Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
21
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4a8f2ea7276823175352fb/bacot-santuy-1
Sebenarnya saya masih newbie dan bingung juga mau taruh thread ini di sub forum mana, soalnya lebih ke arah curhat tentang keresahan pribadi aja. Maka bagi para Momod yang memoderasi forum jika dirasa thread saya ternyata salah kamar silahkan untuk dipindahkan ke sub forum yang benar, atau dikunci dulu untuk sementara. Terima kasih. :coffee: _________________ ______ 1. Kembalinya Fenomena Tik-toke
Lapor Hansip
17-02-2020 20:03

Bacot Santuy #1

Sebenarnya saya masih newbie dan bingung juga mau taruh thread ini di sub forum mana, soalnya lebih ke arah curhat tentang keresahan pribadi aja.

Maka bagi para Momod yang memoderasi forum jika dirasa thread saya ternyata salah kamar silahkan untuk dipindahkan ke sub forum yang benar, atau dikunci dulu untuk sementara.

Terima kasih. emoticon-coffee



_________________
______



Bacot Santuy #1


1. Kembalinya Fenomena Tik-toked's

App Musically satu ini memang nggak ada matinya bikin mata saya iritasi. Maaf ya, karena bagi saya sendiri para pengguna tik tok itu bagaikan makhluk hidup yang terkena paparan radiasi nuklir.

(baca: WAJIB DIJAUHI SEJAUH MUNGKIN emoticon-Mad).

Sebenarnya kalau boleh jujur ini bukan salah aplikasi tik tok. In other words, it's not one hundred percent Tik-tok's Developer mistake.

Justru yang memegang andil paling besar dalam sejarah merosotnya kualitas seni Musically Indonesia, adalah manusia-manusia alay yang (konon) kekurangan edukasi dan jumlah kromosom-nya kurang dari 46.

Saya tahu pada dasarnya setiap orang punya cara tersendiri untuk mengekspresikan kepenatan hidupnya menjadi bentuk kegiatan yang dapat mengubur jauh-jauh rasa bosan.

Sangat normal dan sangat manusiawi, jika mereka melakukan joget-joget santuy tersebut sebagai tuntutan atas sarana membahagiakan dan mensejahterakan diri sendiri.

Tapi tolong ya, pliss buat kalian-kalian yang doyan main Tik-tok's: gunakanlah akal sehat sebelum akan membuat sebuah konten. Boleh kok berkreasi, tapi pilihlah konsep yang lumrah, pilih pakaian yang layak dan sesuai dengan tempatnya, pilih koreografi yang tidak monoton.

Dan jika dirasa sudah tidak ada potensi lagi untuk mempermalukan diri di depan umum, maka silahkanlah saja anda untuk joged-joged ria bersama tik tok. emoticon-Smilie



Quote:
Bacot Santuy #1

Jujur, saya merana menyaksikan fenomena cringe seperti ini. Coba itu buat ibu-ibu yang (sepertinya) hobi goyang sensual di dalam masjid, apa nggak malu bu sama kerudung yang sedang dipakai?




Quote:
Bacot Santuy #1

Dan buat adek-adek yang masih fokus untuk sekolah, apa nggak takut lidahnya kelilit sama kawat behel 30rb-an yang masih dipertanyakan ori atau tidaknya?



Anjir sumveh, cantik mah cantik neng tapi maaf titied aing tidak Wellcome emoticon-Leh Uga


______
____


Ture setori, asli ini mah. Pas saya lagi khidmat makan bakso tadi sore sepulang kuliah, terus di jajaran depan saya ada sekumpulan anak remaa perempuan yang sedang asik membuat sebuah konten tik tok. Kemudian terjadilah kira-kira percakapan seperti di bawah ini:

A: eh gerakannya samain dong, yang kompak napa sih! emoticon-Mad

B: bentar-bentar aku minum dulu.

*satu anak nyeruput es teh manis, lalu kembali ke posisinya.

C: kerudung aku udah rapih belum? Ntar jelek lagi kayak kemaren. emoticon-Malu

A: udah kok udah... Mulai ya, 1... 2 .... 3.... emoticon-siul

Dan terjadilah peristiwa joget-joget dua jari, dengan lidah meliuk manja di antara lubang mulut mereka. Disertai musik dangdut koplo yang indah nan anarkis sebagai pengiringnya.emoticon-Busa

Bajiruttt! Pengakuan: tadi kalau kondisi perut saya nggak laper-laper amat mungkin mangkok baksonya udah saya siram ke 3 anak abegeh itu. emoticon-Leh Uga

Hingga pada satu waktu, ada seorang anak yang nyeletuk.

A: kalian udah liat videonya kayak Payong yang terbaru nggak? Ganteng banget tahu ihhhhhh! emoticon-Genit

C: iya, iya, ya ampun manis banget. emoticon-Embarrassment

A: pengen ikut acara meet and greet nya, tapi belum ada kesempatan terus, ih sebel deh! emoticon-Frown

Karena penasaran, sesampainya di rumah saya pun mencari tahu siapa itu "kak payong" yang rupanya telah menjadi idola remaja abege jaman now, dan membuat rahim-rahim mereka bergetar kepanasan. emoticon-Confused


Ekspedisi Payong Tik-tok's



Oke fix lah, begitu baca-baca seputar meet and great dan lain sebagainya. Saya pun jadi sadar, bahwa fenomena ini tidak berbeda jauh dengan pangeran Tik Tok alias Bowo en de geng.


Dear wanita yang doyan main tik tok.

Kalian cantik ? Aku pun tahu.

Kalian sexy? Aku pun suka.

Kalian kreatif? Aku pun setuju saja.


Tapi maaf-maaf ya darling, titied saya nggak Wellcome buat kalian. emoticon-Cool


2. Korelasi Agama Dengan Eksistensi Tuhan.

Mungkin bahasan kali ini sedikit naik tingkatan. Tapi nggak papalah, namanya juga Bacot Santuy kan? emoticon-Confused:

Saya mulai merasa ada yang janggal dengan keadaan Televisi yang ada di rumah saya. Setiap kali menonton acara berita liputan enam dot kom, pasti ada saja kasus-kasus pembunuhan dan perampokan serta hal kriminal lainnya yang terjadi di muka bumi ini.

Awalnya saya pikir "ah mungkin lagi apes aja tuh orang." Lalu setelah itu berganti pada hari ke dua, ternyata telah terjadi kembali kasus pemerkosaan dan pembunuhan di daerah lainnya.

Hingga hari ketiga dan hari-hari berikutnya pun masih saja tetap ada berita kriminal sejenis itu. Awalnya saya kira tipi saya rusak, karena setiap hari ada saja berita kriminal yang terjadi.

Tapi ternyata tivi saya tidak rusak kok hehe. Karena mau tidak mau saya harus terima karena itu sudah guratan takdir Tuhan, kematian sudah ditentukan mau seperti apapun caranya saya tidak berhak untuk komentar. emoticon-Hammer

Hingga kemudian sampailah saya mulai mempertanyakan pada diri sendiri:

"Kenapa setiap hari masih ada saja manusia yang berani berbuat jahat? Apa fungsinya agama kalau gitu?"

Serius guys, agama kan hadir untuk mengikat kita agar tidak berbuat jahat dan membuat kerusakan. Seandainya agama itu tidak ada, maka mau seperti apa jadinya muka bumi ini?

Wong ada agama aja manusia masih berbuat seperti itu, bagaimana kalau tidak ada? Coba deh, kita bayangakan betapa kacaunya kalau agama itu tidak ada.

a. Kita bebas berbuat zina.

Karena pelarangan untuk seseorang yang melakukan aktivitas seksual seperti itu telah dihapuskan, maka 'rem' yang menahan moral kita pun akan lepas. Dan kehidupan kita tidak akan jauh berbeda dengan hewan.

"Istri orang, ya istri kita juga".

Analoginya sama seperti peliharaan ayam milik tetangga saya. Ayam betina tidak memiliki satu suami, kasarnya doi bisa indehoi dengan banyak pejantan jika memang dia mau. Mungkin dari sini ada istilah ayam kampus dan ayam abu-abu.

Eheuuu. emoticon-Embarrassment


b. Kita bebas untuk membunuh orang.

Remember, without the rules we are just like animals. Kalau memang sudah begini, kita akan selamanya berada pada zaman ketika hukum dan aturan masih tidak berlaku.

Hukum rimba. Dalam kata lain, siapa yang terkuat maka dialah pemenangnya.


3. Males woy! Silahkan cari contoh lain!



Intinya, saya cuma mau bilang bahwa suatu saat nanti bisa saja keberadaan sebuah agama akan terkikis dengan kemajuan jaman.

Orang-orang tidak peduli lagi dengan Tuhan A, Tuhan B, atau Tuhan C sekalipun. Karena agama adalah satu kesatuan yang mutlak, yaitu kebajikan.

Semua ajaran agama pasti menyuruh umat manusia untuk berbuat baik. Lantas mari kita tarik sebuah kesimpulan, bahwa semua agama itu pada dasarnya sama.

Sejajar. Seimbang, dan Seiringan.

Sadar atau tidak, mau atau tidak, paham Atheisme bukanlah pilihan yang salah kaprah.


Karena apa?

Karena seandainya jika benar eksistensi Tuhan yang selama ini kita sembah itu tidak ada. Maka keberadaan sebuah agama tetaplah penting.

Semua orang bebas menuhankan apapun yang menurut mereka patut untuk disembah. Ada orang yang menuhankan UANG. Ada juga yang menuhankan MATAHARI. Itu sah-sah saja. Itu Hak anda.

Namun, harus diingat rem paling kuat untuk mengendalikan tingkah laku umat manusia adalah agama itu sendiri. Menurut saya, seandainya manusia tidak memiliki sosok Tuhan sekalipun, minimal dia meyakini akan keberadaan sebuah agama.



______
__





Nah! Terima kasih, sekian saja bacotan santuy untuk hari ini. Sampai bertemu kembali di thread bacot santuy lainnya. emoticon-Smilie




#bacotsantuy
#diskusisehat
#kakuseredan
Diubah oleh SimonSnow
profile-picture
profile-picture
profile-picture
witcherypink dan 7 lainnya memberi reputasi
8
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Bacot Santuy #1
17-02-2020 20:21
Tik tok emoticon-Big Grin

No comment.
profile-picture
SimonSnow memberi reputasi
1 0
1
Bacot Santuy #1
17-02-2020 20:41
Quote:Original Posted By anaktouring
Tik tok emoticon-Big Grin

No comment.


Hei kamooh, yuk kita colabs tik tok bareng. emoticon-Ngacir
profile-picture
padasw memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Bacot Santuy #1
17-02-2020 20:49
Quote:Original Posted By SimonSnow
Hei kamooh, yuk kita colabs tik tok bareng. emoticon-Ngacir


Badan ane kaku mana bisa joged joged emoticon-Big Grin
profile-picture
SimonSnow memberi reputasi
1 0
1
Bacot Santuy #1
17-02-2020 21:04
Quote:Original Posted By dbaa6pointy
dia yutuber.. mending kolab di yutub sama dia


Tau dari mana ente? emoticon-Ngakak
profile-picture
SimonSnow memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Bacot Santuy #1
18-02-2020 06:27
@gea022

Jangan ngiklan di Thread aing bogenk !!!!
emoticon-Ngamuk
0 0
0
Bacot Santuy #1
18-02-2020 08:04
Bacot Santuy #1
emoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marahemoticon-Marah
profile-picture
SimonSnow memberi reputasi
1 0
1
Bacot Santuy #1
18-02-2020 08:45
Pindahan dari Lounge ya?

Oia pendapat pribadi, ane ga berhak menyangkal.
Ane juga ga berhak menilai, nanti keliatan kalo lagi maksain pendapat.

Pendapat ane mungkin bukan yang paling benar, tapi pendapat pribadi tentang hal tsb adalah :

1. Tiktok

Note !
Sebagian besar memang seperti yang TS jabarkan.
Ga sedikit juga yang jadikan tiktok untuk jadi ajang tunjukkin kemampuan.
Biarpun ini lebih mirip KW nya 48-group "idol you can meet", karena mereka lebih sering tunjukkan progress daripada result.

Yang penting bersenang-senang, toh "di awal pembuatan" mereka juga ga berharap untuk dikomentarin.

Biar tiktok dibasmi, kamu lupa kalo ada pendahulunya. Bigo dan sodara2nya.
Kalo pun aplikasi itu diblokir, masih ada Instagram live.
Ga bisa juga? Masih bisa bikin status aneh di whatsapp dan set privasi jadi "everyone".
Dan sebelum abad teknologi berkembang, sarana orang terkenal adalah pake video amatir yang disebarin dengan format .3gp (TS udah lahir belom?)

Hal ini salah satunya karena pernah ditrigger oleh si Bowo-whatever-liebe, atau di era awal Gen-Z itu ditrigger oleh kehadiran Justin Bieber yang populer dengan video cover amatirnya di Youtube.

Dalam tulisan Arthur Schopenhauer's "The Wisdom of Life", ada 3 sumber kebahagiaan yang dirasakan manusia :

  1. What you are. Your skills. Your purpose. Your memories. Your personality.
  2. What you have. Material possessions.
  3. What others think of you. Reputation. Pride. Rank. Honor. Fame.

Semua orang mungkin bahagia jika memiliki skill khusus atau tujuan/obsesi untuk dikejar, tapi bagi mereka yang ingin segalanya instan, dengan bermodal "sell their different parts of themselves", mereka telah mendapat poin 2 dan 3.
Kamu percaya kan kalo lakuin itu ga perlu skill?

Plot semua drama diatas adalah sama, mereka menginginkan pengakuan, perhatian dan popularitas.
Tapi apa ini? Kenapa 10 video joget dan manyun gue bisa dapet duit?
PM dari siapa ini kok mereka ngasih barang & duit?

Bacot Santuy #1


* * *
Baca pepatah ini :
You can't simply make things idiot-proof, because universe will create smarter-idiot.


Bagian kedua bukan ranah hatuha untuk dilakukan debat bahkan untuk debat sehat sekalipun, atau ane aja yang ga punya kapasitas untuk ini.
Ane skip bagian kedua.

Gpp, namanya juga berpendapat kan.
Ibarat skripsi yang masih perlu direvisi, yang dicoret belum tentu salah, bisa saja kamu disuruh pake metode lain atau dalam perumpamaan put yourself in someone's shoes to widen your perspectives.

profile-picture
profile-picture
SimonSnow dan mozillafirefox memberi reputasi
2 0
2
Bacot Santuy #1
18-02-2020 08:46
Musically dlu seblum jd tik tok, wahh emg bnyak konten kreatif dn keren sekarng tik tok apaan kebanyakan joged2 gak jelas cuma dikit nemu yg kreatif
profile-picture
SimonSnow memberi reputasi
1 0
1
Bacot Santuy #1
18-02-2020 09:45
1. Tiktok cuman salah satu hasil perkembangan teknologi.
Yang dipertanyakan bukan Tiktok-nya, tapi KESIAPAN hukum dan keluarga terhadap perkembangan teknologi.

Kenapa hukum? Perkembangan teknologi bisa diluruskan jalannya, dengan dasar hukum yang tepat dan tegas.
AKIBAT: Masyarakat akan mengikuti perkembangan teknologi dengan tidak melanggar hukum.. Jadi ga ada peristiwa2 bego seperti joged2 di tempat ibadah. Atau misalnya prank2 yang menyusahkan/merendahkan suatu kaum.

Kenapa keluarga? Keluarga adalah layer pertama dalam membentuk mental dan watak masing2 orang. Keluarga yang didikannya ga baik, akan meng-ok-kan anak2nya untuk melakukan hal2 yang merugikan orang lain demi memperkaya diri.

Intinya, mau Tiktok di banned dari Indonesia pun, akan datang lagi apps2 laen serupa dengan Tiktok. Tapi apakah akar kita kuat saat diterpa badai Teknologi?



Untuk terkait musik tanah air. Ga usah jauh2 menyalahkan Tiktok... Bahkan anak 80-90an paham bener bahwa musik tanah air sekarang lebih buruk dibanding musik yang ada pada jaman 80-90an.
profile-picture
profile-picture
artwing dan SimonSnow memberi reputasi
2 0
2
Bacot Santuy #1
18-02-2020 09:54
2. Korelasi Tuhan dengan Agama
Tuhan yang kita maksud pastinya omnipotent being. Yang beda dengan manusia.

Agama, fungsinya harusnya mengajarkan apa yang diajarkan Tuhan.


Kalo kata Ahok, di bawah akan mengikuti di atas. Jadi kalo kamu mau rubah, rubah atasnya, maka bawah akan mengikuti.

Sama halnya kayak Tuhan dan Agama. Apakah Tuhan bisa salah? Tidak.
Jadi kita liat satu layer dibawah Tuhan, Pemimpin Agama.
Apakah Pemimpin Agama bisa salah? Ya.
Ya ini masalahnya, kriminalitas dan hal2 buruk lainnya akan terus berdatangan kalo kita dipimpin oleh Pemimpin Agama yang salah.


Gimana caranya supaya kriminalitas berkurang? Ikutin lah Pemimpin Agama yang benar.

Benar sudah pasti baik.
Baik belum tentu benar.
profile-picture
SimonSnow memberi reputasi
1 0
1
Bacot Santuy #1
18-02-2020 10:16
Quote:Original Posted By artwing

Dan sebelum abad teknologi berkembang, sarana orang terkenal adalah pake video amatir yang disebarin dengan format .3gp (TS udah lahir belom?)
Udah kok mod, dulu saya paling sering liat orang terkenal justru lewat pideo trijipi. Apa eh namanya?? emoticon-Confused:

Ariel x Luna, yang dulu saya bluetooth juga tekernal gara-gara jasa pideo trijipi lho... emoticon-Hammer

Quote:Bagian kedua bukan ranah hatuha untuk dilakukan debat bahkan untuk debat sehat sekalipun, atau ane aja yang ga punya kapasitas untuk ini.
Ane skip bagian kedua.

Baik mod, kalau begitu biar saya edit saja bagian tersebut daripada nanti malah melebar kemana-mana. Terima kasih sudah mengingatkan, dan terimakasih juga atas komentar berbobot nyah. emoticon-siul

Quote:Original Posted By cellilova
Musically dlu seblum jd tik tok, wahh emg bnyak konten kreatif dn keren sekarng tik tok apaan kebanyakan joged2 gak jelas cuma dikit nemu yg kreatif

Begitulah realita di negara kita. Orang-orang lebih suka dibuat nafsu daripada diberi tontonan edukasi. emoticon-Leh Uga

Quote:Original Posted By mozillafirefox
1. Tiktok cuman salah satu hasil perkembangan teknologi.
Yang dipertanyakan bukan Tiktok-nya, tapi KESIAPAN hukum dan keluarga terhadap perkembangan teknologi.


Setubuh dengan anda !!

Seperti yang dipaparkan oleh momod dan pendapat anda di atas. Bawasannya kalaupun Tik-tok's di-banned dari muka bumi ini, pasti masih ada saja aplikasi serupa yang membuat masyarakat kita joget-joget santuy. emoticon-Hammer

Yang harus dibenahi adalah bagaimana cara agar generasi muda kita siap terhadap segala perkembangan teknologi. emoticon-coffee
Diubah oleh SimonSnow
profile-picture
artwing memberi reputasi
1 0
1
Bacot Santuy #1
18-02-2020 10:59
s.a.v.a.g.e
profile-picture
profile-picture
SimonSnow dan dbaa6pointy memberi reputasi
2 0
2
Bacot Santuy #1
18-02-2020 11:15
bodo amatlah, emang dasarnya orang indonesia norak dengan teknologi, lagian terserah dia kok mau kayak gimana, yang jelas ane gak akan menikmati video tiktok yang tolol macam gituan
profile-picture
profile-picture
SimonSnow dan penyukabiru memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Bacot Santuy #1
23-02-2020 13:17
gg tau lgi dah gue harus bilang apa sma nie aplikasi. ga da gunanya buat hidup gue
0 0
0
Bacot Santuy #1
23-02-2020 17:50
entar agan dituduh sebagai pembully lho emoticon-Takut:
0 0
0
Bacot Santuy #1
23-02-2020 20:57
cocok di negara indon nih appemoticon-I Love Indonesia
0 0
0
Bacot Santuy #1
23-02-2020 22:29
bosen akutu sm tiktok dimanamanaa
0 0
0
Bacot Santuy #1
23-02-2020 23:56
Quote:Original Posted By kwhaleyf
bosen akutu sm tiktok dimanamanaa


Klo bosen maen burung aj ea gan
0 0
0
Bacot Santuy #1
28-02-2020 01:07
THREAD INI DITUTUP
TOLONG JANGAN ADA YANG KOMENTAR LAGI

- TERIMA KASIH -
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
wanita-kejam
Stories from the Heart
pelet-orang-banten
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Girls & Boys's Corner
Heart to Heart
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia