alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d56beedf0bdb226eb01cefb/sepenggalan
Lapor Hansip
16-08-2019 21:34
Sepenggalan
.....

Pagi itu tubuhku seperti luruh.... Aku masih terdiam di depan pusaramu... Padahal kemarin kamu masih bisa bercanda lewat wa...

"Pagi ibu perawat cantik" sapa agia saat aku muncul di dari balik tirai pembatas yang menjadi batas privasimu di ruang rawat ini..
"Hai ... Udah ga lemes" sapaku sambil tersenyum... Padahal aku selalu menyimpan semangat dari semalam untuk dapat menemuimu...
"Nih liat aku udah bisa duduk" katamu lagi sambil tersenyum lebar...
Pagi kemarin kita banyak bercerita tentang masa lalu.. agia sahabatku sejak smp yang pernah hilang kontak bertahun - tahun sampe tahun lalu dia tiba - tiba menghubungiku lewat fb.. selama ini aku memang sibuk dengan pekerjaan jadi tak lagi banyak berhubungan dengan teman - teman lama..
"Nur apa kabar?"
"Baik kamu apa kabar?"
"baik juga kalo ga sibuk ketemuan yuk..."

Setelah pembicaraan pertama kita akhirnya kita bertemu.. aku tidak melihat sedikitpun perubahan dari dirimu... Masih cantik putih dan tinggi seperti model... Sebulan setelah pertemuan pertama kamu mulai terbuka untuk cerita tentang apa yang terjadi padamu kangker payudara yang jadi mimpi buruk unt semua wanita...

" Baru stadium 2 kok mir" katamu saat aku mulai bertanya tentang detail sakitnya..
"Cuma ..." Kataku protes... Tapi kamu cuma tersenyum..
"Aku ga bisa protes... Hanya bisa berjuang mengalahkan sakit ini"..
Dan hari itu jadi hari yang buruk untukku andai aku boleh memilih untuk tidak perduli padamu saat pertama kamu hubungi di fb... Mungkin aku tidak harus merasakan sakitmu... Dan hari - hari setelah itu kita jadi smakin dekat... Kita bisa kontrol ke dokter ber2 dengan motor beat tuaku atau sekedar jalan - jalan untuk cari makanan yang bisa menggugah selera makanmu

Pagi itu cek up sebelum minggu depan kamu menerima kemo
"Mir maaf ya jadi kamu yang repot antar agia"
"Gpp teh kebeneran libur kok kerjanya" katamu saat sedikit ngobrol dengan agia.. agia anak bungsu dari 5 bersaudara walau ada 3 kakak perempuan agia hanya mau mengeluh saat bersamaku
"Kasian mir kalo mba reva mba tita sampe nangis gara - gara aku..."
"Tapi mereka juga mau kamu sharing dengan mereka" kataku sangat pelan saat kami menunggu nomor antrian kami di panggil ...
"Kami keberatan mir antar aku"
" Ga lah gi.. aku malah lebih gelisah kalo ga temenin kamu" pagi itu agia memakai rok lipit berwarna pink yang di padu dengan tunik dengan warna yang senada.. dia memang selalu cantik dan lebih cantik setiap berangkat k dokter atau check up... Riasan tipis di wajahnya menutupi kulitnya yang sedikit menghitam... Aku tau dia berjuang keras untuk menang melawan penyakitnya...
" Sakit ga?" Kataku sekaligus memegang tangan agia..
"Aku kuat "katanya sambil tersenyum... Sampe pulang dia selalu mengeluarkan sikap manjanya... Seperti hari ini dia minta naik motor dengan alasan biar dia bisa peluk aku... Dan benar saat berangkat dia memelukku dengan sangat erat... Agia mungkin ga tau kalo aku membonceng motor sambil meneteskan air mata tanpa aku sadari... Karna yang aku rasa agia bukan hanya ingin memelukku tapi dia ingin menceritakan banyak hal yang tidak bisa dia katakan... Tapi semua hanya bisa dia sampaikan saat memelukku ...
"Aku pengen liat kamu bahagia mir" kata agia lirih tapi tetap ku dengar kata - kata agia... Aku juga merasakan dia menangis di punggung ku..

Bulan demi bulan yang kita lewati saat sakitmu tak juga berkurang tapi semakin menguasai tubuhmu... Tapi senyum tak pernah hilang dari wajahmu..
"Jangan cemen ah... Masa nangis" hanya itu yang kamu bilang saat aku kepergok menangis... Saat menunggunya yang sedang pemulihan setelah drop beberapa hari yang lalu.
"Ga aku cuma ngantuk sampe keluar air mata nih" kataku pasti bohong yang ketahuan ..
"Eh ada perawat yang ganteng lho kemaren" cerita agia seakan mengalihkan pembicaraan
"Kamu kenalan?" Tanyaku
"Ga brani" kata agia... Mukanya sedikit memerah... Aku rasa ada sedikit rasa untuk si perawat.. tapi ga lama dari pembicaraan kami ada seorang perawat yang masuk ke tirai kami..
"Selamat siang mba maaf saya cek tensinya" katanya sopan
"Silahkan mas" kataku sambil sedikit mundur dari sebelah agia... Perawat laki - laki yg cukup bersih wangi dan tampan wajahnya... Mungkin ini yang tadi agia ceritain... Dan aku melirik pada name tag yang pastinya mudah untuk dibaca HENDRAWAN aku membacanya dalam hati.
"Sudah mba... Bagus tensinya... " Dan lamunankupun tiba - tiba buyar
Diubah oleh niken.ambar
profile-picture
frenofmaya memberi reputasi
1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
16-08-2019 22:49
absen di pejwan emoticon-Hansip
profile-picture
niken.ambar memberi reputasi
1
17-08-2019 07:45
terimakasih
0
17-08-2019 09:02
jam udah nunjukin jam sepuluh malem lebih saat aku pamit sama teh sinta... agia ku lihat sudah tertidur pulas..
"kalo stabil besok mungkin dah boleh pulang nur" kata kak sinta saat aku mau pamit..
" maaf ya nuri jadi ngerepotin kamu... teteh ga kuat kalo ngobrol lama dengan agia... pengen nangis terus"
"ya teh gpp lagian olshop bisa di jalanin dari sini... paling kalo bahan abis baru harus kluar" sebenernya yang aku kelola saat ini adalah olshop punya agia yang menyediakan gamis dan jilbab sudah cukup besar dikelola agia sampai iya sakit dan menggajaku untuk gabung sekarang aku yang lebih banyak mengambil posisi agia sebelumnya... Tuhan memberikan begitu banyak anugrah untuk agia selain cantik dan seperti model dia juga cekatan mengelola bisnisnya yang udah dia jalanin dari baru keluar sma 5 tahun lalu... belom banyak olshop saat itu tapi dia survive dan gigih sampai sekarang olshopnya sudah stabil dengan reseller di beberapa kota...
jalanan sepi saat aku kluar dari rumah sakit... ada ga angkot jam segini pikirku ada pesen ojol ya... tapi serem juga naik ojol malem - malem... kenapa tadi aku ga bawa motor seperti biasa, tapi tiba - tiba ada yang menghalangi langkahku ..
"sodaranya mba agia ya" kata seseorang yang masih memakai helm fullface.. yang segera ia buka mungkin kelihatan dari sikap tubuhku yang menarik kebelakang yah aku takut pada saat itu tapi ternyata wajah yang ku kenal yang namanya baru ku baca beberapa jam lalu HENDRAWAN panggilku dalam hati
"kalo malem gini angkot agak jarang teh.. boleh saya anter?" katanya lagi saat aku masih kaku dan terpana pada situasi itu..
"eh iya.. ga ngerepotin?" kataku sambil mengambil helm yang di sodorkan padaku
"ga lah kan mau pulang juga" katanya aku segera naik ke atas motornya... motor metic yang jadi tumpangan sejuta umat.. tapi berbeda Hendrawan memakai jeans dan jaket serta sneaker putih jadi seperti anak kuliahan..
"saya hendra teh "
"eh iya nuri temennya agia" kataku sedikit berteriak diatas boncengan motor sedikit mengutuki diri kok bisa semudah ini ikut orang yang baru di kenal
"jadi saya anter kemana?"
0
17-08-2019 11:13
"gang lima kang.. eh saya panggil apa?"
"hendra aja"
"eh iya hendra... maaf" kataku sedikit bingung dan malu tanpa sebab yang pasti..

esok harinya baru sore aku sampai di rumah sakit aku melihat agia sudah berdandan cantik ga lagi memakai piyama seragam rs... mba sinta pun kelihatan mengepak baju - baju agia
" boleh pulang?" kataku dekat ketelinga agia... yang hanya di balas sengan senyum sempurna dan acungan jempol berarti agia sudah membaik... dan sore itu ga lama kita membereskan semua pakaian dan peralatan pribadi milik agia... mba shinta sedang keluar sebentar untuk membeli kue untuk diberikan pada perawat yang bertugas di ruangan agia...
"sudah siap pulang agia" dokter burhan menyapa agia yang masih sibuk bersiap..
"iya dok sip" kata agia sambil mengacungkan dua jempolnya
"jangan lupa mkan yang teratur dan harus bahagia" kata dokter Burhan lagi sambil menepuk bahu agia... kemudia berjalan bersama dua perawat mungkin mereka juga memberikan data pengecekan sebelumnya nampak dokter Burhan masih sibuk mangguk mangguk saat keluar ruangan
ruangan yang biasa di isi tiga orang hari ini hanya terisi agia jadi kami leluasa untuk beberes sekitar jam empat akhirnya kita keluar rumah sakit sebelumnya sudah berbasa basi pada para perawat yang sedang bertugas tak ku lihat wajah hendra... aku pun ga bercerita pada agia kalau semalam aku sempat diantar hendra bakan sempat memfollow akun masing - masing... tak ku ceritakan kejadian semalam.. aku takut rona merah yang kemarin ada di pipi agia hilang.
"naik motor kan" kata agia sambil mengambil tanganku
"ga .. motorku masuk bengkel" aku tau agia pasti minta dibonceng motor kan minta keluyuran dulu sebelum pulang walau badan nya masih belum fit.. dia pernah bilang dia ga suka dilihat seperti orang yang sakit dan jalan - jalan denganku adalah yang membuat dia lupa akan sakitnya..tapi aku sudah tau taktik agia jadi hari itu aku sengaja ga bawa motor aku ingin dia fit.

semenjak keluar dari rumah sakit tak ku dengar lagi agia mengingat hendra... akupun hanya diam tak bercerita apa - apa.. mungkin memang tidak ada yang membekas dihatinya..
0
18-08-2019 10:50
berminggu - minggu setelahnya agia ga pernah lagi menyinggung tentang hendra.. padahal hendra sudah men DM aku beberapa kali untuk ngajak ketemu tapi tak ku jawab... wajah merona agia hari itu membuat aku seperti tak bisa melangkah... dalam hatiku berfikir apa hendra mendekati ku untuk di kenalkan pada agia seperti yang pernah terjadi saat kami sma... ada kakak kelas yang mendekatiku bahkan nemberi coklat ujung - ujungnya hanya untuk di comblangin sama agia... ah kecut rasanya kalo ingat saat itu...
"nuri besok ke rumah sakit yah lusanya jadwal kemo" sapa agia yang mendatangiku saat sedang menulis pembukuan.
"iya.. tapi minta anter pak dahlan aja ya... udara di luar ga bagus nnti kamu flu" kataku beralasan supaya agia ga minta di antar pake motor... hatiku selalu ga karuan setiap membonceng agia dengan motorku tapi agia ga mau dianggap orang sakit...
"pulangnya kita naik grab deh cari makan yang enak dulu" rayuanku kalo2 agia ga mau di anter dan di tunggu supir papanya
"oke deh.. siangnya juga panas banget" yess kataku dalam hati karna tidak perlu berargumen panjang lebar untuk membawa agia naik mobil yang sebenernya lebih nyaman untuknya dan segera aku kabarkan sama mba shita untuk memesan pak dahlan besok pagi agar bisa mengantar kami sebelum sibuk urusan papanya agia.
"satu lagi gi yang aku mau cerita" aku fikir aku harus cerita tentang hendra supaya agia tidak merasa di tikung dari awal... kalo agia memang punya perasaan lebih untuk hendra aku harus memberi tau apa yang pernah terjadi denganku
"masih inget hendrawan ga?"
"hendrawan yang mana?"
"perawat ganteng di rumah sakit itu" kening agia sedikit berkerut lalu senyum mengembang di bibirnya..
"inget - inget emang kenapa nur?"
"sebenernya waktu malem sebelum kamu pulang dari rumah sakit dia anter aku pulang karna kebeneran malem itu ga banyak angkot di depan rs" kataku agak terbata karna aku tak tau reaksi apa yang akan agia keluarkan tapi ternyata dia menopangdagunya diantara dua tangan di depanku dengan mata yang di kedip - kedipkan
"trus - trus? " katanya antusias
" ya kita tukeran ig.. dan dia dm berapa kali" senyum agia makin lebar seperti menggodaku
"trus - trus " katanya lagi makin menggodaku dengan pandangan mata yang terus di kedip - kedipkan
"ya cuma itu... dia ngajak jalan sih... tapi aku kan ga bisa.. gamis dan kerudung pesanan kita kan banyak banget bulan ini" kataku sedikit serius sambil tetap mengerjakan pembukuan... agia lalu berdiri dan mengibaskan bajunya
"ah ga seru.. kasih no wa donk biar bisa ngobrol"
"kamu mau aku kenalin dengan hendra gi?" kataku
"ga ah... dia kan nyari kamu bukan cari aku"
"paling tetep aja deketin aku buat di kenalin sama kamu, kaya akang - akang waktu sma dulu".… kataku pura2 cemberut
" yee belom apa - apa udah suudon" dan pembicaraan hari itu cuma seputar ejek - ejekan saja. nasib bagiku bersahabat dengan agia yang sempurna fisik dan hati selalu jadi jembatan penyembrangan bagi cowo cowo untuk mendekatinya.. tapi aku ga pernah marah karna persahabatan kami tulus dan agia sangat sayang padaku.

besok harinya pagi - pagi aku sudah sampai ke rumah agia.. seperti biasa agia sudah berdandan sangat cantik stelan gamis berwarna pink dengan hijab senada sepatu cantik berwarna putih juga melengkapi penampilannya
"yuk brangkat "sapanya.. jarang sekali dia mengeluh akan sakitnya hanya bila sakit itu tidak tertahan dia hanya menggengam tanganku kuat - kuat sambil menitikan air mata... tapi akan segera disekanya bila kakak - kakak serta kedua orang tuanya melihat... dia pernah bilang bila ini hari - hari terakhirnya dia ingin menjadi kenangan indah untuk seluruh keluarganya.. dia ingin seluruh keluarganya hanya mengingat senyumnya... tapi sesungguhnya kami menangis di dalam hati kami...

0
19-08-2019 14:56
sampai juga di ruangan berbau obat yang sebenarnya tidak pernah membuatku nyaman... tapi aku hanya bisa bersyukur... aku bukan si sakit... dan aku masih bisa mengantar agia... sambil menunggu nomor panggilan untuk diperiksa aku tetap sibuk dengan hpku mengontrol semua stok gamis dan hijab di toko kami... sepertinya besok kita harus belanja
"gi kayanya kita perlu motif lain deh untuk gamis yang model ini biar ada lagi reseller yang minta stok.."
agia melihat gambar gamis yang aku tunjukan di manyun - manyunkan mulutnya seakan sedang berfikir...
"kamu yang pilih motifnya aja deh" kata agia tanpa lama berfikir...
"nanti ga ada cirikhas kamu.. selera kita ga selalu sama lho?"
" tapi untuk model yang ini aku pengen kamu yang nerusin biar reseller juga terbiasa sama ciri khas kamu.." tanpa aku sadari ada bayangan yang mendekati kami.. dan menyapa
"hai agia... nuri"
"eh a hendra " sapa agia seperti yang sudah akrab
"kok dm saya ga di bales nur" katanya langsung to the poin bikin aku bingung jawab apa di depan agia...
"hmm... maaf sibuk nih sampe bingung mau bales apa"
"besok lusa jalan yuk mumpung aku off"
"hayu - hayu" agia langsung membalas pertanyaan hendra..
"Tapi kan kamu" belum aku selesai mengajukan pertanyaan agia sudah menotong
" Kamu kan butuh temen buat milih kain"
"Tapi kan itu harusnya kamu gi" sanggahku sedikit keras
"Hendra juga bisa kok.. lusa di pasar baru jam 11an yah" dan agia pun mengambil hp yang sedari tadi di putar2 sebagai mainan oleh hendra
"Ini nomer nuri sana janjian" katanya lagi sambil mengebas - ngebas tangannya seperti menyuruh hendra pergi setelah menerima kembali hpnya
" Lusa kan kamu kemo cantik" panggilku gemas sambil mencubit pipinya.. tentu ga sampe sakit apalagi berbekas.
"Aku bisa sama teh sinta kamu bisa fokus nerusin olshop kita ditemenin hendra..hehe" katanya sambil nyengir seperti puas sudah ngerjain aku
0
21-08-2019 14:59
hari itu akhirnya aku pergi juga dengan hendra... hendra benar - benar orang yang baik ... mau repot membantu aku berkeliling memilih bahan kain yang aku butuhkan.. padahal dia abis lepas piket malam
"kamu ga ngantuk hen kan semalem abis piket kan"
" ga tenang aja kalo aku cape nanti juga aku bilang.. tapi aku suka kok pilih - pilih kain seperti ini"
" kita minum dulu aja yah.. ini kain sample udah cukup banyak tinggal nanti cocokin sama selera agia"
"seep" kata hendra sambil mengacungkan jempolnya padahal tangannya penuh tas kresek...
ga ada tempat sepi di pasar baru ini kami hanya istirahat disebuah warung mie yang letaknya ga jauh dari pasar yang tadi kami kunjungi.. waktu sudah sampai jam tiga sore aku ga bisa mengambil waktu istirahat hendra terlalu banyak sore ini pun aku pengen banget nemenin agia di rumahnya.
" kamu ga cape jagain agia" hendra membuka pertanyaan
" Agia memberi keindahan lain yang sebelumnya aku ga pernah lihat hendra" kataku hampir meneteskan air mata.. semua tentang agia memang selalu membuatku terharu ... aku yang tadinya tidak perduli apapun jadi begitu lembut setelah bertemu agia setahun belakangan ini..
"aku berharap dia sembuh dan kita bisa ngembangin lagi usaha kita... panjang angan yang aku buat dengannya"
"kamu ada perasaan sama agia?" selidiku lagi - lagi aku membentengi diriku dengan prasangka karena udah terlalu sering dibuat seperti itu.
"kenapa kamu mikir gitu?" nada bicara hendra sedikit keberatan dengan apa yang aku katakan sebelumnya
"gpp ..hanya nebak aja"
"pernah ga kamu mencintai dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain?" hendra bertanya sesuatu yang berat menurutku tapi belom sempat aku jawab telpku berdering teh sinta

"Ya teh "kataku panik aku hanya mendengar teh sinta terisak
"agia nur.. agia..." suara teh sinta begitu terbata... dan aku langsung lemas
"teteh dimana... "sambungku
"masih di rumah sakit nur.. cepet kesini" hendra tampak tanggap langsung membayar apa yang kita makan barusan dan langsung mengangkat semua keresek bawaan kita.
"kamu aku antar aja.. motor kamu nanti aku ambil lagi" dan aku hanya gagap tanpa tau apa yang sebarnya terjadi di rumah sakit.

Di dalam sebuah dinding yang tak ingin aku temui kamu disana aku hanya melihat teh santi, teh rina papa dan mama agia sudah tertunduk lesu di depan ruang jenasah.. ruangan yang tak aku fikirkan saat ini... kamu harusnya sedang tersenyum karena kemo hari ini sudah terlewati.. tapi kenapa kamu ada di balik pintu itu agia.. masih beberapa meter dari tempat teh santi berdiri.. tapi tubuhku sudah benar -- benar tidak bisa ku topang yang ku tau hendra membopongku dari belakang teh rina pun segera menghampiriku.

"yang sabar ya nuri.. yang iklas agia udah baik - baik aja sekarang dia ga sakit lagi"
kemarin agia masih gapapa kan teh" kataku tak percaya.
"sebenernya dari semalem dia udah sesek tapi dia minta ga usah hubungi kamu.. tadi pagi kita bawa kesini tapi tekanan darahnya udah makin turun"
"percaya ini jalan yang terbaik untuk agia" dan aku masih tidak percaya ini semua...

Dan masih di depan pusaramu aku tau kalo kamu juga menyiapkan seseorang yang akan menemani hariku esok... hendrawan yang ternyata masih sepupu jauh darimu... agia ... terlalu banyak yang kamu berikan untukku doaku selalu bersamamu

Travelling places I ain't seen you in ages
But I hope you come back to me
My mind's running wild with you faraway
I still think of you a hundred times a day
I still think of you too if only you knew
When I'm feeling a bit down and I wanna pull through
I look over your photograph
And I think how much I miss you, I miss you
I wish I knew where I was 'cause I don't have a clue
I just need to work out some way of getting me to you
'Cause I will never find a love like ours out here
In a million years, a million years
My location unknown tryna find a way back home to you again
I gotta get back to you gotta gotta get back to you
My location unknown tryna find a way back home to you again
I gotta get back to you gotta gotta get back to you
I just need to know that you're safe, given that I'm miles away
On the first flight back to your side
I don't care how long it takes, I know you'll be worth the wait
On the first flight back to your side
Travelling places I ain't seen you in ages
But I hope you come back to me
My mind's running wild with you faraway
I still think of you a hundred times a day
I still think of you too if only you knew
I just need to work out some way of getting me to you
'Cause I will never find a love like ours out here
In a million years, a million years
My location unknown tryna find a way back home to you again
I gotta get back to you gotta gotta get back to you
My location unknown tryna find a way back home to you again
I gotta get back to you gotta gotta get back to you
I just need to know that you're safe, given that I'm miles away
On the first flight back to your side
I don't care how long it takes, I know you'll be worth the wait
On the first flight back to your side
I don't want to be wasting time without you
Don't want to throw away my life I need you
Something tells me we'll be alright
Something tells me we'll be alright, alright
I don't want to be wasting time without you
Don't wanna throw away my life I need you
Something tells me we'll be alright
But something tells me we'll be alright alright
My location unknown tryna find a way back home to you again
I gotta get back to you gotta gotta get back to you
My location unknown tryna find a way back home to you again
I gotta get back to you gotta gotta get back to you
I just need to know that you're safe, given that I'm miles away
On the first flight back to your side
I don't care how long it takes, I know you'll be worth the wait
On the first flight back to your side
I wish I'd known, my location unknown
My location unknown, my location unknown, unknown

Honne - Location Unknown ◐ (Brooklyn Session)
in memoriam agustini 8 agustus 2019 - al fatihah

0
21-08-2019 16:01
_tamat_
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
ketika-matahari-bertemu-bulan
Stories from the Heart
unbreakable
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.