Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
14
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5001d0facb955620092a84/lika-liku-pejuang-literasi
  Tips buat kamu para penulis pemula  Assalamu'alaikum, Sobat Literasi. Gimana nih harinya, sudah ada satu atau beberapa tulisan, kah? Atau mungkin masih ragu untuk menulis? So, jangan ragu-ragu Sobat, asalkan kita terus belajar dan belajar dengan tekun. Inshaa Allah, tulisan kalian bisa tercipta, asalkan rajin saja mbuatnya. Setidaknya, ada 300 kata per hari bisa kita buat, jika sehari 500-1000
Lapor Hansip
21-02-2020 23:14

Lika-Liku Pejuang Literasi

icon-verified-thread
  Tips buat kamu para penulis pemula

Lika-Liku Pejuang Literasi


 Assalamu'alaikum, Sobat Literasi. Gimana nih harinya, sudah ada satu atau beberapa tulisan, kah?

Atau mungkin masih ragu untuk menulis? So, jangan ragu-ragu Sobat, asalkan kita terus belajar dan belajar dengan tekun.

Inshaa Allah, tulisan kalian bisa tercipta, asalkan rajin saja mbuatnya.

Setidaknya, ada 300 kata per hari bisa kita buat, jika sehari 500-1000 kata dirasa cukup berat. Setelah kalian mampu menulis, tentunya ingin dong karyanya dibukukan? Siapa sih, yang tak mau begitu?

Saya sendiri juga maulah, walaupun masih berusaha melawan penjahat bernama Kemalasan.

Saat ini banyak para penerbit kece yang menawarkan para calon penulis baru untuk membukukannya dalam sebuah buku kumpulan cerpen atau antologi.

Di dalamnya akan diisi karya para penulis yang telah terjaring dalam satu komunitas menulis, dengan tujuan mempermudah komunikasi mereka dengan penerbitnya karena semua diwakilkan pada founder atau pemilik komunitas.

Meskipun tawarannya adalah penerbitan gratis, tentu saja sebagai kompensasi atau cara menghargai para pejuang yang ada dibalik pembuatan buku kita, salah satunya dengan membeli buku itu tersebut.

Masa sih, kita sudah membuat buku dengan menguras tenaga dan pikiran, juga mengorbankan waktu tapi enggak mau untuk membeli bukunya. Tak mungkin kan, kita cerita yang sebenarnya dan jika diceritakan pun sungguh tak elok.

Penanggung Jawab dan rekan-rekan di grup even tersebut tak mungkin berpikir macam-macam, jikalau kita terus terang.

Meskipun akhirnya mereka terpaksa tak melibatkanmu lagi, janganlah kamu kecewa atau merasa mereka kejam. Ada hal-hal yang mereka pikirkan juga, terutama dalam proses pembuatan buku itu sendiri.

Berikut ini, beberapa pihak yang menjadi acuan kenapa kamu harus membeli buku sebagai penghargaan atas sebuah kerja keras:

 1. Kontributor alias penulis buku

 Kalau kita ikutan dan nggak belu buku, tentu akan menjadi polemik bagi yang membeli buku dan bisa jadi kita dianggap tak menghargai kerja keras dan pengorbanan mereka.

 2. Penanggung Jawab

 Disini dia bertugas mengadakan even dan mengumpulkan naskah dari para kontributor.

Tentunya hasil kerja kerasnya harus dapat balasan yang sebanding.

Jika kamu tak beli buku, bagaimana bisa penerbit bayar mereka.

 3. Founder atau pemilik grup kepenulisan.

 Biasanya beliau ini, bertugas membentuk komunitas dan memberi pengarahan kepada para calon penulis untuk bisa menghasilkan tulisan yang terbaik.

Setelah itu beliau membuka peluang untuk even menulis, semata-mata agar jalan para penulis pemula menjadi terang.

Beliau juga bertindak sebagai penanggung jawab dan editor, terhadap naskah.

Jika kita tak membeli buku, pastinya juga tak bisa bantu karena memikirkan nasib para kontributor yang sudah bayar.

 4. Layout atau Tukang Mempercantik Naskah.

 Mereka ini berjasa juga, agar halaman buku kita jadi cantik dan enak dibaca saat buku sudah dicetak.

Kalau kita tak membeli buku, meskipun alasannya itu tanpa disengaja, tentu saja mereka merasa tidak dihargai atas jasanya.

Berkorban waktu, tenaga, alat dan raga dilakoni, demi mewujudkan buku kita agar layak dibaca.

 5. Cover Design alias Pembuat Jilid Buku.

 Mereka inilah yang membuat tampilan buku kita menarik, dan mudah ditemukan orang jila sudah masuk di toko buku atau kita promokan.

Kalau tak dibayar, kasihan kan mereka yang sudah menuangkan imajinasi dan idenya untuk mempercantik sebuah buku yang didalamnya berisi karya kita.

 6. Editor

 Ini yang berjasa membuat kata-kata atau tulisan kita layak dan boleh diterbitkan. Mereka akan memeriksa, apakah ada kata-kata yang tidak sesuai kbbi dan puebi?

Apakah ada kata-kata yang salah tulis atau kelebihan di dalam sebuah kalimat? Apakah ada kata-kata tak pantas, yang tak boleh disuguhkan pada pembaca?

Tanpa mereka, mana mungkinlah tulisan kita asal terbit dan pantas dilihat para pembaca. Memangnya penerbit mau, cetak dan terbitkan buku yang acakadut?

Ada baiknya, kita hargai mereka yang sudah capek-capek baca calon naskah kita dari awal sampai akhir. Mereka terkena imbasnya pula, jika kita tak dapat menjemput buku kita.

 Eiiit....hal ini Jangan dijadikan pemutus asa dan bakat kita, dalam dunia literasi.

Jangan sampai, niat kita menebar kebaikan, keceriaan dan wawasan putus di tengah jalan hanya karena  tak pernah mampu beli buku karya sendiri.

Menulis tak berarti tak berguna, bisa juga menjadi terapi bagi yang sulit berkomunikasi dengan lisan.

Kita tak akan tahu betapa istimewanya orang itu, sebelum melihat jati dirinya dalam sebuah karya tulis.

Dalam Firman Allah, Surat Al-Alaq ayat 1-5 dijelaskan jika kita diwajibkan untuk membaca agar memperoleh pengetahuan.

 اقْرَأْ بِاسْمِ رَبكَ الذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبكَ الْأَكْرَمُ (3) الذِي عَلمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلمَ الْإِنْسَانَ مَا
 لَمْ يَعْلَمْ (5)
Artinya:
 Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan.

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah

Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam

Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

 Disana dikatakan, kita wajib belajar dengan cara membaca juga mempelajari.

Baik itu Alquran, ilmu eksak atau ilmu menulis.

Jangan sampai kita menjadi pesimis, hanya karena suatu keadaan.

Anggap saja, itu ujian dari Allah dalam menggapai keberhasilan.

Menulis pula, buat kita produktif dan menambah ilmu.

Bahkan kita bisa membuat seluruh anak muda atau orang-orang jadi suka membaca dan bertambah wawasannya.

Kita juga, dengan menulis bisa menjadi pemburu ilmu, atau referensi untuk menjadi bahan tulisan kita.

Sebagaimana para mahasiswa akhir, yang mendadak mencari ribuan buku, untuk hasil yang terbaik dalam tugas akhirnya.

Kita juga bisa, melakukan hal serupa supaya tulisan layak dibaca para penikmat karya. Allah memerintahkan untuk menulis, agar terperinci dan jelas.

Seperti dalam Surat Al - Baqarah Ayat 282

 يَا أَيهَا الذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمى فَاكْتُبُوهُ ۚ وَلْيَكْتُبْ بَيْنَكُمْ كَاتِبٌ بِالْعَدْلِ ۚ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ أَنْ يَكْتُبَ كَمَا عَلمَهُ اللهُ ۚ فَلْيَكْتُبْ وَلْيُمْلِلِ الذِي عَلَيْهِ الْحَق وَلْيَتقِ اللهَ رَبهُ وَلَا يَبْخَسْ مِنْهُ شَيْئًا ۚ فَإِنْ كَانَ الذِي عَلَيْهِ الْحَق سَفِيهًا أَوْ ضَعِيفًا أَوْ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يُمِل هُوَ فَلْيُمْلِلْ وَلِيهُ بِالْعَدْلِ ۚ وَاسْتَشْهِدُوا شَهِيدَيْنِ مِنْ رِجَالِكُمْ ۖ فَإِنْ لَمْ يَكُونَا رَجُلَيْنِ فَرَجُلٌ وَامْرَأَتَانِ مِمنْ تَرْضَوْنَ مِنَ الشهَدَاءِ أَنْ تَضِل إِحْدَاهُمَا فَتُذَكرَ إِحْدَاهُمَا الْأُخْرَىٰ ۚ وَلَا يَأْبَ الشهَدَاءُ إِذَا مَا دُعُوا ۚ وَلَا تَسْأَمُوا أَنْ تَكْتُبُوهُ صَغِيرًا أَوْ كَبِيرًا إِلَىٰ أَجَلِهِ ۚ ذلِكُمْ أَقْسَطُ عِنْدَ اللهِ وَأَقْوَمُ لِلشهَادَةِ وَأَدْنَىٰ أَلا تَرْتَابُوا ۖ إِلا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً حَاضِرَةً تُدِيرُونَهَا بَيْنَكُمْ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَلا تَكْتُبُوهَا ۗ وَأَشْهِدُوا إِذَا تَبَايَعْتُمْ ۚ وَلَا يُضَار كَاتِبٌ وَلَا شَهِيدٌ ۚ وَإِنْ تَفْعَلُوا فَإِنهُ فُسُوقٌ بِكُمْ ۗ وَاتقُوا اللهَ ۖ وَيُعَلمُكُمُ اللهُ ۗ وَاللهُ بِكُل شَيْءٍ عَلِيمٌ
Artinya:
 Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.

Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar.

Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis,

dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu),

dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya.

Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan,

maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu).

Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai,

supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya.

Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil;

dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya.

Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu.

(Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu,

maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya.

Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan.

Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu.

Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

  Jangan pula, sebagian dari kalian menganggap yang tak mampu membeli buku itu, tak layak menulis atau tak menghargai karya para penulis.

Lebih baik lagi, kita kasih semangat mereka dan sebisa mungkin diajak konsultasi tentang apa yang menjadi kesulitan mereka.

Saya ada tips, untuk kalian yang merasa lemah untuk menulis dan tak mampu beli karyanya:

 1. Tulis saja yang ada dalam pikiranmu, setelah itu eksekusi dan pastikan jika isi ceritamu nyambung dan menarik untuk dibaca.

 2. Setelah ditulis, coba kita perhatikan apakah tulisan itu sudah enak dibaca atau belum? Ada yang tak sesuai  atau salah tulis?

 3. Minta orang terdekat atau teman sesama penulis, untuk mengoreksi. Apapun komentar mereka, diterima saja karena siapa tahu dari komentar itu, kekeliruan kamu temukan di karyamu.

 4. Sering mengikuti kelas menulis, mau berbayar atau tidak, itu membantu untuk kita mengetahui tentang even atau lomba tentang menulis.

 5. Jika kita belum punya uang, menabunglah untuk persiapan membeli buku karya kita.

Sebaiknya, jika belum punya uang, berhenti dulu saja agar orang-orang dalam komunitas yang kita ikuti atau dalam penerbitan tidak merasakan kecewa karena itu.

 Mungkin sekian yang saya sampaikan, semoga kalian bisa mengambil manfaat, dari tulisan ini.

Tetap semangat! Ini juga sebagai pengingat diri saya juga, agar tak melakukan hal yang sama di masa depan.

Wassalamu'alaikum .Wr.Wb
 
Ciamis, 31 Oktober 2019

Dephie Suwarman

Sumber Teks :

Buku "Ekonomi Syari'ah : Dari Teori Ke Praktek" karya Safi'i Antonio.

Komunitas KataKita

Komunitas Ibu Pecinta Literasi

Be Writer Class

Komunitas Remaja Pecinta Literasi

Motivasi Dan Inspirasi (TMH Publishing)

Pojok Ibu Peri ( Mecca Publishing)

Kelas Penulis Pemula

Kelas BNB 2 (TMH Publishing)

KMO Batch 19 ( KMO Indonesia)

Merangkai Aksara (Chesalia)

Malam Jumat (Wardah Thoyyibah)
Diubah oleh dchantique
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Lika-Liku Pejuang Literasi
21-02-2020 23:17
Mohon krisar, ya teman-teman...saya pertama kali post..
😅😅😅

Terima Kasih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
22-02-2020 12:10
semangat pejuang literasi💪
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
22-02-2020 20:47
semangat para pejuang literasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
22-02-2020 22:48
Lika-Liku Pejuang Literasi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lika-Liku Pejuang Literasi
23-02-2020 11:07
Semangaattss aku juga lagi belajar nulis, walaupun gak ikut kelas menulis. Tapi tetep semangat belajar memperbaiki tulisan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
23-02-2020 12:08
capek dluan bacanyaaa...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
25-02-2020 07:30
Monggo disilakan, kripik pedasnya kirim kesini untuk Newbie kaya saya
Diubah oleh dchantique
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
25-02-2020 07:31
Quote:Original Posted By ummusaliha
Semangaattss aku juga lagi belajar nulis, walaupun gak ikut kelas menulis. Tapi tetep semangat belajar memperbaiki tulisan





Hatur nuhun...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lika-Liku Pejuang Literasi
25-02-2020 07:32
Quote:Original Posted By kwhaleyf
capek dluan bacanyaaa...


Terima kasih...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lika-Liku Pejuang Literasi
26-02-2020 07:39
Saya mulai ikut kelas menulis dan ikut lomba. Lumayan sih udah ngumpulin beberapa antologi cerpen dan puisi. Pengen naik level bikin novel tapi fokus masih berantakan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lika-Liku Pejuang Literasi
06-05-2020 17:30
Semangat💪💪
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan trifatoyah memberi reputasi
2 0
2
Lika-Liku Pejuang Literasi
06-05-2020 22:02
semangat selalu 🤗
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lika-Liku Pejuang Literasi
06-05-2020 22:09
menang event itu salah satu penyemangat. apalagi ada reward-nya
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan trifatoyah memberi reputasi
2 0
2
Lika-Liku Pejuang Literasi
07-05-2020 05:37
semangat, pejuang literasi luar biasa👍👍
profile-picture
Yunie87 memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia