Pa, apa benar kata Farid, jika mama harus ikut serta dalam prosesi itu?" tanya mama kepada papa melalui sambungan telephon.

"Iya Ma, ini diminta seperti itu oleh bapak penghulunya, mau datang ya Ma?" rayu papa kepada mama.

"Maafkan papa ya Ma?" lanjut papa sebelum sambungan telephon diputus mama.

'Iya, baiklah, Mama akan kesitu," jawab mama datar.

Faizah yang tengah menatap mama menahan segala rasa luka, ingin rasanya memeluk sang mama supaya sanggup dan kuat menjalani episode hidup yang terpaksa harus dijalani, meski begitu menyakitkan.

Di sisi hati yang lainnya Faizah ingin mengatakan kepada sang mama supaya mama tidak perlu menuruti keinginan papa untuk hadir dalam proses akad nikah itu. Faizah tidak sanggup melihat wanita yang sangat dicintainya itu terluka dan tersakiti.
Diubah oleh nibrasulhaq
0 0
0
Langit pun Bisa Gelap
28-10-2020 18:15
nyimak dulu ye gan..emoticon-Hai
profile-picture
profile-picture
NovellaHikmiHas dan nibrasulhaq memberi reputasi
2 0
2
Post ini telah dihapus oleh KS06
Langit pun Bisa Gelap
31-10-2020 17:18
Ijin gelar tiker di mari ya gans

@bata_only
profile-picture
profile-picture
NovellaHikmiHas dan nibrasulhaq memberi reputasi
1 1
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
tak-ada-yang-abadi
Stories from the Heart
terlalu-jauh
Stories from the Heart
sepenggal-rasa-untukmu
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
ratapan-makhluk-gaib
B-Log Collections
Stories from the Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia