News
Batal
KATEGORI
link has been copied
180
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e8afdf58d9b173851735691/viral-foto-dokter-tht-yang-meninggal-berstatus-pdp-praktik-pakai-jas-hujan
Viral di media sosial foto seorang dokter mengenakan jas hujan plastik sebagai pengganti alat pelindung badan (APD). Dokter tersebut merupakan dokter telinga-hidung-tenggorokan (THT) Bernadette Albertine Francisca, yang meninggal pagi tadi dengan status PDP atau pasien dalam pengawasan.
Lapor Hansip
06-04-2020 17:01

Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

Jakarta - Viral di media sosial foto seorang dokter mengenakan jas hujan plastik sebagai pengganti alat pelindung badan (APD). Dokter tersebut merupakan dokter telinga-hidung-tenggorokan (THT) Bernadette Albertine Francisca, yang meninggal pagi tadi dengan status PDP atau pasien dalam pengawasan.
" Iya, itu beliau (dr Bernadette). Ini di RS Awal Bros (foto diambil)," kata Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Halik Malik melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (4/4/2020)

Halik mengatakan dr Bernadette tidak menangani secara langsung pasien yang terjangkit virus Corona. Ada dugaan Bernadette terpapar pada saat melayani pasien di tempatnya praktik.

"Info yang ada tidak menangani secara langsung pasien positif atau PDP COVID-19. Diduga terpapar ketika melayani pasien di tempat praktik," ujarnya.

Halik mengungkapkan dr Bernadette melakukan praktik di dua rumah sakit di daerah Makassar, yakni RS Awal Bros dan RS Bhayangkara.

"Di Makassar, 1 RS Bhayangkara, 2 RS Awal Bros," ungkap Halik.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengumumkan dua dokter yang meninggal dunia pada masa pandemi virus Corona (COVID-19). Satu dokter telah terkonfirmasi positif Corona, sementara satu lainnya meninggal dalam status sebagai pasien dalam pemantauan (PDP).

Kedua dokter tersebut adalah dokter Bernadette Albertine Francisca dan dokter Ketty Herawati Sultana. Sebelum kedua dokter tersebut sakit, mereka berdua terus aktif berpraktik di rumah sakit masing-masing.

"Informasi yang kami peroleh sampai hari ini dokter Bernadette di Makassar itu statusnya PDP. Sudah dilakukan rapid test positif, swab test dijadwalkan hari ini atau belum dilakukan sampai beliau wafat semalam," kata Halik.
sumber

******

Tolong dibaca berita yang dibold TS.
Itulah faktanya.
Jadi, tidak semua dokter yang meninggal itu memang berada pada gugus tugas covid-19 dan berada di garda terdepan. Ada yang tetap praktek tanpa APD yang memadai, padahal setiap dokter itu rentan tertular dari pasiennya, yang bisa saja telah terinfeksi virus Corona.

Inilah yang dimaksudkan oleh TS pada trit yang lain. Bukan menafikan perjuangan dokter lainnya, atau mengecilkan arti perjuangan mereka. Bukan itu. TS hanya menginginkan bahwa IDI tidak hanya memasukan nama-nama dokter yang meninggal karena Corona, tapi tolong jelaskan juga sebab musababnya dan kronologisnya agar masyarakat mendapat info yang bersih dan adil, sehingga tidak hanya bisa menghujat pemerintah. Sebab jika ada seorang dokter meninggal karena Corona dan terpapar pada saat praktek pribadi, itu sama dengan ojol yang terpapar penumpang atau klien karena mereka juga tak tahu siapa-siapa yang telah terinfeksi.

Jadi, buka mata, buka hati.
Jangan menganggap bahwa semua dokter yang meninggal disaat wabah ini karena positif covid-19 atau memang terpapar karena tengah berjuang di garda terdepan, berjuang demi masyarakat.

Ingat.
Jangan sekali-sekali memelintir berita atau membuat narasi seolah-olah TS tak peduli dengan para dokter. Jangan pula membuat kalimat seolah kita tak perlu tahu mengenai hal ini, dan harus menerima saja berita yang disebar IDI.

Coba tanya ke IDI, apakah mereka setiap hari memantau keadaan dokter anggotanya? Apakah mereka ikut turun langsung memperhatikan kelengkapan anggotanya? Atau hanya jadi penjaga gawang, menunggu berita kematian para dokter, lalu mengumumkan di surat kabar atau sosial media, dan menjadikan kematian seorang dokter hanya sebagai data statistik semata?

Ini hanya sebagai contoh.
Tadi TS habis memeriksakan diri ke Puskesmas Kecamatan. Apa yang TS lihat?

Mereka para dokter yang bertugas di Puskesmas masih saja memakai jas hujan Elmondo. Tanpa perlindungan yang memadai. Tempat duduk pun tetap disejajarkan tanpa jarak. Semua yang mengeluh sakit flu, pilek, batuk, berkumpul disana. Dan yang tak memiliki gejala tersebut masuk ke ruangan terpisah.

Jas hujan.
Ini di Jakarta. Dan masker tetap jadi barang langka. Tak terdengar lagi berita tentang ucapan gubernur Jakarta yang mau membagikan masker dari RT ke RT. Tapi sudahlah. Mungkin memang lebih baik dijual dengan harga mahal melalui BUMD.

Dan TS memberi saran. Jangan berlama-lama ngobrol dengan dokter yang bertugas dengan alasan konsultasi ya. Itu fasilitas publik. Bukan dokter pribadi. Jadi kalau ingin mengetahui apapun juga mengenai covid-19, silakan cari di internet. Buat apa punya hp bagus tapi bodoh. Jangan sampai ada yang dimaki-maki oleh orang lain karena lama menunggu, seperti tadi TS memaki-maki sepasang manusia tak punya otak yang konsultasi sampai hampir setengah jam membuat orang lain menunggu hingga kehujanan.

Dokter juga manusia. Mereka butuh istirahat, butuh penanganan cepat. Jangan lebay.
Itu.
Diubah oleh i.am.legend.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 54 lainnya memberi reputasi
51
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 6
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:05
Innalilahi wa innailaihi roji'uun.
Semoga husnul khatimah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:08
saya buzzeRp, dia meninggal karena kelelahan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 10 lainnya memberi reputasi
10 1
9
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:08
jas hujan juga ga sekali pake tapi dicuci sore dan dipakai ulang esok harinya, bahkan ada yg sobek disana-sini juga tetap dipakai
APD dari pemda paling cuman diberikan sedikit demi sedikit entahlah padahal di gudang pemda menumpuk itu bantuan dr pusat dan donatur

janji2 apresiasi untuk tenaga medis juga omong kosong
pemerintah pusat janjikan sekian tapi ujung2nya keuangan pemerintah daerah/provinsi yg menanggung
kirain dari pempus dapat dari pemda dapat eh ternyata kagaemoticon-fuck
kaga ngerti apa kalau tenaga medis ini mulai dikucilkan bahkan ada yg diusir masyarakat yg ketakutan ketularan virus
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 18 lainnya memberi reputasi
18 1
17
Lihat 10 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:10
iya kan dokter ketemu banyak pasien. paling rentan jadinya,
berarti kluster lain ya...
dokternya juga praktik biasa.

turut berduka cita emoticon-norose
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:13
kasihan dokter skrg...mau nangani pasien alat2 aja ga lengkap....smpe2 temen ane dokter dipuskesmas berharap donasi masker, hand sani, ADP, dll....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:16
Bantuan nya kemaren kemana... Perasan ada jutaan masker adp dll..
Diubah oleh Betjanda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:18
Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan jzito memberi reputasi
2 0
2
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:30
PDP aja meninggal bahkan seorang dokter yang PDP, bisa meninggal. disini terbukti kesiapan pemerintah tidak siap.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:34
Jadi maksud TS berapa digarda depan itu hanya berupa perawatan pasien yg sudah positif covid-19? Usaha screening di puskesmas, RS, atau praktek pribadi tidak termasuk?

Anda menyamakan risiko terpapar seorang dokter yang PASTI bertemu dengan orang sakit ketika bekerja, dengan seorang ojol yang TIDAK PASTI bertemu orang sakit ketika bertemu klien?

Apa maksud TS dengan berkata IDI harus adil menyebutkan kronologis dll? Memangnya dengan tidak menyebutkan IDI bersikap tidak adil? Tidak adil terhadap siapa?

IDI mengkritik pemerintah hanya berdasarkan pertimbangan medis karena memang itu tugas mereka. Kalau pemerintah tidak menggubris yang silahkan saja. Jangan sedikit-sedikit berpikiran semua yang mengkritik itu ada niatan politik..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 12 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:34
ya emang gak siap
siapnya pemerintah itu kan kalo bayarin gaji pns
pasti ada duit kalo pns
kalo buat yg urgent lom tentu, musti sisir dulu anggaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:36
Bla bla bla bla!
Cang cing cong cang cing cong!
apakah IDI ....nguik nguik! Dst dst.....

Ini adalah salah Anies!

Demikian, terimakasih!

Take emoticon-Angkat Beer


profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 12 lainnya memberi reputasi
11 2
9
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:39
....emoticon-norose



dah jumlahnya dikit,...

produksinya dikit (karena mahalnya amit2)
pada tewas pula....

>>> Dokter Indonesia...emoticon-norose

profile-picture
anjaultras memberi reputasi
1 0
1
Lihat 4 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:39
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:40
Dan banyak yg ga terima pas gw bilang IDI mulai rusak gara2 bergaul ma PKS.. emoticon-Malu (S)


emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 7 lainnya memberi reputasi
6 2
4
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:46
Mati ga bisa ditebak bahkan sekelas dokter ga tau seberapa kuat tubuhnya pantas yg divonis mati kadang mbleset, dlm medis ga ada kata pasti yg ada berapa persen kemungkinan
profile-picture
elnusha memberi reputasi
1 0
1
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:47
sediiihhh...
profile-picture
anjaultras memberi reputasi
1 0
1
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:48
Quote:Original Posted By b3jo.asoy
Bla bla bla bla!
Cang cing cong cang cing cong!
apakah IDI ....nguik nguik! Dst dst.....

Ini adalah salah Anies!

Demikian, terimakasih!

Take emoticon-Angkat Beer


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
anjaultras memberi reputasi
1 0
1
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:49
Jumlah tes di Indon dan perbandingan per 1 juta populasi
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

emoticon-Ngakak

Menunggu kebaikan hati Yang Mulia Jokowi agar jumlah tes corona seperti mereka
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

emoticon-Ultah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 17:49
Quote:Original Posted By i.am.legend.
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan

Jakarta - Viral di media sosial foto seorang dokter mengenakan jas hujan plastik sebagai pengganti alat pelindung badan (APD). Dokter tersebut merupakan dokter telinga-hidung-tenggorokan (THT) Bernadette Albertine Francisca, yang meninggal pagi tadi dengan status PDP atau pasien dalam pengawasan.
" Iya, itu beliau (dr Bernadette). Ini di RS Awal Bros (foto diambil)," kata Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Halik Malik melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (4/4/2020)

Halik mengatakan dr Bernadette tidak menangani secara langsung pasien yang terjangkit virus Corona. Ada dugaan Bernadette terpapar pada saat melayani pasien di tempatnya praktik.

"Info yang ada tidak menangani secara langsung pasien positif atau PDP COVID-19. Diduga terpapar ketika melayani pasien di tempat praktik," ujarnya.[/b]

Halik mengungkapkan dr Bernadette melakukan praktik di dua rumah sakit di daerah Makassar, yakni RS Awal Bros dan RS Bhayangkara.

"Di Makassar, 1 RS Bhayangkara, 2 RS Awal Bros," ungkap Halik.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kembali mengumumkan dua dokter yang meninggal dunia pada masa pandemi virus Corona (COVID-19). Satu dokter telah terkonfirmasi positif Corona, sementara satu lainnya meninggal dalam status sebagai pasien dalam pemantauan (PDP).

Kedua dokter tersebut adalah dokter Bernadette Albertine Francisca dan dokter Ketty Herawati Sultana. Sebelum kedua dokter tersebut sakit, mereka berdua terus aktif berpraktik di rumah sakit masing-masing.

"Informasi yang kami peroleh sampai hari ini dokter Bernadette di Makassar itu statusnya PDP. Sudah dilakukan rapid test positif, swab test dijadwalkan hari ini atau belum dilakukan sampai beliau wafat semalam," kata Halik.
sumber

******

Tolong dibaca berita yang dibold TS.
Itulah faktanya.
Jadi, tidak semua dokter yang meninggal itu memang berada pada gugus tugas covid-19 dan berada di garda terdepan. Ada yang tetap praktek tanpa APD yang memadai, padahal setiap dokter itu rentan tertular dari pasiennya, yang bisa saja telah terinfeksi virus Corona.

Inilah yang dimaksudkan oleh TS pada trit yang lain. Bukan menafikan perjuangan dokter lainnya, atau mengecilkan arti perjuangan mereka. Bukan itu. TS hanya menginginkan bahwa IDI tidak hanya memasukan nama-nama dokter yang meninggal karena Corona, tapi tolong jelaskan juga sebab musababnya dan kronologisnya agar masyarakat mendapat info yang bersih dan adil, sehingga tidak hanya bisa menghujat pemerintah. Sebab jika ada seorang dokter meninggal karena Corona dan terpapar pada saat praktek pribadi, itu sama dengan ojol yang terpapar penumpang atau klien karena mereka juga tak tahu siapa-siapa yang telah terinfeksi.

Jadi, buka mata, buka hati.
Jangan menganggap bahwa semua dokter yang meninggal disaat wabah ini karena positif covid-19 atau memang terpapar karena tengah berjuang di garda terdepan, berjuang demi masyarakat.

Ingat.
Jangan sekali-sekali memelintir berita atau membuat narasi seolah-olah TS tak peduli dengan para dokter. Jangan pula membuat kalimat seolah kita tak perlu tahu mengenai hal ini, dan harus menerima saja berita yang disebar IDI.

Coba tanya ke IDI, apakah mereka setiap hari memantau keadaan dokter anggotanya? Apakah mereka ikut turun langsung memperhatikan kelengkapan anggotanya? Atau hanya jadi penjaga gawang, menunggu berita kematian para dokter, lalu mengumumkan di surat kabar atau sosial media, dan menjadikan kematian seorang dokter hanya sebagai data statistik semata?

Ini hanya sebagai contoh.
Tadi TS habis memeriksakan diri ke Puskesmas Kecamatan. Apa yang TS lihat?

Mereka para dokter yang bertugas di Puskesmas masih saja memakai jas hujan Elmondo. Tanpa perlindungan yang memadai. Tempat duduk pun tetap disejajarkan tanpa jarak. Semua yang mengeluh sakit flu, pilek, batuk, berkumpul disana. Dan yang tak memiliki gejala tersebut masuk ke ruangan terpisah.

Jas hujan.
Ini di Jakarta. Dan masker tetap jadi barang langka. Tak terdengar lagi berita tentang ucapan gubernur Jakarta yang mau membagikan masker dari RT ke RT. Tapi sudahlah. Mungkin memang lebih baik dijual dengan harga mahal melalui BUMD.

Dan TS memberi saran. Jangan berlama-lama ngobrol dengan dokter yang bertugas dengan alasan konsultasi ya. Itu fasilitas publik. Bukan dokter pribadi. Jadi kalau ingin mengetahui apapun juga mengenai covid-19, silakan cari di internet. Buat apa punya hp bagus tapi bodoh. Jangan sampai ada yang dimaki-maki oleh orang lain karena lama menunggu, seperti tadi TS memaki-maki sepasang manusia tak punya otak yang konsultasi sampai hampir setengah jam membuat orang lain menunggu hingga kehujanan.

Dokter juga manusia. Mereka butuh istirahat, butuh penanganan cepat. Jangan lebay.
Itu.


Quote:Original Posted By shiva124
kasihan dokter skrg...mau nangani pasien alat2 aja ga lengkap....smpe2 temen ane dokter dipuskesmas berharap donasi masker, hand sani, ADP, dll....



Kali ini ane setubuh ama enkong lejen jomblo

Dokter itu emang di bayar buat nanganin penyakit ,baik yg biasa maupun bahaya.
Itu udh tugas mereka ,persis sama seperti TNI,Polri ,pemadam kebakaran .MEreka2 ini udh teken kontrak mati .mereka dibayar buat ngerjain tugas mereka

Kalo kaga mau ato milih2 .jangan jadi dokter .

Jangan bisa nye kalo kejadian Malpraktik ,mereka kebal hukum,kaga bisa di bawa ke ranah hukum dsb

Dannjgn bisa nye juga memproyekin pasien nye .yg kaga harus operasi ,malah di suruh2 operasi buat nambah pundi2 mereka

Belon lagi dokter2 yg kerjasama ama farmasi .Orang sakit pale ,malah di kasi obat ambeien ,karna dokter nye kerjasama ama pabrik obat ambeien

Di atas itu semua udeh rahasia umum
Yg sok suci dan sok pahlawan ,silahkan baris di bawah yg rapi dan mewek terkaing2 yg kompak

Dan bagi cewek2 yg masih single,silahkan pm engkong lejen yg lagi jomblo bertahun2


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 6 lainnya memberi reputasi
6 1
5
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan
06-04-2020 18:05
Quote:Original Posted By i.am.legend.
[center]Viral Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Pakai Jas Hujan


Tolong dibaca berita yang dibold TS.
Itulah faktanya.
Jadi, tidak semua dokter yang meninggal itu memang berada pada gugus tugas covid-19 dan berada di garda terdepan. Ada yang tetap praktek tanpa APD yang memadai, padahal setiap dokter itu rentan tertular dari pasiennya, yang bisa saja telah terinfeksi virus Corona.

Inilah yang dimaksudkan oleh TS pada trit yang lain. Bukan menafikan perjuangan dokter lainnya, atau mengecilkan arti perjuangan mereka. Bukan itu. TS hanya menginginkan bahwa IDI tidak hanya memasukan nama-nama dokter yang meninggal karena Corona, tapi tolong jelaskan juga sebab musababnya dan kronologisnya agar masyarakat mendapat info yang bersih dan adil, sehingga tidak hanya bisa menghujat pemerintah. Sebab jika ada seorang dokter meninggal karena Corona dan terpapar pada saat praktek pribadi, itu sama dengan ojol yang terpapar penumpang atau klien karena mereka juga tak tahu siapa-siapa yang telah terinfeksi.

Jadi, buka mata, buka hati.
Jangan menganggap bahwa semua dokter yang meninggal disaat wabah ini karena positif covid-19 atau memang terpapar karena tengah berjuang di garda terdepan, berjuang demi masyarakat.

Ingat.
Jangan sekali-sekali memelintir berita atau membuat narasi seolah-olah TS tak peduli dengan para dokter. Jangan pula membuat kalimat seolah kita tak perlu tahu mengenai hal ini, dan harus menerima saja berita yang disebar IDI.

Coba tanya ke IDI, apakah mereka setiap hari memantau keadaan dokter anggotanya? Apakah mereka ikut turun langsung memperhatikan kelengkapan anggotanya? Atau hanya jadi penjaga gawang, menunggu berita kematian para dokter, lalu mengumumkan di surat kabar atau sosial media, dan menjadikan kematian seorang dokter hanya sebagai data statistik semata?

Ini hanya sebagai contoh.
Tadi TS habis memeriksakan diri ke Puskesmas Kecamatan. Apa yang TS lihat?

Mereka para dokter yang bertugas di Puskesmas masih saja memakai jas hujan Elmondo. Tanpa perlindungan yang memadai. Tempat duduk pun tetap disejajarkan tanpa jarak. Semua yang mengeluh sakit flu, pilek, batuk, berkumpul disana. Dan yang tak memiliki gejala tersebut masuk ke ruangan terpisah.

Jas hujan.
Ini di Jakarta. Dan masker tetap jadi barang langka. Tak terdengar lagi berita tentang ucapan gubernur Jakarta yang mau membagikan masker dari RT ke RT. Tapi sudahlah. Mungkin memang lebih baik dijual dengan harga mahal melalui BUMD.

Dan TS memberi saran. Jangan berlama-lama ngobrol dengan dokter yang bertugas dengan alasan konsultasi ya. Itu fasilitas publik. Bukan dokter pribadi. Jadi kalau ingin mengetahui apapun juga mengenai covid-19, silakan cari di internet. Buat apa punya hp bagus tapi bodoh. Jangan sampai ada yang dimaki-maki oleh orang lain karena lama menunggu, seperti tadi TS memaki-maki sepasang manusia tak punya otak yang konsultasi sampai hampir setengah jam membuat orang lain menunggu hingga kehujanan.

Dokter juga manusia. Mereka butuh istirahat, butuh penanganan cepat. Jangan lebay.
Itu.


Intinya salah anies ya Bong emoticon-Leh Uga

Joko sembung bawa golok
Gak nyambung ...........

emoticon-Ngakak
Diubah oleh kafiradikal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anjaultras dan 5 lainnya memberi reputasi
5 1
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia