Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
63
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e2939460577a90697196fbe/ambyar-lamaranku-ditolak
Diantara soreyang jingganya masih ranum. Usai memarkirkan sepeda motorku. Kuberanikan diriku untuk melangkah masuk menyusuri halaman dari sebuah rumah berwarna jingga jeruk. Teras yang asri berhias beberapa pot aglonema di sekitar kursi dan meja yang ada di sana. Dua sangkar burung yang menggantung di plafon langit-langit teras, sedikit bergoyang bersama hembus angin yang entah tiba-tiba berkeleba
Lapor Hansip
23-01-2020 13:12

AMBYAR!! Lamaranku Ditolak

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Diantara soreyang jingganya masih ranum. Usai memarkirkan sepeda motorku. Kuberanikan diriku untuk melangkah masuk menyusuri halaman dari sebuah rumah berwarna jingga jeruk. Teras yang asri berhias beberapa pot aglonema di sekitar kursi dan meja yang ada di sana. Dua sangkar burung yang menggantung di plafon langit-langit teras, sedikit bergoyang bersama hembus angin yang entah tiba-tiba berkelebat. Nyaris tak ada keciap maupun kicau dari penghuni-penghuni sangkar.

Pintu rumahnya sudah terbuka lebar, namun tak seorangpun terlihat. Ku ketuk kaca jendela di sebelah pintu masuk. Tak ada jawaban. Ku ketuk untuk kali kedua. Pun sama, hening.

Suasana ruang tamu masih sama seperti hari-hari biasa. Dimana aku memang sering menjadi tamu biasa. Sangat biasa hingga tak lagi layaknya tamu. Orang-orang disini, sudah menganggapku keluarga. Dan rasanya pun aku sangat ingin menjadi bagian keluarga ini. Karenanyalah, hari ini, dengan iringan sayup azan ashar sore ini aku datang. Mengutarakan maksud baik.

O.. aku melupakan sesuatu. Aku belum melepas sepatuku, dari tadi. Segera aku berjongkok melepasnya.

ilustrasi : lepas sepatu


Quote:“Eh, Danang.. datang kok gak salam..?”
“Iya, maaf Tante.. ini mau melepas sepatu dulu.”
“Assalamu’alaikum.. Tante..”

“Wa’alaikumsalam. Tumben kamu rapi kesininya, Nang..”


Aku sedikit terkekeh, tersipu.

Quote:
“Masuk aja, Nang.. itu di meja ada cemilan favoritmu.”

“I-iya Tante, Om kemana.. Tante?”

“Lha? Barusan berangkat ke Masjid. Gak papasan?”

“Enggak. Kalo Vira dimana?”

“Oh, tadi sih masih di kamar, mungkin lagi sholat.”

“Ya sudah, Tante. Saya tunggu di sini ajah.”

“Tante tinggal dulu sebentar, ya? Tante juga mau sholat. O iya, kamu mau minum apa?”

“Nggak usaha repot, Tante.”

“Ah, nggak kok. Tante bikinin teh aja ya?”


 

***

Quote:
“Assalamu’alaikum.. Eh, ada Danang..”

“Wa’alaikumsalam, iya Om.” Segera kujabat tangannya, sembari ku takzimkan di keningku.

“Sudah lama datang atau barusan?”

“Belum lama sih Om.. tadi pas Om berangkat ke Masjid.”

“Ooo.. tunggu sebentar ya. Om mau salin baju dulu.”

“Iya, Om. Gak papa.”


Aku kembali duduk di sofa ruang tamu, ditemani beberapa cemilan yang tersedia di meja.

Entah, dag-dig-dug jantungku semakin kencang berdebar. Seluruh badan, terutama tangan dan kaki terasa gemetar. Keringat sedikit demi sedikit mulai berembun dari permukaan kulit tangan dan lenganku. Ah, beginikah rasanya? Dimana aku hendak bermaksud serius mengambil keputusan.

Kuseka keringat yang tiba-tiba menetes dari kening. Dengan tisu yang kudapatkan di meja. Kenapa malah jadi grogi seperti ini, kesalku.


Quote:“Maaf nunggu lama ya, Nang.”


Seketika saja, suara itu membuyarkan kepanikan yang menghinggapiku. Pecah, makin bertambah kacau dalam benak pikiranku.


Quote:“I-iya gak pa-pa Om.. San-tuy ko-k O-om.. Hehe..”


Ah, semakin tak terkendali bicaraku. Woi.. jaga sopan santun. Ini momen serius. Harus bisa diniliai bagus. Agar lulus, jadi calon menantu, nikah terus. Ups, terus nikah. Gerutuku dalam hati.

 

Quote:
“Gimana, Nang.. Ada apa nih kok tumben rapi.. Nah terus itu keringetan kenapa, gobyosgitu??”

“Emm.. anu Om.. gak pa-pa Om..”


 

Aku makin kikuk. Tak tahu lagi mau ngomong apa.

*** 

Quote:
“Naah... ini Nang tehnya, udah tante bikinin. Ini kalo bapak kopi aja.”

“Makasih ya Bu.. sini ikut duduk Bu.”

 

“I-ya makasih Tante, wedangtehnya.” Jawabku.


 

Quote:
“Jadi, gimana Nang?”

“Gi-ma-na apa ya.. O-om?”

“Ya kamu kesini, ini, tumben dandan rapi.. Meski sekarang wes gobyos keringet. Haha..”

“Ah.. O-om me-le-dek.”

“Kemarin Vira, udah cerita, kalo hari ini, sore ini kamu mau kesini, mau nembung.. Hayuk.. ngomongo!”

“I-iya Om. Jadi gitu Om. I-ya gitu Om.”

“Gitu apa?”

“Ya, ka-lo Vi-ra udah cerita. Ber-ar-ti su-dah ta-hu kan Om.”


Dua orang dihadapanku saling berpandangan. Dahi mereka sama-sama berkernyit.

Quote:Opo tho.. ora jelas..”

celetuk ibunya Vira, sembari sedikit tersenyum.

 

Kutarik dalam-dalam nafasku. Ku hembuskan perlahan. Berulang kulakukan. Tanpa sadar dua orang didepanku terus memperhatikan ulahku, sambil senyum-senyum.


Quote:
“Nah, sudah siap buat ngomong kan?”

“I-ya Om. Jadi maksud kedatangan saya kesini sebenarnya mau melamar Vira anak Om dan Tante untuk jadi pendamping hidup saya. Karena kami sudah cukup kenal lama. Kami merasa cocok dan saling suka. Karenanya agar terhindar dari jerat dosa, Saya ingin menghalalkan Vira jadi istri saya. Saya siap jadi Imamnya.”


 

Seperti kerasukan sesuatu. Aku menyatakan maksud dengan berkata tanpa jeda. Seperti laju kereta saja.

Keduanya, ayah dan ibu Vira hampir-hampir tak bisa menahan tawa mereka. Namun tiba-tiba suasana menjadi hening, senyap tanpa suara.

 

***

Quote:“Kalo Tante sih.. terserah Vira saja. Yang mau menjalani kan dia.”


Ibunya Vira memecah kebekuan. Sementara aku, sudah sedikit berkurang gemetaran yang menggerayangi badang.


Quote:“Vira.. sini.. jangan cuma ngintip terus. Gimana.. kamu mau enggak nih, sama Danang?” lanjutnya.


 

Kami semua mempersaksikan, bahwa Vira mengangguk. Memberi sebuah jawaban penuh arti. Aku bernafas lega. Rasanya, senyumku mulai berkembang. Bunga-bunga serasa bermekaran, menebar aroma wangi. Aku bahagia.

 

Quote:“CUKUP! OM.. TIDAK SETUJU KAMU NIKAHIN VIRA.”


 

Pernyataan ayah Vira, yang sungguh jauh dari harapan. Seketika mendengarnya, jantungku seakan berhenti berdetak. Hingga semua terdiam. Kembali kaku, beku seperti es antartika.

 

Quote:
“TA-PI kenapa Om??” aku masih tak percaya pernyataannya.

“Sudah kamu pulang saja! Kamu tidak layak jadi suami Vira!”

“TI-DAK layak kenapa OM?”

“Sudah pulang sana!”


 

Vira terisak, berlari masuk ke dalam. Sementara aku hancur. Benar-benar hancur berkeping-keping. Ambyar.[fz]

 

Diubah oleh faiztapora
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lekwin dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 4
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 13:28
Kerja dulu yg bener, sudah punya tanggungjawab yg diselsaikan.
Camer mu pasti yakin.
😝😝😝😝
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 14:36
ni real story gan...🤨
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 14:54
waduh,,, gan.. semangat ya gan. tapi salut ya sama agan berani banget.

jangan patah semangat gan. apakah ada kelanjutannya gan?
emoticon-Shakehand2
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 14:54
ini pengalaman ato cerpen emoticon-Bingung
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 15:02
dari cara naro sepatu nya aja keliatan
klo itu cwo kang riba emoticon-Busa
Diubah oleh tukangpundung
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 15:14
Jam waktunya sholat bertamu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agusn6778 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 3 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:25
Balasan post g3nk_24
Quote:Original Posted By g3nk_24
Kerja dulu yg bener, sudah punya tanggungjawab yg diselsaikan.
Camer mu pasti yakin.
😝😝😝😝


bukan urusan kerja.. tapi ada yg terlewat dari momen sore itu
profile-picture
i4munited memberi reputasi
1 0
1
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:27
Balasan post padasw
Quote:Original Posted By padasw
ni real story gan...🤨


real story dr teman, tentu dengan sedikit bumbu penyedap.. yg setelahnya ikut ngliat pas lamaran
Diubah oleh faiztapora
profile-picture
i4munited memberi reputasi
1 0
1
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:29
Balasan post antonisalim007
Quote:Original Posted By antonisalim007
waduh,,, gan.. semangat ya gan. tapi salut ya sama agan berani banget.

jangan patah semangat gan. apakah ada kelanjutannya gan?
emoticon-Shakehand2


sekarang mereka udah resmi halal Gan..
profile-picture
i4munited memberi reputasi
1 0
1
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:31
Balasan post trdfantasy
Quote:Original Posted By trdfantasy
ini pengalaman ato cerpen emoticon-Bingung


story teman, udah sedikit dikasih bumbu, nama juga disamarkan 😅
0 0
0
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:34
Balasan post tukangpundung
Quote:Original Posted By tukangpundung
dari cara naro sepatu nya aja keliatan
klo itu cwo kang riba emoticon-Busa


mantan ya Gan? tau bgt ciri2nya emoticon-Wkwkwk
0 0
0
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:35
Balasan post AmaDhea
ini masuk akal.. mau jadi imam tapi gak sholat magrib..
0 0
0
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:36
Balasan post AmaDhea
Quote:Original Posted By AmaDhea
Jam waktunya sholat bertamu


nah.. itu dia penyebab ditolak, tapi gegara saking grogi sampe ga sadar kalo belum sholat emoticon-Cape d... (S)
0 0
0
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 16:37
Balasan post doer81
Quote:Original Posted By doer81
ini masuk akal.. mau jadi imam tapi gak sholat magrib..


@doer81 sholat ashar..
0 0
0
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 17:11
Golek liyane buos. Ojo kayak wong susah
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 17:12
Balasan post AmaDhea
Quote:Original Posted By AmaDhea
Golek liyane buos. Ojo kayak wong susah


udah dilurusin kesalahpahamannya kok
0 0
0
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 17:44
ambyar gpp masih banyak jln lain menuju Romaa
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 18:20
Sabar gan, try again later
btw alasannya ditolak bener-bener gatau tuh?
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
23-01-2020 18:36
berasa liat bocah minta permen...

Ini cerita kok guyu ya
0 0
0
Lihat 1 balasan
AMBYAR!! Lamaranku Ditolak
Lapor Hansip
23-01-2020 21:36
Balasan post Richy211
Quote:Original Posted By Richy211
ambyar gpp masih banyak jln lain menuju Romaa


betul, banyak jalan bercabang.. emoticon-Malu
0 0
0
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
pamer-calon-bojo
Stories from the Heart
partitur-partitur-sri
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
relakan-aku
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia