Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
23
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dcd76b9c8208451442ac94e/kala-di-malam-pergantian-tahun-part-3---dan-dia-muncul-true-story
Lalu Tretok tretok Kamipun kaget Suara keras itu jelas terdengar Dari luar Ada yang melempar batu dijendela tengah saat kami sedang lemas-lemasnya mendengar cerita yang adhi alami
Lapor Hansip
14-11-2019 22:46

Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)

Past Hot Thread
Part 3
Kala di Malam Pergantian Tahun

Dan Dia Muncul


Selamat Malam Jumat Agan sista semua, semoga malam ini masih Indah seperti malam-malam lainnya

Saya akan lanjutkan cerita ini seperti yang sudah saya janjikan ya genks, wal ini bakal jadi part terakhir untuk cerita ini, dan setelah ini saya akan bercerita kembali dibeda judul emoticon-Big Grin (mungkin bakal jadi ceeita yang lumayan panjang ahhaha bisa jadi), so stay tune terus ya genks

Langsung aja

Cek in di Toko

Eh

Cek This Out




Quote:
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
Quote:Lalu

Tretok tretok

Kamipun kaget

Suara keras itu jelas terdengar

Dari luar

Ada yang melempar batu dijendela tengah saat kami sedang lemas-lemasnya mendengar cerita yang adhi alami

Kami semakin kicep, hening, diem

Kami saling menatap

Juga

Kami secara bersamaan menengok jendela itu

Tak ada siapapun diluar

Kosong

Hanya hujan lebat yang terlihat oleh mata

Bingung melihat apa yang terjadi

Siapa?

Hanya itu yang terlintas difikiran kami,
Siapa yang ditengah malam bahkan sudah pagi ini melempari kami dijendela ditengah hujan yang lebat?



Kami akhirnya terbagi menjadi dua, 3 dikamar dan 3 lagi dikamar tengah.

Saya dan Tyo sudah lemas akan kejadian demi kejadian yang satu persatu kami alami mulai mencoba untuk memejamkan mata

Lelah letih yang sudah meradang membuatku merasakan hawa nikmat saat meluruskan kaki dan membaringkan tubuh, walaupun SUMUK (gerah) masih menguasai atmosfir ruangan ini, saya serasa tak terganggu oleh itu, hanya nyaman yang kala itu kurasa, membuatku mulai sedikit demi sedikit terpejam.

Lelap

Dan kantuk ini terobati

Dalam gelapnya

Saya mulai terhipnotis oleh suasana ini

Dan

Tidur
(saya mulai tak mengingat apa-apa setelah tidur ini)

***

Kita beralih ke ruang tengah, dimana Iwan, Adhi dan Tri juga sedang mencoba untuk beristirahat, setelah teror yang terjadi bertubi-tubi menyerang mental mereka, akhirnya mereka juga menampakan gelagat trauma alias Takut akan Teror tersebut.

Dibuktikan dengan apa yang mereka perbuat saat itu, ok saya akan jelaskan apa yang mereka lakukan saat saya dan Tyo memutuskan tidur dikamar dan mereka masih stay diruang tengah

Saking takutnya, mereka mulai berebutan bantal guling yang cuma ada satu itu , dan entah siapa yang memenangkan lomba perebutan bantal guling itu ahahhaha, dilanjutkan dengan acara utama yaitu tidur, Mereka yang awalnya punya teritorial sendiri untuk bersemayam dalam tidurnya, mulai beralih menjadi sekutu dan menyatukan wilayah emoticon-Big Grin

Dengan perjanjian damai, mereka sepakat untuk tidur disatu teritori didepan leptopku yang sudah Wafat emoticon-Frown
Saling berdempetan dengan mesranya untuk saling berjaga emoticon-Big Grin.

Adhi berada ditengah karna masih trauma dengan apa yang ia lihat, dengan persetujuan Tri dan Iwan, sedangkan Iwan berada disamping Kiri membawa amunisi toples engkong guan yang siap dilempar jika terjadi hal yang mengejutkan, berbeda dengan si Tri yang berada disamping kanan, ia tak membawa apa-apa hanya saja ia siap siaga mengepalkan kedua tangannya sambil menyilangkan kedua tangannya jika ada Mr.Pochi itu datang mendekat ataupun Mbak Khunti yang juga menyusup masuk akan langsung ia hujamkan bogem mentahnya (serasa paling brani tapi belum tentu ia begitu genks, ia begitu karna saking parnonya hahaha)

Well begitulah keadaan kami didua tempat yang berbeda itu, walaupun hanya dipisahkan oleh tembok, kami mengalami kejadian yang berbeda pula seperti yang akan saya ceritakan malam ini genks.

Ok genks, saatnya kembali ke kamar, dimana ada Saya dan Tyo yang sudah mulai nyaman terpejam

Namun

Lelap itu

Tak bertahan lama

Kami serasa kembali

Sekali lagi

Terganggu

Berat

Seola-olah saya sedang ditiban oleh beban yang amat berat

Sesak

Membuatku susah untuk menghela nafas

Tapi

Saat saya melihat sekitaran, hanya gelap yang terlihat oleh mata ini, yang bisa saya lakukan hanya terfokus dengan satu titik tengah yang terlihat lebih jelas daripada sekitarnya

Namun

Saya tak bisa menggerakkan badan ini

Kaku

Saya mencoba untuk menengok untuk bergerak

Nihil

Saya tetap tak bisa untuk sedikit saja menggerakkan tubuhku ini

Dan

Saya mulai menyadari

Saya ketindihan

Saya mulai berseru

Memanggil Tyo

Tapi

Tak ada respon

Membuatku meronta mencoba untuk menggerakan tubuh ini

Namun sia-sia

Hingga akhirnya

Saya melihat

Diatas tubuh saya

Ada sosok Wanita dengan baju panjang lusuh duduk membelakangiku, tak beranjak dari tubuhku dan terus duduk disitu

Deru aliran darah serasa memanas dan meningkat, keringat mulai mengucur

Saya benar-benar ketakutan, segala upaya sudah saya lakukan, tapi sia-sia
Saya masih terbujur kaku hanya bisa melihat dan berteriak, walaupun anehnya

Tak ada yang mendengar!!!!????

Dia masih duduk diatas tubuhku

Lalu

Keanehan kembali terjadi

Ia

Yang masih duduk diatasku dan membelakangiku

Mulai menengok

Sambil tersenyum lebar

Tapi

Kepalanya yang menoleh

Dan berputar

Tanpa diikuti oleh leher nya untuk menoleh (kalian semua kalo diposisiku bakal kaya apa genks emoticon-Frown)

Saya hanya berdoa dan terus berdoa agar bisa kembali ke alam dunia, secara saya sadar bila ketindihan ini bukanlah dialam mimpi ataupun alam dunia

Tak lama dari setelah saya Panjatkan doa demi doa, ia pun melompat

dan

Hilang

Dan anehnya lagi
Seketika saya langsung bisa terbangun

Nafas ini terengah-engah, dan saya langsung membangunkan Tyo

Aku : "Tong.. tong, bangun tong!! Oi bangun"
(saya memanggilnya sembari menggoyang-goyangkan tubuhnya)

Namun tak ada respon, saya kembali menggoyang-goyangkan badannya agar dia bangun, sampai-sampai saya teriaki ditelinganya ia masih saja terjaga

Tapi ada sedikit keanehan dari tidurnya, ia benar-benar kaku, tak seperti orang normal tidur yang pastinya tak akan sekaku itu, seperti mayat namun tak pucat

Saya semakin kalut melihat tyo seperti itu

Hingga

Saya mencoba sekali lagi untuk meneriaki kupingnya dan menggerak-gerakan badannya

Aku : "Tong, lu kenapa oi, Bangun cok oi!!!!"

dan akhirnya

Tyo : "huaaaaaa"

Aku : "lu kenapa tong? Anjir bikin takut aja lu"

Tyo : "kaga bang(sambil ngos-ngosan ia kembali menjawabku) tapi.. Thanks bang uda bangunin Gue, anjir Gue itu dari tadi neriakin elu tapi lu ngga denger Gue, Gue ketindihan anjir"

Aku : "lhah Gue Juga!!!!"

Tyo : "wah parah ini, lu ketindihan juga bang?"

Aku : "iya, Gue juga teriak-teriak dari tadi manggil elu biar elu pegang Gue, kalo lu pegang kan Gue bisa gerak
(kata orang, kalo kita ketindihan, cara paling ampuh ya dipegang orang atau nyoba gerakin salah satu bagian tubuh, Saya sempet cerita ini di Judul-judul sebelumnya genks ahahahahah buat pengingat aja yak emoticon-Big Grin) Gue didudukin mbak Kunt**, dan Gue ngga bisa gerak, sumpah berat banget rasanya kaya minggul beban berton-ton"


Tyo : Anj***, Bangs**, Bangk* Gue juga sama bang kaya elu percis, itu Kunthi juga dudukin Gue dan Tau-tau

NENGOK "Kepalanya doank"
(serentak Saya dan Tyo berucap hal sama)

Aku : "lha kok bisa samaan parah ini uda ngga beres"

Tak lama dari kami yang baru siuman dari kekangan Mba.kunthi ini, kami kembali merasakan keanehan

Hawa yang sedari tadi SUMUK berubah menjadi dingin, seolah-olah kembali normal, ruangan ini tak lagi SUMUK dan mengikuti suhu ruang yang seharusnya sedari tadi diguyur hujan pastinya akan dingin

Belum selesai kami merasakan keanehan ruangan ini

Lagi-lagi

Kami merasakan ada orang lain selain kami bertiga diruangan ini

Membuat kami sigap dan menoleh ke satu sudut

Ia berada dibalik lemari

Mengintip

Dan benar, ia untuk kesekian kalinya

Muncul

Sosok itu

Sesosok Wanita berbaju putih bersih berambut panjang sampai ke lantai ini

Kembali eksis mengintip kami dari balik lemari

Kami berdua melongo

Merinding mulai menyerang disekujur tubuh ini

Bulu kuduk ini berdiri

Pori-pori kamipun mulai membesar seolah menyadari akan adanya ancaman didepan mata

Dan

Belum selesai kami terkaget oleh sosok dibalik lemari ini

Ia

Mulai memperlihatkan diri

Ia mulai Bergerak


Hiii.. Hiiii.. Hiiiii

Tapi

Gerakan nya benar-benar membuat kami berdua tercengang

Ia tidak berjalan ataupun melayang

Namun

Ia Merayap

Melalui lemari menuju tembok menuju atap tembok alias plafon ke arah kami

Sampai akhirnya

Ia berada tepat diatas kami

Menggantung didekat lampu kamar

Dan kamipun langsung mengambil ancang-ancang

Huaaaaaaaa

Kami berlari sejadi-jadinya

Menuju ruang tengah

Mereka yang sedang berdempetan sambil merem melek sontak terkaget dengan tingkah kami yang lari terbirit-birit

Iwan : "Kenapa lagi kalian oi?"

Adhi : "kaga jadi tidur ini kalo gini maennya, uda ngga lucu nih kalian"

Aku : "Danc*k, siapa juga yang bercanda bangk*, itu mba Kunthinya dateng lagi anjir"

Tri :"Serius mas? Uda pagi lho ini mas? Uda jam 2 lebih, jangan bercandalah mas, mending tidur aja"

Tyo : "Terserah deh lu pada mau ngetawain lagi juga, Gue juga liat bukan cuma dia doank yang liat"

Aku : "Uda kaya cicak apa spiderman itu bisa ngerayap ditembok, masi ngga percaya, lu coba aja tidur disono"

setelah perdebatan sengit kami antara kubu kamar tengah dengan kamar tidur,
Seketika suasana kembali hening, keadaan yang kami rasakan didalam kamarpun juga mulai beranjak ke kamar tengah yang tadinya SUMUK berubah menjadi dingin, bahkan dinginya bisa mengalahkan AC dengan suhu 16°C

brrrrrr dingin merasuk ke sekujur tubuh, bukan lagi merinding atau pori-pori kami yang membesar karna takut, tapi kami menggigil karna dingin yang lambat laun menyerang ini

Tri : "kok lama-lama jadi dingin gini ya, padahal dari tadi hawanya gerah"

Adhi : "lu liat aja diluar masih ujan noh, bisa aja gegara ujan ngga abis-abis"

Tyo : "sedingin-dinginnya tempet pas ujan, ngga bakal sedingin ini anjir, uda ngga normal ini"

Iwan : "iya nih, ngga mungkinlah dari tadi hawanya panas gerah kok tiba-tiba langsung dingin drastis, aneh lah ini"

Aku : "masih belom percaya juga lu lu pada, kalo uda begini aja baru ngeh kan"

Sontak kami langsung mencari-cari sarung dan kain selimut yang bisa kami temukan

***

Skiiiiiiip sebentar yak hahhaha

Setengah jam berlalu dari setelah kejadian itu, jam menunjukan sekitar jam 3 lewat, kami semua yang menggigil kedinginan berkumpul mendekam dalam sarung dan selimut yang hanya ada satu yang juga akhirnya dijadikan rebutan karna dingin yang tak kunjung pergi

Adhi : "ini kok bisa jadi sedingin ini sih, AC aja kalah ini"

Aku : "iya ini uda abnormal uda, ngga kuat Gue njir bbbrrrrrr, kalopun karna embun pagi yang sudah mulai turun, ngga mungkin juga bakal sedingin ini"

Tyo : "mending kita keluar deh dipelataran, ujan juga uda ngga deres-deres banget biar ngga jadi es batu kita"

Iwan : "bener tuh, mending coba kita keluar deh"

Kami putuskan untuk keluar kosan dan menuju pelataran, ada bangku dari bambu dan juga satu kursi yang kami jadinya dudukan nyaman sebagai alas kami selama diluar, maklum genks masih diguyur hujan lantai pasti basah emoticon-Big Grin

Seperti menemukan kebebasan, kami merasa udara diluar lebih wajar daripada didalam, walaupun dingin yang bercampur dengan satup-sayup terpaan angin kecil, tapi kami sepakat itu masih lebi normal daripada keadaan didalam yang dinginnya diluar nalar

Aneh memang

Rintik hujan masih mewarnai hiasan langit dengan mendung yang juga tak kunjung pudar, walaupun tak sederas sebelumnya dan hanya menyisakan gerimis manja yang tak mau beralih dari kami, kami masih suntuk yang sedikit terbayar oleh udara segar dari dinginnya pagi

Hingga

Untuk kesekian kalinya

Suasana yang sedari tadi campuraduk oleh suntuk dan nyaman, berubah kembali menjadi was was

"Kresek kresek"

Sek sek sek

Sek Sek Sek

Rumpun bambu yang berada didepan kosan bergoyang

Gerakannya pun tak wajar

seolah ada yang menggerakkan

padahal sudah mulai tidak ada angin yang datang, kalaupun dari angin takkan secepat atau seribut itu gerakannya

Hingga

Iwan : "genks, coba liat tu pohon bambu kok gerak-gerak ya"

Adhi : "lho iya ya, aneh e"

Tyo : "bang, lu liat apa yang Gue liat kaga?"

Aku :"serius, masak pindah kesitu?"

Iwan : "kalian ngomong apa si?"

Tyo : "itu ada mba kunthi disitu anjir"

Aku : "Iya kamvret, ayo masuk aja"

Adhi : "mana ada, itu cuma pohon bambu gerak gerak sendiri, ngga ada mbak2 kunthinya"


Aku : "anjir ngga percaya, Gue ama Tyo liat itu dia disituuuuuu As* danc*k"

Tri : "serius mas, aku ngga liat apa-apa lho ini"


Aku : "Seriusssssss"

Iwan : "ngga ada paaaaaak"

Tyo : "adaaaa anjiiiiiir"

Adhi : "mana? ngga adaaaaa"

Kami adu mulut melihat kejadian didepan mata ini yang masih membuat kami ada yang kebingungan ada pula yang ketakutan

Yaps, pasti kalian bingung kan genks emoticon-Big Grin

inilah yang kami alami

Dari setelah kami keluar dan duduk, Tri, Iwan dan adhi setelahnya melihat rumpun bambu itu bergerak-gerak sendiri secara tak wajar, lalu saya dan tyo melihat ada mbak kunthi terbang dari dalam kamar tidur menembus tembok melewati jendela lalu melayang menuju ke arah rumpun bambu, dan akhirnya rumpun bambu itu dimainkan olehnya

Ia tertawa

"Hiii..hiiii..hiiii

Seolah menertawakan kami yang sedang kebingungan bercampur dengan Takut

Merinding kembali menyerang kami

Membuat kami semakin miris masuk dalam mental yang serasa dipermainkan

Entah apa yang kami perbuat hingga kami sampai diteror dari malam sampai menjelang pagi ini, apakah karna kegaduhan yang kami sebabkan hingga akhirnya sang penghuni merasa terusik dan mengganggu kami

Akhirnya

kami putuskan untuk kembali masuk ke ruang tengah, kami berempat mendekam didalam ruangan itu sambil tercengang memikirkan apa yang terjadi sedari tadi sampe terakhir yang baru saja terjadi

Dan keanehan kembali terjadi

Entah ada angin apa, ruangan seperti normal kembali, tak begitu dingin juga tak begitu panas.

Hangat

Kami begadang menunggu pagi tiba, sudah tak ada lagi yang terpikirkan oleh kami berempat yang sedari tadi dihujani teror

Kami kembali menghabiskan waktu dengan bercerita mistis dalam ketakutan

iya

Kalian tidak salah baca genks emoticon-Big Grin

cerita mistis horor malah menjadi pembahasan kami yang sudah tak bisa lagi untuk memejamkan mata, seakan akan dengan kami bercerita tentang hal itu, akan membuat kami kebal akan ketakutan yang sedari tadi menjangkit kami berempat, agar kami tetap waras juga tetap sehat menghadapi pagi yang tak kunjung datang

Hingga akhirnya

Allahu akbar.. Allahu akbar

Seruan itu mulai terdengar

Menandakan Adzan subuh telah berkumandang

Dan anehnya

Entah kenapa

Hujanpun mulai mereda

Keadaan seolah-olah berubah

Dari yang tadinya mencekam berubah menjadi Aman nyaman

Tak ada lagi ketakutan yang dari tadi menggerogoti kami

Hilang seketika

Dan kami memutuskan untuk sholat berjamaah

Setelah kami sholat subuh berjamaah, Iwan dan Tri memutuskan untuk tancap gas pulang saat itu juga.


Si Valdy, hanya keheranan pas lihat kami pada ngacir pulang

Valdy : lho kok pada mau cabut ?

Aku : Lu si molor aja uda kaya mayat ngga bangun-bangun


Tyo : lu ngga bakal ngarti dah tadi malem kita kena teror abis-abisan


Valdy : teror apaan? Ah Gue ngga kenapa-kenapa tuh


Adhi : ya iyalah bambang, lu kan yang punya kosan, Gue diliatin Mr.Pochi dikamar mandi elu yang bikin kita ketakutan semalem suntuk anjir

Valdy : halah pada Halu itu, Gue baru aja boker didalem ngga ada apa-apa ahahha


"Ye dibilangin lu yang punya kosan kaga ngarti"
Sontak kami kompak berkata hal yang sama

Saya dan Tyo juga memutuskan untuk pulang ke kontrakan masing2, si adhi juga sama, berhubung kosan dia dekat, ia hanya sempoyongan jalan kaki menuju kosannya.

Setelah kejadian itu, kami jadi jarang ngumpul kembali dikosan valdy, entah kapok atau apa, tapi itulah yang nyata ada terjadi, tapi jadi ada penghuni tetap setelah kami yaitu topik dan Dwi yang sering menemani Valdy dikosan

Kejadian itu akan jadi cerita yang membekas sampai kini

SEKIAN




Oke genks, sekian dulu cerita ini saya akhiri, saya InsyaAllah akan update kembali maljum depan emoticon-Big Grin

Akhir kata saya Vikron
See Next Time

Dan satu lagi

Salam telo dari saya, karna telo selalu enak saat hangat dan mengenyangkan pula, seperti salam telo ini, salam hangat dan bersahabat

Salam Telo
emoticon-2 Jempolemoticon-Ngakakemoticon-Malu




Diubah oleh vikron
profile-picture
profile-picture
profile-picture
asepdeni343 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Halaman 1 dari 2
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 14:11
Ini kenapa cerinya di pisah-pisah?
Nggak 1 tritt aja?

*request bata
profile-picture
aliensia memberi reputasi
0 1
-1
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 15:31
Kalo bikin cerita dan berlanjutan mending dijadiin 1 thread saja, lanjut di komen updatenya.
Diubah oleh aliensia
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 16:10
makin serem aja nih lama2 bang vikemoticon-Takut
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 17:48
maaaak lanjut bang
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 23:05
Quote:Original Posted By Dejavu15
Ini kenapa cerinya di pisah-pisah?
Nggak 1 tritt aja?

*request bata


Uda ada gan coba cek link utk part 1 nya, itu nyatu ko emoticon-2 Jempol
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 23:06
Quote:Original Posted By aliensia
Kalo bikin cerita dan berlanjutan mending dijadiin 1 thread saja, lanjut di komen updatenya.


Iya gans, uda ada yang disatuin juga emoticon-2 Jempol cek part 1 nya aja gans emoticon-2 Jempol
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 23:07
Quote:Original Posted By adorazoelev
makin serem aja nih lama2 bang vikemoticon-Takut


Thanks sist emoticon-Malu BTW namanya siapa sist hehe emoticon-Cape d...
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 23:08
Quote:Original Posted By pardjono
maaaak lanjut bang


Siap bang, thanks emoticon-2 Jempol
profile-picture
adorazoelev memberi reputasi
1 0
1
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 23:24
Quote:Original Posted By vikron
Thanks sist emoticon-Malu BTW namanya siapa sist hehe emoticon-Cape d...

Siapa ya? Cek aja profil gue bangemoticon-Malu
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
16-11-2019 23:26
Ada lagi thread cerita bersambung tapi terpisah-pisah ???
Herannya kok bisa HT ya?? emoticon-Bingung
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
17-11-2019 13:23
maantep ceritanya bikin seneng juga bacanya ga bosen hehehe semoga ada cerita menarik lainnya ya gan
salam anget dari newbie emoticon-Smilieemoticon-Wowcantik
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
17-11-2019 13:41
Quote:Original Posted By 4562525
maantep ceritanya bikin seneng juga bacanya ga bosen hehehe semoga ada cerita menarik lainnya ya gan
salam anget dari newbie emoticon-Smilieemoticon-Wowcantik


Siap gan, thanks atas impresinya emoticon-Jempolemoticon-2 Jempol
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
17-11-2019 13:44
Quote:Original Posted By g.gowang
Ada lagi thread cerita bersambung tapi terpisah-pisah ???
Herannya kok bisa HT ya?? emoticon-Bingung


Hmmm maklum gan masi newbie baru maen kaskus agustus lalu emoticon-Mewek
Kalo masi banyak salah ya mohon dimaafkan, tapi InsyaAllah untuk trid yang bersambung ini uda ada kok yang nyatunya di part 1, monggo dibaca aja ya gan dari tiap judul di part 1 nya pasti saya kasi lanjutanya di page berikutnya, buat yang diluar part 1 memang saya upload lagi emoticon-Jempol

Salam telo gan emoticon-Jempol
profile-picture
g.gowang memberi reputasi
1 0
1
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
17-11-2019 17:52
Quote:Original Posted By vikron
Hmmm maklum gan masi newbie baru maen kaskus agustus lalu emoticon-Mewek
Kalo masi banyak salah ya mohon dimaafkan, tapi InsyaAllah untuk trid yang bersambung ini uda ada kok yang nyatunya di part 1, monggo dibaca aja ya gan dari tiap judul di part 1 nya pasti saya kasi lanjutanya di page berikutnya, buat yang diluar part 1 memang saya upload lagi emoticon-Jempol

Salam telo gan emoticon-Jempol


Oke sip mas, gak apa2 kok.emoticon-Shakehand2
Cuss ke thread satunya,
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
17-11-2019 20:55
Quote:Original Posted By g.gowang
Oke sip mas, gak apa2 kok.emoticon-Shakehand2
Cuss ke thread satunya,


Ok gans
emoticon-Shakehand2emoticon-2 Jempol
Thanks buat masukannya gan
emoticon-Mewek
BTW kalo soal HT saya juga ngga paham gans itu systemnya gmana ahahaha but alhamdulillah kalo masi HT terus emoticon-Malu
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
18-11-2019 11:08
ceritanya asik dan menarik
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
18-11-2019 12:15
malam pergantian tahun jombs, terus mantan nge chat minta ditemenin malem tahun baruan. kalian bakal jawab "iya/tidak?"
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
18-11-2019 20:53
Quote:Original Posted By naftalena007
ceritanya asik dan menarik


Thanks gans emoticon-Maluemoticon-Wow
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
18-11-2019 20:54
Quote:Original Posted By r.maulana.m
malam pergantian tahun jombs, terus mantan nge chat minta ditemenin malem tahun baruan. kalian bakal jawab "iya/tidak?"


Nooooo emoticon-Wakaka
0 0
0
Kala di MALAM Pergantian Tahun Part 3 - Dan Dia Muncul (True STORY)
18-11-2019 23:55
Quote:Original Posted By r.maulana.m
malam pergantian tahun jombs, terus mantan nge chat minta ditemenin malem tahun baruan. kalian bakal jawab "iya/tidak?"


Ya iyalah, pasti hot
0 0
0
Halaman 1 dari 2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
black-eye-cp3
Stories from the Heart
black-eye2
Stories from the Heart
teror-hantu-dewi
Stories from the Heart
penghuni-lain-di-rumah-kost
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia