Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
121
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4bd0cc10d2954df840083d/thread-khusus-peserta-coc-sf-poetry-kaskus-2019
Info, syarat ketentuan, juri, hadiah / reward, donatur silahkan menuju thread ini :  Kompetisi Menulis Prosa dan Puisi SF Poetry Kaskus 2019 https://kask.us/iClJP GENERAL RULES Thread Khusus Postingan Peserta Lomba COC SF Poetry Kaskus 2019√ Mengikuti ketentuan umum COC SF Poetry 2019 √ Mendaftar di thread induk terlebih dahulu dengan format ; ID : Judul Karya : (Maksimal 3 karya) Link Postin
Lapor Hansip
08-08-2019 14:35

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Info, syarat ketentuan, juri, hadiah / reward, donatur silahkan menuju thread ini[COC] Kompetisi Menulis Prosa dan Puisi SF Poetry Kaskus 2019 https://kask.us/iClJP

GENERAL RULES Thread Khusus Postingan Peserta Lomba COC SF Poetry Kaskus 2019
Quote:√ Mengikuti ketentuan umum COC SF Poetry 2019
√ Mendaftar di thread induk terlebih dahulu dengan format ;

ID :
Judul Karya : (Maksimal 3 karya)
Link Postingan :

√ 1 id - 1 person, maksimal 3 karya dalam satu postingan. (Ingat ya, 1 id HANYA BOLEH 1 POSTINGAN)
√ Tidak boleh chit-chat alias kwot-kwotan emoticon-Mad

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
Quote:
Pengumpulan : 8 - 21 Agustus 2019

Penjurian : 22 - 28 Agustus 2019

Pengumuman : 29 Agustus 2019

emoticon-Kangen
Wahai Kaskuser yang merangkap sebagai Buciners dan Perangkai Kata-kata
Bebaskan dirimu dari jeratan yang mengikat
Dan menumpahkannya dalam gelora puisi dan prosa 


SEMANGAT BERTEMPUR! 
SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA!
Sekali mencintaimu, akan berlaku selamanya ~
Diubah oleh stef.mjz
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tuffinks dan 25 lainnya memberi reputasi
26
Tampilkan isi Thread
icon-close-thread
Thread sudah digembok
Halaman 7 dari 7
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 19:37
Tak Akan Pudar

Kaukah itu yang jauh disana
Tapi dekat untuk bersembunyi
Menyelinap dalam hatiku
Kaukah itu yang tak pernah
Berjalan di sisiku
Tapi kehadiranmu
Selalu kuat kurasa

Bagiku kaulah pengubah hati
Oase di padang pasir
Namun tak pernah bisa kumengerti
Bagaimana caramu menawan hati
Hanya dengan mengingatmu
Sepi tak lagi kurasa
Gundah pun seakan sirna
Dan tak ada lagi kesedihan

Apakah kau tau
Tak ada waktu yang cukup lama
Untuk mengikis cinta
Tiada jarak yang cukup jauh
Untuk bisa melupakan dirimu
Hanya karenamu
Tak akan lelah kumenanti
Meski hatimu berlabuh ke lain hati
Kau tetap memiliki kasih ini


By : @dmega
Diubah oleh dmega
profile-picture
profile-picture
erina79purba dan yukinura memberi reputasi
2 0
2
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 21:02
ID Kaskus : a.w.a.w.a.w
Judul Puisi : Secangkir Teh Hangat Untukmu Ibu


Ibu...
Apakah pagi ini kita akan pergi mencari rumput untuk pakan ternak kita?
Sudah lama sekali aku tidak ikut pergi ke ladang bersamamu
Aku rindu... Aku rindu sekali Ibu...

Aku masih ingat...
Pagi itu sekitar pukul sepuluh...
Tepatnya saat kita berjalan menuju ladang
Engkau bercerita tentang kemerdekaan hidup yang harus aku pegang
Bahwa kita hidup harus bisa merdeka
Sebuah cerita luar biasa yang tak akan pernah aku lupa

Aku rindu sekali cerita itu ibu...
Ibu... Meskipun kita hidup sederhana namun kita benar-benar Merdeka..
Kita tidak pernah takut akan kekurangan
Kita tidak pernah takut akan rasa lapar
Kita juga tidak pernah risau dengan apa yang akan terjadi dikemudian hari

Aku juga rindu masakanmu wahai Ibu
Nasi hangat, Sayur sawi dan ikan teri adalah makanan favorit kita
Makanan yang diolah dengan bumbu kasih sayang sehingga sangat nikmat untuk disantap
Makanan paling nikmat yang pernah aku makan


Ibu....
Kelak jika kita dipertemukan di SurgaNya apakah kamu mau memasakkan Nasi hangat, sayur sawi dan ikan teri lagi untukku?
Ah... Jika itu terjadi....
Pasti aku bahagia sekali...

Ibu...
Aku ingat betul
Engkau sangat suka sekali minum teh hangat tanpa Gula
Seandainya saja bisa...
Ingin rasanya kukirim secangkir teh hangat untukmu di Surga sana emoticon-Smilie
Diubah oleh a.w.a.w.a.w
profile-picture
erina79purba memberi reputasi
1 0
1
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 21:08
pic pemanis


Karya Menuntut Setelah Merdeka Direbut


Chairil Anwar pernah berpuisi
"Sekali berarti, sudah itu mati"
Dalam suatu sajak tahun empat tiga*
Tentang manusia yang mencari merdeka

Nyonya dan tuan, saudara satu bangsa
Sudah kita saksikan, para pahlawan wira negara
Berjuang beradu senapan, hingga bersabung nyawa
Demi menghantarkan, sebuah tanda berharga: MERDEKA!!!

Maka, telah kita warisi Proklamasi
Maka, telah kita peroleh Deklarasi
Telah kita bersumpah: menjadi bangsa bebas dan mandiri
Telah kita bertekad: menjadi negara untuk anak negeri

Stempel “Merdeka”, Indonesia telah bebas menyebut
Namun wahai Nusantara, jangan lupa langkah lanjut
Karya-karya, adalah keharusan bagi seluruh warga
Karya-karya, ialah kewajiban putera-puteri negara

Semarang, 21 Agustus 2019

*Keterangan: sajak yang dimaksud adalah puisi berjudul "Diponegoro", karya Chairil Anwar tahun 1943
Diubah oleh kreator.9.ES
profile-picture
erina79purba memberi reputasi
1 0
1
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 21:09
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Pesan Terakhir


Adanya tulisan ini, bukan untuk mengorek luka lama. Aku hanya ingin kita mengingat segala hal yang pernah kita lalui bersama. Tulisan ini menjadi saksi, betapa beratnya aku melihatmu dengannya.

Setiap tangis, tawa, kecewa, bahagia, semua tertulis di dalamnya. Suatu tulisan yang tidak pernah kamu ketahui. Betapa aku tertatih saat aku berusaha bertahan dalam keadaan perih.

Aku tidak pernah menyebutkan nama perempuan lain dalam kalimat doaku. Bahkan berkali-kali hanya nama kita yang kusebut, agar semua mimpi kita terwujud. Hanya itu.

Tapi kini aku sadar, bahwa bahagiamu bukan denganku. Itulah sebabnya tak ada lagi kata kita. Yang ada hanya aku dan kamu. Aku yang sudah asing bagimu.

Sebelum janji suci kamu ucapkan di depan penghulu. Ada beberapa hal yang ingin kusampaikan padamu.

Jaga dia, sekuat kamu menjaga ibumu. Sayangi dia, setulus kamu menyayangi ibumu. Satu hal yang harus kamu tahu, aku pernah bermimpi menjadi pasangan halalmu. Hanya mimpi.

Semoga kebahagiaan menyertaimu.


Sumedang, 21 Agustus 2019
Diubah oleh brina313
profile-picture
profile-picture
profile-picture
erina79purba dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 21:16
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
google image



Terpasung Rindu...


di antara rintik hujan bulan juni..
kususun satu set memori..
menembus batas, melampaui hari..
jangan pernah tertidur lagi..

biarkan rindu melesat bak anak panah..
meski jarak sepanjang samudera menghalangi..
biarkan mata lelah hingga memerah..
saat sapa saling menunggu di awal pagi..

di pucuk petang, rasaku terbang,
melayang di antara helai udara yang meniti rongga dadamu,
menyentuh kau paling jauh,
di getar terlembut degup jantungmu..

telah hadir di tepi jenuhnya penantian..
yang hadir dalam selaksa rupa..
oleh waktu yang tak sembuhkan penderitaan..
mengurai hati yang siap ditempa..

dengan tangan kiri dipetiknya mawar merah..
meski tak yakin kelak kan merekah..

di malam yang hampir pagi,
rindumu mulai mencapai jemariku..
melintasi rangkaian benua dan samudera.
belaianmu mulai menyapa punggungku..
lewati angin gurun yang bergemuruh..
saat ini, rindu dan belaianmu telah ku terima dan kubalas jelang nanti..

dek selalu bilang yang paling indah adalah mawar merah..
kataku edelweiss adalah bunga abadi yang selalu jadi incaran anak gunung sepertiku..
namun tanpa dik sadari, indah dan keindahan terletak di senyummu yang hangat itu..

ku tahu masih terkungkung di sini..
meratapi rindu yang tak terjamah..
bantu aku membuang sepi..
sampai musim berganti saat bunga berhenti merekah..



rosemary911
profile-picture
profile-picture
profile-picture
erina79purba dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 21:29
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
Ingatlah Mereka

Merdeka yang kita miliki
Bukan hanya sekedar nama
Merdeka yang kita yakini
Bukan hanya ilusi semata

Getirnya pejuang
Kita tapaki dengan bahagia
Getirnya pejuang
Kita tersenyum dalam nestapanya

Mereka pergi
Hanya tinggal nama
Tugas kita
Hanya menjaga,ingat dan berdo'a


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Diubah oleh irvan..
profile-picture
erina79purba memberi reputasi
1 0
1
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 21:50
Suamiku


Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019


Wahai makhluk ciptaan Allah..
Engkau dilahirkan untuk menjaga
Engkau dilahirkan untuk melindungi
Dan engkau dilahirkan untuk menemaniku.

Wahai makhluk yang kuat..
Engkau tak terlihat cengeng
Engkau tak terlihat rapuh
Dan engkau tak terlihat pilu didepanku

Wahai makhluk penanggung jawab
Atas dosa ibumu
Atas dosa istrimu
Dan atas dosa anak perempuanmu.

Wahai suamiku..
Pelu keringat mu bercucuran
Bahumu penuh dengan beban
Kakimu bengkak tak tertahan
Kerja kerasmu kau pertaruhkan
Hanya untuk kebutuhanku dan anak2mu..

Wahai suamiku..
Maafkan aku, istrimu
Yang slalu menyusahkanmu
Yang slalu merepotkan mu
Dan belum seutuhnya berbakti padamu.

Wahai suamiku..
Tegurlah aku bila salah
Ajari aku kebaikan
Tuntunlah aku bersamamu
Menuju jalan yg benar
Menualah bersamaku
Berilah keridhoan padaku
Karna Ridhomu adalah surgaku

Sidoarjo , 21 Agustus 2019

emoticon-roseistrimuemoticon-rose

Diubah oleh kenditz
profile-picture
profile-picture
erina79purba dan brina313 memberi reputasi
2 0
2
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 22:12

kostanbabe - Belajar Menjadi Manusia

BELAJAR MENJADI MANUSIA

Angin berhembus seperti seharusnya.
Dan awan bergerak secara beriringan sesuai jalur.
Sementara daun terpaksa melambai atas kehendak angin.
Memang siapa angin?
bebas menggerakkan semua seperti tak mengenal batas.

Di sudut dinding tengah berdiri seorang laki.
Ia menatap ke atas, memandang daun yang bergerak seolah terpaksa.
Sementara di bawah, ia menatap batang pohon yang kokoh seolah tak menghiraukan angin.

Sang laki berpikir.
Bagaimana bisa manusia tidak menjadi seperti mereka, seperti angin, daun atau batang.

Kita adalah manusia, yang belajar untuk menjadi manusia.
Belajar untuk merdeka dan bebas.
Belajar untuk tidak memerintah,
Belajar untuk tidak tunduk pada perintah.
Kita adalah manusia, yang belajar menjadi manusia yang bebas.



Jakarta, Agustus 2019
profile-picture
profile-picture
erina79purba dan brina313 memberi reputasi
2 0
2
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 22:37
Quote:
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019


Tuan Nan Jauh Di Sana


Pesonaku rayu jiwa kehausan
Kehausan hasrat mungkin itu yang terpancar
Oh wahai hati yang suci dalam gubuk di ladang
Tak kau sadar tuan kan datang dari negeri nan jauh di sana

Pesonaku rayu orang tak terhingga
Menyusuri samudra selayaknya badai pembawa petaka
Jikalau takdir memang tak bersua
Tak mungkin tuan bisa dengar di sana

Kabut perlahan tertiup sepoi alunan angin pagi
Menunjukkan lanskap majemuk dari indahnya panorama Batavia
Sudah seabad tuan hadir di sini
Tak diundang
Tak diharapkan
Tak juga memberi apa-apa
Tuanku hanya ingin berdagang
Begitu kata nenek
Oh wahai hati yang suci dalam gubuk di ladang
Bersiaplah kini tuanmu sudah datang

Balada di tanah khatulistiwa berlanjut penuh ironi
Tuanku yang dulu berjuang demi kebebasannya
Kini menindas hati-hati yang suci
Tuan tak puas
Tambah lagi satu cambukan keras
Sudah dua abad tuan hadir di sini
Kini nenek diam tak berucap
Mendengar alunan seruling di tengah ladang
Menambah sayatan hati dalam duka nestapa

Kini tuan makin beringas
Tuanku tak kenal kata puas
Satu per satu pecahan tubuhku dia satukannya
Dia rangkai menjadi karya seni selayaknya mozaik
Menjadi satu kesatuan yang kelak disebut ibu pertiwi
Wajah nenek memerah marah
Sudah tiga abad tuan hadir di sini

Duar!!!
Tuanku menangis di balik puing-puing kota Amsterdam
Nenek bilang saudara tua sudah datang
Namun saudara macam apa yang membakar rumah
Mengambil jiwa-jiwa suci tak bersalah
Merampas harga diri wanita
Kupejamkan mataku
Alunan seruling kembali terdengar dari kejauhan
Menandakan munculnya harapan selepas badai petaka
Saudara tua pulang berlinang air mata ke negeri sakura

Awalnya tuan ingin kembali
Namun amarah nenek cukup membuat tuan bergidik ketakutan
Tuanku pulang di kala senja
Meninggalkan rayuan pesona tiga abad yang lalu
Kini diriku bebas tak bertuan
Utopia akan kebebasan selama tiga abad
Akhirnya datang jua
Sorak sorai merdeka terdengar seantero ibu pertiwi
Nenek pun tersenyum lebar sembari melambaikan tangan
Lambaian selamat tinggal
Untuk tuan nan jauh di sana




Malang, 21 Agustus 2019
profile-picture
erina79purba memberi reputasi
1 0
1
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 22:38
Laut Tak Bertuan

Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
Source Picture : https://unsplash.com/photos/GdJU2hYnfqQ

Quote:
Sejenak kutatap langit senja
Penuh warna menyapu angkasa
Penoleh sebentar ke belakang
Menyadari betapa sudah jauh ku melangkah
Meninggalkan jejak tak terhapus
Cuplikan kenangan hitam putih memenuhi
Tak bisa kuberpaling
Ingin rasanya ku meratap
Sesaat setelah kusadari semakin jauh ku pada mimpiku
Sisa hatiku berkata lirih
“lihatlah ke depan, jangan menyerah, kita mulai kembali hari-hari yang indah”
Retak membelah genang dipelupukku
Perlahan menunduk
Inginku terkulai dan menyudahi segalanya
Sisa batinku terus melirih mengajakku kembali melangkah
Menutup pintu sampai di sini.
Riak-riak sesal bergemersik
Mencoba mengapung ke permukaan
Bernafas sejenak,
Memutuskan kembali tenggelam atau menuju tepi
Berlalu bersama layar yang tersapu angin
Menyusuri bening laut memancarkan suara angkasa.
Seutas tambang terikat di sebelah kakiku
Membuatku harus tenggelam lebih lama
Sulit tuk dilepaskan,
Ku paksa, lalu kian mengikat
Lelapku dalam kepura-puraan
Menolak goda memesona
Kuyakini ku kan bisa kembali
Tuk rasakan mimpiku yang bebas berlayar
Bersama angin,
di lautan tak bertuan.


profile-picture
profile-picture
erina79purba dan jatimanggala memberi reputasi
2 0
2
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 22:48
Dalam Diam


Hembusan angin menerpa ombak
Burung-burung berkicauan di atasnya
Tak ada lagi luka yang membekas
Ketika hati ini mulai menerima

Kesesakan datang dan masuk ke relung jiwa
Walau tangisan tak bisa berucap
Air mata menjadi saksi yang kuat
Indahnya hari ini berkat pembelajaran

Jangan lagi meratapi dirinya
Ketika itu semua hanya menjadi kenangan
Aku bahagia saat ini
Itu semua berkat Tuhan yang selalu bersamaku
Diubah oleh rendyconan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akujalang dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 22:56

ID: sukamoge - puisi: Gadis Berseragam

GADIS BERSERAGAM

Dingin angin malam begitu kencang.
Ku lihat jam tengah masuk pukul delapan.
Ia menusuk kulitku dengan lembut.
Menyeruak masuk hingga menusuk tulang.

Aku yang duduk di kuda besi era sekarang.
Menunggu seorang anak gadis di persimpangan.
Di bawah lampu jalan yang bersinar terang.
Gadis itu datang dengan gembolan.

Aku berkata:
Hey anak gadis, hari sudah tak lagi terang.
Matahari sudah enggan menampakkan diri.
Mengapa kau masih di luar ruang.
Sementara tubuhmu masih terbalut seragam?

Ia berkata:
Hey tuan muda, hari memang tak lagi terang.
Namun lampu jalan menjadi penghias sang malam.
Aku memang masih berseragam.
Tapi aku sedang bebas menuntut ilmu di luar ruang.

O nak anaaa.
Negeri ini tengah bernapas lega.
Ilmu tak sebatas dalam ruang sempit bercat senada.
Mari keluar rumah.
Melangkah dengan angan tiada tara.
Diubah oleh sukamoge
profile-picture
erina79purba memberi reputasi
1 0
1
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 22:56
Lelah Kini


Disaat hamparan asa hanya menjadi angan
Dan mimpi hanya pemanis
Disitulah aku teringat kenangan kemarin
Bukan, bukan maksudku untuk menggali luka yang meninggalkan koreng,
Namun asa yang tertinggal telah membelenggu masa depanku.

Bagaimana sekarang?
Bagaimana kalau aku dan kamu berpisah
Setuju?
Yaa, aku sudah lelah terjajah olehmu, oleh pola pikirmu yang telah membuatku hilang kewarasan, sakit tapi tak berdarah, sakit tapi tak ada penawar.

Merdeka, itu satu satunya jalan terbaik untuk melanjutkan hidup
Tanpa belenggumu,
Tanpa bulshitmu,
Tanpa iming- iming manisnya dosa,
Dan kini aku sadar, kamu hanyalah setan yang manis di tutur, mencibirku dari belakang, memang dasar kau!!!

Fix, aku merdeka!
Fix aku bebas, menggapai hidup yang didamba semua orang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eghy dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
21-08-2019 23:48
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019

Tukar Posisi

Mungkin mulutku hanya bisa diam
Mungkin mataku hanya bisa menerawang
Di dadaku hanya ada debar-debar menyakitkan
Di hatiku hanya ada kehancuran berkeping

Di mulutmu semuanya manis
Janji bisa kau cipta tiap detik

Kau pikir semua selesai dengan maaf?
Kau kira semua bisa kau beli dengan rayuan?

Maukah bertukar posisi?

***
Titip Rindu

Kumandang takbir bergema di langit
Bersahutan seolah memanggil orang-orang untuk pulang

Di sini ku sendiri
Terpanggang perapian rindu yang menggebu

Di sini kumenanti
Kehadiran seorang yang dulu kusebut buah hati

Di ujung takbir yang menggema
Kukirim doa

Pada gempitanya suara bedug yang bertalu
Kutitipkan rindu

Padanya, buah cinta nun di rantau

***

Cinta Itu

Cinta itu perlu pembuktian
Cinta juga butuh pengorbanan
Cinta yang sejati dibawa hingga mati
Cinta yang abadi hanya Dia Sang Ilahi

Cinta itu ketaatan
Cinta itu pembuktian

Cinta itu rasa
Berawal dari mata
Lalu turun ke jiwa

Cinta itu setia
Penuh dengan asa
Singkirkan nestapa

Cinta itu Dia
Maha Segalanya

Tangerang Selatan, 21 Agustus 2019
Diubah oleh nofivinovie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akujalang dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Thread Khusus Peserta COC SF Poetry Kaskus 2019
22-08-2019 14:39
== Postingan Ditutup ==

Uwe mau beberes index
profile-picture
profile-picture
profile-picture
masnukho dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Post ini telah dihapus oleh radheka
Halaman 7 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
bunga-di-pinggir-jalan
Stories from the Heart
black-eye-cp3
Stories from the Heart
black-eye2
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia