alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9ee27a65b24d11294e1a1d/emil-salim-dihormati-jokowi-dimaki-arteria-dahlan
Lapor Hansip
10-10-2019 14:49
Emil Salim, Dihormati Jokowi, Dimaki Arteria Dahlan
Past Hot Thread
Emil Salim, Dihormati Jokowi, Dimaki Arteria Dahlan
https://nasional.republika.co.id/berita/pz511p377/

Politikus PDIP Arteria Dahlan memaki ekonom senior Profesor Emil Salim dengan sebutan 'sesat' saat debat di Mata Najwa. Padahal Emil Salim merupakan tokoh nasional yang dihormati, termasuk oleh Presiden Joko Widodo.

Pada 26 September lalu, Emil menjadi salah satu sosok yang diundang presiden ke Istana untuk membagi persoalan di Indonesia termasuk revisi UU KPK. Emil diundang bersama sejumlah tokoh lain seperti Quraish Shihab, Frans Magnis Suseno, Azyumardi Azra, Mahfud MD, Sudhamek, hingga Christen Hakim dan Butet Kartaradjasa.

Emil juga memiliki jam cukup tinggi dalam politik kenegaraan di Indonesia. Ia menjadi menteri lima kali selam 22 tahun. Setelah tak jadi menteri, ia pun tetap diminta menjadi tim penasihat presiden.

Dalam program "Mata Najwa episode Ragu-ragu Perppu", Arteria menunjukkan sikap yang meluap -luap, sampai menunjuk-nunjuk Emil Salim. Pada mulanya, Arteria bicara soal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK yang dinilainya dipandang publik berlebihan. Padahal, menurut dia, banyak janji KPK yang tidak tercapai.

Pernyataan Arteria itu kemudian dibalas Emil dengan menyinggung soal ketua partai yang terjerat kasus di KPK. "Apa semua ketua partai masuk penjara, apa itu tidak bukti keberhasilan KPK?" ujar Emil.

Tetapi menurut Arteria, penangkapan ketua partai itu sebagian kecil dari kerja KPK. Arteria menyoroti sejumlah hal mulai dari monitoring hingga pencegahan. Arteria bahkan 'menguliahi' profesor di almamaternya sendiri.

"Prof, gini loh, Prof dengan segala hormat saya sama profesor, profesor bacalah tugas fungsi kewenangan KPK, tidak hanya melakukan penindakan tapi bagaimana pencegahan," ucap Arteria.

"Bagaimana penindakannya, bagaimana juga supervisi, monitoring ini dan koordinasi ini tidak dikerjakan Prof, tolong jangan dibantah dulu Prof," ujar dia melanjutkan.

Arteria pun bicara soal alasan pembentukan dewan pengawas hingga sejumlah kasus korupsi yang menurut dia tak diangkat KPK, misalnya dana bencana, kasus KONI hingga kasus pasar Sawit. Emil Salim lantas mengatakan, ada kewajiban dalam UU KPK untuk menyampaikan laporan. Namun Arteria menepis hal tersebut.

"Mana Prof, saya di DPR, Prof. Tidak boleh begitu Prof, saya yang di DPR saya yang tahu, mana Prof? Sesat, ini namanya sesat," kata Arteria memotong pernyataan Emil dengan menunjuk-nunjuk Emil dengan posisi setengah berdiri.

Arteria dengan Emil Salim juga terus berdebat di segmen lain, misalnya soal demokrasi, pemilihan dan korupsi. Arteria pun menyinggung proses Emil menjadi Menteri Pertanian di era Soeharto, kali ini dengan suara keras. "Anda bisa jadi menteri karena proses politik di DPR, Pak jangan salah," ujar Arteri.

Bahkan, dalam beberapa perdebatan, Arteria masih terus menunjuk - nunjuk Emil, meskipun Emil sempat mengingatkan sikapnya. "Kasih contoh pak ke generasi muda kita, bernegara dengan baik, beradab dengan baik dan beretika dengan baik," kata Emil.

* * * * *

Puja Yang Mulia Terhormat Terdidik "Arteria Dahlan" Anggota Dhewan yang Serba Tahu.

Sisanya Tempe!
emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
KzRaItoN dan 14 lainnya memberi reputasi
15
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 7
10-10-2019 14:50
{thread_title}
profile-picture
profile-picture
simsol... dan burjo24jam memberi reputasi
2
10-10-2019 14:50
kl sampe ini msh tetep di dpr, berarti mulai saat ini etika bukanlah no 1
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rizaradri dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Lihat 1 balasan
10-10-2019 14:53
Anak anak, ini contoh akibat kalau kita minum aer kobokan, bahaya sekali kan?
Maka dari itu, kita dianjurkan minum 8 gelas air putih sehari, bukan sebaskom aer kobokan, mau gede nya toblok kaya gini?
Diubah oleh tonidookie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sijablai dan 17 lainnya memberi reputasi
18
10-10-2019 15:06
Mungkin beliau wakil rakyat dari kalangan keyboard warrior emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
agusdwikarna dan 5 lainnya memberi reputasi
6
10-10-2019 15:13
Ketika dia dl jd menteri
Korupsi dimana2 dia diam
Skrg udah pensiun
Enak banget ngomong nasihatin kasih contoh yg baik emoticon-Big Grin
Dl swaktu aktif ngasih contoh soal anti korupsi dan pembentukan sistem yg baik pun tdk dilakukan
Pembiaran
Jaman dl bahkan udah sangat biasa
Menteri atau pemimpin dipilih mereka2 yg lugu
Hanya sbg cover atau topeng
Ini lho menterinya tampangnya baik masa iya dalemnya korup

Dan sungguh aneh ad skrg yg melabel kan bahwa mereka yg pro adanya dewan pengawas kpk sama dengan pro koruptor... Judgment yg sangat zolim!
Diubah oleh xrm
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gatauaja dan 31 lainnya memberi reputasi
-8
Lihat 4 balasan
10-10-2019 15:14
framing berita soal nggak sopan tapi substansinya nggak pernah dibahas padahal itu yang penting. bahas dong laporannya mana? dll.
Diubah oleh billyns
profile-picture
profile-picture
profile-picture
parydis dan 9 lainnya memberi reputasi
6
10-10-2019 15:20
Dasar Arteria Dahlan bocah kurang ajar,
Elu belum lahir juga, Prof. Emil udah ngajar di UI.


Politikus kalo udah bicara KPK,
Gak pake kubu-kubuan, pasti kompak,
Ibarat gerombolan tikus yang complain dengan keberadaan komodo (dulunya cicak) di sekitar lumbung padi incaran.emoticon-Leh Uga


profile-picture
profile-picture
profile-picture
ieuaink dan 16 lainnya memberi reputasi
17
10-10-2019 15:21
jokowi who?
dia cuma bonekanya PDIP yg dijadikan presiden. nggak bakal berkutik dengan Artheria Dahlan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Vincent.A.T. dan 5 lainnya memberi reputasi
-2
10-10-2019 15:28
Saling menghormati lah ya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
guns24 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
10-10-2019 15:33
Masih mending ga maki2 orang buta kek bos kampret, sekarang kuwalat ga bisa pulang..
Diubah oleh sibuk.nyaleg
profile-picture
profile-picture
profile-picture
miztoutou dan 3 lainnya memberi reputasi
2
Lihat 5 balasan
10-10-2019 15:37
kalo semua anggota DPR kayak gitu kelakuannya, PANTAS AJA MEREKA PENGEN MELEMAHKAN KPK!!!!!
0
10-10-2019 15:38
Sampe saat ini gua masih yakin dengan revisi UU KPK..

Najwa Shihab akhir2 ini gue jadi eneq Ama doi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gatauaja dan 7 lainnya memberi reputasi
-2
Lihat 18 balasan
Lapor Hansip
10-10-2019 15:39
Balasan post xrm
ya nggak juga lah gan , dulu kalau ngomong gitu , tuh prof sudah nggak hidup zaman embah ,

pernah hidup zaman embah ?
profile-picture
profile-picture
ieuaink dan crockoaches memberi reputasi
2
10-10-2019 15:40
acara tipinya jadi ajang pameran si AD bocah songong blagu yg ngga tau sopan santun padahal "kliatannya" berpendidikan tinggi....alih2 presiden nya kurang "kliatan" berpendidikan tinggi namun menjunjung tinggi kesantunan.

emoticon-Ngakak
0
10-10-2019 15:47
PDIP ini kadernya mayoritas ga punya otakemoticon-fuck3

asal simbok mega senang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
simsol... dan 3 lainnya memberi reputasi
4
10-10-2019 16:10
ditunjuk tunjuk malah
profile-picture
simsol... memberi reputasi
1
10-10-2019 16:20
Eehh... dasar...
Ora ana pendidikane blabar pisan!
0
10-10-2019 16:20
Cekikikan ...
Apakah ketika mencalonkan diri untuk menjadi wakil rakyat, orangnya tidak mengetahui ... bahwa selama menjabat ia tidak boleh korupsi ?
Dan ... ketika tertangkap tangan, yang bersangkutan kemudian berdalih bahwa ia tidak diberitahu sebelumnya, dan kemudian menanyakan mengapa tidak ada yang mencegahnya untuk bertindak korupsi.

Tindakan pencegahan, tentunya bisa dilakukan bila kasus/proyek yang bersangkutan terbuka (diartikan, diketahui) secara umum, dimana bukan hanya pihak KPK saja (yang jumlah anggotanya terbatas) yang mengetahui, tetapi juga banyak pihak lain termasuk masyarakat umum, yang kemudian bisa menindaklanjutinya dengan cara melaporkannya ke KPK. Sehingga KPK juga tidak perlu main sadap segala macam.

Namun kalau kasus korupsi itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi, maka dengan sendirinya itu sudah merupakan niatan dari pelaku untuk tidak ingin diketahui dan dicegah. Yang mana dengan sendirinya tindakan pencegahan pun tidak/sulit untuk dilakukan.

...

He he he ... Kok jadi terlihat ada yang ingin modalnya balik, yah ?

profile-picture
profile-picture
profile-picture
miztoutou dan 3 lainnya memberi reputasi
4
10-10-2019 16:30
Jadi gini, arteria dahlan ini jadi anggota dhewan karena gantiin djarot syaiful hidayat di 2015
profile-picture
kaiharis memberi reputasi
1
Lapor Hansip
10-10-2019 16:30
Balasan post jfun790
Quote:Original Posted By jfun790
kl sampe ini msh tetep di dpr, berarti mulai saat ini etika bukanlah no 1


sejak kapan etika no 1 di sana ?
profile-picture
profile-picture
ngampasnism dan kaiharis memberi reputasi
2
Halaman 1 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.