alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d801c6c8d9b17319c368f6c/ekspor-ri-turun-10-bulan-beruntun-apa-yang-salah
Lapor Hansip
17-09-2019 06:36
Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?
Past Hot Thread
Quote:
Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?
MARKET - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
 16 September 2019 12:21
Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?


Jakarta, CNBC Indonesia - Ekspor Indonesia kembali terkontraksi alias turun pada Agustus. Dengan begitu ekspor sudah turun selama 10 bulan beruntun.

Pada Agustus, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Agustus adalah US$ 14,28 miliar. Turun 9,99% secara year-on-year (YoY).

Catatan ini memperpanjang rekor koreksi ekspor menjadi 10 bulan berturut-turut. Rantai terpanjang sejak Oktober 2014-Juli 2016.


Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?


Suharyanto, Kepala BPS, menyebutkan bahwa penurunan ekspor Indonesia disebabkan koreksi harga sejumlah komoditas andalan. Dia mencontohkan harga batu bara anjlok 44% YoY, minyak sawit mentah (CPO) amblas 19,42% YoY, dan karet ambrol 6,25% YoY.


Ketiga komoditas itu adalah memang andalan ekspor Indonesia. Sepanjang Januari-Agustus, ekspor bahan bakar mineral (yang sebagian besar adalah batu bara) menyumbang 14,84% dari total ekspor non-migas.

Sementara kelompok lemak dan minyak hewan/nabati (yang didominasi CPO) menyumbang 10,69%. Kemudian karet dan barang dari karet berkontribusi 4,07%. Tiga kelompok itu saja sudah mencakup hampir sepertiga ekspor non-migas Tanah Air.

Kinerja ekspor Indonesia belum berubah, masih sangat bergantung kepada komoditas. Ini yang membuat ekspor begitu tertekan saat terjadi penurunan harga di tingkat dunia. Andai Indonesia bisa mengubah haluan ekspor dari berbasis komoditas menjadi produk manufaktur, mungkin ceritanya berbeda.


Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?


Thailand dan Malaysia Kedepankan Manufaktur


Ambil contoh Thailand. Pada 2018, ekspor non-migas Negeri Gajah Putih didominasi oleh produk industri manufaktur seperti mesin (17,2%), peralatan elektronik (14%), dan kendaraan bermotor serta suku cadangnya (12,2%).



Ini membuat ekspor Thailand punya keunggulan kompetitif, bukan sekadar komparatif. Dengan menjual produk manufaktur, pendapatan ekspor Thailand bisa berlipat-lipat dibandingkan jika hanya menjual barang mentah.


Akibatnya, Thailand bisa menjaga kinerja ekspor mereka. Memang ada kontraksi karena penurunan permintaan global akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) vs China, tetapi tidak sedalam di Indonesia.


Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?


Contoh lain adalah Malaysia. Pada Januari-Juli, 38,3% ekspor Negeri Jiran adalah alat listrik dan produk elektronik. Disusul oleh hasil minyak (7,3%) serta kimia dan produk kimia (5,8%).


Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?


Seperti halnya Thailand, kinerja ekspor Malaysia juga lebih baik ketimbang Indonesia karena tidak mengandalkan komoditas. Padahal Malaysia adalah salah satu produsen CPO terbesar di dunia, tetapi tidak terlena dengan menjual begitu saja.


Ekspor RI Turun 10 Bulan Beruntun, Apa yang Salah?


Pelajaran yang bisa dipetik adalah, lagi-lagi, Indonesia harus berubah. Jangan menggantungkan diri kepada komoditas, yang membuat kinerja ekspor menjadi tidak jelas. Dampaknya adalah ekspor bisa membebani pertumbuhan ekonomi, bukan berkontribusi.


Indonesia harus berupaya membangun industri pengolahan. Ubah deindustrialisasi menjadi reindustrialisasi. Dengan begitu, ekspor Indonesia bisa lebih berkualitas seperti di Thailand atau Malaysia.





Quote:Tahun 2019, tahun yang berat buat ekonomi Indonesia khususnya. emoticon-Frown
Data memang tidak bisa berbohong. emoticon-shakehand

Semoga bisa keluar dari zona hitam sektor ekspor kita di 2020, 3 bulan lagi emoticon-coffee


Diubah oleh anarchy0001
profile-picture
profile-picture
profile-picture
izzy713 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
17-09-2019 06:40
Susah.
Yg lain udh menang infraatruktur.
Skrg tinggal manufaktur

Lah indo, msh ribut dg pasokan listrik.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 3 lainnya memberi reputasi
2
17-09-2019 06:45
Yang pasti bukan salah jokowi
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
music9000 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
17-09-2019 06:51
Pertimbangankam kondisi global dong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lihat 1 balasan
17-09-2019 07:00
Quote:Original Posted By pamansengkuni
Yang pasti bukan salah jokowi
emoticon-Leh Uga

Salah jokowi kampret pada nakut2in persuahaan luar negeri tapi gak dibelenggu emoticon-Maaf Agan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
izzy713 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lihat 1 balasan
17-09-2019 07:02
Silahkan menikmati...belum berasa kok...ntr klo udh berasa hidup lbh susah pasti bunyi sendiri
0
17-09-2019 07:06
Global emang turun. Masing2 negara prioritaskan produksi n konsumsi lokal. Contohnya dgn perang dagang, masing2 pada nyelamatin negaranya masing.
Tahun 2020 malah bakalan lebih berat.
Asalkan jokowi bisa genjot pertumbuhan ekonomi domestik hrsnya bisa bertahan
Indonesia diuntungkan krn populasi besar dgn konsumsi domestiknya juga tinggi

Yg paling berat tuh negara dgn populasi kecil n ekonominya bergantung pada ekspor.
Diubah oleh takebeer212
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan anarchy0001 memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
17-09-2019 07:09
Balasan post xrm
ada juga kok gan di berita diatas..

Ambil contoh Thailand. Pada 2018, ekspor non-migas Negeri Gajah Putih didominasi oleh produk industri manufaktur seperti mesin (17,2%), peralatan elektronik (14%), dan kendaraan bermotor serta suku cadangnya (12,2%).

Ini membuat ekspor Thailand punya keunggulan kompetitif, bukan sekadar komparatif. Dengan menjual produk manufaktur, pendapatan ekspor Thailand bisa berlipat-lipat dibandingkan jika hanya menjual barang mentah.

Akibatnya, Thailand bisa menjaga kinerja ekspor mereka. Memang ada kontraksi karena penurunan permintaan global akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) vs China, tetapi tidak sedalam di Indonesia.


tapi mungkin spesifik bahas data ekspor aja sama negara pembanding.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 2 lainnya memberi reputasi
3
17-09-2019 07:14
paling gampang ya salahin jokoui saja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
izzy713 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lihat 1 balasan
17-09-2019 07:17
manufaktur kita jauh.

lawong salah konsep, yang di selesailan bukan gap infrastruktur antar daerah dulu.

liat aja pas PLN blackout, gimana komentar warga luar pulau jawa yang sudah terbiasa pemadaman.

infrastruktur bkn cuma jalan, gap infrastruktur ny itu sangat gede.

yang bagus itu kaya di Nusa tenggara, dibuatkan infrastruktur sesuai prioritas, ada waduk sama sistem pengarian.

Diubah oleh KuwuRT
profile-picture
profile-picture
DoDoLanDoDoL dan jkwselalub3n4r memberi reputasi
2
17-09-2019 07:20
Semoga Indonesia bisa mengubah haluan ekspor dari berbasis komoditas menjadi produk manufaktur, harus berupaya membangun industri pengolahan. Ubah deindustrialisasi menjadi reindustrialisasi.

Dengan begitu, ekspor Indonesia bisa lebih berkualitas seperti di Thailand atau Malaysia ( Thailand dan Malaysia Kedepankan Manufaktur )
0
17-09-2019 07:20
Ini pasti salah prabowo

salawo (semua salah prabowo)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
music9000 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
17-09-2019 07:23
Riau dan kalbar
ini selalu sepaket soal kebakaran lahan,tolong diperhatikan lah korelasi nya dua propinsi itu
0
17-09-2019 07:26
mending demo..emoticon-Big Grin
0
17-09-2019 07:29
MUTU DAN KWALITAS PRODUK TAK TERJAGA DAN TAK SESUAI STANDARD INTERNASIONAL.
profile-picture
anarchy0001 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
17-09-2019 07:34
Balasan post baniwahyudi
Iya bener banget bong ini semua salah kampret. jokowi tidak salah dan tidak pernah bisa dipersalahkan
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
arw92 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
17-09-2019 07:37
10 Tahun SiaSia 2004-2014 Katanya Sih
Quote:Original Posted By pamansengkuni
Yang pasti bukan salah jokowi
emoticon-Leh Uga
profile-picture
jkwselalub3n4r memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
17-09-2019 07:39
Balasan post r0man0
Rakyat indo sendiri yg tidak menghargai kualitas, selalu nyari yg paling murah.

Kebalikan dgn jepang. Kualitas export mereka malah diturunin kualitasnya dibandingkan kualitas pasar dalam negerinya agar bisa bersaing di internasional
emoticon-Leh Uga
0
Lapor Hansip
17-09-2019 07:40
Balasan post dsturridge15
Dan 2 periode 2014-2024 yang sungguh sangat merrrroket
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
reistermeister dan jkwselalub3n4r memberi reputasi
2
17-09-2019 07:53
karena kabinet kerja ternyata tidak bekerja.
profile-picture
jkwselalub3n4r memberi reputasi
1
17-09-2019 08:01
ekspornya barang mentah memang bergantung harga pasar
0
Halaman 1 dari 5
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.