News
Batal
KATEGORI
link has been copied
59
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e095595facb951d00734f4c/said-iqbal--omnibus-law--akan-hilangkan-upah-minimum-dan-pesangon
Omnibus Law bukan cara terbaik untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja. Sebaliknya, omnibus law merupakan cara terbaik untuk menghancurkan kesejahteraan para pekerja. Tidak berlebihan jika kita menyimpulkan demikian. Setidaknya setelah kita mencermati pernyataan Menteri Perekonomian dan Menteri Ketenagakerjaan terkait beberapa pasal yang akan masuk dalam omnibus law. Saya menca
Lapor Hansip
30-12-2019 08:40

Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon

Omnibus Law bukan cara terbaik untuk meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja. Sebaliknya, omnibus law merupakan cara terbaik untuk menghancurkan kesejahteraan para pekerja.

Tidak berlebihan jika kita menyimpulkan demikian. Setidaknya setelah kita mencermati pernyataan Menteri Perekonomian dan Menteri Ketenagakerjaan terkait beberapa pasal yang akan masuk dalam omnibus law.

Saya mencatat, setidaknya ada 5 (lima) hal mendasar yang disasar omnibus law. Dalam kesempatan ini, saya akan “membongkar niat tidak baik” di balik wacana penerbitan omnus law.

*Menghilangkan Upah Minimum*

Dampak terburuk yang secara langsung dirasakan buruh adalah hilangnya upah minimum. Hal ini, terlihat, dari keinginan pemerintah yang hendak menerapkan sistem upah per jam. Dengan kata lain, pekerja yang bekerja kurang dari 40 jam seminggu, maka upahnya otomatis akan di bawah upah minimum.

Belum lagi ketika pekerja sakit, menjalankan ibadah sesuai kewajiban agamanya, cuti melahirkan; maka upahnya tidak lagi dibayar karena pada saat itu diaggap tidak bekerja.

Memang, ada pernyataan yang mengatakan jika pekerja yang bekerja 40 jam seminggu akan mendapat upah seperti biasa. Sedangkan yang di bawah itu menggunakan upah per jam. Ini pun akal-akalan. Sebab dalam praktik, akan sangat mudah bagi pengusaha untuk menurunkan jam kerja, sehingga pekerja tidak lagi bekerja 40 jam.

Lagipula, penerapan yang berbeda seperti ini adalah bentuk diskriminasi terhadap upah minimum. Upah minimum adalah upah minimum; berlaku bagi semua warga negara yang bekerja sebagai jaring pengaman. Tidak ada dua istilah, misalnya upah minimum bulanan dan upah minimum per jam.

Di Undang-Undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan disebutkan, tidak boleh ada pekerja yang mendapatkan upah di bawah upah minimum. Jika itu dilakukan, sama saja dengan kejahatan. Pengusaha yang membayar upah di bawah upah minimum bisa dipidana.

Karena itu, berdasarkan uraian di atas, sangat terlihat jika pemberian upah per jam adalah mekanisme untuk menghilangkan upah minimum. Karena ke depan akan banyak perusahaan yang mempekerjakan buruhnya hanya beberapa jam dalam sehari.

*Menghilangkan Pesangon*

Menko Perekonomian menggunakan istilah baru dalam omnibus law, yakni tunjangan PHK yang besarnya mencapai 6 bulan upah.

Padahal, di dalam UU No 13 Tahun 2003; sudah diatur mengenai pemberian pesangon bagi buruh yang ter-PHK. Besarnya pesangon adalah maksimal 9 bulan, dan bisa dikalikan 2 untuk jenis PHK tertentu, sehingga bisa mendapatkan 16 bulan upah. Selain itu, mendapatkan penghargaan masa kerja maksimal 10 bulan upah, dan penggantian hak minimal 15% dari toal pesangon dan/atau penghargaan masa kerja.

Dengan kata lain, pesangon yang sudah diatur dengan baik di dalam UU 13/2003 justru akan dihilangkan dan digantikan dengan istilah baru, tunjangan PHK yang hanya 6 bulan upah. Padahal sebelumnya, buruh berhak mendapatkan hingga 36 bulan upah lebih.

Apa yang bisa kita katakan untuk menyebut kebijakan yang akan menghilangkan nilai pesangon yang tadinya bisa lebih dari 36 (tiga puluh enam) bulan upah dan digantikan dengan tunjangan PHK yang nilainya hanya 6 (enam) bulan upah? Jelas, ada niat tidak baik di sini.

*Fleksibilitas Pasar Kerja/Penggunaan Outsourcing Diperluas*

Dalam omnibus law, dikenalkan istilah fleksibilitas pasar kerja. Kita menafsirkan, istilah fleksibilitas pasar kerja adalah tidak adanya kepastian kerja dan pengangkatan karyawan tetap (PKWTT). Dalam hal ini, outsourcing dibebaskan di semua lini produksi.

Jika di UU 13/2003 outsourcing hanya dibatasi pada 5 jenis pekerjaan, nampaknya ke depan semua jenis pekerjaan bisa dioutsoursing-kan. Jika ini terjadi, masa depan buruh tidak jelas. Sudahlah hubungan kerjanya fleksibel yang artinya sangat mudah di PHK, tidak ada lagi upah minimum, dan pesangon dihapuskan.

*Lapangan Pekerjaan yang Teredia Berpotensi Diisi Tenaga Kerja Asing (TKA) Unskill*

Dalam UU 13/2003, penggunaan TKA harus memenuhi beberapa persyaratan. Antara lain, TKA hanya boleh untuk pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tertentu. TKA yang tidak memiliki keterampilan khusus (unskill workers) tidak diperbolehkan bekerja di Indonesia. Jenis pekerjaannya pun adalah pekerjaan tertentu yang membutuhkan keahlain khusus yang belum banyak dimiliki pekerja lokal, seperti akuntansi internasinoal, maintenance untuk mesin teknologi tinggi, dan ahli hukum internasional.

Selain itu, waktunya dibatasi. Dalam waktu tertentu, misalnya 3 – 5 tahun, dia harus kembali ke negaranya. Hal yang lain, setiap TKA harus didampingi oleh pekerja lokal. Tujuannya adalah, supaya terjadi transfer of job, dan transfer of knowledge, sehingga pada satu saat nanti pekerja Indonesia bisa mengerjakan pekerjaan si TKA tadi.

Namun sayangnya, dalam omnibus law ada wacana, semua persyaratan tadi dihapus. Sehingga TKA bisa bebas sebebas-bebasnya bekerja di Indonesia. Hal ini, tentu saja akan mengancam ketersediaan lapangan kerja untuk orang Indonesia. Karena pekerjaan yang mustinya bisa diempati oleh orang lokal diisi oleh TKA.

*Jaminan Sosial Terancam Hilang*

Dengan skema sebagaimana tersebut di atas, jaminan sosial pun terancam hilang. Khususnya jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Hal ini akibat dari adanya sistem kerja yang fleksibel tadi. Sebagaimana kita pahami, agar bisa mendapat jaminan pensiun dan jaminan hari tua, maka harus ada kepastian pekerjaan.

Bagaimana dengan jaminan pensiun, jika pekerja setiap tahun berpindah pekerjaaan dan hanya mendapatkan upah selama beberapa jam saja dalam sehari yang besarnya di bawah upah minimum?

Mencermati wacana omnibus law, tidak sulit bagi kita untuk menyimpulkan bahwa ini adalah bagian untuk menghilangkan kesejahteraan para pekerja. Oleh karena itu, ini bukan hanya permasalah pekerja. Tetapi juga permasalahan seluruh rakyat Indonesia.
profile-picture
profile-picture
4iinch dan sebelahblog memberi reputasi
2
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 08:42
Semakin kenceng Serikat pekerja semakin kenceng pula pemerintah dan pengusaha membalas


Yg dibutuhkan saat ini adalah tempat tinggal dan transport murah bagi para butuh serta skill berupa kursus dan pelatihan
Diubah oleh xrm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 08:45
Pilih kehilangan UMR atau kehilangan investor?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 08:59
"Uangnya ada. Kalau uang ada, tinggal kita mau kerja apa ndak, itu saja"

Kasian Z O N K
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 08:59
bisa aja sih..... upah perjam tp biaya perjam nya tinggi.... justru bisa mendapatkan kepastian upah dan jam kerja jg sih menurut saya.... skrg ini banyak karyawan yg bekerja berdasarkan loyalitas.... meskipun sudah waktunya pulang tetap saja bekerja..... tp ada jg yang plg telat krn terpaksa emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:18
yg pasti setoran ke serikat buruh bakalan terancam...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:31
giliran pabrik pake robotik semua mampus lo bal ... emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:34
suruh sakid iqbal bikin pabrik sendiri

ane g yakin dia bakal gaji buruh2nya besar

bacot memang lebih mudah daripada kerja emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:35
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Quote:Original Posted By senwret9
Kalo mau diganti pake upah per jam, jangan nanggung nirunya

Paid vacation, sick vacation, & national holiday juga dimasukin emoticon-anjing

Meskipun pekerjanya libur tetap dibayar

Mau niru negara maju kok setengah-setengah dan memberatkan sisi pekerja

JokontoI emoticon-anjing


Emang cuti tahunan nanti ga dibayar kah? Cuti melahirkan juga ga dibayar kan?


emoticon-Bingung (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:45
upah per jam...jatoh nya lebi mahal harusnya..

ane ga stuju dgn TKA di bebaskan..

sprtinya kita lg butuh duid banget..sampe kalah ama investor..

yg trbaik dah..
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:46
emoticon-Blue Guy Peaceemoticon-Hi

Quote:Original Posted By senwret9
Dulu emang dibayar (perusahaan tertentu gak semua perusahaan), tapi peraturan baru upah gaji per jam hal tersebut tidak berlaku lagi

Udah dibaca belum beritanya?

Sejauh ini baru ada berita dari serikat buruh yang khawatir paid leave tidak ada lagi.

Belum ada ane baca pernyataan pemerintah. Setau ane juga draftnya juga belum selesai.

Apakah situ sudah baca draft peraturan yg baru?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 09:53
Kalo mau hidup enak jangan jadi buruh lah...


emoticon-Cape d...
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 10:06
Yah nurutin said iqbal.
emoticon-Ngakak
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 10:08
Klo saya jadi pengusaha saya dukung aja kebijakannya, wong selama ini pakai upah minimum nuntut mulu dinaikan tiap taun, produktifitas pekerjanya kemungkinan sama aja ato malah jd menurun.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 10:11
Quote:Original Posted By senwret9
Kalo mau diganti pake upah per jam, jangan nanggung nirunya

Paid vacation, sick vacation, & national holiday juga dimasukin emoticon-anjing

Meskipun pekerjanya libur tetap dibayar

Mau niru negara maju kok setengah-setengah dan memberatkan sisi pekerja

JokontoI emoticon-anjing


Jgn kerja di perusahaan ga jelas makanya goblok. Cari perusahaan yg ngasih paid vacation. Nasbung mana paham. emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
tukangbeling7 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
1 1
0
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Said iqbal : Omnibus Law Akan Hilangkan Upah Minimum dan Pesangon
30-12-2019 10:16
Quote:Original Posted By senwret9
Ini salah contoh orang yang hidup didunia khayalan

Gue berani jamin 70% perusahaan di Indonesia itu termasuk dalam perusahaan gak jelas sesuai postingan elu

UMP dan UMK di Indonesia itu cuma omong kosong, kenyataannya dilapangan pekerja dibayar dibawah ketentuan tersebut


Ngapain lo koar2 disini. Nasbung goblok emoticon-Wkwkwk
Ga ada korelasi sama komen lu yg pertama. Tolol emoticon-Wkwkwk
0 0
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia