Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
2
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd8b3d58012ae4d6d3c74ae/mengurus-imunisasi-anak-memang-gampang-gampang-susah
“dok, anak saya berusia 4 tahun. saat bayi, si kecil sudah mendapat imunisasi lengkap. Mulai dari imunisasi BCG, hepatitis, hingga cacar. Di usia sekarang, apakah buah hati saya itu perlu diimunisai lagi? Kalau iya, imunisasi apa lagi?” Mengurus imunisasi anak memang gampang gampang susah. Gampang karena imunisasi sudah menjadi program pemerintah. Di sentra sentra kesehatan hingga posyandu bis
Lapor Hansip
23-11-2019 11:21

Mengurus Imunisasi Anak memang Gampang Gampang Susah

icon-verified-thread
“dok, anak saya berusia 4 tahun. saat bayi, si kecil sudah mendapat imunisasi lengkap. Mulai dari imunisasi BCG, hepatitis, hingga cacar. Di usia sekarang, apakah buah hati saya itu perlu diimunisai lagi? Kalau iya, imunisasi apa lagi?”

Mengurus imunisasi anak memang gampang gampang susah. Gampang karena imunisasi sudah menjadi program pemerintah. Di sentra sentra kesehatan hingga posyandu bisa ditemui dengan mudah layanan satu ini. Hanya saja, banyak jenis imunisasi dan frekuensi yang mesti diberikan, kadang membuat ibu bingung saat ingin mengimunisasi anaknya. Apa yang ditanyakan di atas bisa jadi mewakili banyak ibu lain yang mengalami persoalan serupa.

Mengurus Imunisasi Anak memang Gampang Gampang Susah

Imunisasi adalah suatu proses untuk membuat sistem pertahanan tubuh kebal terhadap invasi mikroorganisme (bakteri dan virus) yang dapat menyebabkan infeksi sebelum mikroorganisme tersebut memiliki kesempatan menyerang tubuh kita. Dengan imunisasi, tubuh anak akan terlindung dari infeksi. Karena itu, imunisasi sangat dianjurkan diberikan pada bayi.

Sayangnya, banyak ibu beranggapan bahwa setelah berusia 1 tahun, anak sudah bebas dari ancaman penyakit sehingga tak perlu lagi diimunisasi. Padahal, ada beberapa jenis vaksin yang harus diulang saat si kecil berusia balita. Kalau tidak, bisa jadi antibodi dalam tubuh akan habis atau berkurang, sehingga kemungkinan anak terserang penyakit akan lebih besar. Imunisasi perlu diulang karena antibodi itu bisa menurun. Untuk meningkatkannya perlu imunisasi.

Lebih jelasnya, seorang anak biasanya mendapatkan suntikan pertama sebelum berumur 2 bulan dan kemudian mendapat 4 atau lebih suntikan berikutnya sebelum berusia 2 tahun. Beberapa vaksinasi harus dilakukan suntikan ulang pada tahun—tahun berikutnya hingga anak belajar di sekolah dasar. Suntikan tambahan tersebut berfungsi sebagai penguat (booster).

Imunisasi yang penting diberikan untuk anak adalah imunisasi dasar, meliputi BCG (bakteri Calmette-Guerin), hepatitis B, campak, DTP, dan polio. Sementara imunisasi lainnya bersifat dianjurkan, yaitu imunisasi HiB, MMR (campak, rubella,gondong), tifoid, dan cacar air.

Pemberian vaksinasi dapat dilakukan sekali saja untuk satu penyakit, tetapi dapat pula berulang kali dalam jangka waktu tertentu untuk menjaga kadar antibodi minimal dalam tubuh agar dapat melawan kuman yang masuk. Dari kelima yaksin dasar di atas, ada dua vaksin yang mesti diulang di usia 5 tahun. Yakni imunisasi polio dan DTP.

Mengurus Imunisasi Anak memang Gampang Gampang Susah

Imunisasi ini berguna untuk mencegah si kecil terkena penyakit dipteri, tetanus, dan pertusis (batuk rejan). Pemberiannya biasanya dilakukan sebanyak 3 kali untuk imunisasi primer yaitu pada bayi usia 2, 4 dan 6 bulan. Kemudian diulang pada usia 18 bulan, 5 tahun, dan 12 tahun. vaksin ini akan memberikan kekebalan seumur hidup. Sementara imunisasi pertama diberikan sejak kunjungan pertama dan mesti diulang setelah Polio 3 karena antibodinya akan turun setelah setahun. Yakni pada usia 18 bulan dan 5 tahun.

Meski pada dasarnya imunisasi ulangan adalah prosedur yang aman, akan lebih aman lagi bila orang tua tetap mencermati kondisi anak sebelum diimunisasi. Misalnya, memberitahukan kepada dokter kondisi kesehatan anak sebelum diimunisasi. Misalnya, jika anak sebelumnya pernah mengalami reaksi serius terhadap suatu vaksin atau antibiotik tertentu, yang mengakibatkan demam hingga 40,5 derajat C atau lebih tinggi, kejang kejang, lemah lunglai, syok, mengi, atau kesulitan bernafas. Atau jika anak pernah mengalami reaksi alergi serius terhadap suatu zat.

Intinya, si kecil harus dalam kondisi sehat sebelum diimunisasi agar antibodinya bekerja. Imunisasi adalah pemberian virus, bakteri, atau bagian dari bakteri ke dalam tubuh untuk membentuk antibodi (kekebalan). Jika anak sakit dimasuki kuman atau virus lain dalam vaksin, maka kerja tubuh menjadi berat dan kekebalannya tidak tinggi.

Tak kalah penting, orang tua sebaiknya tak langsung pulang setelah anaknya diimunisasi. Sebaiknya menunggu selama 15 menit sesudahnya, agar bila terjadi suatu reaksi yang tak diinginkan bisa segera ditangani oleh dokter. Reaksi pemberian imunisasi yang serius misalnya anak sulit bernafas, mengi, bentol bentol, pucat, lemah, rewel, pingsan, atau degup jantung tak teratur. Namun jika sekadar menimbulkan rasa sakit dan kemerahan di daerah suntikan, hal ini normal usai imunisasi DTP dan tidak berbahaya.

Mengurus Imunisasi Anak memang Gampang Gampang Susah





0
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Mengurus Imunisasi Anak memang Gampang Gampang Susah
25-11-2019 21:15
imunisasi anak sbenernya gampang asal si ortu disiplin sm jadwal yg diberikan oleh dokter ato petugas kesehatan. Kalopun ga, masih bisa dikejar yaa jadwalnya. Yg berat mngkn budgetnya especially utk imunisasi tambahan yg notabene belum disubsidi oleh pemerintah. anak saya sendiri 4.5th sudah lengkap semua imunisasinya thanks to perusahaan pak suami yg menjamin 100% biaya kesehatan rawat jalan karyawannya. kalo ga mungkin saya mikir2 jg krn imunisasi tambahan mahal2 apalagi pcv yg smpe 4x ya... saking saya ada budget gratis td, saya jg milih buat imunisasi kombo dpt hib ipv yg tdk buat demam sm dokter anak krn takut anak demam emoticon-Big Grin kalo ga mgkn di puskes aja cukup emoticon-Big Grin
Diubah oleh daisy90
0 0
0
Mengurus Imunisasi Anak memang Gampang Gampang Susah
09-05-2020 12:28
Menghabiskan waktu di rumah akan lebih memudahkan Anda untuk mengonsumsi makanan sehat. Sistem imun yang sehat juga akan memerlukan nutrisi dari makanan bernutrisi.
Ada banyak nutrisi yang penting untuk tubuh, mulai dari vitamin, mineral, hingga molekul antioksidan. Mudahnya, buatlah meja makan Anda berwarna dengan buah dan sayuran, seperti alpukat, buah-buahan beri, wortel, tomat, hingga jeruk yang mudah dicari.
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia