Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
191
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d9871908012ae4b5b2a41e3/cinta-dua-dunia-wanita-di-balik-cadar
Begitu syahdu ditemani seorang sahabat sekaligus saudara. Saudara tak harus sedarah bukan? Zhe dan Veronica adalah sahabat sejak mereka kecil, lebih kental daripada ikatan sedarah.
Lapor Hansip
05-10-2019 17:33

Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar


Pict by @juneldi and @Khadafi05






Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar

Pict by @agungdar2494












Prolog




Sepoi angin dingin menusuk jiwa dalam kebekuan. Barbalut malam bertaburkan bintang-bintang, duduk di tepian taman berhiaskan berjuta warna. Bersimpuh menatap tingginya langit malam. Air mata terjatuh mengaliri pipi hingga ke hati. Kosong menatap ribuan mil cahaya gelap.




"Kamu di sini, Zhe?" tanya seseorang dari samping.


"Iya, lagi pingin di sini," Zhe menjawab dengan singkat tanpa menoleh.


"Udah malam, kamu nggak pulang?"


"Sebentar lagi, Ve. Temani saja aku di sini," pinta Zhe.


"Sebenernya aku mau ngajak kamu makan, tapi kalau maunya di sini ya nggak apa-apa."



Berdua hening menikmati malam yang semakin tenggelam. Aroma harum bunga menggoda penciuman hidung mungilnya. Begitu syahdu ditemani seorang sahabat sekaligus saudara. Saudara tak harus sedarah bukan? Zhe dan Veronica adalah sahabat sejak mereka kecil, lebih kental daripada ikatan sedarah.




"Udah malam, Zhe. Yakin masih pingin di sini?" tanyanya menyelidik.


"Baiklah, aku menyerah. Mari kita pulang."


Bangkit dari tempat duduk berbahan besi bercorak hitam dengan hiasan ukiran di pinggir.


Berjalan menyusuri gelap malam dengan penerangan yang semakin terang. Namun, tidak mampu menerangi kegelapan dalam hatinya.



"Cepat pakai helmnya, malah ngelamun terus," ucap Ve membuyarkan lamunan.


"Eh, udah sampai parkiran. Oke deh, mana helmnya?"



Setapak demi setapak jalan telah mereka lalui, jarum jam terus berputar. Akhirnya tiba di kediaman kos bertembok coklat dengan pintu sederhana, kamar ukuran 3x3 menjadi tempat paling ternyaman untuk melepas penat dan lelah seharian berutinitas.


"Zhe, aku pulang dulu. Besok ke sini lagi, kamu jangan kemana-mana," kata Ve dari luar pintu kos.



Suara motor Ve semakin lama semakin menjauh hingga ditelan hening malam. Sepertinya malam akan sangat panjang. Terbaring tubuh di atas tempat tidur berseprai ungu dengan lipatan-lipatan manis di setiap ujung.



Dada membuncah penuh deru amukan ombak mematikan. Mencoba menutup kelopak mata, tapi tetap tak sanggup. Bayangan itu, bayangan hitam yang selalu menghantui bertahun-tahun hingga mematikan seluruh urat saraf panca inderanya. Bahkan masih membekas indah diseluruh bagian raga dan jiwa.



Sekali lagi, Zhe mencoba memejamkan mata berharap malam menenggelamkan segala kegundahan jiwa. Melupakan semua hingga berharap amnesia atau setidaknya matilah jalan paling indah. Namun, Zhe tidak selemah itu, masih banyak orang yang menyayanginya daripada yang ia sayangi.





Tik Tok Tik Tok





Dentuman suara jarum jam terus berputar, tapi mata masih segar menatap langit-langit.


"Sepertinya sudah saatnya untuk sholat malam, siapa tahu kegelisahan hati akan menghilang," gumamnya.


Ia bangkit dan berjalan menuju kamar mandi untuk sekedar membasuh diri sebelum berserah diri kepada Sang Maha Pencipta.


"Ya Allah, berikan aku sebuah petunjuk untuk pilihan hidup yang aku jalani. Jika dia memang jodohku, dekatkan sedekat mungkin dan rubahlah ia menjadi yang paling terbaik. Namun jika tidak, berikan jalan yang terbaik untuk kehidupan kami," senandung do'a yang ia panjatkan di setiap hajat.


Zhe merasakan ketenangan setelah mengutarakan keluh kesah hidup yang di alami. Zhe hanyalah manusia yang tidak mampu bercerita, tapi juga tidak mampu memendam segala derita.

Diubah oleh indahmami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
DeYudi69 dan 47 lainnya memberi reputasi
46
Tampilkan isi Thread
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 10 dari 10
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
10-01-2020 17:50
Quote:Original Posted By phyu.03
Makanya gak pake bilang2 juga mamiihemoticon-Hammer2


Trus gimana oms?
Bisik2 pake kata sandi?
emoticon-Betty
profile-picture
bekticahyopurno memberi reputasi
1 0
1
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
Lapor Hansip
11-01-2020 16:51
Balasan post indahmami
Quote:Original Posted By indahmami


Udah rilis, kalau ada kritik dan saran diperbolehkan.
:monggo


Mmm kritik ya?
Bagus kok ceritanya. Saat baca sudah bisa membuat pembacanya membayangkan dirinya berada disana.

Tinggal yang perlu ditingkatkan lagi (hahaha sok ngajarin padahal bikin sendiri belum tentu bisa)
- khas trit disini. Masukkan masalah baru di akhir cerita. Untuk memancing reader membuka ruang imajinasinya menebak apa yang akan terjadi.
- Meski suka micin (kisah percintaan), bukan berarti yg disajikan micin saja. Sajikan cerita yang menyeluruh. Konflik dg ortu. Teman. Cita cita. Konflik batin. Yang membuat rasa ceritanya terasa nikmat.
- Bila buat cerita sedih. Yang menangis pertama kali adalah yang menulis cerita.
- Memadupadankan antara deskripsi lokasi dengan perasaan, pemikiran. Sebagai contoh seperti karya Robot pintar. laledah. Mereka menggunakan pengamatan lingkungan untuk menyampaikan perasaan dan pesan.
Apalagi ya?
Maaf sok tau hehehe
Abisnya diminta ngasik saran
Sebetulnya itu saran untuk saya sendiri hahaha
emoticon-Hammer2
emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
Lapor Hansip
11-01-2020 17:10
Balasan post curahtangis
@curahtangis Nah, itu yang lagi aku pelajari.
Menggunakan semua indera dalam cerita.
Masih terseok2 dan belum paham banget.
Selain mood dalam menulis, imajinasi pun terbatas.
Jadi g' bisa ngasih kejutan atau apapun itu.
emoticon-Frown emoticon-Frown



Makasih udah kasih masukan, sebener'y sebelum post pingin ada mentor yg ngarahin.
Sayang'y g' punya.
emoticon-Mewek
profile-picture
bekticahyopurno memberi reputasi
1 0
1
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
Lapor Hansip
12-01-2020 03:09
Balasan post indahmami
Quote:Original Posted By indahmami
@curahtangis Nah, itu yang lagi aku pelajari.
Menggunakan semua indera dalam cerita.
Masih terseok2 dan belum paham banget.
Selain mood dalam menulis, imajinasi pun terbatas.
Jadi g' bisa ngasih kejutan atau apapun itu.
emoticon-Frown emoticon-Frown



Makasih udah kasih masukan, sebener'y sebelum post pingin ada mentor yg ngarahin.
Sayang'y g' punya.
emoticon-Mewek


Kalau dah tau semua ya tinggal dilaksanakan saja. Baca baca baca karya orang lain yang menurutmu keren (ini biasa saya lakukan untuk nyedot energi yang ada di karya orang). Terus Nulis nulis dan nulis. Tak peduli apa nanti jadi apa. Yang penting bisa mengungkapkan semua emosi yang terpendam menjadi tulisan. Di titik ini penulis menurut ku harus egois, tak perlu mentor. Karena bisa merusak mood. Mentor baru diperlukan bila menemui jalan buntu, alias macet.

Nanti tanpa sadar akan berkembang terus.

Jangan kesampingkan juga peran tokoh yang akan diceritakan harus punya cerita yang kuat. Yang bisa menggetarkan diri kita untuk terus menulis alur kisahnya. Mengabarkan kepada orang lain.

Keren kan nasehatnya
emoticon-Cool

profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan indahmami memberi reputasi
2 0
2
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
Lapor Hansip
12-01-2020 04:13
Balasan post curahtangis
@curahtangis mantep banget!
Jadi kita g' perlu mentor klw cuma buat lihat cerita bagus apa g'?
Hajar trus gtu yah?
Lupakan aturan!
emoticon-Leh Uga


Okeh, nanti banyakin cerita lagi yang emang seirama cara nulis'y.
Kebanyakan baca cerita CEO bad boy di wattpad.
emoticon-Tepar
profile-picture
bekticahyopurno memberi reputasi
1 0
1
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
24-01-2020 14:51
Anjir ternyata kamu jago bikin cerbung 3rd POV ya. emoticon-Leh Uga

Keren euy berasa kayak lagi baca novel Ilana Tan. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
24-01-2020 17:14
Quote:Original Posted By Uncle.Turtle
Anjir ternyata kamu jago bikin cerbung 3rd POV ya. emoticon-Leh Uga

Keren euy berasa kayak lagi baca novel Ilana Tan. emoticon-Ngakak


Wkwkwk..
Lagi belajar diriku tuh..
Masih mode ambyarr..
Terkadang aku baca trus edit lagi.
emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan Uncle.Turtle memberi reputasi
2 0
2
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
24-01-2020 21:04

Part 6

Hari senin pun telah tiba, hari yang paling dibenci oleh para pelajar. Libur sehari saja rasanya kurang puas, tapi kelamaan libur nggak punya uang.


Semua penghuni sekolah sedang mengikuti upacara wajib. Murid, guru, dan beberapa staf sekolah. Semua khusyuk mengikuti satu demi satu jalannya upacara. Tiga puluh menit berlalu, semua selesai. Para murid kembali ke kelasnya masing-masing untuk mengikuti jam pelajaran.


"Sayang," panggil seseorang.


Cewek itu menengok dan tersenyum.


"Bareng ke kelas," ucapnya dibalas anggukan.


Berdua berjalan menuju kelas. Namun, dari arah berlawanan seseorang menghampiri.


"Rul, katanya anak-anak besok tanding basket yah?" tanya cewek cantik, sepertinya ia mengenal.

"Iya, sama anak Satu Bangsa."

"Aku temenin tanding yah!" ucap cewek itu dengan tersenyum genit.


Zhe hanya diam dengan rasa cemburu, sebisa mungkin ekspresinya jangan terlihat. Ia seperti patung yang di antara mereka, Zhe menghela nafas panjang, ia melirik Irul. Ternyata cowok di sampingnya pun antusias menjawab. Padahal sebentar lagi jam pelajaran dimulai.


"Rul, aku duluan. Takut telat masuk, udah mau mulai," pamit Zhe meninggalkan mereka.


Irul yang tersadar bahwa ada yang salah. Sial!


"Sory, aku mau masuk ke kelas. Obrolan dilanjutin nanti."


Ia bergegas meninggalkan cewek yang ternyata kapten chiliders di sekolah mereka. Irul tidak peduli jika mendapat tatapan masam, yang terpenting adalah kekasihnya, Zhe.


Kelas sudah ramai dengan anak-anak, tapi guru belum datang. Irul mengedarkan pandangan dan melihat Zhe mengobrol dengan para sahabatnya. Ia tersenyum dan mendekat.


"Sayang," sapanya mengusap pucuk kepala lalu duduk.


Zhe hanya diam


"Kamu marah?"

"Ups! Kayanya ada yang marahan nih!" goda Sonia.

"Kamu apain, Rul?" selidik Mila sok galak.

"Nggak apa-apa. Kalian ganggu aja, ngadep depan sana!" perintah Irul dibalas dengusan berdua.

"Sayang, kamu marah ma aku? Ngomong dong!"



Hening



Sampai guru datang dan jam pelajaran berlangsung keadaan tidak berubah. Sampai waktu istirahat pun Zhe masih enggan berbicara dengan Irul, bahkan menghindarinya. Ia lebih memilih pergi dan membaca di perpustakan.


"Sabar, Bro! Cewek kalau ngambek emang gitu. Apalagi tipe-tipe Zhe, yang kuat!" kata Syarif menepuk pundak.


Sedangkan yang lain hanya melihatnya iba. Irul hanya terdiam sembari memikirkan bagaimana caranya agar Zhe tidak marah lagi padanya.


Bel masuk berdering, pelajaran terus berganti sampai jam terakhir dan sekarang tiba saatnya anak-anak pulang sekolah. Zhe masih terus menghindari Irul, meskipun cowok itu berusaha mengajaknya berbicara. Namun, nihil!







*******







Senja pun datang, langit berwarna kuning keemasan menghiasi. Zhe duduk menikmati sorenya dengan membaca buku ditemani cemilan. Orang tuanya pergi undangan ke desa sebelah.


Dering ponsel memecah kesunyian, Zhe melihat siapa yang memanggil. Ternyata Irul, malas. Rasanya masih enggan berbicara dan meletakkan ponselnya lagi. Namun, berdering lagi.



Satu kali

Dua

Tiga


Sampai lima kali panggilan, Zhe tidak angkat.


Ting


Satu pesan masuk, ia membukanya.


[Sayang, maaf. emoticon-Frown ]


Menghela napas panjang, lalu Zhe menutup buku dan membalas pesan.

[Kamu tahu apa kesalahanmu?]

[Iya]


Zhe tersenyum


Irul memang cowok paling peka yang pernah ia kenal, Zhe tidak tega berlama-lama mendiamkan kekasihnya. Jujur, sikapnya pun menyiksa dirinya sendiri. Ia merindukan Irul.


Tiba-tiba ponselnya kembali berdering, ternyata itu panggilan vidio call.


"Sayang, maaf," ucapnya memelas dengan wajah penuh penyesalan.


Zhe masih diam


"Sayang," panggilnya mengiba.


Zhe menyerah, ia tidak sanggup menahan lebih lama lagi.

"Baiklah, aku maafin kamu."

"Makasih, Sayang." Mata Irul berbinar dan tersenyum.

"Tapi jangan di ulangi lagi!" tegas Zhe.


Irul tersenyum, lalu mengangguk menyetujui.


Tiga puluh menit telah berlalu dan Irul menutup panggilan vidionya. Kemudian Zhe membereskan semua buku dan masuk ke dalam rumah. Ia memutuskan untuk istirahat di kamarnya, berbaring di atas tempat tidur dan menatap langit-langit.


Beruntung orang tuanya tidak ada di rumah, sehingga ia bisa leluasa ngobrol dan bertatap muka lewat vidio call.


Cinta itu memang rumit dan aneh. Terkadang membuat seseorang menjadi gila, seperti sekarang. Zhe tersenyum mengingat obrolan yang baru saja terjadi.


Sejujurnya, Zhe tidak ingin kekanak-kanakan. Sedikit-dikit marah dan cemburu, tapi sesekali membuat pelajaran untuk Irul mungkin tidak masalah. Tujuannya agar Irul tahu betapa tulus perasaan Zhe kepadanya. Meskipun mereka menjalani hubungan tanpa status.

Sulit!


Namun, suatu hubungan butuh perjuangan dan pengorbanan. Apalagi jika keadaan tidak memungkinkan untuk terang-terangan. Orang tua Zhe yang pakem dengan prinsip dan nilai luhurnya, membuat tekanan tersendiri.


Di sekolahnya, berita apapun mudah tersebar. Tidak heran jika hubungannya langsung tercium oleh anak-anak yang lain. Siapa yang tidak mengenal Irul? Cowok famous digandrungi oleh cewek-cewek cantik. Entah satu sekolah atau pun di luar sekolah. Zhe sadar, ia bukan siapa pun dibandingkan dengan mereka semua.


Sekali lagi, Zhe menghela napas berat untuk kekonyolan yang ia lakukan. Seharusnya tidak seperti itu, cemburu hanya akan membuat hubungan semakin jauh dan dipenuhi rasa curiga. Zhe berjanji mulai sekarang, ia berusaha percaya pada takdir dan menekan rasa cemburunya lebih dalam lagi.


Mencintai seseorang memang sulit, memicu perang antara logika dan batin.


Zhe merasakan matanya terasa berat dan semakin berat sampai terpejam dengan sendirinya. Langit-langit yang semula berwarna berubah menjadi hitam dan gelap.




Hening



Zhe tertidur dengan membawa segala gejolak batin dan kehidupannya ke alam mimpi.










Bersambung...
Diubah oleh indahmami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
midim7407 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
27-01-2020 18:11
]Quote:Original Posted By darmawati040
judulnya menarik, Sist. menunggu kelanjutan. prolog udah rapi 😊


Quote:Original Posted By qoni77
Quote:Original Posted By indahmami
Wkwkwk..
Sekali2 pake nama sendiri.
emoticon-Ngakak



Siap


Quote:Original Posted By Richy211
Maaf bunda kukira belom update lagi hihii. baguss bundaa lanjutkan


Quote:Original Posted By delia.adel
Udeh di balas nih ya


Quote:Original Posted By Enisutri
yuuuu apiikk ceritomu, diterusno lah, beh jan top markatop!


Quote:Original Posted By indahmami
Lha, mandek kuwi.
Semedi sek, jare meh ngewangi.
emoticon-Ngakak (S)


Quote:Original Posted By AdelineNordica
cakep nih ceritanya😍😍


Quote:Original Posted By indahmami
Trus gimana oms?
Bisik2 pake kata sandi?
emoticon-Betty



Selamat sore semuanya. Jangan lupa bahagia.

Zhe , rapiin spasinya ya. Jangan renggang kek itu ya. Dari header sampai post cerita di edit ya biar rapi. Format dirapiin dulu, jarak spasi dll.
Oke semangat!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darmawati040 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
27-01-2020 18:25
Quote:Original Posted By bekticahyopurno


Selamat sore semuanya. Jangan lupa bahagia.

Zhe , rapiin spasinya ya. Jangan renggang kek itu ya. Dari header sampai post cerita di edit ya biar rapi. Format dirapiin dulu, jarak spasi dll.
Oke semangat!


Nah iya setuju!!

Enter-nya kebanyakan bun, jadi part 6 kelihatan agak renggang gitu.

Iya renggang, kayak hubungan kita.:'(
profile-picture
indahmami memberi reputasi
1 0
1
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
27-01-2020 19:09
Quote:Original Posted By bekticahyopurno




Selamat sore semuanya. Jangan lupa bahagia.

Zhe , rapiin spasinya ya. Jangan renggang kek itu ya. Dari header sampai post cerita di edit ya biar rapi. Format dirapiin dulu, jarak spasi dll.
Oke semangat!


Klw spasi perkata tuh udah sekali klik ajah..
Tapi berhubung pake justy jadi'y begitu.
Nah, kalau enter..
Emang aku buat banyak.
emoticon-Ngakak (S)

Quote:Original Posted By Uncle.Turtle
Nah iya setuju!!

Enter-nya kebanyakan bun, jadi part 6 kelihatan agak renggang gitu.

Iya renggang, kayak hubungan kita.:'(


Duuhh..
Gimana dong?
Maka'y jangan ngilang2 mulu kamu'y.
Jadi weh renggang.
emoticon-Frown


Okeh, aku edit yg enter.
Klw yg spasi perkata g' bisa.
Karena pake justy.
emoticon-Hammer
Diubah oleh indahmami
profile-picture
Uncle.Turtle memberi reputasi
1 0
1
Cinta Dua Dunia, Wanita di Balik Cadar
28-01-2020 17:38
Quote:]



Selamat sore semuanya. Jangan lupa bahagia.

Zhe , rapiin spasinya ya. Jangan renggang kek itu ya. Dari header sampai post cerita di edit ya biar rapi. Format dirapiin dulu, jarak spasi dll.
Oke semangat!


Selamat Sore
profile-picture
indahmami memberi reputasi
1 0
1
Halaman 10 dari 10
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
sisi-hati-yang-terbagi
Stories from the Heart
ular-berkepala-tikus
Stories from the Heart
tigapart-2
Stories from the Heart
before-morning-comes
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Heart to Heart
bacot-santuy-1
Stories from the Heart
Stories from the Heart
tentang-perjalanan
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia