TS
Odleva
Suzuki Berencana Memasukkan Skutik Ini Ke Indonesia, Tapi Terkendala Hal Ini
Segmen motor matic sekarang lebih didominasi oleh dua pabrikan besar asal Jepang, yakni Honda dan juga Yamaha. Kedua pabrikan ini sangat berlomba-lomba mengeluarkan motor dengan hasil inovasi terbaru dan teknologi terkini untuk dipersembahkan ke konsumen mereka.
Ketatnya persaingan diantara keduanya, membuat kita kadang lupa jika brand motor di Indonesia yang juga turut terjun ke pasar ada juga Suzuki. Tapi terlihat jik Suzuki ini pergerakannya tebilang cukup lambat, respon mereka sering menunggu dua rival diatas jadi pioneer baru mereka ikutan terjun.

Buktinya di kelas motor matic yang notabene sekarang jadi trendsetter banyak orang, Suzuki masih belum berani tampil agresif. Di kelas entry, mereka hanya menyediakan lineup Suzuki Nex II Series dan Suzuki Address.
Sayang banget, padahal banyak orang yang menunggu jika Suzuki akan terjun ke segmen maxi. Sebab beberapa waktu lalu mereka pernah digosipkan sedang mempersiapkan maxi baru dari clan Burgman dengan kapasitas mesin 180cc. Tapi sampai saat ini proyek tersebut masih nihil, belum sedikitpun kisi-kisi atau bocoran yang terpublish kepublik.
Di luar sana sebenarnya Suzuki punya banyak lineup skutik kelas entry loh, bahkan gak kalah kerennya dengan motor-motor Jepang lainnya. Seperti Suzuki Swish 125 ini.

Populasi Suzuki Swish 125 ini sebenarnya banyak menyasar ke pasar Tiongkok dan Jepang. Sebab kita bisa lihat dari bentuknya…motor ini punya desain yang khas karakter motor Tiongkok, yakni bodi gambot dengan kaki-kaki mungil. Namun tampangnya gak jelek-jelek banget kok.
Dan ternyata Suzuki Indonesia sebenarnya tertarik untuk mendatangkan Swish 125 ke tanah air loh. Tapi sayang mereka punya kendala yang cukup berat untuk jadi pertimbangan Swish bakal masuk ke Indonesia.
Yang pertama adalah tidak mudah untuk mendatangkan motor ini karena ternyata untuk membawa Swish 125 hanya bisa didatangkan secara CBU. Kalau Suzuki coba melokalkan motor ini mungkin banyak uang yang akan mereka keluarkan untuk investasi lagi, dan konsekuensinya pun sangat besar…ditakutkan jika tidak dapat bersaing di pasaran maka Suzuki akan rugi Bandar.

Kemudian yang kedua motor ini di Jepang dijual dengan harga 40 jutaan, jika didatangkan ke Indonesia secara CBU mungkin harganya dapat ditekan sampai 20 jutaan. Nah, untuk sekelas motor 20 jutaan apalagi Suzuki, sepertinya mereka akan sulit menyaingi rivalnya seperti Lexi, Vario dan FreeGo. Karena yang kita kenal Suzuki itu selalu mematok harga lebih murah dari rival-rivalnya.
Jadi untuk saat ini belum ya…semoga aja suatu saat mereka bakal mempertimbangkan lagi.
Referensi : iwanbanaran.com(14/12/2019).
Ketatnya persaingan diantara keduanya, membuat kita kadang lupa jika brand motor di Indonesia yang juga turut terjun ke pasar ada juga Suzuki. Tapi terlihat jik Suzuki ini pergerakannya tebilang cukup lambat, respon mereka sering menunggu dua rival diatas jadi pioneer baru mereka ikutan terjun.

Buktinya di kelas motor matic yang notabene sekarang jadi trendsetter banyak orang, Suzuki masih belum berani tampil agresif. Di kelas entry, mereka hanya menyediakan lineup Suzuki Nex II Series dan Suzuki Address.
Sayang banget, padahal banyak orang yang menunggu jika Suzuki akan terjun ke segmen maxi. Sebab beberapa waktu lalu mereka pernah digosipkan sedang mempersiapkan maxi baru dari clan Burgman dengan kapasitas mesin 180cc. Tapi sampai saat ini proyek tersebut masih nihil, belum sedikitpun kisi-kisi atau bocoran yang terpublish kepublik.
Di luar sana sebenarnya Suzuki punya banyak lineup skutik kelas entry loh, bahkan gak kalah kerennya dengan motor-motor Jepang lainnya. Seperti Suzuki Swish 125 ini.

Populasi Suzuki Swish 125 ini sebenarnya banyak menyasar ke pasar Tiongkok dan Jepang. Sebab kita bisa lihat dari bentuknya…motor ini punya desain yang khas karakter motor Tiongkok, yakni bodi gambot dengan kaki-kaki mungil. Namun tampangnya gak jelek-jelek banget kok.
Dan ternyata Suzuki Indonesia sebenarnya tertarik untuk mendatangkan Swish 125 ke tanah air loh. Tapi sayang mereka punya kendala yang cukup berat untuk jadi pertimbangan Swish bakal masuk ke Indonesia.
Yang pertama adalah tidak mudah untuk mendatangkan motor ini karena ternyata untuk membawa Swish 125 hanya bisa didatangkan secara CBU. Kalau Suzuki coba melokalkan motor ini mungkin banyak uang yang akan mereka keluarkan untuk investasi lagi, dan konsekuensinya pun sangat besar…ditakutkan jika tidak dapat bersaing di pasaran maka Suzuki akan rugi Bandar.

Kemudian yang kedua motor ini di Jepang dijual dengan harga 40 jutaan, jika didatangkan ke Indonesia secara CBU mungkin harganya dapat ditekan sampai 20 jutaan. Nah, untuk sekelas motor 20 jutaan apalagi Suzuki, sepertinya mereka akan sulit menyaingi rivalnya seperti Lexi, Vario dan FreeGo. Karena yang kita kenal Suzuki itu selalu mematok harga lebih murah dari rival-rivalnya.
Jadi untuk saat ini belum ya…semoga aja suatu saat mereka bakal mempertimbangkan lagi.
Referensi : iwanbanaran.com(14/12/2019).
0
411
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Otomotif
28.5KThread•24.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya