News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
141
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e46c018b8408806171d1a8f/pendudukan-masjidil-haram-1979-ketika-darah-tumpah-di-tanah-suci
Mekkah jatuh ke tangan Rasulullah Muhammad SAW saat peristiwa Fathu Makkah (kembali ke Mekkah) pada tahun 630 M atau 8 H. Bisa dibilang ini momen penaklukkan yang minim korban jiwa sebab tidak terjadi peperangan, hanya amnesti massal dan eksekusi 10 orang.
Lapor Hansip
14-02-2020 22:43

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Shalom, salam sejahtera. Om swastiastu. Namo buddhaya. Wei de dong tian.

emoticon-I Love Indonesia

Hai, GanSis. Apa kabar? Kali ini ane mau membahas tentang peristiwa yang menggemparkan dunia Islam pada akhir dekade 70-an.

emoticon-I Love Indonesia

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Kakbah yang terletak di dalam kompleks Masjidil Haram, Mekkah.
Sumber

Mekkah jatuh ke tangan Rasulullah Muhammad SAW saat peristiwa Fathu Makkah (kembali ke Mekkah) pada tahun 630 M atau 8 H. Bisa dibilang ini momen penaklukkan yang minim korban jiwa sebab tidak terjadi peperangan, hanya amnesti massal dan eksekusi 10 orang. Selanjutnya Mekkah dikenal sebagai tanah haram yang menurut para ulama bermakna wilayah yang mengharamkan beberapa perilaku, seperti berburu, mengangkat senjata, mematahkan tumbuhan, dll.

Namun pada tanggal 20 November 1979, kelompok Ikhwan di bawah pimpinan Juhaiman bin Muhammad bin Saif al-Otaybi menduduki Masjidil Haram. Pemberontakan sipil bersenjata beranggotakan 400-500 orang ini menyerukan penggulingan Bani Saud penguasa Kerajaan Arab Saudi. Perampasan situs Tanah Suci ini kontan mengejutkan dunia Islam.



Latar Belakang
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Juhaiman bin Muhammad bin Saif al-Otaybi.
Sumber

Juhaiman bin Muhammad bin Saif al-Otaybi adalah seorang mantan tentara Garda Nasional Arab Saudi yang berasal dari suku Ikhwan, salah satu entitas keluarga yang lumayan berpengaruh di Najd. Ikhwan dikenal sebagai pasukan Saudi pertama yang sebagian besar berasal dari suku nomaden tradisional. Mereka membentuk kekuatan militer yang memainkan peran penting bersama Bani Saud dalam menguasai Semenanjung Arab.

Hubungan keduanya retak saat Ikhwan yang berpaham konservatif radikal tak sejalan dengan Bani Saud yang dianggap lunak perihal agama. Apalagi saat itu modernisme Inggris mulai memengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat Arab. Perbedaan prinsip ini meruncing menjadi konflik serius. Ikhwan yang dipelopori kabilah Utaybah (Otaybi), Mutayr, dan Ajman mulai memberontak dan berujung Pertempuran Sabilla (1929).

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Penunggang unta Ikhwan.
Sumber

Pertempuran tak seimbang antara penunggang unta vs kavaleri bersenjata modern ini mutlak dimenangkan oleh Bani Saud. Para pemimpin Ikhwan ditangkap dan disingkirkan, sedangkan sisa-sisa milisi diorganisir ulang menjadi unit tempur baru bernama Tentara Putih, cikal-bakal Garda Nasional Arab Saudi yang menjadi salah satu dari tiga cabang utama militer resmi Kerajaan Arab Saudi.

Menurut pandangan Bani Saud, kemenangan atas Ikhwan dianggap supremasi yang menegaskan kemampuan Bani Saud menaklukkan Semenanjung Arab. Sementara itu, Ikhwan menganggap Pertempuran Sabilla (1929) sebagai pembantaian, pengkhianatan, dan tanda takluknya Bani Saud terhadap pengaruh Barat (Inggris).

Ini pula yang menjadi latar belakang Juhaiman al-Otaybi membajak Masjidil Haram. Sebetulnya keluarga Juhaiman al-Otaybi dekat dengan Bani Saud. Kakeknya adalah kawan berkuda dari Abdulaziz bin Saud, pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Arab Saudi. Anggota keluarganya juga banyak yang menjadi pejabat dan tokoh ulama. Ia sendiri pernah menjadi pengkhotbah dan kopral di Garda Nasional Arab Saudi.

Pada awalnya Juhaiman al-Otaybi bergabung ke dalam organisasi Salafi bernama Al-Jamaa Al-Salafiya Al-Muhtasiba. Kelompok ini memiliki banyak pengikut mahasiswa teologi Universitas Islam Madinah yang dipimpin oleh ulama terkenal Sheikh Abdul Aziz bin Baz. Namun dalam perjalanannya Juhaiman menjadi lebih radikal. Bahkan ia berbalik melawan gurunya Sheikh Abdul Aziz bin Baz dengan menyuruhnya kembali ke tradisi Islam asli dan murni tanpa pengaruh Barat, seperti peniadaan siaran televisi, radio, serta mengusir para non-Muslim. Ia juga menganggap Bani Saud telah kehilangan wibawa akibat korupsi dan perilaku bermegah-megahan ala Barat yang menurutnya bisa menghancurkan kebudayaan Arab.

Karena khotbah ekstremnya, Mabahith (polisi rahasia Arab Saudi) menjebloskan Juhaiman al-Otaybi ke penjara pada 1978. Di sana ia bertemu Muhammad al-Qahtani yang notabene saudara iparnya. Mereka berdua kompak masalah akidah. Muhammad al-Qahtani sendiri mengaku sebagai Imam Mahdi yang akan menuntun manusia pada Hari Penghakiman. Pengikutnya melakukan glorifikasi bahwa nama Muhammad serupa dengan Rasulullah Muhammad SAW dan kelak sama-sama datang ke Mekkah melalui sisi utara.



Pendudukan
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Juhaiman al-Otaybi berkhotbah di depan Kakbah.
Sumber

Setelah bebas, mereka menyusun rencana menduduki Masjidil Haram. Tanggal penyerangan diputuskan 20 November 1979 yang dalam kalender Hijriah bertepatan dengan mujaddid, kepercayaan masyarakat Arab bahwa pada pergantian abad kalender Islam akan muncul seseorang untuk memurnikan Islam dari pengaruh-pengaruh asing dan bid'ah.

Juhaiman al-Otaybi dan Muhammad al-Qahtani mendapat banyak sumbangan dari pengikut yang kaya. Beberapa pengikut juga merupakan anggota/mantan militer mumpuni. Melalui prajurit Garda Nasional Arab Saudi yang simpati, kelompok mereka menyelundupkan senjata, amunisi, masker gas, dan perlatan tempur lainnya ke dalam kompleks Masjidil Haram seminggu sebelum hari H. Semuanya diletakkan di ratusan kamar sempit bawah tanah di bawah kompleks masjid.

Pagi hari tanggal 20 November 1979, imam Masjidil Haram, Sheikh Mohammed al-Subayil baru selesai memimpin salat Subuh 50.000 jamaah saat tiba-tiba sekitar 400-500 orang pemberontak yang menyamar sebagai peziarah mengeluarkan senjata dari balik jubah. Mereka mengunci gerbang setelah sebelumnya membunuh 2 polisi yang hanya bersenjatakan tongkat kayu. Ketika itu Masjidil Haram sedang direnovasi oleh Saudi Binladin Group. Seorang pekerja konstruksi sempat melaporkan insiden pembajakan ke dunia luar sebelum para pemberontak memotong saluran komunikasi.

Para pemberontak membebaskan sebagian besar sandera, terutama peziarah non-Arab yang tak mampu berbahasa Arab, beberapa di antaranya peziarah asal Indonesia. Sisanya dibiarkan terkunci di dalam area kompleks masjid. Mereka mengambil posisi bertahan di tingkat atas masjid. Penembak jitu pemberontak ditempatkan di menara-menara masjid.

Dunia gempar atas insiden di Tanah Suci. Pemimpin Iran Ayatollah Khomeini menuding Amerika Serikat dan Zionis sebagai dalang kejadian. Amerika Serikat menuding balik Iran sebagai otak penyerangan. Sementara itu, di Islamabad, Pakistan, gedung Kedubes Amerika Serikat diserang dan dibakar massa. Seminggu kemudian hal serupa terjadi di Tripoli, Libya. Demonstrasi anti-Amerika meluas di sejumlah negara, seperti Bangladesh, Filipina, Turki, dan UEA. Arab Saudi bagian timur tak luput dari aksi demonstrasi, meskipun aparat berwenang menyatakan tak ada keterlibatan Amerika Serikat dalam insiden di Masjidil Haram.

Tak ada seorang pun yang tahu berapa jumlah sandera. Pada saat kejadian, Putra Mahkota Pangeran Fahd sedang menghadiri KTT Arab di Tunisia. Komandan Garda Nasional Arab Saudi Pangeran Abdullah juga sedang kunjungan ke Maroko. Raja Khalid melimpahkan tanggung jawab kepada Pangeran Sultan (Menhan) dan Pangeran Nayef (Mendagri) untuk menyelesaikan insiden.



Pembebasan
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Tampak asap membumbung saat pertempuran di Masjidil Haram.
Sumber

Dengan cepat 100 petugas keamanan Kemendagri berusaha melumpuhkan pemberontak, namun gagal dan justru menimbulkan banyak korban jiwa. Pasukan gabungan Tentara Kerajaan dan Garda Nasional Arab Saudi bersiaga di luar kompleks masjid. Atas permintaan Kerajaan, 3 komandan GIGN (unit taktis militer Perancis) ditunjuk sebagai penasihat. Menjelang malam, Mekkah telah dievakuasi keseluruhan. Pangeran Sultan menunjuk kepala intelejen Turki bin Faisal al-Saud untuk mengambil alih garis depan.

Kerajaan Arab Saudi dibuat kebingungan karena Islam melarang segala jenis kekerasan di Masjidil Haram. Melalui tarik-ulur Kerajaan dengan pihak ulama, akhirnya dikeluarkan fatwa untuk memungkinkan penggunaan kekerasan demi menguasai kembali Tanah Suci.

Serangan dilancarkan ke 3 gerbang utama, namun tetap bisa dihalau karena pertahanan pemberontak sangat solid Sebaliknya penembak jitu di menara-menara masjid leluasa mengincar pasukan Saudi yang tanpa perlindungan. Sementara itu, pemberontak terus menyuarakan tuntutan melalui pengeras suara yang menginginkan agar Arab Saudi menghentikan ekspor minyak ke Amerika Serikat dan pengusiran semua sipil dan militer asing di jazirah Arab.

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Pasukan Saudi bertempur di bawah tanah Kakbah.
Sumber

Secara resmi Kerajaan Arab Saudi menyatakan menghindari korban jiwa dan memilih pengepungan total agar pemberontak kelaparan, padahal serangan sesungguhnya justru lebih frontal dengan mengebor lantai masjid dan penggunaan tabung gas yang ditembakkan dengan kabel bahan peledak. Hal ini membuat pemberontak kocar-kacir. Menurut kabar Kedubes Amerika Serikat tanggal 1 Desember 1979, beberapa pemimpin pemberontak lolos pengepungan. Mereka ini yang beberapa hari ke depan mengobarkan pertempuran sporadis di luar kompleks masjid.



Setelah Insiden
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
Penangkapan sisa-sisa pemberontak di Masjidil Haram.
Sumber

Pertempuran berlangsung selama 2 minggu dan berakhir tanggal 4 Desember 1979. Insiden ini menewaskan 255 orang yang terdiri dari peziarah, pemberontak, dan militer, serta melukai 560 lainnya. Dari pihak militer Saudi melaporkan 127 tewas dan 451 terluka.

Muhammad al-Qahtani tewas dalam pertempuran, sementara Juhaiman al-Otaybi dan 67 rekannya yang selamat ditangkap. Tak ada keringanan hukuman dari Dewan Mufti yang menyatakan semua terdakwa bersalah atas 7 kejahatan:

1. Melanggar kesucian Masjidil Haram.

2. Melanggar kesucian bulan Muharram.

3. Membunuh sesama Muslim.

4. Tidak mematuhi otoritas yang sah.

5. Menunda salat di Masjidil Haram.

6. Berdosa dalam mengidentifikasi Imam Mahdi.

7. Mengekspolitasi orang yang tak bersalah untuk tindakan kriminal.

Juhaiman al-Otaybi dan 67 lainnya dihukum pancung. Semua pemberontak dipenggal di depan umum di 8 kota: Buraidah, Dammam, Mekkah, Madinah, Riyadh, Abha, Ha'il, dan Tabuk. Tujuannya sebagai shock therapy kepada mereka yang kemungkinan terpapar radikalisme ekstrem.

Lucunya pihak Kerajaan tidak bereaksi melawan pergolakan, sebaliknya para ulama dan golongan konservatif agama justru mendapat lebih banyak kekuasaan di era berikutnya. Raja Khalid beranggapan bahwa solusi untuk pergolakan agama itu sederhana: lebih banyak agama.

Dimulai dari pelarangan foto-foto perempuan di media massa, lalu penutupan bioskop dan toko musik. Kurikulum agama bertambah jam studinya dan kelas mata pelajaran sejarah non-Islam dicabut. Pemisahan gender semakin ketat dan polisi agama memiliki porsi luas. Sementara itu, Sheikh Abdul Aziz bin Baz kelak menjadi mufti besar Arab Saudi.

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia

Sumber Referensi:
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7

emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia

Sekian thread dari ane. Ambil bagusnya, buang buruknya. Semoga bermanfaat. Bye.

emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Rate 5 Star
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rony25 dan 44 lainnya memberi reputasi
45
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 6
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
14-02-2020 22:43
Mungkin GanSis Berminat Melihat Thread Ane yang Lain Hehe?

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci

~Thread HT~
7 Olahraga Beregu Ini Populer Banget di Negara Lain, Tapi Gak di Indonesia HT #1

Terbaru! Negara ASEAN Mana yang Paspornya Paling Sakti? Indonesia? HT #2

Jenis-Jenis Anak Kost/Kontrakan di Mata Pemilik Kost/Kontrakan HT #3

Peta Kekuatan Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 HT #4

Beberapa Fakta Unik Bendera Negara-Negara di Dunia HT #5

Indonesia vs Malaysia, Apa Kata Orang Malaysia? HT #6

Kucing Kesayangannya Mati, Pengusaha Muda Tiongkok Memilih Kloning HT #7

GanSis Bahasa Indonesia Sebenarnya Punya 2 Bunyi Vokal "O" Loh! HT #8

Parah! Makanan Dijadikan Pembatas Buku HT #9

Pembantaian Liga Bodo, Bersih-Bersih Komunis Ala Korea Selatan HT #10

Sepasang Kodok yang Baru Dinikahkan Harus Cerai Paksa Karena Hujan Lebat HT #11

Gokil! Eksisnya Polisi, Damkar, Tentara, dan Emergency di Viral Tetris Challenge HT #12

Teror Orang Bunian di Gunung Daik HT #13

Acara Pemakaman Geger, Suara dari Dalam Kubur: Keluarkan Aku, di Sini Sangat Gelap! HT #14

Cuitan Gokil Warganet Tentang Anggaran Lem Aibon 82 Miliar di Dinas Pendidikan DKI HT #15

Polskie Sily Powietrzne, Sepak Terjang Pilot Polandia di Perang Dunia II HT #16

Mau ke Perancis Atau Suka Melihat Liga Perancis? Jangan Salah Ucap Nama Kota-Kota Ini HT #17

Yang Kyoungjong, Balada Hidup Prajurit Korea yang Membela 3 Negara di Perang Dunia II HT #18

Sakoku, Saat Jepang Menutup Diri dari Dunia Luar HT #19

6 Perusahaan Produsen Handphone Tertua di Dunia, Dulu Mereka Menjual Apa Ya GanSis? HT #20

Lucu! Begini Jadinya Kalau Kucing Berukuran Lebih Besar Daripada Manusia HT #21

16 Kepala Negara/Pemerintahan Ini Ternyata Seorang Poliglot! Ada Bung Karno GanSis! HT #22

5 Jenis Olahraga Seru yang Wajib Menggunakan Kuda, Apa Saja GanSis? HT #23

Penghargaan Ballon d'Or 2019 Menjadi Milik Messi GanSis! HT #24

Cina, China, Chinese, Tionghoa, Tiongkok, RRC, RRT... Apa Sih Perbedaannya? HT #25

Konflik Nagorno-Karabakh, Jalan Terjal Armenia dan Azerbaijan Menuju Perdamaian HT #26

Kamp Sobibor, Antara Kematian dan Pemberontakan HT #27

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci

~Thread Lainnya~
Nostalgia GanSis, 3 Lagu Pengiring Pada Serial TV Kera Sakti

Kocak! Bapak Ini Membeli Snack Keju, Eh Isinya Cuma Sebiji

Ceroboh! Pesawat Mendarat Darurat Gara-Gara Kopi Pilot Tumpah ke Panel Kokpit

Seorang Wanita AS Bermimpi Menelan Cincin Pertunangannya, Eh Ternyata Betulan!

Tegas, Ini Cara Negeri Selangor Malaysia Menghukum Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Beijing Daxi International Airport Bandara Terbesar di Dunia Bakal Beroperasi GanSis!

Nekat Melawan Ular, Seekor Pitbull Berkorban Nyawa Demi Melindungi Tuannya

Hagibis, Musim Topan Pasifik yang Menjadi Momok Menakutkan Negeri Sakura

Penghargaan Nobel 2019, Siapa Saja Peraihnya?

Jangan Tertukar, Bentuk Negara dan Bentuk Pemerintahan Itu Dua Hal Berbeda GanSis!

Gak Sadar Mempunyai Lukisan Berharga di Dapurnya, Nenek Ini Menjadi Miliarder GanSis!

Negara-Negara Ini Memiliki Tanggal Hari Kemerdekaan yang Sama GanSis! Ada Indonesia!

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci

Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci

~Thread Kaskus Kreator~
Stop Rasisme, Memang Bisa?

Dari Palangkaraya, Jonggol, Karawang, ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara

Komnas Perempuan, Saat Habibie Menghormati Perempuan dengan Caranya Sendiri

Ada Apa Dengan Olahraga Indonesia? Gak Ada Apa-Apa Kok GanSis

Merajut Bhinneka Tunggal Ika Dengan Berkomunitas

Win-Win Solution Polemik Pulau Komodo, Konservasi dan Ekonomi Sama Pentingnya

Samhain, Festival Panen Bangsa Kelt yang Menjadi Cikal-Bakal Halloween

Naskah Film Pendek: ANTARA MI GORENG, TELUR MERAH, DAN TEMPE MENDOAN

Jultagi, Kesenian Berjalan di Atas Tali dari Korea
Diubah oleh mengeja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sabrangloor dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
15-02-2020 08:04
sip, Gan. jadi sedikit lebih tahu sejarahnya 😊
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan mengeja memberi reputasi
2 0
2
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
15-02-2020 22:18
Berarti ini asal usul awal nongolnya kadrun radikal ya

Pantesan ikhwanul muslimin dianggap teroris oleh arab
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rovindo dan 10 lainnya memberi reputasi
9 2
7
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
15-02-2020 23:23
Memang mazhab Hanbali itu ketat banget, ya. Cuma unik saja, sih. Bani Saud saja bisa dianggap lunak, apa kabar kelompok Ikhwan ini?

emoticon-Hammer (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
16-02-2020 11:53
loper koran living with loper koran = big problem
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
3 1
2
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
17-02-2020 05:32
Quote:Original Posted By tyrodinthor
ketat dalam hal apa puh?
dalam hal fiqh, Hanbali cenderung menerima banyak hadits dha'if buat hujjah mereka, dimana hadits-hadits itu tidak hanya isnad-nya yang bermasalah, tapi juga matan-nya yang banyak mengandung eksklusifisme. makanya kebanyakan radikal fundamentalis datang dari madzhab ini, meskipun sebenarnya 'ulama-'ulama terdahulunya bisa dibilang cukup moderat kok, termasuk Ahmad bin Hanbal sendiri.

Aku sepuh, berarti Gan Tyro embahnya sepuh.

emoticon-Hammer (S)

Itu kurang penulisan. Maksudnya orang yang mengadopsi mazhab ini, bukan mazhabnya.
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan mengeja memberi reputasi
2 0
2
Lihat 5 balasan
Memuat data ..
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
17-02-2020 09:56
Quote:Original Posted By afo.mikami
Berarti ini asal usul awal nongolnya kadrun radikal ya

Pantesan ikhwanul muslimin dianggap teroris oleh arab


gak lah.

jauh sebelum ini.


i bring you back to 7th century.


ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SpiritOfZoro dan 4 lainnya memberi reputasi
4 1
3
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
17-02-2020 19:59
Quote:Sementara itu, Sheikh Abdul Aziz bin Baz kelak menjadi mufti besar Arab Saudi.


wah... ini ulama kebanggaan FE neh emoticon-Ngakak (S)

btw, kalau saja kemarin ISIS tetap digdaya, mereka sudah mengancam akan menyerbu Makkah dan menghancurkan Kakbah, mungkin bakal lebih parah lagi kali dr peistiwa 1979 ini emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
17-02-2020 20:03
Quote:Original Posted By tyrodinthor
Hanbali dari sisi fiqh sangat fleksibel. mereka terbiasa berupaya mengangkat hadits-hadits yang dha'if menjadi hasan, bahkan shahih.

persyaratannya juga ringan, misalnya ada hadits mursal/terputus (dimana hadits mursal adalah pada dasarnya hadits dha'if), namun di mata Hanbali, bila perawinya tsiqah, hadits itu sudah bisa jadi shahih.

lalu hadits-hadits semacam ini sudah bisa jadi hujjah (argumen). kadang juga ditemui kasus dimana hadits yang mukhtalaf (diperselisihkan) juga bisa menjadi hasan, dan bisa dijadikan hujjah.

hasilnya, madzhab Hanbali melahirkan Islam yang rada ketat dan sering dianggap fundamentalis radikal.

berbeda dengan Syafi'i, yang dari sisi fiqh mereka lebih ketat. kebalikan dengan Hanbali, Syafi'i bahkan tidak serta-merta menjadikan hadits yang shahih sebagai hujjah.

bahkan, hadits dha'if yang bisa diangkat ke tingkat hasan saja syaratnya cukup banyak. misalnya hadits mursal, tidak cukup dengan perawi yang tsiqah.

hadits mursal itu harus didukung riwayat bil-ma'na lain (hadits berbeda matan namun maknanya sama).

lalu juga riwayat itu harus lebih kuat (isnadnya bersambung/muttashil), artinya tidak munkar (menyelisih perawi lain yang lebih tsiqah) atau disebut rajih.

hasilnya, madzhab Syafi'i melahirkan Islam yang moderat dan non-fundamentalis.

sedangkan dari sisi hadits, Hanbali lebih ketat. bagi mereka dalil itu paling utama, akal itu nomor belakangan (begitu juga dengan Maliki dan Hanafi). berbeda dengan Syafi'i, mereka berupaya menyeimbangkan dalil dengan akal.

just sharing aja ya puh, no OOT emoticon-Embarrassment

btw bukan sekali dua kali Ka'bah itu diserbu, atau jadi medan perang. di masa Zubairiyyah 2x ekspedisi 'Umayyah, Ka'bah bahkan hancur lebur. di masa Fathimiyyah juga Hajarul-Aswad pernah dicuri. begitu seterusnya, jadi gak perlu heran jika ada sabotase Ka'bah. Ka'bah secara simbolis seringkali menjadi tempat asal-usul Imam Mahdi dan akan di-bai'at ummat Muslim di sana, sehingga sejumlah revolusioner/teroris memang muncul dari tempat itu dan mengklaim diri sebagai Imam Mahdi.

Ya, maksud ane ketat adalah penganutnya yang tekstual banget.

Salah satu faktor mazhab Hanbali sepi peminat juga mungkin itu, lebih mendahulukan nash daripada qiyas. Terlepas mazhab ini memang muncul belakangan dibandingkan tiga aswaja lainnya dan cenderung ketat dengan dalih amar ma'ruf nahi munkar.

Bisa jadi mereka begitu karena lahir di era mu'tazilah, ya? Ibarat SJW agama.

emoticon-Hammer (S)

Imam Ahmad sendiri pun sempat dipenjara oleh Ma'mun ar-Rasyid, pemimpin Abbasiyyah yang dekat dengan ilmuwan Islam.

Omong-omong tanggapan Gan Tyro bagaimana nih melihat Saudi yang saat ini semakin moderat? Obsesi mereka kan Saudi Vision 2030.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 6 balasan
Memuat data ..
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
20-02-2020 02:00
Suku Ikhwan sekutu al-Saud tidak memberontak dari raja Abdulaziz.
Itu hanya perbedaan pendapat beberapa fraksi, terutama masalah penyerangan ke Utara. Dan mereka tidak semua disikirkan, suku mereka ada sampai hari ini.
Dan mereka juga tidak mewaikili semua Ikhwan ataupun sukunya saat itu.

Dan si Juhayman memamglah dari suku Ikhwan yang bertranformasi menjadi SANG (Saudi Arabia National Guard). Tapi Juhayman terpengaruh oleh nilai-nilai Muslim Brotherhood yang diberi kebebasan oleh Kerajaan untuk mengisi sektor pendidikan.

Orang IM/MB yang lari dari Mesir diberi tempat di Saudi. Dan mereka memanglah banyak membantu Saudi dan sekutunya saat perang Dingin Arab melawan orang Arab-baath.

Tapi watak mereka memang ingin berkuasa, tak puas mereka hanya jadi pengajar.
Dan setelah kejadian ini Kerajaan mulai memusuhi Ikhwanul muslimin.

Tolong bedakan suku Ikhwan ibn Saud & Ikhwanul Muslimin Hasan al-Banna!
Diubah oleh king.mbs
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan mengeja memberi reputasi
2 0
2
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
20-02-2020 04:05
Quote:Original Posted By tyrodinthor


.


emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

Oh ya, jadi kelompok radikal fundamentalis apa yang ada di negara major Hanbali?

Lalu major Shafi'i moderat non-fundamentalis? Setahu saya Kartosuwiryo, Mujahideen Indonesia Timur, Aceh movement itu ada di Indonesia.

Dan itu belum yang lainnya.
Diubah oleh king.mbs
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
3 1
2
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
20-02-2020 04:06
Quote:Original Posted By mamorukun


Gak segampang itu puh Tyr.
Kerajaan Arab Saudi itu lahir dari perpaduan pragmatisme politik dinasti Saud dengan wahabisme dan support kabilah tradisional sbg pilarnya.

meskipun Rajanya sekalipun mendukung modernisasi tapi berkembangnya demokrasi dan liberalisme yg lebih ditakuti dinasti Saud karena berpotensi pada tuntutan mengurangi privilege para pangeran bahkan dapat meruntuhkan eksistensi dinasti Saud itu sendiri. Spt hal nya monarki2 Hashemid, Pahlevi dan Yahya Imamat yg disapu gelombang revolusi di era Perang dingin.

Jadi kelompok konservatifme dan tradisional akan tetap jadi pilihan utama dinasti Saud utk melanggengkan kekuasaanya. Dg memberi authority lebih kepada kaum tradisional adalah konsekuensi yg harus dibayar.

Ambil contoh saat Raja Abdulah berkuasa tahun 2005. Segenap program modernisasi dan moderat sudah digelontorkan

1)menunjuk 30 perempuan untuk menempati Majlis al-Shura—dewan penasihat kerajaan. Langkah ini adalah gebrakan yang fenomenal mengingat perempuan selalu termarginalkan di lanskap sosial-politik Saudi. Dengan penunjukan tersebut, Abdullah seperti ingin menegaskan kepada khalayak bahwa Saudi bisa menjunjung tinggi hak maupun partisipasi perempuan.
2) Kemudian, pada 2009, Abdullah meresmikan institusi pendidikan bernama King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) yang dibangun dengan biaya sekitar 10 miliar dolar.
3)Di saat bersamaan, Abdullah juga menyediakan beasiswa bagi anak-anak muda Saudi yang ingin belajar ke luar negeri.
4)Abdullah turut merombak kurikulum di mana doktrin-doktrin non-Wahabi dapat diajarkan di setiap sekolah.
5)Sedangkan dari segi ekonomi, Abdullah menggelontorkan ratusan miliar riyal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Saudi dengan, di antaranya, memberi kompensasi kepada mereka yang tengah mencari pekerjaan sampai menaikkan gaji semua pegawai negeri. Di luar itu, Abdullah juga mendorong swasta agar lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan.


Tapi langkah2 progresif tersebut justru menjebak raja abdulah dalam dilema karena Dinasti Saud terancam dg sikap kritis warga nya thd ketimpangam dan kebobrokan dinasti Saud. Akibatnya Raja kembali berpihak pada kebijakan lama utk mendapat dukungan kelompok konservatif spt
- meski memberi peran lebih kepada perempuan dlm politik tetapi Sistem perwalian dipertahankan shg perempuan dilarang bepergian sendiri, menjalankan bisnis, atau melakukan prosedur medis tertentu tanpa izin dari wali laki-laki mereka.
- Penangkapan sewenang-wenang tanpa proses pengadilan yang proporsional menjadi pemandangan yang jamak dijumpai. Mereka yang ditangkap adalah orang-orang yang kritis terhadap pemerintah dan kebobrokan kerajaan.
- Rezim Abdullah juga tak ragu untuk memberedel media yang mencoba mengkritik kebijakan pemerintah sampai ulama, di samping menangkapi aktivis pro-reformasi dan HAM yang getol menyerukan pembaharuan.

- Bukan kali ini saja Abdullah bermasalah dengan pelanggaran HAM. Pasca-9/11, sekitar 10 ribu orang telah ditangkap atas tuduhan terorisme. Banyak di antara mereka diringkus tanpa bukti yang kuat. Setelah ditangkap, mereka diwajibkan mengikuti program deradikalisasi. Ada yang dilakukan dengan cara “lunak,” ada pula yang ditanggapi dengan “keras.” Celakanya, tujuan deradikalisasi tersebut banyak yang berujung senjata makan tuan. Setelah bebas, mereka justru bergabung dengan kelompok militan yang berafiliasi kepada Al-Qaeda dan melancarkan teror di kawasan Semenanjung Arab.

Sumber : https://tirto.id/raja-abdullah-dan-reformasi-arab-saudi-yang-cuma-retorika-euh2

jadi menurut ane reformasi MBS pun akan bernasib sama dg abdulah. Selama Dinasti Saud tidak mau mereformasi dirinya sendiri jangan harap negara Arab Saudi akan berubah



4)Abdullah turut merombak kurikulum di mana doktrin-doktrin non-Wahabi dapat diajarkan di setiap sekolah.

↑ Raja Saudi tak akan melakukan itu.
Sayang sekali teman, itu tak kan terjadi.


Dibawah MbS, Saudi sudah-sudah sangat banyak berubah, Ekonomi, Sosial-Politik, bahkan Militer dan tentunya kebijakan luar negeri.

Tapi jikala maksud anda Saudi berubah dan akan menjadi non-Wahabi, itu tak akan terjadi.
MbS tak akan menambah nambah cara ibadah, seperti Maulid (muhammad birthday).

Maaf ya. emoticon-Malu (S)
Diubah oleh king.mbs
profile-picture
mengeja memberi reputasi
1 0
1
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
20-02-2020 07:53
Quote:Original Posted By king.mbs



4)Abdullah turut merombak kurikulum di mana doktrin-doktrin non-Wahabi dapat diajarkan di setiap sekolah.

↑ Raja Saudi tak akan melakukan itu.
Sayang sekali teman, itu tak kan terjadi.


Dibawah MbS, Saudi sudah-sudah sangat banyak berubah, Ekonomi, Sosial-Politik, bahkan Militer dan tentunya kebijakan luar negeri.

Tapi jikala maksud anda Saudi berubah dan akan menjadi non-Wahabi, itu tak akan terjadi.
MbS tak akan menambah nambah cara ibadah, seperti Maulid (muhammad birthday).

Maaf ya. emoticon-Malu (S)


Sungguh terhomat sekali Prince MBS mau mampir emoticon-Wink

poin 4 diatas adalah salah satu janji kebijakan king Abdullah waktu itu utk menunjukkan meski Mazhab Hanbali adalah mazhab negara tetapi kerajaan Saudi tetap melindungi mazhab yg lain dg memberi ruang utk diajarkan di sekolah/madrasah.

tp toh kebijakannya tetap bersifat retorika saja karena protes2 penduduk Syiah di Saudi timur mengenai diskriminasi tetap ditanggapi dg represif oleh pemerintah.

Harus diakui MBS termasuk pemimpin muda yg punya visi kedepan dan ambisius sehingga memberi harapan baru di tengah kekolotan pemimpin Saudi yg lain.
tp ego dan sikap otoriter nya justru bikin banyak blunder thd kebijakan luar negeri Saudi.
1)Keterlibatannya dalam konflik Yaman justru menyeret Saudi dlm perang berkepanjangan. Bukannya ditaklukkan, Houthi masih aktif menyerang 3 provinsi di Saudi Selatan dan rudal2 Scud Ansharullah yg terbilang jadul nyatanya aktif meneror arab Saudi hingga kota Jeddah. Padahal dg segala keunggulan senjata dan dana tentu tidak sebanding dg milisi Yaman
2) Sbg pemimpin negara Teluk , Saudi mendorong pengucilan dan embargo thd Qatar tp hasil nya gagal karena tuntutan Saudi utk menindak IM dan Aljazeera diabaikan oleh Qatar. Jd secara pengaruh di kawasan Saudi masih kalah dibanding Turki dan Iran.
3) MBS menawarkan kebijakan keterbukaan informasi, politik dan ekonomi dan memang patut diapresiasi tp bagaimana melihat penulis dan pengkritik rezim Saud spt Jamal Kashogi dibunuh di Turki yg disinyalir ada keteelibatan perintah MBS didalamnya tentu akan memunculkan rasa skeptis bahwa keterbukaan hanya retorika spt sebelum2 nya.

meskipun berpandangan modern tp Paradigma MBS masih sama spt raja pendahulunya yaitu melanggengkan Dinasti al Saud. Jadi jika kebebasan dan demokrasi yg ditawarkan berbalik menjadi kritikan, protes dan ancaman terhadap dinasti maka Al Saud akan kembali merangkul sekutu alami nya nya yaitu Wahabisme.
Makanya pengaruh fundamentalisme akan susah utk dihilangkan karena hal itu masih dibutuhkan oleh rezim sebagai ganti dukungan dan militansi ulama konservatif.


Diubah oleh mamorukun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lickmyballs dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
20-02-2020 13:26
Quote:Original Posted By mamorukun


Sungguh terhomat sekali Prince MBS mau mampir emoticon-Wink

poin 4 diatas adalah salah satu janji kebijakan king Abdullah waktu itu utk menunjukkan meski Mazhab Hanbali adalah mazhab negara tetapi kerajaan Saudi tetap melindungi mazhab yg lain dg memberi ruang utk diajarkan di sekolah/madrasah.

tp toh kebijakannya tetap bersifat retorika saja karena protes2 penduduk Syiah di Saudi timur mengenai diskriminasi tetap ditanggapi dg represif oleh pemerintah.

Harus diakui MBS termasuk pemimpin muda yg punya visi kedepan dan ambisius sehingga memberi harapan baru di tengah kekolotan pemimpin Saudi yg lain.
tp ego dan sikap otoriter nya justru bikin banyak blunder thd kebijakan luar negeri Saudi.
1)Keterlibatannya dalam konflik Yaman justru menyeret Saudi dlm perang berkepanjangan. Bukannya ditaklukkan, Houthi masih aktif menyerang 3 provinsi di Saudi Selatan dan rudal2 Scud Ansharullah yg terbilang jadul nyatanya aktif meneror arab Saudi hingga kota Jeddah. Padahal dg segala keunggulan senjata dan dana tentu tidak sebanding dg milisi Yaman
2) Sbg pemimpin negara Teluk , Saudi mendorong pengucilan dan embargo thd Qatar tp hasil nya gagal karena tuntutan Saudi utk menindak IM dan Aljazeera diabaikan oleh Qatar. Jd secara pengaruh di kawasan Saudi masih kalah dibanding Turki dan Iran.
3) MBS menawarkan kebijakan keterbukaan informasi, politik dan ekonomi dan memang patut diapresiasi tp bagaimana melihat penulis dan pengkritik rezim Saud spt Jamal Kashogi dibunuh di Turki yg disinyalir ada keteelibatan perintah MBS didalamnya tentu akan memunculkan rasa skeptis bahwa keterbukaan hanya retorika spt sebelum2 nya.

meskipun berpandangan modern tp Paradigma MBS masih sama spt raja pendahulunya yaitu melanggengkan Dinasti al Saud. Jadi jika kebebasan dan demokrasi yg ditawarkan berbalik menjadi kritikan, protes dan ancaman terhadap dinasti maka Al Saud akan kembali merangkul sekutu alami nya nya yaitu Wahabisme.
Makanya pengaruh fundamentalisme akan susah utk dihilangkan karena hal itu masih dibutuhkan oleh rezim sebagai ganti dukungan dan militansi ulama konservatif.




Wahabisme itu sebenarnya apa ? Siapa pelopor sesungguhnya menurut fakta sains

Apa beda dengan hambalisme ?


Karena menurut pihak yang disebut, kata wahabisme adalah propaganda dari pihak barat, kayak protokol zion, tidak pernah ada bukti nyata tapi populer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jazzcoustic dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
20-02-2020 19:16
Quote:Original Posted By mamorukun


Sungguh terhomat sekali Prince MBS mau mampir emoticon-Wink

poin 4 diatas adalah salah satu janji kebijakan king Abdullah waktu itu utk menunjukkan meski Mazhab Hanbali adalah mazhab negara tetapi kerajaan Saudi tetap melindungi mazhab yg lain dg memberi ruang utk diajarkan di sekolah/madrasah.

tp toh kebijakannya tetap bersifat retorika saja karena protes2 penduduk Syiah di Saudi timur mengenai diskriminasi tetap ditanggapi dg represif oleh pemerintah.

Harus diakui MBS termasuk pemimpin muda yg punya visi kedepan dan ambisius sehingga memberi harapan baru di tengah kekolotan pemimpin Saudi yg lain.
tp ego dan sikap otoriter nya justru bikin banyak blunder thd kebijakan luar negeri Saudi.
1)Keterlibatannya dalam konflik Yaman justru menyeret Saudi dlm perang berkepanjangan. Bukannya ditaklukkan, Houthi masih aktif menyerang 3 provinsi di Saudi Selatan dan rudal2 Scud Ansharullah yg terbilang jadul nyatanya aktif meneror arab Saudi hingga kota Jeddah. Padahal dg segala keunggulan senjata dan dana tentu tidak sebanding dg milisi Yaman
2) Sbg pemimpin negara Teluk , Saudi mendorong pengucilan dan embargo thd Qatar tp hasil nya gagal karena tuntutan Saudi utk menindak IM dan Aljazeera diabaikan oleh Qatar. Jd secara pengaruh di kawasan Saudi masih kalah dibanding Turki dan Iran.
3) MBS menawarkan kebijakan keterbukaan informasi, politik dan ekonomi dan memang patut diapresiasi tp bagaimana melihat penulis dan pengkritik rezim Saud spt Jamal Kashogi dibunuh di Turki yg disinyalir ada keteelibatan perintah MBS didalamnya tentu akan memunculkan rasa skeptis bahwa keterbukaan hanya retorika spt sebelum2 nya.

meskipun berpandangan modern tp Paradigma MBS masih sama spt raja pendahulunya yaitu melanggengkan Dinasti al Saud. Jadi jika kebebasan dan demokrasi yg ditawarkan berbalik menjadi kritikan, protes dan ancaman terhadap dinasti maka Al Saud akan kembali merangkul sekutu alami nya nya yaitu Wahabisme.
Makanya pengaruh fundamentalisme akan susah utk dihilangkan karena hal itu masih dibutuhkan oleh rezim sebagai ganti dukungan dan militansi ulama konservatif.





Pengajaran mazhab selain Hanbali bukan termasuk non-Wahabi. Pengajaran 4 mazhab sudah dilakukan sebelum raja Abdulah dan sampai hari ini.

Banyak orang berkata tentang Wahabi, tapi mereka tidak tau apa. Apa anda salah satunya? emoticon-Malu (S)



1). Panglima Qadisiyya MbS meluncurkan badai penentuan untuk mencegah pengaruh Iran di Yemen.

Anda salah paham restoring hope tidak untuk menaklukan siapapun. al-Qadisiyya MbS akan menjadi Kaisar untuk semua orang Yemen, termasuk Houthi.

Rudal Houthi?
Berapa warga sipil Saudi yang tewas memamg? Kota mana yang hancur?
Saudi dan Yemen ibarat bumi dan langit kali ini.


2). Justru Saudi semakin hari semakin menjadi superpower timteng. emoticon-Recommended Seller
Koalisi Saudi di Yemen udah jadi bukti.
Apa mau saya menyebut satu persatu negara saudara & sekutu saudi? emoticon-Malu (S)

Sisa proxy Turki terpojok di Libya & Syria
Yang benar benar pengaruh Iran hanya di Iraq. Sekarang pun sedang didemo.


3). Itu takan berubah, Saudi tak pernah menjadi negara demokrasi.
Saudi, muslim semit-Arab akan selalu hidup dengan Islam, kepala suku, Raja seperti semua luluhurnya. emoticon-shakehand


Jangan pernah lupa, Syeikh Muhammad ibn Abd al-Wahhab ialah pendiri kerajaan.
profile-picture
profile-picture
lickmyballs dan mengeja memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
21-02-2020 07:38
Quote:Original Posted By king.mbs


emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

Oh ya, jadi kelompok radikal fundamentalis apa yang ada di negara major Hanbali?

Lalu major Shafi'i moderat non-fundamentalis? Setahu saya Kartosuwiryo, Mujahideen Indonesia Timur, Aceh movement itu ada di Indonesia.

Dan itu belum yang lainnya.


aku tak tahu apakah DI/TII & GAM itu Syafi'i atau bukan. dan setahuku, Kartosoewirjo tidak terlalu paham sama agama. jadi sebenarnya radikalisme Islam itu ada 2 tahapan:
  1. delusi, yaitu adanya keyakinan yang mendalam (waham) bahwa negara harus beragama dimana Allah sebagai pemimpin tertinggi dan memberikan daulat-Nya kepada khalifah untuk ditegakkannya syari'at Islam.
  2. distopia, sebagai tindak-lanjut dari delusi, yaitu adanya keinginan mewujudkan delusinya menjadi nyata.


memang benar jika semua madzhab menganjurkan ditegakkannya khilafah, tapi hanya madzhab Hanbali yang sangat ketat kalo bicara ini.

madzhab lainnya menganggapnya sebagai proses akhir yang yakin jika saatnya nanti juga akan tiba, tapi jika belum tiba, maka tidak wajib ditegakkan.

Quote:Original Posted By king.mbs

Dibawah MbS, Saudi sudah-sudah sangat banyak berubah, Ekonomi, Sosial-Politik, bahkan Militer dan tentunya kebijakan luar negeri.

Tapi jikala maksud anda Saudi berubah dan akan menjadi non-Wahabi, itu tak akan terjadi.
MbS tak akan menambah nambah cara ibadah, seperti Maulid (muhammad birthday).


gapapa, yang penting memasukkan kurikulum konvensional selain Wahabi sudah merupakan kemajuan kok. asal warga Saudi bisa jadi cerdas, maka lambat laun angin perubahan ke arah liberalisasi juga bakal datang. cepat atau lambat, itu hukum alamiah. manusia akan merekonstruksi nilainya kembali jika mereka semakin cerdas.

sekarang pun udah kerasa kok. Habib 'Ali Al-Jufri saat ini juga sedang giat mengkampanyekan anti-fundamentalisme, anti-radikalisme, dan pluralisme. dan arus kencang irreligious di Timur Tengah seperti Black Duck juga ikut mewarnai kampanye ini. dan jangan lupa, Syi'ah juga sedang mengarahkan pemikirannya ke dalam nilai-nilai yang dikampanyekan irreligious & non-fundamentalis ini. gw masih tetap yakin Saudi juga akan berubah total cepat atau lambat. kebutuhan akan relevansi zaman dan pengalaman buruk terhadap ancaman ekstrimis sudah "menuntut" Saudi untuk turut berubah.

intermezzo dulu lah
Diubah oleh tyrodinthor
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lickmyballs dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
21-02-2020 09:00
Quote:Original Posted By darmawati040
sip, Gan. jadi sedikit lebih tahu sejarahnya 😊

Ok Sis

emoticon-Jempol

Quote:Original Posted By afo.mikami
Berarti ini asal usul awal nongolnya kadrun radikal ya

Pantesan ikhwanul muslimin dianggap teroris oleh arab

Ikhwan ini beda sama IM yang didirikan Hassan al-Banna di Mesir bre

emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By astrophel
Memang mazhab Hanbali itu ketat banget, ya. Cuma unik saja, sih. Bani Saud saja bisa dianggap lunak, apa kabar kelompok Ikhwan ini?

emoticon-Hammer (S)

Lunak atau gak intinya mah satu, pingin kekuasaan. Manusiawi banget

emoticon-Hammer2

Quote:Original Posted By mischa49
Ini beda sama ikhwanul muslimin, kalo Al Ikhwan nama kabilah, sementara Ikhwanul Muslimin nama organisasi yang didirikan di Mesir (meskipun dua-duanya sama sama ekstrem).

Al Ikhwan ini adalah faksi radikal dari kelompok Wahabi saja, bukan organisasi radikal internasional.

Bener bre

emoticon-Jempol

Quote:Original Posted By akun.internet
loper koran living with loper koran = big problem

Ini mah jadi tendensius bre. Kristen zaman Reformasi Gereja juga saling bunuh. Menurut ane orang jahat mah di agama apa aja ada

emoticon-Hammer2

Quote:Original Posted By Uthe18
wah... ini ulama kebanggaan FE neh emoticon-Ngakak (S)

btw, kalau saja kemarin ISIS tetap digdaya, mereka sudah mengancam akan menyerbu Makkah dan menghancurkan Kakbah, mungkin bakal lebih parah lagi kali dr peistiwa 1979 ini emoticon-Ngacir

Gak kejauhan bre dari Suriah ke Mekkah? Saudi kan gak mungkin diem aja, apalagi ada sekutu AS

emoticon-Malu

Quote:Original Posted By tyrodinthor
nih puh @astrophel ane nemu video wawancaranya.


Asli ane baru tau Arab gak hijaban juga, kayak Iran sebelum revolusi berarti ya

emoticon-Matabelo

Quote:Original Posted By king.mbs
Suku Ikhwan sekutu al-Saud tidak memberontak dari raja Abdulaziz.
Itu hanya perbedaan pendapat beberapa fraksi, terutama masalah penyerangan ke Utara. Dan mereka tidak semua disikirkan, suku mereka ada sampai hari ini.
Dan mereka juga tidak mewaikili semua Ikhwan ataupun sukunya saat itu.

Dan si Juhayman memamglah dari suku Ikhwan yang bertranformasi menjadi SANG (Saudi Arabia National Guard). Tapi Juhayman terpengaruh oleh nilai-nilai Muslim Brotherhood yang diberi kebebasan oleh Kerajaan untuk mengisi sektor pendidikan.

Orang IM/MB yang lari dari Mesir diberi tempat di Saudi. Dan mereka memanglah banyak membantu Saudi dan sekutunya saat perang Dingin Arab melawan orang Arab-baath.

Tapi watak mereka memang ingin berkuasa, tak puas mereka hanya jadi pengajar.
Dan setelah kejadian ini Kerajaan mulai memusuhi Ikhwanul muslimin.

Tolong bedakan suku Ikhwan ibn Saud & Ikhwanul Muslimin Hasan al-Banna!

Ya paham bre, memang bukan kelompok Ikhwan keseluruhan

Lah kan itu pas pembebasan Masjidil Haram juga ada Garda Nasional yg ikut bantu

emoticon-Big Grin
0 0
0
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
21-02-2020 10:48
Gan pasukan GIGN prancis cuman sbg adviser atau turun langsung sbg penyerbu ?
karena ane pernah denger utk masuk ke masjidil haram pasukan GIGN mesti syahadat dulu karena dilarang dimasuki non muslim.
menurut agan gimana ?
0 0
0
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
21-02-2020 20:22
Quote:Original Posted By mamorukun


Kirain agan ngomong serius ternyata cuman sarkas .


4 mazhab memang diajarkan di arab saudi tp porsinya diperbesar di jaman Abdullah.
1) bukan cuman mencegah pengaruh Iran tp juga mengembalikan posisi Al hadi sbg penguasa de jure Yaman. Dan dua2 nya masih belum tercapai.

buktinya dg kekuatan timpang aja Houthi masih beekuasa di Yaman Utara padahal udah mengumpulkan sekutu begitu banyak utk membantu abdu rabbuh mansur Al Hadi.
Justru keefektifan Saudi dipertanyakan di yaman. Segitu banyak melakukan pemboman di yaman nyatanya korban utamanya penduduk sipil dan bikin pengaruh Houthi makin
kuat bahkan yg semula tidak pro Houthi sekalipun.
2)sekutu Saudi cuman jadi macan kertas. Sebagian pun bergabung karena janji bantuan dana militer dari Saudi.
nyata nya Ground fources nya pun belum berani melakukan serangan umum ke Yaman utara. Bahkan banyak yg kena raid sama pasukan sarung Houthi di tanah Saudi . Padahal timpang gitu kekuatannya

Saudi Arabia 1,000[44]–3,000[45] soldiers killed by 2016
10 captured;[46]

Btw pengaruh/proxy Iran masih kuat di
- Yaman (kelompok Houthi)
- Syria (yg backup rezim Al Assad hingga masih strong sampai sekarang) Rusia mungkin bantu banyak soal senjata dan air support tp Iran lah yg ngirim banyak Sukarelawan utk mengisi ground force pasukan Syirian Arab Army yg awalnya banyak nyebrang ke FSA
- Lebanon , sbg supervisi dan donatur Hezbollah. Bahkan Israel mengakui Hamas bukan lah kelompok teroris biasa tp spt negara dalam negara. Hal itu tidak terjadi tanpa campur tangan Iran dan Syria.
- Palestina, salah satu donatur dan pendukung Hamas.
Saudi sendiri anti Hamas karena di nilai dekat dengan IM dan lebih mendukung Fatah
- Irak , PMU yg berisi milisi2 Irak dukungan Iran berperan besar mengganyang ISIS (tanpa melupakan jasa Amerika dan Kurdistan Irak)
- belum lagi sel2 khataib Syiah di Afghan dan pakistan yg di support oleh IRGC Iran.

blok Axis of Resistence bentukan Iran masih solid meski tidak didukung dana sebesar Saudi.
sebaliknya Diplomasi petro dollar Saudi berantakan karena blunder MBS

Qatar masih diperhitungkan sebagai kekuatan baru pesaing saudi karena doi punya backup Turki dan Iran. Nyatanya embargo Saudi gak berhasil bikin Qatar nurut.

3) yes, selama Saudi masih berkutat pada pelanggaran HAM statusnya gak akan menjadi negara demokrasi mau sehebat apapun visi MBS utk membawa modernisasi dan keterbukaan.
Demokrasi ini tidak harus berupa republik tp monarki konstitusional spt nergara eropa pun masih disebut demokrasi.
tp saudi masih akan menganut Monarki absolut dan tanpa sharing kekuasaan dg rakyat nya dalam bentuk hak politik.
majelis shura masih dikontrol Raja bukan melalui pemilu.
Muhammad abd Wahhab adalah supporter Muhammad ibn Saud pendiri emirate Saudi pertama di Diiriyah Nejad. Makanya ane bilang Wahabi dan Saud adalah sekutu alami dari lahir.
meski first state sudah ditaklukkan Muhammad ali pasha dari Ottoman tp bangkit kembali seabad kemudian hingga jadi KSA yg sekarang.

Fundamentalisme tidak akan bisa dihilangkan karena masih fatwa dan militansi nya dibutuhkan oleh dinasti al saud sendiri.




Saya serius.
Anda tidak mengerti Wahabi spertinya.

Ambil satu contoh kata diatas anda, jikala orang Hanbali terkadang bisa memgambil cara mazhab lain, itu benar.

Zaman raja Abdullah penduduk Saudi dan asing makin banyak dan fasilitas pendidikan nya semakin baik.
Mungkim terlihat karna itu.
Tap intinya dari dulu, mazhab lain termasuk ajaran syeikh Muhammad.


1). al-Hadi ialah penguasa resmi Yemen.
Ini diakui PBB dan seluruh dunia.

Saya beritau secara singkat.

Permasalahn utama Yemen tu ialah suku dan kelompok yang saling bertengkar (permasalahan klasik orang Arab).
Restoring hope Saudi ialah menyatukan mereka semua (termasuk Houthi).
Nah, Saudi datang untuk mencegah pengaruh Iran nantinya di Yemen melalui suku-suku Arab-Yemen (bukan cuma Houthi atau Shia) menjadi pijakan Iran.

Jika anda ikut berita, satu-persatu suku sekutu Houthi sudah berpihak ke Koalisi.

Saat ini al-Hadi & STC sudah berdamai, tinggal tunggu pihak Houthi di Utara.
Jadi, pengaruh Iran yang dari perpecahan akan berkurang.


Saudi ialah negara paling efektif menangani konflik ini. Mungkin hanya China yang lebih baik (Uyghur, Tibet, Hongkong tak berkutik).
Jangan bandingkan dengan negara lain, saya bisa menunjukan kelemahan mereka dari Wikipedia umum.


Satu lagi, Houthi akan tetap berkuasa di Yaman utara, beberapa bagian tu tanah suku mereka.
Saudi dan al-Hadi tidakan menjarahnya.


2). Anda terlalu meremehkan Saudi dan sekutunya untuk negara pesakitan (sekarang) sekelas Iran yang saat kuat (dulu) hancur-hancuran melawan satu negara Arab, Iraq.

Saudi cs ada di utara.
https://yemen.liveuamap.com/


Pengaruh Saudi ada di pemerintah resmi, Iran & Turki tidak.

- Yemen, al-Hadi.
- Lebanon, Aoun & Sunni PM.
- Palestine, Abbas.

- wah wah, justru karna kehadiran Russia, al-Assad bisa bertahan dan menang. Sebelum kedatangan Russia, al-Assad mau tumbang.

Apa yang diharapkan dari Iran?
Seperti kata Trump, Iran tidak pernah menang tapi memenangkan negosiasi.
Di Syria dompleng Russia, di Iraq dompleng USA.
Kita liat di Bahrain & Yemen versus Saudi. Tanpa US & Russia, apa hasilnya?

Mau Qatar nurut atau tidak, IM nya sudah hancur dimana-mana.


3). Saya katakan lagi, tidak akan ada demokrasi di Saudi.
Demokrasi tak ada hubungan dengan kejayaan Islam, Arab & Semit.

Ingat Saudi orang Arab, orang Semit, pewaris nabi-nabi, bukan orang Eropa.


Fundamentalis lagi.
Saudara, tanpa al-Saud dan Syeikh Muhammad ini tetap ada.

Saudara, Anda pikir Arabia, Levant, Mesopotamia, Persia, North Africa, Central Asia, Hispania Islam dengan cara apa?
Nasheed Sabyan emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
cebongceleng dan jazzcoustic memberi reputasi
2 0
2
Pendudukan Masjidil Haram 1979, Ketika Darah Tumpah di Tanah Suci
21-02-2020 20:22
Quote:Original Posted By tyrodinthor


aku tak tahu apakah DI/TII & GAM itu Syafi'i atau bukan. dan setahuku, Kartosoewirjo tidak terlalu paham sama agama. jadi sebenarnya radikalisme Islam itu ada 2 tahapan:
  1. delusi, yaitu adanya keyakinan yang mendalam (waham) bahwa negara harus beragama dimana Allah sebagai pemimpin tertinggi dan memberikan daulat-Nya kepada khalifah untuk ditegakkannya syari'at Islam.
  2. distopia, sebagai tindak-lanjut dari delusi, yaitu adanya keinginan mewujudkan delusinya menjadi nyata.


memang benar jika semua madzhab menganjurkan ditegakkannya khilafah, tapi hanya madzhab Hanbali yang sangat ketat kalo bicara ini.

madzhab lainnya menganggapnya sebagai proses akhir yang yakin jika saatnya nanti juga akan tiba, tapi jika belum tiba, maka tidak wajib ditegakkan.



gapapa, yang penting memasukkan kurikulum konvensional selain Wahabi sudah merupakan kemajuan kok. asal warga Saudi bisa jadi cerdas, maka lambat laun angin perubahan ke arah liberalisasi juga bakal datang. cepat atau lambat, itu hukum alamiah. manusia akan merekonstruksi nilainya kembali jika mereka semakin cerdas.

sekarang pun udah kerasa kok. Habib 'Ali Al-Jufri saat ini juga sedang giat mengkampanyekan anti-fundamentalisme, anti-radikalisme, dan pluralisme. dan arus kencang irreligious di Timur Tengah seperti Black Duck juga ikut mewarnai kampanye ini. dan jangan lupa, Syi'ah juga sedang mengarahkan pemikirannya ke dalam nilai-nilai yang dikampanyekan irreligious & non-fundamentalis ini. gw masih tetap yakin Saudi juga akan berubah total cepat atau lambat. kebutuhan akan relevansi zaman dan pengalaman buruk terhadap ancaman ekstrimis sudah "menuntut" Saudi untuk turut berubah.

intermezzo dulu lah



emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Belum lagi Moro, Arakan dan organisasi dalam negeri seperti FPI.
NU itu masuk tidak ya? Sebab mereka bantai PKI dan musuh dengan Party Islam lain.

Bahkan Osama bin Laden ialah dari suku Yemen, Kindah yang Shafii. emoticon-Big Grin


Sementara siapa kelompok fundamentalis di negara Hanbali?
Berapa banyak non-muslim yang dibom di Kuwait, Bahrain, Qatar, UAE, Saudi?

Yang ada mereka dibom pekerjaan & Uang.

Oh ada ni:
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Khobar_Towers_bombing

Hanbali kali pelakunya: emoticon-Big Grin
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Hezbollah_Al-Hejaz


Shariah ialah cara hidup mukmin.
Tak ada salahnya. Dimana salah, Membingungkan.


IM & Hizbut Tahrir tidak tercipta di negara Hanbali. emoticon-shakehand



Warga Muslim lainnya harusnya juga bisa cerdas agar tak dimanfaatkan pemuka agama yang jahat.
Karna bom banyak meletus di Pakistan, Iraq, Syria, Turki, Mesir, Somalia etc.

Semoga yang jahat segera dihancurkan.
Semoga Allah memberkati tanah muslim.
Makmur, kuat, bersatu. emoticon-Recommended Seller

profile-picture
profile-picture
profile-picture
lickmyballs dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia