News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
69
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e226b77c8393a3bc67447f4/jakarta-banjir-jilid-2-banjirjakarta2020-jadi-trending-twitter
Suara.com - Hastag Banjir Jakarta 2020 jadi trending topic di Twitter, Minggu (18/1/2020). Sebab sejumlah ruas jalan di Jakarta banjir karena Jakarta diguyur hujan cukup deras, Minggu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul 05.00 WIB. Menggunakan hastag #Banjir Jakarta 2020 itu, netizen menyindir proyek Toa bencana Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta telah menganggar
Lapor Hansip
18-01-2020 09:20

Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter

Suara.com - Hastag Banjir Jakarta 2020 jadi trending topic di Twitter, Minggu (18/1/2020). Sebab sejumlah ruas jalan di Jakarta banjir karena Jakarta diguyur hujan cukup deras, Minggu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul 05.00 WIB.

Menggunakan hastag #Banjir Jakarta 2020 itu, netizen menyindir proyek Toa bencana Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan Rp 4 miliar untuk membeli perangkat pengeras suara atau toa Disaster Warning System (DWS) untuk peringatan terjadinya bencana menuai polemik. Sebab, dengan harga Rp 4 miliar hanya untuk membeli enam set toa.

"Sudah jilid 2 aja. Baru kemaren tayang premiere #BanjirJakarta2020," kata @waroengtidoer

"#BanjirJakarta2020 udah jilid ke 2 nih... Fungsikan toa mu @aniesbaswedan yang harganya 4M," sindir @Derril_02.

Jalan Sudirman Depan Atmajaya Ditutup karena Banjir

Jalan Jenderal Sudirman di depan Universitas Atmajaya, Jakarta banjir cukup parah. Sehingga ruas jalan di sana sempat ditutup.

Sejumlah ruas jalan di Jakarta banjir karena Jakarta diguyur hujan cukup deras, Minggu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul 05.00 WIB.

Akun Twitter @tiarapphoto membagikan video situasi banjir di Depan Kampus Atmajaya, sekira pukul 06.00, Minggu pagi. Di video itu terlihat genangan air cokelat menutupi jalan mulus beraspal.

Sejumlah petugas kepolisian mengatur lalu lintas.

"Sudirman arah cawang ditutup akibat genangan cukup parah di depan Atmajaya.

Sebelumnya, dipantau dari Twitter @TMCPoldaMetro, Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kuningan banjir. Ketinggian sekira 20 cm. Hujan deras pun menggutur di Jakarta Barat. Sejumlah ruas jalan digenangi banjir.

"Genangan air di Jl Gatot Subroto sebelum Traffic light Kuningan, Pengguna jalan agar waspada dan hati hati," begitu informasi @TMCPoldaMetro, Minggu pagi.

Selain itu, Jalan Arjuna Selatan juga banjir. Ketinggian air sampai 30 cm. Namun masih bisa dilewati kendaraan roda 2 dan 4. Banjir juga terjadi di Pos Pengumben.

Tak hanya di kawasan Jakarta Barat, Jalan Gerbang Pemuda Senayan Jakarta Pusat juga banjir. Begitu juga Semanggi.

Banjir dengan tak begitu tinggi juga terjadi di Jalan Ciledug Raya di depan ITC Cipulir Jakarta Selatan. Namun sudah berangsur surut.

Selain itu banjir cukup tinggi menggenang di Jalan Arjuna Selatan di depan sekolahan Bina Bangsa. Tinggi banjir sampai 20 cm, namun masih bisa dilintasi kendaraan.

Banjir pun terjadi Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Banjir menyebabkan kendaraan sulit melewati jalan.


https://www.suara.com/news/2020/01/1...ending-twitter

TOA pencegah banjir harap diaktifkan wakakakakaka

 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bang.didot dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
20-02-2020 10:35
Dicari 50 orang untuk survey konsumen pada tanggal 27 Februari 2020 jam 17:30. Setiap peserta akan mendapatkan dinner dan voucher belanja MAP senilai 500.000. Silahkan mengisi link pendaftaran berikut: http://bit.ly/surveykonsumen2020
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
13-02-2020 07:37
Quote:Original Posted By silents.
Suara.com - Hastag Banjir Jakarta 2020 jadi trending topic di Twitter, Minggu (18/1/2020). Sebab sejumlah ruas jalan di Jakarta banjir karena Jakarta diguyur hujan cukup deras, Minggu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul 05.00 WIB.

Menggunakan hastag #Banjir Jakarta 2020 itu, netizen menyindir proyek Toa bencana Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan Rp 4 miliar untuk membeli perangkat pengeras suara atau toa Disaster Warning System (DWS) untuk peringatan terjadinya bencana menuai polemik. Sebab, dengan harga Rp 4 miliar hanya untuk membeli enam set toa.

"Sudah jilid 2 aja. Baru kemaren tayang premiere #BanjirJakarta2020," kata @waroengtidoer

"#BanjirJakarta2020 udah jilid ke 2 nih... Fungsikan toa mu @aniesbaswedan yang harganya 4M," sindir @Derril_02.

Jalan Sudirman Depan Atmajaya Ditutup karena Banjir

Jalan Jenderal Sudirman di depan Universitas Atmajaya, Jakarta banjir cukup parah. Sehingga ruas jalan di sana sempat ditutup.

Sejumlah ruas jalan di Jakarta banjir karena Jakarta diguyur hujan cukup deras, Minggu (18/1/2020) pagi ini. Hujan di mulai sejak pukul 05.00 WIB.

Akun Twitter @tiarapphoto membagikan video situasi banjir di Depan Kampus Atmajaya, sekira pukul 06.00, Minggu pagi. Di video itu terlihat genangan air cokelat menutupi jalan mulus beraspal.

Sejumlah petugas kepolisian mengatur lalu lintas.

"Sudirman arah cawang ditutup akibat genangan cukup parah di depan Atmajaya.

Sebelumnya, dipantau dari Twitter @TMCPoldaMetro, Jalan Jenderal Gatot Subroto di Kuningan banjir. Ketinggian sekira 20 cm. Hujan deras pun menggutur di Jakarta Barat. Sejumlah ruas jalan digenangi banjir.

"Genangan air di Jl Gatot Subroto sebelum Traffic light Kuningan, Pengguna jalan agar waspada dan hati hati," begitu informasi @TMCPoldaMetro, Minggu pagi.

Selain itu, Jalan Arjuna Selatan juga banjir. Ketinggian air sampai 30 cm. Namun masih bisa dilewati kendaraan roda 2 dan 4. Banjir juga terjadi di Pos Pengumben.

Tak hanya di kawasan Jakarta Barat, Jalan Gerbang Pemuda Senayan Jakarta Pusat juga banjir. Begitu juga Semanggi.

Banjir dengan tak begitu tinggi juga terjadi di Jalan Ciledug Raya di depan ITC Cipulir Jakarta Selatan. Namun sudah berangsur surut.

Selain itu banjir cukup tinggi menggenang di Jalan Arjuna Selatan di depan sekolahan Bina Bangsa. Tinggi banjir sampai 20 cm, namun masih bisa dilintasi kendaraan.

Banjir pun terjadi Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Banjir menyebabkan kendaraan sulit melewati jalan.


https://www.suara.com/news/2020/01/1...ending-twitter

TOA pencegah banjir harap diaktifkan wakakakakaka

 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter


Banjir Jakarta bisa di atasi dengan mudah jika Anies Baswedan Jadi Presiden
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
13-02-2020 07:37
Banjir Jakarta bisa di atasi dengan mudah jika Anies Baswedan Jadi Presiden
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
02-02-2020 08:32
Quote:Original Posted By shifu356
 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
Tampak dari kejauhan proyek revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020). Revitalisasi kawasan Monas ini dilakukan dengan menebang sebanyak 190 pohon. Nantinya, revitalisasi ini akan dibangun fasilitas publik, mulai dari lokasi upacara dan parade. Selain itu, dalam proyek revitalisasi Monas itu juga akan ada tempat duduk semi teater hingga kolam air dengan teknologi pencahayaan pada malam hari. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mempertanyakan batang Pohon Mahoni yang ditebang demi memuluskan proyek revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Kerangka Pohon Mahoni yang ditebang tersebut belum jelas keberadaannya.

Ketua Fraksi PSI  Idris Ahmad mengatakan, batang Pohon Mahoni adalah salah satu jenis pohon dengan harga jual yang mahal. Apabila batang pohon tersebut dijual maka laporan keuangann harus jelas.
“Jadi, seandainya kayu-kayu tersebut dijual, apakah uangnya masuk ke kas negara? Ada banyak hal yang masih gelap,” kata Idris saat dikonfirmasi Rabu (29/1/2020).

Baca Juga:

Masda Putri Amelia: Komitmen Partai Golkar Probolinggo Akan Terus Bersama Rakyat 
Diancam Dipolisikan, Anies Stop Revitalisasi Monas
Buntut Penggundulan Monas, Inspektorat Diminta Turun Tangan Gelar Audit


Menurut Idris, harga Pohon Mahoni di pasaran saat ini sudah mencapai 3 sampai 5 juta rupiah per meter kubik. Untuk itu hal ini mesti dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Ada beberapa jenis pohon yang tumbuh di Monas, salah satunya mahoni. Sementara itu, harga kayu cukup mahal, sekitar 3 sampai 5 juta rupiah per meter kubik,”ujarnya.
Sementara itu Dinas Kehutanan DKI yang sebenarnya paling bertanggung jawab atas penebangan pohon di kawasan Monas tak mau memberi klarifikasi sedikitpun terkait hal ini. 

Bahkan kepala Dinas Kehutanan DKI Suzi Marsitawati  yang diundang Pimpinan DPRD DKI Jakarta untuk menjelaskan hal ini pada Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) antara Pemprov DKI dan DPRD DKI yang digelar pada Selasa (28/1/2020) kemarin memilih mangkir.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi bahkan mengeluhkan sikap Suzi yang terkesan tak menghargai DPRD DKI.
“Itu Kadis Kehutanan juga enggak datang (Rapimgab) dia enggak menghargai,” kata Pras kemarin malam. 

Kemudian wartawan mencoba menghubungi kembali Suzi pada Rabu (29/1/2020) namun dia memilih bungkam. Beberapa kali dihubungi via sambungan telepon Suzi tak menjawab. Bahkan pesan singkat juga tak digubris oleh Suzi.[]





Source

https://m.akurat.co/id-982784-read-batang-pohon-mahoni-yang-ditebang-di-monas-diduga-diperjualbelikan-kadis-kehutanan-bungkam


Quote:Original Posted By daimond25
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
02-02-2020 07:58
Sudah tau banjir bisa2 menewaskan org kok malah diblang berkah,klau gempa bumi berkah juga le?🤣
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
23-01-2020 00:14
Mending mulut anis diganti bool aja. Toh sama sama ngeluarin angin emoticon-Wakaka
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
21-01-2020 16:30
dengan harga Rp 4 miliar hanya untuk membeli enam set toa. toa kaya gimana 6 set harga 4M :tepuktangan
0 0
0
Lihat 2 balasan
Memuat data ..
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
19-01-2020 17:29
Quote:Original Posted By bani.bahlool
Emang toa yang itu 4 milyar? Toa yg itu sih gak dipake untuk banjir... Gengsi mungkin...


Kayak gak tau gimana cara pikir wan aibon
Bilangnya dws tapi aslinya cuma speaker mirip di mesjid.
Bahasanya doang keren tapi kualitas abal2
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
19-01-2020 17:21
Quote:Original Posted By bani.bahlool
Gak usah mikirin anggaran pengadaan toa, itu toa bunyi gak? Itu aja dulu


Bunyilah
Lima kali sehari untuk mengingatkan bahwa banyak doa biar gak kena azab banjir
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
19-01-2020 17:18
ya kl liat cara pemprov mencegah banjir ya bakal ada jilid 3 dst
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
19-01-2020 17:14
Quote:Original Posted By daimond25
Suara Peringatan Banjir Jakarta yang Tak Pernah Terdengar
CNN Indonesia


 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter


Suara Peringatan Banjir Jakarta yang Tak Pernah Terdengar
CNN Indonesia
Jumat, 17/01/2020 10:18
Bagikan :
Suara Peringatan Banjir Jakarta yang Tak Pernah Terdengar
Toa peringatan dini bencana di wilayah Jakarta. (CNN Indonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan telah memasang pelantang suara peringatan dini banjir di sejumlah titik rawan banjir di wilayah ibu kota RI tersebut.

Kini, pengadaannya akan ditambah di sejumlah lokasi yang anggarannya masuk dalam Program Pengelolaan Risiko Bencana dengan total anggaran hingga Rp4,3 miliar.

Namun, sejumlah warga korban banjir di Jakarta mengaku tak mendengar peringatan banjir dari Toa yang dikelola langsung BPBD DKI Jakarta tersebut. Beberapa warga yang ditemui mengaku tahu kabar banjir dari sesamanya, media massa, dan media sosial.


Sahuri (66), warga RT 5 RW 7 Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku tak mendengar suara peringatan banjir yang merendam rumahnya sehari setelam malam pergantian tahun 2019 ke 2020 lalu. Kabar banjir justru ia dengar dari anaknya lewat berita di internet.

"Nggak terdengar," kata Sahuri kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/1).

Lihat juga: Peringatan Bencana DKI Rp4,3 M, Termasuk Toa Banjir Rp7 Juta
Berdasarkan pantauan, lokasi Toa peringatan dini banjir untuk warga Bidara Cina berada di Sekretariat RW 7. Lokasinya berjarak lebih dari 200 meter dari rumah Sahuri.

Pelantang suara itu dipancang dengan tiang dengan tinggi sekitar 5 meter, dan terdiri atas empat toa yang mengarah ke berbagai arah mata angin.

Warga Kelurahan Bidara Cina lain, Nur Hidayat juga mengaku tak mendengar suara pengumuman dini banjir di kelurahannya. Padahal, rumah Hidayat berada di samping Sekretariat RW 07, tempat toa itu berada.

Hidayat mengaku memang sempat mendengar suara lewat toa itu. Menurutnya, bunyinya mirip suara sirine yang dibunyikan satu sampai tiga kali sesuai peringatan level siaga prediksi banjir akan datang. Tapi, katanya, itu sudah lama.

"Suara sirine. Oooeeeeettt gitu," ujar Hidayat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/1), dengan menirukan suara sirine yang pernah ia dengar

"Saya juga nggak ngerti rusak atau gimana. Cuma emang dari tahun kemaren juga nggak bunyi. Pas banjir nggak bunyi" sambungnya.

Salah satu warga di kelurahan Bidara Cina yang rumahnya terkena banjir, TIas, mengaku tak menghiraukan apapun saat air bah merendam rumahnya tahun baru lalu. Ia juga menilai keberadaan toa untuk peringatan dini banjir juga tak efektif.

"Masa kita mau pantengin toa. Udah nggak mikirin apa-apa dah," imbuhnya.

 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter

Di tempat terpisah, Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan pun ada warga yang mengaku tak mendengar keluar bunyi peringatan dari toa yang terpasang.

Uum (49 tahun) warga Kelurahan Pengadegan mengaku sempat mendengar suara sirine dari kantor Kelurahan Pengadegan, lokasi toa peringatan banjir berada. Namun, suara yang ia dengar itu adalah saat waktu sedang diuji coba saja.

"Waktu tes denger. Waktu banjir nggak tahu," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/1).

Warga lain di Kelurahan Pengadegan Zulkarnain (42) mengaku juga tak mendengar pengumuman banjir lewat pengeras suara. Ia justru tahu kabar banjir langsung dari aparat kelurahan yang turun ke rumah warga. Hal itu menurut Zulkarnain cukup membantu.

"Lumayan. Ngebantu. Cuma kadang warga dikasih tahu sama lurah, nanti warga ngeliat kondisi kali," katanya.

Saat dikonfirmasi Lurah Pengadegan, Azhari, mengatakan toa yang dipancang di depan kantor Kelurahan Pengadegan memang dipasang belum lama, awal Desember 2019. Namun, ia tak mengetahui detail cara kerjanya.

"Terkait Early Warning System (EWS) bisa ditanyakan ke BPPD DKI," ujar Azhari lewat pesan singkat, Kamis (16/1).

Lihat juga: Isyarat Cemburu Jokowi, Meredam Anies dan Mengangkat Sandiaga
Peringatan Pelengkap

Berbeda dengan toa pada umumnya, toa ini dinamai Disaster Warning System (DWS) dan tergabung dalam sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) BPBD DKI Jakarta. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI M Ridwan menjelaskan alat DWS adalah pengeras suara berskala besar yang dapat didengar dari radius 500 meter.

Setidaknya ada empat pengeras suara yang dipasang di tiang tinggi dan terhubung dengan sistem di kantor pusat BPBD DKI Jakarta.

Selain itu DWS juga dipasang di lokasi rawan banjir. Peringatan dini yang diberikan ialah soal ketinggian muka air sungai dan perkiraan datangnya air kiriman dari hulu. Sehingga warga yang tinggal di bantaran sungai bisa mempersiapkan diri datangnya banjir.

"DWS kami gunakan untuk melengkapi info peringatan yang kami kirim melalui WAG grup camat dan lurah," kata Ridwan.

Adapun kawasan yang sudah dipasang toa pada 2019 lalu adalah:

1. Ulujami, Jakarta Selatan

2. Petogogan, Jakarta Selatan

3. Cipulir, Jakarta Selatan

4. Pengadegan, Jakarta Selatan

5. Cilandak Timur, Jakarta Selatan

6. Pejaten Timur, Jakarta Selatan

7. Rawa Buaya, Jakarta Barat

8. Kapuk, Jakarta Barat

9. Kembangan Utara, Jakarta Barat

10. Kampung Melayu, Jakarta Timur

11. Bidara Cina, Jakarta Timur

12. Cawang, Jakarta Timur

13. Cipinang Melayu, Jakarta Timur

14. Kebon Pala, Jakarta Timur

Sementara enam kawasan yang rencananya akan dipasang toa, yakni Tegal alur, Rawajati, Makasar, Jati Padang, Kedoya selatan, dan Cililitan. Kawasan ini dalam pemetaan BPBD termasuk dalam daerah rawan bencana banjir.


https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200117095009-20-466173/suara-peringatan-banjir-jakarta-yang-tak-pernah-terdengar



0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
19-01-2020 04:01
nais inpoh
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 19:31
Quote:Original Posted By pinkypatrick
kenapa gak beli sedotan trus kasih ke 7juta umat suruh sedot banjirnya


Yang kemaren demo bela anies kenapa gak disuruh nyedot ya ? emoticon-Leh Uga
profile-picture
pinkypatrick memberi reputasi
1 0
1
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 18:59
toanya masih prototipe
0 0
0
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 18:57
Pemprov DKI Jakarta telah menganggarkan Rp 4 miliar untuk membeli perangkat pengeras suara atau toa Disaster Warning System (DWS) untuk peringatan terjadinya bencana menuai polemik. Sebab, dengan harga Rp 4 miliar hanya untuk membeli enam set toa.

buset ini orang goblok kebangetan ya g punya solusi emoticon-Nohope ini mah bukan menanggulangi lagian ngapain sih pake peringatan ngeliat juga ketauan udah banjir ini mah akal2an aja buat keluar uang proyek emoticon-Nohope
bersihin got2 keruk waduk2 biar bisa nampung air berlebih emoticon-Nohope
ini orang beneran lulusan amrik sama ptn negri tenar? emoticon-Gila
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 18:01
Quote:Original Posted By diamondchest




 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter

0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 16:41
Ini masih pemanasan gaesss....

Bulan feb bakal lbh parah banjirnya...

Semoga ormas mau terjun ya....













Bunuh diri maksudnya...
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 16:38
ane ga buka trending indo jadi ga tau
hanya buka trending world wide, lebih menarik di ikuti
pake toa aja
 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
Diubah oleh MrJeffBezos
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 16:27
Quote:Original Posted By kadalgurun19
 Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter

emoticon-Sundul Up


Toa rasa privilage premium. Suarany nyaring terdengar sampai 70jt meter persegi. Orang awam tidak akan paham teknologi toa 89triliun ini emoticon-Salamanemoticon-Bingung
Diubah oleh antonisalim007
0 0
0
Jakarta Banjir Jilid 2, #BanjirJakarta2020 Jadi Trending Twitter
18-01-2020 15:02
Gile udah banjir aje
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia