Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
122
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5614e3c9518b66d60ef03c/sfth-lelaki-berandal-itu-mantanku
CERBUNG ROMANCE full drama yang bikin baper Prolog Siapa yang ingin buru-buru menikah? Perempuan mana pun pasti ingin mempersiapkan segalanya dengan matang. Sebelum mengarungi biduk rumah tangga. Aku mungkin terlalu naif. Berulang kali menjalin hubungan cinta dengan lelaki, akan tetapi ujungnya gagal dan selalu tersakiti. Deadline menikah terpaksa diberikan orang tuaku kurang lebih enam bulan sebe
Lapor Hansip
26-02-2020 13:49

[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku

icon-verified-thread
CERBUNG ROMANCE full drama yang bikin baper
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku

Prolog


Siapa yang ingin buru-buru menikah? Perempuan mana pun pasti ingin mempersiapkan segalanya dengan matang. Sebelum mengarungi biduk rumah tangga.

Aku mungkin terlalu naif. Berulang kali menjalin hubungan cinta dengan lelaki, akan tetapi ujungnya gagal dan selalu tersakiti.

Deadline menikah terpaksa diberikan orang tuaku kurang lebih enam bulan sebelum hari pernikahan adik kandung perempuan. Nyaris putus asa karenanya. Mengingat rasa trauma patah hati yang menyebabkan dada terasa sesak, tenggorokan tersumpal. Bahkan menghirup oksigen sebanyak apa pun tak mampu meredakan sesak.

Pernah merangkai mimpi lewat coretan buku harian. Berharap mendapatkan jodoh lelaki penyayang dan juga tampan. Kaya atau miskin tak jadi soal bagiku, asalkan saling mencintai.

Jodoh. Lagi-lagi kedua orang tua menanyakan hal itu. Kapan aku bisa mewujudkan keinginan mereka? Saat adik kandung, sepupu yang usianya jauh lebih muda, hari pernikahan mereka telah di depan mata.

Bimbang!

Dia mengantar pulang usai resepsi pernikahan sepupuku, atas permintaan ayah. Itulah awal perkenalanku dengannya.

Sore itu dia mengajak jalan-jalan, setelah beberapa kali menemuiku di rumah. Enggan. Sebenarnya ada rasa malas untuk menerima tawaran jalan-jalan darinya, akan tetapi bujukan ibu mampu meluluhkan hati ini yang angkuh.

"Maukah menjadi istriku?" tanyanya singkat, membuat jantung berdebar hebat dan napas seolah berhenti seketika. Haruskah kuterima lamarannya, di saat deadline dari orang tua hampir habis? Bahkan aku juga baru dua minggu mengenalnya.

Bingung!

Atas desakan deadline menikah, akhirnya kuterima lamarannya.

Resepsi pernikahanku digelar dengan meriah, bahkan adik kandung yang telah menyiapkan pernikahannya matang, malah mengalah akan mengadakan pesta sederhana. Semua dilakukannya agar biaya pernikahan tidak membebani orang tua.

Kejutan demi kejutan saat mengarungi biduk rumah tangga datang menghampiri. Dari sifat, perilaku bahkan masa lalunya yang belum sempat kuketahui sebelumnya, membuat hari-hariku berdebar ketakutan.

"Carikan aku ongkos untuk merantau!" tuturnya tiba-tiba saat datang mengunjungiku setelah pertengkaran hebat yang membuatku pulang ke rumah orang tua.

Sejak kepergian merantau itu, dia tidak pulang. Bahkan secarik kabar pun tak ada sama sekali.

Lelah!

Hampir empat tahun bertahan setia menanti kabar kepulangannya, meskipun saat masih bersama selalu disakiti secara fisik maupun psikis.

Keputusan harus diambil. Meski menyakitkan tapi harus ikhlas. Saat kesetiaan dan pengorbanan tidak dihargai, memilih mengakhiri biduk rumah tangga adalah jalan terbaik.

Next

Ikuti ceritanya di thread ane kali ini ya,GanSis ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Pict : Pinterest
Bab 1 Prolog
Diubah oleh miniadila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
evihan92 dan 29 lainnya memberi reputasi
30
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 6
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 13:49
Diubah oleh miniadila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 13:51
Tokoh Utama
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku

Pict : Pinterest
Diubah oleh miniadila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 14:02
Lelaki Berandal Itu Mantanku

CERBUNG ROMANCE full drama yang bikin baper

Flashback Awal Jumpa


[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku


Malam acara resepsi pernikahan sepupu adalah awal dari segalanya.

Dengan dihadiri kerabat, tetangga dan handai taulan acara itu berlangsung meriah dan sangat lancar. Dinar yang merupakan kakak sepupu datang pada malam resepsi pernikahan itu. Prosesi demi prosesi acara pengantin ia nikmati dari awal hingga akhir.

Di akhir acara yang menjelang larut malam, para saudara masih berkumpul dan bercengkerama dengan sepasang suami istri yang telah sah tersebut. Tak terkecuali kedua orang tua dan adik kandung Dinar. Mengingat besok jadwal kerjanya peralihan masuk pagi, Dinar berniat ingin segera pulang.

Dengan wajah cemberut dan terlihat lelah, Dinar menuju jalan depan acara resepsi. Dia menoleh ke penjuru arah.

"Mbak Dinar, ya?" Sapaan ramah itu menghampiri tepat di sebelahnya, kala Dinar sedang mencari seseorang yang akan mengantarnya pulang.

Gadis manis dengan raut jutek itu tanpa senyum sedikit pun ketika menoleh. Sesosok lelaki yang ada di dekatnya, menatap penuh arti. Dinar merasa was-was.

Dengan memakai setelan kebaya berbahan tile dan rok batik panjang belahan samping, Dinar tampil cantik malam ini. Dia sadar dengan kondisinya saat ini rentan terjadi lelaki memanfaatkan kondisi.

"Iya, benar," sahutnya mengalihkan pandangan dan segera bergeser menjauh dari tempatnya berdiri.

Tak jauh dari lelaki itu, Dinar dapat menangkap gerak-gerik pemuda berkemeja lengan panjang warna marun itu dengan ekor mata. Ia sejenak merasa jengah dipandangi begitu rupa. Rasa risih langsung menghinggapi.

Merasa tidak aman, Dinar lantas memilih kembali mencari ayahnya.

"Mbak Dinar mau ke mana? Boleh saya antar pulang?" serunya, saat Dinar baru melangkah beberapa meter saja.

Gadis berkebaya warna yang sama dengan pemuda yang memanggilnya itu, seketika menoleh dan terlonjak kaget. Lagi-lagi pemuda itu memanggilnya.

"Terima kasih. Sedang nunggu seseorang yang ditunjuk ayah untuk mengantar pulang." Terpaksa Dinar tersenyum walau terlihat hambar.

"Sayalah orangnya yang mau nganter Mbak Dinar." Pemuda itu tersenyum menambah pesona ketampanannya.

"Serius?" tanya Dinar dengan penuh keraguan.

"Iya. Tanya dulu sama ayahnya kalo takut, Mbak."

Sejenak Dinar terdiam sesekali memandang ke arah pemuda itu. Jaman sekarang banyak lelaki mengambil kesempatan. Modus apapun dilakukan. Itu sudah terbiasa terjadi.

Next

Pict : Pinterest
Bab 2 Flashback
Diubah oleh miniadila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 14:04
Yuk, GanSis ikuti cerbung ane. Mampir! Cendolin, rate. Jan lupa koment krisannya, ya... Ane tunggu ๐Ÿ˜
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan embunsuci memberi reputasi
2 0
2
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 14:16
mampir dulu ah emoticon-Blue Guy Cendol (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 14:27
Syuka kalimat akhir. Modus lelaki emoticon-Ngakak
Emang kudu hati2 sih. Lanjut, Sis
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
26-02-2020 17:41
mampir dulu di thread percintaan.
ijin gelar tiker, nyimak dan membaca ya gan,
emoticon-Angkat Beer

Edited:
Jan pake kentang, emoticon-Malu
Diubah oleh g.gowang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 4 lainnya memberi reputasi
2 3
-1
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
27-02-2020 18:44
Quote:Original Posted By encielh โ–บ
mampir dulu ah emoticon-Blue Guy Cendol (S)


Silakan dengan senang hati. Menerima koreksi tulisan juga,lho.emoticon-Big Kiss

Quote:Original Posted By embunsuci โ–บ
Syuka kalimat akhir. Modus lelaki emoticon-Ngakak
Emang kudu hati2 sih. Lanjut, Sis


Bener banget, Sis, lelaki sekarang modusnya macem-macem emoticon-Ngakak

Quote:Original Posted By g.gowang. โ–บ
mampir dulu di thread percintaan.
ijin gelar tiker, nyimak dan membaca ya gan,
emoticon-Angkat Beer

Edited:
Jan pake kentang, emoticon-Malu


Silakan dengan senang hati. Mau koreksi tulisan juga boleh ๐Ÿ˜€
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 12:35
lanjutkan gak.pakai lama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 12:38
Quote:Original Posted By ayya83 โ–บ
lanjutkan gak.pakai lama


Inshaallah siap, Sis. Dinar dan Galih siap menyapa di sini. Thankyu dah mampir emoticon-Big Kiss
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan ummusaliha memberi reputasi
2 0
2
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 13:27
Lanjutin, Kak emoticon-Jempolemoticon-Big Kiss
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan miniadila memberi reputasi
2 0
2
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 13:54
Quote:Original Posted By peggimiru โ–บ
Lanjutin, Kak emoticon-Jempolemoticon-Big Kiss


Siap๐Ÿ˜€
0 0
0
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 17:37
Lelaki Berandal Itu Mantanku

CERBUNG ROMANCE full drama yang bikin baper

Kesan Pertama


[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku


Dengan malas gadis bertubuh langsing itu melenggang, menghampiri pemuda yang masih berdiri menantinya. Raut judes yang diperlihatkan Dinar, membuat pemuda itu salah tingkah.

"Ayuk buruan! Ini udah malem banget, soalnya."

"Emang kenapa dengan malam? Udah percaya, kalo aku yang disuruh nganter?" tanya pemuda itu seraya tersenyum. Dinar semakin kesal dibuatnya.

"Besok shift pagi, Paijo."

Seketika, pemuda itu tertawa lebar. Dinar menepuk kesal jok belakang kendaraan.

"Idih! Mbak kalo judes gini keliatan makin cantik, lho. Santai aja. Kalo aku yang nganter, sebentar juga nyampe rumah, kok. Tenang aja."

"Bukan gitu! Waktu istirahatku udah berkurang banyak ini. Mana besok masuk pagi, lagi!"

"Barusan udah kubilang, kan? Tenang saja. Aku nanti ngebut." Pemuda itu tersenyum lagi seraya menatap lembut wajah Dinar di balik keremangan malam.

"Duh! Ni orang nyebelin banget. Mentang-mentang lagi dibutuhkan, terus berani slengekan kayak gini. Liat aja nanti, begitu sampai rumah akan kubayar ongkos bensin dan tenaganya. Kesel banget," rutuknya dalam hati sambil duduk di jok motor. "Buruan! Tenang aja, sampai rumah kubayar, kok," sambungnya.

Tawa pemuda itu meledak lagi. Dinar mengepalkan tangan, seolah hendak memukul dari belakang bahu pemuda itu.

"Jengkel! Rasanya pengen cepet sampai rumah. Rasa dongkol pengen marah menjalar dada. Nggak tau kenapa. Sumpah! Jengkel banget," serunya dalam hati.

"Percaya, kok. Sebagai staf kantor di pabrik, pasti sanggup bayar ojekan. Ya, kan?" Pemuda itu sejenak menoleh. Dinar menatap jutek.

Hening.

Keduanya terdiam. Motor yang dikemudikan pemuda itu membelah jalanan. Sementara embusan angin menyibakkan rambut Dinar hingga menutupi sebagian wajah dan bibirnya.

"Kalo takut, pegangan aku aja, Mbak!"

"Gak!" balas Dinar singkat.

"Enak aja! Mulai modus lagi nih. Masak disuruh pegangan ama dia. Ogah, deh! Gengsi!" gerutunya dalam hati.

๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ

Gadis semampai itu berjalan menuju rumah diikuti pemuda yang mengantarnya dengan menuntun kendaraan.

"Maafkan! Gara-gara gak denger jadi nyasar ke kuburan," ujar pemuda yang belum diketahui namanya tersebut.

"Abisnya udah disuruh belok kiri, malah nyelonong terus," sungutnya kesal membalas pemuda itu. Dinar pun tepat tiba di jalan depan halaman rumahnya.

"Apa Mbak gak kepengen kenalan sama aku?"

"Oh iya! Siapa namamu?"

"Galih, Mbak. Galih Pamungkas!" Pemuda itu menyodorkan tangan ke arah Dinar. Lagi-lagi dia tersenyum menawan di depan Dinar.

"Karena ini udah malam, Mas Galih gak usah mampir, ya?"

"Siap! Tapi lain waktu, boleh main ke sini, kan?"

"Boleh."

Usai berpamitan, pemuda itu lantas mengemudikan kendaraannya kembali, menembus pekatnya malam. Sedangkan Dinar menyaksikan punggung pemuda itu yang perlahan menghilang.

Canggung. Kesan pertama saat Dinar diantar pulang pemuda itu. Gadis yang jutek, tidak suka basa-basi dengan cowok itu sering sekali ditegur sang ibu. Ada rasa cemas di hati ibunya, jika Dinar masih bersikap seperti itu terhadap cowok.

Semua memang beralasan. Ia hanya tidak ingin menjadi korban modus para lelaki. Jaman sekarang bersikap ramah dan mudah bergaul, terkadang dianggap cewek gampangan oleh sebagian laki-laki.

"Serba salah, kan?"

Dinar menepuk dahi saat membuka pintu rumah. Rupanya, ia lupa jika kunci rumah tidak dimintanya dari tangan sang ayah.

Rasa kantuk telah menghampirinya. Dengan pasrah dia bersandar di kursi panjang yang terletak di teras.

Next

Pict : Pinterest

Bab 3 Kesan Pertama
Diubah oleh miniadila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 17:48
Saya masi nyimak di narasi pertama, perjodohan yang membuat saya menjadi kepo.
Siip dah, lain hari saya datang lagi. emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 18:37
Quote:Original Posted By Khadafi05 โ–บ
Saya masi nyimak di narasi pertama, perjodohan yang membuat saya menjadi kepo.
Siip dah, lain hari saya datang lagi. emoticon-Recommended Seller


Kepo ya, Gan. Baiklah! Ane tunggu singgahnya lagi,ya ... Koreksi tulisan ane juga boleh, lho emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 20:25
Quote:Original Posted By Khadafi05 โ–บ
Siaaap, jangan lupa kopi dan roti keringnya di saat saya kembali berkunjung emoticon-Recommended Seller


Siap, Gan. Mo berapa cangkir n berapa kaleng?

Ane mo siap-siap dulu emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan Khadafi05 memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
28-02-2020 23:46
modus bertebaranemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
trifatoyah dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
29-02-2020 07:53
Semangat selalu, Sista....kutunggu setiap lanjutannya. Sucreb dulu, ya.
profile-picture
miniadila memberi reputasi
1 0
1
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
29-02-2020 08:01
Quote:Original Posted By miftakhana โ–บ
modus bertebaranemoticon-Ngakak


Iya, Sista. Hati-hati dengan yang namanya cowok. Terlena bisa kejebak ama modusnya emoticon-Blue Guy Peace

Quote:Original Posted By dchantique โ–บ
Semangat selalu, Sista....kutunggu setiap lanjutannya. Sucreb dulu, ya.


Oke siap juga, Sis. Thankyu dah mampir emoticon-Kiss (S)
0 0
0
[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku
01-03-2020 12:41
Lelaki Berandal Itu Mantanku

CERBUNG ROMANCE full drama yang bikin baper

Pemuda yang Menyebalkan

[SFTH] Lelaki Berandal Itu Mantanku


"Din ... ada yang jemput kamu, tuh!" Tika berseru manja, seketika membuat terkejut gadis bermata bulat itu. Tatapan mata yang judes itu beralih dari antrian mesin absen di pos jaga menuju pintu gerbang perusahaan.

"Siapa, sih?" tanyanya tanpa menoleh. "Tuh 'kan keduluan. Mana udah antri sambil berdesakan, lagi. Semprul!" gerutunya gemas.

"Katanya, namanya Paijo."

"Siapa sih dia? Huh!" sungut Dinar menahan geram. "Masa bodo, gak kenal!" protesnya menepuk jidat, berharap segera ingin keluar, agar dapat menghirup napas dengan lega, setelah berdesakan.

"Gak usah jutek," Tika tertawa kemudian melangkah duluan menuju gerbang lagi.

Dengan dongkol, disusulnya teman satu ruangan kerja itu, menyeret langkah keluar menuju gerbang perusahaan.

"Senyum, Cantik. Kamu udah ada yang jemput," bisik Fatma, si security centil mendaratkan cubitan di pinggang ramping rekannya, saat bertugas menertibkan karyawan saat jam pulang.

"Hai, Mbak Dinar. Gak lupa 'kan sama saya?" Pemuda itu menyapa dengan suara renyah. Senyumnya merekah.

"Lupa?!" teriak Dinar dalam hati. Namun, dia tetap tersenyum agar tidak mendapat teguran dari rekannya karena selalu judes terhadap lelaki.

"Mas Galih, kan?" Gadis berkulit kuning langsat itu mengernyit. Pria di hadapannya hanya tersenyum. Bagi Dinar senyum manis itu tampak menyebalkan.

"Iya. Yang nganterin Mbak Dinar pulang dari acara resepsi. Ingat, kan?"

"Huh! Aku benci jika ada orang yang baru kenal lantas pura-pura sok dekat sampai jemput ke sini, segala. Dipikirnya, aku seneng apa?" gumamnya sambil tersenyum, akan tetapi terlihat hambar. "I-iya ingat!" balasnya terbata.

"Boleh nganter pulang Mbak Dinar lagi?" tanya pemuda bermata elang itu memberanikan diri.

"Hmmm, maaf nih, ya. Aku lebih suka naik kendaraan umum bareng teman-teman. Maaf banget," tukasnya tanpa basa-basi.

"Oh, ya sudah. Maafkan jika telah lancang menjemputmu." Ada gurat kecewa di balik senyumnya yang terpaksa.

"Kumat songongnya, deh," seloroh Fatma saat Dinar melewati security nyentil itu, hendak menyusul rekan-rekannya menanti kendaraan umum di tepi jalan raya.

Dinar memang sering mendapat teguran tidak hanya dari ibu, sesama rekan kerjanya pun begitu, akan sikap judes dan galaknya terhadap lelaki yang ditemuinya. Apapun itu ia lakukan kalau merasa risih dan terganggu. Selebihnya, ia tetap gadis yang disukai banyak lelaki karena kecantikannya.

"Hai ...." Tiba-tiba langkah Dinar terhenti saat seseorang menepuk pelan bahunya dari belakang, pas menyusul rekannya dengan langkah terburu. Spontan, Dinar menoleh dengan mata melotot.

"Iya! Kenapa kok ngikuti aku, sih?" Ia risih saat pria itu sejajar dengan langkahnya. "Aku mau pulang sama teman," desisnya menahan kesal.

Raut manis itu tersenyum saat ia melambatkan langkah.

"Dengan cara bagaimana, agar aku bisa mengantarmu pulang? Masa sih harus memaksamu dengan cara yang ekstrim. Aku ingin yang wajar-wajar saja mendekatimu." Pemuda itu masih saja mencoba menaklukkan hati Dinar.

"Maaf ... dengan lelaki manapun yang baru kukenal, tidak sembarangan mengiyakan setiap ajakan." Menyesal juga membuat si tampan itu kecewa.

"Plis, sekali ini saja, lagi! Aku janji tak akan nyelonong tanpa permisi menjemputmu di sini," Senyum menawan itu sekilas hadir.

"Maaf, ya. Maaf banget." Ditangkupkan kedua telapak tangan di depan bibir. Dinar benar-benar mempertahankan pendiriannya.

"Diterima. Tapi ... harus diganti dengan memperbolehkan aku main ke rumahmu. Oke. Deal, ya?" Gadis bermata bulat itu menggerutu dalam hati, "Semprul! Cowok ini memanfaatkan situasi. Dikasih hati malah nyerobot jantung."

Terpaksalah, Dinar menyetujui permintaannya. Modus! Pintar sekali caranya mendekati cewek.

"Galih, liat aja nanti kalo jadi ke rumah,"rutuknya geram. "Dah sana, ambil motormu dan jangan ikuti aku lagi!" serunya lagi.

Pemuda itu membuntuti hingga tepat di pinggir jalan raya, tempat Dinar menanti kendaraan umum yang akan ditumpangi bersama teman-temannya.

Next

Pict : Pinterest

Bab 4 Pemuda yang Menyebalkan
Diubah oleh miniadila
profile-picture
profile-picture
profile-picture
embunsuci dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
jangan-panggil-aku-lonte-2
Stories from the Heart
part-7-heboh
Stories from the Heart
jangan-panggil-aku-lonte
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
tetangga-sebelah
Stories from the Heart
dialog-hujan--awal-pertemuan
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia