alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d7904695cf6c4697706cb8e/bos-investasi-bodong-ini-diduga-manfaatkan-ustaz-untuk-tipu-korban
Lapor Hansip
11-09-2019 21:27
Bos Investasi Bodong Ini Diduga Manfaatkan Ustaz untuk Tipu Korban
Bos Investasi Bodong Ini Diduga Manfaatkan Ustaz untuk Tipu Korban

Investasi bodong yang dijalankan PT RHS mengakibatkan 109 orang mengalami kerugian hingga Rp 7 miliar. Bos Investasi abal-abal ini disebut-sebut memanfaatkan sejumlah tokoh agama untuk meyakinkan para korban agar mau menanamkan modalnya.

Detikcom mendapatkan informasi tersebut dari Ricky Wijaya (36), salah seorang korban Investasi bodong PT RHS. Pria asal Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini ditunjuk para korban lainnya untuk memberi keterangan kepada wartawan.

Ricky mengaku pertama kali ditawari untuk berivestasi di PT RHS oleh pria berinisial ISN, warga Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto pada akhir 2016. Dia mengenal ISN sebagai sosok guru agama dan ustaz yang biasa ceramah agama. Menurut dia, ISN menjadi salah satu bendahara di Bisham, komunitas bagi para investor PT RHS.

Baca juga: Pengakuan Bos Investasi Bodong Mojokerto yang Rugikan Korban Hingga Rp 7 M

"Dia bilang ke saya kalau punya teman namanya AR (Direktur PT RHS) teman kuliahnya dulu punya usaha di bidang suplier bahan bangunan. Dia meyakinkan saya kalau AR tidak mungkin mengecewakan karena sudah kenal lama," kata Ricky saat dihubungi detikcom, Rabu (11/9/2019).

Ricky pun percaya dengan tawaran dari ISN yang dia kenal sebagai ustaz. Di dalam benaknya kala itu, tidak mungkin seorang tokoh agama bakal menjerumuskan dirinya. Bagi hasil 5 persen tiap bulan juga membuatnya tergiur. Sehingga dia menanamkan uangnya Rp 25 juta ke PT RHS pada Desember 2017.

"Karena beneran ada bagi hasil, saya nambah lagi sampai Rp 45 juta. Dana saya transfer langsung ke rekening AR. Saya diberi sertifikat oleh AR melalui ISN. Bagi hasil 5 persen saya dapatkan sampai Februari 2018, setelah itu mandek," ujarnya.


Sertifikat dari AR juga membuat Ricky semakin yakin untuk menanamkan modalnya di PT RHS. Selain bertuliskan nilai uang yang dia tanamkan, sertifikat tersebut terdapat hologram layaknya surat berharga, nama PT RHS, serta tanda tangan AR selaku Direktur perusahaan.

Sementara ISN yang mengajaknya berinvestasi, kata Ricky, mendapatkan imbalan dari AR. "Pak ISN ngajak saya dapat 10 persen dari nilai investasi saya," ungkapnya.

Ricky menjelaskan, AR dan Kepala Cabang PT RHS Mojokerto berinisial DW juga memanfaatkan sosok tokoh agama lainnya untuk menggaet para korban. Bahkan sosok yang dipakai alat adalah Gus, atau anak kiai yang mempunyai jemaah pengajian.

Baca juga: Terbukti Menipu, Bos Investasi Bodong di Mojokerto Bakal Dijemput Paksa

"Ada Gus yang disebut AR sebagai gurunya. Saya pernah melihat saat pertemuan di Bypass Mojokerto. Gus itu disalami dianggap sebagai gurunya. Supaya kesannya di belakang ada para ulama. Yang meyakinkan itu pakai agama, kok agama dipakai kepentingan seperti gitu," terangnya.

Pengacara para korban Tuty Rahayu Laremba juga mengutarakan hal yang sama. Menurut dia, terdapat sosok Gus yang dijadikan Dewan Penasehat di PT RHS. Di hadapan para korban, AR menyebut Gus tersebut sebagai gurunya.

Selain itu, para tokoh agama juga dimasukkan ke dalam Tim 9 yang dibentuk AR. Tim ini menjalankan fungsi syiar agar para investor semakin yakin. Namun dia mengaku belum mempunyai bukti adanya aliran dana korban ke para tokoh agama.



"Saya dapat konfirmasi dari para korban, salah satu modusnya lewat pengajian,dengan modus-modus jemaah, memakai nama besar tokoh agama sehingga korban tertarik," tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Julian Kamdo Waroka mengaku belum mendapatkan keterangan adanya modus memanfaatkan para tokoh agama dalam kasus investasi bodong yang dia tangani. Sejauh ini, para korban menyatakan datang langsung ke DW untuk berinvestasi.

Baca juga: Daftar Terbaru Fintech Ilegal dan Investasi Bodong, Waspadalah!

"Uang dari DW kemudian diserahkan ke AR," tandasnya.

Para korban investasi bodong ini beramai-ramai melapor ke Polres Mojokerto Kota, Selasa (3/9). Keseluruhan korban mencapai 109 orang dengan nilai kerugian Rp 7 miliar.

Mereka tertarik menanamkan modalnya ke PT RHS karena diiming-imingi bagi hasil 5 persen tiap bulan. Namun, bagi hasil tersebut hanya berjalan beberapa kali saja. Pihak perusahaan kabur bersama uang para korban.
Sumber :

https://m.detik.com/news/berita-jawa...rom=wpm_nhl_21

Jangan mau dibohongin pakai sendok emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imba.ruiner dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
11-09-2019 21:31
Sesalah-salahnya nganu.....emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 2 lainnya memberi reputasi
3
11-09-2019 21:31
Memang benar, paling gampang itu jual agama ya?
Untung orangnya belum kabur ke luar negeri emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samradler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
11-09-2019 21:40
Oalah
Jelas jelas itu riba kok bawa2 nama ustadz

0
11-09-2019 21:40
Pt rhs

Pisang tegang rijik habib shihab? emoticon-Bingung (S)













































emoticon-linux2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ezza.i dan 4 lainnya memberi reputasi
5
11-09-2019 21:42
siapa yg ngajarin tipu daya nih ?

kampret emg jago soal kelicikan dan tipu daya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samradler dan 3 lainnya memberi reputasi
4
11-09-2019 21:42
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
1
11-09-2019 21:47
Quote:Original Posted By suryahendro
jadi inget GTIS :
https://bisnis.tempo.co/read/563539/...si-bodong-gtis


JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus investasi bodong PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) memasuki babak baru. Setelah Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menahan dan menetapkan Direktur GTIS Aziddin sebagai tersangka, nasabah GTIS kini mendesak kepolisian untuk menetapkan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin dan Ketua MUI KH Amidhan Shaberah sebagai tersangka.

@sniper2777
@fuckinghandsome

kata kampret diatas sih

maruf sang pembasmi penista agama


salam gtis emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samradler dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lihat 1 balasan
11-09-2019 21:48
seperti kasus yg sudah2 mending di ikhlaskan sajaemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
4
11-09-2019 21:49
Selama masyarakat blm pintar, pasto banyak ginian.

Kecuali pemerintah tegas dlm penindakan hukun
0
11-09-2019 21:49
Quote:Original Posted By ustad.syam
JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus investasi bodong PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) memasuki babak baru. Setelah Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menahan dan menetapkan Direktur GTIS Aziddin sebagai tersangka, nasabah GTIS kini mendesak kepolisian untuk menetapkan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin dan Ketua MUI KH Amidhan Shaberah sebagai tersangka.

@sniper2777
@fuckinghandsome

kata kampret diatas sih

maruf sang pembasmi penista agama


salam gtis emoticon-Big Grin


Ketika aseng dibantu ama pribumi aseliemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 2 lainnya memberi reputasi
3
11-09-2019 21:49
Quote:Original Posted By fuckinghandsome




sepertinya iya.
isi vote nya bray emoticon-Smilie


Astagfirullah. Mohon maaf gan emoticon-Mewek




id ane cuma ini gan, silakan tanya momod, admin.
jangan fitnah dan menista agama mulu emoticon-Big Grin


bisa dong bisa dong bisa dong

Tenang bray, Kyai Ma'ruf Amin sudah jelas lebih baik dibanding si penista agama.
Thread ini biar pendukung penista agama bisa move on dengan membaca fakta

iya mending anda kembali lagi ke negara leluhur anda agar bebas berak disana emoticon-Smilie





iya penista agama bandot tua yg suka selingkuh dan rela meninggalkan anak istri demi daun muda.
Saya sih ingin berkeluarga seperti pak jokowi yg setia dan harmonis emoticon-Nyepi


salam investasi gtis emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan galuhsuda memberi reputasi
2
11-09-2019 21:50
Quote:Original Posted By joseffani
Oalah
Jelas jelas itu riba kok bawa2 nama ustadz


Bagi hasil itu bukan riba kisanak emoticon-Metal





































































emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
4
11-09-2019 21:52
Cara licik komunis menyerang ulama
profile-picture
profile-picture
skywalker45 dan beyoungcarerock memberi reputasi
0
11-09-2019 21:52
kirain yg enih
Bos Investasi Bodong Ini Diduga Manfaatkan Ustaz untuk Tipu Korban
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Lt.Evans dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Lihat 1 balasan
11-09-2019 21:57
Quote:Original Posted By ustad.syam
salam investasi gtis emoticon-Ngakak


Lu jangan lupa sertifikatnya bray
Bos Investasi Bodong Ini Diduga Manfaatkan Ustaz untuk Tipu Korban
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan ustad.syam memberi reputasi
2
11-09-2019 21:58
Inisialnya mirip2 lah
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
1
11-09-2019 22:02
katanya sih sebaik-baiknya orang kapir tetep masuk neraka, seburuk-buruknya orang muslim tetep masuk surga .... jadi walau nipu juga asal seiman tetep masik surga emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S) emoticon-Betty (S)
profile-picture
profile-picture
soljin7 dan ustad.syam memberi reputasi
0
Lapor Hansip
11-09-2019 22:02
Balasan post cipokan.yuk
Quote:Original Posted By cipokan.yuk
kirain yg enih
Bos Investasi Bodong Ini Diduga Manfaatkan Ustaz untuk Tipu Korban


Bos Investasi Bodong Ini Diduga Manfaatkan Ustaz untuk Tipu Korban
profile-picture
cipokan.yuk memberi reputasi
1
11-09-2019 22:17
nipu kalangan "internal" sendiri ga bisa dihukum

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soljin7 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
11-09-2019 22:22
Ya syukur kalau sudah ditangkap polisi
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
1
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.