- Beranda
- Berita Luar Negeri
Tidak Goyah, Joe Biden Pertahankan Keunggulan Dua Digit atas Trump
...
TS
god.romusha
Tidak Goyah, Joe Biden Pertahankan Keunggulan Dua Digit atas Trump
Calon presiden (capres) Partai Demokrat Joe Biden mempertegas status favoritnya empat bulan menuju pemilu presiden ( pilpres) Amerika Serikat ( AS) pada 3 November. Sejumlah jajak pendapat yang dirilis pekan lalu dari lembaga kredibel dengan metode live interview atau telepon langsung yang memiliki tingkat akurasi lebih tepat menunjukan Biden konsisten unggul dua digit atas Presiden Donald Trump. Survei NBC News/The Wall Street Journal memberikan keunggulan 11 poin terhadap Biden yaitu 51 persen berbanding 40 persen. Baca juga: Trump Sewot, Biden Lebih Sehat Secara Mental dalam Jajak Pendapat Dua survei lain menunjukan keunggulan terbesar Biden atas Trump sejak masa kampanye pilpres dimulai, yaitu 15 poin. Mantan Wakil Presiden Barack Obama itu memimpin jauh 52 persen melawan 37 persen dukungan Trump pada survei Universitas Quinnipiac. Biden juga mendominasi pada survei yang dirilis kemarin Minggu (19/07/2020) oleh ABC News/The Washington Post dengan perolehan meyakinkan 55 persen melawan 40 persen. Jika hasil-hasil survei itu ditranslasi menjadi hasil pemilu, Biden berpotensi menjadi capres pertama yang menang dua digit sejak Ronald Reagan pada pilpres 1984. Baca juga: Trump Sebut Joe Biden Tak Kompeten Memimpin AS Semakin tenggelamnya Trump oleh krisis Covid-19 Keterpurukan Trump tidak terlepas dari semakin tidak terkendalinya wabah Covid-19 di AS. Rakyat negeri adidaya itu meluapkan kemarahan mereka terhadap pemerintahan Trump yang dinilai tidak becus mengatasi pandemi dari kota Wuhan, China itu. 54 persen pemilih menurut survei ABC News/The Washington Post memilih Biden sebagai sosok yang dapat dipercaya untuk memimpin AS melewati kemelut virus corona. Hanya 34 persen yang percaya Trump. Angka ini berbanding terbalik dengan hasil survei 3.5 bulan lalu ketika Trump unggul tipis 45 persen melawan Biden 43 persen mengenai sosok yang dipercaya untuk mengatasi Covid-19. Baca juga: Trump Hajar Joe Biden Usai Tandatangani UU Otonomi Hong Kong Saat ini telah tercatat 3,9 juta kasus Covid-19 dan 143.289 korban jiwa di AS, angka tertinggi di dunia. Sejumlah negara bagian misal California juga memutuskan kembali menerapkan lockdown menyusul melesatnya angka kasus. Merosotnya dukungan terhadap presiden berusia 74 tahun itu seirama dengan terus menurunnya tingkat kepuasan terhadap pemerintahannya. Hanya 39 persen yang puas dengan kinerja Trump, menjadikanya satu-satunya presiden AS yang tidak pernah mendapat dukungan mayoritas kepuasan kinerja atau approval rating. Baca juga: Dr Fauci Dikecam Habis-habisan, Biden ke Trump: Menjijikkan Dukungan pemilih suburban terhadap Biden Keunggulan besar Biden ditopang oleh dukungan kuat pemilih yang tinggal di daerah suburban. Blok pemilih ini dikenal secara tradisional memilih Partai Republik. Namun sejak Trump berkuasa, mereka khususnya pemilih perempuan berpendidikan universitas mulai mengalihkan dukungan ke Partai Demokrat. Dukungan ini merupakan kunci utama kemenangan Demokrat di pemilu paruh waktu DPR pada 2018 lalu. Kemarahan terhadap kepresidenan Trump terlihat jelas di survei ABC News/The Washington Post di mana pemilih suburban lebih memilih Biden dengan perbandingan 52 persen melawan 43 persen. Baca juga: Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya Bahkan survei Universitas Quinnipiac menunjukan keunggulan dua digit politisi kawakan berusia 77 tahun itu yaitu 56 persen berbanding 34 persen. Angka menakjubkan ini adalah bukti nyata pergeseran peta politik di era Trump. Trump dapat menutupi defisit dukungannya di kalangan pemilih suburban dengan dukungan dari pemilih kulit putih berkerah biru. Namun mengamankan ini tidak semulus seperti pada Pilpres AS 2016, ketika Trump menggulung Hillary Clinton di kalangan blok pemilih ini. Walau masih memilih Trump, dukungan dari blok pemilih yang terpusat di daerah industrial Midwest ini juga mulai melemah di mana mereka mulai melihat Biden yang memiliki akar keluarga berkerah biru sebagai alternatif yang menjanjikan. Yang pasti, Trump yang baru saja mencopot manajer kampanyenya akan berakhir menjadi presiden satu periode jika peta dukungan tidak berubah signifikan hingga hari-H pilpres.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidak Goyah, Joe Biden Pertahankan Keunggulan Dua Digit atas Trump", https://www.kompas.com/global/read/2...rump?page=all.
Penulis : Kontributor Singapura, Ericssen
Editor : Ardi Priyatno Utomo
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidak Goyah, Joe Biden Pertahankan Keunggulan Dua Digit atas Trump", https://www.kompas.com/global/read/2...rump?page=all.
Penulis : Kontributor Singapura, Ericssen
Editor : Ardi Priyatno Utomo
0
849
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•20.7KAnggota
Komentar yang asik ya