Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
2053
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f93fd65dbf764247a1f3c0d/hitamseason-2
   Halo agan dan sista semua.. jumpa lagi dalam threadku yang baru ini. Sesuai permintaan agan dan sista, maka TS akan melanjutkan lagi thread sebelumnya yang sudah tamat. Mohon diperhatikan, ini adalah cerita fiksi, hasil karangan TS yang diambil dari gabungan antara pengalaman pribadi, pengalaman temen-temen, mitos, urban legend dan ditambah banyak sekali imajinasi.     Jadi TS cuma orang
Lapor Hansip
24-10-2020 17:09

HITAM Season 2

icon-verified-thread
HITAM
Season 2


HITAM
Season 2



   Halo agan dan sista semua.. jumpa lagi dalam threadku yang baru ini. Sesuai permintaan agan dan sista, maka TS akan melanjutkan lagi thread sebelumnya yang sudah tamat. Mohon diperhatikan, ini adalah cerita fiksi, hasil karangan TS yang diambil dari gabungan antara pengalaman pribadi, pengalaman temen-temen, mitos, urban legend dan ditambah banyak sekali imajinasi.

    Jadi TS cuma orang biasa, TS cuma menuangkan gabungan antara nyata dan imajinasi ke dalam tulisan di thread ini dan thread sebelumnya. Maka dimohon jangan bertanya soal supranatural, karena TS cuma sedikit sekali mengerti tentang yang gaib.

    Threat ini dibuat bukan untuk menyinggung, menghina atau merendahkan orang lain atau suatu kelompok, karena thread ini hanyalah untuk hiburan semata. Kalau ada kata-kata yang tanpa di sengaja telah menyinggung atau merendahkan, TS mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga thread ini bisa berguna dan bisa diambil hikmahnya.

    Sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau updatenya nggak bisa terus-terusan setiap hari seperti dulu lagi, update bisa  sehari sekali atau dua hari sekali, tapi tidak akan lebih dari dua hari.

    Terima kasih buat agan dan sista yang udah setia tongkrongin thread sebelumnya. Nggak nyangka thread sebelumnya itu akan banyak mendapat respon. Terima kasih juga atas saran dan kritiknya, hingga TS bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang nggak di sengaja. Tanpa pembaca, maka seorang penulis dan tulisannya nggak akan berarti apa-apa...

   Selamat membaca…..


-----<<<{0}>>>-----



Prolog

    Ini adalah cerita fiksi, lanjutan dari thread sebelumnya yang berjudul HITAM.
Menceritakan tentang anak yang bernama Aryandra, seorang anak yang ndableg, serba cuek dan nggak nggagasan.  Dari kecil Aryandra bisa melihat makhluk halus dan sebangsanya, dia juga punya kemampuan untuk melihat masa depan hanya dengan sentuhan, pandangan mata, dan juga lewat mimpi. 

     Karena sejak kecil Aryandra sudah terbiasa melihat makhluk halus yang bentuknya aneh-aneh dan menyeramkan, maka dia sudah tidak merasa takut lagi melihat makhluk alam lain itu. Setelah di beri tahu oleh mbah kakungnya, Aryandra baru tahu kalau kemampuannya itu berasal dari turunan moyangnya. Dengan bimbingan mbah kakungnya itulah, Aryandra bisa mengetahui seluk-beluk dunia gaib.

   Di thread sebelumnya menceritakan tentang masa kecil Aryandra. Takdir telah mempertemukan dia dengan sesosok jin yang bernama Salma, jin berilmu sangat tinggi, tapi auranya hitam pekat karena rasa dendamnya yang sangat besar, dan juga karena dia mempelajari ilmu-ilmu hitam yang dahsyat. Tapi Salma telah bertekad untuk selalu menjaga dan melindungi Aryandra, dan akhirnya merekapun bersahabat dekat. 

     Belakangan baru diketahui oleh Aryandra kalau Salma adalah ratu dari sebuah kerajaan di alam jin. Salma menampakkan diri dalam wujud gadis sangat  cantik berwajah pucat, berbaju hitam, memakai eye shadow hitam tebal, lipstick hitam, dan pewarna kuku hitam. Kehadiran Salma selalu ditandai oleh munculnya bau harum segar kayu cendana, 

   Salma juga sering berubah wujud menjadi sosok yang sangat mirip dengan kuntilanak hitam dengan wajah menyeramkan, memakai jubah hitam panjang, rambut panjang awut-awutan, mulut robek sampai telinga, mata yang bolong satu, tinggal rongga hitam berdarah. Tapi wujudnya itu bukan kuntilanak hitam. 

   Bedanya dengan kuntilanak hitam adalah, Salma mempunyai kuku yang sangat panjang dan sangat tajam seperti pisau belati yang mampu menembus batu sekeras apapun. Kuku panjang dan tajam ini tidak dimiliki kuntilanak biasa. 

    Dalam cerita jawa, sosok seperti Salma itu sering dikenal dengan nama kuntilanak jawa, sosok kunti paling tua, paling sakti dan paling berbahaya daripada segala jenis kuntilanak yang lain. Kuntilanak jawa sangat jarang dijumpai, karena makhluk jenis ini memang sangat langka. Manusia sangat jarang melihatnya, dan kalau manusia melihatnya, biasanya mereka langsung ketakutan setengah mati, bahkan mungkin sampai pingsan juga, dan setelah itu, dia akan menjadi sakit.

    Aryandra juga dijaga oleh satu sosok jin lagi yang dipanggil dengan nama eyang Dim, dia adalah jin yang menjaga nenek moyangnya dan terus menjaga seluruh keturunannya turun-temurun hingga sampai ke Aryandra. Dari eyang Dim dan Salma inilah Aryandra mempelajari ilmu-ilmu olah kanuragan, beladiri, ilmu pukulan, tenaga dalam, dan ilmu-ilmu gaib.

    Perjalanan hidup Aryandra mempertemukannya dengan satu sosok siluman yang sangat cantik, tapi memiliki wujud perempuan setengah ular. Siluman itu mengaku bernama Amrita, dengan penampilan yang khas, yaitu serba pink, mulai pakaiannya dan bahkan sampai ilmu kesaktian yang dikeluarkannya pun juga berwarna pink. Amrita adalah siluman yang selalu menggoda manusia untuk berbuat mesum, yang pada akhirnya manusia itu dibunuh olehnya. Semua itu dilakukan karena dendamnya pada kaum laki-laki.

     Awalnya Aryandra berseteru dengan Amrita ini, dan Amrita sempat bertarung mati-matian dengan Salma, yang pada akhirnya Amrita bisa dikalahkan oleh Salma. Dan kemudian Amrita itupun bersahabat dekat dengan Aryandra dan Salma. Dia  juga bertekad untuk terus menjaga Aryandra. Jadi Aryandra memiliki 3 jin yang terus melindunginya kemanapun dia pergi.

    Di masa SMA itu Aryandra juga berkenalan dengan cewek yang bernama Dita, kakak kelasnya. Cewek manis berkacamata yang judes dan galak. Tapi setelah mengenal Aryandra, semua sifat Dita itu menghilang, Dita berubah menjadi sosok cewek yang manis dan penuh perhatian, Dita juga sangat mencintai Aryandra dan akhirnya merekapun jadi sepasang kekasih.

    Dalam suatu peristiwa, Aryandra bertemu dengan dua saudara masa lalu nya, saudara keturunan sang raja sama seperti dirinya. Mereka bernama Vano dan Citradani. Dan mereka menjadi sangat dekat dengan Aryandra seperti layaknya saudara kandung. Saking dekatnya hingga kadang menimbulkan masalah dan salah paham dalam kehidupan percintaannya.

   Aryandra mendapatkan suatu warisan dari nenek moyangnya yaitu sang raja, tapi dia menganggap kalau warisan itu sebagai suatu tugas untuknya. Warisan itu berupa sebilah keris kecil yang juga disebut cundrik. Keris itu bisa memanggil memerintah limaratus ribu pasukan jin yang kesemuanya ahli dalam bertarung, pasukan yang bernama Pancalaksa ini dibentuk oleh sang raja di masa lalu. Karena keris itu pula, Aryandra bisa kenal dengan beberapa tokoh jin yang sangat sakti dan melegenda. 

   Tapi karena keris itu jugalah, Aryandra jadi terlibat banyak masalah dengan kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Dewa Angkara. Ternyata keris itu sudah menjadi rebutan para jin dan manusia sejak ratusan tahun yang lalu. Keris itu menjadi buruan banyak makhluk, karena dengan memiliki keris itu, maka  akan memiliki ratusan ribu pasukan pula.

   Perebutan keris itulah yang akhirnya mengantarkan Aryandra pada suatu peperangan besar. Untunglah Aryandra dibantu oleh beberapa sahabat, yang akhirnya perang itu dimenangkan oleh pihak Aryandra, meskipun kemudian Aryandra sendiri memutuskan untuk mengorbankan dirinya untuk menghancurkan musuh utamanya. Dan karena itulah Aryandra jadi kehilangan kemampuannya untuk beberapa waktu, tapi akhirnya kemampuan itu kembali lagi padanya dengan perantara ratu utara.

    Pada thread kali ini akan menceritakan kisah hidup Aryandra setelah lulus dari SMA, dari pertama masuk kuliah, tentang interaksinya dengan alam gaib dengan segala jenis makhluknya. Juga tentang persahabatan dengan teman kuliah dan dengan makhluk alam lain, percintaan, persaingan, tawuran, segala jenis problematika remaja yang beranjak dewasa, dan juga sedang dalam masa pencarian jati diri. Teman baru, musuh baru, ilmu baru dan petualangan baru.

    Sekali lagi, thread ini adalah cerita fiksi. Dimohon pembaca bijak dalam menyikapinya. Mohon maaf kalau ada kesalahan penulisan, kesalahan tentang fakta-fakta, dan kesamaan nama orang. Tidak ada maksud apa-apa dalam pembuatan thread ini selain hanya bertujuan untuk hiburan semata. Semoga thread ini bisa menghibur dan bisa bermanfaat buat agan dan sista semuanya. 

    Seperti apakah kisah hidup Aryandra setelah lulus dari SMA ini..? Mari kita simak bersama-sama..


HITAM
Season 2
Salma



INDEX


Diubah oleh Mbahjoyo911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
exc@libur dan 87 lainnya memberi reputasi
86
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 42
HITAM Season 2
24-10-2020 17:10
Diubah oleh Mbahjoyo911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fallah303 dan 25 lainnya memberi reputasi
25 1
24
Lihat 26 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 26 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 17:10

Ospek

     Waktu itu di malam hari, sehabis isya', aku dipanggil oleh ayahku di ruang tamu. Sudah ada ibu dan adikku di sana, sepertinya ayah mau ngomong serius sampe semuanya berkumpul di ruang tamu. Mungkin ini berhubungan dengan kuliahku.

Quote:    "Kamu yakin mau mengambil jurusan itu..?" tanya ayah.

     "Yakin yah.. nggak ada jurusan lain yang kuminati.." jawabku.

     "Tapi dengan jurusan itu kamu kayaknya susah untuk dapat pekerjaan nanti.. soalnya itu masih termasuk dalam seni.."

    "Sekarang udah jamannya digital yah, apa-apa serba digital, semua pake komputer, jadi menurutku jurusan itu sudah tepat, bahkan untuk masuk di perusahaan ayah pun juga bisa."

    "Ya sudah kalo pilihanmu udah mantap. Kuliah yang bener.. jangan cuma keluyuran aja.. sekarang kemampuanmu sudah hilang, jadi udah nggak berurusan dengan dunia gaib lagi.."

    Aku memang belum memberitahukan pada keluargaku kalo kemampuanku itu sudah pulih kembali, aku nggak mau membuat ibuku menangis lagi.

    "Baik ayah.. kan ayah juga tau gimana sekolahku dulu.." jawabku.

    "Ini kuliah lho, udah beda sama sekolah.."

    "Iya yah.." jawabku. "Boleh nggak kalo aku ngekost aja yah..?"

    Ibuku langsung menyahut. "Nggak boleh! Orang kuliah masih satu kota juga, ngapain pake kost segala?!"

    "Satu kota tapi kan jauh bu.."

    "Pokoknya tidak boleh! Ntar kamu makannya gimana? Gimana tidurmu? Terus baju-bajumu siapa yang nyuciin?!"

    "Ya udah.. nggak usah ngekost aja.." kataku mengalah.


    Dari awal ibuku memang nggak membolehkan aku ngekos, karena nggak tega kalo aku melakukan apa-apa seorang diri. Padahal itu adalah inti dari ngekos, yaitu belajar mandiri. Tapi ya sudahlah, aku paling pantangan membantah perintah orang tua, terutama ibu.

    Kampus yang mau kumasuki adalah kampus favorit di kotaku, Dita juga udah kuliah di sana, udah di semester 3 dia sekarang. Meski masih satu kota, tapi lumayan jauh dari rumahku yang berada di ujung timur kota, sedangkan kampus itu di ujung barat kota. Butuh waktu 45 menit naik motor untuk sampai di kampus itu, alamat bisa telat terus kalo ada kuliah pagi….. emoticon-Hammer (S)

Quote:    "Heh! Malah bengong aja! Ayo cepat bersihin itu!"


    Teriakan dari senior ospek menyadarkan lamunanku tentang obrolanku dengan ayah dan ibu. Ya.. aku sudah menjadi maba di kampus favorit di kotaku, dan sekarang adalah hari pertama aku menjalani ospek, dengan segala embel-embel dan tugas-tugas yang aneh-aneh. Hari gini kok ya masih ada ospek-ospek-an kayak gini.. padahal udah jelas nggak ada gunanya.

    Senior yang membentakku tadi adalah seorang cewek berwajah manis, bermata bundar besar,  tapi galaknya kayak induk ayam yang lagi punya anak…emoticon-Ngakak (S) apapun yang mendekat pasti langsung di labrak. Bahkan mungkin Dita aja kalah galak sama dia.

    Saat ini para maba sedang disuruh membersihkan lapangan kampus dari sampah yang nggak ada sama sekali, lapangan itu emang sudah bersih dari awal. Memang senior-senior cuma cari alasan doang buat memberi tugas yang nggak masuk akal, membersihkan lapangan seluas tiga kali lapangan sepak bola, di bawah terik sinar matahari jam 2 siang!

    Kampus ini ternyata sangat besar, entah berapa hektar ini. Jurusannya aja juga banyak, aku sampe nggak hapal berapa jumlah jurusannya. Gedung kampus ini termasuk baru, dalam artian bukan dari jaman belanda atau punya sejarah tertentu. Sosok-sosok yang kulihat juga termasuk berusia "muda", dan kebanyakan adalah jin qorin.

     Kalo jenis-jenis kunti, pocong dan genderuwo kebanyakan berasal dari luar kampus yang lagi "bermain" kesini, dan bukan penghuni asli, aku baru mengetahui satu sosok yang asli sini, yaitu penghuni pohon beringin di parkiran fakultas jurusanku. Oiya.. aku memilih jurusan desain grafis, jurusan yang sesuai minatku di komputer. 

    Aku memang belum berkeliling seluruh kampus, maka aku baru tau satu sosok yang auranya sangat kuat, yaitu penghuni pohon beringin di parkiran tadi. Sosok itu berwujud kakek-kakek berpakaian adat jawa lengkap dengan belangkon dan keris di pinggang belakang. Tapi sepertinya sosok itu baik, nggak suka mengganggu. 

    Selesai membersihkan lapangan, maba diberi kesempatan istirahat sejenak. Aku memilih duduk di bawah deretan pohon di pinggir lapangan. Salma dan Amrita entah kemana, sepertinya mereka sedang mengeksplor kampus, atau mungkin berkenalan dengan penghuni sini. Lagi enak-enak duduk, Dita datang membawa sebotol air mineral. Dari jauh dia udah senyum-senyum aja.

Quote:    "Ngapain kamu senyum-senyum gitu..?"

    "Lucu aja ngelihat wajahmu, abis panas-panas jadi merah semua, kena marah lagi... ini diminum dulu.."

    "Makasih.." kataku sambil menenggak botol air sampai setengahnya. "Kamu ngelihat juga tadi..?"

    "Ya lihat lah.." jawab Dita. "Haus banget kayaknya.. capek..?"

    "Iya lah.. lapangannya aja segede gini.. kamu kenapa nggak ikut panitia ospek sih..? Kan enak kalo seniornya kamu.. kayak waktu SMA dulu.." kataku.

    Dita tersenyum dengan wajah memerah, mungkin keinget waktu dia jadi pembimbing Mos dulu.

     "Males banget, programnya aja aku nggak suka, masak ospeknya masih kayak gini, udah kuno.."

    "Kampusmu emang aneh kok, kampus favorit tapi masih pake ospek nggak jelas gini.."

    "Kalo aku jadi panitia ospek, mungkin siksaan yang kamu terima lebih kejam lagi lho.."

     "Kamu emang tega kok.." kataku memelas.

     "Biarin aja.. dulu aku juga digituin.."

     "Ajang balas dendam nih rupanya.." kataku. "Tapi tadi ada lho yang lebih galak dari kamu.."

     Lenganku langsung jadi sasaran cubitan. "Coba bilang lagi..! Bilang kalo aku galak lagi.."

     "Tuh kan.. belom apa-apa udah nyubit.."

     "Belom apa-apa gimana, orang kamu udah ngatain aku galak." kata Dita sambil cemberut. "Emang ada yang galak tadi?"

    "Ada.. tuh.." aku menunjuk senior yang membentakku tadi. "Itu yang marahin aku tadi.."

    "Oh.. itu mahasiswi se angkatanku.."

   "Kamu hapal sama orang segitu banyaknya?" tanyaku.

   "Enggak lah. . Nggak semua..  Kurang kerjaan banget hafalin mahasiswa."

    "Kamu udah pulang..?" tanyaku.

    "Udah.. cuma 2 mata kuliah kok.."

    "Tadi naik mobil..?"

    "Iya.."

    "Kamu kalo mau pulang duluan nggak papa kok.. ntar kalo misal nungguin aku kan kelamaan.." kataku.

    "Yee.. siapa juga yang yang mau nungguin kamu.."

    "Ini anak di perhatiin malah kayak gitu.."

    "Hihi.. becanda yo.. ntar dulu pulangnya.. mau lihat kamu di plonco dulu.." kata Dita.

    "Seneng ya ngelihat aku disiksa..?"

    Dita malah ketawa ngakak.


    Senior mulai memanggil para maba untuk berkumpul, akupun bergegas menuju ke tengah lapangan, bakalan dijemur lagi nih. Kulihat si senior galak udah main pelototan mata aja, alamat kena semprot nih. Para maba segera berbaris rapi di lapangan. Aku berjalan santai ke barisan, emang kusengaja, cewek galak kalo nggak dikerjain nggak afdol.. emoticon-Ngakak (S).

Quote:    "Heh! Jalan yang cepet! Masak cowok jalannya kayak keong gitu!"

    "Iya kak.." jawabku.

    "Tuh! Ngomong aja kayak cewek gitu!"

    Ah sial! Dari sekian banyak maba kenapa harus aku yang kena terus?! Aku cuma bisa nyengir aja.

    "Eh! Malah nyengir! Ngeledek ya..?! Baru mau masuk kuliah aja udah tepe-tepe sama senior! Berani ya kamu?!"

    "Nggak kak.. dia yang nyamperin.." jawabku menjelaskan soal Dita.

    "Nggak mungkin senior yang nyamperin maba! Pasti elu yang tepe-tepe! Push up 10 kali!"

    Hadeh.. kena lagi! Itu mata udah melotot mau copot aja. Ini senior cewek kok pake ngurusi soal tepe-tepe segala ya?! Akupun mengambil posisi push up di tanah. Tapi kemudian salah satu senior cowok datang mendekat.

    "Udah udah.. nggak perlu hukuman elu cepet balik ke barisan.. keburu abis waktunya.."


    Aku segera berdiri lagi, lumayan nggak jadi dihukum. Kulihat sekilas senior cowok itu, ada satu aura berwarna kuning berpendar tipis di sekeliling tubuhnya. Dan dibelakangnya ada satu sosok jin berwujud laki-laki memakai pakaian mirip senopati atau panglima perang kerajaan. Ternyata ada juga yang punya kemampuan di kampus ini. 

    Sosok jin di belakangnya itu mungkin adalah panglima yang membawahi pasukan, jadi mungkin dia itu punya pasukan. Sebenarnya aku dulu juga punya, karena aku punya keris yang bisa memanggil ratusan ribu pasukan. Tapi keris itu udah nggak ada padaku lagi, entah dimana sekarang.

    Aku cuma melihat sekilas ke senior cowok itu, karena aku nggak mau dia tau kalo aku juga punya kemampuan. Aku telah menyembunyikan auraku rapat-rapat hingga nggak ada yang tercecer keluar sedikitpun. Apalagi Salma dan Amrita saat ini nggak ada disampingku, jadi dia nggak mengetahuinya.

     Saat aku berjalan ke arah barisan, aku merasa senior itu sedang mengawasiku, mungkin dia udah menduga, tapi nggak ada bukti, karena memang auraku nggak keluar sama sekali. Di masa kuliah ini aku memang berencana untuk merahasiakan kemampuanku dari siapapun, juga pada orang yang memiliki kemampuan sepertiku.

    Para maba cewek seangkatanku banyak yang bening, membuat senior seakan berlomba mencari perhatian, bahkan menggunakan wewenang dan hukuman agar bisa menarik perhatian maba cewek. Mungkin itulah sebabnya banyak hukuman dan tugas yang kami terima. Maba cowok lah yang kebanyakan jadi korbannya, mengerjakan tugas dan hukuman yang jauh lebih berat dari maba cewek.

     Jam 3 sore, kami dijemur di lapangan lagi, untung matahari udah nggak terlalu panas. Entah apa maksudnya kenapa harus di lapangan gini. Udah dari tadi pagi di lapangan terus, mulai dari upacara, baris-berbaris, ngadain games, terus membersihkan lapangan juga. 

    Seorang senior cowok sedang menjelaskan sesuatu yang entah apa isinya, aku nggak begitu memperhatikan, karena dari tadi aku sedang menahan buang air yang udah sampai ke ujung. Kalo minta izin ke senior, pasti ntar malah dapat masalah.. Aku cuma menahannya dengan menggeliat-geliat dan muka memerah.

Quote:    "Sudah jelas?" kata senior cowok yang sedang menjelaskan itu.

    "Sudah kak.." jawab para maba serentak.

    "Ada pertanyaan?"

    Aku langsung mengangkat tangan, dan senior itupun menunjukku.

    "Maaf, boleh ijin ke belakang kak..? Udah kebelet.." kataku.

    Segera terdengar suara-suara ketawa tertahan-tahan. Dan anehnya, senior cewek yang galak itu ikut tersenyum. Tapi senior cowok yang tadi menjelaskan itupun berubah wajahnya jadi masam menahan marah. 

   "Baiklah.. jangan lama-lama.. cepet kembali!" kata senior cowok itu.

   "Makasih kak.." kataku sambil keluar dari barisan dan langsung ngibrit dari lapangan, diiringi suara ketawa tertahan.


    Saat aku tiba di deretan bangunan kampus, baru aku sadar kalo aku nggak tau dimana toiletnya. Jalan kesana-kemari belum menemukan juga, untunglah ada senior yang sedang ada disitu, langsung aja kutanyakan letak toiletnya. Setelah ditunjukin, bergegas aku menuju ke toilet, keburu keluar.. emoticon-Hammer (S)

     Baru aja membuka pintu toilet, sudah ada sosok berpakaian hitam lusuh dengan rambut gimbal panjang mirip orang gila di jalanan, sosok ini menempel di langit-langit toilet, baunya luar biasa busuk, mirip bau tikus mati. Kusalurkan energiku ke ujung jari yang segera berpendar cahaya putih dan siap kutembakkan ke makhluk itu. Tapi makhluk itu kabur melesat ke atas menembus langit-langit toilet. Memang di toilet manapun pasti selalu ada jinnya, karena jin menyukai tempat yang lembab dan kotor..

    Dari toilet aku langsung kembali ke lapangan, tapi barisan itu sudah bubar dan mereka sedang duduk-duduk di bawah pohon. di pinggir lapangan. Kulihat Salma dan Amrita nangkring di atas pohon, tepat di atas para maba yang beristirahat. Baru aja datang langsung kena semprot senior yang cowok.

Quote:    "Elu tadi ke toilet ngeluarin apa?! Kok bisa lama banget gitu?!"

    "Maaf kak.. sempat tersesat tadi.."

    Segera terdengar suara ketawa tertahan dari para maba.

     "Siapa yang nyuruh kalian ketawa?" semprot senior itu.

     Para maba langsung diam nggak berani bersuara.

     "Tersesat?! Emang disini hutan apa?! Bisa tersesat gitu?!"

     "Saya cuma bicara jujur kak.. saya benar-benar tersesat.." jawabku.

    "Punya mulut itu mulut dipake! Kan bisa nanyain dimana toiletnya?!"

    "Iya kak.  Maaf.." jawabku.

    "Karena elu telat, pas dateng pas udah bubar, maka elu harus di kasih hukuman. Lari keliling lapangan 5 kali! Cepat..!"

    Emang bener-bener kampret ini senior, udah mau pulang juga masih sempat-sempatnya ngasih hukuman, gitu pikirku. Mau nggak mau akupun siap-siap lari, tapi ada yang memegang lenganku untuk mencegahku lari, ternyata itu senior cowok yang beraura kuning tadi. 

     "Udah nggak usah. Waktunya udah abis, langsung di bubarin aja." kata senior itu.


    Lagi-lagi senior itu membelaku hingga aku nggak jadi dapat hukuman. Para maba pun dibubarkan dan disuruh menuju ruangan auditorium, akan diadakan perkenalan dengan para dosen yang nanti akan membimbing kami. Kirain udah mau pulang, ternyata masih ada acara lagi.. Dan nggak cuma perkenalan, kami juga diajari hymne kampus dan harus hafal secepatnya! 

    Akhirnya jam setengah 6, tepat sebelum maghrib, ospek hari pertama pun selesai. Aku bergegas ke parkiran mengambil motor dan gas pulang, karena untuk sampai di rumah butuh waktu 45 menit naik motor, dan aku nggak mau ketinggalan maghriban yang waktunya cuma dikit.

    Sampai di gerbang kampus, udah ada senior cowok yang membelaku tadi sedang nongkrong dengan senior yang lain. Dia mencegatku dengan memegang setang motorku, ada apa lagi nih.. batinku.

Quote:    "Bro.. ngapain buru-buru.. nongkrong dulu di sini lah.."

    "Udah mau maghrib bos.. ntar kehabisan waktu.." kataku ikut memanggil bro..

    "Bentar.." mendekatiku dan berbisik. "Yang ngikutin elu itu jin mu ya?

    "Diikuti? Mana..?" aku celingukan kebelakang pura-pura mencari, padahal aku sudah tau maksudnya.

    "Bukan orang bro, tapi jin?"

    "Hah?! Jin? Maksud lu hantu gitu?" jawabku.

    "Halah.. nggak usah pura-pura lah bro.. gue tau mereka ngikut lu dari waktu elu dateng tadi pagi.."

    Ternyata dia udah tau. Aku cuma bisa nyengir aja. "Dari mana elu tau..?"

   "Dari jin gue.. dan kata-katanya emang masuk akal, orang yang auranya nggak bisa dideteksi, berarti ilmunya udah tinggi banget, sampai orang yang berilmu lebih rendah nggak akan mampu mendeteksinya. Gue yakin elu termasuk orang kayak gitu.."

   "Gimana dengan orang yang berilmu lebih rendah? Atau orang awam yang nggak punya ilmu, nggak terdeteksi kan?" kataku.

     "Elu salah, bahkan orang biasa aja pasti juga punya aura, apalagi yang punya ilmu, meskipun ilmunya lebih rendah, tentu auranya akan lebih kuat dari orang biasa.."


    Baru aku tau hal itu sekarang, selama ini aku nggak pernah menggubrisnya, aku cuma memperhatikan orang atau jin yang beraura kuat yang berpotensi menggangguku, kalo nggak berpotensi mengganggu, aku nggak akan menggubrisnya. Sekarang aku harus buka auraku sedikit, biar seperti orang biasa yang punya aura juga.

Quote:    "Kita udah ngobrol dari tadi tapi belum tau nama masing-masing.. gue Daffa... " kata senior itu sambil mengulurkan tangannya.

    Kusambut jabatan tangannya. "Gue Andra.." 

    "Bukan cuma kita yang punya kemampuan bro, sedikitnya ada 3 lagi yang kayak kita."

    "Mereka juga dijaga jin?" tanyaku.

    "Cuma 2.. yang 1 nggak dijaga.. Trus ada satu cewek yang juga di jaga jin, tapi kayaknya itu cewek nggak bisa ngelihat deh.."

    "Elu tau nggak siapa nama cewek itu..?" tanyaku

   "Namanya Dita, gue juga kenal dia, orang dia satu angkatan denganku."

    Aku sudah menduga kalo emang Dita yang dia maksud, tapi aku masih nanya untuk memastikan.

    "Gue cuma nggak mau terjadi bentrok antar jin cuma gara-gara ada jin yang ngikut gue.." kataku.

    "Kalo itu elu tenang aja lah.. mereka nggak akan ngerusuh duluan.."

    "Gue pulang dulu bos, mau maghriban nih.. keburu telat.." kataku berpamitan.

     "Okelah.. kapan-kapan kita sharing lagi ya.."

     "Oke siapp.." jawabku.


     Segera aku gas motorku, memburu waktu maghrib, tapi baru dijalan, adzan udah terdengar. Akupun melipir nyari-nyari masjid di sepanjang jalan, kalo nekat pulang, waktunya akan habis. Untung aja kutemui sebuah masjid kecil, aku segera berbelok masuk halaman, dan ikut maghriban di situ.

    Sehabis maghriban, aku gas lagi menuju rumah. Kirain ospek itu sama kayak mos, pulang jam 2 atau 3 siang, ternyata sampai maghrib gini. Lagian aku juga nggak nanya dulu ke Dita. Padahal aku masih harus nyiapin bahan buat ospek besok. Baru orpek aja udah segini ribetnya, pantesan Dita pernah mengeluh capek kuliah. Ospek hari pertama pun selesai…


bersambung…


1
Diubah oleh Mbahjoyo911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fallah303 dan 61 lainnya memberi reputasi
62 0
62
Lihat 38 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 38 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 17:25
Weh udh lanjut ... Ngikut nimbrung gan 😁
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 17:33
Finally, yang ditunggu rilis jg. Tengkyu mbah, semoga lancar dan sehat selalu 👍👍
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 5 lainnya memberi reputasi
5 1
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 17:33
wajib pasang tenda pekiwan.... emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Post ini telah dihapus oleh radheka
HITAM Season 2
24-10-2020 17:54
Terima kasih gan, sudah kasih session 2.
Sukses selalu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 17:58
gas pool mbah kangen cerita hitamemoticon-Big Kiss
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:05
emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
Diubah oleh setyawan1303
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:07
Akhirnya dah update lagi mbah ...wlw gak pertamax tapi gak pa2 ....monngi dilanjut mbah emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
HITAM Season 2
24-10-2020 18:12
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:12
Baru baca prolog nya aja udh seru walau udh tau..lanjut ke isi trit pemirsah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:16
Akhirnyaaaaaa muncul lagi yg ane nanti... ijin masang tenda dl ya mbah 🥳🥳🥳
profile-picture
profile-picture
profile-picture
emangon dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:20
Mantap mbah.... Lanjutkan cerita nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:30
Quote:

Akhirnyaaa...anteng..ku anteeennggg..
Tiker (done)
Cemilan (done)
Aaahhh....malming yg nikmat....
Maicih Mbaahhhh @Mbahjoyo911
emoticon-Nyepi emoticon-terimakasih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:46
🎉🎉🎊🎊 akhirnya... Mksih gan...🎊🎊🎉🎉
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 18:51
Mkasih mbh dh dilanjutin threat nya salamemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 19:07
Tq gan sudah update season 2, semoga makin seru petualangan dan dinamika aryandra...👏👏
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 19:10
Tadinya buka kaskus mau ngingetin ini Hari sabtu mbah, eh taunya udah dicolek duluan

Trimikisih mbih jiyi 😀😀😀
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
HITAM Season 2
24-10-2020 19:14
Gas mbah gas
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 42
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
happy-ending
Stories from the Heart
masih-menantimu
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia