alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
41
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc559c4349d0f788d191c52/psi-kritik-lem-aibon-garang-di-medsos-dikucilkan-di-dprd-dki
tirto.id - Polemik anggaran DKI Jakarta yang diprotes anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana berujung pada pelaporan atas dirinya ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta. Penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang menjadi dasar RAPBD DKI 2020 menjadi sorotan. Sebab, sejumlah usulan anggaran dinilai janggal. Salah satuny, rencana
Lapor Hansip
08-11-2019 19:04

PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI


Quote:tirto.id - Polemik anggaran DKI Jakarta yang diprotes anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana berujung pada pelaporan atas dirinya ke Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta. Penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang menjadi dasar RAPBD DKI 2020 menjadi sorotan. Sebab, sejumlah usulan anggaran dinilai janggal. Salah satuny, rencana pengadaan lem Aibon senilai Rp82,8 miliar. William dilaporkan oleh seorang warga asal Tanjung Priok, Sugiyanto, karena dinilai telah melanggar aturan yang mengacu pada Peraturan DPRD DKI Jakarta Nomor 1 tahun 2014 tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta. Sugiyanto mengatakan langkah William itu sebagai anggota dewan justru menimbulkan kegaduhan. Apalagi unggahan mengenai kejanggalan usulan anggaran seperti lem Aibon Rp82,8 miliar atau pulpen Rp123 miliar dibongkar di forum tidak resmi melalui jumpa pers dan media sosial. "Sikap yang bersangkutan justru menimbulkan opini negatif kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang seolah-olah dianggap tidak transparan," ucap Sugiyanto dalam keterangan resminya, Senin (4/11/2019) lalu. Menurutnya, William telah melanggar kode etik karena mengunggah dokumen KUA-PPAS ke media sosial, salah satunya Twitter. Meski dokumen itu milik publik, kata Sugiyanto, upaya William ini dianggap tidak etis karena dokumen itu belum dibahas dalam forum resmi antara eksekutif dengan legislatif. "Sebagai anggota dewan yang memiliki hak bertanya kepada mitra kerjanya Pemprov DKI Jakarta, harusnya kesempatan bertanya itu digunakan di forum rapat komisi atau Badan Anggaran [Banggar]," kata Sugiyanto.

Anggota Dewan Harus Terbuka
Langkah PSI mengkritik kejanggalan KUA-PPAS ini diapresiasi oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Ia mengapresiasi kinerja DPRD DKI periode 2019-2024 yang dianggap mampu memeriksa semua anggaran yang diajukan Pemprov DKI secara teliti. "Alhamdulilah saya apresiasi anggota DPRD yang baru ini [William], dia detail, semua dari komisi per komisi itu detail melihat [anggaran] itu," katanya, Rabu (30/10/2019) lalu. Akibat dari tak transparannya KUA-PPAS 2020 yang memunculkan anggaran-anggaran janggal, akhirnya Prasetyo meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot anak buahnya di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tak becus menganggarkan kebutuhan bidang masing-masing. "Kayak masalah Aibon-lah, terus masalah influencer. Kalau SKPD-nya enggak mampu, ganti orangnya," kata Prasetyo. Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, juga tak mempermasalahkan langkah PSI. Ia bahkan mendesak Anies membuka akses publik terhadap Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 DKI. Wibi menilai pembukaan akses tersebut bisa meredam polemik yang berkembang di masyarakat. Ia mengklaim fraksi Nasdem sudah meminta kepada Anies secara langsung untuk membuka rancangan anggaran DKI tersebut. "Komponennya dipublikasikan saja, ini era keterbukaan. Sekarang ini masyarakat sudah amat kritis. Bilamana tidak, akan jadi pertanyaan ada apa di balik ini," kata Wibi, Kamis (31/10/2019) lalu.

Wibi menilai Jakarta adalah role model bagi daerah lain. Oleh karena itu, KUA-PPAS 2020 DKI Jakarta perlu dibuka ke publik sebagai bentuk transparansi. "Karena Jakarta bukan milik semua orang Jakarta. Buka saja semuanya seterang-terangnya. Agar tidak jadi preseden buruk," kata dia. Hal serupa ditegaskan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono. Ia menilai kalau memang data KUA-PPAS 2020 adalah milik publik warga Jakarta yang memang harus dibuka seluas-luasnya. "Bahwa KUA-PPAS itu bukan hanya milik Anies atau DPRD, tapi itu milik publik. Warga Jakarta. Yang punya duit kan mereka, dari pajak mereka. Karena itu milik publik, maka anggota dewan boleh menyampaikannya ke publik," kata Gembong saat dihubungi wartawan Tirto, Rabu (6/11/2019) pagi. Ia menilai apa yang dipermasalahkan banyak pihak, termasuk Sugiyanto dan partai-partai lainnya seperti PAN dan Gerindra, hanya perkara KUA-PPAS 2020 yang belum dibahas dengan legislatif namun sudah disebar. "Tapi kalau soal informasi, ya zaman digital dan terbuka kok. Apalagi semua berawal dari Pemprov sendiri yang enggak transparan ke publik perihal KUA-PPAS. Kalau terbuka, persoalan kaya gini enggak akan muncul," katanya. Ia menilai bahwa semua warga negara memang memiliki hak untuk melaporkan anggota dewan ke BK DPRD DKI Jakarta. "Apakah melanggar etika atau tidak, biarlah nanti BK yang menelaah dan memutuskan. Tapi apa yang dilakukan oleh William memang tugasnya anggota dewan kaya gitu," ujarnya.

Karena PSI Sendirian dan Dikucilkan?
Pengajar komunikasi politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komaruddin, menilai pelaporan ke BK DPRD DKI Jakarta yang dialami oleh politikus PSI William tak lain adalah bentuk penggembosan, mengingat ia merupakan politikus yang baru bergabung dan berani bersuara. "Ketika William dilaporkan ke BK DPRD, itu bagian dari salah satu membendung suara-suara kritis. Dan itulah politik, terkadang yang membuka kasus, justru yang dilaporkan," kata Ujang saat dihubungi, Rabu siang. Ia menilai pelaporan tersebut juga bisa didasari karena ketidaksukaan pihak-pihak tertentu karena PSI terlalu mengambil panggung. Ujang menilai sangat wajar jika PSI mengambil langkah membuka dokumen ke publik lewat jaringan media sosial, mengingat partainya masih berkekuatan lemah di internal legislatif. "Makanya PSI main sendiri bawa ke sosial media," pungkasnya.



SUMBER

Quote:"Sikap yang bersangkutan justru menimbulkan opini negatif kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang seolah-olah dianggap tidak transparan," ucap Sugiyanto dalam keterangan resminya

jadi mksdnya gubernur mayat ini SANGAT TRANSPARAN gitu?

emoticon-DP emoticon-DP emoticon-DP

sebenarnya masalah ini sangat simple
ada anggota DPRD yang berani bersuara demi rakyat
maka rakyat WAJIB mendukungnya
maka anggota DPRD lain yang jujur tapi kurang keberanian, juga akan melakukan hal yg sama

dukunglah PARTAI yang merekrut anggota DPRD tersebut
maka partai lain bakalan ikut merekrut anggota atau kader jujur dan berani berjuang demi rakyat

jikalau rakyat dengan bodohnya MACAM NASBUNG yang mengkritik orang jujur macam william
maka partai partai lain ga akan ragu merekrut maupun mendukung sampah yang ga berkualitas, asal memiliki reputasi
walau orang tersebut hanya ngerti
- JUALAN AYAT
- MENGANCAM MAYAT

biarkan partai mengikuti kehendak rakyat
rakyat membutuhkan pejabat yang jujur dan berani
maka partai harus merekrut orang dengan kualifikasi tersebut

jangan jadi ANJING PARTAI
da tau koruptor, di calonkan di pileg, tetap di dukung
da tau partai dinasti, di calonkan, tetap di dukung

dukunglah partai bukan karena mereka mapan
tapi mereka yang menjadi harapan
dukunglah partai bukan disaat mereka berkuasa
tapi mereka yang sedang berjuang demi bangsa



emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia 

profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 12 lainnya memberi reputasi
13
Halaman 1 dari 3
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:06
Tidak perlu emosi mari kita selfie2 di JPO nya wan aibon terlebihdulu emoticon-Cool




Mas Kulin Cowok Kekar Berhati Lembut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Proloque dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:10
pendukung anus jembut emang otaknya koplak
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan simsol... memberi reputasi
2 0
2
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:11
Yg fenting suara naek, ndak perlu PXLXT gitu dong drun! Kagak dibaca juga! Kadrun beberapa hari ini stress melakukan pembelaan one aibond penjual mayat. Ciri2: trit pxlxt atau hit and run ...tapi ya sapa juga baca sanggahan kdrun ..rakyat dah muak
Diubah oleh i71lm4c4n
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Proloque dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:13
emoticon-Wkwkwk emoticon-Wkwkwk

si babik GILA
Diubah oleh Ionpixels
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
0 1
-1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:13
Ya namanya wakil rakyat nyari panggung yang bener ya gini kalau model bemokarat ya ditinggal emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia
0 0
0
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:15
Gpp dikucilin, jaga terus duit rakyat dr garong2
profile-picture
profile-picture
Proloque dan galuhsuda memberi reputasi
2 0
2
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:16
Logikanya polisi ya nggak berteman sama penjahat, just saying emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Proloque dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:30
makin kering lahannya
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:33
abud garong duit

nasbung pun bahagiA
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:34
maju terus PSI

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:44
https://wanitasalihah.com/muslim-kor...a-kafir-jujur/

Quote:Muslim koruptor itu jauh lebih mulia dan lebih baik di sisi Allah daripada kafir jujur. Namun di sisi orang munafik tentu kebalikannya. Bagi mereka, orang kafir jujur lebih baik daripada muslim koruptor. Menurut Anda aneh?
Sejatinya tidak ada yang aneh sama sekali karena Allah Ta’ala telah mengkhabarkan tentang ciri-ciri orang munafik yaitu gemar memilih orang kafir sebagai teman setia daripada memilih orang beriman.


https://www.kiblat.net/2016/04/07/pe...-tapi-korupsi/

Quote:Banyaknya pejabat atau pemimpin beragama Islam yang mungkin terlibat korupsi tidak lantas menjadikan kita mengalihkan kepemimpinan kepada non muslim, sebab bahaya yang ditimbulkan oleh pemimpin non muslim jauh lebih besar daripada pemimpin muslim yang bermaksiat, yang kepemimpinan non muslim itu bisa berujung kepada pemurtadan, pendiskriminasian dan pendiskreditas aktivitas keislaman, hingga penjajahan kaum muslimin itu sendiri.


https://muslim.or.id/27693-pemimpin-...lim-zalim.html

Quote:Maka orang kafir sebaik apapun ia di mata manusia, ia adalah orang yang berbuat kezaliman paling besar lebih besar dari pada seorang Muslim yang dianggap zalim oleh manusia.


dasar kapir ente cemuah emoticon-Mad

sampek cekayang kagak faham-faham juga heh? emoticon-Mad
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 19:54
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:03
Tetap semangat ya Bro & Sis.
0 0
0
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:15
Klo anies welcome sama kritik & ga defensive mungkin malah diapresiasi masyarakat. Lah ini..
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:20
terlepas tujuannya apa, kayaknya kita emang butuh wakil rakyat yg model kayak gini. Klw dulu kita cuek ama kinerja DPR tau2 mereka berantem aja saat rapat. Nah klw ributnya soal anggaran yg gak beres begini berarti DPR kita sudah bener dalam fungsinya mengawasi pemerintah.
Diubah oleh jhonlenon60
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:20
tapi hidup itu tidak bisa selamanya jadi lone wolf emoticon-Nyepi
profile-picture
donsamodro memberi reputasi
0 1
-1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:21
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKIPSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
Diubah oleh ceo.amigroup
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:22
Ya emang beginilah perilaku wakil rakyat hasil pemilu.
BTP dulu juga dikucilkan di DPR, banyak contoh wakil rakyat yg sungguh bekerja demi rakyat dikucilkan oleh sesama wakil rakyat
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan neito memberi reputasi
2 0
2
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 20:33
PSi ga tau apa sebagian besar apbd itu DPRD nya kecripratan cui
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
PSI Kritik Lem Aibon: Garang di Medsos, Dikucilkan di DPRD DKI
08-11-2019 21:00
Biasa itu..
Nabi jg dikucilkan waktu masih pejuang..
Pas ud jadi pembesar.. dipuja bahkan disembah.. bahkan jembutnya pun dipajang..
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
1 0
1
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.