Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
3
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f2c476910d295575b76bfa2/ingatkan-aku-kenangan
Perkenalkan namaku Davin, lahir pada bulan Desember tahun 90'an. Aku datang dari Sumatera ke sebuah tempat yang membuatku sangat ingin memulai kisah hidupku sendiri disana, di Jogja.  Tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya, yang selalu terbayang dalam benakku sejak aku lulus SMA. Cerita dari orang-orang terdekatku membuatku sangat penasaran akan tempat itu. Mereka menyebutnya sebagai kot
Lapor Hansip
07-08-2020 01:09

Ingatkan Aku, Kenangan.

Perkenalkan namaku Davin, lahir pada bulan Desember tahun 90'an. Aku datang dari Sumatera ke sebuah tempat yang membuatku sangat ingin memulai kisah hidupku sendiri disana, di Jogja. 

Tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya, yang selalu terbayang dalam benakku sejak aku lulus SMA. Cerita dari orang-orang terdekatku membuatku sangat penasaran akan tempat itu. Mereka menyebutnya sebagai kota kenangan, dimana banyak cerita cinta tertulis disana, disetiap sudut kotanya. Tempat dimana orang selalu tersenyum, berkata dengan halus, dan alamnya yang selalu menyapa dengan ikhlas. 

Dan pada akhirnya aku sekarang sudah tersandar di tempat indah ini. Tempat yang mengabulkan permintaan-permintaan indahku tanpa banyak bertanya.

Disini aku ingin menuliskan tentang apa yang sudah aku alami sepanjang perjalanan kuliahku di Jogja. Kutuliskan agar memori ini tidak usang termakan usia di dalam kepalaku. Kutuliskan agar kalian merasakan apa yang kurasakan, setidaknya seperti itu. Kutuliskan karena ingin kulupakan.




Diubah oleh darlingiknow
profile-picture
profile-picture
bukhorigan dan delia.adel memberi reputasi
2
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ingatkan Aku, Kenangan.
07-08-2020 01:10
Reserved
0 0
0
Ingatkan Aku, Kenangan.
07-08-2020 01:45
Part 1

Langkah Pertamaku


Aku hirup udara itu begitu keluar dari pesawat, rasanya berbeda. Matahari berada persisi berada di atas kepalaku, terasa panas. Tak yakin harus berjalan kemana, aku hanya mengikuti mereka yang juga baru turun dari pesawat. Aku akhirnya berhenti di tempat dimana aku harus fokus melihat koper yang sedang berputar didepan mata, rasanya banyak koper yang hampir sama dengan koper ku, tapi punya ku punya pita berwarna merah yang sengaja diikat oleh ibuku agar lebih mudah untuk dibedakan.

"Oh, akhirnya" Kataku, pelan.

Kuangkat koper dari mesin berputar itu dan mulai berjalan keluar. Banyak orang-orang yang sedang menunggu di depan, tapi orang yang sedang ku tunggu tidak ada. Meskipun sudah 4 tahun tak berjumpa, tapi ku yakin masih bisa mengenali mukanya.

Satu setengah jam sudah berlalu, akhirnya dia tiba dengan nafas yang terputus-putus.

"Dek, maaf ya...." Katanya sambil berjalan pelan ke arah ku dengan raut wajah cemberut yang ku yakin itu palsu.

"Satu setengah jam aku nunggu" Balasku, dengan sedikit marah, tapi senyum ku tak bisa ku tahan.

"Maaf yaaaa" Tangannya terbuka, ingin menyambut ku dengan pelukan.

"hmmmm..."

Dia memberikan pelukan terbaik nya kepada adiknya yang sudah tidak bertemu selama 2 tahun. Pelukan itu terasa sangat kencang dan lama. Tak bisa ku tahan senyum bahagia saat memeluknya. Aku yang sebenarnya sangat merindukan dia, tapi tidak pernah mau untuk berbicara di telepon disaat dia menelpon. Saat dia sedang berbicara dengan ibuku di telpon, aku sering berteriak ingin dibeli kan sesuatu oleh nya, sehingga aku tidak harus berbicara langsung dengannya.

"Yaudah, ayo kita pulang dulu ke kosan kakak, habis itu kakak anter kamu ke kosan mu, atau kalau ntar kakak mager besok aja deh" Ucapnya sambil tersenyum kecil.

Kak Ayu adalah kakakku yang sedang bekerja di Jogja. Selepas dia kuliah, dia langsung mendapatkan pekerjaan disini, padahal masih banyak kerja dengan gaji yang sangat besar jika dia mau pulang, tapi dia lebih memilih disini. Bodoh memang.

Setelah kurang lebih 20 menit akhirnya kami sampai di kosannya yang terlihat sangat bersih dan luas. Sebuah bangunan dua lantai dengan kamar yang ku yakin lebih dari 20. Terdiri dari dua lantai, dan kamar kakakku berada di lantai dua dan posisinya yang paling jauh dari tangga. Kamarnya terlihat bersih dan luas, tak heran dia mendapatkan julukan orang paling bersih di rumah. Di atas TV terlihat sebuah foto tergantung, dia dan Mas Rio, tunangannya yang berencana akan melakukan pernikahan tahun depan, yang saat itu sedang bekerja di Jakarta.

"Mas Rio kapan ke Jogja, kak?" Tanyaku

"Bulan depan, mungkin. Kakak juga belum tau, liat kerjaannya dulu" Jawabnya, sambil membereskan barang-barangku

"Eh, kamu tidur disini dulu aja ya, Ntar kakak ada urusan sebentar ke kantor, mungkin malam pulang. Kamu kalau mau pergi pakai kendaraan kakak aja, ntar kakak pakai gojek" Ucapnya tanpa melihatku, masih sibuk menata barang-barang.

"Iya, aku juga gak kemana-mana kok. Gak tau jalan juga" Jawabku sambil duduk di ranjang.

Siang itu terasa aneh untukku. Siang itu aku berasa sedang ada di tempat asing. Tempat yang membuatku sangat tidak nyaman, tidak seperti kamar ku yang ada di rumah. Kamar ku yang tenang yang tidak ada gangguan, kamar dimana aku bisa berpikir dan berimajinasi, ah aku rindu kamar ku. Aku rindu rumah. Dari kamar kakakku, aku bisa mendengar banyak sekali suara perempuan yang sedang heboh bercerita. Dapat aku pastikan kamar itu berada persisi disebelah kamar kakakku. Mereka tertawa dengan lantang, terdengar seperti ada 3 orang perempuan disana. Ah biarlah, aku ingin mengenang tentang rumah sejenak. Hingga akhirnya aku tertidur.
0 0
0
Ingatkan Aku, Kenangan.
07-08-2020 19:28
nice story.

lanjut.
emoticon-Cool
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
kematian-cahaya-harapan
Stories from the Heart
janji-manis-100-real-story
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
Stories from the Heart
firasat-kematian
Stories from the Heart
lika-liku-kehidupan-nina
Stories from the Heart
rekomendasi-film-romantis
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia