News
Batal
KATEGORI
link has been copied
158
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e8d1afc10d2954fd9524411/saat-who-anggap-penyemprotan-disinfektan-di-jalanan-sebuah-banyolan
Jakarta - Salah satu cara yang dipercaya untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan. Setidaknya sejumlah negara percaya dan melakukan hal tersebut. Namun, World Health Organization (WHO) alias Organisasi Kesehatan Dunia justru menganggap hal tersebut konyol. Penyemprotan disinfektan di jalanan dilakukan di sejumlah provinsi. Di Jak
Lapor Hansip
08-04-2020 07:29

Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan

Jakarta - Salah satu cara yang dipercaya untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan. Setidaknya sejumlah negara percaya dan melakukan hal tersebut.

Namun, World Health Organization (WHO) alias Organisasi Kesehatan Dunia justru menganggap hal tersebut konyol.

Penyemprotan disinfektan di jalanan dilakukan di sejumlah provinsi. Di Jakarta, sejumlah jalanan disemprot disinfektan pada 22 Maret 2020. Besoknya di Surabaya, Wakil Wali Kota Tri Rismaharini mengerahkan drone untuk menyemprot disinfektan di sejumlah kampung padat penduduk.

Bali juga tak mau ketinggalan. Polda Bali mengerahkan truk water cannon berkapasitas 5.000 liter untuk menyemprot Jalan WR Supratman Denpasar dengan cairan pembasmi kuman penyakit itu, pada 27 Maret. Kota Kembang-pun demikian, polisi menyemprot Jalan Soekarno-Hatta Bandung hingga seluruh 750 lokasi di Jawa Barat dengan disinfektan, serentak pada 31 Maret. Di Kota Madiun Jawa Timur, 'hujan disinfektan' dibikin lewat pengerahan bronto skylift.

Kapolri Jenderal Idham Azis mewajibkan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh daerah. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meninjau perakitan 40 alat penembak yang disebut gunner. Nantinya, armada gunner ini bakal menyemprot Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dengan disinfektan.

Ternyata, fenomena pemyemprotan disinfektan tak hanya terjadi di Indonesia. Di India, Meksiko, hingga Turki juga demikian.

Lantas apa pandangan WHO terkait hal ini?

Dalam sebuah kesempatan wawancara yang disiarkan DW News, presenter Phil Gayle bertanya kepada Kepala Jaringan Wabah dan Tanggap Darurat Global WHO, Dale Fisher soal pandangannya terhadap fenomena ini.

"Mungkin itu adalah citra masyarakat yang kita anggap serius, saya tidak tahu. Yang jelas, itu adalah hal yang tidak kami rekomendasikan. Kami tidak percaya orang-orang tertular virus dari permukaan tanah (jalanan -red)," kata Fisher, sebagaimana diunggah DW News di akun YouTube, Kamis (2/4).

Dia menyebut mencuci tangan dan menjaga jarak adalah cara umum yang lebih baik ketimbang menyemprot jalanan dengan disinfektan.

"Saya lebih melihat orang-orang mencuci tangan dan menjaga jarak, hal seperti itulah yang merupakan aksi tanggap masyarakat terhadap virus, bukan menyemprotkan klorin di mana-mana," kata Fisher.

Dilansir Reuters, Fisher bahkan menganggap langkah penyemprotan jalanan dengan disinfektan bisa berisiko merugikan kesehatan masyarakat, membuang waktu, dan menghamburkan sumber daya.

"Itu adalah sebuah gambaran konyol di banyak negara," kata Fisher yang juga ahli penyakit menular, Selasa (31/3).

"Saya tidak percaya itu bisa berkontribusi apapun untuk merespons (COVID-19) dan bisa beracun bagi masyarakat. Virus itu tidak akan bertahan lama di lingkungan dan orang-orang pada umumnya juga tidak menyentuh permukaan (tanah/jalanan)," kata Fisher.

Sementara itu, Peneliti dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) China, Zhang Liubo, bahkan mewanti-wanti masyarakat supaya tidak kelewat kerajingan main semprot disinfektan. Soalnya, cairan disinfektan bisa berbahaya bagi manusia bila kelewat banyak masuk ke tubuh.

"Permukaan di luar ruangan, seperti jalanan, tempat lapang, rerumputan, jangan sering-sering disemprot dengan disinfektan... Menyemprot disinfektan dalam area yang luas dan terus-terusan bisa bikin polusi lingkungan dan harus dihindari," kata Zhang Liubo, dilansir Science dari siaran televisi CCTV China

https://m.detik.com/news/berita/d-49...uah-banyolan/2

sebelumnya ane ucapkan terimakasih buat kepala daerah yg benar2 ingin mencegah makin banyaknya masyarakat yang tertular covid19, tapi sayangnya banyak juga kepala daerah yg bertindak konyol dan cari muka dalam musibah ini, seperti semprot disinfektan dijalanan emoticon-Big Grin

kalo anggarannya dibelikan masker udah dapet berapa box tuh? dan lebih bermanfaat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 16 lainnya memberi reputasi
17
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 5
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:34
WHO dulu juga ngomong yang pakai masker cuma yang sakit. .
WHO dulu maksa Indonesia beli vaksin Flu Burung ke US, tp Indonesia bisa bikin vaksin sendiri. . .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jazzcoustic dan 11 lainnya memberi reputasi
11 1
10
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:40
who jg kurang tanggap awal2 virus corona merebak di china
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jazzcoustic dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:40
gak banyolan juga.

prediksi ane sih virus corona ini bs berhamburan di udara.
krn saking kecil & ringannya.
terbukti dokter yg handle pasien,
meski udah pake APD rapat2, masih bisa terpapar akut.

padahal teorinya,
jgn sampe kena droplet pasien,
lalu pegang wajah, mulut, hidung.

gmn mau pegang wajah,
bagian depan aja rapet masker + kacamata
masih pake kaca helm pisan.
apa lagi kalo bukan krn virus beterbangan menerobos bagian bawah kaca helm & sela2 masker ?

ada yg bs jawab ?

emoticon-Traveller
Diubah oleh Mas.Brayy
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 54 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:43
Ya elah WHO dipercaya...

Stop lah jadiin WHO jadi rujukan ...

Toh isi WHO bukan orang-orang terbaik di bidang kesehatan. Cuma sales alkes ...

....

Sebelumnya mereka dengan gobloknya bilang cuma orang sakit yang butuh masker...

Padahal jelas-jelas ada yang namanya carrier. Orang yang merasa sehat padahal nularin penyakit.

Kali ini WHO ngegoblok-goblokin orang lagi dengan bilang masker media untuk petugas kesehatan, masker kain untuk masyarakat ...

Woiiii, masker medis itu gak lebih bagus dari masker kain ...

Lobang-lobang di masker medis lebih banyak dan lebih besar dari masker kain.

Petugas kesehatan itu harus pakai masker dengan penyaring lebih baik, dan APD yang bisa lindungi total kulit dari udara luar ...

Karena droplet ukurannya bisa sangat kecil dan terbang di udara.

Dari dulu ikut saran WHO itu justru bikin tambah masalah. Apa dokter di Indonesia dan orang-orang Kesmas di Indonesia kalah pinter Ama sales alkes di WHO?

Sayangnya dokter dan kesmas banyak yang milih diam ...


profile-picture
profile-picture
profile-picture
esaka.kedua dan 10 lainnya memberi reputasi
10 1
9
Lihat 9 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:45
who ini siapa

tul ndak, who?
who the hell are you?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
TheEnvoy dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:47
Quote:Original Posted By wenz_ad
Jakarta - Salah satu cara yang dipercaya untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia adalah dengan menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan. Setidaknya sejumlah negara percaya dan melakukan hal tersebut.

Namun, World Health Organization (WHO) alias Organisasi Kesehatan Dunia justru menganggap hal tersebut konyol.

Penyemprotan disinfektan di jalanan dilakukan di sejumlah provinsi. Di Jakarta, sejumlah jalanan disemprot disinfektan pada 22 Maret 2020. Besoknya di Surabaya, Wakil Wali Kota Tri Rismaharini mengerahkan drone untuk menyemprot disinfektan di sejumlah kampung padat penduduk.

Bali juga tak mau ketinggalan. Polda Bali mengerahkan truk water cannon berkapasitas 5.000 liter untuk menyemprot Jalan WR Supratman Denpasar dengan cairan pembasmi kuman penyakit itu, pada 27 Maret. Kota Kembang-pun demikian, polisi menyemprot Jalan Soekarno-Hatta Bandung hingga seluruh 750 lokasi di Jawa Barat dengan disinfektan, serentak pada 31 Maret. Di Kota Madiun Jawa Timur, 'hujan disinfektan' dibikin lewat pengerahan bronto skylift.

Kapolri Jenderal Idham Azis mewajibkan seluruh jajaran kepolisian di Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh daerah. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meninjau perakitan 40 alat penembak yang disebut gunner. Nantinya, armada gunner ini bakal menyemprot Jawa, Sumatera, dan Sulawesi dengan disinfektan.

Ternyata, fenomena pemyemprotan disinfektan tak hanya terjadi di Indonesia. Di India, Meksiko, hingga Turki juga demikian.

Lantas apa pandangan WHO terkait hal ini?

Dalam sebuah kesempatan wawancara yang disiarkan DW News, presenter Phil Gayle bertanya kepada Kepala Jaringan Wabah dan Tanggap Darurat Global WHO, Dale Fisher soal pandangannya terhadap fenomena ini.

"Mungkin itu adalah citra masyarakat yang kita anggap serius, saya tidak tahu. Yang jelas, itu adalah hal yang tidak kami rekomendasikan. Kami tidak percaya orang-orang tertular virus dari permukaan tanah (jalanan -red)," kata Fisher, sebagaimana diunggah DW News di akun YouTube, Kamis (2/4).

Dia menyebut mencuci tangan dan menjaga jarak adalah cara umum yang lebih baik ketimbang menyemprot jalanan dengan disinfektan.

"Saya lebih melihat orang-orang mencuci tangan dan menjaga jarak, hal seperti itulah yang merupakan aksi tanggap masyarakat terhadap virus, bukan menyemprotkan klorin di mana-mana," kata Fisher.

Dilansir Reuters, Fisher bahkan menganggap langkah penyemprotan jalanan dengan disinfektan bisa berisiko merugikan kesehatan masyarakat, membuang waktu, dan menghamburkan sumber daya.

"Itu adalah sebuah gambaran konyol di banyak negara," kata Fisher yang juga ahli penyakit menular, Selasa (31/3).

"Saya tidak percaya itu bisa berkontribusi apapun untuk merespons (COVID-19) dan bisa beracun bagi masyarakat. Virus itu tidak akan bertahan lama di lingkungan dan orang-orang pada umumnya juga tidak menyentuh permukaan (tanah/jalanan)," kata Fisher.

Sementara itu, Peneliti dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) China, Zhang Liubo, bahkan mewanti-wanti masyarakat supaya tidak kelewat kerajingan main semprot disinfektan. Soalnya, cairan disinfektan bisa berbahaya bagi manusia bila kelewat banyak masuk ke tubuh.

"Permukaan di luar ruangan, seperti jalanan, tempat lapang, rerumputan, jangan sering-sering disemprot dengan disinfektan... Menyemprot disinfektan dalam area yang luas dan terus-terusan bisa bikin polusi lingkungan dan harus dihindari," kata Zhang Liubo, dilansir Science dari siaran televisi CCTV China

https://m.detik.com/news/berita/d-49...uah-banyolan/2

sebelumnya ane ucapkan terimakasih buat kepala daerah yg benar2 ingin mencegah makin banyaknya masyarakat yang tertular covid19, tapi sayangnya banyak juga kepala daerah yg bertindak konyol dan cari muka dalam musibah ini, seperti semprot disinfektan dijalanan emoticon-Big Grin

kalo anggarannya dibelikan masker udah dapet berapa box tuh? dan lebih bermanfaat


Ga hanya kepala daerah di Indonesia saja yg melakukan hal tsb.. si fisher ngomong gini soalnya..

"Itu adalah sebuah gambaran konyol di banyak negara," kata Fisher 

Kalau mau.. who membuat aturan2 baku yg nantinya aturan2 tsb disampaikan ke negara2 yg ada untuk diberlakukan di masing2 wilayahnya..

Penyemprotan desifektan di jalan belum ada larangannya.. baru keluar "bahwa nyemprot jalanan ga efektif menangkal covid19."

Selama belum ada larangan.. ya susah..
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:49


Yang jelas, itu adalah hal yang tidak kami rekomendasikan. Kami tidak percaya orang-orang tertular virus dari permukaan tanah (jalanan -red)


Ane eprnah baca di businss insider, udah diteliti bahwa memang benar disinfectan dapat membunuh virus dalam hitungan detik dan menit, yang mana kalo tidak didisinfektan virus bisa bertahan berhari2 dan bahkan bisa lebih dr seminggu

Dan pahami lagi kalimat who ini:

Kami tidak percaya orang-orang tertular virus dari permukaan tanah (jalanan -red)

Gak percaya silakan, tapi dia tak membantah ada virus betebaran di jalanan


Diubah oleh xrm
profile-picture
profile-picture
flight.level dan chisaa memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:51
Quote:
sebelumnya ane ucapkan terimakasih buat kepala daerah yg benar2 ingin mencegah makin banyaknya masyarakat yang tertular covid19, tapi sayangnya banyak juga kepala daerah yg bertindak konyol dan cari muka dalam musibah ini, seperti semprot disinfektan dijalanan emoticon-Big Grin

kalo anggarannya dibelikan masker udah dapet berapa box tuh? dan lebih bermanfaat


WHO bacotnya ga jelas

waktu China pake tronton semprot disinfektan di jalan-jalan, toh WHO anteng aja

dah banyak yang kritik WHO terlalu China sentris,
dan banyak yang minta ketua nya mundur, karena GAGAL!
profile-picture
profile-picture
121Z4 dan jeffm12 memberi reputasi
2 0
2
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:54
WHO adalah badan yang didanai banyak negara terutama USA

sayangnya ketuanya si Tedros dah "dibeli" China

jadi bacotan WHO dah kaya untuk "memoles citra" China aja
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 07:59
WHO baru ngemeng di bulan APRIL....^^^

WHO kemaren2 diem ajah...^^^
profile-picture
p.star7 memberi reputasi
1 0
1
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:02
Penjilat pantat WHO otak kopong silahkan komen...
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:03
pbb mah tai kucingemoticon-Tai
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:07
China : lho kok sepi
penduduk bumi : hide in bunker atut di culik corona

emoticon-Ngakak
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:07
WHO juga organisasi konyol,
organisasi bancolan
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:08
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:14
Quote:Original Posted By ajacid
WHO baru ngemeng di bulan APRIL....^^^

WHO kemaren2 diem ajah...^^^


Lagi sibuk kali kemaren²
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:16
Penyemprotan disinfektan tidak termasuk banyolan. Kalo WHO mo tau lebih, itu warga yg nolak jenazah pasien covid lbh konyol lg.
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:16
iya konyol logika aja
corona g bs mnular dari udara
corona g kuat panas (aspal siang hari panas boo)
corona menulari via partikel mikro (sapa jg yg mw jilatin aspal)
profile-picture
sacfron memberi reputasi
1 0
1
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:18
kalo ykin lanjutken.....


emoticon-Cool
0 0
0
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
08-04-2020 08:21
WHO udah dibeli China

Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
Saat WHO Anggap Penyemprotan Disinfektan di Jalanan Sebuah Banyolan
Diubah oleh ikardus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia