Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Mau Saldo GoPay? Yuk ikutan Survei ini GanSis!
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e54c5b2018e0d68255d8ce7/pengertian-dan-golongan-jin
Pengertian Jin Sama seperti manusia, jin juga merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah namun dengan bentuk fisik yang berbeda. Jin merupakan makhluk yang diciptakan oleh Tuhan yang berasal dari Api dan juga mempunyai kemampuan untuk tidak terlihat dari pandangan manusia biasa kecuali pada orang-orang tertentu yang diberikan izin oleh Allah untuk melihatnya. Sebagian jin bisa melakukan sebuah h
Lapor Hansip
25-02-2020 13:58

Pengertian dan golongan JIN

Pengertian Jin


Sama seperti manusia, jin juga merupakan makhluk yang diciptakan oleh Allah namun dengan bentuk fisik yang berbeda. Jin merupakan makhluk yang diciptakan oleh Tuhan yang berasal dari Api dan juga mempunyai kemampuan untuk tidak terlihat dari pandangan manusia biasa kecuali pada orang-orang tertentu yang diberikan izin oleh Allah untuk melihatnya. Sebagian jin bisa melakukan sebuah hubungan atau berinteraksi dengan manusia dan bahkan bisa membantu manusia walaupun cenderung bantuan tersebut bersifat untuk menyesatkan manusia yang ditolong olehnya.

Disebut dengan sebutan “jin”, hal tersebut karena makhluk ciptaan Allah yang satu ini bersifat terhalang (tidak dapat dilihat) dengan kasat mata manusia. Oleh karena itu, bayi yang masih berada di dalam perut ibunya, disebut dengan janin (kata janin dan jin memiliki kata dasar yang sama yakni jann) karena ia tidak dapat dilihat dengan mata. Demikian juga orang gila dalam bahasa Arab disebut dengan majnun (dari kata jann juga) karena akal sehatnya sudah tertutup dan terhalang.

Terdapat persamaan antara jin dan manusia, yaitu Jin memiliki akal dan nafsu, sebagaimana manusia juga memiliki akal dan nafsu, Jin mendapatkan beban perintah dan larangan syariat, sebagaimana mausia juga mendapatkan beban perintah dan larangan syariat. Oleh karena itu, ada jin yang muslim dan ada jin yang kafir. Ada jin yang baik dan ada jin yang jahat. Ada jin yang pintar masalah agama dan ada jin yang bodoh. Bahkan ada jin Ahlussunnah dan ada jin pengikut kelompok sesat, dan lain sebagainya. Sedangkan perbedaan jin dengan manusia yang paling mendasar adalah dari asal penciptaan dan kemampuan bisa kelihatan dan tidak. Jin memiliki sifat seperti tidak dapat dilihat oleh indera manusia, diciptakan dari api yang sangat panas, ada yang mengakui ke Esaan Allah SWT, dan ada pula yang membangkan perintah Allah.

Jin juga mendapatkan perintah untuk menerima syari’at Islam sebagaimana yang juga diperintahkan kepada manusia. Menurut sebagian para ulama, rupa, tabiat, kelakuan dan perangai jin serupa dengan yang ada pada diri manusia. Karena jin juga seperti manusia, mereka pun ada yang baik dan ada juga yang jahat, ada yang muslim dan ada yang kafir. Jin juga mempunyai tingkatan iman, ilmu dan amalan tertentu, berdasarkan keimanan dan amalan mereka kepada Allah SWT.

Walaupun dikatakan bahwa jin islam adalah yang paling tinggi imannya dan paling shaleh amalannya serta paling luas dan banyak ilmunya, tetapi masih ada pada diri mereka sifat tercela seperti sifat takabbur, riya’, ujub dan sebagainya. Namun bisa saja mereka mudah menerima teguran dan pengajaran.

Jin berbeda dengan setan dan juga iblis. Walaupun pada dasarnya Iblis dan setan adalah makhluk halus yang berasal dari golongan jin dan juga diciptakan dari api. Tugasnya adalah untuk merangsang keinginan nafsu rendah manusia, karena iblis merupakan makhluk yang pertama melawan dan membangkang dari perintah Allah. Dengan menyandang nama “setan”, dia tidak hanya membangkang perintah Allah sebagaimana yang dilakukan iblis, tetapi juga menggoda manusia.

Karena iblis sudah ada sebelum Adam diciptakan dan hidup dalam kalangan malaikat, iblis tidak hanya membangkan terhadap perintah Allah dan tidak menghormati Adam, tetapi juga berusaha menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang tersebut, sehingga Adam dikeluarkan dari surga dan diturunkan kebumi ini.
Tentang asal kejadian jin, Allah menjelaskan, kalau manusia pertama diciptakan dari tanah, maka jin diciptakan dari api yang sangat panas, dijelaskan dalam Al-Hijr dan Ar-Rahman,

“ "...dan kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (Al-Hijr 15:27) ”

“ "...dan Kami telah menciptakan jin dari nyala api." (Ar-Rahman 55:15)

Wujud fisik

Jin dikatakan memiliki tanduk, berukuran kecil dalam kisah lain dikatakan kecil seperti lalat memiliki sayap.

Menurut ajaran Islam, jin dapat melihat manusia, namun sebaliknya manusia tidak dapat melihat mereka dalam wujud aslinya. Jikalau ada manusia yang dapat melihat jin, maka jin yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk yang dapat dilihat mata manusia biasa.

“ "Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman." (Al-A'rof 7:27) ”

Kemudian tidak seorangpun mampu melihat jin, kecuali bila mereka mengubah diri (menjelma) dalam berbagai bentuk. Hanya nabi dan rasul saja yang sanggup melihat wujud aslinya.

Ada beberapa riwayat yang menjelaskan bahwasanya mereka mengubah diri ke dalam berbagai bentuk seperti di antaranya:

Menjadi seorang lelaki miskin.
Menjadi seorang Syaikh dari Najd.
Berbentuk ular.
Berbentuk tikus.

Jin bisa berwujud seperti manusia siapapun kecuali sosok Nabi Muhammad,mereka dapat mengubah wujud mereka menjadi hewan apapun. Serta bisa berujud Bani Adam seperti waktu setan mendatangi kaum musyrikin dalam bentuk Suraqah bin Malik kala mereka hendak pergi menuju Badr. Mereka dapat berubah-ubah dalam bentuk yang banyak, seperti anjing hitam atau juga kucing hitam. Karena warna hitam itu lebih signifikan bagi kekuatan jin dan mempunyai kekuatan panas.
Beberapa hewan dianugerahi bisa melihat jin, seperti keledai dan anjing



Macam – Macam Golongan Jin


Seperti yang dijelaskan di atas tadi, bahwa setan dan juga iblis adalah termasuk makhluk yang berasal dari jin namun berasal dari golongan yang berbeda. Mengapa bisa dikatakan berbeda? Karena pada dasarnya jin adalah sama seperti manusia, yaitu ada yang baik dan juga yang buruk. Berikut ini adalah macam-macam golongan jin :

Al-Jan
Golongan jin yang pertama ialah Al-Jan. Al-Jan merupakan pengertian jin secara umum, yaitu jenis jin yang memiliki kesamaan seperti layaknya manusia. Jin ada yang berkelamin jantan adapula yang betina, ada jin yang muslim adapula yang non muslim, jin juga membutuhkan makan, minum, tidur, bersenggama dan sebagainya. Walhasil jin pada kategori JAN tidak bedanya dengan manusia pada kategori al-insan.

Al-A’mir
Bila terjadi sesuatu disuatu tempat, misalnya dikamar mandi, dirumah atau dimanapun yang mana seperti ada suara atau bunyian yang menirukan perbuatan manusia. Seperti halnya ada suara orang wudhu atau orang yang tengah mandi, padahal dikamar mandi tersebut tidak ada siapa-siapa. Hal ini bisa jadi adalah perbuatan jin pada kategori AL-A’MIR. Maka tidak jarang orang menyebutnya sebagai setan tek-tek. Karena memang jenis jin ini suka meniru-nirukan perbuatan atau kebiasaan manusia, dengan maksud untuk menakut-nakuti.
Al-A’mir juga terkadang mengikuti orang yang sedang membaca, bernyanyi dan sebagainya atau mengikuti orang yang sedang shalat dibelakangnya. Meskipun demikian kita tidaklah dibenarkan untuk takut, karena bisa jadi dia sebenarnya tidaklah jahat, hanya karena ingin menjadi mak’mum atau ingin belajar membaca atau menyanyi.

Al-Ifrit
Mungkin kamu sering mendengar ada orang yang bersekutu dengan jin. Nah jin yang dimaksud tersebut adalah jin Ifrit. Ifrit adalah jenis jin yang berpotensi sebagai pembantu ataupun khodam bagi manusia. Dalam hal ini ada ifrit yang muslim dan baik, yang tentunya bisa menjadi khodam pada manusia-manusia yang muslim dan baik pula. Adapula ifrit yang berperilaku jahat dan kafir yang dimanfaatkan oleh para tukang sihir dan dukun, seperti ifrit-ifrit yang bekerjasama dengan penyihir terkemuka luar negeri pada segitiga Bermuda “ David Copperfield”.

Al-Arwah
Jenis jin yang keempat inilah yang sering dan biasa menggoda manusia, terkadang al-arwah mengubah bentuk rupa dirinya sebagai orang tua kita yang telah meninggal atau sebagai dedemit dan sebagainya. Sehingga dapat mengelabuhi sebagian masyarakat kita dan menakut-nakuti mereka yang memang mempercayainya.
Sebenarnya jenis jin al-arwah ini termasuk golongan jin yang sangat kuat dan sangat nakal. Disebutkan paling kuat karena mereka dapat menjelma dirinya menjadi apa saja dengan mengerahkan kekuatan ilmu yang dimilikinya dan disebut nakal karena sering menggoda dan menakut-nakuti manusia.
Jika diibaratkan manusia, maka jenis jin dari golongan Al-arwah semacam preman yang sukausil terhadap masyarakat setempat dan terutama kepada perempuan-perempuan yang lewat dijalanan.

As-Syaiton
Berbeda dengan al-arwah, as-syaiton adalah jenis jin yang selalu menggoda manusia dari segi keimanan, kerohanian dan kejiwaan. As-syaiton sangat berbahaya dibanding jenis jin lainnya, karena as-syaiton dalam merasuk kedalam hati manusia untuk membisikan kekafiran, keingkaran dan kejahatan. Dalam surat an-naas dijelaskan bahwasanya bukan hanya jin jahat dan ingkar yang termasuk dalam golongan as-syaiton, manusia yang yang berprilaku dzolim termasuk dalam kategori ini.

Diubah oleh Imma228
0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia