alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d3fa0a2c82084588762d98e/otto-von-bismarck-bapak-pendiri-jerman-yang-tak-dirindukan
Lapor Hansip
30-07-2019 08:42
Otto von Bismarck, Bapak Pendiri Jerman yang Tak Dirindukan
Past Hot Thread
30 Juli 1898

Penulis: Tony Firman
30 Juli 2019

Quote:Otto von Bismarck, Bapak Pendiri Jerman yang Tak Dirindukan


Bismarck pernah mengajukan undang-undang pelarangan partai bercorak kiri di parlemen


Quote:tirto.id - Sampai saat ini, publik Jerman masih terbelah ketika menempatkan sosok pemimpin pertama mereka, Otto von Bismarck. Satu abad yang lalu, Bismarck adalah kebanggan Jerman karena berhasil menyatukan Jerman pada 1871 dan menjadikannya sebagai negara kesejahteraan (welfare state) pertama di dunia. Nama Bismarck dipakai di banyak jalan dan alun-alun di seluruh negeri. Monumen Bismarck pun banyak dijumpai di dalam maupun luar negeri.

Namun semua berubah pasca Perang Dunia II. Seiring dengan keruntuhan Jerman Nazi, pandangan positif orang Jerman terhadap negara yang menitikberatkan pada kepemimpinan otoriter dan militerisme yang juga melekat pada era Bismarck itu rontok.

"Bismarck, Prusia, kekaisaran - bukankah itu semua adalah bagian dari era Abad Kegelapan yang telah lama terlupakan?" ucap Joachim Gauck, mantan Presiden Jerman kepada Reuters pada 2015, tepat 200 tahun kelahiran Bismarck.


Nama Bismarck memang dipuja sekaligus dicela. Ketika menjabat sebagai Perdana Menteri Kerajaan Prusia selama dua periode, Bismarck berhasil membawa Kerajaan Prusia memenangkan tiga edisi pertempuran sekaligus dalam kurun waktu 1864 sampai 1871, melawan Denmark, Austria, dan Prancis.

Kemenangan terakhir melawan Prancis membikin penyatuan Jerman utara dan selatan menjadi sempurna, menandai era baru bernama Kekaisaran Jerman. Selama 19 tahun menjadi kanselir, Bismarck sukses mempertahankan perdamaian dan stabilitas di kawasan Eropa lewat kepiawaiannya berdiplomasi dengan negara-negara Eropa.

Hari ini, tepat 121 tahun yang lalu, Bismarck menghembuskan nafas terakhirnya di Hamburg dengan keadaan gelisah memikirkan negaranya yang dinilai carut marut selepas ia pensiun dari kanselir pada 1890. Saat mendekati akhir hidupnya, Bismarck pernah meramalkan masa depan Jerman yang suram disapu peperangan.

“Jena (kekalahan besar bangsa Prussia di tangan Napoleon) terjadi dua puluh tahun setelah kematian Frederick the Great; kehancuran (Kekaisaran Jerman) akan terjadi dua puluh tahun setelah kepergian saya jika keadaannya terus begini," ujarnya.

Benar saja. Jerman kian tak stabil di bawah Kaisar Wilhelm II, cucu dari Wilhelm I. Puncaknya, Perang Dunia I meletus dan Jerman bersama aliansi Blok Sentral keok melawan aliansi sekutu. Kekaisaran Jerman bubar meski warisan penyatuan bangsa Jerman oleh Bismarck masih tersisa hingga sekarang.

Keluarga Aristokrat

Bismarck lahir di Schönhausen, Prusia (sekarang Jerman) pada 1 April 1815 dari keluarga aristokrat. Encyclopaedia Britannica mencatat, ayahnya, Ferdinand von Bismarck-Schönhausen adalah tuan tanah dari keluarga asal Swabia yang menetap sebagai pemilik tanah di Pomerania. Ibunya, Wilhelmine Mencken berasal dari keluarga borjuis berpendidikan dan menikah dengan Ferdinand saat berusia 16 tahun.

Pendidikan Bismarck terjamin. Ia masuk sekolah bergengsi di Berlin. Dengan dorongan ibunya, Bismarck belajar hukum di Universitas Göttingen di kerajaan Hanover. Di kampus ia bukanlah sosok yang menonjol. Malahan ia banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong bersama teman-temannya sesama aristokrat.

Setelah lulus kuliah, Bismarck muda menjadi pegawai negeri sipil bagi Kerajaan Prusia. Namun ia memilih keluar pada 1838 karena bosan. Selama hampir satu dekade, Bismarck lantas membantu ayahnya mengelola perkebunan keluarga.

Bismarck mulai terlihat berubah saat menjalin hubungan asmara dengan Johanna von Puttkamer, putri dari keluarga aristokrat Kristen Lutheran yang taat dan menjalankan Pietisme. Keduanya memutuskan menikah pada 1847 dan Bismarck berhijrah mengikuti keyakinan istrinya.

Karier politik Bismarck dimulai saat ia menjadi anggota legislatif Prusia dan mendukung penuh pemerintahan monarki. Kariernya terus menanjak ketika di tahun 1851 ia diangkat Raja Frederick Wilhelm IV sebagai wakil Prusia untuk Konfederasi Jerman kemudian menjadi duta besar untuk Rusia dan Prancis. Pulang ke Prusia pada 1862, ia diberi kepercayan oleh raja baru Prusia Wilhelm I untuk duduk di kursi Perdana Menteri Prusia.

Menyatukan Jerman

Sejak diberi amanah oleh Raja Wilhelm I menjadi Perdana Menteri Prusia, Bismarck bertekad untuk menyatukan kerajaan-kerajaan, haryapatih, dan kadipaten di Jerman menjadi satu kekaisaran tunggal di mana Prusia menjadi pemimpin besarnya. Satu per satu daerah ditaklukkan dengan modal awal berupa sokongan dari Austria dan merebut provinsi Schleswig dan Holstein dari Denmark lalu memerangi Austria dan sekutu lainnya untuk merebut provinsi-provinsi lain.

Ketika Prusia berhasil menghimpun Konfederasi Jerman utara pada 1867, tersisa negara-negara di Jerman selatan yang masih enggan diajak bersatu. Bismarck lantas memprovokasi permusuhan dengan Prancis sebagai cara agar Jerman selatan bersatu dengan utara, dan Perang Prancis – Prusia (1870 – 1871) meletus. Hasilnya sesuai harapan. Prusia menang atas Prancis dan Jerman selatan mengakui kedaulatan Prusia.

Setelah utara dan selatan bersatu, Kekaisaran Jerman berdiri pada 1871. Raja Wilhem I menjadi kaisar dan Bismarck naik pangkat menjadi kanselir. Bismarck segera menetapkan garis politik yang menitikberatkan pada penguatan identitas nasional agar Kekaisaran Jerman tak terpecah belah.

Ketika itu, halangan terbesar yang dihadapi Bismarck adalah kuatnya pengaruh Gereja Katolik Roma di Jerman selatan. Bismarck juga menyangsikan kesetian penganut Katolik Roma kepada Kekaisaran Jerman. Untuk mengatasinya, Bismarck meluncurkan Kulturkampf, sebuah program yang menjadikan gereja Katolik Roma di bawah kendali negara atau serangkaian aturan yang bernuansa anti-Katolik.

Dengan dukungan kelompok liberal Jerman, Bismarck menghapus biro Katolik Roma di Kementerian Kebudayaan Prusia di tahun pertama ia menjabat sebagai kanselir. Kemudian ia melarang para imam bicara politik di mimbar gereja, membebaskan sekolah dari pelajaran agama, dan membubarkan ordo Yesuit. Pada akhir 1871, hubungan diplomatik dengan Vatikan terputus. Pihak Katolik Roma yang secara politik diwakili oleh Partai Pusat secara konsisten menentang aturan Bismarck di parlemen dan tak banyak membuahkan hasil.

Meski menerima dukungan dari kelompok liberal dalam urusan Katolik, Bismarck tetaplah seorang konservatif dan pendukung setia monarki Prusia. Pidatonya yang terkenal pada 30 September 1862 berisi sindiran pada kelompok liberal.

“Pertanyaan besar hari ini tidak akan diselesaikan melalui pidato dan keputusan mayoritas, tetapi dengan besi dan darah," ujar Bismarck merujuk pada kegagalan Revolusi Jerman 1848 yang menentang kekuasaan monarki Prusia dan Austria atas Konfederasi Jerman.

Pidatonya itu sempat tidak disukai Wilhelm I meski tak sampai membikin sang raja menarik dukungan. Malahan pada akhirnya Wilhelm membiarkan Bismarck menggenapi pidatonya ketika mengikat konsep bangsa Jerman lewat perang, kekuasaan, dan konservatisme monarki.

Selain membendung arus Katolik dan liberal, kebijakan dalam negeri Bismarck turut mencegah penyebaran sosialisme. Bismarck benci dengan kelompok sosialis dan anarkis saat berhasil mendirikan pemerintahan Komune Paris 1871 di saat Prancis menderita kekalahan dari Prusia. Ia menyebut kelompok kiri ini sebagai tikus negara dan layak dimusnahkan.

Meski hanya ada dua perwakilan suara sosialis yang duduk di Reichstag (parlemen) pada 1871, keinginan Bismarck untuk menghajar kelompok kiri tetap kuat. Buktinya, ia mengajukan undang-undang pelarangan partai bercorak kiri di parlemen pada awal 1876 dan ngotot memperjuangkannya agar mendapat persetujuan suara mayoritas dari parlemen namun gagal. Bismarck baru berhasil membekukan kaum sosialis yang bernaung di Partai Sosial Demokrat pada 1878. Ia memakai kampanye propaganda menyalahkan kelompok sosialis dalam peristiwa percobaan pembunuhan Kaisar Wilhelm I.

Otto von Bismarck, Bapak Pendiri Jerman yang Tak Dirindukan

Bagaimanapun, Bismarck tahu bahwa kelompok liberal dan kiri di Jerman tidak bisa dianggap remeh dan ia mengeluarkan kebijakan domestik yang bernuansa tuntutan dari kedua kelompok tersebut. Neil MacGregor dalam Germany: Memories of a Nation (2014) mencatat, Bismarck memperkenalkan tarif impor untuk melindungi industri Jerman, mendirikan negara kesejahteraan pertama di Eropa dengan serangkaian undang-undang tentang kesehatan, asuransi kecelakaan cacat dan pensiun hari tua.

Kebijakan luar negeri yang diterapkan Bismarck secara garis besar bertujuan untuk membuat kekaisaran Jerman menjadi negara terkuat di Eropa. Caranya dengan menjaga perdamaian kawasan dan berkongsi dengan hitung-hitungan menggugurkan niatan lawan yang ingin menyerang Jerman.

Misalnya pada 1878 ketika Bismarck berkoalisi dengan Austria-Hungaria ditambah Italia untuk menangkal kekuatan Prancis dan Rusia. Saat terjadi krisis besar di Balkan tahun 1876, di mana gerakan pemberontakan lokal tumbuh subur dan menarik negara-negara lain untuk ikut bertarung, Bismarck menahan Jerman agar tidak ikut terpancing ke dalam konflik. Ia bilang kepada Reichstag bahwa keterlibatan Jerman dalam konflik akan berakhir sia-sia.

Tetapi semua berubah ketika kaisar Wilhelm I meninggal dunia. Friedrich III, anak lanang satu-satunya kaisar Wilhem I hanya mampu duduk di tahta kerajaan selama 90 hari akibat meninggal diserang kanker tenggorokan. Wilhelm II menggantikan ayahnya dan kaisar baru ini tidak lagi sejalan dengan Bismarck si kanselir besi.

Bismarck akhirnya memilih undur pada 1890 karena kehilangan legitimasi. Ia pulang ke daerah perkebunan miliknya di Friedrichsruh dekat Hamburg. Bismarck sebenarnya menunggu dipanggil kembali oleh Wihlem II untuk menakhodai Jerman. Tetapi sampai ajalnya menjemput pada 1898, panggilan itu tak kunjung datang. Banyak orang ketika itu melihat keputusan Wilhelm II mengabaikan Bismarck sebagai langkah bodoh dan dikaitkan dengan situasi buruk yang melanda Jerman dan Eropa karena Perang Dunia I akhirnya meletus.

Di batu nisan Bismarck tertulis "Seorang hamba Jerman sejati dari Kaisar Wilhelm I" menandai dengan bangga kesetiaan dan masa kejayaan ketika bersama kaisar pertama.

Beberapa dekade setelah kematiannya, Nazi lahir dan bangkit menguasai Jerman. Mereka kadang-kadang berusaha untuk menggambarkan dirinya sebagai pewaris Bismarck. Namun beberapa sejarawan berpendapat jika Bismarck masih hidup bakal tidak setuju dengan sepak terjang Nazi yang ultra-nasionalis dan fasis itu.

(tirto.id - ton/nrn)

Penulis: Tony Firman
Editor: Nuran Wibisono
Tirto,wikipedia


Komen TS
Meninggal 121 tahun yang lalu.

Jadi keinget kapal perang klass Bismarck
Otto von Bismarck, Bapak Pendiri Jerman yang Tak Dirindukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imba.ruiner dan 19 lainnya memberi reputasi
20
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
30-07-2019 11:14
Dasar penyatuan jerman saat itu apakah ada latar historis atau penduduknya dr ras germanik?
0
Lihat 3 balasan
Lapor Hansip
30-07-2019 21:08
Balasan post eye.glass
Quote:Original Posted By eye.glass
Dasar penyatuan jerman saat itu apakah ada latar historis atau penduduknya dr ras germanik?


bisa dibilang begitu atau lebih tepatnya
Menyatukan bekas wilayah Holy Roman Empire (HRE) minus Dinasti Hapsburg (Austro-Hongaria).
profile-picture
profile-picture
ieaiaio dan andhikap1102 memberi reputasi
2
31-07-2019 10:45
one of the best.

sejarah biscmark cenderung dilewati karena secara garis besar ia nyaris selalu berhasil dan secara narasi kisah semacam ini tidak menarik. andai ia mati muda, atau berakhir dengan kegagalan, terlibat sebuah konflik besar, atau memiliki rival yang kuat, pasti ceritanya jadi lebih menarik.

he's simply too good. seperti supermen yang tidak menarik dibandingkan dengan spiderman, dll yang lebih humanis.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
imba.ruiner dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Lihat 3 balasan
Lapor Hansip
31-07-2019 10:51
Balasan post hannepin
Quote:Original Posted By hannepin
one of the best.

sejarah biscmark cenderung dilewati karena secara garis besar ia nyaris selalu berhasil dan secara narasi kisah semacam ini tidak menarik. andai ia mati muda, atau berakhir dengan kegagalan, terlibat sebuah konflik besar, atau memiliki rival yang kuat, pasti ceritanya jadi lebih menarik.

he's simply too good. seperti supermen yang tidak menarik dibandingkan dengan spiderman, dll yang lebih humanis.


Maksudnya kurang dramatis gitu ya ?
Lalu yg membedakan dg nasib Frederick II the Great apa? Pencapaiannya luar biasa di bidang militer, seni dan pemerintahan.
Cuman akhitnya rada apes bikin Prusia hampir hancur di keroyok Rusia, austria dan Inggris.

bukannya Bismarck jadi jelek karena sering dipakai propaganda ma Nazi ?
0
31-07-2019 10:59
Tambahan dari DW documentary ttg bismarck
The Germans: Bismarck and German Empire
Quote:

Diubah oleh mamorukun
0
Lapor Hansip
31-07-2019 16:36
Balasan post mamorukun
Quote:Original Posted By mamorukun


Maksudnya kurang dramatis gitu ya ?
Lalu yg membedakan dg nasib Frederick II the Great apa? Pencapaiannya luar biasa di bidang militer, seni dan pemerintahan.
Cuman akhitnya rada apes bikin Prusia hampir hancur di keroyok Rusia, austria dan Inggris.

bukannya Bismarck jadi jelek karena sering dipakai propaganda ma Nazi ?


yes 2-2nya korban nazi.

tapi Frederick the great ada romantisme masa lalunya. seperti ala caesar-esque. kalau biscmark tidak. tapi ya ini subjecktif, masalah beda era saja. emoticon-Big Grin

sama seperti di US orang melihat George Washington dengan Lincoln, beda rasa karena beda era.
0
01-08-2019 02:59
Orang ini bisa dibilang tokoh sejarah favorit ane, dan menurut ane, nih orang adalah politisi terbaik sepanjang sejarah, fight me emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
juniorjack dan OneKissMan memberi reputasi
2
01-08-2019 03:11
Quote:Original Posted By hannepin
one of the best.

sejarah biscmark cenderung dilewati karena secara garis besar ia nyaris selalu berhasil dan secara narasi kisah semacam ini tidak menarik. andai ia mati muda, atau berakhir dengan kegagalan, terlibat sebuah konflik besar, atau memiliki rival yang kuat, pasti ceritanya jadi lebih menarik.

he's simply too good. seperti supermen yang tidak menarik dibandingkan dengan spiderman, dll yang lebih humanis.


Nanya dong gan, pernyataan agan ini yg selama ini ane juga penasaran. Dari rentang sejarah sejak era napoleon hingga era modern saat ini, bisa dibilang Unification of Germany arguably adalah momen paling penting yg bakal nentuin seperti apa dunia ke depannya, sedangkan Bismarck sendiri adalah pemeran utamanya. Tapi entah kenapa kok sejarah cenderung kurang merhatiin peran kedua hal tersebut? (Bismarck & unifikasi jerman) Dalam artian jarang diketahui khalayak umum

Semisal toh dulu ane gk iseng" baca sejarah era victoria, pasti ane gk bakal tau kalo nih orang eksis. Such an underrated character

Lalu maksud agan "secara garis besar nyaris selalu berhasil" itu apa ya? Apa yg ente maksud upaya Bismarck buat menghindari alliance antara Perancis sama Russia? Atau upaya Bismarck jaga hubungan baik sama Inggris? Soalnya setau ane hal yg Bismarck sesali atas kebijakannya Wilhelm II (setelah Bismarck dipecat) cuma itu. Cmiiw emoticon-Bingung (S)

Edit : nambah pertanyaan. Terus maksudnya ceritanya kurang menarik gimana gan? Malah ane dulu bener" kagum waktu pertama kali tau kisah nih orang. Royalist, conservative dengan motto Iron and Blood. What a badass man emoticon-Belo
Diubah oleh royaljannisary
profile-picture
amril.ashari22 memberi reputasi
1
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
01-08-2019 10:21
Balasan post royaljannisary
Quote:Original Posted By royaljannisary


Nanya dong gan, pernyataan agan ini yg selama ini ane juga penasaran. Dari rentang sejarah sejak era napoleon hingga era modern saat ini, bisa dibilang Unification of Germany arguably adalah momen paling penting yg bakal nentuin seperti apa dunia ke depannya, sedangkan Bismarck sendiri adalah pemeran utamanya. Tapi entah kenapa kok sejarah cenderung kurang merhatiin peran kedua hal tersebut? (Bismarck & unifikasi jerman) Dalam artian jarang diketahui khalayak umum

Semisal toh dulu ane gk iseng" baca sejarah era victoria, pasti ane gk bakal tau kalo nih orang eksis. Such an underrated character
2.
Lalu maksud agan "secara garis besar nyaris selalu berhasil" itu apa ya? Apa yg ente maksud upaya Bismarck buat menghindari alliance antara Perancis sama Russia? Atau upaya Bismarck jaga hubungan baik sama Inggris? Soalnya setau ane hal yg Bismarck sesali atas kebijakannya Wilhelm II (setelah Bismarck dipecat) cuma itu. Cmiiw emoticon-Bingung (S)

Edit : nambah pertanyaan. Terus maksudnya ceritanya kurang menarik gimana gan? Malah ane dulu bener" kagum waktu pertama kali tau kisah nih orang. Royalist, conservative dengan motto Iron and Blood. What a badass man emoticon-Belo


karena memang sejarah dipenuhi oleh banyak orang yang kalibernya besar gak main-main, sehingga banyak yang tersisihkan karena dianggap kurang besar jasanya kepada dunia secara umum.

bukan hanya biscmark, tokoh unifikator lainnya macam Garibaldi juga jarang diketahui umum.

Giuseppe Maria Garibaldi (/ˌɡærɪˈbɔːldi/ GARR-ib-AWL-dee, Italian: [dʒuˈzɛppe ɡariˈbaldi] (About this soundlisten); 4 July 1807 – 2 June 1882) was an Italian general and nationalist. A republican, he contributed to the Italian unification and the creation of the Kingdom of Italy. He is considered one of the greatest generals of modern times[1] and one of Italy's "fathers of the fatherland" along with Camillo Benso, Count of Cavour, Victor Emmanuel II of Italy and Giuseppe Mazzini.

Garibaldi is also known as the "Hero of the Two Worlds" because of his military enterprises in Brazil, Uruguay, and Europe.[2] He commanded and fought in many military campaigns that eventually led to the Italian unification. In 1848, the provisional government of Milan made Garibaldi a general, and in 1849, the Minister of War promoted him to General of the Roman Republic to lead the Expedition of the Thousand on behalf and with the consent of Victor Emmanuel II.


https://en.wikipedia.org/wiki/Giuseppe_Garibaldi

walau memang unifikasi italia tidak sepenting german, tetapi sebenarnya dalam scope eropa ke arah nasionalis ia menjadi salah satu tokoh yang pertama menjadi motor unifikasi ke arah negara modern. ia sudah berjuang 1 dekade sebelum biscmark di Jerman. walau kedua orang ini tidak pernah bertemu tetapi ane rasa exploit dari Garibaldi terdengar ke seantero eropa dan menjadi salah satu bahan bakar mindset nasionalis-unifikasi di eropa setelah lewat era napoleonic.

bahwa unifikasi tidak hanya dengan teori tetapi juga menuntut perjuangan bersenjata yang harus sama cemerlangnya.


2. secara garis besar tokoh seperti biscmark tidak memiliki batu sandungan besar. napoleon punya wellington, prancis punya inggris, etc

Biscmark terlalu pintar dan lihai sehingga bisa menghindari batu sandungan. tetapi hal ini juga membuatnya memiliki kualitas narasi yang baik untuk diceritakan.

sama seperti Augustus. who is Augustus Caesar? oh orang yang mempersatukan romawi setelah perang saudara, dan yang suka teriak-teriak ketika legiun nya hilang di teutoberg forest, atau penguasa tua yang gak bisa ngontrol anak gadisnya yang liar binal. that's it? emoticon-Ngakak (S)

begitulah pandangan awam tentang orang-orang yang berkuasa tanpa "masalah besar" hingga meninggal di usia senja. hanya generalisasi seorang penguasa yang tidak terlalu menarik. powerful yes, tapi bagi umum kurang hal-hal yang bisa jadikan narasi menarik. beda dengan Mark Antony, etc padahal kualitas dan prestasinya beda jauh.

mereka yang seperti augustus, garibaldi, biscmark, dll kalau diteliti memiliki karier yang luar biasa sulit tetapi penuh gemilang, sayang karena tampak mulus dari luar maka dianggap biasa-biasa saja.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan 3 lainnya memberi reputasi
4
01-08-2019 10:29
Ngomongin garibaldi juga luar biasa perjalananya . Merantau sampai amerika selatan dan jadi tokoh pemersatu Italia.
mungkin perlu dibikin thread sendiri
profile-picture
hannepin memberi reputasi
1
01-08-2019 11:50
Quote:Original Posted By hannepin
karena memang sejarah dipenuhi oleh banyak orang yang kalibernya besar gak main-main, sehingga banyak yang tersisihkan karena dianggap kurang besar jasanya kepada dunia secara umum.

bukan hanya biscmark, tokoh unifikator lainnya macam Garibaldi juga jarang diketahui umum.

Giuseppe Maria Garibaldi (/ˌɡærɪˈbɔːldi/ GARR-ib-AWL-dee, Italian: [dʒuˈzɛppe ɡariˈbaldi] (About this soundlisten); 4 July 1807 – 2 June 1882) was an Italian general and nationalist. A republican, he contributed to the Italian unification and the creation of the Kingdom of Italy. He is considered one of the greatest generals of modern times[1] and one of Italy's "fathers of the fatherland" along with Camillo Benso, Count of Cavour, Victor Emmanuel II of Italy and Giuseppe Mazzini.

Garibaldi is also known as the "Hero of the Two Worlds" because of his military enterprises in Brazil, Uruguay, and Europe.[2] He commanded and fought in many military campaigns that eventually led to the Italian unification. In 1848, the provisional government of Milan made Garibaldi a general, and in 1849, the Minister of War promoted him to General of the Roman Republic to lead the Expedition of the Thousand on behalf and with the consent of Victor Emmanuel II.


https://en.wikipedia.org/wiki/Giuseppe_Garibaldi

walau memang unifikasi italia tidak sepenting german, tetapi sebenarnya dalam scope eropa ke arah nasionalis ia menjadi salah satu tokoh yang pertama menjadi motor unifikasi ke arah negara modern. ia sudah berjuang 1 dekade sebelum biscmark di Jerman. walau kedua orang ini tidak pernah bertemu tetapi ane rasa exploit dari Garibaldi terdengar ke seantero eropa dan menjadi salah satu bahan bakar mindset nasionalis-unifikasi di eropa setelah lewat era napoleonic.

bahwa unifikasi tidak hanya dengan teori tetapi juga menuntut perjuangan bersenjata yang harus sama cemerlangnya.


2. secara garis besar tokoh seperti biscmark tidak memiliki batu sandungan besar. napoleon punya wellington, prancis punya inggris, etc

Biscmark terlalu pintar dan lihai sehingga bisa menghindari batu sandungan. tetapi hal ini juga membuatnya memiliki kualitas narasi yang baik untuk diceritakan.

sama seperti Augustus. who is Augustus Caesar? oh orang yang mempersatukan romawi setelah perang saudara, dan yang suka teriak-teriak ketika legiun nya hilang di teutoberg forest, atau penguasa tua yang gak bisa ngontrol anak gadisnya yang liar binal. that's it? emoticon-Ngakak (S)

begitulah pandangan awam tentang orang-orang yang berkuasa tanpa "masalah besar" hingga meninggal di usia senja. hanya generalisasi seorang penguasa yang tidak terlalu menarik. powerful yes, tapi bagi umum kurang hal-hal yang bisa jadikan narasi menarik. beda dengan Mark Antony, etc padahal kualitas dan prestasinya beda jauh.

mereka yang seperti augustus, garibaldi, biscmark, dll kalau diteliti memiliki karier yang luar biasa sulit tetapi penuh gemilang, sayang karena tampak mulus dari luar maka dianggap biasa-biasa saja.


Eh iya, sampe lupa sama Italy emoticon-Ngakak (S)
Malah unifikasi Italy jauh lebih sulit dibanding Jerman kan ya? (Cmiiw). Dan rentang waktunya juga bener" lama kalo dibanding Jerman (sampe pd1 kalo Tirol Selatan dihitung juga)

Betul gan, baik secara langsung maupun tidak langsung usaha Garibaldi jelas mempengaruhi sentimen Unifikasi Jerman. Sama halnya kaya pendudukan Napoleon di Jerman yang secara gk langsung menyulut munculnya nasionalisme bangsa Jerman

2. Bismarck gk punya batu sandungan? What about France? Austria? Denmark? Butuh 3x perang buat Jerman supaya bisa jadi satu emoticon-Ngakak (S)
Cuma batu sandungannya gk sampe bikin kesandung
Siapa yg berani ngehina idola ane satunya? Augustus Caesar is great emoticon-Bata (S)

Kalo ane punya sedikit asumsi sih terkait kenapa sejarah seringkali melupakan hal" penting macem unifikasi jerman ini
a. Karena momen sejarah itu gk terlalu baru atau terlalu lawas
b. Karena momen sejarah itu terlalu berdekatan sama momen sejarah lain yg jauh lebih penting
c. Karena momen itu kurang "spicy" buat diingat"

Dan kalo dipikir", era victoria masuk semua kategori itu sih emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan hannepin memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
02-08-2019 15:39
Balasan post royaljannisary
Quote:Original Posted By royaljannisary


Eh iya, sampe lupa sama Italy emoticon-Ngakak (S)
Malah unifikasi Italy jauh lebih sulit dibanding Jerman kan ya? (Cmiiw). Dan rentang waktunya juga bener" lama kalo dibanding Jerman (sampe pd1 kalo Tirol Selatan dihitung juga)

Betul gan, baik secara langsung maupun tidak langsung usaha Garibaldi jelas mempengaruhi sentimen Unifikasi Jerman. Sama halnya kaya pendudukan Napoleon di Jerman yang secara gk langsung menyulut munculnya nasionalisme bangsa Jerman

2. Bismarck gk punya batu sandungan? What about France? Austria? Denmark? Butuh 3x perang buat Jerman supaya bisa jadi satu emoticon-Ngakak (S)
Cuma batu sandungannya gk sampe bikin kesandung
Siapa yg berani ngehina idola ane satunya? Augustus Caesar is great emoticon-Bata (S)

Kalo ane punya sedikit asumsi sih terkait kenapa sejarah seringkali melupakan hal" penting macem unifikasi jerman ini
a. Karena momen sejarah itu gk terlalu baru atau terlalu lawas
b. Karena momen sejarah itu terlalu berdekatan sama momen sejarah lain yg jauh lebih penting
c. Karena momen itu kurang "spicy" buat diingat"

Dan kalo dipikir", era victoria masuk semua kategori itu sih emoticon-Ngakak (S)


nah makanya orang Yunani kuno yang lalu dikutip oleh seorang pujangga bilang begini.

proses terjadinya seorang pahlawan finish ketika ia meninggal di usia muda, atau dalam kondisi tragis. emoticon-Big Grin

alias kalau orang tsb heroic tetapi tidak mati muda, atau tidak mati secara tragis, maka sampai kapanpun ia tidak akan menyandang predikat pahlawan. dan ane memang amini hal ini pada kebanyakan kasus memang benar.

penguasa muda yang mati tragis sebelum potensi utamanya cenderung digandrungi karena potensinya yang bisa mengusik rasa imajinasi pembacanya.

Alexander misalnya, orang mau tau dan penasaran, seperti apa dunia apabila ia tidak mati di usia sedemikian muda.

sama seperti Caear, walau sudah tua tetapi orang masih penasaran di bawah Julius Romawi hendak menjadi seperti apa.

demikian pula, JFK kalau ia tidak mati, bagaimana jadinya amerika. bulan saja dicapai, apalagi yang akan dicapai.

beda dengan Charlemagne, Augustus, dll. karena orang tahu. dan tidak lagi jadi penasaran. emoticon-Big Grin

bahkan hal ini juga terjadi pada Napoleon, anda ia menang di Waterloo, seperti apa eropa kemudian?

uniknya tidak terjadi pada sosok sepeti Nelson karena ia sudah tidak lagi memiliki potensi yang belum tercapaikan. big bad boss, the french fleet sudah ia kalahkan, sehingga tidak lagi jadi masalah di benak publik. emoticon-Ngakak

mungkin karena ini juga di yunani kuno hanya ada 2 jenis drama. 1 adalah komedi, lainnya adalah tragedi. mereka tidak mengenal hepi ending karena pada akhirnya semua yang hepi akan berakhir pada tragedi. apabila si hero mati muda, ya tragedi, masih muda sudah mati. apabila si hero mati tua ya tragedi juga karena sang hero kemudian mengalami banyak masalah, cacat karakternya terungkap dan kemudian berakhir secara tragis. contoh ya hercules, versi manapun kurleb tragedi endingnya. hanya dimanisin dengan diangkat zeus ke olympia emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan 3 lainnya memberi reputasi
4
15-08-2019 09:17
kalo g salah ni orang yg ingin koalisi sama rusia,biar nantinya jerman gak perang di 2 front cmiiw
0
Lihat 1 balasan
24-08-2019 07:15
Quote:Original Posted By hannepin
nah makanya orang Yunani kuno yang lalu dikutip oleh seorang pujangga bilang begini.

proses terjadinya seorang pahlawan finish ketika ia meninggal di usia muda, atau dalam kondisi tragis. emoticon-Big Grin

alias kalau orang tsb heroic tetapi tidak mati muda, atau tidak mati secara tragis, maka sampai kapanpun ia tidak akan menyandang predikat pahlawan. dan ane memang amini hal ini pada kebanyakan kasus memang benar.

penguasa muda yang mati tragis sebelum potensi utamanya cenderung digandrungi karena potensinya yang bisa mengusik rasa imajinasi pembacanya.

Alexander misalnya, orang mau tau dan penasaran, seperti apa dunia apabila ia tidak mati di usia sedemikian muda.

sama seperti Caear, walau sudah tua tetapi orang masih penasaran di bawah Julius Romawi hendak menjadi seperti apa.

demikian pula, JFK kalau ia tidak mati, bagaimana jadinya amerika. bulan saja dicapai, apalagi yang akan dicapai.

beda dengan Charlemagne, Augustus, dll. karena orang tahu. dan tidak lagi jadi penasaran. emoticon-Big Grin

bahkan hal ini juga terjadi pada Napoleon, anda ia menang di Waterloo, seperti apa eropa kemudian?

uniknya tidak terjadi pada sosok sepeti Nelson karena ia sudah tidak lagi memiliki potensi yang belum tercapaikan. big bad boss, the french fleet sudah ia kalahkan, sehingga tidak lagi jadi masalah di benak publik. emoticon-Ngakak

mungkin karena ini juga di yunani kuno hanya ada 2 jenis drama. 1 adalah komedi, lainnya adalah tragedi. mereka tidak mengenal hepi ending karena pada akhirnya semua yang hepi akan berakhir pada tragedi. apabila si hero mati muda, ya tragedi, masih muda sudah mati. apabila si hero mati tua ya tragedi juga karena sang hero kemudian mengalami banyak masalah, cacat karakternya terungkap dan kemudian berakhir secara tragis. contoh ya hercules, versi manapun kurleb tragedi endingnya. hanya dimanisin dengan diangkat zeus ke olympia emoticon-Big Grin


Gw suka baca komen berbobot ginian
0
24-08-2019 07:34
"Durch Blut und Eissen.."
0
24-08-2019 07:36
kepulauan Bismarck disebelah timur Papua Nugini namanya diambil dari nama Otto van Bismarck inilah
0
Lihat 1 balasan
24-08-2019 07:43
Belum ada film nya ye
0
24-08-2019 07:46
Ich bin auslander, und ich kann spreche Deutsch nich.



emoticon-Shakehand2
0
24-08-2019 07:55
History
0
24-08-2019 08:03
hmmmmmm....
luoa lupa ingat ama yg ini
0
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.