alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d8902bec0cad71bac75d920/what-can-i-say-kali-ini-dpr-sudah-keterlaluan-rakyat-muak
Lapor Hansip
24-09-2019 00:37

What Can I Say? Kali Ini DPR Sudah Keterlaluan, Rakyat dan Mahasiswa Muak!

Past Hot Thread
What Can I Say? Kali Ini DPR Sudah Keterlaluan, Rakyat Muak!


Gelombang unjuk rasa mahasiswa dari berbagai daerah sudah tidak bisa dibendung lagi. Mereka yang tergabung dari berbagai universitas di Indonesia kali ini sudah sangat muak dengan sikap yang digagas oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa di berbagai daerah ini dipicu oleh ulah DPR yang menggagas dan akan segera mengesahkan berbagai Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sangat kontroversial. Selain itu mereka juga bersikeras untuk membatalkan UU KPK terbaru yang baru saja disahkan. UU KPK yang baru dinilai menjadi bentuk konkret dari upaya pelemahan lembaga antirasuah tersebut.

Berikut akan dijelaskan berbagai RUU yang menuai kontroversi dan mengusik logika sehat kita. Simak dibawah ini:

1. RUU Pertanahan
Masyarakat awam mungkin kurang familiar dengan adanya gagasan merevisi UU Pertanahan ini. Nampaknya isu ini tertutup oleh isu seksi lainnya yang juga kontroversial seperti RUU Permasyarakatan, RKUHP, hingga RUU KPK.

Tapi asal kalian tahu jika RUU Pertanahan ini menjadi polemik karena mengandung sejumlah pasal yang potensial akan merugikan rakyat kecil dikemudian hari. Contohnya ada di Pasal 91 yang sangat berpotensi menjadi ‘pasal karet’. Hal itu karena pasal ini bisa memberikan legitimasi bagi aparat untuk memidanakan masyarakat yang ingin membela hak tanahnya. Berikut kutipan dari Pasal 91 tersebut:

“Setiap orang yang menghalangi petugas dan/atau aparatur penegak hukum yang melaksanakan tugas pada bidang tanah miliknya sebagimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (4) huruf c atau orang suruhannya, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah),”

Jadi, misalkan ada upaya penggusuran untuk pembuatan bandara dan sang pemilik tanah mencoba menolak upaya penggusuran yang dilakukan petugas, maka orang tersebut bisa dipidana. Miris!


2. RUU Permasyarakatan
Pekerjaan DPR lainnya yang sangat konyol juga terdapat dalam RUU Permasyarakatan. Bagaimana tidak konyol, karena dalam RUU tersebut ada sejumlah pasal yang memberikan ‘kebahagiaan’ untuk para napi. Pasal tersebut terdapat dalam pasal 9 huruf c yang mengatur hak napi untuk mendapatkan kegiatan rekreasional. Selain itu ada juga pasal 10 ayat 1 huruf d yang mengatur cuti bersyarat para napi. Nantinya para napi yang telah memenuhi persyaratan yang telah diatur tersebut berhak atas:

- Remisi
- Asimilasi
- Cuti mengunjungi atau dikunjungi keluarga
- Cuti bersyarat
- Cuti menjelang bebas
- Pembebasan bersyarat, dan
- Hak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Polemik pun muncul dari pasal ini. Melansir dari detikcom, menurut anggota Panitia Kerja (Panja) dari Fraksi PAN Muslim Ayub, menjelaskan bahwa hak cuti beryarat nantinya bisa digunakan oleh para napi untuk keluar dari lapas. Misalnya ke Mal, asalkan ditemani petugas.

Walaupun ditemani petugas lapas, namun tetap saja tidak akan elok jika mengizinkan napi untuk ke Mal. Apalagi dengan embel-embel ‘cuti’. Mereka ini lagi dihukum, bukan sedang bekerja. Gak perlu ada cuti-cutian!

3. RUU KUHP
Sebelumnya thread ini juga sudah membahas tentang RKUHP Pasal Perzinaan yang isinya juga cukup konyol. Salah satunya ada di Pasal 418 yang mengatur ancaman pidana selama 4 tahun bagi orang yang melakukan hubungan seks dengan wanita dan memberikan “harapan palsu” untuk dinikahi. Hal ini dianggap cukup aneh dan potensial menjadi pasal karet. Selengkapnya bisa dibaca melalui thread ini.

Tak sampai disitu, RKUHP juga memiliki pasal aneh seperti Pasal 278 yang menyebut:

“Setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori II (Rp 10 juta).”

Pasal aneh tersebut dikhawatirkan akan memicu polemik dan kegaduhan di masyarakat. Maka dari itu DPR harus berpikir ulang untuk mengesahkan pasal tersebut.

Selain itu di Pasal 432 juga terdapat pasal yang agak sulit untuk dicerna oleh akal sehat, karena disebutkan jika gelandangan akan didenda sebanyak Rp 1 juta. Berikut kutipan dari pasal 432 tersebut:

“Setiap orang yang bergelandangan di jalan atau di tempat umum yang mengganggu ketertiban umum dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori I (Rp 1 juta).”

Tahu kan anehnya dimana? Gelandangan jangankan untuk membayar denda sebanyak Rp 1 juta, mereka untuk makan saja masih sulit. Selain itu jika pasal ini diterapkan akan berpotensi menimbulkan situasi yang bisa menghakimi orang yang berada di jalanan.

4. UU KPK Terbaru
Terakhir, yang membuat gejolak mahasiswa membara di berbagai daerah adalah adanya UU KPK versi baru yang disinyalir dapat melemahkan lembaga antirasuah tersebut. Lebih miris lagi, Presiden Joko Widodo memastikan tidak akan menerbitkan Perppu untuk mencabut UU KPK yang terbaru ini (..Kompas.com).

Melansir dari situs resmi KPK, dijelaskan bahwa terdapat beberapa persoalan dalam UU KPK terbaru yang akan melemahkan kinerja KPK dalam memberantas korupsi. Diantaranya adalah independensi KPK yang terancam. Hal ini karena KPK tidak lagi bebas dari pengaruh kekuasaan manapun, dalam hal melakukan penyadapan saja KPK harus mendapatkan izin dulu dari Dewan Pengawas. Lebih mirisnya lagi, Dewan Pengawas tersebut dipilih oleh DPR dan menyampaikan laporannya pada DPR setiap tahunnya. Iya DPR, kalian gak salah baca kok, lembaga legislatif yang beberapa oknum anggotanya sering ditangkap karena terjerat korupsi.

Belum lagi dalam UU KPK terbaru ini juga mengatur bahwa sumber penyelidik dan penyidik hanya berasal dari Polri dan PPNS. Hal ini secara langsung membatasi sumber daya manusia yang ada di KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Apalagi jika melihat lembaga KPK di beberapa negara lainnya telah menerapkan sumber terbuka untuk penyidik, dan tidak harus dari kepolisian. Contohnya seperti CPIB di Singapura, ICAC di Hongkong, MACC di Malaysia, Anticorruption Commision di Timor Leste, dan lembaga antikorupsi di Sierra Lone.

* * *


Melihat sejumlah kontroversi yang terdapat dalam RUU dan UU KPK terbaru tersebut tentunya membuat publik sangat mempertanyakan kinerja Pemerintah dan DPR menjelang berakhirnya periode 2014-2019 ini.

What Can I Say? Kali Ini DPR Sudah Keterlaluan, Rakyat Muak!
Diubah oleh KASKUS.HQ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 18 lainnya memberi reputasi
19
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
24-09-2019 00:57
Emang bajingan itu mereka yang di DPR..emoticon-Blue Guy Bata (L)






Ane pengepul bata gan/sis..

Diubah oleh aitesarp13
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 9 lainnya memberi reputasi
6 4
2
24-09-2019 01:13


Quote:Original Posted By aitesarp13
Emang bajingan itu mereka yang di DPR..emoticon-Blue Guy Bata (L)


Bener-bener gak ngerti yang mereka wakili itu rakyat yg mana.

Udah bener mereka tidur, disuruh kerja ya jadinya gini..
emoticon-Najis

Komentar Kaskuser ini menjawab kenapa di thread ini ane sangat kecewa dengan DPR..
V
V
V
Quote:Original Posted By bibirtembem
Ada UU yg produk buatan legislatif, ada UU yg buatan DPR dengan masukan dari pemerintah. Intinya sih DPR sebagai pialang utama yang berhak sedari awal proses pembuatan UU. Pemerintah cuman ngasi masukan dan saran dan persetujuan. emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir
Diubah oleh VolkswagenPutih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
24-09-2019 01:13
Quote:Original Posted By aitesarp13
Emang bajingan itu mereka yang di DPR..emoticon-Blue Guy Bata (L)

namanya juga hewan emoticon-anjing

ebong dimari banyak lho yang bela2in hewan emoticon-Genit

emoticon-Belgia

bagi bata nya woy emoticon-Blue Guy Bata (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
.co.cc17baik dan 8 lainnya memberi reputasi
3 6
-3
Lihat 1 balasan
24-09-2019 01:17
Pokoknya enggak mau tau !

emoticon-Marah

I Love JKW 3000 !

emoticon-Belgia

Mahasiswa terkena virus radikal !

emoticon-Salah Kamar

ebong memang sangat pintar !

emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 4 lainnya memberi reputasi
4 1
3
24-09-2019 01:21
aku suka kalian baku hantam. Terlihat sangat manusia. emoticon-Tepuk Tangan
0 0
0
24-09-2019 01:40
Dehewan Perwakilan Rakyatemoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan Santri.Santuy memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
24-09-2019 01:46
What Can I Say? Kali Ini DPR Sudah Keterlaluan, Rakyat Muak!

masih saya pantaw emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
24-09-2019 02:11
dan selama ini ane baru lihat DPR. tp di Twitter bangak tagar Jokowi turun.

sebenernya alurnya seperti apa si?
0 0
0
Lihat 1 balasan
24-09-2019 03:00
Fadli Wakil Ketua DPR Kan? Jadi Ini Hasil Kerja Fadli?
0 0
0
24-09-2019 03:26
Pinter juga oknum yang menunggangi mahasiswa.
emoticon-No Hope
Pengalihan isu, dan masih tetap berusaha menggoyang tahta Ri1.
emoticon-I Love Indonesia
Ane kalo jadi peserta aksi, barbarin aja sekalian target itu ketua dpr dan kroninya.
Fix, mereka perusak dan tak tergantikan. Posisi mereka penting tapi ga ada yg bisa lengserin kecuali paksa.
profile-picture
Bamonth memberi reputasi
1 0
1
24-09-2019 03:31
THAT PEKOKTHOO
emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
Diubah oleh prasetyanddy
0 0
0
24-09-2019 04:19
Quote:Original Posted By gentongb
dan selama ini ane baru lihat DPR. tp di Twitter bangak tagar Jokowi turun.

sebenernya alurnya seperti apa si?


Setau ane sih mahasiswa cuma ngedemo dpr dan minta presiden untuk tolak RUU gan, untuk tagar tersebut kayaknya sih oknum yg memanfaatkan moment ini aja, soalnya liat dari beberapa foto diberbagai akun mahasiswa yang dishare ga ada tagar tersebut gan
profile-picture
profile-picture
Santri.Santuy dan waffletrack memberi reputasi
2 0
2
24-09-2019 04:47
ruu di bahas bareng pemerintah. kalau udah mau di sahkan berarti dua pihak sudah setuju dalam hal ini pemerintah dan dpr sudah setuju. keknya pemerintah ningkung di tengah jalan gara2 ada protes biar nggak terlalu di salahkan. faktanya sama2 nggak becus bikin ruu. ini gara2 negara di kelola segolongan pihak aja baik dari pihak pemerintah maupun dpr nya. kagak ada check and balance. baru gerak pas sudah banyak yang nolak.
profile-picture
Santri.Santuy memberi reputasi
1 0
1
Lihat 4 balasan
24-09-2019 05:07
korupsi adalah indonesia
indonesia adalah korupsi
udah nyata-nyata bertahun-tahun dari jaman dulu kok masih malu ngakuin. malah pada marah en bilang kalau kita gak pernah kayak gitu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
24-09-2019 05:09
Biasalah DPR kalau sudah mau habis masa jabatan, dari dulu juga gitu.
profile-picture
Santri.Santuy memberi reputasi
1 0
1
24-09-2019 05:31
What Can I Say? Kali Ini DPR Sudah Keterlaluan, Rakyat Muak!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andanlandung dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
24-09-2019 05:42
Balasan post brick_water
Demo ini adalah bagian dari check dan balance. DPR menjadi sangat kuat/super body dengan UU MD3-nya. Menurut ane, sumber permasalahan adalah dari DPR yang saat ini bukan mewakili rakyat. Pemerintah dipaksa setuju karena DPR adalah pengawas pemerintah sesuai UU MD3.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
darwinsilb dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
24-09-2019 05:49
udah aneh ini yg katanya mewakili rakyat.
profile-picture
profile-picture
Aparatkaskus dan Santri.Santuy memberi reputasi
2 0
2
24-09-2019 05:53
Apakah dpr sudah berubah arti menjadi dewan penghianat rakyat?
profile-picture
Santri.Santuy memberi reputasi
1 0
1
24-09-2019 06:10
Makanya jangan nyoblos.. Biar ga koar2 😂👍
0 0
0
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.