Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
192
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f0c58be2637720b49775462/bobroknya-mental-bangsa-di-sponsori-kpi
Tulisan ini adalah respon terhadap sikap KPI Mengenai sinetron indonesia mempunyai value lebih di banding spongebob, mubazir uang negara jika harus dipakai untuk mengakomodir KPI dengan wujud pemikirannya yang seperti itu, jauh dari cita - cita pak presiden dengan Revolusi Mental nya.
Lapor Hansip
13-07-2020 19:51

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI


Tulisan ini adalah respon terhadap sikap KPI Mengenai sinetron indonesia mempunyai value lebih di banding spongebob, mubazir uang negara jika harus dipakai untuk mengakomodir KPI dengan wujud pemikirannya yang seperti itu, jauh dari cita - cita pak presiden dengan Revolusi Mental nya.

Saya juga setuju tidak semua nya sinetron di masa sekarang itu jelek ada juga sebagian yang memuakan. Di jaman si doel dunia sinetron di indonesia mulai kenal dengan yang namanya kejar tayang dan tak lama kemudian sinetron - sinetron selanjutnya terdegradasi kualitasnya menjadi jelek.

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Yang menjadi masalah sebenarnya di indonesia adalah mental fakir miskin, bahkan di indonesia orang yang terlalu kaya pun berfikir dia adalah orang kecil, fakir miskin yang jika dia tidak membuat / produksi karya dalam satu waktu dia berfikir seperti akan kelaparan, sehingga rating share yang menjadi acuan.

Dalam beberapa kesempatan para kreator sinetron dan umum nya pekerja TV jika di kritik jawabannya adalah,

"Ini agar dapur kami mengepul"

Untuk memproduksi satu episode sinetron, anggaplah di butuhkan 500 juta saja, tapi di jam prime time pengiklan yang masuk bisa mencapai 2,5 milyar. Pemilik stasiun TV berfikir jika dia mau dapat untung 2,5 milyar per jam / episode, maka dia harus buat sinetron. Tapi sinetron yang baik butuh proses yang tidak mungkin di wujudkan dalam satu hari.

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Karena orang kaya itu rakus, kapitalis itu rakus, dia ingin pokok nya per episode / jam dapat untung 2,5 milyar. Maka akhir nya para sineas yang awal karya nya bagus, kemudian menjadi sangat jelek. Contoh ketika cerita nya memang harus berakhir, mereka akali sehingga menjadi ribuan episode. Dari sini kita bisa lihat alam bawah sadar pemilik stasiun TV dan kreatornya terlihat jelas.



1. Egois

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Mereka para sineas indonesia bukan tidak mampu membuat karya yang bagus, namun cara berfikir yang di sebabkan oleh kapitalisasi bisnis ditambah ego yang kemudian menahan kreatifitas mereka demi mengejar ke untungan.

Jika buat yang jelek saja bisa untung banyak kenapa harus repot bikin yang bagus. Mereka lebih memilih cara yang mudah dan murah daripada berspekulasi dengan kekayaan intelektual.

Dampak nya mental orang pribumi bisa di lihat contohnya dari kasus tempat makan angkringan dengan harga berkali - kali lipat dari harga normal, banyak moment dipakai untuk mengambil ke untungan.

2. Pola

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Perhatikan kesamaan pola pada sinetron di indonesia.
- Kesenjangan si kaya dan si miskin biasanya pasangan.
- kecepatan perpindahan dalam stratifikasi misal tiba - tiba jadi direktur karena baik dan ganteng atau dapat warisan mendadak atau dipercaya orang dan kemudian diberi harta.

Ini membuat orang indonesia menjadi orang yang halu, tidak mau kerja keras, menghindari "konflik" dan membuat masyarakat terus ber andai - andai sukses tanpa usaha.

Anime jepang yang secara konsisten menggambarkan peningkatan kemampuan dengan perjuangan nya secara perlahan yang juga membentuk mental masyarakatnya, alam bawah sadar orang jepang adalah proses.

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Kartun barat dengan pola di luar pemikiran orang asia khusus nya indonesia dimana ada teknologi, alien, percobaan, kekuatan super dari rekayasa penelitian.
Alam bawah sadar mereka mengagungkan Otak, tekhnologi yang tidak masuk akal mereka buat menjadi masuk akal karena mental mereka meyakinkan orang - orang barat ini bisa melakukan apapun, dimanapun, kapanpun selalu menjadi bangsa unggul di dunia.

3. Taxonomy bloom yang c1

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Benyamin bloom mengkategorikan tingkatan kognisi manusia dan orang indonesia di arahkan kognisinya oleh sinetron di tingkat terendah.

C1 pengetahuan
C2 pemahaman
C3 aplikasi
C4 analisis
C5 evaluasi
C6 kreasi

Misal monolog, tokoh dalam sinetron mencoba berbicara bahkan ketika sendirian,

" Ya alloh kenapa uang saya tinggal segini "
sambil memegang uang di pinggir jalan kemudian di rampok dan penonton histeris.

Ini yang membuat masyarakat indonesia di tingkat kognisi terendah, masyarakat indonesia tidak akan mengerti jika tidak ada teks, tidak akan mengerti jika tidak ada kata - kata.

Kita lihat di film hollywood, sedikit ekspresi saja sudah bisa menggambarkan apa yang sebenar nya sedang terjadi dan penonton (orang barat) tahu maksud ekspresi itu tanpa harus di bantu teks atau kata - kata.

GIF

{thread_title}


Sinetron di indonesia selain ekspresi di tambah kata - kata kadang di tambah teks bayangkan betapa Lemah intelektualitas masyarakat yang di gambarkan sinetron.

"Saya akan mendapatkan harta warisan itu"
sambil senyum sinis, ngangguk - ngangguk di akhiri dengan tertawa ringan, penonton jengkel.

Ciri kadar intelektual terbatas adalah berfikir dua warna yaitu hitam dan putih. Makanya masyarakat indonesia selalu terbelah dalam 2 kubu, cebong dan kampret, ada orang jahat ada orang baik, 100% jahat dan 100% baik.

Cebong tahu seluruh kejelekan kampret tanpa tahu kejelekan dirinya, kampret menganggap seluruh cebong bodoh tetapi tidak sadar kebodohan sendiri.

Karena C1 tadi, hitam dan putih itu, intelektualitas yang terbatas, Dan ini di representasikan oleh sinetron.

Orang yang berwawasan luas, yang cerdas menganggap kejahatan dan kebaikan itu gradasi, jadi selain hitam dan putih ada jutaan warna di sekeliling nya tidak langsung 100% baik dan 100% jahat karena ada proses analisis dan evaluasi, ini akan terjadi jika tingkat kognisi mereka tinggi.

Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI

Orang indonesia sebenar nya tidak harus selamanya seperti ini, sial nya sinetron dan tontonan lain di indonesia yang melestarikannya sehingga intelektualitas masyarakat indonesia tetap rendah.

Mari tonton film batman tahun 1977 visualisasi dan ceritanya jelek sekali. Pada tahun yang sama indonesia juga sudah membuat film dan sama jelek nya. Tapi semakin ke sini kreator barat mulai paham kekurangan nya (c2) kemudian mengaplikasikan ide baru (c3) setelah itu di analisis (c4) dan di evaluasi (c5) sehingga kreasinya (c6) sekarang menjadi lebih baik.

Berbanding terbalik dengan produksi indonesia, karena mengikuti pangsa pasar.
Pangsa pasar indonesia "jelek" maka produknya pun makin jelek sampai sekarang.
Ketika sinetron masih melestarikan hitam putih ini, dan terus memberikan pelatihan kognisi yang rendah pada masyarakat dampak nya sangat buruk.

Masyarakat indonesia menganggap orang pintar itu yang sependapat dengan nya dan mampu menyampaikan dengan baik. Kita tidak mengukur kepintaran berdasar kadar intelektualitas karena yang dipakai ukuran adalah kamu berpihak sama siapa.


{thread_title}






Diubah oleh sletingdol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liramarlinda dan 61 lainnya memberi reputasi
62
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 8
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
13-07-2020 21:30
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Bibalinhgum dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 4 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
13-07-2020 21:37
"pokoknya kita cerai.."

jeng.. jeng.. kumenangis.. emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lifeisabigjoke2 dan 18 lainnya memberi reputasi
19 0
19
Lihat 9 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
13-07-2020 21:49
sinetron indosiar palagi yak dari pagi mpe malem.critanya gitu mulu wkwk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Sakuntalaa666 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 6 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
13-07-2020 23:38
nonton tipi sekarang cmn buat ngeliat berita sama isu2 politik yg lagi hot, sisanyaa sampah..

tapi sbenarnya ane masih bingung siapa yg 'salah' sebenarnya dsini. kita harus menerima fakta kalau masyarakat kita mmg menyukai sinetron2 yg kayak gitu. yah kalo permintaannya gak ada, tentu produknya juga bakalan dihentikan ya kan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 4 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
14-07-2020 00:07
Ngga cuma sinetron sih tapi hampir semua cerita, dongeng, "ambil hikmah pada cerita berikut", dll selalu terkontaminasi bawang merah bawang putih, protagonis pasif yang selalu menderita dan dibully antagonist. Dan karena protagonist selalu menjadi anak baik (Masokis) dia dikasih "keajaiban" oleh entah siapa dari mana yang merubah nasibnya 180°

Tukang ngarang di hth malah lebih kreatif emoticon-Leh Uga
Diubah oleh argekandhis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
14-07-2020 00:48
Betul banget.

Kayak anak sekolah, di jaman skg aja masih dituntut buat dapet RANKING. Padahal yg namanya ranking udh gak jaman, bukan patokan buat liat kemampuan seorang anak.

Nilai nya bagus tp akhlaknya jelek gimana?
Nilai nya bagus tp kelakuannya suka bangkang, gimana?
Malahan ranking 9 jaman skg ini = ranking 1 jaman ane dulu sekolah. Itu artinya sistem penilaian & kemampuan jg udah berkembang, lbh persuasif tapi tdk hiperaktif thdp siswa. Begitulah...

emoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
14-07-2020 00:53
Semua yang disebutkan di trid ini benar!
emoticon-DP
Dan saya paling benci dengan dunia yang penuh akan kontras hitam putih yang menyilaukan dan gelap pekat.
emoticon-DP
Sedang yang abu abu di anggap tabu.
emoticon-DP
Apalgi segala penggambaran yang men-setting tingkat kebodohan bangsa kita, apakah ini konspirasi elit dunia dan elit pasar (mereka takut bila bangsa kita memiliki sumber daya manusia yang unggul dan produktif)? Agar rata rata orang yang ter-setting tersebut menjadi bodoh mudah disetir dan menjadi latah serta berperilaku konsumtif.
emoticon-DP
Maka bisa dilihat dari betapa bobroknya generasi z kita yang rata rata adalah anak dari generasi x kita karena generasi x kita lah yang paling banyak terpapar tontonan kebodohan tersebut (emak-emak generasi x yang kebanyakan pada nonton sinetron) dan bisa kita lihat itu semua adalah hasil didikan mereka.
emoticon-DP
Dan bila dilihat siapa yang saat ini memegang kendali atas segala hal di pertelevisian kita (termasuk KPI). Ya jelas pasti generasi x! Maka hasilnya acara tv yang di atur generasi x sesuai rata rata selera mereka (dari generasi x untuk generasi x).
emoticon-DP
Bukan nya saya bermaksud menyalahkan generasi x (generasi senior saya) karena tidak semua generasi x di negara ini seperti itu, tapi saya melihat sendiri realita yang ada di lingkungan sekitar saya.
emoticon-DP
Bisa dirasakan ketika televisi kita masih dipegang generasi baby boomer di era tahun 80an hingga awal dekade 2000. Dimana masih banyak acara tv yang bagus dan bermutu yang sebagian besar dinikmati tingkat generasi saya (generasi y) dan sebagian kecil dari generasi x.
emoticon-Cool


Oke, kali ini gw komen dengan waras.
emoticon-Leh Uga
Diubah oleh ora.w4r45
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tenno619 dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 6 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
14-07-2020 07:46
Males ah ngurusin lembaga yg satu ini
profile-picture
profile-picture
bnoorraini dan gabener.edan memberi reputasi
2 0
2
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
14-07-2020 16:43
Yah.. mau nggak mau, dagangan begitu yang laku.

Btw, KPI kan cuma lembaga yang terima laporan dan sensor doang ya kan Bray..

Tapi urusan selera sama kualitas, balik lagi ke penonton.
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan gabener.edan memberi reputasi
2 0
2
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:03
Banyak halu

Kesal sama kpi

Katanya di kpi ada kadrun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
x.jaga dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:03
Dulu thn 90'an sblm ada KPI tayangan Telenovela merajalela, secara terang2an mempertontonkan adegan ciuman tanpa ada sensor sedikitpun 😂
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:05
hmmm narasinya sma persis kyak di chanelnya guru gembul ya
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:06
Sinetron tidak mendidik ? Ya wajar lah. Yg tugasnya mendidik itu Kemendikbud

Edit: buat kalian yg sering bilang sinetron tidak mendidik emoticon-Smilie
Diubah oleh depata.prasetya
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:07
MAKANYA KALO MAU MAKSA ITU TV LOKAL TAYANG SIARAN BERKUALITAS, BOIKOT DULU DAH
BIAR TURUN RATING TURUN PEMASUKAN TUH STASIUN TV LOKAL
Diubah oleh wen12691
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:08
mau bikin skripsi tesis sampe jadi profesor s3, sinetron di Indonesia ga bakal berubah kalau ga ada anak muda yang mau jadi raksasa di dunia media dan perfilman lalu babat habis, bantai sekalian sistem2 tolol di mana hiburan mesti prioritasin profit di atas kualitas karya/produksi.

dan sayangnya sinetron dan film indonesia bukan satu2nya contoh kalau profit > karya di dunia ini, contohnya series budget raksasa macam game of thrones oleh hbo aja season8 nya bisa ancur karena mentingin kejer tayang dan profit....emoticon-Traveller
Diubah oleh hhendryz
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Bibalinhgum dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:09
TV skrg cuma dipake anak nonton spongebob ato upin ipin..

memang di daerah IRT atau PRT masih jadi lumbung bagi sinetron karna ya mereka ga perlu film yg berat cukup cerita sederhana walopun ga logis, mana mau mereka misal dsuruh nonton Shawshank redemption wkwkwk

Selama org2 msh nonton ya stasiun TV pasti tetep bakal bikin sinetron ky gtu, persetan dengan impact k masyarakat yg penting rating
Diubah oleh 08kodokmerah18
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:10
Noh di syopi live kaga difilter KPI emoticon-Leh Uga
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
Kaga ada buka2an, tapi kata2nya uwowowowooww emoticon-Ngakak (S)
Diubah oleh otongcayangdewi
profile-picture
profile-picture
sunyimembara dan gabener.edan memberi reputasi
2 0
2
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:10
Jauhi tivi dekati Jun Amaki emoticon-Cool


Kualitas cerita jav lebih baik daripada sinetron religi emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
3333fen dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:10
Males ngetik ah.

Intinya sinetron itu buat hiburan, dan hiburan itu bebas kalian pilih. Mau bagus ya cari yang bagus.

Yang ada dijaman sekarang itu, ayo perbanyak konten bagus dan berkualitas agar konten yang jelek dan busuk itu tertutupi.

Atau rubah regulasi, jadilah orang yang bisa rubah regulasi itu.
Diubah oleh gentongb
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Bobroknya Mental Bangsa di Sponsori KPI
15-07-2020 14:14
HIDUP DUA PERIODE.... emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
goengrafi dan gabener.edan memberi reputasi
1 1
0
Halaman 1 dari 8
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia