Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
36
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e814466c342bb74ac6f6671/gerbong-6-kursi-13a
Cerita ini terkubur bersama jasad kakekku 19 tahun yang lalu. Sebuah kisah yang tidak pernah dia ungkapkan ke siapapun, termasuk ke 8 anak nya. Kakek ku mengubur cerita itu cukup lama, sejak dia masih aktif sebagai masinis hingga pensiun dan menikmati masa tua nya. Dia berfikir cukup dia yang tau dan mengalami hal yang tidak pernah ingin di alami orang lain itu. Namun malam itu, semua berubah…
Lapor Hansip
30-03-2020 07:59

Gerbong 6 Kursi 13A

Past Hot Thread
icon-verified-thread

Quote:Gerbong 6 Kursi 13A

Quote:Gerbong 6 Kursi 13A
Sumber : Flickr

Quote:  Sumber : https://soundcloud.com/mudes15/frank...e-kereta-malam



Quote:Cerita ini terkubur bersama jasad kakekku 19 tahun yang lalu. Sebuah kisah yang tidak pernah dia ungkapkan ke siapapun, termasuk ke 8 anak nya. Kakek ku mengubur cerita itu cukup lama, sejak dia masih aktif sebagai masinis hingga pensiun dan menikmati masa tua nya. Dia berfikir cukup dia yang tau dan mengalami hal yang tidak pernah ingin di alami orang lain itu. Namun malam itu, semua berubah…

Aku baru saja mengeringkan badan, setelah sore tadi terguyur hujan deras. Aku terlambat pulang sekolah hari ini, menjadi pengurus ekstrakurikuler di sekolah cukup menguras waktu ku dan merampas hasrat untuk pergi bermain di sore hari. Hari ku penuh dengan urusan sekolah dan ekstrakurikuler.

Ku lihat kakekku menyeruput kopi tubruknya yang kental sembari tangannya lincah menganyam serutan bambu. Sejak pensiun sebagai masinis, beliau sering membuat peralatan rumah dari anyaman bambu untuk menyibukkan diri dirumah.

“Gimana sekolah e le? Kok sore banget pulang mu?”
“Iya mbah, ngurusi ekstra jurnalis. Sambil nunggu hujan tapi gak reda-reda’
“Pengen jadi wartawan kamu?”
“Ndak juga sih mbah, tapi saya lebih tertarik dengan teknik penulisan”
“Berarti mau jadi penulis nih”
“Heheh… ya belajar mbah…”

Dia kembali menyeruput kopi hitamnya dari cangkir tua berbahan seng. Kopi yang dia racik dan roasting sendiri dengan komposisi sesuai selera nya.

“Kalau mau nulis, aku punya cerita le… mungkin bisa jadi bahan tulisan mu”
“Cerita? Cerita apa toh mbah?”

Dia hanya tersenyum dan memulai ceritanya…

Siang itu di awal desember 1978, cukup panas dan penuh sesak penumpang KA Gumarang Jakarta - Surabaya. Kakekku bertugas sebagai masinis di kereta itu. Beliau sering bertugas untuk kereta api jarak jauh, karena itulah dia jadi jarang berada di rumah karena tugas. Bahkan terkadang seminggu hanya 2 hari dia ada di rumah.

Namun hari itu dia ingin segera pulang, istrinya sedang mengandung anaknya yang ke 8. Dan beberapa hari lagi adalah perkiraan hari kelahiran. Yang hanya ada dalam pikirannya adalah segera menuntaskan perjalanan itu dan langsung pulang ke kota Bliitar.

Pukul 19.10, kereta tiba di stasiun Gubeng. Pemberhentian terakhir untuk KA Gumarang Jakarta - Surabaya. Kakekku harus menunggu kereta dari Surabaya ke Blitar yang baru akan berangkat 20.05. Kereta terakhir malam itu. Hal ini sebelumnya tidak pernah dia lakukan, biasanya jika sampai Surabaya malam dia menginap dulu di stasiun dan baru keesokan harinya pulang ke blitar dengan kereta pertama pagi itu. Tapi malam itu semua berbeda…

KA Penataran Surabaya - Biitar sudah meninggalkan stasiun Gubeng pukul 20.13. Suasana penumpang cukup lengang, tak banyak penumpang yang menaiki kereta tersebut. Wajar saja itu kereta malam terakhir, jarang malam-malam begini orang berangkat ke kota lain. Jika pun ada biasanya di dominasi pekerja pabrik yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Ron, bawa berapa gerbong?”
“Cuma 6, kereta malam begini gak ada yang naik”
“Yaudah, aku tak numpang di gerbong 6 yo. Kl udah sampai lupa bangunin”
“Bereees… wes tidur o sana…”


Syahroni adalah kondektur teman kakekku. Mereka sering bertugas dalam satu kereta, cuma hari itu jadwal mereka terpisah.

Gerbong 6 adalah gerbong paling belakang, tak begitu ramai penumpang disini hanya beberapa baris kursi yang terisi penuh. Selebihnya hanya berisi 1-2 penumpang. Kakekku merebahkan tubuh nya di kursi 15C-D. Perjalanan panjang cukup melelahkan, karena perlu fokus dan selalu berkonsentrasi. Matanya hanya tertuju di kaca jendela dan sesekali terpejam.
Beberapa saat kemudian kakekku terbangun oleh suara Syahroni yang sedang melakukan pengecekan tiket…

“Udah nyampe mana ron?”
“Kepanjen”
“Dah sepi yo”
“Ya jelas, udah lewat malang. Udah banyak yang turun. Wes tidur o lagi. Nanti tak bangunin”


Suasana dalam gerbong 6 menjadi sangat sepi, selepas kota Malang hanya tersisa kakekku dan 3 orang penumpang lain. Lampu gerbong pun tak nyala seluruhnya. Hanya beberapa buah saja dan itu tak membuat gerbong menjadi terang. Sesekali angin dingin dari ventilasi jendela berhembus dan menerpa wajah dan leher.

Kakek ku menatap sekeliling, kosong… hanya ada seorang wanita berambut panjang duduk di kursi 13A. Aneh perasaan sedari tadi bangku itu kosong. Masa masih ada penumpang yang naik di malam begini. Kereta juga sudah melewati stasiun sumber pucung, pasti 2 penumpang lain tadi turun di stasiun itu.

Kakek ku masih memperhatikan wanita tersebut, tak jelas bagaimana wajahnya tertutup rambutnya yang hitam. Dan sepertinya sedang tunduk tertidur, entahlah lampu gerbong ini tak cukup terang menyinari wajahnya. Namun aneh, wanita itu tak bergerak sedikitpun dari tadi. Padahal guncangan kereta begitu terasa.

Hampir 10 menit kakekku memperhatikan wanita di kursi 13A itu, masih tanpa ekspresi dan gerak tubuh yang berarti. Wanita itu masih tertunduk tanpa memberikan tanda-tanda dia akan turun dimana. Siapa wanita itu?

Kereta pun melewati terowongan karangkates. 2 terowongan panjang, suasana bertambah gelap dan mencekam. Hanya ada kakekku dan seorang wanita aneh di kursi 13A. Kakekku berfikir tak ada salahnya untuk menyapa, barang kali dia bingung atau tertidur. Bahkan mungkin jangan2 stasiun tempat dia berhenti sudah terlewat.

Namun baru akan menyapa, beberapa penumpang masuk ke gerbong tersebut dari pintu depan. Cukup banyak sekitar 8-9 orang. Beberapa membawa barang bawaan seperti tas dan kardus-kardus yang diikat tali rafia. Ada yang membawa anak kecil dan bayi di dalam gendongan. Tapi tunggu… wajah itu…

Orang-orang tersebut kemudian duduk dan saling berpencar, mereka seperti tau harus duduk dimana. Tanpa harus bertanya satu sama lain. Kakekku semakin resah, seperti ada yang tidak beres di gerbong 6 ini. Orang-orang yang baru naik itu masih saling terdiam, tanpa ada percakapan sama sekali.

‘Tapi dari mana mereka berasal? Apakah pindahan dari gerbong depan? Atau baru naik dari stasiun sebelum nya??’

Banyak pertanyaan di benak kakekku atas semua hal2 aneh ini. Terlihat samar namun jelas, Syahroni melambaikan tangan kearah kakekku dari pintu gerbong depan. Seolah-olah dia mengajak kakekku untuk keluar dari gerbong itu tanpa bersuara.

“Ada apa ron? Kenapa kamu pucat?”
“Ayo pindah ke depan… cepetan”
“Lho kenapa? Udah rame kok di gerbong ini”
“Rame gmn? Kamu gak tau siapa mereka yang masuk barusan?”
“Penumpang… Mungkin dari gerbong depan. Tapi wajah mereka kenapa pucat tanpa ekspresi?? Apa mungkin kelelahan?”
“Coba balik badan, dan lihat lagi…”


Begitu kakekku membalikkan badan, keadaan berubah. Orang-orang yang baru naik tadi kondisinya sangat mengenaskan. Ada yang kepalanya berlumuran darah, pecah dan terlihat sebagian otak nya. Ada yang tangannya terpotong dan tulang-tulang nya yang hancur. Dan ibu yang menggendong bayi tadi tak terlihat sebagai bayi, seperti menggendong seonggok tubuh tanpa kepala.

Kakekku langsung lemas, sama sekali dia tidak berfikir tentang semua itu. Syahroni pun menarik lengan kakekku dan membawanya ke gerbong depan.

“Tapi ron… me.. mereka siapa??”
“Mereka adalah arwah korban tabrakan kereta. Orang-orang yang melintas perlintasan tanpa tau ada kereta lewat. Dan beberapa adalah orang yang sengaja bunuh diri menabrakkan tubuhnya ke kereta.”
“Kok kamu tahu??”
“Aku udah sering ikut kereta terakhir, dan usai melewati terowongan karangkates mereka selalu ada di gerbong paling terakhir. Aku lupa untuk menyuruhmu pindah tadi…”


Kakekku masih belum percaya dengan kejadian itu, dia seperti ingin kembali ke gerbong 6 dan memastikan kembali apa yang dia lihat.

“Lalu siapa yang duduk di kursi 13A. Dia sudah ada disitu sebelum masuk terowongan”
“Aku nggak tahu… tapi dia bukan salahsatu dari mereka.”
“Maksudnya?”
“Aku sempat mengecek tiketnya tadi, dia pun langsung duduk disitu”
“Trus berarti dia….”
“Mungkin… ini hanya perkiraan ku… dia tau akan arwah-arwah itu, dan salahsatu dari arwah itu adalah orang yang dia kenal dan ingin dia lihat malam ini…”
“...”


Kakekku bukanlah orang yang penakut, hanya saja hal itu belum pernah dia alami sebelum nya. Shock, kaget dan merasakan hal yang tidak biasa. Sejak saat itu, kakek jarang sekali naik kereta malam untuk pulang ke Blitar. Tak jarang Syahroni pun bercerita tentang arwah-arwah itu semakin menakutkan. Beberapa diantara mereka datang dengan tubuh yang mencari kepalanya. 

Bagi kakek ada hal-hal yang sebaiknya tidak perlu dia ketahui kenapa, daripada akan mengusik suasana yang tenang berubah menjadi sangat mengerikan…

Biarkan “mereka” ada dengan apa adanya...



profile-picture
profile-picture
profile-picture
infinitesoul dan 55 lainnya memberi reputasi
56
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
Gerbong 6 Kursi 13A
30-03-2020 08:13
wah ini nih emoticon-Salaman cerita menarik emoticon-Salaman
profile-picture
MBOH1526 memberi reputasi
1 0
1
Gerbong 6 Kursi 13A
30-03-2020 09:22
Itu kursi fav ane juga no 12 & 13 gerbong terakhir kalo naik ka ekonomi. Soalnya pas, si tengah2 bentangan gerbong. Gerbong terakhir dipilih soalnya dulu pas asongan masih boleh naik biasanya mereka gak terlalu berisik jika si gerbong 6. Bonusnya bisa backriding emoticon-Cool
Alhamdullilah selama naik ka belom pernah diganggu oleh mereka walaupun pernah jalan malem penumpang cuma ber 5
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan rizaldi.sarpin memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
30-03-2020 20:49
Itu berarti penumpang cewek itu adalah manusia juga ??
profile-picture
profile-picture
yudhistiralpg dan MBOH1526 memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 18:32
waduh......ngerinya. tp kita hrus ttep percya bahwa mereka itu ada, hnya sja yg bsa melihat makhluk seperti itu hnya orang2 tertentu alias yg pnya kelebihan atau indra ke 6.
profile-picture
MBOH1526 memberi reputasi
1 0
1
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 18:48
ane sering 13 atau 16 gerbing 5/4/6 tergantung dimana restorasi, dan pernah segerbong cuma 2 orang, pengenya sih sampai tujuan tetep di gerbong tsb buat ngerasain sensasi barang kali, eeee disuruh pindah sma kondekturnya
profile-picture
MBOH1526 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 19:03
Ternyata cerita ini sdh turun temurun bagi crew Daop VIII.

Dilanjut mas ceritanya ijin menyimak versi alm si mbah
profile-picture
MBOH1526 memberi reputasi
1 0
1
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 19:18
Ane trauma gan, dulu rumah ane di bintaro. Dari kecil gak berani walau dipaksa juga naik kereta
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 19:42
keren gan👍👍👍
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 20:02
wahh ngeri jugaa yaa kalo naik kereta jadi jadian kayak gituu hiii seremm
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 22:23
ih...ngerinya kejadian itu....tak bisa dibayangkan jka itu q. mgkin dh pingsan. tp apapun itu dunia ghaib memang ada dan kita hrus percaya krna allah yg jg menciptakan mereka.
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 22:36
Ich,.... Ngeri nya
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
04-04-2020 22:47
Pake lupa lagi temennya emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Gerbong 6 Kursi 13A
05-04-2020 06:54
Quote:Original Posted By bat4k0
Itu berarti penumpang cewek itu adalah manusia juga ??

Sepertinya iya sih gan,

Quote:Original Posted By rifqipain
ane sering 13 atau 16 gerbing 5/4/6 tergantung dimana restorasi, dan pernah segerbong cuma 2 orang, pengenya sih sampai tujuan tetep di gerbong tsb buat ngerasain sensasi barang kali, eeee disuruh pindah sma kondekturnya

Ini di kereta yang sama kaya di cerita gan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Gerbong 6 Kursi 13A
05-04-2020 07:10
Makasi gan. Keren tulisannya emoticon-thumbsup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Gerbong 6 Kursi 13A
05-04-2020 08:10
mantep gan, brgkl ada cerita lg, ditunggu y
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
05-04-2020 10:56
semangat nulisnya bro
profile-picture
profile-picture
MBOH1526 dan ilhaamyp memberi reputasi
2 0
2
Gerbong 6 Kursi 13A
05-04-2020 16:29
weleh...weleh...
medeni.. emoticon-Takut
profile-picture
MBOH1526 memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia