Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
18
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f6b5375f4d695755c2066e0/ini-hanyalah-dunia-imajinasiku
Salam kenal semuanya... setelah sekian lama menghilang akhirnya baru ada kesempatan lagi untuk menuliskan beberapa hal di kaskus lagi... Cerita ini tidak sepenuhnya berdasarkan kejadian dalam kehidupan nyata, jadi gak perlu kepo tentang detail-detailnya... Semoga kalian semua bisa terhibur dengan cerita yang saya buat ini dan bisa menginspirasi bagi, kawan-kawan sekalian... Index Part 1 : Hidup gu
Lapor Hansip
23-09-2020 20:53

ini hanyalah Dunia Imajinasiku

ini hanyalah Dunia Imajinasiku


Salam kenal semuanya... setelah sekian lama menghilang akhirnya baru ada kesempatan lagi untuk menuliskan beberapa hal di kaskus lagi...

Cerita ini tidak sepenuhnya berdasarkan kejadian dalam kehidupan nyata, jadi gak perlu kepo tentang detail-detailnya...

Semoga kalian semua bisa terhibur dengan cerita yang saya buat ini dan bisa menginspirasi bagi, kawan-kawan sekalian...

Index







Regards,

~ Merchand Family ~
Diubah oleh shiferly
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bleedingscream dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
23-09-2020 21:32
Part 1 : Hidup gue berantakan


Sebelum memulai cerita ini, sebut saja aku "Adam", seorang pria kelahiran Jakarta, dan berdarah campuran Chinese - Indonesia.

Awal tahun 2018, disebuah cafe dibilangan sunter

"Dam, loe kenapa dah ngelamun mulu?" Pinta sahabat dekatku

"eh, kagak ngelamun kok. Daritadi juga gue ngedengerin omongan kalian" Jawabku singkat

"Mana ada loe ngedengerin omongan kita-kita. orang loe jelas-jelas lagi ngelamun..." balas Tommy

"...." balasku sambil mengumpulkan konsentrasi agar balik lagi ke pembahasan

"Nggak kok guys. lagi mikir aja selama ini gue nyoba untuk nyari kebahagiaan hidup gue, tapi entah kenapa makin dicari makin hilang arah" Jawabku setelah diam sejenak

"Alah, loe mikirin kehidupan loe, ato loe lagi bosen ama kejombloan loe yg hakiki itu" balas Lusi

"Ya itu juga sie, gue udah jenuh sama kejombloan gue juga" balasku singkat

"Dam, gini deh gue mo tanya sama loe. terakhir loe punya hubungan yg bener-bener serius kapan??" jawab tommy

"hmm, kapan ya??" pintaku sambil berpikir keras

"hehehe, gue sendiri aja lupa tom" jawabku singkat

"Itu yang jadi pertanyaan kita-kita ke elo Dam. kita ngerasa loe selama ini deket sama cewe banyak tapi dari semua cewe yg loe deketin ada ga yang bener-bener loe seriusin" balas Lusi dengan nada ketusnya

"Ya, bener juga sie gue deket sama si A, si B, si C tapi gak ada yang bener-bener gue serius, yang ada kayak Bucin gue.." jawabku singkat

"Ya emang loe Bucin PEA!!!" jawab tommy dengan nada yang sangat ngeledek

"Permisi mas, mbak. Kita udah mau closing ada yang mau ditambah? kalo tidak ini bill untuk makanan dan minumannya" sela salah satu karyawan cafe tersebut

"oia mbak maaf yah kita kelamaan ngobrolnya sampe kita lupa kalo uda waktunya closing" jawab lusi sambil tersenyum kecil

"Totalnya jadi berapa mbak? biar saya yang bayar aja" Lanjut Tommy sambil mengeluarkan kartu debitnya

"Eh apa-apaan nie, masa elo lagi yang bayarin sekarang giliran gue yang bayarin" pinta Josh

'Udah sie, kalian masih inget nomor rekening gue kan? tinggal kalian transfer aja nnti" balas tommy

"Ini mbak, kartu debit saya" Sahut tommy sambil menyodorkan kartu debitnya ke pelayan cafe

"Oia mas, untuk pembayaran menggunakan debit, bisa langsung ke kasir saja mas" sambil menunjuk ke arah kasih

"baik mbak" jawab Tommy singkat sambil berjalan mengarah kearah kasir

Sejenak aku terdiam sambil menghisap sebatang rokok yang sudah lama kubakar tapi tidak kuhisap sekalipun

"I'm so messed" ucapku dalam hati.

"See you guys, sampe ketemu lagi minggu depan" ucapku kepada semuanya

Sambil memadamkan puntung rokok yang hampir habis, aku pun berjalan menuju kendaraan ku

Ping Ping Ping bunyi ponselku

"Dam, lagi dimana? I'm so bored tonight. can accompany me? I want to see an ocean tonight" sebuah pesan yang kuterima dari Miss C

"Hey, aku masih di sunter abis ngumpul-ngumpul sama temen-temen. Tonight??" balasku

"Yeah, is it possible? I want to share something to you as well" Balas Miss C singkat

"Okay, gue menuju apart yah. masih apart yg sama kan??" balasku sambil mengeluarkan kunci mobil dan langsung membuka pintu kendaraanku

"Yeap still the same? Estimate??" balas Miss C

" 30 Minutes Top, I'm on my way" balasku sambil menyalakan kendaraanku dan segera mengarahkan kendaraanku ke Apartemen yg terletak dibilangan Kemayoran

Selang waktu 30 menit, akhirnya tiba juga aku di lobby apartement, terlihat jelas Miss C yg menggunakan atasan putih yg lumayan ketat, terlihat jelas 2 gunung kembar Miss C yg cukup besar dipadukan dengan Jeans Belel kesayangannnya

"Akhirnya dateng juga loe!!, lanjutkan kk" sahut Miss C dan langsung masuk kedalam kendaraanku

"Mo kemana kita? P*k or Anc*l??" balasku bertanya

"Anc*l aja cuy uda lama kita ga ngobrol di dermaga, sekalian beli bir yak" balas miss C

"Siap bu bos" langsung kuarahkan mobilku menuju salah satu tempat rekreasi yang terletak diutara Jakarta

Setibanya kita di lokasi, tidak lupa aku membeli sebotol bir kebangaan negeri kita tercinta untuk diminum dilokasi tempat favorit kita.

"Ada apaan bu? tumben-tumbennya loe nyariin gue malam-malam gini? emang laki loe kemana???" tanyaku

"laki gue lagi sama simpenannya" jawab Miss C singkat

"Jiah masih aja loe pertahanin hubungan loe ama nie laki? emang masih dibiayain loe??"tanyaku ketus

"Doi masih biayain, Apart, cicilan mobil, biaya bulanan gue juga masih dikasih rutin tiap bulan" jawab miss C dilanjutkan dengan menenggak bir

"Owh gitu, ya terus kenapa loe galau gitu? toh loe sendiri juga tau kan resikonya jalan sama tuh cowo" balasku

"Iya gue tau, dan dari awal loe juga udah ingetin gue kalo sama laki ini ga usah main hati. dan gue jamin sampe detik inipun gue gak ada jatuh hati sama nie cowo" jawab Miss C sambil memandangi lampu kelap-kelip disekitar dermaga

"Are you hurt? or you just realize it's time to be a better women??" tanyaku

"I'm hurt but it's not it that bothers me, ada hal lain yang menganggu pikiran gue" jawab miss C

"If you want to share, just share it. I'll do my best to be a good listener" jawabku

"Gue.....

To Be Continue
profile-picture
x.pong.ah memberi reputasi
1 0
1
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
23-09-2020 22:09
nice story, lanjut.
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
24-09-2020 00:35
Ijin lokit2 gans
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gangster.desa dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
24-09-2020 00:43
Imajinasi tanpa batas
Menjadi cerita yang bagus untuk dibaca
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
24-09-2020 09:44
Part 2 : sang Wanita Malam


"Gue, mau berhenti jadi simpenan om-om mulu" jawab Miss C dengan nada yang sangat halus

Seketika gue terdiam mendengar ucapan Miss C.

Udah lumayan lama gue bertemen dengan Miss C, semenjak tahun 2014. pertama kali kita ketemu ketika Miss C sedang travelling di Kuala Lumpur, Malaysia. Kita bertemu tanpa disengaja disebuah klab malam ternama dibilangan Cheras. Awal ketemu gue kira dia Chinese Malay, karena perawakan doi yang mirip sama chinese lokal sana, gak disangka ternyata doi orang indo yang lagi melepas penatnya dari hiruk pikuk ibukota Jakarta.

Flashback December 2014

"HI, boleh kenalan tak?" Pintaku menggunakan logat Malay

"Sorry, siapa ya? gue disini bukan mau cari kenalan tapi gue mau have fun. N sorry gue bukan orang lokal?" Jawab Miss C dengan ketus

"Owh orang indo toh, sorry gue kira loe orang lokal sini. Kenalin nama gue Adam" balasku singkat

"Owh orang indo juga toh, sorry gue lagi penat jadi lagi gak mau diganggu. Nama gue Cynthia" Jawab cynthia dengan nada halus

"Santai aja gue juga 50-50 kok kalo ngajak kenalan kadang disemprot kadang berhasil juga" jawabku dengan lugas

"Have fun ya, gue balik ke table gue dulu" Sambil menunjuk tabel yang berada di pojokan ruangan

"Ok thanks, kalo gue bosen nanti gue mampir-mampir yah ke table loe" Balas Cynthia

Inilah awal gue ketemu Cynthia, dari ketidak sengajaan gue untuk ngajak kenalan akhirnya kita sempet tukeran nomor telpon dan kita tetap kontak selama ini juga. Awalnya sie ga nyangka aja seorang cewek secantik Cynthia jadi simpenan om-om genit. Tapi apadaya ekonomi keluarga doi yang ngebuat doi milih seperti ini..

Hubungan gue ama cynthia bisa dibilang hampir seperti Friends With Benefit (FWB) dikala salah satu dari kita lagi butuh seseorang untuk bersandar pasti kita saling cari, dan dari awal kita temenan kita udah commit kalo we are just a friends.

"Loe yakin mo berhenti jadi simpenan??" Tanyaku sambil menyodorkan botol Bir yang telah ku tenggak

"Gue yakin, orang tua gue sekarang uda cukup kebutuhannya. rumah udah beres bangun, cicilan motor dan mobil angkut juga uda beres buat dikampung. sekarang gue cuman butuh cari buat diri gue sendiri aja" Jawab Cynthia

"Well, as a friend gue cuman bisa dukung loe, Loe yang tau semua kebutuhan loe dan loe juga yang bisa ubah haluan hidup loe ya cuman loe seorang" Ucapku sambil sesekali kumemandangi muka Cynthia

"Cyn, gue tau hidup loe seberantakan apa dan gue bersyukur loe bisa sadar dengan sendirinya" ucapku dalam hati

"Dam, kita udah kenal satu sama lain berapa lama sie?? sampe orang tua gue setiap kali gue telpon pasti nyariin elo mulu" tanya cynthia

"Hahaha, kapan ya? gue sendiri aja lupa. Bokap n nyokap loe sehat-sehat kan tapi?? mungkin mereka lebih kangen sama gue daripada sama anaknya yang bandel ini" jawabku santai

"Tai loe, bandelan juga bandelan elo daripada gue" balas cynthia

"Gue beli bir lagi ya uda mo abies aja ini bir, ga berasa ngobrol uda lumayan lama" Akupun berdiri sambil menuju warung untuk membeli beberapa botol bir. Tidak lupa ku ambil jaket merah yang ada didalam mobil untuk dipakai cynthia.

Kumenaruh jaket bulukku dipundak cynthia, terlihat jelas air mata yang berlinang di pipi Cynthia

Kuhusap air mata itu dan ku kupeluk Cynthia dari belakang sambil membisikan sesuatu

"You were always be my only friends" bisikku tidak lupa ku mengecup kening Cynthia

Tak terasa malampun berganti subuh... 5 Jam kita duduk terdiam sambil menikmati deburan ombak..

"Balik yuk bu, uda pagi gue mesti siap-siap kerja lagi ini" Ucapku

"Oia lupa gue, sorry ya loe jadi nemenin gue sampe subuh" Pinta cynthia

"It's okay, yang penting loe uda keluarin semua unek-unek loe" jawabku singkat

Ku kendarai mobilku menuju apartemen dibilangan kemayoran

"Cyn, Kalo loe udah yakin jangan nunggu-nunggu lagi. Kalo si Om ngoceh-ngoceh call aja nanti gue yang settle sama sie om" Ucapku sambil mengingatkan atas pilihan yang dia sudah ambil

"Siap pak bos, emang papi terbaik lau" jawabnya dengan nada yang riang

"Kamvrett, siapa juga papi... emang muka gue kayak papi-papi yak??" Balasku dengan nada tidak percaya

"Emang loe papi Nj*ng" balasnya dengan nada yang lantang sambil berlari kecil menuju lobby

"Ya, emang gue papi dan cuman loe doank Cyn yang tau seberapa hancurnya pergaulan gue" ucapku dalam hati

To Be Continue...
profile-picture
x.pong.ah memberi reputasi
1 0
1
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
24-09-2020 20:31
sundul dulu biar ada yang baca dan komen....
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
24-09-2020 23:53
Dilanjut kuy
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
25-09-2020 09:13
Part 3: Up's and Down's


Ping Ping Ping bunyi ponselku menandakan ada pesan masuk

Pesan yang menurutku aneh karena satu hal, yg mengirimkan pesan bukan dari nomor yang ku kenal, apalagi isi pesannya yang membuat aku lebih kebingngan.

"H.E.L.P"

sebenernya ada beberapa orang yang bisa mengirimkan pesan isinya seperti ini ke gue, cuman biasanya nomor mereka gue hapal semua...

"Dimana? Balasku singkat

"Hotel H*** Kuningan, Room 1504" balasnya cepat

"5 Menit tunggu, nanti ada yang dateng" balasku singkat

"U.R.G Hotel H*** Kuningan, Room 1504" pesan singkat yang ku kirimkan ke nomor salah satu kenalan jika ada problem

"Siap, ndan. meluncur" Balasnya

selang 30 menit kemudian akhirnya ada telpon yang masuk

"Dam, Sophie sorry jadi ngerepotin elo" ucapnya dengan nada yang cukup bersalah

"Owh yang sms gue elo soph? masih inget toh kalo ada masalah carinya gue, tapi kalo uda seneng2 gue ditinggalin, dilupain"jawabku ketus

"Sorry dam, bukan gitu maksud gue"balasnya cepat

"Yawda gue uda gak mo denger alasan elo lagi. Ini terakhir kali gue bantu elo. Elo harusnya juga tau itu" Jawabku

"Okay dam, I'm sorry. but can you help me one last time?" jawab sophie

"bantu apa?" jawabku singkat

"Can we meet? ada sesuatu yang mau gue omongin" ucap sophie

"Tunggu di Kostan, nnti malem gue mampir. coba kasih hpnya ke abang gue mo ngomong" Balasku

"Ok, wait" ucap sophie dan langsung memberikan hpnya ke abang

"Bang, anterin ke kost yang di Salemba. jangan kasih keluar kost ya bang. nanti malem saya kesana" ucapku

"Siap ndan" Jawab abang singkat

Jam 17.30 di kost-kostan elite dibilangan salemba.

Sebelum masuk ke kost-kostan seperti biasa aku selalu duduk melihat keadaan sekitar di warung terderkat

"Bu, Kopi satu yah airnya setengah aja" ucapku ke penjaga warung

"Wih, mas adam udah lama ga mampir" balas penjaga warung

"Iya nie bu, si abang uda balik? billnya gabung ke saya aja bu" balasku

"Baru juga pulang mas, bill nanti gampang mas. beresin masalah mas dulu aja, oia mas 3 hari yang lalu ada yang mau razia kost-kostan cuman bang Ade udah ngurus semua" ucap ibu penjaga warung, sambil menjelaskan kejadian beberapa hari yang lalu

"Owh gitu bu, Bang ade ga ada kabarin saya. mungkin sudah diberesin sama bang ade. Tolong bilangin bang ade buat WA saya ya bu" jawabku singkat sambil menyeruput kopi panas

"Baik mas" Jawab Ibu penjaga warung singkat

"Bu, saya masuk dulu ya" Jawabku singkat sambil kubawa gelas kopi kedalam kost-kostan

"Wih aden Adam, baru mampir lagi? temennya ada di kamar Atas den" Sapa penjaga kost

"Kondisi aman kang?? iya tadi abang udah info ke saya kok" sapaku

"kondisi aman atuh den.. untuk uang kost anak-anak saya trf ke rekening aden yang mana?" ucap penjaga kos

"Ke rekening yang biasa aja kang, langsung dipotong biaya listrik dan gaji akang aja" jawabku singkat

Kulanjutlkan langkahku menuju kamar tempat sophie berada

"tok tok tok" Kuketuk pintu kamar

"Ya siapa?" tanya sophie

"Ini gue adam" jawabku singkat

Tidak lama kemudian pintuk kamarpun dibuka

"Hey dam, masuk. sorry gue lagi berantakan gini" ucap sophie

"It;s okay." kujawab sambil ku melamasuki kamar kost-kostan

kost-kostan ini salah satu aset gue. awalnya dapet tanah ini juga tanpa disengaja. fasilitas di kost-kostan ini termasuk lengkap dan bisa dibilang high class. total lantai kost-kostan ini ada 2 lantai dan 1 basement. di basement ada mini theater lounge karaoke yang biasa gue pake buat ngumpul-ngumpul ato ngelepas penat. dibelakang kost-kostan ada kolam renang + jacuzzi yang sering dipake sama penghuni kost-kostan ini. Total kamar di kost-kostan ini ada 8 Kamar.

"Dam, sorry banget beberapa bulan lalu gue ngilang gitu aja ga ada kabar ke elo. Gue tau kalo loe minta gue berkabar cuman buat ngecek keadaan gue aja gimana-gimana" Ucap sophie

"hmmm" ucapku

"Gue yakin elo juga tau beberapa bulan ini gue jadi simpenan om-om. semua fasilitas kayak apartemen, mobil, sampe uang bulanan dia tanggung semua dengan persyaratan gue ga boleh kontak-kontak temen-temen gue" ucap sophie

"terus, kenapa tiba-tiba loe kontak gue lagi?" Jawabku singkat

"Gue ga kuat gaya hidup si Om, tiap malem dia minta gue nemenin dia make, gue gak kuat terus-terusan gini akhirnya gue beraniin diri buat kontak elo" ucap sophie

"Hmm, Om ini loe kenal dari siapa? gue yakin bukan dari kontak gue. semua yang dari kontak gue uda gue screening dan mayoritas semua no drugs" balasku dengan nada menginterogasi Sophie

"Iya gue kena si Om dari Cr**n. gue kenal udah lama banget sebenernya cuman dia baru ngebiayain gue semenjak gue ilang kontak dari elo" jawab Sophie pasrah

"Jadi sekarang loe mau gmana phie?? mau rehab ato mau balik lagi ke si Om?" Tanyaku

"Gue mo rehab cuman gue butuh cover didepan anak dan keluarga gue. please dam, tolongin gue sekali ini." Ucap Sophie sambil sujud memohon

"Sophie, gue kenal sama loe udah cukup lama dan gue yakin loe tau resikonya kan jadi simpenan kayak gimana? gue gak dibayar sepeserpun sama kalian buat jagain kalian kalo ada apa-apa. tapi gue ngelakuin ini semua karena gue anggep loe semua itu keluarga gue. gue yang ngejamin kalian punya tempat tinggal disaat kalian ga ada uang. kalian mau tetep stay disinipun gue juga fine-fine aja kan," jawabku

"Okay ini terakhir kali gue tolongin elo, tapi dengan syarat. Gue mau loe sama si Om tutup buku. kasih tau gue orangnya dimana nnti si abang yg ngmg sama sie om. kunci apartemen, kunci mobil, dan atm yg dikasih om kasih ke gue biar gue urusin. no rek loe yg dulu masih sama kan? yg di atm sie om itu uang bulanan loe semua kan? itu bakal gue tarik dan gue trf ke rek elo buat biayain anak & keluarga loe selama loe rehab" ucapku sambil meminta kartu akses, kunci mobil, dan kartu ATM

"Thx dam." balas Sophie

setelah selesai membicarakan permasalahannya dengan abang dan sophie akhirnya keputusan untuk menyelesaikan hubungan antara sophie dan si Om tercapai. Abang yang akan keluar muka untuk ngeberesin urusan sophie dan si Om.sedangkan Sophie bakal dibawa sama mang Ade buat masuk Rumah rehab rekanan sahabat gue. sedangkan gue duduk di balkon belakang sambil memandangi kolam renang yang kosong sambil menghisap rokok yang baru dinyalakan..

"Hidup itu selalu ada Up's and Down's. Jangan terlalu bahagia ketika elo lagi diatas, karena suatu saat nanti elo bisa ngerasain ada dibawah juga"Ucapku dalam hati

"Dam, kemana aja loe?? tumben banget mampir ke kost.... " Ucap.....

To Be Continue
profile-picture
x.pong.ah memberi reputasi
1 0
1
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
25-09-2020 16:46
sundul lagi ah....

biar ada yang baca
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
25-09-2020 21:15
Part 4 : Kamu Bukanlah Dia


"Dam, kemana aja loe?? tumben banget mampir ke kostan?" Ucap Tia...

"Eh tia, gak keluar loe? iya nie lagi nyantai aja nie. soalnya lagi mumet banget soalnya" Balasku

Perkenalkan Tia, salah satu penghuni kost-kostan ini. Selain Tia ada juga Tiara, Natashya, Cici, Bunga, dan Adel. Mereka semua temenan dan mereka semua mayoritas berprofesi sebagai wanita malam. Mereka semua milih buat tinggal disini karena mereka tau tempat ini aman buat mereka tinggalin, walau biaya kost disini bisa dibilang cukup tinggi.

"Lagi nggak nie. lagi pengen nyantai aja.... tadi si abang kemari nganter sophie. Kenapa lagi tuh anak? kemaren ini ngilang gitu aja sekarang muncul lagi?" Tanya Tia

"Udah gak usah dipikirin itu. uda clear kok. sorry ya jadi bikin loe sama anak-anak terganggu ya?"jawabku singkat

"Santai aja kali dam. kan juga ini kost loe yang cariin buat kita-kita" Jawab Tia singkat

Oia, satu hal yang gak pernah gue kasih tau mereka kalo kost-kostan ini punya Gue. yang tau kost-kostan ini punya gue cuman penjaga Kost, mang Ade dan Abang. selain itu mereka taunya gue kenal deket sama owner kost-kostan.

"Btw nnti gue nginep dikamar atas, lagi males balik rumah gue. loe nnti kerja??" pintaku

"Owh loe nginep disini?? tadinya sie gue mo kerja cuman kalo loe nginep mending gue karaokean ama loe di basement. Anak-anak juga kalo tau loe nginep pasti skip kerjaan" Jawab Tia sambil tersenyum manis

"Lah kenapa gara-gara gue malah jadi pada ganti plan semua. santai aja kali gue juga disini ga mo happy-happy cuman mau ilangin stress juga. kalopun ga ada kalian gue bisa muter film aja dibawah" Jawabku

"Udah sie santai aja Dam. Loe selalu ada buat kita masa kita ga bisa sempetin waktu buat loe sie. gue panggilin anak-anak dulu ya" Jawab Tia sambil bergegas menuju kamar kost-kostan yg lain

Selang 15 menit kemudian penjaga kostpun datang

"Den adam, mau nginep disini? kamar aden udah saya bersihin? sama ruang basement saya udah bersihin juga den? aden mau dibeliin apa buat makan malem?" tanya penjaga kost

"Aduh mamang jadi ngerepotin, makasih ya mang uda beresin kamar saya. cuman jgan sampe yg lain tau itu kamar saya, nanti beliin saya mie godog aja mang, biasa jangan pedes pake bumbu kebuli kalo bisa." ucapku kepada penjaga kost-kostan

"Owh baik den. Oia den ini kunci kamarnya" balas penjaga kost sambil menyodorkan kunci kamar. Memang kunci kamarku selalu ku titip ke penjaga kost, supaya biar bisa dibersihkan secara rutin. aku termasuk orang yang gak bisa tinggal ditempat yang berdebu dan bau. jadi daripada aku repot mesti bolak-balik rumah dan kostan cuman buat suruh bersihin kamar, mending ku titip kunci kamar ke penjaga kost

Setelah penjaga kost pergi, tidak lama kemudian semua penghuni kost pun menghampiri aku yang masih duduk di balkon belakang.

"Aduh adam, kenapa ga ngomong sie kalo mo dateng hari ini kan jadi gue bisa ambil cuti dulu" Ucap Natashya dengan nada kecewa

"Iya nie dam, loe dateng selalu ngedadak. kan sebagian dari kita bisa ambil cuti dulu" Tambah Bunga

"waduh, ngapain repot-repot sie. kalo emang kalian harus kerja ya kerja aja.. gue kan ga minta buat kalian temenin kan" jawabku singkat

"Iya, gue ngerti dam. cuman kan jarang-jarang loe nginep dimari. udah lama juga gue ga curhat ke elo" Jawab Adel dengan suara cemprengnya

"Yawda gini deh, gue bakal nginep sampe lusa. jadi besok malem kalo kalian mau ambil cuti bisa kan??" jawabku singkat

Entah kenapa semua penghuni kost-kostan ini selalu nyari gue kalo mau curhat, padahal gue ini cowo yang masih punya perasaan juga. cuman apadaya mereka semua udah gue anggap lebih dari temen. mereka itu walau bukan sedarah daging, tapi mereka itu keluarga kecil gue.

"nah gitu donk, gue langsung infoin mami sekarang kalo gue, Bunga, Cici, Adel besok OFF" jawab Natashya sambil bergegas mengirimkan pesan singkat

"Kalo loe ama tiara gimana?? tetep skip kerja malem ini??" tanyaku sambil menunjuk Tia dan Tiara

"cuman gue yang kerja hari ini. Si Tiara lagi ada tamu bulanan jadi doi udah ambil off. Tapi kayaknya gue skip aja deh malem ini sama besok" jawab Tia

"Jiah, emang dah ya loe. Tiara udah minum obat belom??" jawabku singkat

"Udah rada mendingan kok A, toh ini juga udah hari kedua jadi lebih mendingan dari kemaren. A nnti Tiara pijitin ya??"Jawab Tiara

"Wiihh, emang Tiara paling ngerti aku." jawabku singkat sambil memberikan emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup

"Yawda siap-siap sana yang mau masuk kerja gue mau bilas dulu diatas" lanjutku sambil melangkah menuju kamar atas

"Oia, Tia, Tiara kalo mo pesen makan bareng ngomong aja sama penjaga kost tadi aku uda pesen mie godog sama dia, Itupun juga kalo kalian mo makan malem bareng" ucapku

"Boleh tuh, Kang!!!! TIA MAU TITIP MAKANAN JUGA" Teriak Tia

"Iya non Tia, mau dibeliin apaan?" penjaga kost bergegas menghampiri Tia dan langsung menanyakan pesanannya

"Nasi Goreng Kebuli aja kang, pake daging kambing ya super pedes" jawab Tia

"Okeh, baik. Neng Tiara mau sekalian juga??" balas penjaga kost

"Boleh deh kang, aku titip Mie goreng aja cabenya sedang aja, cuman aku titip kiranti ya kang sekalian" jawab Tiara

"Siap neng, nanti akang belikan kirantinya. akang pamit dulu ya" Jawab penjaga kost

45 menit kemudian, waktunya untuk makan malam. makanan yang dibeli penjaga kost sudah tersaji rapi di meja makan

"wih kayak makan malem keluarga aja nie kayaknya" Ucapku sambil bergegas menuju meja makan

"Iya nie A, makan malem keluarga cuman bedanya Aa yang jadi suaminya dan aku sama teh Tia yang jadi istrinya" ucap Tiara dengan nada manjanya

"Hahahahaha, bisa aja nie si Ara" balasku

Setelah selesai makan akhirnya kita menuju ke lantai basement, karena sudah terlalu cape dari pagi kerja, akhirnya gue pun memilih untuk memutar film jadul. koleksi film di mini theater kostan termasuk lengkap walau ruangnya kecil tapi mini theather ini nyaman banget. untuk makanan pun ada segala jenis makanan ringan tersedia di mini bar dan untuk minumanpun ga kalah dengan bar di hotel-hotel berbintang. Segala jenis minuman selalu tersedia 24 jam.

ketika film diputar sebuah pesan singkat masuk ke handphone ku

"Where r u?" pesan singkat yang kuterima

"Lagi dikostan, kamu dimana?"balasku singkat

"4.6.8"

"jangan becanda kayak gitu, suami kamu kalo tau bakal berantem lagi sama aku"

"Iiiihhhhh, Adam ga bisa diajak becanda sama sekali. Kamu sama Tony juga kenapa sie ga bisa akur"

'Don't ask me, ask him. Emang masalah aku ama dia apaan? biar kelar semuanya"

'Kalau aja waktu bisa diputar mungkin aku juga bakal bilang 4.5.8, cuman sayang kamu udah jadi miliknya" ucapku dalam hati

To be Continue
profile-picture
HendraJP88 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
26-09-2020 18:58
Dimensi warbiazzzza gans
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scarlot dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
27-09-2020 23:26
update besok pagi ya... sundul dulu malem ini
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
28-09-2020 10:45
side story (real life)

beberapa tahun yang lalu gue sempet jadian sama seorang cewe. kenal dari dunia yang bisa dibilang dunia seperti biasanya. gue kenal doi di sebuah apartment di bilangan jakarta selatan. sebuah apartment yang terkenal dengan cewek cabe-cabeannya.

singkat cerita setelah bertahun-tahun kenal sama dia akhirnya kita jadian. dan hubunganpun terjalin secara normalnya.

baru aja kejadiannya tadi pagi dia chat, dan ngmg kalo ga bisa lupain mantannya(btw bukan ane yg kita omongin) ternyata selama kita jadian kita sama-sama ga komit... dia ada temen cowo yg bikin lebih nyaman dibandingkan ane saat itu. but itu semua uda berlalu.

nasi udah jadi bubur, malah udah jadi basi malahan.

cuman satu sisi ane masih berharap buat balikan sama dia walau skrg ane lebih tau diri... dia uda jdi simpenan org dan ane cman bisa jagain dia dari jauj aja
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
29-09-2020 11:22
Part 5 : Tiara


"Adam, kenapa ngegas mulu sie kalo aku telepon? emang adam gak kangen sama aku apa??"

"Bukan ngegas, cuman emang kesel aja kalo ada hubungannya sama cowo kamu itu" jawabku dengan nada kesal

"Yawda deh kita jangan ngebahas tentang cowo aku, kamu lagi dikos? aku mampir ya kesana mumpung aku lagi sendirian di jakarta"

"Jangan cari penyakit deh, udah tau cowo kamu mata-matanya banyak. apalagi dia tau kamu main ke kostan pas ada aku bisa berantem besar nnti" Jawabku singkat

"Ya emang yang lain pada tau kalo kamu lagi main ke kostan? nggak kan anak-anak yg lain juga pada wa aku ngajakin ke kostan besok. aku kesana ya besok, kamunya jgan tiba-tiba ngilang." jawabnya dengan nada manja yang khas

"Ya terserah kamu" jawabku

"Yeee asik... aku telpon Natashya dulu biar dijemput sama dia besok siang di apart" jawabnya dengan nada gembira

"Okay

Tak terasa waktu bergulir dengan cepat pukul 10 malam pun telah tiba. Akupun berjalan menuju mini theater yang berada di basement kostan. memang sengaja aku membuat theater & karaoke di basement. dengan alasan kalo mau berisik masih ada peredam suara alam yang bisa nahan berisiknya anak-anak. maklum daerah elit.

"Den, ruang theater udah di bersihin aden mo minum apa?" tanya penjaga kos

"ambilin Bir aja kang, masukin ke kulkas ruang theater aja. sekalian tanya neng tiara ama tia mau minuman apa biar sekalian disiapin" jawabku

"baik den" jawab penjaga kost

"i'm home" ucapku dalam hati

Aku menyebut theater di kostan sebagai rumah buat aku, dimana aku bebas berekspresi tanpa ada orang yang kepo dengan kehidupan aku. anak-anak yang tinggal dikostan pun tau setiap aku nginap dikostan aku paling sering spend time di theater. Aku pun langsung memilih film yang akan diputar malam ini. malam ini mood aku sangat berantakan dan ada sebuah film tahun 2010an yang bisa ngebangkitin mood aku.

Selang 15 menit kemudian

"A adam, Tiara ijinnya masuk" ucap tiara

"Iya neng, masuk aja kali kayak dirumah orang lain. Tia kemana??" tanyaku

"Kak Tia, lagi angkat telpon dulu. entah dari siapa cuman tadi kayak kesel gitu" jawab tiara

"Owh yawda gpp. duduk neng. mau minum ambil sendiri di kulkas." pintaku

"Iya A, nanti neng ambil sendiri aja. Aa lagi badmood ya sampe muter film ini lagi?" Tanya Tiara dengan nada yang sangat lembut

"...." akupun hanya bisa terdiam. karena mereka semua lebih tau tentang kebiasaan aku dibanding diri aku sendiri

Tiara salah satu penghuni kostan asal sukabumi, jawa barat. Pertama kali datang ke Jakarta, dibawa sama makelar yang ga bertanggung jawab dan akhirnya kenal sama gue di sebuah klab malam milik sahabat gue. akhirnya setelah permasalahan dengan klab beres, akhinya tiara memutuskan untuk stay di kostan gue dan tetep kerja di klab malam bareng sama Tia. Tia dan tiara bisa dibilang seperti adik-kakak. karena tia yang lebih dewasa sebagai kakak sedangkan tiara yang lemah lembut sebagai adik kesayangan. walau umur mereka tidak jauh beda,

Hampir semua penghuni kost menggunakan jasa yang gue sediakan ketika mereka menghadapi masalah dan untuk masalah tempat kerja mereka. mereka semua minta untuk gue rekomendasiin tempat kerja. dan tempat yang gue rekomendasikan kebanyakan punya temen gue semua.

"A , neng pijitin ya sambil aa nonton. pasti kepala aa lagi mumet banget" tanya tiara pelan

"Iya neng, pundak aa keras banget ini" jawabku halus

tak terasa filmpun selesai, terlihat tiara tertidur pulas di pahaku.

"Tiara tiara, coba kalo gue kenal sama loe bukan dari dunia malam. mungkin gue bakal ngira elo ini gadis desa yang ga tau beratnya hidup diperkotaan. tapi gue sadar loe tau persis seberapa beratnya hidup di perkotaan ucapku dalam hati

sebelum ku angkat tiara ke dalam kamar, kusempatkan untuk mengecek hpku, ternyata ada pesan singkat dari Tia

"Dam, gue mesti kerja malem ini. si mami bilang banyak yang ijin dan minta gue buat masuk. sorry ya jadi ga bisa nemenin loe. tapi gpp deh ada tiara yang nemenin" tulis Tia

akupun hanya bisa tersenyum, karena ketika Tiara bilang raut muka Tia yang kesal. aku yakin tia akan berangkat kerja malam ini.

Akhirnya ku angkat Tiara ku bawa dia ke kamar tidur tiara yang terletak di lantai 2. penjaga kostpun berkali-kali menawarkan dirinya untuk membawa tiara ke kamar. tapi aku menolaknya dengan alasan sudah malam waktunya untuk istirahat. walau aku sebagai majikan aku masih sadar akan waktu kerja pekerja aku.

Akhirnya tiba juga di kamar tiara. kamar yang menurut aku kamar anak gadis banget. semuanya tertata rapih, dari makeup yg tertata rapi di meja rias sampe rak sepatu yang sangat minim tapi bersih. sudah lama aku tidak pernah memasuki kamar tiara.

ketika aku menaruh tiara ketempat tidur. tiarapun terbangun dan langsung mengatakan sesuatu

"Aa, nemenin tiara yah malam ini" dengan nada yang sangat pelan ditariklah aku ke kasur

To Be Continue
profile-picture
x.pong.ah memberi reputasi
1 0
1
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
30-09-2020 15:30
sundul dulu
0 0
0
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
02-10-2020 08:49
udah lama gak mampir... semoga hari ini bisa update walau ga banyak-banyak
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Heart to Heart
sedih
Stories from the Heart
suatu-saat-akun-offline
B-Log Collections
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia