alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.84 stars - based on 25 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d738685e83c7256212fdf12/toko-berhantu--based-on-true-story
Lapor Hansip
07-09-2019 17:29
Toko Berhantu ( based on true story )
Past Hot Thread
Toko Berhantu ( based on true story )



Setelah gw upload rekaman "Tangisan itu.." dan banyak yang share dan banyak yang minta buat di jadiin cerita. karena gw tau platflorm yang bagus untuk mengabadikan itu disini akirnya gw memutuskan buat bikin thread khusus disini

yang belom nonton monggo di tonton dulu, disarankan pakai hs full volume biar kedengeran, tapi awas jumpscare suara gw wkwk

 

untuk menambah feel cerita silahkan membaca sambil dengar rentetan lagu yang cocok untuk baca cerita horor

link :


gw bukan sastrawan, gw bahkan gak punya keahlian menulis cerita dengan baik, tapi gw mencoba menceritakan kejadian ini dengan bahasa yang mudah dimengerti

index ada di post 2
Diubah oleh keseleksendok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kingkoplax dan 39 lainnya memberi reputasi
40
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 9
07-09-2019 17:30
Diubah oleh keseleksendok
profile-picture
ableh80 memberi reputasi
1
07-09-2019 17:31
Part 1
Prolog

Perkenalkan nama ku ucok, aku adalah anak bungsu dari 3 bersaudara, 2015 aku dan sekeluarga ( kecuali kakak ku yang pertama karena udah menikah ) pindah dari jawa ke kalimantan untuk mengadu nasib disana. Bukan tanpa sebab kami pindah, selain karena bapak ku adalah pensiunan dari pns, rata rata keluarga dari bapak dan ibu ku banyak yang sudah "sukses" di kalimantan

Dari uang pensiun dan hasil dari menjual rumah yang dijawa kami menyewa sebuah tempat yang lumayan strategis di kota samarinda.

Bapak dan kakak ku memutuskan untuk membuka usaha foto copy, ibuku meneruskan usaha penjahit yang sudah dari dulu ibuku tekuni dan sedangkan aku harus mencari pekerjaan

4 tahun berselang, kami memustuskan untuk pindah tempat karena ibuku mengikuti program rumah bersubsidi dari pemerintah, selain dari faktor jika tetep tinggal dirumah sewa akan cukup menguras keungan, rumah yang sebelum nya juga sebidang tanah nya telah dibeli orang lain jadi agak berat untuk tetap tinggal disana

Tempat untuk sewa toko yang baru pun sudah ditentukan, tempat nya bener bener strategis, dekat dengan kantor kelurahan dan di pertigaan jalan antar desa, namun siapa sangka dibalik tempat yang sestrategis ini tersimpan banyak misteri yang sampai detik ini pun belom terungkap.

Mereka ada

25 Agustus 2019

tepat 2 minggu yang lalu, aku dan sekeluarga harus pindah ketempat yang baru, berat rasanya harus meninggalkan tempat yang sudah 4 tahun lama nya menemani seluk beluk enak tidak nya kehidupan, namun kami juga harus memikirkan dan menjalani kehidupan yang lebih baik dikemudian hari

Panas terik nya kota samarinda cukup aku rasakan kala itu, setelah selesai menaruh dan menata barang barang yang ada dirumah, aku dan bapak ku berlanjut menata dan membersihkan toko

ini kali pertama aku kesini, sebelum sebelum nya hanya kakak,ibu dan bapak ku yang nge cek tempat. Kesan pertamaku melihat tempat ini cukup bagus dan memanjang kedalam, bau cat juga masih sedikit tercium,gak ada kesan 'horor' yang ada didalam nya

" sopo seng ngecet tembok e pak ( siapa yang ngecat dinding pak ) " tanya ku sambil melihat cat dinding yang masih sedikit basah

" mas mu " jawab bapak ku sembari menaruh sapu dan pel

setelah melihat bagian depan, aku berlanjut ke bagian belakang, ada bilik kayu yang menjadi pembatas ruang depan dan ruang tengah atau biasa orang jawa bilang triplek, di paling belakang ada toilet dan sebuah ruangan yang tertutup disamping toilet, ada sebuah stiker kutipan ayat alquran yang di tempel di pintu tersebut, ku coba untuk membuka pintunya namun ternyata terkunci, sesaat setelah aku mencoba membuka pintu ada suara benda terjatuh dari dalam, aku gak mikir aneh aneh, bisa jadi itu tikus karena ini tempat sudah gak berpenghuni hampir 1 tahun, bahkan saat itu aku gak sempat berpikir kenapa tempat sestrategis ini enggak ada yang sewa selama 1 tahun, untuk harganya pun kemarin ibuku bilang sangat murah, perbulan hanya 1jt, aneh gak sih ? iya itu gak ada terpikir sama sekali (ok back to story)

Aku berlalu kedepan, ternyata bapak ku sedang berbincang dengan ibu pemilik tempat tersebut, yang kebetulan rumahnya disamping pas.

" pak ruangan guri kok dikunci ( pak ruangan belakang kok dikunci ) " tanya ku disela sela mereka berdua sedang berbincang

" loh mosok di kunci... bapak ra diwei kunci ruangan iku i karo ibuk mu ( loh masak dikunci, bapak enggak dikasih kunci ruagan itu kok sama ibukmu ) " jawab bapak ku yang sedikit heran

" iyo dikunci aku njajal tak buka ra iso kok ( iya dikunci aku nyoba buka gak bisa kok ) " ucap ku mempertegas

" yowes nyapu seng enek e ae, mbar ngunu ndang dipel trus di toto nggone seng enak ( yaudah sapu yang ada aja dlu, habis itu di pel terus di tata tempat nya biar enak ) "


Aku berlalu meninggalkan bapak dan ibu pemilik tempat yang sedang asik berbincang. Ambil sapu lalu mulai menyapu dari belakang kedepan, gak ada kejadian aneh sampai aku selesai ngepel seluruh lantai kecuali ruangan yang terkunci, setelah lantai kering aku dan bapak ku mulai menata meja dan mesin foto copy, disela sela menata barang aku mencium bau wangi, gak bisa ku deskripsikan itu wangi seperti apa, yang jelas wangi dan aneh nya tadi gak tercium saat aku bersih bersih, bau wangi itu tercium hanya dipojokan ruangan, ketika berjalanan sedikit wangi itu menghilang, dan ternyata yang heran bukan cuman aku, bapak ku juga sama sama mencium dan heran ini bau apa dan kenapa bisa hanya kecium dipojokan ruangan

" opo iki pak ( apa ini pak ) " tanyaku yang heran sambil senyum senyum

" mbuh wes jarno, penting ra ganggu ( gatau dah biarin, yang penting gak ganggu ) " ucap bapak ku menenangkan diri

aku tau bapak ku parno alias takut, terlihat jelas dari raut wajahnya, aku hanya senyum senyum sendiri liat bapak haha sungguh berdosa anak mu ini pak


Hari mulai sore, sebenernya sih pengen lama lama disitu, kalau cuman begitu doang gak ada greget nya, tapi karena bapak ku dah parno duluan akirnya kami pulang


Skip ke hari besok. aku bangun disore hari, karena udah jadi rutinitas ku begadang diwarnet sampai pagi dan tidur pagi, hari itu adalah hari perdana toko dibuka, dan yang jaga toko sore sampai malam kakak dan om ku, bapak dan ibu sudah dirumah saat aku bangun, karena motor cuman 1 jadi gak bisa mondar mandir ke toko

Setelah mandi dan makan aku bergegas ke toko, disana aku gak ngapa ngapain, hanya mendengarka lagu dan chatingan dengan beberapa teman ku, toko juga masih sepi karena baru aja dibuka

Pukul 9 malam om ku pamit pulang, tinggal lah aku dan kakaku yg gabut setengah mati di toko ( karena indihome belom ada jadi gak bisa streaming youtube ), gak lama setelah itu ada temen nya kakak ku yang jemput dia

" kowe engko metu opo turu kene ? ( kamu nanti keluar apa tidur sini) " tanya kakak ku tiba tiba

" metu aku enek latian ( keluar aku ada latihan ) " jawab ku yang masih fokus dengan hp yang ada genggaman ku

" yowes tak tinggal yo peda e gowo en aku mule isuk ( yaudah ku tinggal ya motornya bawa aja aku pulang pagi ) " ucap kakak ku sebelum dia jalan

Minggu minggu ini memang aku harus latihan rutin, karena akan ada tournamen minggu depan.

Latihan ku jam 10 malem ( karena paket begadang hanya jam 10 ) sedangkan sekarang masih jam 9 malem, masih ada 1 jam buat aku leyeh-leyeh atau nyantai, suasana yang tadi nya ramai dengan bercandaan om dan kakak ku sekarang menjadi sunyi, suara lalu lalang motor lewat juga semakin jarang karena memang sudah larut malam

Sudah lewat 15mnt aku sendiri ditoko hawa nya mulai gak enak, beberapa kali aku ngerasa seperti ada seseorang yang lewat dibelakang ku namun setiap kali menoleh perasaan itu hilang, oh iya aku bukan tipikal orang yang penakut ya atau parno an ya, tapi setiap orang pasti bisa ngerasain kayak ada yg lewat di belakang, dan itu yang aku rasa in sekarang. Masih dengan posisiku yang menyender dikursi sampai aku mendengar suara langkah kaki menuju ketoilet, *duk duk duk seperti suara kaki yang dihentakan..... ok ini aku sendirian disini, pintu toko juga sudah ditutup oleh kakak ku sebelum dia pergi tadi, selogika logikanya kalau ada orang masuk pasti aku tau, spontan aku cek kebelakang, agak gelap karena lampu diruang tengah belom dipasang, aku berjalan ke arah toilet suasana kembali hening, hanya suara jangkrik dan ranting pepohonan yang tertiup angin memecah keheningan malam


*Janc*k aku digangguin* gerutu ku dalam hati, aku berdiam didepan toilet kurang lebih 20detik, memastikan itu apa... tapi setelah 20detik aku berdiam disitu gak ada terjadi apa apa, kembali aku duduk diruang depan sambil fokus ke hp, aku cuekin apa yang barusan terjadi, ini baru hari pertama dan belom nginap disini, gimana nanti coba

Bersambung...


cuplikan part 2 : "tangisan itu... seperti tangisan yang amat sangat dalam"

[I]part 2 update nanti malam atau besok yang jelas selanjutnya update jam 2/3[/I]
Diubah oleh keseleksendok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redbaron dan 11 lainnya memberi reputasi
12
07-09-2019 20:29
mana gan
profile-picture
profile-picture
trisulalazuardi dan agahigh memberi reputasi
0
07-09-2019 22:48
mana ceritanya gan
0
08-09-2019 16:34
baru buka lapak pantengin dulu dah
0
08-09-2019 19:22
nandain di pejwan dulu sambil nunggu lanjutannya..
0
08-09-2019 20:23
samarinda dimana gan, kasih ancer2 mudah2an bisa saya tebak....
0
09-09-2019 16:08
Quote:Original Posted By amayku
samarinda dimana gan, kasih ancer2 mudah2an bisa saya tebak....


daerah lempake gan
0
Lihat 1 balasan
09-09-2019 16:08
Quote:Original Posted By adiwowox
baru buka lapak pantengin dulu dah


Quote:Original Posted By nderek.langkung
nandain di pejwan dulu sambil nunggu lanjutannya..


maaf kalau update nya agak tersendat" / lama, soalnya kejadian baru aja
0
09-09-2019 17:40
ay0 ditunggu gan updateannya,
0
09-09-2019 18:28
wah serem beud njirr
takutt
0
10-09-2019 02:43
Part 2 - Tangisan Itu...
sekali lagi sebelum lanjut baca silahkan putar ini sebagai backsound agar feelnya dapet hehe



Quote:oh iya gaya menulis di part selanjutnya agak gw rubah jadi agak natural aja, gw gak jago nulis cerita kalau gw paksain pakai bahasa baku kesan nya kek kaku gitu


Keeseokan harinya seperti biasa gw bangun disore hari, kurang lebih 15mnt gw mager ( males gerak ) di atas kasur sambil balesin chat sebelum gw tidur tadi gw langsung mandi dan makan, di dapur ada nyokap yang lagi makan juga, sedikit ngobrol hal hal gak penting dan gak menyangkut seuatu yang ada di toko, biasanya nyokap paling gercep cerita hal hal yang menarik, mungkin karena belom pernah di toko sampe malem jadi belom ketemu kejadian aneh. Selesai makan gw lanjut ngudud didepan rumah untuk menikmati senja, anjay udah kek anak indie gw kurang kopi aja ini, sayang gw bukan penikmat kopi. Ditemani hembusan angin disore hari dan pemandangan yang cukup memanjakan mata gw, maklum rumah gw yang sekarang di atas bukit jadi kalau buat nongkrong sore hari gini emang enak, tapi berbalik ketika malam hari, gw yakin kalau kalian penakut gak bakal berani keluar sendirian diatas jam 8 malem, selain karena letak perumahan gw disamping hutan, jalanan diperumahan gw rusak , gelap dan sepi kalau malem

Setelah habis beberapa batang gw lanjut bergegas ke toko, butuh waktu sekitar 10menit dari rumah gw ke toko, gak terlalu jauh tapi karena jalanan nya yang masih rusak sedikit menghambat perjalanan gw, makannya gw paling males kalau disuruh bolak balik dari toko kerumah, untung gw tidur nya pagi dan bangun sore, coba siang gw masih melek, apa enggak disuruh ngantar jemput nyokap gw haha

Sesampainya di toko ternyata ada beberapa tumpukan buku yang belom selesai di foto copy

Quote:" kui engko kerjakno yo, wong e njalok sesok dijupuk ( itu nanti kerjain ya, orang nya minta besok diambil ) " Ucap kakak gw sambil nunjuk beberapa buku yang harus gw kerjain

gw sih seneng aja kalau di kasih kerjaan begini, karena 30% hasil dari foto copy jadi duit jajan gw, 1 buku full biasa 100-200rb tergantung berapa tebel bukunya


Gw harus cepet cepet selasai in ini kerjaan, karena jam 10 gw harus latihan, meskipun udah cepet cepet ternyata pukul 10 malem gw baru kelar 1 buku dan masih ada 1 buku lagi, gw kabarin temen temen gw kalau gw bakal telat karena kerjaan gw belom kelar, selesai ngabarin mereka gw lanjutin kerjaan gw yang sempet tertunda, seperti biasa om gw harus pulang ketika pukul 10 dan kakak gw jalan bareng temen nya, tinggal lah gw sendiri disini, sekitar 30mnt gw sendiri dan masih fokus dengan apa yang gw kerjain tiba tiba suara itu muncul, suara tangisan dari arah belakang, suaranya sayup sayup dan terdengar seperti jauh, dalem hati " siapa tu nangis malem malem begini, oh mungkin tetangga habis berantem sama suaminya .... tapi kan belakang .... hutan , siapa juga malem malem gini nangis di hutan " otak gw masih mencoba mencerna dengan logika, semakin lama suara tangisan itu semakin terdengar, tangisan yang menurut gw sangat dalam, semakin gw dengarkan semakin bisa gw rasakan tangisan itu penuh dengan kesedihan, dan semakin gw larut dalam suasana semakin gw penasaran itu apa.... gw beranjak meninggalkan mesin foto copy dan berjalan ke arah belakang, ruang tengah masih gelap, hanya sinar dari lampu ruang depan sedikit menyinari ruangan tengah, sampai gw berhenti di depan ruangan kosong, gw mencoba membuka tapi lagi lagi terkunci, suara tangisan itu masih ada sampai sedikit demi sedikit lenyap dikesunyian malam, jujur gw gak merinding sama sekali bahkan gak ada sedikit pun rasa gw pengen lari, gw cuman penasaran itu apa dan siapa, siapa malem malem gini nangis, logika gw masih coba untuk menerka

Ditengah tengah gw terdiam di depan ruang kosong, betapa terkejut nya gw ganggang pintu yang sedari tadi gw genggam itu meronta seperti ada seseorang yang ingin membuka dari dalam ruangan, seketika otak gw yang dari tadi mencoba berpikir dengan logika hilang dan kata kata mutiara gw terlontar dari mulut gw " JIANC*K... MAKSUD MU OPO " rasanya pengen banget gw dobrak itu pintu, " gw gak ganggu kalian ya " ucap gw sesaat sebelum gw lanjutin kerjaan gw yang sempet tertunda gara gara hal aneh kayak gini, kerjaan gw lebih penting dari pada ladenin mereka yang kerjaan nya cuman ngeganggu doang

Gw kembali fokus nge foto copy tanpa memperdulikan keadaan sekitar, dan lagi lagi suara itu muncul, suara yang entah dari mana gw gak tau yang jelas dari arah belakang

Gw emang tipikal orang yang gak takut sama begituan, ntah lah sejak kecil gw emang udah di gembleng mental gw saat ikut beladiri silat, saat kenaikan tingkat juga mental gw di uji suruh jurit malam di kuburan

Jadi inget waktu SD gw maen polisi polisi an bareng anak anak desa gw, polisi polisi an juga gak maen maen, batas nya antar desa, dan itu dimulai jam 9 malem sampe biasanya kelar jam 12 malem, itu lu bebas mau ngumpet di kebon / dimana kek yang jelas gak boleh lewatin batas desa, bayangin anak kecil ngumpet di bambu bambu atau orang jawa bilang barongan yang mitos nya itu tempat genderuwo jadi tempat buat sembunyi, hal hal aneh kayak di lempar batu sampai liat penampakan jadi makanan kita tiap malam minggu, selesai maen biasanya kita pada ngumpul dan cerita ada apa aja waktu kita ngumpet (yang jadi penjahat nya) dan nyari (yang jadi polisinya), seru sih tapi semua itu berakir saat salah satu temen gw di culik kolong wewe / wewe gombel, kejadian itu dimulai saat semua udah pada kumpul dan salah satu temen kita belom balik sampai jam 1 malem, karena udah malem banget dan kita bareng bareng udah nyari di spot spot yang kiranya bagus untuk sembunyi masih belom ketemu kita lanjut lapor ke orang tuanya, jelas orang tua nya marah marah dan panik anak nya hilang, kita lanjut mencari dia dengan bantuan senter dan beberapa orang tua yang ikut, dan baru ketemu saat adzan subuh, dan lebih aneh nya lagi dia ketemunya di atas pohon beringin besar deket kuburan desa yang letak nya jauh dari perkampungan, saat diturun kan dia seperti orang linglung, tatapan nya kosong dan gak bisa di ajak ngomong, dia baru bisa di ajak ngomong setelah beberapa minggu terapi, dia cerita ke kami waktu itu dia ketemu nenek nenek di kebon samping sawah, nenek nenek itu menghampiri dia dan membujuk dia mengikuti nenek nenek tersebut, katanya nanti dikasih mainan, karena namanya anak kecil jadi mau aja, setelah itu dia gak inget lagi


loh kok malah ceritanya kesini ... ok lah back to story


Pukul 11 lebih 10menit gw akirnya kelar, gw udah gak perduli apa yang tadi gw alami, suara tangisan itu juga udah gak ada, hanya suara 'malam' yang saat itu gw dengar, setelah gw matiin semua lampu gw lanjut cabut ke warnet


Malam itu gw harus nya latihan sampe pagi, tapi ntah kenapa kepala gw sakit banget, biasanya sih kalau kayak gini gw masuk angin, kalau gw paksa maen yang ada malah tambah puyeng, pukul 4 gw pamit pulang cepet sama anak anak karena rumah gw dan warnet ini jauh banget, gak banyak omong gw tancap ngebut dijalan, sampailah gw di pertigaan deket toko gw, toko gw kelihatan dari pertigaan dan kalau belok kiri itu ke toko kalau belok kanan keperumahan gw, dan lu tau apa yang gw liat ? ada yang nongkrong men diatas toko gw, dalem hati " anjir apaan tu ", jalanan bener bener sepi, gw sempet berhenti di pertigaan dan mencoba memperhatikan sesuatu yang sedang nangkring di atas toko gw, yang gw liat saat itu hanya kain putih doang, iya literally kain putih doang, ada 10 - 20 detik gw merhatiin itu kain tiba tiba terbang ke arah belakang rumah gw, dalem hati " anjir terbang ", rasanya pengen gw tidur di toko tapi pala gw udah berat banget, mana di toko gak ada kasur mana bisa gw tidur tanpa kasur, yang ada malah sakit semua badan gw, karena gak ada apa apa setelah itu akirnya gw cabut pulang kerumah


Bersambung....



"dia mengintip dari balik bilik dengan kulit yang putih pucat"


Diubah oleh keseleksendok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iandeb dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Lihat 2 balasan
10-09-2019 12:20
lanjutttkeunnn
0
10-09-2019 14:13
bokmark dulu gan.
0
10-09-2019 14:44
nenda lagi ah...lanjutkan gan
0
10-09-2019 15:29
Ane kelewatan apa emang belum dijelaskan ya, latihan apa gan, band?futsal? emoticon-Hammer2
0
10-09-2019 15:48
gelar tikeeeer
0
10-09-2019 16:30
gan ini ceritanya baru ya? update nya bakal nu nunggu kalo ada kejadian lagi dong emoticon-Big Grin
0
10-09-2019 17:40
Quote:Original Posted By ariefdias
lanjutttkeunnn


siap bre

Quote:Original Posted By nanoman01
bokmark dulu gan.


monggo

Quote:Original Posted By msay81
nenda lagi ah...lanjutkan gan


monggo enjoy bre

Quote:Original Posted By .em
Ane kelewatan apa emang belum dijelaskan ya, latihan apa gan, band?futsal? emoticon-Hammer2


baru 2 part bre gak kelewatan kok haha, latihan game diwarnet bre buat tournamen bulan depan

Quote:Original Posted By eviana22
gelar tikeeeer


monggo

Quote:Original Posted By Gilgamerz
gan ini ceritanya baru ya? update nya bakal nu nunggu kalo ada kejadian lagi dong emoticon-Big Grin


iya masih fresh gan, untuk sementara nyeritain kejadian seminggu lalu, kalau udah mentok mungkin seminggu / sebulan sekali baru update
0
10-09-2019 20:11
izin nyimpen sendal gan
0
Halaman 1 dari 9
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
ketika-matahari-bertemu-bulan
Stories from the Heart
unbreakable
Stories from the Heart
riding-to-jannah
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.