alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
3
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d919998b84088595f25c32c/argopuro-bersama-misterinya
"Jay, jangan ke gunung Argopuro. Di sana ada banyak kejadian yang bakalan bikin kita tidak akan nyaman. Para pendaki kebanyakan yang hilang dan ditemukan sudah meninggal. Ganti gunung saja." "Ini tantangan, Be! Masa elo cemen banget deh. Hanya karena masalah Toriq yang hilang dan ditemukan meninggal aja Udeh ketakutan. Mana nyalinya seorang pendaki?" Kata Jay sambil meledek den
Lapor Hansip
30-09-2019 12:58

Argopuro Bersama Misterinya

Argopuro Bersama Misterinya


"Jay, jangan ke gunung Argopuro. Di sana ada banyak kejadian yang bakalan bikin kita tidak akan nyaman. Para pendaki kebanyakan yang hilang dan ditemukan sudah meninggal. Ganti gunung saja."

"Ini tantangan, Be! Masa elo cemen banget deh. Hanya karena masalah Toriq yang hilang dan ditemukan meninggal aja Udeh ketakutan. Mana nyalinya seorang pendaki?" Kata Jay sambil meledek dengan gaya alaynya.

"Iya itu betul kata Jay." Brian menimpalinya.

Mereka akhirnya pergi juga ke gunung Argopuro dengan sebuah mobil truk sewaan dari Brian.

Mereka sampai di gunung Argopuro dan mulai mendaki sambil bernyanyi. Tiba-tiba Sharley mendengarkan suara wanita ikut bernyanyi.

"Jay, suara lain datang. Gue kok jadi merinding ya?"

"Kalo takut, baca aja ayat kursi!" Sambil memeluk Sharley.

"Hai ada rumah tuh! Kita minta air panas yuk. Gue mau ngopi nih!"

"Udeh mulai halusinasi dah tuh si Curik." Kata Be sambil menarik Brian untuk kembali berjalan.

"Kena Hipotermia tuh! Kasih dia minuman jahe."

Sudah hampir lima jam mereka berputar-putar akan tetapi masih di tempat yang sama. Tidak bergerak kemanapun. Bahkan kembali ke tempat semula di mana suara seorang wanita tadi mengikuti irama lagu.

"Fiks, gue lelah! Ayo kita istirahat saja."

Akhirnya mereka beristirahat dan makan agar konsentrasi terjaga dengan baik. May terpisah dari kelompok karena mengejar kupu-kupu hingga jauh tersesat dan tidak tau jalannya pulang. Setelah itu makan mereka melanjutkan perjalanan, sampai melupakan may yang sedang tersesat di lembah.

Anehnya perjalanan kali ini lebih sampai menuju puncak gunung, itupun tidak memakan waktu lama. Cukup sekitar enam puluh menit saja, mereka sudah sampai puncak dan mulai beraktivitas Selfi di puncak pegunungan.

"Akhirnya kita sampai juga!" Kata Sherly.

"Hai, kemana may? Dia tidak ada di rombongan."

Jay mencoba menghubungi May. Namun dia tidak mendengar suara may bicara. Hanya ada suara burung dan hewan lainnya.

"Halo, Jay! Aku tersesat. Aku takut sendirian."

Jay kemudian mematikan ponsel dan mencoba melacak jejak may dari jprs. Bersama dengan Brian dan be juga Nam mereka menyusuri jalanan pegunungan yang mulai licin dan basah.

Selang beberapa jam merdeka menemukan ponsel may dekat sebuah sungai. Pesona sungai membuat mereka ingin menikmati hawa alam yang begitu sangat indah. Akan tetapi saat mereka menuju kedalam air sungai, mereka sangat terkejut.

"I ...ini bukan sungai!"

"Bagaimana ini?"

Kemudian mereka melihat Mau dan mencoba meminta pertolongannya. Anehnya May hanya berdiri bagai payung yang tidak bersuara sama sekali. Wajahnya pucat dan matanya melebar.

Untung saja Nirwana datang bersama rombongan yang dipimpin oleh Sherly untuk menolong mereka dan membawa mereka langsung turun gunung.

"Hari sudah malam! Kita harus berhenti."

"Jangan berhenti, kita akan mati! Sudah kubilang di sini wilyah ini tidak baik-baik saja."

"Aku lelah!"

Akhirnya mereka mendirikan kemah dan bermalam.

"Apakah esok nanti kita akan selamat?" Kata Brian.

"Semoga saja! Mari kita berdoa sebelum tidur."

Mereka berdoa bersama-sama. Saat keesokan harinya mereka segera bergegas pulang. Hanya may saja yang nampaknya pucat dan dingin.

"Apa kau baik-baik saja, May?"

May tiba-tiba menghilang dari wajah mereka. Kejadian ini membuat rombongan untuk segera pergi dari gunung itu.

Sesampainya di kaki gunung mereka terkejut melihat may mendatangi mereka dan memaki-maki dengan kalimat yang benar-benar seorang may.

"Kenapa aku ditinggalkan sendirian di dalam mobil yang terkunci ini? Kalian tau tidak? Aku kelaparan dan ..."

"Sudah jangan banyak bicara! Ayo pulang dan kita makan besar di restoran papaku." Kata Jack sambil mengajak may ke mobil.

Kemudian satu-persatu mereka memeluk may dan segera pulang dari gunung Argopuro, tanpa bercerita tentang kejadian yang terjadi di sana.
profile-picture
profile-picture
xxArial dan Richy211 memberi reputasi
2
Argopuro Bersama Misterinya
30-09-2019 16:59
Yess pertmaax bang. Gunung argopuro menyimpan misteri 😁
0 0
0
Argopuro Bersama Misterinya
30-09-2019 17:05
gak serem gan.
0 0
0
Argopuro Bersama Misterinya
30-09-2019 17:45
nice story gan. lumayan lah. serem dah kl ngebayangin pny pengalaman ginian tuh
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.