Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
120
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e569f99f0bdb2113c0aa431/sfth-ily-more-ram-bagian-1
Namanya Rama, seorang anak dari kampung sebelah. Ia bekerja di salah satu perusahaan milik pemerintah. Aku bertemu dengannya saat adikku menjadi salah satu anak magang di perusahaan tersebut. Setiap hari aku mengantar adikku ke tempat kerjanya dan alhasil aku bertemu dengan Rama. Dia orangnya baik, ramah, untuk masalah ketampanan sih, ia bisa masuk 10 besarlah versi diriku. Awalnya kami hanya seba
Lapor Hansip
26-02-2020 23:40

[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)

icon-verified-thread
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)

Namanya Rama, seorang anak dari kampung sebelah. Ia bekerja di salah satu perusahaan milik pemerintah. Aku bertemu dengannya saat adikku menjadi salah satu anak magang di perusahaan tersebut.

Setiap hari aku mengantar adikku ke tempat kerjanya dan alhasil aku bertemu dengan Rama. Dia orangnya baik, ramah, untuk masalah ketampanan sih, ia bisa masuk 10 besarlah versi diriku.

Awalnya kami hanya sebatas saling pandang dan setelah beberapa kali bertatap muka dengannya akhirnya kami diberi kejadian konyol oleh Sang Pencipta.

Saat itu aku membawakan makan siang untuk adik aku, dan kami bertemu di pelataran tempat parkir. Pertemuan itu sungguh konyol ia menabrakku dan aku marah-marah tapi sebenarnya bukan itu kekonyolan sesungguhnya melainkan karena ia tak pernah tahu apa nama makanan yang aku bawa. Sejak saat itulah aku mulai menyukainya.

"Hai!" Sapaku saat kembali berpapasan dengannya.

"Iya, hai juga!". Jawabnya datar. Aku tak peduli yang penting buat aku adalah melihat senyumnya. Aku yang menyukainya dan aku tak boleh memaksanya untuk menyukaiku.

****

Hari berganti hari aku selalu bertemu dengannya disaat aku mengantar adikku atau mengantarkan makan siang untuknya. Rama sepertinya sudah mulai menyadari kehadiran diriku.

"Hai!", seperti biasa aku yang menyapa duluan.

"Iya, hai juga!, setiap hari kamu mengantar makanan untuk siapa? Pacar kamu?", ini pertama kalinya Rama berbicara lebih dari tiga kata.

OMG!, jantungku berdegup kencang semoga saja Rama tak mendengar suara hatiku yang berteriak bahagia.

"Eh, bukan, bukan, aku mengantar makan siang untuk adik aku", ya Tuhan mengapa efek degupan jantungku membuatku menjadi gugup seperti ini.

Rama tersenyum dan senyum itu yang selalu membuatku meleleh, lalu ia kembali berkata, "magang dibagian mana adikmu?".

"Eh, bagian IT", kegugupanku semakin menjadi.

"Oh". Katanya singkat kemudian pergi meninggalkanku dengan kegugupan yang hakiki.

'Oh tidak Tuhan, beri aku keseimbangan, aku tak mau jatuh disini', batinku memohon sebab kedua kakiku sudah tak sanggup menopang tubuhku, kegugupan ini membuatku menjadi lapar. Kutarik nafas dalam-dalam lalu aku ikut berlalu menuju ruangan di mana adikku sedang magang.

Hatiku berbunga-bunga karena bisa bercakap dengan Rama walaupun hanya sebentar itu sangat cukup untukku.
Diubah oleh lurika
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bukhorigan dan 19 lainnya memberi reputasi
18
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 2
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
09-03-2020 18:21

[SFTH] I.L.Y. More, Ram

DAFTAR ISI

Bagian 2: Klik
Diubah oleh lurika
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
10-05-2020 07:13

[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 2)

[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)

Namaku Lyra, aku tinggal di kampung yang bersebelahan dengan Rama pria yang aku sukai. Pekerjaanku saat ini masih sebatas mengantar jemput adikku yang sedang magang di perusahaan dimana Rama juga bekerja disana.

Yah, bisa dibilang kalau aku pengangguran, hidup dari belas kasihan orangtua. Tak mengapa asal aku tidak hidup dari belas kasihan orang lain. Walaupun aku pengangguran tapi aku tidak tinggal diam, aku mencoba peruntunganku dibidang kepenulisan. Aku sudah beberapa kali mengirim karya tulisku dibeberapa surat kabar dan juga menulis dibeberapa paltform berbayar. Yah, hasilnya sih belum ada tapi biarlah. Toh, aku senang dengan kegiatanku saat ini.

Hari ini, rencananya hari terakhir, Lala, adikku magang di perusahaan tersebut. Mengapa masih rencana? Karena, kata Lala jika ia memenuhi semua kualifikasi kerja yang dibutuhkan maka ia akan diangkat menjadi pegawai tetap disana. Dan selama ia magang disana setahuku iya sangat mumpuni dalam bidang IT, jadi aku tak khawatir ia tidak lulus.

Namun sebagai kakak aku harus selalu mendoakan yang terbaik untuknya, semoga ia diterima dan aku bisa setiap hari melihat senyum manis Rama pujaanku.

"Kak, ayo dong cepat. Hari ini hari terakhir aku magang, pengumumannya pagi ini. Apakah aku lulus atau tidak. Jadi please jangan buat aku terlambat". Lala mengembalikan kesadaranku. Karena sejak tadi aku hanya melamunkan Rama di kamar mandi.

"Iya, iya bentar. Ini udah mau kelar kok, sabar dikit napa, sih", ketusku. Ku percepat semua kegiatanku di kamar mandi. Lalu segera berpakaian. Hari ini aku ingin terlihat cantik, setidaknya naik setingkat dari kecantikan normalku.

"Widiihh, tumben cantik, kak? Lala memujiku. Itu berarti aku berhasil mempercantik diriku.

"Makasih, ayo berangkat ngapain masih duduk aja disono"

"Iya, iya".

Beberapa menit kemudian aku dan Lala tiba di tempat tujuan kami. Aku melirik ke dalam lobi perusahaan, aku tak melihat keberadaan Rama.

"Hmmm, dimana sih dia?", kataku pelan tapi terdengar oleh Lala.

"Dia? siapa, kak?, loe nyari seseorang?", Lala mencecarku dengan pertanyaan yang membuatku kelimpungan.

"Eh, ngga kok. Apaan sih lo, dek. Gaje banget sih", elakku

"Elo tuh yang gaje, ngomong kok sendirian". Lala berlalu tanpa pamit.

'Syukurlah Lala ngga kepo', batinku lega. Dan aku segera pulang dengan perasaan lega namun sedikit gundah karena pagi ini aku tak melihat Rama.

*****

"Assalamualaikum", terdengar suara Lala mengucap salam.

"Waalaikumsalam", aku menjawab salamnya. "Cepat amat pulangnya, dek?", tanyaku heran karena ini baru pukul sepuluh.

"Aku gagal kerja disana, kak. Pengumumannya sudah keluar dan namaku tidak tertera dipengumuman itu". Adikku menangis sambil memelukku. Aku kasihan dengannya, padahal perusahaan itu adalah perusahaan yang ia idamkan untuk bekerja disana. Usaha yang ia lakukanpun sudah sangat maksimal menurutku. Ia selalu tepat waktu, tugas magang yang diberikan selalu ia selesaikan sebelum waktunya. Ia giat belajar apalagi dengan hal-hal yang baru. Dan terlebih lagi ia sangat handal dalam bidang IT.

"Dek, jangan nangis yah. Mungkin belum rejeki kamu. Diluar sana masih banyak perusahaan terbaik yang bisa kau masuki dek. Mungkin perusahaan itu tidak baik untuk kamu", aku menguatkan adikku. Aku tidak ingin dia sedih.

"Tapi, kak...." Kata-kata adikku terhenti, kemudian pelukannya bertambah erat. Aku heran namun aku tidak lanjut bertanya. Disaat seperti ini adikku hanya ingin pelukan dan mencurahkan semua kesedihannya. Hatiku pun ikut sedih mendengar semua ini, selain karena kegagalan adikku, disudut hatikupun menangis karena itu berarti aku tak lagi bisa melihat Rama, Pujaanku.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 09:58
Kasih sayang dari adik yang amat dalam
terasa membuat kakak berpikir dua kali buat menampakkan kesedihan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 5 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 10:02
jodoh selalu punya jalan untuk ketemu, lanjutkan

biar bisa ketemu dan bahagia lagi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 10:05
maut, jodoh dan rizqi adalah rahasia Ilahi. andai mudah mengetahuinya, niscaya tidak ada yang berikhtiar. emoticon-Kiss
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 10:17
Semoga adik Lala dapat pekerjaan yang lebih baik, ayuk, dilanjut nih ceritanya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 10:21
Tapi kak... aku... isshhh... biasa dah gantungan tebing... ๐Ÿ™„๐Ÿ™„
profile-picture
profile-picture
profile-picture
miniadila dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 10:24
jodoh adalah Rahasia Illahi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 11:11
Ceritanya keren tentang sebuah pengorbanan.

Kalo boleh kasih saran, belajar lagi untuk tehnik menulis tentang dialog tag, tanda baca dan serangan "ku" di tiap paragraf karena ini pakai POV 1.

Semoga berkenan. Ane tunggu lanjutannya. Semangat, Sista.
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 12:38
Jatuh cinta memang berjuta rasanya hiks hiks.. tapi kadang cinta bisa menyakitkan
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 18:56
mantul
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 20:20
kalo jodoh pasti bertemu ๐Ÿ˜
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 20:42
kalau jodoh pasti bertemu.
lanjut ๐Ÿ˜Š
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
01-06-2020 23:29
haduh buru lanjutnya dudududu. Cliffhangernya bikin gregetan huaaaa...buru lanjut sis
Diubah oleh hannyharini
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
02-06-2020 13:12
jodoh tak akan ke mana
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
07-06-2020 09:42

[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 3)

[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)

Pagi yang syahdu dengan rintik gerimis yang membasahi kelopak-kelopak bunga, melembabkan jalanan yang kering kerontang. Samar-samar aku mendengar suara Lala yang kegirangan, seperti mendapat hadiah berlimpah.

'Sebentar lagi dia pasti mengetuk pintu kamarku dengan rusuh', batinku.

Lalu aku melanjutkan menulis cerbung yang sempat tertunda beberapa hari ini.

"Kakakkkkkkkkk!"

Terdengar teriakan Lala dengan gedoran pintu tanpa adat. Aku bergegas membuka pintu sebelum pintuku rusak karena Lala.

"Hm. Ada apa? Ganggu aja."

Aku menjawabnya malas dan bersiap untuk berbalik arah, namun Lala dengan sigap langsung memeluk erat yang berakibat nafasku sedikit tercekat.

"Dehkkk. Nhaa fhass kkaakah" Ucapku dengan nafas yang tersenggal.

"Uppss"

Lala melepaskan pelukannya.

"Sorry, gue bahagia banget soalnya, Kak" sambungnya.

Ia seakan tak peduli dengan kesesakan nafasku.

"Kak. Lo tahu kan perusahaan properti Grand Living itu? Yang kemarin gue sempet magang disana? Tahu kan, kak? Serbunya tanpa berusaha menenangkanku, malah langsung menuju laptop membaca sekilas tulisan yang ada didalamnya.

"Iya, iya tahu. Kenapa emangnya? Bukannya lo udah ngga keterima disana? aku menjawab sekenanya ketika nafasku kembali teratur.

"Nah, itu dia Kak. Karena kemarin gue nggak sempet lolos. Makanya sekarang gue diberi kesempatan kedua. Gilaaa!, 'kan?

"Whattttt!?" Serius lo Dek? Mataku melebar mendengar penuturannya.

Lala hanya mengangguk.

"Gue bersyukur banget sih, Kak, karena Allah menjawab doa gue. Dengan kesempatan kedua ini, gue ngga bakal sia-siain lagi. Gue harus bisa membuktikan ke perusahaan itu kalo mereka ngga salah mempekerjaan gue ke perusahaan itu. Apapun posisi yang mereka berikan ke gue."

"Maksudnya? Emang lo ngga keterima jadi petugas IT disana?"

Lala menatapku lama, dari matanya ia sedang menyembunyikan sesuatu tapi tidak ingin membaginya denganku.

"Apapun pekerjaan aku disana, aku harap Kakak menerimanya. Jangan protes ataupun memarahiku. Kakak tahu kan aku sangat berharap bisa bekerja diperusahaan itu" ucapnya lembut.

Kemudian sekali lagi dia memelukku erat. Diam. Hening. Airmatanya tumpah. Aku tahu karena saat ia memelukku ada butiran bening didalam matanya yang ia bendung agar tak jatuh. Aku adalah kakaknya, bukan seorang hakim yang harus mengadili dengan seadil-adilnya. Bukan pula seorang indigo yang tahu semua tentang apa yang ada didalam otaknya. Aku hanya seorang kakak, tempatnya untuk berbagi bukan untuk memaksa Lala menceritakan semua kehidupannya.

"Kakak berjanji tidak akan pernah protes atau apapun dengan pekerjaan kamu ini, asalkan masih dalam koridor yang wajar dan tentunya halal. Kamu mengerti maksud kakak, kan, Dek?

Lala yang masih memelukku hanya menggerakkan kepalanya naik-turun tanda mengerti. Ku usap kepalanya memberikan ketenangan yang dia inginkan.

"Aku sayang kamu, Dek" batinku.

****

"Kak, gimana sama baju yang ini?" Tanya Lala saat kami sibuk memilah baju disalah satu toko online.

"Mana? Hmmm. Coba cari yang warna maroon, kamu kayaknya lebih cocok dengan warna itu" jelasku.

Tanpa menjawab Lala kembali sibuk dengan ponselnya mencari baju berwarna maroin sesuai saranku.

Lama kami berkutat dengan ponsel masing-masing, terdengar ketukan dari arah luar. Aku dan Lala saling bertatapan. Heran. Kami berdua merasa tak ada tamu yang sedang kami tunggu.

"Sebentar!" teriakku.

Aku bergegas menuju pintu. Meninggalkan Lala yang kembali sibuk dengan ponselnya.

"Iya, ada apa, Mas?" tanyaku.

Aku memerhatikan mas-mas ini, ia berseragam OB dan menenteng sebuah bingkisan berwarna biru. Senyumnya ramah. Wajahnya tampan. Postur tubuh tinggi dan atletis membuat ia seakan tak pantas memakai seragam OB seperti itu.

"Maaf, Mbak. Apa Mbak ini yang bernama Lala? Pertanyaannya membuyarkan lamunanku.

"Eh, maaf Mas. Ada apa yah?

Huftt! Kenapa aku harus seperti ini. Gugup lagi gugup lagi. Beginilah jadinya jika aku tak terbiasa bertemu dengan makhluk tuhan bernama lelaki.

"Mbak ini yang bernama Lala?"

"Ouhh. Bukan Mas. Aku kakaknya. Tunggu sebentar aku panggilkan Lala"

Baru saja aku akan berteriak memanggil Lala, pria itu langsung mencegahku.

"Tidak usah, Mbak. Biar mbak aja yang menerima ini. Tolong berikan ke mbak Lala. Ini seragam yang harus ia kenakan saat datang ke kantor besok pukul 07:00 pagi" jelasnya.

"Sepagi itu?" Aku bertanya heran.

"Iya, Mbak. Perusahaan sudah mengkonfirmasi pekerjaan yang ditempati oleh mbak Lala. Dan saya sebagai kepala OB berhak memberikan seragam ini langsung kepada Mbak Lala sebagai perintah dari atasan saya."

Penjelasannya membuatku bingung dan bertanya-tanya. Tempat apa yang sebenarnya mereka berikan kepada Lala.

"Baik, Mbak. Saya harap semua sudah jelas. Saya pamit dulu, selamat siang" pamit pria itu.

"Apa benar kamu ditempatkan jadi OB di perusahaan Grand Living itu?"

Tanpa basa basi aku menodongkan pertanyaan yang tegas untuk Lala.

"Bukankah, kakak sudah berjanji tidak akan protes atau marah?

Lala mengingatkan janjiku kemarin. Diam. Hening. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku tak mungkin melanggar janjiku. Apalagi janji kepada Lala adikku.

"Kakak tahu kan, aku sangat berharap masuk ke perusahaan itu. Apapun posisi yang mereka berikan untukku, itu adalah cita-citaku sejak umur 12 tahun kak"

"Yang kakak tidak mengerti, kenapa kamu memiliki cita-cita seperti itu?"

"Kelak akan aku ceritakan semuanya, kak. Ini belum waktunya. Aku masih harus mencari dan membuktikannya dulu"

Lala mulai berteka-teki. Aku memutar badan dan pergi meninggalkan Lala dengan bingkisannya itu. Semakin dewasa ia semakin memilik banyak teka-teki. Dan akan aku pecahkan semuanya, agar aku bisa membantunya mewujudkan cita-cita konyolnya itu.
Diubah oleh lurika
profile-picture
profile-picture
profile-picture
irhayuayank dan 25 lainnya memberi reputasi
26 0
26
Lihat 26 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
27-06-2020 20:32
Udah buanyak banget thread-nya. Keren.

Ceritanya tentang impian, emm.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 6 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
29-06-2020 17:08
nunggu lanjutannya ...
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan lurika memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
29-06-2020 17:10
"Sebentar" teriakku.

Aku bergegas menuju pintu. Meninggalkan Lala yang kembali sibuk dengan ponselnya.

"Iya, ada apa, mas?" Tanyaku.

untuk dialog di atas, ada sedikit krisan, ya.

"Sebentar!" teriakku --->> ginakan tanda seru

"Iya, ada apa, mas?" Tanyaku. ---->> dialog tag kurang pas. seharusnya:

"Iya, ada apa, Mas?" tanyaku. ---->>> kata sapaan untuk orang kedua tunggal, besar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
Memuat data ..
[SFTH] I.L.Y. More, Ram (Bagian 1)
29-06-2020 17:18
kakak super. jadi pengen tahu bagaimna cara si kakak bantu buat si adik meraih impiannya๐Ÿ˜Š
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gustiarny dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
seorang-ayah-yang-jauh
Stories from the Heart
jurnal-mimpi
Stories from the Heart
surat-surat-lovembers
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
cinta-sang-kapitalis
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia