alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d48d9b6018e0d58f74b341b/my-little-panda-not-for-children
Lapor Hansip
06-08-2019 08:36
My Little Panda [Not For Children]
Past Hot Thread
Thread yang gue dan Franda buat kali ini, bakal menceritakan Franda dari sudut pandang gue sebagai seorang lelaki yang pernah mengejar-ngejar dia sampai akhirnya gue menjadi calon suaminya (tolong diaamiinkan yang ini ganemoticon-Malu ) Jadi kalau gue sempet gue yang buat partnya, kalau gue sibuk Franda yang bakal ngewakilin gue, sekertaris idaman banget emang.

Sebenernya gue belum pernah dan gak ada kepikiran bakal buat tulisan kayak gini. Tapi berhubung si Franda maksa, apalah daya gue ini yang gak bisa menolak keinginannya. Segala dibilang ini syarat kalau gue mau nikahin dia. Hmmm, tambah gak punya alasan gue mau nolak. Jadi mohon maaf ya kalau penyusunannya agak berantakkan kayak hidup gue sebelum ketemu Franda emoticon-Big Grin

Untuk jadwal update, gue gak janji tiap hari kayak threadnya Franda kemaren. Tapi selalu gue usahain kalo ada waktu. Gue juga gak mau ngebebanin Franda dengan adanya thread ini. Dan karena rencana gue nikahin Franda tinggal 9 bulanan lagi, otomatis gue sama Franda juga udah mulai sibuk tuh ngurus ini itu segala macemnya, mohon pengertiannya ya gan.

Okeee
Mungkin gue mau memperkenalkan diri dulu nih, tak kenal maka tak sayang. Tapi jangan sayang sama gue, cukup Franda aja yang sayang sama gue (aowkaowk)
Panggil aja gue Gavin, gue calon suaminnya Franda (gue ulang-ulang terus nih biar pada tau emoticon-Big Grin ), gue kenal Franda semenjak kkn bareng dan sekarang gue sama dia kerja di satu perusahaan yang sama.

Gue pikir keinginan gue buat sama Franda cuman bakal jadi angan-angan, secara keluarga gue adalah keluarga berada sementara keluarga Franda keluarga yang cukup. Iya, maksud gue keluarganya Franda itu kalau mau beli Range Rover cukup, mau beli rumah cukup, mau liburan juga cukup. Sementara keluarga gue, berada. Berada dibawah garis kemiskinan maksudnya, ( hahaha emoticon-Hammer (S) )
Eh gak semenyedihkan itu juga sih tapi ya cukup terlihatlah perbandingannya.
Tapi ternyata penantian gue selama bertahun-tahun ini berbuah manis, impian gue udah di depan mata.

Daripada berlama-lama kita langsung aja mulai masuk ke part pertama ya gan, here we gooo emoticon-Metal

INDEX
1. Bertemu Panda
2. 2 Bulan Bersama Panda
Idul Adha 2019 (side story)
Idul Adha 2019 (side story) 2
3. Sisi Lain Panda
4. Kesedihan Panda
5. Senyum Panda
6. Tarian Panda
7. Kupu-Kupu Panda
8. Ulangtahun Panda
9. Last Day With Panda
10. First Time With Panda
11. Melamar Panda
PENUTUP
Diubah oleh crystal.bright
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yuki26 dan 25 lainnya memberi reputasi
24
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
02-09-2019 14:42
First time With Panda
Setelah kemarin lusa kami sampai, hari ini kami melanjutkan perjalanan liburan kami ke Singapura. Seperti yang sudah gue katakan di part sebelumnya, kali ini gue gak hanya berdua dengan Franda tapi juga ada Cyra dan Reza (pacar Cyra). Segala keperluan sudah disiapkan Cyra dan Reza sehingga kami hanya tinggal berangkat waktu itu. Dari kota kami, pesawat menuju ke jakarta untuk transit di sana dan kami sempat delay sekitar satu jam sehingga kami memutuskan untuk beristirahat sejenak di salah satu café yang ada di sana

“kak nanti kamarnya gue sama Reza, lo sama Kak Gavin ya ?”, kata Cyra yang duduk di depan Franda

“Oke”, jawab Franda sambil menikmati green tea lattenya

“loh kenapa kalian gak bedua aja ?”, tanya gue bingung

“iihh Kak Gavin gak ngerti banget di kasih kesempatan juga biar bisa deket gitu sama Kak Franda”, jawab Cyra sambil tersenyum memperlihatkan barisan giginya yang putih dan berbehel

“uhuk uhuk uhuk”, tiba-tiba Franda tersedak minumannya. Lalu matanya dibulatkan kearah Cyra

…………………………..

Akhirnya kami tiba pukul 13.00 waktu Singapura. Sesampainya di Bandara Internasional Cangi kami langsung menuju ke terminal 2 dimana terdapat MRT untuk menuju hotel. Hotel kami terletak di Little India, dekat dari MRT Lavender. Seperti yang sudah di jelaskan Cyra sebelumnya, kamar gue bareng sama Franda, sementara Cyra bersama Reza

“ntar sore mau kemana ?”, tanya gue sambil memperhatikan pemandangan kota Singapura

“emmm Merlion Park gimana ?”, jawab Franda sambil berdiri di samping gue

“boleh, lo udah pernah kesini fran sebelumnya ?, tanya gue lagi

Namun tidak ada jawaban, Franda hanya tersenyum lalu membalikkan badannya, membuka koper untuk mengambil baju ganti dan pergi ke kamar mandi

………………………………

Sore harinya kami berempat menuju ke Merlion Park, dari sini kami dapat melihat The Esplanade

“eh eh eh, ayo ayo foto bareng”, kata Cyra

“eh eh eh bang jono, kenapa kau tak pulang-pulang, pamitnya pergi cari uang tapi kini malah menghilang”, gue refleks menyanyi saat itu

“hahaha, apaan sih Kak Gavin”, kata Cyra sambil mendorong gue sampai hampir jatuh

Setelah puas berfoto dan bersantai kami beristirahat di salah satu café yang berada didekat sana, kami mandapat meja dengan pemandangan menghadap Marina Bay saat itu

“hmmm, akhirnya kesini lagi ya kak ?”, kata Cyra memulai percakapan

“Kalian sering kesini ?”, tanya Reza

“dulu, lagian Kak Franda pernah sekolah disini juga”, jawab Cyra

“lo pernah sekolah di sini fran ?”, tanya gue

“iya, sebentar”, jawab Franda

“kok sebentar kak ?”, tanya Reza

“kalau lama-lama ntar Cyra kangen”, jawab Franda lagi sambil tersenyum

“nah lo juga sekolah di sini ?”, tanya gue ke Cyra

“gak, hehehe. Sebelum kakek meninggalkan sering berobat kesini, jadi gue ikut kak”, jawab Cyra

“kok Franda gak pernah cerita ke gue ya ?”, batin gue saat itu

“vin ?”, Franda melambai-lambaikan tangannya didepan wajah gue

“eh iya fran kenapa ?”, kata gue sedikit kaget

“jangan bengong ntar kesambet setan sini lo”, kata Franda sambil mengaduk honey lemonnya

“gak kok fran”, jawab gue sambil tersenyum

Tidak lama kami sudah sibuk dengan hidangan masing-masing,

“Cyra lo kok makan Chicken salad ?”, tanya gue

“emang kenapa kak ?”, jawab Cyra sambil masih menikmati makanannya

“Lo tau gak ? itu dibuat dari ayam mati”, kata gue dengan wajah serius

“ha ? seriusan kak ?”, kata Cyra sambil meletakkan peralatan makannya, dan menunjukkan wajah terkejutnya

“sembarangan lo vin”, kat Franda sambil mencubit lengan gue

“lah ? ye bener dong Kak Gavin bilang dibuat dari ayam mati, kalau ayamnya hidup habis dong sayurnya dimakan ayam, hahaha”, jawab Reza sambil tertawa

“nah benerkan apa kata gue ?”, tanya gue ambil melirik ke Cyra dan Franda

“ah Kak Gavin bikin gue kaget aja”, jawab Cyra

“tau nih dasar lo vin”, jawab Franda dengan sedikit memukul gue dan bibirnya sedikit manyun, dan menggembungkan pipinya

“haha, kalian pikir apaan ?”, tanya gue sambil menepuk lembut pipi Franda

“gue pikir ayam tiren hahahaha”, Franda tertawa lalu diikuti Cyra juga tertawa dan kami semua tertawa emoticon-Big Grin

Setelah itu kami mencari beberapa souvenir di kawasan China Town, dan kembali ke hotel untuk beristirahat

………………………

“morning my cutie pie”, kata gue membangunkan Franda yang masih terlelap di samping gue dengan memeluk sebelah tangan gue

“morning vin”, jawab Franda sambil menyentuh pipi gue

“siap-siap yuk”, ajak gue

Franda hanya mengangguk, sambil tersenyum lalu masuk ke kamar mandi

Sementara Franda mandi gue menyedu mie dalam cup yang sudah kami bawa. Lalu gantian gue yang mandi dan kami sarapan bersama.

Ketika kami bertemu di lobby hotel, Franda dan Cyra memakai pakaian serupa, rok celana (celana pendek, tapi ada rok di depannya ?) dengan motif tartan, gue jadi berasa ngajak jalan anak sekolahan, aowkaowk
"rok celana"


Hari ini rencana kami akan ke Sentosa Island tapi. Bukan hanya sekedar ke USS, tapi kami juga akan mencoba Bungy Jump. Yeay !! Bungy jump yang akan kami coba berada di Siloso Beach, jadi setelah sampai di Waterfront Station, kami melanjutkan naik Sentosa Express
Gue bener-bener ngerasa adrenalin gue diuji, ketika harus melompat dari ketinggian 47 meter di atas tanahemoticon-Takut (S)

"Kalau Kak Gavin takut gak usah aja", kata Cyra meledek

"Pasti beranilah, ya kan vin ? Demi buktiin cinta lo ke gue", kata Franda

"Ya jelas dong fran, gini doang sih kecil", kata gue sambil menjentikkan jari padahal dari ujung rambut sampai ujung kaki gemeter semuaemoticon-Hammer (S)

Setelah bersiap, seorang instruktur mulai menghitung mundur, lalu mendorong gue kebelakang

“oh gini rasanya orang kalau loncat dari atas gedung”, batin gue saat tu

Rasanya ? Nyawa gue kaya mau ikut kelepas. Serem, tapi seru juga sih aowkaowk

Setelah puas bermain ada yang bisa menebak Franda membawa kami kemana ? Kami dibawa ke perpustakaan emoticon-Big Grin
Kami menuju Orchard Road dengan menggunakan bus. Lalu kami ke Library @ Orchard yang berada di samping mall 313 somerset

Sedang asyik-asyiknya gue mencari buku lain untuk dibaca, tiba-tiba Franda mendatangi gue dengan sedikit berlari

"Vin", katanya dengan senyum mengembang

"Kenapa fran ?", tanya gue bingung

"Ini, kita baca bareng yuk", katanya sambil menunjukan sebuah buku cerita, kisah original Cinderella

"Sini, gue bacain lo dengerin aja ya ?", kata gue mengambil buku itu dari tangan Franda, dia menganggukkan kepalanya lalu menarik gue ke kursi di dekat situ

Gue membaca dengan suara pelan, takut mengganggu pembaca lain. Walaupun tempat kami duduk hanya ada kami berdua emoticon-Big Grin kalau sampai ditegur gara-gara ributkan bikin malu

"Gue mau jadi Cinderella vin", kata Franda setelah gue selesai membaca buku tersebut

"Kalau gitu, guelah pangeran lo", kata gue menimpali

"Pangeran ? Pangeran apa ?", kata Franda sambil memperhatikan wajah gue

"Pengeran Gavin, pangeran yang akan membebaskan lo dari segala kesedihan, dan gue akan membawa lo untuk hidup bahagia hingga akhir usia", kata gue

"Thanks vin", kata Franda sambil memeluk gue erat

Setelah dari perpustakaan umum, kami berkeliling beberapa mall untuk berbelaja. Sepulangnya dari sana gue sama Franda mampir sebentar di Rotor Hobby Enterprises Pte Ltd untuk membeli beberapa keperluan RC gue

..................

"Hmmm capek ya vin tapi gue seneng hehe", kata Franda keluar dari kamar mandi dengan jubah mandinya, rambutnya setengah kering setelah dihairdryer

"Gak ah fran biasa aja, kalau sama lo mana ada capeknya", kata gue sambil berbaring diatas ranjang dan menonton TV, gue udah mandi duluan sebelum Franda

"Vin pasangin dong", kata Franda menunjuk pengait bra di punggungnya, entah kapan dia melepaskan jubah mandinya. Kini dia hanya menggunakan g-string dengan bra yang belum terkait

"Ah gak bisa gue, udah sanaan gue mau nonton nih", kata gue sambil melempar bantal ke arah Franda, bukannya makin menjauh dia malah makin mendekatkan dirinya ke gue

"Pasangin dong vin", pintanya lagi

"Gak bisa fraaaan, gue gak pernah pake gituan", kata gue

"Hahaha, ah lo mah vin gak seru", katanya sambil berdiri dan mengaitkan branya sendiri

Entah kenapa gue merasa tertantang saat itu, gue menghampiri Franda, menariknya kearah ranjang, menjatuhkannya, dan berlutut diatasnya dengan menggenggam kedua pergelangan tangan Franda di samping kepalanya
Wajah kami sangat dekat, hingga gue bisa merasakan hembusan nafasnya dan wangi parfum di lehernya

Franda yang terkejut hanya bisa terdiam. Matanya menatap gue dengan pandangan tak percaya. Gue semakin mendekatkan wajah kami, Franda memejamkan matanya

"Jangan macem-macem sama gue, gimana rasanya diginiin ? Hahaha", kata gue berbisik di telinga Franda, dan menarik tubuh gue kembali

Tapi sepertinya yang gue lakuin adalah sebuah kesalahanemoticon-Nohope

Franda menarik kaos gue, hingga gue menindis badannya. Kedua tangannya menyentuh bagian pipi dan rahang gue. Sentuhannya menimbulkan perasaan tidak biasa, aliran darah dan jantung gue seolah-olah dipercepat saat itu

Bibir lembut Franda mulai menyentuh bibir gue, membuat gue tenggelam ketika menikmatinya. Tangan Franda mengarahkan tangan gue kearah dadanya, gue melepaskan ciuman dan menatap mata Franda

"Sekarang sudah waktunya", kata Franda malam itu sambil tersenyum tipis

Franda membalikkan keadaan, posisinya sekarang dia di atas gue sambil melepas underware, dan pakaian gue. Semua sentuhannya begitu halus malam itu, namun mampu mengunci pikiran dan mulut gue

Kini gue dapat melihat jelas seluruh tubuh Franda yang setiap lekuknya begitu mempesona. Selain putih ternyata ada bagian lain yang terlihat seperti pipinya ketika tersipu malu atau ketika tersanjung, saat pipinya merona. Tangan gue diarahkan kembali untuk menyentuhnya, gue merasakan kulitnya yang lembut namun kencang

"Aaaaahhhhh", desah Franda saat gue mulai memainkan bagian dadanya dengan mulut gue, suara yang belum pernah gue dengar secara langsung sebelumnya, suara yang membuat gue tambah menggila malam itu

Dan untuk pertama kalinya barang pusaka gue akan mengerjakan tugas istimewanya. Tapi ternyata tidak segampang yang gue kira. Franda bangun dan memberikan sedikit air liurnya, lalu kembali mengarahkan ke arah lubang kenikmatan miliknya. Dengan sedikit penekanan akhirnya gue bisa merasakan sesuatu yang kesat, dan masih erat mencengkram barang pusaka gue.
Franda mulai menaik turunkan pinggangnya, gue merasakan sensasi yang begitu luar biasa saat itu. Kami memainkan beberapa sesi waktu itu

Dengan peluh yang mengalir, Franda berbaring di atas dada gue, dan dalam dekapan gue

"Maafin gue ya fran, harusnya gue jagain lo", kata gue sambil mengelus rambutnya dan mencium kepalanya

"It's okey Gavin", katanya sambil tersenyum dan mengecup bibir gue

Lama kami saling berpelukkan bertukar peluh dan suhu tubuh, sebelum akhirnya membersihkan diri

"Fran, gue janji bakal jagain lo lebih dari sebelumnya", kata gue

"Iya vin gue percaya", kata Franda dari atas dada gue, dan gue baru tau setiap habis melakukan olahraga yang menyenangkan ini Franda akan menjadi sangat manja

"Gue sayang sama lo fran", kata gue sambil mengeratkan dekapan gue

"Gue juga vin", kata Franda membalas dekapan gue

"Fran, kok bisa kenceng ?", kata gue mengeluarkan pertanyaan untuk mengeluarkan gue dari perasaan melow.
Jujur saat itu gue ngerasa bersalah sama Franda, walaupun ada rasa seneng, tapi juga ada rasa sedih yang mendominasi setelahnya

"Yang mana nih ? Atas apa bawah ?", tanyanya

"Dua-duanya deh", jawab gue

"Ya bisa dong, kan gue pinter ngerawat diri vin, hehe", kata Franda sambil tersenyum kecil. Tapi itu bener, semua tubuhnya terawat dengan baik. Gue berani bilang per***n juga lewat kalau sama calon istri gue ini

Malam ini Franda tidur diatas dada gue sampai ke esokkan harinya

"Fran, mandi yuk", kata gue membangunkannya

"Gendong", katanya sambil melingkarkan tangannya ke leher gue

Lalu kami mandi bersama di dalam satu bath up. Hanya mandi loh ya emoticon-Big Grin

Pagi itu kami sekalian check out dari hotel
Setelah berkeliling di beberapa tempat, kami mengunjungi Gardens By The Bay.
Franda dan Cyra langsung berlarian seperti kupu-kupu yang menemukan ladang bunga mereka. Gue dan Reza mengikuti mereka karna takut tersesat emoticon-Big Grin

.......................

Kini waktunya kami untuk kembali ke kota kami. Terimakasih Singapura, walaupun hanya beberapa hari gue dapat pengalaman berharga yang begitu membekas di kehidupan gue

memahamimu, itu suatu hal yang sulit dan rumit, namun aku akan mencoba walau harus terbelit.
memang belum banyak hal yang kumengerti darimu, namun tak apa, untukmu, ada sabar yang selalu kuluaskan.
aku sudah mulai khatam bagaimana harus bersikap saat menghadapi amarahmu, memeluk sedihmu, juga mengabaikan setiap kali perkataanmu yang menyakiti perasaan.
mungkin akan ada amarah, tetapi setiap kali aku mengingat, untukmu aku punya sayang yang terus menguat.
lebih baik aku menghadapi amarahmu,
cemburumu, atau sikap kekanakanmu, daripada aku harus melewati hari yang tanpa kamu.
kehilanganmu, itu hukuman terberatku.

sesekali, aku ingin merasakan menjadi kamu yang tenang, meski di kepalamu, banyak riuh yang mengganggu.
kamu yang sabar, meski seringkali aku membuatmu kesal.
asal kamu tahu, tidak mengganggumu itu lebih dari cuaca buruk, dan tidak
disayangimu, entah apa aku harus menamainya, yang pasti aku benci apa pun yang tanpa kamu.
dari banyak aku menulis, harus kamu tahu satu hal, hanya denganmu aku ingin dipersatukan.

teruslah menghebat, yang akan tetap mencintaiku dengan syarat.
-bl-
Diubah oleh crystal.bright
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telahmemblok dan 12 lainnya memberi reputasi
13
profile picture
kaskus addict
05-09-2019 14:35
Pantas saja di judul trit ditambahin khusus dewasa emoticon-Hammer
profile picture
kaskus holic
02-09-2019 18:01


Just saran aja sih vin jgn mpe ketagihan ya tktnya pas udh resmi malah jd hambar 😄😄😄

profile picture
newbie
05-09-2019 18:46
Nyimak ah
profile picture
kaskuser
03-09-2019 04:32
@deawijaya13 silahkan ditunggu sis
profile picture
kaskuser
03-09-2019 04:29
@adityasatriaji siaaap dicopy bang emoticon-2 Jempol
19-08-2019 21:58
Senyum Panda
You'll meet her, she is very pretty, even though sometimes she's sad for many days at a time. You'll see, when she smiles, you'll love her
-Pan's labyrinth, Dir. Guillermo del Toro-


.....................

Setelah kejadian di club itu Franda tidak langsung kembali ceria seperti sekarang. Dia masih beberapa kali mengalami waktu yang sulit. Dan gue tetep sabar untuk selalu ada di sampingnya. Menuntun dia kembali kejalan yang lebih baik. Franda itu orangnya gak bisa dikerasin, kalau kita keras dia akan makin keras. Kalau kita lembut, diapun akan semakin luluh

Dan karena semakin banyak waktu sulit yang kami hadapi, menyebabkan semakin dekat pula hubungan kami. Gue sempet beberapa kali menyatakan cinta, tapi belum ada satupun yang dijawab Franda.
"Gapapa Fran, gue bakal nunggu lo", tekad gue saat itu.....

.........................

Gue juga mulai belajar memahami keunikkan-keunikkan yang dimiliki Franda,

"Assalamualaikum, Franda ?", kata gue dari depan pintu rumahnya. Hari ini gue dan Franda janjian buat keluar, mau makan malem bareng. Karena Sera lagi cuti jadi Franda males masak buat makan sendiri

"Eh Gavin, masuk-masuk", kata Franda membukakan pintu, dan masih memakai handukemoticon-Cape d... (S)

"Belum siap lo ?", kata gue duduk di sofa ruang tamu

"Beluuum, gue gak punya baju vin", katanya dari dalam kamar

"Emang baju lo pada kemana ?", sahut gue lagi, ada keheningan cukup lama

"Sini deh vin, bingung gue", kata Franda muncul dari pintu kamarnya

"Gue masuk kamar lo ?", kata gue dengan muka bego

"Iyaaa, tenang aja gak bakal gue apa-apain", kata Franda lagi

"Pilihin gue baju dong vin", pinta Franda kepada gue

"Gapapa nih gue buka lemari lo ?", kata gue sedikit ragu

"Ya gapapa", kata Franda. Dan gue pun berinisiatif membuka sebuah laci di pintu ke 3 lemari itu

"Bukan yang ituuuuuuu", kata Franda berteriak bertepatan dengan terbuka fullnya laci tersebut

Gue melihat jejeran underware Franda yang tersusun rapi berpasang-pasangan, diurutkan berdasarkan warna. Udah kayak crayon anak TK tuh warna-warni
Punya gue sih dilipet aja udah sukur emoticon-Big Grin

"Eh maaf Fran, tuh kan salah deh gue", kata gue

"Emmm hehe yaudah gapapa, tuh 2 pintu itu yang isinya baju vin", kata Franda sambil menutup laci keramat tadi dan menunjuk pintu lainnya

"Buseeeeeet ini segini banyak baju lo bilang gak ada baju ?", kata gue terkejut

Franda hanya tertawa kecil

"Nih pakai ini aja", kata gue mengambil sebuah dress putih dengan kerah sabrina

"Gak ah bosen itu mulu", kata Franda

"Ini nih bagus", kata gue mengambil sebuah kaos dan hot pants

"Gak, kayak dirumah aja pakai kayak gitu", kata Franda lagi

"Ini, kayaknya gue belum pernah liat lo pakai ini deh ?", kata gue mengambil dress selutut berwarna merah muda

"Terlalu formal deh kayaknya vin", kata Franda

"Emmmm kalau yang ini ?", gue mengambilkan sebuah skinny jeans dan kemeja putih bermotif bunga-bunga kecil

"Ihhh itu udah pernah gue pakai vin", kata Franda yang membuat gue frustasi

"Yaudah ini ajalah", kata gue memberikan rok overall jeans seatas lutut

"Gak ah, gue mau pakai yang ini aja", kata Franda mengambil dress putih yang pertama emoticon-Frown

"Katanya bosen ?", kata gue dengan penuh tanda tanya besar di kepalaemoticon-Bingung (S)

"Iya tapi gue sukanya yang ini, lo gak suka ya vin ?", katanya dengan wajah tanpa rasa bersalah

"Suka Fran, suka. Yaudah pakai itu aja yang penting lo seneng deh", kata gue

"Eh vin tapi gue kok males keluar ya ? Gue masakkin lo aja gimana ?", katanya sambil membuka handuk dan memakai dressnya di depan gue

"Ya ampun ini anak, dikira gue patung apa disini, gue perkosa juga lo lama-lama", kata gue sedikit terkejut, dan banyak terpesona aowkaowk

"Perkosa adek dong bang", kata Franda sambil menggerlingkan matanya

"Konslet apa gimana sih otak lo ?", kata gue

"Hahahaha, biasa aja kali gak usah merah gitu mukanya. Udah yuk temenin gue masak", kata Franda sambil menarik tangan gue menuju ranjang (eh dapur maksud gue gan aowkaowk)

Dengan sangat lihai Franda menggunakan peralatan dapurnya. Tak jauh berbeda dari kamarnya, dapur Franda juga tertata rapi. Malam ini Franda menyajikan spaghetti carbonara extra cheese. Rasanya ? 100 dari 100, sempurna

"Malem ini nginep sini aja ya vin ? Temenin gue", pintanya sambil membereskan meja makan

"Emang gapapa ?", kata gue sambil bersiap mencuci piring

"Ya gapapa, apa salahnya coba ? Orang nemenin tidur doang", sahut Franda

"Yaudah deh, tapi gue tidur bawah aja ya, biar gak seranjang sama lo", kata gue

"Iya vin terserah lo yang penting temenin gue", katanya sambil kembali duduk di kursi

"Fran lo pernah kepikiran mau buat usaha gak sih ?", tanya gue

"Ya ada sih vin, kenapa ?", kata Franda penasaran

"Gimana kalau kita berkolaborasi membuka usaha selang", kata gue lagi

"Kok selang ?", Franda mulai bingung

"Iya, selangk*ngan, aowkaowk", kata gue sambil tertawa nyaring

"Hahahah, kampret lo vin", katanya sambil melemparkan gulungan tisu ke arah gue

"Eh beneran gue mau mulai usaha nih fran", kata gue

"Iya lo mau usaha apaan sih emangnya ?", kata Franda

"Gue mau mulai usaha buat dapetin lo", kata gue sambil duduk di sebelahnya

"Hmmm ? Ah lo becanda mulu", kata Franda sambil membulatkan matanya dan tersenyumemoticon-Roll Eyes (Sarcastic) emoticon-Smilie

"Gue mau ganti baju dulu ya", sambung Franda sambil menuju ke kamarnya dan meninggalkan gue di dapur

.................

Sebelum tidur Franda sudah mengganti bajunya dengan baju tidur berbahan satin dengan warna putih kemerah mudaan (?) Aowkaowk
Lalu memakai perawatan wajah, lotion, dan parfum

"Ribet banget lo mau tidur aja, tiap hari kayak gitu ?", celetuk gue

"Iya kalau gue gak ketiduran", katanya sambil naik keatas tempa tidur. Hmmmhh mau tidur aja wangi

"Ohh, gak ribet ?", tanya gue penasaran

"Nggak, kenapa lo mau pakai skincare juga ? Tunggu bentar gue pakaiin ya", katanya sambil bangun menuju meja riasnya

"Eh gak Fran, gak mau ah gue", tolak gue. Tapi percuma emoticon-Frown Franda sudah melirik tajam
Akhirnya gue cuman bisa pasrah muka gue diolesin ini itu sama Franda. Setelah mengembalikan berbagai macam skincarenya Franda kembali ke atas tempat tidur. Sementara gue tidur dibawah pakai ambal

"Vin, kenapa lo bisa suka sama gue ?", kata Franda memandang gue dari atas tempat tidurnya

"Hemm gak tau fran, bingung juga gue kalau lo tanya gitu. Ada keyakinan aja di dalam hati gue kalau lo itu adalah wanita yang akan menjadi takdir gue. Kenapa emang ?", kata gue sambil memperhatikan Franda yang masih berbaring di tepi tempat tidur dengan beberapa helai rambutnya menjuntai kebawah

"Gapapa. Vin lo bakal suka sama cewek lain gak ?", tanyanya lagi

"Mungkin, kalau lo tercipta lebih dari 1 di dunia ini", jawab gue
Franda tersenyum dan membalikkan badannya

"Vin", kata Franda lagi

"Iya Franda kenapa ?", sahut gue dari bawah

"Gue takut ada zombie", Franda mengeluarkan pernyataan yang hampir membuat gue tertawa nyaringemoticon-Ngakak (S)
Salah satu yang paling Franda takutin dari dulu adalah zombie, padahal itu cuman ada di film

"Mana ada sih fran zombie disini", kata gue sambil menahan tawa

"Ih mana lo tau vin, Gavin kalau ada zombie kita lari bareng ya, jangan tinggalin gue", sambung Franda

"Iya iya, udah tidur deh mendingan fran. Ntar kalau lo gak tidur zombienya bisa muncul ngetok jendela lo", kata gue menakut-nakuti

"Emang iya vin ? Yaudah deh gue mau tidur", jawab Franda sambil membenarkan selimutnya.
Aowkaowk terkadang pola pikir Franda bisa menjadi sangat polos seperti itu

...................

Saat sedang enak-enaknya tidur gue merasa ada hembusan nafas di dekat leher gue, dan seperti ada tangan yang melingkar di atas perut gue. Ketika gue terbangun ternyata sudah ada Franda disamping gue, di dalam selimut yang sama

"Franda.... fran ? Kenapa lo tidur di bawah ? Naik sana ntar masuk angin", kata gue sambil menggoyangkan badannya

"Hhhmmmm", Franda hanya menggumam dan menarik selimut gue lalu di gulungkan ke badannya, lah gue gak kebagian selimut ini

Akhirnya gue gendong kembali Franda untuk naik keatas ranjang. Karena selimut gue diambil Franda, jadi gue gantian ngambil selimutnya Franda yang diatas emoticon-Big Grin
Ketika gue hendak kembali turun Franda menarik kaos gue, lalu menyuruh gue untuk tidur di sampingnya

"Gavin, lo tau lingkaran gak ?", kata Franda dengan mata yang masih tertutup

"Tau, kenapa ?", kata gue yang sudah berbaring di sampingnya

"Lingkaran gak punya ujung kan ? Sama kayak cinta gue ke lo", katanya sambil membuka mata dan tersenyum, wajahnya terlihat sangat manis

"Ngigau ya lo, udah tidur lagi. Masih jam 2 nih", kata gue sambil menyingkirkan rambut yang menutup wajahnya sebagian

.................

Ada banyak hal unik dan menarik di dalam diri Franda yang semakin membuat gue mencintainya, seperti sebelum menulis part ini gue sempat menonton video yang dibuat oleh Franda beberapa minggu lalu
Hari itu Franda mengajak gue untuk jalan-jalan, tiba-tiba dia masuk kedalam mobil dengan membawa sebuah kamera

Quote:"hello guys welcome back again to my youtube channel, hari ini gue dan calon suami gue bakal pergi jalan-jalan, kemana yank ?", kata Franda sambil mengarahkan kameranya ke gue, dan gue sendiri padahal gak tau hari ini mau kemana emoticon-Big Grin

"Emmm hehe kemana ya yank ?", kata gue sambil cengengesan

"Ke pantai sayang, oh iya sebelum itu gue boleh gak nanya-nanya tentang outfit lo hari ini yank, from head to toe ?", sambung Franda, sejak kapan sih ini dia ngevlog emoticon-Nohope

"Iya sayang, boleh", sahut gue

"Okey, mulai dari kacamata lo yank", kata Franda

"Emmm harganya 3,4 kalo gak salah kan bareng kita beli kemarin yank di optik", kata gue

"Jam tangan yank", kata Franda

"Haha Priceless ini yank, kan dari lo", kata gue

"Hehe oh iya yank. Lanjut, kemeja lo yank", kata Franda

"Ini dari Zara Man, 600 yank", kata gue

"Celana ?", kata Franda

"Merknya gak tau gue yank, 500an paling", jawab gue mengira-ngira

"Nah sekarang sepatu yank", kata Franda

"Sepatu gue Nike 1,8 yank", kata gue

"Eh ini ketinggalan waist bag lo yank", kata Franda

"Dari Banananina 7,4 yank", kata gue

"Woooow, okey kita total ya yank.... jadi outfit lo hari ini 13,7 yank kalau di tambah jam tangan lo bisa dapet nm*x", kata Franda

"Gue boleh tanya balik gak outfit lo ?", kata gue

"Hemm jadi saling tanya dong ini yank ? Yaudah deh", kata Franda sambil menyerahkan kameranya ke gue

"Emm mulai dari kacamata lo dulu juga deh yank", kata gue

"Kacamata gue ? 1 yank", kata Franda

"Dress lo lagi yank, berapa nih ?", kata gue

"Dari Polo Ralph Laurent 148 yank", kata Franda

"148 ribu yank ?", kata gue bingung

"Dollar yank", kata Franda sambil tersenyum

"Oh okey, jadi sekitar 2,2 ya, apa lagi ya ? Cincin ? Sama jam tangan ?", kata gue

"Priceless semua ini, kan cincin dari lo, jam tangan dari papa", kata Franda masih dengan senyumnya

"Sepatu yank ?", tanya gue

"Dari Stradivarius, 580 yank", kata Franda

"Yang terakhir, tas yank", kata gue

"Tas ? Louis Vuitton 8,8", kata Franda

"Eh itu yank, antingnya", kata gue

"Ini ?", kata Franda sambil memegang telinganya dan gue mengangguk

"V & Co, 26 yank", kata Franda

"Nah beneran yang terakhir nih, harga jujuran yang harus gue siapin buat ngelamar lo berapa yank ?", kata gue sambil tersenyum

Mata Franda langsung membulat, dia tertawa kecil, sebelah tangannya di tangkupkan ke wajahnya yang mulai bersemu kemerahan, tangan sebelahnya lagi memukul mesra lengan gue emoticon-Belo emoticon-Malu emoticon-Embarrassment

Gue ikut tertawa, entah kenapa tawa Franda selalu menghipnotis gue, tawanya menularkan kebahagiaan buat gue, membuat hati gue berdesir


Ternyata niat awalnya dia cuman mau ngerjain gue, eh malah dia yang kena gue kerjain emoticon-Big Grin
Setiap gue putar ulang video ini, gue selalu ikut tertawa. Setiap gue putar ulang video ini, rasa sayang gue ke Franda juga semakin bertambah.
Gue sudah menemukannya, ketika gue melihatnya tersenyum, gue selalu kembali merasakan jatuh cinta (pada wanita yang sama, Franda)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
g3nk_24 dan 12 lainnya memberi reputasi
13
profile picture
kaskus addict
20-08-2019 09:08
youtube channel nya apa gan? emoticon-Big Grin
nanti ane sebscraib emoticon-Leh Uga
profile picture
kaskus holic
20-08-2019 21:08
@crystal.bright 👍👍
Kesempatan hanya ada 1x vin jgn disia"kan ya 😄😄😄
profile picture
kaskuser
20-08-2019 19:00
Aamiin bang, thanks ya
Gue bakal jaga Franda sampai titik darah penghabisan pokoknya emoticon-Cool
profile picture
kaskus holic
20-08-2019 12:28

Ternyata niat awalnya dia cuman mau ngerjain gue, eh malah dia yang kena gue kerjain emoticon-Big Grin
Setiap gue putar ulang video ini, gue selalu ikut tertawa. Setiap gue putar ulang video ini, rasa sayang gue ke Franda juga semakin bertambah.
Gue sudah menemukannya, ketika gue melihatnya tersenyum, gue selalu kembali merasakan jatuh cinta (pada wanita yang sama, Franda)[/QUOTE]

ingat Vin menjaga itu lebih sulit ketimbang mencari yang baru, maka selagi orang yang disayang masih bersama kita jagalah dengan sepenuh hati. Bahagia selalu ya serta lancar sampai hari H
profile picture
kaskuser
20-08-2019 11:58
penasaran sama youtube channel nya... semangat terus Om gavin... terus berdoa sampai Ijab Kabul... sama kayak gw dulu, saat melihat bini saya sekarang, ntah kenapa ada perasaan bahwa dia bakalan jadi jodoh saya.. and alhamdulillah it's a dream comes true
13-08-2019 14:54
Idul Adha 2019 (side story)
"Sayang kamu udah siap buat acara besok ?", kata Franda dengan intonasi antusias dan wajah yang beseri-seri

"You can guess", kata gue sambil tersenyum kecil

"Come on, i'm curious like hell ! Just give me an answer", kata Franda dengan wajah yang ditekuk, dan kemudian beringsut naik ke atas pangkuan gue, wangi parfumnya memenuhi seluruh indra penciuman gue, wangi yang selalu gue rindukan, wangi yang membuat gue kecanduan

"Okey, curious lady, i'll give you an answer", kata gue sambil sebelah tangan menarik pinggangnya untuk lebih merapat, dan sebelah tangan lagi menarik maju kepalanya lalu mencium hidungnya

"Is that supposed to be answer ?", tanya Franda dengan kening yang berkerut

"Yes", kata gue dan kemudian tertawa
"I'm giving you the answer", kata gue melanjutkan

"No, you're not !", kata Franda sambil membulatkan matanya
"I think it's easier just to say yes or no", protesnya sambil menggembungkan kedua pipinya

"Well, sometimes people like to watch rather than to hear, right ?", kata gue sambil mencubit kedua pipi Franda

"What ?", kata Franda

"Nothing, yes i'm ready. How about you ?", kata gue sambil menatap mata coklat Franda, menarik maju lagi kepalanya dan mendaratkan sebuah ciuman dibibirnya

"What are you doing ?", Franda tampak terkejut, wajahnya merona kemerahan

"I'm giving you an answer which can be watched", kata gue sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah mata

Franda tertawa lepas, seolah menandakan bahwa dia juga sudah siap untuk menghadapi hari esok

................

Mata gue masih terasa berat karena perjalanan yang panjang semalam. Tapi pintu kamar sudah diketuk berulang kali oleh mama gue.

"Gaviiin bangun, ayo siap-siap sholat ied", kata mama gue

Dengan berat hati gue meninggalkan tempat tidur, lalu mengambil handuk dan mandi.
Setelah selesai bersiap, gue mengambil HP yang berada di atas meja nakas samping tempat tidur, ada sebuah pesan dari Franda

Quote:sayang, jangan takut. Aku nanti bakal duduk disebelah kamu untuk nyemangatin kamu. Tugasmu hanyalah meyakinkan kedua orangtuaku bahwa kamu layak bersamaku.


Hanya 3 buah kalimat, tapi mampu semakin membulatkan tekat gue untuk segera menghalalkannya. Tunggu abang ya neeeengemoticon-Kimpoi

Seperti lebaran pada umumnya, setelah sholat, bersalam-salaman, dilanjut makan-makan.

"Akhirnya anak terakhir abah sudah mau nikah juga", kata abah gue yang duduk di kursi sebelah gue

"Hehe, iya bah. Doain Gavin ya", kata gue

"Pasti itu, kan kamu anak abah", kata abah sambil merangkul gue

................

Sore harinya gue datang duluan kerumah Franda, sampai sana ternyata Franda masih keluar bareng Cyra, jadi gue ngobrol-ngobrol ringan sama papanya Franda. Beberapa saat kemudian mobil Franda berhenti di depan pagar rumah, dia turun dari mobil

Ada yang berbeda kali ini, rambutnya tidak terurai lagi, karena sudah ditutupi dengan sebuah hijab. Sebenarnya sudah dari beberapa waktu lalu, tapi masih belum konsisten. Gue gak nyangka di acara ini dia bakal pakai. Kecantikkannya semakin bertambahemoticon-Wowcantik

"Gavin ? Kok udah dateng ?", kata Franda

"Ha ? Oh anu Fran pengen ngobrol aja dulu sama papa kamu", kata gue

"Ih ini buat gue ?", tanya Franda sambil mengambil buket bunga disamping gue

"Jangan, nanti bunganya layu", kata gue

"Kok layu ?", tanya Franda dengan ekspresi bingungnya

"Iya, dia malu karena ternyata kamu lebih cantik dari bunganya", kata gue yang lupa kalau disitu masih ada papanya Franda

"Ekhm, nak Gavin kalau gitu saya masuk dulu, silahkan dilanjut ngobrol sama Frandanya", kata papanya Franda kemudian masuk kedalam rumah

"Eh heheh iya om makasih", kata gue sambil menyengir, tengsin gaaanemoticon-Malu

"Kamu sih kalau ngomong gak liat-liat", kata Franda sambil tertawa kecil

"Eh Fran, gue ada lagu yang mau gue nyanyin buat lo", kata gue dengan pedenya ( aowkaowk )

"Lagu apa ?", pertanyaan Franda yang singkat, padat, dan jelas

"Hmmmm, wait
Waktu pertama kali
Kulihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa
Geloranya hati ini tak kusangka
Rasa ini tak tertahan
Hati ini selalu untukmu

Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa.....
"

"Cieeeeee romantis banget", belum selesai gue nyanyi Cyra udah nongol dari dalam rumah

"Hai, hehe", kata gue sambil cengengesan

"Hai hoi hai hoi, eh awas ya lo kak kalau nanti sampai nyakitin Kak Franda. Gue gampar bolak balik lo. Oh iya, buatin gue keponakan yang lucu ya ntar, biar gue ada temen gitu", kata Cyra

"Apaan sih Cyra, ngomongnya gitu ? Gavinkan baik, gak mungkinlah dia kayak gitu", bela Franda

"Yaaaakan gue ngasih tau aja kak, hehe eh ponakan kak jangan lupa", kata Cyra sambil menempel ke Franda

"Tenang aja dek, kakak bakal buatin yang banyak nanti, dijamin kualitasnya super", kata gue

"Emang beras ? Kualitas super ?", kata Franda

"Maksud Kak Gavin anaknya bakal ganteng, cantik, pinter, soleh, solehah, gitulah kak, ah susah deh ngomong sama kakak", kata Cyra

"Sayang, anak kita nanti pasti matanya coklat, kulitnya putih, tinggi, hidungnya mancung kayak gue, aowkaowk", kata gue lalu tertawa. Oh iya, karena gue dan Franda satu suku, jadi kita masih punya kemiripan, salah satunya warna mata, punya Franda coklat tua, sementara mata gue coklat muda (lebih terang dari punya Franda), kami juga memiliki warna kulit yang hampir sama.

"Loh kayak gue juga dong berarti yank ?", kata Franda

"Yaiya, kan kita aja mirip", kata gue

"Siapa bilang ?", kata Franda

"Udah jelas Kak Gavin yang bilang masih ditanya", kata Cyra kembali menyahut


.................

Tepat setelah sholat Maghrib keluarga gue mulai berdatangan kerumah Franda, perasaan gue mulai gak karuan, perut gue seperti diserang ribuan kupu-kupu

Kami semua berkumpul diruang tamu, dan sebagian keluarga yang lain ada yang duduk di kursi yang telah disediakan di halaman rumah. Gue duduk diapit oleh abah, dan mama gue. Disebrang gue Franda juga duduk diapit oleh kedua orang tuanya.
Abah mewakili gue dan keluarga menyampaikan maksud dan tujuan gue sekeluarga mendatangi keluarga Franda adalah untuk melamar Franda

"Saya sebagai orangtua menyerahkan segala keputusannya ke Franda, kalau boleh dikatakan jujur ini cukup berat untuk saya pribadi, kurang lebih hampir 25 tahun sayalah laki-laki yang selalu siap berdiri didepan anak saya, untuk selalu menjaga, melindungi, dan mencintai dia dengan segenap jiwa dan raga saya. Saya lelaki pertama yang menyayangi dia, bahkan sejak sebelum Franda lahir ke dunia. Saya merasa baru kemarin Franda saya timang dalam gendongan saya, mengajaknya bermain ditaman, dan mengajarkannya menaiki sepeda", kata papa Franda, lalu menyeka butiran bening di pelupuk matanya, mama Franda mengelus-elus bahu suaminya tersebut

"Disadari atau tidak, dengan segala yang Franda miliki saat ini dia memiliki magnet tersendiri di dalam dirinya, magnet itu begitu banyak menarik perhatian. Mungkin Franda sendiri kerepotan memilih dan menilai siapa yang sebenarnya menjadi cinta sejatinya, mana yang hanya mengambil keuntungan dari dirinya, atau yang hanya terjerat habis oleh pesonanya. Saya harap nak Gavin bisa menjadi cinta sejati yang selama ini Franda cari, tolong bahagikan Franda sebahagia-bahagianya, jangan pernah menyakitinya sedikitpun atau saya yang akan turun tangan sendiri. Tolong jaga dan bimbing anak saya ke jalan yang lebih baik. Berlembut hatilah dalam membimbingnya, karena anak saya yang satu ini mudah menangis", kata papa Franda sambil menoleh kearah Franda dan tersenyum ke arah anaknya sedang menagis tersebut
"Lihatkan ? Sekarang saja dia menangis", papa Franda melanjutkan perkataannya disusul dengan tawa kami bersama

Banyak sekali pesan papa Franda ke gue malam hari itu, sangat terlihat bagaimana besarnya kasih sayang orangtua Franda ke anaknya. Gue juga sempat berlinangan air mata haru saat itu emoticon-Frown
Padahal belum acara nikahnyaemoticon-Hammer (S)

Dilanjut dengan membahas tanggal dan tempat acara lamaran kami, dan jujuran yang harus gue berikan kepada Franda nanti saat acara lamaran.

"Untuk acara pernikahan kalian papa menganggarkan *M", kata papa Franda dengan tenang, dan gue yang kejang-kejangemoticon-Nohope

"Haha, tenang saja nak Gavin bisa memberikan 20% dari anggaran yang telah saya sebutkan, sisanya biar saya dan keluarga yang urus. Saya mau pernikahan anak saya menjadi momen paling berkesan dihidupnya. Momen yang bisa selalu dia kenang. Atau kira-kira berapa yang nak Gavin sudah siapkan ?", kata papa Franda menanyakan hal tersebut ke gue. Gue melirik sedikit kearah Franda, dan dijawab dengan anggukan serta senyuman

"Sekitar ***juta pah", kata gue menyebutkan jumlah tabungan yang gue miliki

"Okey, no problem. Saya bisa terima", kata papanya Franda tersenyum, huuuhhh separuh dari beban gue rasanya sudah terangkat
"Oh iya rencana kalian mau tinggal dimana setelah menikah ?", lanjut papa Franda

"Emmm..",

"Kalau memang belum ada rencana, ijinkan saya membangunkan kalian rumah di dekat sini saja. Biar saya bisa dekat dengan Franda", papa Franda langsung memberikan jawaban dari pertanyaannya sendiri

"Jangan pah, saya akan berusaha sendiri untuk membuatkan Franda rumah", jawab gue dengan cepat

"Hmmm bagaimana kalau papa buatkan rumah lalu kalian cicil saja ke papa, atau biarlah rumah itu papa buatkan, kalian buat saja rumah di dekat tempat kerja kalian disana", tawar papanya Franda
Wanjaaay ini mah dapet durian runtuh

"Iya pah, nanti kakak dan Gavin bicarakan dulu berdua bagaimana baiknya", kata Franda

"Atau, anggap saja hadiah pernikahan kalian nanti dari papa dan mama", sambung papanya Franda

Setelah itu ada beberapa pembahasan lagi, sampai akhirnya kami makan malam bersama. Ada yang berkumpul di halaman, ruang tamu, ruang keluarga, semua membaur jadi satu

"Sayang kita buat surat perjanjian sebelum nikah ya", kata gue ke Franda saat kami makan

"Buat apa ?", kata Franda

"Yaaa gue gak mau aja nanti dikira gue mau sama lo kerena harta atau apa, jadi harta lo ya punya lo aja yank, gue gak bakal ganggu. Jadi kalau suatu saat ada apa-apa di gue, lo gak bakal kebawa masalah", kata gue, jujur gue cukup beban juga gan tiba-tiba jadi kaya mendadak gini, padahal niat gue tulus buat nikahin Franda karena gue sayang ke dia

"Emm gue percaya kok sama lo vin, tapi kalau memang lo mau kayak gitu juga gapapa ntar gue cari lawyernya ya. Oh iya uang jujurannya ntar pakai uang gue aja sebagian, biar lo masih ada pegangan gimana ?", kata Franda sambil sedikit berbisik dan tersenyum

"Gak usah yank, gapapa kok", kata gue

Tiba-tiba gue ditatap Franda dengan ekspresi emoticon-Mad

Gue hanya menyengir emoticon-Big Grin

Tatapan Franda belum berubah emoticon-Mad

"Emmmm iya deh sayang ntar kita patungan ya uangnya emoticon-Nohope ", kata gue pada akhirnya dari pada ada perang dunia malam ini


Malam itu kami habiskan untuk saling mengenal kerluarga satu dengan keluarga lainnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
telahmemblok dan 12 lainnya memberi reputasi
13
profile picture
kaskus holic
21-08-2019 14:13
GILS.... kalau udah emang cinta mah ,soal harta cuman bonus yaa gan WKWKWKWK btw sukses sampe hari H , jikalau memungkinkan pembaca thread franda dan gavin mungkin bisa di undang, mayan buat nambah nambah beli semen wkwkwkw emoticon-Cool
profile picture
kaskus holic
21-08-2019 14:21
@adityasatriaji

itu minta booking aja 1 pesawat sama papa pranda emoticon-Wakaka
profile picture
newbie
16-08-2019 11:24
@crystal.bright aku do'ain dulu aja niat baik kakak diberikemudahan sampai hari H dan selanjutnya lancar... nanti nyusul kalau udah nemu jodohnya... wkwkwkwk
profile picture
kaskuser
28-08-2019 20:29
@crystal.bright semoga ygvkali ini benar benar sampai pelaminan ya kak.. sukses sampai hari H. Jd keluarga yg sakinah mawadah warohmah..
profile picture
kaskus holic
21-08-2019 16:36
@crystal.bright yang penting acaranya lah sukses dolo
07-08-2019 14:31
Bertemu Panda
Quote:Gue : "sera lo udah punya kelompok kkn belum ?"

Sera : "ada sih tapi belum fix juga, kenapa vin ?"

Gue : "sama gue aja mau gak ?"

Sera : "emmm gimana ya ?"

Gue : "lama amat mikirnya, buruan"

Sera : "yaudah deh gue ikut lo, tapi 3 orang ya ? Gue, Dini sama Franda"

Gue : "Franda siapa ?"

Sera : "ada temen gue, pokoknya gue sama dia selalu bertiga bareng Dini"

Gue : "yang mana sih ?"

Sera : "tinggi-tinggi anaknya, terus putih"

Gue : "kok gue gak tau ya ?"

Sera : "udah ah ntar juga ketemu, yaudah ya gue mau jalan nih"

Gue "oke, sip. Inget ya lo udah dikelompok gue"


Franda ? Franda ? Franda ?, Gak tau kenapa gue penasaran banget sama temennya Sera yang satu ini. Gue kayak pernah denger namanya, tapi orangnya yang mana juga gak tau. Nama itu terus menerus berputar di kepala gue sampai malam

Quote:Gue : "hallo sera ?"

Sera : "kenapa lagi sih Gaviiin ?"

Gue : "Franda itu yang mana sih ?"

Sera : "udah dibilangin juga yang sering sama gue, tinggi, putih, sekelas sama gue"

Gue : "kirimin fotonya dong"

Sera : "ah males gue lo cari aja sendiri"

Gue : "gimana nyarinya ? Orangnya aja gue gak tau"

Sera : "ya lo juga sih penasaran amat, kan ntar ketemu. Apa ini akal-akalan lo aja buat nelfon gue ya ?"

Gue : "buseeet pede amat lo, yaudah ah"


Bangciaaaat kenapa gue bisa penasaran gini, akhirnya gue buka salah satu sosmed Sera. Gue cari foto Sera yang lagi bertiga, banyak sih fotonya tapi yang mukanya jelas cuman Sera sama Dini, satu orang cewek lagi yang mungkin namanya Franda ini mukanya kadang ketutup setengah, kadang noleh, kadang nunduk. Buat gue makin penasaran aja. Kalau sama Sera dan Dini gue kenal gara-gara gue sama mereka satu organisasi.

Untuk pembekalan KKN waktu hari pertama dan ke dua gue gak ikut, soalnya kebetulan ada kegiatan di organisasi, lagian gue juga males duduk berjam-jam ngedengerin orang ngomong, jangan ditiru ya (aowkaowkemoticon-Hammer (S) )

Hari ketiga gue dateng habis dzuhur, pas mau pembagian kelompok. Yang ini gak bisa gue tinggalin gara-gara mau liat yang namanya Franda itu yang mana. Setelah mengambil cabutan buat nentuin tempat KKN, kelompok gue ngumpul di luar gedung, setelah berkumpul semua kami mulai memperkenalkan diri satu persatu, sampai pada giliran seorang cewek yang duduknya agak di belakang Sera, gue ngasih isyarat ke Sera buat geser dikit.

Yaaaa Allah, bener-bener nikmat mana lagi yang kau dustakan wahai manusia. Ternyata ini yang namanya Frandaemoticon-Genit
Gue inget banget waktu itu dia pakai kemeja warna Navy kancingnya dibuka 2, Skinny Jeans warna hitam, dan Sneakers senada. Rambutnya dicepol tinggi, matanya coklat, kontras dengan kulitnya yang putih, senyumnya bikin jantung gue mau copot gan. Gue ngeliat ke kanan, noleh lagi ke kiri, tatapan dari anggota cowok di kelompok gue sama model gini emoticon-Wowcantik
Haduuuhh alamat bakal banyak saingan ini gue.
Waktu gue liat muka si Franda ini kayak gak asing, tapi gue gak tau pernah liat dimana

Emang kalau jodoh gak kemana, dia jadi sekertaris gue waktu itu. Wah gue dapet kesempatan lebih dong dibanding cowok yang lain buat deketin Franda. Apalagi ditambah si Ryo bilang ke gue kalau diantara semua cewek yang lain, si Franda yang bakal lebih deket ke gue dan Ryo. Tambah seneng lagilah gue.

Pulang dari kampus gue liat HP ada grup baru di WA, ternyata grup KKN.
Gue buka grup buat cari nomernya Franda, terus gue save. Foto di profilnya gue mulu tuh. Gue pandangin sambil gue berandai-andai, sampai gue ketiduranemoticon-Embarrassment

Malemnya gue mau liat lagi fotonya eh udah dihapus, jadi gak pakai foto emoticon-Nohope
Nyesel gue gak Screenshoot tadi.
Hmmm pengen buru-buru besok biar gue bisa ketemu lagi sama Franda

Besoknya waktu keberangkatan ke lokasi KKN gue liat Franda lagi, tapi kali ini dia dianter cowok.
"Ini pacar apa kakaknya ya ?", batin gue dalam hati waktu itu
Beberapa saat kemudian si cowok manggil Franda dengan sebutan 'sayang'
Potek hati gue, berasa orang yang dianiaya. Langsung gue berdoa kalau mereka pacaran biar cepet putus, soalnya gue pernah denger doa orang dianiaya itu biasanya diijabahemoticon-Ngakak (S)

Waktu sampai di lokasi, cewek yang lain pada neduh di bawah pohon, si Franda bukannya ikutan neduh malah ngangkatin kerdus air mineral
Tambah takjub gue ngeliatnya, gue mau modusin buat bantu angkatin kerdusnya kali aja dia jadi terpesona sama gue emoticon-Metal

"Franda, gue aja sini yang angkat. Lo istirahat aja", kata gue
"Eh gak usah gue bisa kok, lo angkatin koper-koper yang besar aja tuh", kata Franda sambil menunjuk tumpukkan koper

Gue angkat, berat. Gak gue angkat malu sama Franda. Yaudah hari itu gue jadi kuli panggul demi Franda. Nasib nasib.....emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 12 lainnya memberi reputasi
13
profile picture
newbie
08-08-2019 12:09
@crystal.bright bikin iri aja nih Gavin
profile picture
kaskuser
08-08-2019 08:33
Baru update part 1 kok kak hehe
profile picture
newbie
07-08-2019 23:06
Wah ketinggalan apdet nih
25-08-2019 13:45
Ulangtahun Panda
Pagi ini jadwal kami adalah mengikuti snorkeling di daerah Tanjung Benoa

"Gaviiinnn ayo buruan", Franda sudah bersiap sejak pukul 7 lagi padahal kami akan di jemput pukul 9 pagi

"Hehe sabar fran, gue mau poop dulu ya ?", kata gue sambil masuk ke kamar mandi

"Ih yaudah, buruan ya ntar kita telat", kata Franda

Setelah selesai urusan perkamar mandian kami menunggu jemputan di depan Villa. Gue melirik Franda yang tengah asyik memandang beberapa kendaraan yang lewat. Seperti gue yang sedang asyik memperhatikan gerak tubuhnya. Semenjak berada di Bali gue berusaha merekam setiap detil dirinya di ingatan gue. Raut wajahnya saat tersenyum, tertawa, sedih, marah, atau saat di memasang wajah datar

"Heh ngeliatin apaan sih ?", tanya gue penasaran

"Gak liatin apa-apa, liatin motor sama mobil doang", katanya sambil tersenyum

Hmmm pagi ini Franda semakin manis dengan rambutnya yang di kepang 2 french braids. "You're my cutie pie", batin gue dalam hati dan tanpa sadar mencubit gemas kedua pipinya

"Aaawww hehe", eh tumben Franda gak protes gue cubit pipinya
Mungkin suasana hatinya sedang baik

Kini kami sudah sampai di Tanjung Benoa. Perjalanannya memakan waktu 35 menit dari Kuta kalau tidak macet. Pantai di kawasan ini sangat tenang nyaris tidak ada ombak, hanya berupa riak-riak kecil tidak seperti di Kuta, Sanur, dan Uluwatu

Gue dan Franda berganti dengan pakaian renang. Kami mendapat briefing di atas boat dari tour guide tentang tata cara snorkeling yang baik dan benar

Di boat itu ada beberapa orang yang juga mengikuti tour ini. Ada seorang bule yang selalu memperhatikan Franda. Ketika mereka bertemu pandang, mereka saling bertukar senyum, buru-buru gue merangkul Franda sambil melirik bule tadi dengan tatapan "She's mine !"

"Ngapain lo ngerangkul gue ?", tanya Franda

"Gapapa, takut lo nyebur aja ntar", jawab gue ngasal

Setelah sampai di spot snorkeling kami segera bersiap-siap

"Turun duluan gih, tunggu gue di bawah", kata Franda

"Siap tuan putri", kata gue dan langsung menyeburkan diri

Tapiiiiiii eng ing eng, si bule tadi menawarkan diri untuk nyebur bareng Franda, sambil memegang tangan Franda mereka sama-sama menyeburkan diri ke laut

"Kenapa gak bilang kalau mau dipegangin turunnya ?", protes gue ke Franda

"Cieee jealous ya lo ?", kata Franda sambil tertawa kecil lalu kembali mengenakan kacamata dan snorkelnya

Kurang lebih sekitar satu jam kami menikmati pemandangan bawah laut yang sangat indah, tenang dan damai

Setelah selesai kami kembali ke pantai, bule tadi sempat meminta kontak Franda namun ditolak oleh Franda (aowkaowk, mampus lo)

Setelah itu kami menjutkan dengan beberapa macam kegiatan watersport lainnya seperti banana boat, jet ski, dan parasailing

"Seneng gak ?", tanya gue

"Seneng bangeeett vin", kata Franda tersenyum lebar dengan kulitnya yang sedikit memerah karena matahari

Setelah berganti baju dan makan, kami diantar kembali ke Villa

"Kemana lagi kita vin ?", tanya Franda sambil merebahkan dirinya di sofa

"Istirahat dulu ya, ntar sore baru kita jalan lagi", kata gue sambil mengelus rambut Franda

"Okey, gue mau ke kamar mandi dulu ya ? Gak gue kunci vin", katanya sambil tertawa kecil

Setelah hampir sejam Franda belum juga keluar, tiba-tiba gue teringat sesuatu yang dapat membuat Franda gak bisa keluar dari sana

Tok tok tok
"Frandaaa ?", kata gue dari luar kamar mandi

"Iya vin, masuk aja", kata suara dari dalam

Begitu gue buka, huft benar saja Franda sedang mencuci tangannya dengan sabun batang

Franda ini terkena obsessive compulsive disorder atau OCD. Dimana dia punya ketakutan berlebih terhadap sesuatu yang kotor atau berantakan. Memang tidak parah, tapi cukup mengganggu. Franda selalu menyusun benda sesuai warna atau ukuran dan jenisnya. Rumah Franda sangaaaaat bersih karena dia selalu menyapu, mengepel, mengelap, menyikat segalanya berulang kali dalam sehari. Dan ketika mandi dia selalu menggunakan sabun serta sampo secara berulang, juga ketika dia bertemu sabun batang dia bisa mencuci tangan berulang kali dalam waktu yang lama. Makanya gue selalu menjauhkan sabun batang dari Franda, dan gue lupa buang itu sabun batang dari Villa.

Semua bermula dari keluarganya yang membiasakan hidup tertata dan bersih, lambat laun kebiasaan itu berimbas kepada Franda yang terkena OCD. Namun sekarang semua sudah lebih membaik, dia bisa membersihkan rumah maksimal dua kali sehari, dan waktu mencuci tangannya maksimal 15 menit (jika memakai sabun cair Franda tidak akan berulang kali memakainya, sekali namun dalam jumlah yang sangaaat banyak), serta pemakaian sabun dan sampo yang hanya sekali

"Sini, mana sabunnya ?", kata gue meminta sabun batang dari tangan Franda

"Bentar lagi ya vin ?", pintanya dengan wajah memelas

"Gak boleh fran, udah cukup", kata gue sambil mengambil sabun dari tangan Franda dan membuangnya ke tempat sampah

Franda hanya memandang sabunnya yang sudah berpindah tempat ke dalam tempat sampah. Tempat yang gak mungkin dia sentuh, kalau dia sentuh ? Maka kecemasan dan ketakutan akan meliputinya lagi. Dan kegiatan mencuci tangannya akan terulang

Setelah itu kami beristirahat di ranjang, gue memeluknya agar merasa nyaman sampai akhirnya dia tertidur

Sorenya kami menuju ke Omnia Dayclub, gue sudah melakukan reservasi juga sebelumnya. Sebelum pergi, gue tukaran motor dengan mobil temen gue dulu, karena jarak tempuh yang agak jauh dan rencana gue sama Franda bakal sampai malam disana

Franda yang mengenakan long dress berwana putih, semi transparan, dengan tali yang diikat pada lehernya, sehingga memperlihatkan punggung, dan belahan depannya yang indah. Ditambah ulasan make up tipisnya mampun membuat gue menelan ludah
Biar dikira pasangan serasi gue juga pakai kemeja warna putih, aowkaowk

Setelah sampai dan melalui pemeriksaan security kami menuju daybed yang sudah gue booking. Sambil menikmati cocktail dan beberapa cemilan, gue dan Franda berleyeh-leyeh di daybed menunggu senja datang
(Berasa sultan, aowkaowk)

My Little Panda [Not For Children]


My Little Panda [Not For Children]

Semakin malam suasana semakin asyik, setelah berleyeh-leyeh gue dan Franda bergabung untuk meliuk-liukan badan di iringi musik dari DJ malam itu
Banyak bule yang sudah hangover, untungnya gue dan Franda masih sadar
(Yaiyalah orang minum cocktail segelas doang sama jus buah emoticon-Hammer (S))

Kami makan malam di Sake No Hara malam itu. Wagyu beef teriyaki, sashimi, salmon misoyaki, semua sukses mendarat dalam perut kami. Setelah kenyang kami memutuskan untuk kembali

Setibanya kami di Villa, kami langsung berganti pakaian, membersihkan diri, dan bersantai di ranjang. Tiba-tiba Franda mendapat sebuah telfon dan meminta ijin untuk kedepan Villa

Begitu kembali ke kamar dia membawa sebuah kotak besar

"Vin, buka deh", katanya sambil duduk diranjang dan memberikan kotak besar itu

"Apa nih fran ?", kata gue sambil membuka kotak tersebut, ternyata isinya sebuah birthday cake

'HAPPY BIRTHDAY GAVIN & FRANDA'

Begitu tulisan di atas cake tersebut

"Ulangtahun gue masih lama kan fran ? Ulangtahun lo juga udah lewat ?", kata gue bingung

"Iya gue pengen makan birthday cake, tapi bingung tulisannya apa, kebetulan kita lagi bareng gitu aja deh tulisannya vin, hehe. Happy birthday vin", kata Franda kemudian mengecup pipi kanan gue

"Happy birthday fran", balas gue lalu mencium keningnya

Setelah merayakan ulangtahun dadakan, kami kembali berbaring di ranjang

"Vin, tadi lo liat gak ibu-ibu hamil waktu di lampu merah ?", tanya Franda

"Gak, kenapa fran ?", tanya gue

"Kalau gue hamil ntar gimana ya vin ?", tanya Franda lagi

"Gimana apanya fran ?", tanya gue bingung

"Gimana hamilnya ? Gimana melahirkannya ?", tanyanya lagi

"Ya gitu fran, udah gak usah dibayangkan, kalau lo mau ngerasain, sini gue hamilin hehe", jawab gue

"Bener nih vin ?", tanya Franda sambil membuka kancing baju tidurnya

"Eh eh gak, becanda kali fran", kata gue sambil menahan tangan Franda

"Ntar kalau lo hamil gue bakal jadi suami siaga fran, kalau lo melahirkan bakal gue temenin, gue support, kalau anak kita udah lahir gue bakal jadi ayah dan suami siaga", kata gue sambil menggenggam tangan Franda

"Emang lo yang bakal jadi suami gue ?", katanya sambil tersenyum

"Yaiyalah, gue yang bakal nikahin lo. Eh tolong dicatat itu fran, gue bakal buktiin. Bukan cuman omong kosong", kata gue bersemangat

"Iya vin", katanya sambil tersenyum lagi kemudian memejamkan matanya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Joannn dan 11 lainnya memberi reputasi
12
profile picture
kaskuser
29-08-2019 07:05
@Superwae10 @crystal.bright ditunggu kisah selanjutnya kakak gavin dan franda... sampai hari terindah hidup kalian di ceritakan...
profile picture
kaskus addict
26-08-2019 08:54
Bro vin rencana nikah bulan apa or tahun kpn? emoticon-Big Grin
Jgn lupa nanti foto2nya share dimarih ya emoticon-Peace
profile picture
kaskuser
25-08-2019 18:41
@adityasatriaji wkwk padahal bulenya mau temenan doang kak
profile picture
kaskus holic
25-08-2019 14:34
cie afgan cemburu sama bule 😄😄😄😄
profile picture
kaskuser
30-08-2019 12:51
@crystal.bright makasih sis / gan. Sudah ane baca ... saya baru sadar ternyata satu pulau ....tempat ane mencari nafkah .. di tunggu lanjutan nya yaaa...
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
everlasting-love
Stories from the Heart
akhir-penantian
Stories from the Heart
long-lost-love
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.