Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
345
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e58f923c342bb618260c2d2/cerita-kosan--cinta-amp-kasmaran-inspired-by-true-story
Halo semua. Pertama - tama, langsung aja to the point. Kalo gan/sis familiar sama judul cerita ini mohon dibaca tulisan yang ane spoiler di bawah ini, kalo ga familiar, monggo dilanjut ke setelah tulisan yang ane spoiler,  IYA, ini cerita yang ada di forum sebelah.  DAN IYA, INI ID ANE. Nanti ane buat pengumuman di forum sebelah kalo ane akan posting cerita ini di Kaskus sebagai konfirmasi bahwa
Lapor Hansip
28-02-2020 18:27

CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story. Warning : 18+)

CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)





Halo semua.

Pertama - tama, langsung aja to the point. Kalo gan/sis familiar sama judul cerita ini mohon dibaca tulisan yang ane spoiler di bawah ini, kalo ga familiar, monggo dilanjut ke setelah tulisan yang ane spoiler, 


Familiar?


Semenjak ane posting cerita ini di forum sebelah, ane ga nyangka banyak yang terkesan sama cerita ane bahkan sampe masuk salah satu views terbanyak di forum dewasa tersebut.

Banyak juga yang bilang, awalnya baca buat nyari bagian esek - esek nya, tapi pada akhirnya stay untuk baca cerita nya. Terus banyak yang request untuk membuat kembali cerita ini tapi tanpa menggunakan bagian dewasa tersebut.

Agak susah sih, karena banyak dialog atau bagian cerita yang justru ane tampilin di saat sedang ada adegan dewasa nya.

Tapi setelah banyak pertimbangan, sepertinya bisa ane sanggupi tuh untuk membuat cerita ini tanpa harus terlalu nampilin bagian begituan nya. Tapi ya sekedar Warning aja sih buat pembaca baru, bahwa cerita ini memang berawal dari cerita panas, jadi akan ada banyak kata - kata erotis ataupun nuansa mesum di cerita ini.

Ane ga bermaksud merendahkan martabat wanita, ane hanya ingin menampilkan penggambaran jujur seorang mahasiswa pria yang tinggal di kosan di Bandung dan gimana kehidupan sosialnya pada waktu itu.

-----------------------------------------------


Sebelum ane mulai, rules yang berlaku di thread ini adalah rules yang berlaku di Sub Forum SFTH.

Ane menggunakan nama lokasi yang real kecuali nama kampus, tempat nongkrong ane, tempat yang ane lupa namanya, dan tentunya nama nama kos - kosan ane dan temen temen ane. 

Ane udah bilang ke orang orang yang terlibat di cerita ini (tepatnya orang yang masih bisa ane kontak) kalo mereka akan ane masukkin ke dalam cerita ane dan mereka fine fine aja, permintaan mereka cuma yang penting jangan sampe orang - orang pada tau siapa mereka.

So please banget no Kepo Kepo.
(Jir kaya bakal banyak aja yang baca ini cerita.. Pake minta no kepo segala hahah)

Okelah, here we go!

--------------------------------------------------------------------





PROLOGUE




Quote:

Pada tau istilah 
The Girl Next Door?

Bagi yang belum tau, The Girl Next Door adalah istilah buat seorang wanita yang mempunyai kepribadian yang hangat, mudah akrab, mempesona, mandiri, menyenangkan, udah gitu tetangga kita lagi! dengan kata lain seorang wanita yang memiliki kepribadian yang sangat di idam - idamkan lelaki dan gampang membuat pria merasa nyaman dekat dengan mereka, meskipun mungkin fisiknya tidak sebagus kepribadiannya.

Karena apalah fisik klo kita udah suka, ya kan? Pada akhirnya fisik hanya menjadi nilai tambah saja buat kita semua kaum pria..


Coba liat di FR FR* di forum dewasa, rating yang dicantumkan selain BJ* dan FJ* adalah GFE. Yap, Girl Friend Experience. Apa itu maksudnya Girl Friend Experience? Mudahnya sih, "kaya sama pacar sendiri ga (waktu kita main sama dia)". Loh ko kaya pacar? Emang penting? Ya bisa dibilang penting, coba bayangin klo kita lagi 'main' sama cewe yang diem aja kaya robot, okelah fisiknya sempurna, Pevita Pearce misalnya, tapi selama kita main sama dia, dia ga bereaksi apa apa, diem aja gitu.. Matanya mondar mandir ngeliatin tiap sisi ruangan, bahkan kadang mainin gadget dia di depan kita, atau yang terparah? Nanya ke kita, "Udah keluar blom?".

HAH! Apa nikmatnya? Klo cuma mau melampiaskan nafsu sih mungkin cukup cukup aja.. Tapi kan terkadang pria itu ga hanya sekedar melampiaskan nafsu belaka..


sekarang coba bayangin misalnya seorang cewe temen SMA kita dulu yang main sama kita, badan dia mungkin ga seheboh Pevita Pearce yang 36D sizenya (Pevita Size nya segitu ga sih? Gue ga tau juga, asal aja nulis 36D karena gw anggep itu size gede dan sepenglihatan gw ya 'itu' nya dia gede.), kulit si cewe temen SMA ini mungkin ga seputih Pevita juga, tapi saat kita 'main' sama dia, cewe ini natap kita dalem dalem, sesekali dia senyum ke kita sambil melenguh menikmati permainan kita, terus tiba tiba ngomong "Akh sayaangg.." terus narik kepala kita dan ngelumat bibir kita.

Setelah main dengan dia, kalian keinget lagi pengalaman sama Pevita Pearce, pasti kalian disitu akan ngomong sama diri kalian sendiri bahwa lebih enak 'main' sama temen SMA kalian dibanding sama Pevita Pearce, kenapa? Yaitu tadi, faktor Girl Friend Experience. Tepatnya lagi kepribadian seorang wanita yang menyenangkan buat cowo. Ini juga berlaku dalam dunia pacaran kan? Percuma punya pacar kaya Raisa tapi ternyata dia sombong, egois, ngambekan, sensian.. Mendingan punya pacar yang biasa aja tapi care sama kita, pengertian, dan bisa kita andelin klo ada apa apa.

Nah apalagi klo punya pacar kaya Raisa dan punya sifat kaya 
The Girl Next Door, itu baru perfect.. ya kan?

Lalu kenapa gue ngebuka cerita gue dengan pandangan kaya gini? Well, simple.. karena gue adalah versi cowonya, gue adalah The Boy Next Door. Tapi sebenernya ga ada istilah Boy Next Door.. karena istilah yang pas untuk cowo kaya gini adalah Player. Cuman gue sebenarnya menolak disebut Player, karena Player itu adalah orang yang deketin dan mainin cewe demi memuaskan nafsu dia aja. Sedangkan gue emang seneng aja deket sama banyak cewe.. Mau itu jadi temen kek, sahabat kek, atau ya emang inceran buat jadi pacar..

Everything is going like a normal life, sampe akhirnya gue sadar klo gue bisa dapetin cewe dengan mudahnya karena sifat gue ini.


Disini gue akan nyeritain kisah gue selama ngekos di Bandung mulai dari awal kuliah, sampe akhir kuliah.

Jujur sebenernya gue dapet banyak pelajaran berharga banget selama ngekos di Bandung. Padahal tujuan gue ngambil kuliah di Bandung adalah karena iseng aja gitu milih Bandung, tadinya gue dapet di UI lewat ujian mandiri, tapi gue ngerasa Depok panas dan kumuh kaya pasar (No Offense ya buat pembaca dari Depok.. ini kesan gue aja selama beberapa kali dateng ke Depok buat ujian Mandiri di UI). Nah berhubung gue dapet kuliah di Bandung, gue langsung bilang ke orangtua klo gue mau kuliah di Bandung aja. Saat itu gue ngeliat Bandung sebagai kota yang bisa memberikan kebebasan, jauh dari Orang tua, tempatnya dingin kaya di Puncak, banyak wisata kuliner favorit, dan Mojang Bandung yang terkenal cantik (dan ehm, katanya demen 'gitu gituan' karena efek udara dingin butuh kehangatan).

Ditambah lagi si Yully, temen gue dari kecil, dia tahun lalu dapet di bandung juga, orang tua gue jadi percaya karena disana gue ada temen dan ada yang ngawas lah..


Orang tua gue punya bisnis yang cukup sukses, jadi bisa dibilang gue berasal dari keluarga yang mampu, mereka begitu sayang sama gue karena gue cowo satu satunya dari empat orang anak, ditambah otak gue yang terbilang encer banget sering dapet ranking tiga besar di tiap tahun sekolah, Nyokap gue dokter spesialis dan punya klinik di daerah selatan Jakarta, Bokap gue eksportir langganan proyek negara yang sekali tender bisa milyaran omsetnya.

Yang gue salut sama mereka itu, biarpun mereka lumayan sibuk sama kerjaan mereka, tapi mereka sebisa mungkin nyempetin buat ngedidik nilai nilai kemandirian, disiplin, dan moral ke anak anaknya, jadi di mata gue, sangat beruntung bisa punya orang tua sesempurna mereka. Cuman ya namanya anak remaja cowo.. Pengen lah sekali sekali hidup di luar pengawasan orang tua.

That's why Bandung menjadi opsi yang sangat menarik buat gue.

Nah saat dapet kuliah di Bandung, gue kebingungan karena harus nyari kosan disana sedangkan orangtua gue ga punya waktu untuk nemenin nyari kosan, alhasil gue minta tolong Yully dan atas rekomendasi dari dia, gue dapet sebuah kosan yang cukup mewah, tepatnya rumah mewah dijadiin kosan sih yaa.. Kamarnya luas, dapet fasilitas Internet, dikasih TV 17 inch di kamar, ada kulkas juga dan pastinya lemari baju dan kasur juga, yaaa.. Selain itu kosan ini terletak di komplek perumahan yang cukup elit selevel Pondok Indah mungkin klo di Jakarta jadinya aman lah dalam hal keamanan, terus kosan ini terletak di lereng bukit yang bikin udara disini tuh sejuk banget, belom lagi banyak pohon rindang yang bikin adem klo jalan kaki siang bolong.. Tapi, harga ga boong lah.. sebulannya Kosan ini diatas Satu juta lebih sementara waktu itu di Bandung kosan lain harganya mungkin 200-300an aja per bulan.. 

Saking bagus nya ini kosan, ini kosan gue kasih nama : Kosan Bagus.

What a creative name, yes i know.


Dan dari kosan inilah cerita gue dimulai.





Diubah oleh belerlah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
naufal2006 dan 46 lainnya memberi reputasi
45
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 13
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
28-02-2020 18:28
INDEX



Prologue
First Page, First Post



Chapter 1 : TRINITY

Sinopsis Warning : Spoiler Alert!



Part II : Nasha

Part. III : Riani (a)

Part. III : Riani (b)


Chapter 2 : A Blast from a Past


Sinopsis, Warning : Spoiler alert!


Part. I - Going Back Into Memory Lane

Part. II - Honey Moon

Part III - Perfect Timing

Part IV - Strike Two!

Part V : Happy Ending

Part VI : Unforgetable, That's What You Are

E P I L O G U E



Chapter 3 : Inbetween


Sinopsis, Warning : Spoiler alert!


Mandatory Introduction

Part I : Forgetting the Unforgettable

Part II : Pain and Gain

Part III : Klik!

Part IV : Three Way Junction

Part V : Decision

Part VI : Conclusion (Part. I)

Part VII - Conclusion Part. II

E P I L O G U E


Chapter 4 : INTERMISSION

Sinopsis Warning : Spoiler Alert!


Part I : One Scoop of Ice Cream

Part II : Flip Flop

Part III : Materialsm

Part IV : Too Easy

Part V : D O S A

Part VI : Goldigger
New Update!



Update terbaru tanggal : 02:32 WIB,21 Mei 2020


Diubah oleh belerlah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dacanxdacan dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
28-02-2020 18:28
RESERVED FOR MULUSTRASI?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigtimebabalu dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
28-02-2020 18:36
Reserved lagi buat More Index? Atau apalah, yang penting reserved dulu sebelum nyesel ntar heheh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bigtimebabalu dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 4 balasan
Memuat data ..
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
28-02-2020 20:07
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN
TRINITY

Part I : RARA



Quote:

Sewaktu gue lulus SMA, gue jadian sama seorang cewe yang adalah temen sma gue juga, Namanya Rara. Orangnya manis manis gitu, tinggi juga orangnya hampir setinggi gue yang 170 cm an, dia mungkin 165-167 cm an lah.. Badannya sekel banget karena dia sering lari sore di komplek rumahnya. Gue bisa jadian sama dia karena gue ngeliat dia tuh orangnya ngepas banget sama gue, anaknya asik klo diajak jalan, humoris, dan update banget. Semuanya dia tau, mulai dari tempat makan gaul yang baru buka atau lagi hot hot nya, nyari info soal ujian mandiri tiap universitas negeri, sampe ngajarin gue cara main Friendster biar halaman nya keren banget gtu ada lagu nya kalo diliat orang.

Dengan dibantu Yully, gue akhirnya nyoba deketin dia waktu kita baru selesai UAN, dan kurang lebih sebulan gue deketin akhirnya gue jadian sama dia.

Bisa dibilang sih dia pacar serius pertama gue yaa, sebelom sebelom dia mah gue pacaran ga ada seriusnya.. Nah sama dia ini gue baru ngerasain enaknya pacaran.. Diperhatiin sama seorang cw, disayang sama seorang cw, dan ngerasa dibutuhin sama seorang cw. Sebuah perasaan yang luar biasa bikin gue jadi kaya lelaki sejati.

Sayang nya.. kita pacaran LDRan.. karena dia kuliah di Jakarta dan gue di Bandung.

Dan sebenernya sih gue ga ada masalah banget sama LDR. Gue udah cukup puas dengan fakta bahwa gue punya pacar, dan tiap malem teleponan sama dia.

Tapi lama lama.. Gue mulai ngerasa ada yang kurang.

Jadi gini. Gue tuh kalo di kosan sering nonton bokep kan di komputer, efek internet bebas dan ngekos ya gini nih.. Gue sering iri sendiri klo denger temen temen gue yang kalo pacaran sampe bisa grepe grepean, bahkan ada juga yang sampe ml.. gue sering ngayal begitu begitu sama Rara, tapi gue terlalu takut untuk minta, karena gue ngeliat dia ini anak baik baik, keluarganya juga keluarga baik baik dan taat agama jadi gue takut dia bakalan illfeel sama gue karena minta macem macem sama dia.

Tapi mungkin karena masih muda kan.. hormon lagi menggebu - gebu nya ditambah ngeliat temen - temen gue yang pacaran nya sampe berhubungan badan gitu, ya gue pengen banget lah!

Meskipun awalnya bisa gue tahan, tapi kan lama - lama bosen juga hasrat kaya begitu hanya terpuaskan oleh tangan dan sabun aja. Kalo kata temen gue, cuman ditipu tangan sendiri doang itu kelamin.

Nah waktu gue awal - awal ngekos di Kosan Bagus, si Rara sering ke kosan gue klo weekend dan nginep. Apalagi waktu itu Jalan Tol Cipularang baru selesai dan ada Travel yang rute operasinya dari deket Kosan dia di Depok sampe ke Bandung. Jadilah gampang banget ke Bandung mulai saat itu.

Nah bisa dibayangin dong gimana pengennya gue begitu gituan sama dia.. Apalagi saat itu gue baru nonton film porno yang tipe gue banget.. Pernah ga kalian searching searching bokep di internet dan dapet yang selera kalian banget? misalnya kalian suka sama cewe yang boobsnya kecil dan perky gtu, trus rambutnya item panjang banget, dan pake kostum cheers.. Nah pas ketemu bokep yang kaya gitu langsung lah ya kalian melakukan sesi pribadi itu berulang kali dengan itu bokep? Nah gue juga gitu, tapi, sebelom gue sempet sesi pribadi, cewe gue keburu nyampe di depan kamar dan ngetok. Jadilah gue kentang seada adanya.

"Tumben kamu ga minta jemput di Travel?" tanya gue pas dia masuk ke kamar gue, tentunya itu bokep udah close yaa..

"Iya doongg biar surprise kamunyaa, hehe" Jawabnya riang sambil naro tas punggung dia ke samping kasur gue. Zzz, seneng sih gue disurprisein gini, tapi pas banget gue lagi mau begitu kan.. kentangnya itu lho ga nahan.. masih berdiri tegak banget nih!

Gue berusaha menyembunyikan ketegangan ini sambil pura pura merogoh kantong celana, eh tapi kalian tau apa yang dia lakukan? Meluk gue. Waduhhh!

Kan ini masih tegak yaa, trus dia meluk gue.. klo kena gimana?

"Kangen ihh sayaannggg" Ucapnya dipelukan gue. Gue cuman bisa senyam senyum doang sambil mundurin pinggang gue dari pinggang dia.

"Eh Trus trus, kamu tadi naik apaan dari travel?" Gue sok nanya ke dia sambil ngelepasin pelukan.

"Naik angkot.. aku kan diajarin Yully naik angkot apa dari sana, emangnya kamu, pelit ga mau ngajarin wooo.." Jawabnya sambil kemudian membuka kulkas dan mengambil sebotol air dingin.

"Yeee.. aku tuh ga ngajarin kamu karena aku ga mau kamu naik angkot.. ntar digodain akang akang bandung aku yang ribet ntar.." Canda gue sambil melihat dia minum air dingin, deilah kenapa jg dia minum airnya harus sambil ngelap leher gitu.. aahh ini mah karena gue yang masih kentang aja nih, semua hal kecil yang dia lakukan bikin gue makin kerangsang..

Tapi untungnya gue bisa meredam birahi gue seiiring gue makin larut ngobrol ngobrol sama dia. Gue nonton acara tv kabel sama dia, trus kita ketiduran sampe sore. Kita kebangun karena Yully telepon ngajakin gue makan sama Rara juga dan setelah Rara mandi, giliran gue mandi.. Wah ini saat yang pas buat gue ngelampiasin kentang tadi siang nih!

Berbekal sabun cair yang dibawa cewe gue, gue dengan antusias melangkah ke kamar mandi hang letaknya di luar kamar gue.

Baru mulai ritual di kamar mandi bentar, eh ada yang ngetok, cewe gue ternyata, dia bilang klo Yully udah dateng, jadi mandinya buruan. Waahh kampret sialnya.. baru ngelus dikit padahal..

Klo gue kelamaan bisa curiga nih mereka berdua ntar, apalagi Yully, dia suka frontal tuh ngomongnya.. kan ga lucu kalo tiba tiba dia nanya ke gue, "Lama banget lo mandi.. lo abis coli yaa?" di depan Rara.. njirr bakalan awkward gue malem itu juga.. Yaudahlah ya gue mandi aja deh.

Malem itu gue dan Rara habiskan makan bareng Yully dan beberapa temen angkatan dia yang akrab sama gue juga. Kita ketawa ketiwi bareng sambil menikmati kuliner Bandung yang ga pernah berhenti memukau lidah gue. Pas makanan abis, kita ngobrol ngalor ngidul mulai dari kuliahan, sampe ke masalah pacaran dan seperti yang udah gue duga, mengenai seks.. jujur gue ngerasa ga enak ngedenger obrolan ini karena takut bikin Rara ga nyaman.. Eh tapi ternyata Rara fine fine aja sama obrolan itu dan bisa becanda soal kaya gitu, palingan yang aga canggung sih waktu salah satu temen Yully nanya ke gue udah ngapain aja sama Rara..

Gue jawab gini, "Ya kali, gue mah belom ngapa ngapain sama dia.. ntar aja kali ya sayang pas nikah?" sambil natap ke Rara, disitu Rara senyum awkward gtu, gue juga disorakin sama temen temennya Yully, dibilang sok alim lah blablabla biasalah becandaan klo lagi asik ngobrol.. Pembicaraan terus lanjut ke hal hal lain sampe akhirnya keabisan topik dan emang udah malem juga, sebenernya sih gue ga masalah pulang malem, toh kosan gue ga ada jam malem.. tapi yang lainnya ini punya jam malem, jadilah kita bubar dan pulang. Gue dan Rara nganterin Yully balik ke kosan trus kita juga pulang.


Sampe di kosan Rara bersih bersih sementara gue ngobrol sama anak anak kosan gue yang lagi pada ngumpul, anak anak kosan gue juga asik asik sih dan mereka juga sering manas manasin gue.

"Jangan brisik yak klo main ntar.. biar gue bisa tidur!" Sahut salah satu temen kosan gue disambut tawa yang lain. Selesai ngobrol sama anak kosan gue balik ke kamar dan ngobrol ngobrol lagi sama Rara yang lagi buka internet di komputer gue. Waktu itu gue masih newbie banget sama internet, dan Rara yang sering ngajarin gue internetan, ngajarin gue buka youtube, buka blog dsb dst.

"Aelah ini komputer kenapa lemot deh sekarang.." Sahut gue waktu komputer gue lemot.

"mungkin itu internetnya aja kali yang lagi lemot.." jawab Rara singkat sambil nonton TV disampingku.

"Engga ko nyala nih internetnya.. jual juga nih.." Jawab gue masih aga aga kesel.

"Sombooongg mentang mentang tajir gini nih.. makanya komputer dipake buat tugas jangan buat nyimpen film begituan!" Ujar Rara tiba tiba membuat gue kaget.

Ko.. dia.. tau?

Trus begonya gue gue ga ngaku pula.. panik sih ya gara gara ketauan..

"Engga ko aku ga pernah nyimpen begituan!" Jawab gue panik. Si Rara cuman senyum nyepelein aja.

"Ga mungkin lah sayaaanngg.. masa iya sama sekali ga ada?" Tanyanya sambil ganti ganti acara tv.

"Beneran ga ada nih liat aja tuh klo mau!" ngotot gue berharap Rara percaya.

"Bener yaa?! Yauda sini mana coba aku liat.." Kata Rara yang langsung berganti posisi dan merebut keyboard dan mouse. Mampus gue kena..

Gue diem ga bisa ngomong sementara Rara masih ngeliatin mata gue berusaha mencari tau gue boong apa engga. "Tuh kaann nyimpeen kaann kamuu" Godanya sambil tersenyum puas mengungkap kebohongan gue.

Gue juga senyum malu dan keki gitu.. "Iya iyaa ada.. dikit doang tapi ko" Jawab gue sambil berusaha ngeles untuk terakhir kalinya, padahal seinget gue udah ada 10GB waktu itu (Lumayan banyak lah untuk itungan dulu 10GB tuh).

"halaahh masih lhoo ngeles.." Kata Rara yang ga tertipu juga sambil melepaskan keyboard dan mouse. "Lagian kamu ngapain sih nyimpen nyimpen kaya gituan sayaangg.." Lanjutnya kemudian menatap gue.

"Ya abisnyaa.."

"Abisnya apaa?" belom selesai gue ngomong, dia udah nanya lagi. Gue makin ga bisa ngomong.

"Abisnya kita ga pernah kaya gitu?" tanya Rara lagi. Gila gue kaget banget dia nanya frontal kaya gitu. Gue ga tau harus jawab apa, dan dengan penuh ragu gue ngangguk sambil senyum malu.

"Ya aku juga ga berani lah mau ngajakin kamu kaya gitu.. aku takut kamu mandang aku cowo buaya.." Jawab gue polos. Rara senyum.

"Makasih yaa sayaaanngg.. aku seneng kamu mandang aku bukan cewe yang kaya gitu.." jawabnya trus megang tangan gue.

"Iyalaahh.. kamu bukan cewe kaya gitu sayaangg! Kamu itu istimewaa pake banget!" Jawab gue jujur. Saat itu emang dia orang yang paling istimewa buat gue. Gue ngerasa dia ngelengkapin gue banget dalam berbagai hal.

Cup!

Rara ngecup bibir gue trus senyum ngeliatin gue. Gue kaget banget, tapi seneng.. ini ciuman pertama gue sama dia! Gue natap wajah dia dalem dalem, dia juga natap gue. Wajah kita berdua makin lama makin saling mendekat. Jantung gue berdebar kenceng banget, gue tau apa yang bakal terjadi, gue tatap mata Rara sekali lagi dan akhirnya nyium bibir dia. Lebih lama dari Rara tadi nyium gue.

Saat inilah birahi gue yang udah ketahan dari tadi siang mulai masuk bersama rasa sayang gue ke Rara. Tanpa gue sadari gue mulai membuka bibir gue dan melumat bibir Rara. Tangan gue langsung mendekap punggung Rara dan kitapun jadi di posisi berpelukan. Rara awalnya tidak membuka bibirnya, namun lama kelamaan dia mulai membuka bibirnya dan kita berdua menikmati ciuman itu. Lidah gue dan dan Rara bersentuhan pertama kali dan gue menghisap bibir bawahnya dengan lembut, Gue dan Rara pun tersenyum, kita sama sama menikmati pengalaman ini untuk pertama kalinya. Kita saling bertatap tatapan, Rara bergumam 'I Love You' dan kembali mencium bibir gue lagi. Ciuman ini semakin memanas, Rara mulai berani melumat bibir gue dan bahkan dia juga mendesah di sela sela ciuman kami. Ini bikin gue makin nafsu aja.. tanpa gue sadari tangan gue mulai pindah posisi dari punggungnya ke pinggang, otak gue kaya ngasih tau gue untuk bergerilya perlahan lahan ke payudaranya, jangan langsung nemplok ke payudaranya, tapi harus semulus mungkin, biar Rara ga nepis tangan kita pas udah megang nanti..

Kita masih ciuman sampe akhirnya itu tangan kanan gue berhasil megang payudara kirinya, Rara sempet berhenti sesaat, tangannya berusaha menahan tangan gue, namun gue ngerasa usaha dia kaya setengah setengah, insting gue mengatakan ini cuma upaya palsu aja biar dia ga terlihat murah, gue yakin dia udah sama kaya gue, dikuasai nafsu! Makin gencarlah ciuman gue dan tangan kanan gue berhasil memegang seluruh dada kirinya.. Astagaa, ini yaa rasanya memegang dada wanita (Tanpa gue tau bahwa yang gue pegang itu masih terbungkus bra).. Dada Rara tergolong standar, berukuran 32B, tapi gue ga peduli, ini pertama kalinya gue megang dada cewe sesuka hati gue, dan gue bener bener menikmati banget.. Terjadi Revolusi besar besaran di celana gue dan kali ini gue ga peduli kena Rara apa engga..

Gue memberanikan diri untuk narik Rara pindah ke kasur dan melanjutkan di kasur dan Rara pun mau.

This is it.. gue bakal ML malem ini, wohooo!

Wait. Kalo ini gue lanjutin, pasti bakalan di banned nih sama kaskus.

Lebih baik gue kasih tau ringkasannya aja ya.

Jadi setelah gue pindahin ke kasur, kita hampir melakukan itu dan ga jadi karena gue ga punya kondom.

Tadinya sih kita mau udahan, tapi mungkin karena masih nafsu dan penasaran, kita mencoba melakukan hal lain yang tidak membutuhkan penetrasi.

Needless to say, we both got an orgasm that night, and Rara is still a virgin.

And that's it. Back to the story.


"Makasih ya sayang.." Ucap gue sambil meluk dia dan nyium leher dia sesaat setelah gue keluar.

"Iya sayaanngg.." Jawab Rara kemudian menyenderkan kepalanya ke kepala gue. Gue ngambil selimut dan nutupin badan kita berdua pake selimut itu dan kita rebahan lagi dan terus berpelukan sampe akhirnya ketiduran.

Paginya ya otomatis seiring tegaknya kemaluan gue, gue minta ke Rara buat begituan lagi dan dia mau.. Kita mulai lagi kegiatan yang sama kaya semalem, Rara tetep belum mau dimasukkin sampai gue punya kondom, gue sih no problem.. tetep nikmat ko walaupun ga penetrasi, apalagi sama dia mainnya..

Semenjak malam itu, gue sama Rara makin terbuka pacarannya.. kita beberapa kali lagi kaya gitu (meskipun entah kenapa belum juga penetrasi) sebelom akhirnya kita putus karena beda agama dan ga bisa dilanjutin takut ga disetujui orang tua, tambah lagi kita juga makin sibuk sama aktifitas di kampus masing masing..

Gue masih kontak kontakan sih sama Rara, secara dia temen SMA gue dan masih suka ngumpul bareng sama anak anak SMA. Bahkan gue sama dia masih suka Skype skypean juga meskipun udah putus, tapi semenjak putus kita ga pernah lagi begitu begitu, cukuplah buat gue.. gue ga mau ngerusak dia lebih jauh lagi.

Meskipun cerita bersama Rara gue ceritain sangat singkat disini, sebenernya gue jadian sama dia cukup lama juga. 1 tahun 7 bulan. Banyak banget pengalaman indah yang gue lewatin sama dia. Dan banyak juga pelajaran hidup yang gue dapet ketika sama dia.

Yang pasti gue ga akan bisa ngelupain pengalaman pertama gue ngesex sama dia.

Pengalaman pertana gue ngesex bahkan. Ga akan bisa terlupakan.

Diubah oleh belerlah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
abaihaki20 dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
29-02-2020 02:08
ijin nenda keknya bagus nih, lanjut gan
profile-picture
bigtimebabalu memberi reputasi
1 0
1
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
29-02-2020 13:58
Quote:Original Posted By rifqipain
ijin nenda keknya bagus nih, lanjut gan


Halo gan, makasih udah jadi komen pertama di trit ane

Semoga bisa memenuhi ekspektasi agan deh
profile-picture
profile-picture
bigtimebabalu dan rifqipain memberi reputasi
2 0
2
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
29-02-2020 14:50
Nenda dulu calon tread rame nih
profile-picture
bigtimebabalu memberi reputasi
1 0
1
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
29-02-2020 15:41
next next 😄
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
29-02-2020 18:19
Wih kaya kenal nih ini cerita!

nyampe jutaan views juga ga ya disini klo adegan mesum nya udh ga ada?
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
29-02-2020 21:58
lanjuuttt gan
profile-picture
summiters memberi reputasi
1 0
1
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 03:00
Quote:Original Posted By belerlah
Halo gan, makasih udah jadi komen pertama di trit ane

Semoga bisa memenuhi ekspektasi agan deh


Dtungggu gaaaannnssss update nyaaa
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 15:21
Quote:Original Posted By sempak07
Nenda dulu calon tread rame nih


Wadaw semoga deh rame..

Quote:Original Posted By winchestersam
next next 😄


Siap gansis, hari ini update

Quote:Original Posted By zombiesk
Wih kaya kenal nih ini cerita!

nyampe jutaan views juga ga ya disini klo adegan mesum nya udh ga ada?


Ahaha iya dari forum sebelah diimpor ke kaskus

Semoga laku deh hehe

Quote:Original Posted By fedorarivialdo
lanjuuttt gan


Siap gansis

Quote:Original Posted By rifqipain
Dtungggu gaaaannnssss update nyaaa


Hari ini ane update gansis.. pokoknya ini ane update maksimal seminggu sekali dan paling cepet sehari sekali
profile-picture
rifqipain memberi reputasi
1 0
1
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 15:36
mantep gan cerita nya , lanjut terus gan , izin ngopi dimari
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 17:20
Quote:Original Posted By anjaysekale
mantep gan cerita nya , lanjut terus gan , izin ngopi dimari


Siaapp

Pasti dilanjut gansis hehehe

Silahkan ngopi disini, mumpung masih sepi nih
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 18:11
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN
TRINITY

Part II : NASHA




Quote:

Putus sama Rara tanpa gue sadari membuat gue masuk ke dalam tahap yang sama anak sekarang disebut tahap Galau dan ga bisa move on. Tapi untungnya dengan sifat gue yang asik dan humoris, gue jadi punya banyak temen yang ngehibur gue dan berusaha bikin gue bisa ngelupain Rara. Temen temen kosan bagus sering ngajakin gue main futsal bareng, bulutangkis bareng, renang bareng, apapun lah biar bisa seneng seneng dan ga inget dia. Klo gue abis kuliah, temen temen kampus gue ngajakin kegiatan kampus bareng, makan makan bareng, pokoknya gue jadi ngerasa ga kesepian sama sekali.. Malahan jadi ngerasa lebih aktif hidup gue ketimbang waktu pacaran sama Rara.

Masalahnya pas gue mau tidur, sendirian di kosan kan.. meskipun badan gue udah kecapean setelah seharian penuh aktifitas, tetep aja gue sebelum tidur sealu keinget sama Rara, dan berusaha ngontak dia. Kadang gue akhirnya ngontak dia, kadang gue berhasil nahan galau gue dan gue tinggal tidur.

Gue sering curhat masalah ini ke Yully, dan dia bilang wajar wajar aja sih klo masih keinget sama mantan, apalagi gue sama Rara cukup serius pacarannya dan kita juga putus hanya karena masalah agama. Gue sering bilang ke Yully klo tiap malem pasti gue selalu keinget Rara, Yully bilang ke gue klo itu bisa bikin gue susah move on nantinya. Dia akhirnya nyaranin gue untuk ikutan dia dan temen temennya dugem. Gue waktu SMA sering sih ikutan dugem, tapi gue ga terlalu betah di klub klub gitu.. Mungkin karena gue ga suka ngerokok juga kali jadi gue ngerasa kaya buang buang waktu aja ke tempat dugem kaya gitu.

Tapi berhubung gue pengen move on dari Rara, gue ga ngeliat ada alternatif lain yang lebih gampang dari ngedugem.. paling engga disana gue bisa ngabisin waktu dan kepikiran Rara lagi deh. Lagipula gue juga mau nemenin Yully yang sebenernya baru putus sama cowo nya. Gue dan dia punya kesepakatan untuk saling nemenin di kala kita berdua lagi jomblo.

Akhirnya gue ikutan dugem sama Yully dan temen temen angkatan dia yang gue ga sangka ternyata binal juga klo lagi dugem.

Ga nyangka aja, selama ini gue selalu ngeliat gerombolan mereka di kampus meskipun memang anak gaul, tapi gue rasa ga ada potongan anak dugem.

Ternyata mereka pas malem menunjukkan sisi liar mereka di tempat kaya gini.

Disitu juga gue baru nyadar klo Yully itu sintal juga orangnya, gue ga pernah kepikiran gini ke yully karena dia temen main gue dari kecil, dan gue ga pernah juga sebelomnya dugem bareng dia. Malem itu Yully pake dress yang cukup provokatif sih yaa, belahan dressnya yang cukup rendah membuat dada dia yang cukup besar jadi nyembul gitu. Udah gitu dia kan dulu ikutan ekskul modern dance waktu SMA, jadi dia bisa banget joget joget yang menggoda iman. Dia sama temen temennya kaya jadi bintang lah malem itu di tempat dugem.

"Gimana? Seru kaann?" Tanya Yully menghampiri gue yang lagi duduk sendirian di salah satu table. Ini gue open table di tempat ini dan gue minta datengin Vodka dan Martel buat kita minum, karena apalah artinya ngedugem tanpa asupan alkohol dan rokok, ya kan?

"Seru seru" ucap gue aga keras karena kencengnya suara musik trance yang lagi diputer. "Minum lah, Yul.." lanjut gue nawarin Yully minum, gue tuangin dia Vodka murni satu shoot.

"Yoi yoi, tengkyu" ucap dia sambil langsung ngambil minuman gue dan nenggak abis di depan gue. "Wuuhhh!" Teriaknya sambil menaruh minumannya kembali ke table, terus dia ngegandeng gue ngajak ke dance floor.

"Yuk yuk ngedance sama gue!" Kata Yully tanpa menunggu respon dari gue dan terus menarik gue.

"Eh, Yul males ah.. gue ga bisa ngedance juga kali, Yul!" Ucap gue aga panik, tapi Yully ga peduli dan tetep ngegandeng gue.

“Duuh udah deh, jangan jaim gitu ah disini.. Have fun lho tujuan kita kesini!” Kata Yully saat memaksa gue ikut dengannya.

Dengan setengah hati gue akhirnya nurutin permintaan Yully

Temen temen angkatan dia nyambut gue yang akhirnya turun juga ke dance floor. Gue berasa king of the club aja ini dikelilingin cewe cewe seksi, mata mata cowo yang ada disitu cuman bisa memandang iri doang ngeliat gue.

"Ayo doongg.." Ucap Yully yang langsung ngedance di depan gue. Buset seksi banget goyangannya.. Gue awkward sendiri ngeliat dia begini depan gue. Dadanya bergoyang goyang hebat ngikutin irama tubuh dia yang lagi on on nya goyang. Tanpa gue sadari gue juga mulai ikutan goyang.

"Wohoooooo!" Teriak temen temen Yully waktu ngeliat gue mulai goyang. "Gitu dooonngg!" Kata mereka lagi. Gue akhirnya makin pede dan mulai terbawa suasana klub malem itu hingga akhirnya melupakan Rara. Untuk apa gue nginget dia? Gue lagi joget bareng dikelilingin cewe cewe seksi nih! Belom lagi efek alkohol mulai nendang di kepala gue, pandangan mulai aga aga ngeblur sedikit, cahaya makin abstrak dan gue mulai sadar ga sadar gue ngapain aja.

Yang jelas gue udah ga ngedance lagi sama Yully, tapi sama Nasha, temennya Yully. Dia juga yang paling aktif ngobrol sama gue selama dugem ini dan ngebikin gue ngerasa nyaman di deket dia. Beberapa kali kita balik ke table bareng buat minum terus lanjut lagi ke dance floor. Nasha akhirnya minta temenin gue ke bar buat mesen kentang goreng, dan kita nunggu di table kita sampe kentang gorengnya dateng. Disitu gue lumayan banyak ngobrol sama Nasha soal banyak hal. Mulai dari kuliah, kosan, sampe ke masa masa SMA dan kok bisa deket sama Yully padahal ga satu sekolah waktu SMA dulu. Ga tau kenapa gue ngerasa cocok aja sih sama ini orang dan bisa ngobrol panjang lebar sama sambil makan kentang goreng yang dateng ke table.

"Berantakan banget lo makannya!" Ucap Nasha pas kita lagi makan kentang goreng. Terus dia ngambil tissue dan ngelap mulut gue yang aga blepotan saos sambel. Sialnya tissue yang dia ambil aga basah kena minuman, jadinya makin blepotan aja itu bibir gue.. mengkilap kena minyak sama alkohol.

"Eh eh sorry sorry ko basah sih ini tissuenya" kata Nasha minta maaf pas nyadar tissuenya basah, langsung dia buang ke table lagi dan nyari tissue lagi cuman ga ada.

"Basah kena minuman tuh sha.. Ga ada lagi ya tissuenya?" Tanya gue. Nasha terus nyari lagi di meja dan ngeliat tissue lainnya tapi basah juga, dia terus nyari ke tas dia dan ga nemu tissue.

"Heran sekalinya dibutuhin aja itu tissue ilang entah kemana.. " Kata Nasha sambil nutup tasnya lagi.

"Yaudahlah ga papa, gue lap di baju gue ajaa" Jawab gue sambil pengen ngelap di lengan baju gue.

"EH EH Jangan tauu! Sayang baju lo kotor ntar!" Cegah Nasha yang berusaha menahan gue buat ga ngelap mulut gue di baju gue. tapi aga telat, karena gue udah keburu ngelap sebagian bibir gue.

"Aduuh sayaang tau kotorr baju lo!" Kata Nasha yang cuma bisa ngeliat doang. "Belom bersih pula.." Lanjutnya lagi.

"Eh iya belom bersih?" Tanya gue yang spontan megang bibir gue, iya ternyata masih ada yang kotor dan blepotan. Spontan gue mau ngelap lagi ke baju gue. Tapi Nasha nyegah gue lagi.

"IIhh jangaannn!" Teriaknya terus spontan langsung ngelap bibir gue pake tangan dia. Gue berusaha ngeles kan, kaget juga gue ngeliat tiba tiba ada tangan dia yang ngelap bibir gue, gue pegang tangan dia dan gue genggam biar dia ga ngelap bibir gue lagi. Tapi ini ngebuat gue dan dia jadi saling liat liatan. Nasha terus ngeliat bibir gue dan gue cuma bisa ngeliat dia yang makin lama ngedeket dan akhirnya kita berdua ciuman.

Gile beda banget sama Rara, Nasha langsung ngelahap bibir gue dan ngeluarin lidahnya. Gue yang awalnya cuman nyium dia biasa doang akhirnya langsung ngebuka mulut gue juga dan mainin lidah gue. Dia ngedesah keenakan beberapa kali selama kita ciuman.

"SSshhh.. aahh.." desahnya. Tangannya mengambil tangan gue dan dia tuntun ke dadanya yang gede dan empuk banget.

"Njir, Sha.. toket lo gede juga.." Ucap gue di sela sela ciuman sambil ngegerepe dada Nasha. Dia ga ngejawab cuman senyum aja dan langsung nyium gue lagi penuh nafsu. Gue mulai masukkin tangan gue ke dress Nasha dan cukup kaget juga pas tau kalo dia ga pake bra di balik dressnya.


Gue ngeliat keadaan sekitar dulu buat mastiin ga ada orang yang ngeliatin kita yang lagi mesum gini terus ngelanjutin ciuman dan grepe grepe Nasha lagi. Nasha yang makin ga tahan langsung duduk di pangkuan gue dan lanjut nyium gue lagi. Dia mulai goyang goyang dan neken tonggak revolusi gue kaya orang petting dan ngebuat itu tongggu yang udah dari awal kita ciuman udah tegak makin kokoh.

Karena gue takut keliatan orang gue akhirnya minta Nasha buat berhenti dan minta ke dia buat lanjutin di kosan gue aja. Nasha setuju dan minta kita pulang sekarang. Nasha bilang ke temen temenya dia mual mual dan aga mabok karena kebanyakan minum, Yully dan temen temennya akhirnya nyuruh dia pulang dan gue sok sok nganterin dia pulang gtu. Berhasil deh pokoknya rencana kita. Baru masuk ke mobil gue, Nasha langsung ngelanjutin nyium gue lagi dan minta kita buat cepetan nyampe kosan gue. Langsung aja gue kerahin kemampuan terbaik gue dalam menyetir buat cepet nyampe ke kosan. Selama di perjalanan Nasha sempet sempetnya nyiumin gue dan tangannya berkali kali masuk ke dalem celana gue buat ngocokin gue. Ah gila itu malem penuh nafsu birahi banget pokoknya.

Sampe di kamar kosan gue, abis nutup pintu gue langsung narik Nasha ke kasur gue.

Kita langsung ciuman lagi di kasur sambil ngebuka baju kita masing masing. nasha juga ngebantu gue ngebuka celana jeans gue dan langsung terlihatlah tongkat revolusi gue yang lagi mengadakan revolusi besar besaran. Nasha terus ngebuka dress dia di depan dan terbukalah payudaranya yang langsung membal pas kelepas dari dress. Nafsu gue yang udah di ubun ubun langsung meledak liat pemandangan indah kaya gtu di depan mata gue.

Gue benamkan kepala gue diantara dua bukit surgawi itu dan melakukan hal hal yang pastinya dilakukan secara instring oleh semua cowo normal.

"Njiirr enak bangeettt.." Bisik Nasha sambil merem melek keenakan.

Terus dia ngebuka celana dalem dia dan..

Yah..

dia dapet..

Nasha juga kaget waktu dia nurunin celana dalem dia dan ada itunya netes.

"Anjing, gue dapet.." Seru Nasha pasrah.

Gue juga diem doang kan, fak lah kentang banget ini.. Dan ini juga pertama kalinya gue ngeliat cewe lagi dapet di depan gue persis. Dalam hati juga gue ngomong ke diri gue sendiri, oh gini toh cewe klo lagi dapet.. males juga gue mau main klo begitu keadaannya.

Nasha naikin celana dalem dia lagi dan duduk di samping gue. Mood kita berdua udah turun drastis tuh.

Akhirnya kita pake baju lagi dan gue nemenin dia ke Circle K deket kosan gue untuk beli pembalut. Untungnya dia masih mau balik ke kosan gue lagi dan tidur bareng gue, telanjang dada. Dia akhirnya ketiduran duluan sedangkan gue yang masih ngerasa kentang akhirnya ya coli aja di samping dia sambil ngeliatin dada dia dan cuma bisa ngebayangin gue ngapain aja sama dia, setelah gue keluar, gue langsung bersih bersih dan tidur.

Pagi paginya Nasha ngebangunin gue aga pagian karena dia minta dianterin balik ke kosan, tapi sebelom itu kita sempet ciuman lagi dan ada sedikit sesi mesum lagi sama dia. Kita langsung bersih bersih setelah sesi mesum itu selesai dan gue nganterin dia balik ke kosan.

"Elo.. ga akan bilang ke siapa siapa kan?" Tanya Nasha sebelom turun dari mobil gue.

Gue sih no problem, tadinya gue mau cerita ke Yully, bukan cerita gue mesum sama Nasha, tapi cerita klo gue tertarik sama Nasha, tapi klo gini ceritanya ya oke gue bakalan diem.

Dan ternyata juga, kenapa Nasha bilang kaya gitu ke gue karena dia sebenernya udah punya cowo, 3 tahun diatas Nasha dan 4 tahun diatas gue, wah gue makin ga jadi mau ngejar dia meskipun beberapa kali sebenernya gue berusaha nyari momen buat begituan lagi sama dia. Tanggung banget soalnyaa.. gue penasaran gimana rasanya main sama dia.. Secara gue belom pernah ML juga kan yaa.. kayanya ML sama dia buat pengalaman pertama kalinya gue bakalan tak terlupakan tuh. Yah tapi apa daya gue ga pernah begitu gituan sama dia lagi.

yasudahlah.. at least malem itu gue jadi ga kepikiran Rara lagi.

Dan gue juga ga terlalu sering ikutan dugem, tapi gue mulai sering minum alkohol karena menurut gue alkohol lah yang membuat gue bisa ngelupain Rara, bukan dugem..

karena sering minum minum, muka gue jadi sering kaya orang beler gitu setiap kali gue ngampus, jadilah gue dipanggil Beler sama temen temen gue. Nama yang Catchy juga menurut gue.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
abaihaki20 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 18:39
wah jos nih dilanjut dimari!ahirnya ada lg cerita menarik.q SR di sebelah Ler..ditunggu Dosa nya suhu..emoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantik
profile-picture
nawiligo memberi reputasi
0 1
-1
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
01-03-2020 23:06
Quote:Original Posted By benjahred
wah jos nih dilanjut dimari!ahirnya ada lg cerita menarik.q SR di sebelah Ler..ditunggu Dosa nya suhu..emoticon-Wowcantikemoticon-Wowcantik


Wah waahh selamat datang kembali ya gaann

Hahaha tim dosa ya gan?

Disini kira kira bakalan Tim yully apa Tim dosa yaa
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
02-03-2020 01:15
selain di kaskus ada dimana lagi gan
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
02-03-2020 01:36
Waduh apa inih? Kok menarik wkwk
0 0
0
CERITA KOSAN : CINTA & KASMARAN (Inspired By True Story)
02-03-2020 05:28
Jirrr...mirip dah...hahhahaa...lanjutkeun dahh....
0 0
0
Halaman 1 dari 13
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
antara-impian-dan-cinta
Stories from the Heart
kami-ingin-normal-kembali
Stories from the Heart
dream-catcher
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
Stories from the Heart
segelintir-kisah-putih-abu-abu
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia