alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
80
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dab0fa6337f930e64733d10/di-balik-permintaan-lahan-5-hektare-suku-dayak-di-ibu-kota-baru
Di antara ingar-bingar rencana pemindahan ibu kota ke Kabupaten Penajam Paser Utara, sayup-sayup terdengar suara dari masyarakat adat Dayak. Mereka berharap diberikan tanah lima hektare per keluarga.
Lapor Hansip
19-10-2019 20:29

Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru

Past Hot Thread
19 Oktober 2019

Quote:Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru


Suku Dayak di Kaltim selama ini terpinggirkan. Mereka meminta lahan saat ibu kota hendak dipindahkan ke 'rumah' mereka.


Quote:Di antara ingar-bingar rencana pemindahan ibu kota ke Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sayup-sayup terdengar suara dari masyarakat adat Dayak. Mereka berharap diberikan tanah lima hektare per keluarga.

"Dan punya sertifikat gratis," kata Wakil Bendahara Umum Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Dagut H. Djunas di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (17/10/2019) lalu.

Ketua Forum Intelektual Dayak Nasional (FIDN) Jiuhardi mengatakan berdasarkan kajian dari seluruh petinggi adat di Kalimantan Timur, mereka sepakat untuk meminta lahan seluas 2.700 hektare. Ia juga meminta pemerintah mengakomodasi masyarakat Dayak, "terutama tentang perlindungan hutan."

Suku Dayak ingin pemerintah memberi mereka hutan adat minimal 10 hektare. Di sana mereka ingin pemerintah menjamin empat hal untuk masyarakat adat: berburu, memungut hasil hutan, meramu, dan keperluan religius.

Pemerintah belum memberi jawaban pasti terhadap permintaan ini. Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan aspirasi ini "akan kami sampaikan ke Kementeria ATR/BPN."

Ada alasan yang kuat mengapa mereka meminta lahan ke pemerintah. Dagut H. Djunas mengatakan saat ini kehidupan Suku Dayak semakin terjepit karena lahan dan hutan adat--sumber utama penghidupan mereka--semakin sempit. Lahan-lahan mereka berubah jadi kebun kepala sawit dan tambang.

Berdasarkan data statistik (hlm. 229), sawit adalah komoditas perkebunan dengan penggunaan lahan terluas. Tahun lalu, lahan sawit di Kaltim mencapai 898.947 hektare, naik lebih dari 100 hektare dibanding 2014 yang luasnya 'baru' 761.119 hektare.

Di Penajam Paser Utara sama. Luas lahan sawit tahun 2019 mencapai 44.670 hektare (hlm. 204). Ini jauh lebih luas dibanding kebun karet dan kelapa yang luasnya masing-masing 11.016 hektare dan 4.318 hektare.

Luas izin tambang dan batu bara bahkan lebih luas dari luas daratan di Kaltim. Berdasarkan data dari Jatam (Jaringan Advokasi Tambang), luas izin lahan di Kaltim mencapai 13,83 juta hektare, padahal luas daratan hanya 12,7 juta hektare. Kondisi ini pernah disorot Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK mengatakan ini hanya bisa terjadi karena ada "permainan nakal."

Terpinggirkan

Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Yaya Nur Hidayati, permintaan 5 hektare per keluarga dan 10 hektare untuk hutan adat adalah buah dari ketiadaan ruang dialog antara pemerintah dengan masyarakat adat terkait pemindahan ibu kota. Segala sesuatu diputuskan satu arah, dari atas ke bawah.

"Tidak ada persetujuan di wilayah yang akan dijadikan ibu kota oleh pemerintah kepada masyarakat. Ya, akhirnya begini," kata Yaya di Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

Mengingat segala proses tengah berjalan, Yaya bilang pemerintah tak punya pilihan lain selain mengakomodasi permintaan tersebut. Tujuannya ada dua. Pertama, memenuhi permintaan itu berarti pemerintah mengakui kehadiran masyarakat adat; kedua, itu juga sebagai upaya untuk meredam konflik horizontal.

"Pemerintah harus segera mengakui hak-hak masyarakat lokal atau adat terhadap tanah adat," tegasnya.

Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Yurni Sadariah membenarkan pernyataan Yaya, bahwa selama ini suara masyarakat adat tidak didengar.

"Bahkan menetapkan pemindahan ibu kota negara ke PPU pun sama sekali tidak ada urun rembuk dengan masyarakat Paser (bagian dari Suku Dayak). Bupati dengan bangga menerima, padahal dia bukan asli Suku Paser ," kata Yurni kepada reporter Tirto, Jumat (18/10/2019).

Ia lantas menjelaskan kondisi masyarakat adat di dua kabupaten yakni Paser dan Penajam Paser Utara.

"Saat ini masyarakat adat Paser di Penajam Paser Utara kebanyakan tinggal di kampung-kampung, di wilayah kota banyak didiami oleh para pendatang. Kampung-kampung mereka pun banyak dikuasai korporasi sawit, tambang," ujarnya.

"Kalau datang ke Paser dan PPU, lalu masuk ke kampung-kampung, nampak sekali perbedaan kondisi sosial antara masyarakat lokal dan pendatang. Bisa dilihat dari kondisi rumah mereka."

Atas semua kondisi itu, dia mewajarkan permintaan dari masyarakat.

Semestinya pemerintah mengabulkannya. Jika tidak, kemungkinan kerusuhan tempo hari--saat suku adat merusak pelabuhan karena anggota mereka ditikam suku lain--mungkin terjadi lagi.

Kepala Biro Humas Setprov Kaltim, M. Syafranuddin, mengatakan penikaman tersebut sebenarnya murni kriminal, tapi "informasi yang beredar dikait-kaitkan dengan suku."

Namun tetap saja, kata Yurni, kerusuhan tempo hari dapat dibaca sebagai akumulasi kemarahan dan kekecewaan masyarakat adat yang selama ini terpinggirkan.

"Selama ini kami hanya menjadi penonton di wilayah kami sendiri. Kekayaan alam kami hanya dinikmati pengusaha dan pejabat atau pemerintah," Yurni memungkasi.
Sumber


Kira-kira abis berapa hektar tuh kalo semua dapet
Diubah oleh nadaramadhan20
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caesarico dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Halaman 1 dari 4
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:32
2700 hektar kan di atas sudah di jabarkan

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vivasupernova dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Lihat 1 balasan
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:33
hati2 wi kalo ngibulin suku dayak bisa disantet loh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Siinaga dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 2 balasan
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:43
kepentingan segelintir orang dayak yg punya kepentingan pribadi....
Tanah disana awalnya milik mereka juga yg akhirnya jdi lahan sawit.
Setau ane penduduknya tidak ada lagi yg berburu di hutan,kebanyakan mereka berladang dan usaha perkayuan.
Permintaan kagak masuk akal dan terkesan rakus.
Paser mank bagian dari dayak tapi mereka dahulunya merupakan rival bebuyutan kalo soal ilmu.


penajam dan wilayah sekitarnya tersisihkan karena tidak adanya jembatan penyeberangan antar kota bpp dan penajam....
Warga sana pun sadar hal itu tersebut dan pemprov kaltim selama ini tutup mata akan hal tersebut.

Dengan adanya ibukota disana akan mempercepat perkembangan paser dan wilayah lainnya karena otomatis daerah mereka kini pasti terhubung dgn bpp yg sudah berkembang pesat.
emoticon-Hansip
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sukakuda dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 4 balasan
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:46
Aspirasi dari suku adat ( Dayak ), ditampung dan tinggal ditunggu aja nanti bagaimana keputusan dari Pemerintah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ahampelu dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:48
Satu orang ada yang punya 200rb hektar.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ahampelu dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Lihat 1 balasan
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:50
Quote:Original Posted By 54m5u4d183
Aspirasi dari suku adat ( Dayak ), ditampung dan tinggal ditunggu aja nanti bagaimana keputusan dari Pemerintah.


tanahnya kagak ada yg bisa di bagi segitu banyaknya bre...

Sudah rahasia umum bahwa sebagian tanah disana di kuasai prabowo cs dan aburizal bakrie ...emoticon-Hansip
profile-picture
ahmad.c memberi reputasi
1 0
1
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 20:52
Quote:Original Posted By RastAVArianA
2700 hektar kan di atas sudah di jabarkan

emoticon-Ngakak


tsnya yg bikin berita tp gk.bacaemoticon-Ngakak bangcyat
0 0
0
Lihat 1 balasan
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 21:03
enak aje mintak 5 hektar emoticon-Cape d...
kek lahan emak loe aj di rong2 bs dikasik
0 0
0
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 21:13
Quote:Original Posted By samsol...
tanahnya kagak ada yg bisa di bagi segitu banyaknya bre...

Sudah rahasia umum bahwa sebagian tanah disana di kuasai prabowo cs dan aburizal bakrie ...emoticon-Hansip


Sekali lagi yang namanya aspirasi itu ditampung, nanti dikaji sama pemerintah baiknya gimana'.
0 0
0
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 21:15
Sebenarnya org dayak lahannya luas, mereka sndiri yg ngejual ama pengusaha sawit, tambang dsb. Bahkan jika ada pembebasan lahan dr suku dayak, kadang anaknya mau ngejual lahan, bapaknya yg ga mau. Dan satu lagi ada kebiasaan buruk yg udh jdi budaya, yaitu berjudi. Orang dayak gak akan segan2 habis2an dlm acara judi, taruhannya udh bs d pstikan slh stu nya ya lahan warisan mereka sndiri.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasakurirjkt dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 21:30
Ini bgmn bisa suku asli minta tanah sm pemerintah ibu kota yg nota bene warga pendatang? Suku asli kan tanah tinggal matok doang? Kecuali kalo tanah situ diambil pemerintah.

Tp memang selama kepemilikan gak ada suratnya, otomatis tanah punyaannya negara.
0 0
0
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 22:07
weleh.... 5 hektar di ibu kota propinsi

kaya raya cuma2
profile-picture
anarchy0001 memberi reputasi
1 0
1
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 22:33
kompor udah mulai dinyalakan
jangan sampai suplay gas terhenti
bakalan mati apinya
profile-picture
profile-picture
jasakurirjkt dan 13460 memberi reputasi
2 0
2
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
Lapor Hansip
19-10-2019 22:39
Balasan post samsol...
Masyarakat pedalaman kalimantan masih banyak yang menggantungkan hidup dari ladang dan berburu sebagai sampingannya brayemoticon-Traveller
Kalau yang di kota sampai kabupaten memang sudah jarang yang melakukan itu, apalagi kalau daerahnya sudah masuk transportasi daratemoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
surogu dan 13460 memberi reputasi
2 0
2
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
Lapor Hansip
19-10-2019 22:42
Balasan post samsol...
Quote:Original Posted By samsol...
kepentingan segelintir orang dayak yg punya kepentingan pribadi....
Tanah disana awalnya milik mereka juga yg akhirnya jdi lahan sawit.
Setau ane penduduknya tidak ada lagi yg berburu di hutan,kebanyakan mereka berladang dan usaha perkayuan.
Permintaan kagak masuk akal dan terkesan rakus.
Paser mank bagian dari dayak tapi mereka dahulunya merupakan rival bebuyutan kalo soal ilmu.


penajam dan wilayah sekitarnya tersisihkan karena tidak adanya jembatan penyeberangan antar kota bpp dan penajam....
Warga sana pun sadar hal itu tersebut dan pemprov kaltim selama ini tutup mata akan hal tersebut.

Dengan adanya ibukota disana akan mempercepat perkembangan paser dan wilayah lainnya karena otomatis daerah mereka kini pasti terhubung dgn bpp yg sudah berkembang pesat.
emoticon-Hansip


jembatan penyebrangan antar kota ya
ane pernah baca koran lokal banjarmasin ( radar banjarmasin ) ad kabupaten a sama kabupaten b berantem gara2 dibikinin jembatan dr pusat, terkait pengelolaan dana macem pajak / retribusi

ga dibikinin jd terisolir, dibikinin malah bikin 2 kabupaten berantem sendiri emoticon-Ngakak
profile-picture
anarchy0001 memberi reputasi
1 0
1
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 22:56
akankah terjadi seperti betawi yg tersingkirkan
0 0
0
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
19-10-2019 23:11
Sebaiknya ibukota ga jadi pindah. Tapi yg dipindah itu 7jt onta idiot.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Lihat 1 balasan
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
20-10-2019 00:01
Sebaiknya pindah tempat lain saja..ini belum mulai pindah sudah gawat tuntutan nya.. namanya ibu kota,kota besar itu ya kapitalis,yang bisnis yang punya uang,bisa beli tanah dll..ini nanti kalau urusannya Mandau terbang siapa yang tanggung jawab..
0 0
0
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
Lapor Hansip
20-10-2019 00:19
Balasan post potrek
Jokowi termasuk onta ga?
0 0
0
Di Balik Permintaan Lahan 5 Hektare Suku Dayak di Ibu Kota Baru
20-10-2019 00:42
kami (Banjar) yg tinggal d Kalimantan mungkin sedikit lebih mengerti bagaimana hubungan dangsanak kami (Dayak) dengan alam... meminta 5 hektar saya jamin itu mereka mau menjaga alam dr rakusnya manusia manusia lain yang datang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rainyana dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.