Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
445
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d3bfc242f568d23137c1274/warisan-itu-bernama-quotcenayangquot
cenayang Prolog Ibuku sering bilang bahwa dulu ketika umurku masih lima tahun, aku suka bermain dan cekikikan sendiri di lantai atas. Aku juga suka main di rumah kosong untuk mencari "teman - temanku". Ibu mulai merasa bahwa ada yang tidak beres denganku sehingga dia membawaku menuju rumah orang pintar. Memoriku masih mengingat momen itu, dimana hari menunjukkan pergantian siang dan mala
Lapor Hansip
27-07-2019 14:24

Warisan Itu Bernama "Cenayang"!

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!


Prolog


Ibuku sering bilang bahwa dulu ketika umurku masih lima tahun, aku suka bermain dan cekikikan sendiri di lantai atas. Aku juga suka main di rumah kosong untuk mencari "teman - temanku". Ibu mulai merasa bahwa ada yang tidak beres denganku sehingga dia membawaku menuju rumah orang pintar.

Memoriku masih mengingat momen itu, dimana hari menunjukkan pergantian siang dan malam. Ibu menggendongku dengan selendang batik dan kepalaku ditutupi oleh kain selendang itu. Bersama dengan Ayah mengendarai motor lawas 90-an, Ibu mengantarku ke rumah Mbah Jinten. Rumahnya berada di gang - gang sempit yang becek. Nuansanya remang - remang, sedikit sekali cahaya lampu yang bisa tertangkap oleh dua bola mataku.

Mbah Jinten tinggal seorang diri. Usianya sudah sepuh sekitar 72 tahun, kulitnya telah mengeriput, guratan - guratan kasar telah nampak di roman mukanya, rambutnya putih beruban, panjang hingga sepanjang pinggang. Matanya memancarkan sorot yang kuat, seperti ada "isinya". Dia ini orang yang misterius, karena tak pernah menceritakan tentang keluarganya, anaknya berapa, dan semua kehidupan pribadinya Ia simpan rapat - rapat.

Orangtuaku selalu membawaku kemari tatkala aku sakit karena hal - hal yang tak dapat diobati secara medis. Disana aku dipijat dengan minyak yang baunya sangat aneh, aku tak pernah tau minyak apa yang dia gunakan untuk mengurut tubuhku. Dia selalu tau apa penyebab dari sakitku, dan ajaibnya setelah darisana badanku langsung sehat. Yang aku yakini dia ini memiliki kemampuan Supranatural.

"Anak kulo nopo'o, Mbah?"(Anak saya kenapa, Mbah?) tanya Ayahku pada Mbah Jinten.

"Anakmu iki diganggu dhemit sing ngeloki awakmu teko taman budaya" Artinya "Anak kamu ini diganggu setan yang mengikutimu dari taman budaya," kata Mbah Jinten.

Cerita ini bermula ketika hari Sabtu Malam diadakan pagelaran seni di Taman Krida Budaya Kota Malang. Aku dan orangtuaku pergi kesana untuk menyaksikan pertunjukan seni demi menghibur diri. Sudah bukan rahasia bahwa disana memang angker dan banyak penunggunya. Kami pulang larut malam sekitar jam sebelas malam. Ternyata diam - diam ada dua orang wanita dari alam ghaib yang mengikuti kami hingga pulang ke rumah.

Mereka berdua menumpang tinggal di rumahku, mengingat banyaknya kamar kosong di rumahku. Dia bertengger di sebelah pintu ruang tamu bak prajurit penjaga istana yang senantiasa berdiri di tiap sisinya. Namun bedanya, mereka bukan teman yang baik karena mereka selalu mengganggu hidupku!

Bersambung...



NB. Cerita ini adalah kisah nyata yang difiksikan, sebagian besar kejadian yang ditulis dalam cerita ini pernah terjadi di dunia nyata. Sedangkan sebagian kecil hanyalah fiksi sebagai pelengkap jalannya cerita agar runtut dan menarik.

Quote:
Indeks Link

2 : Cara Mereka Menggangguku

3: Makhluk Usil Tak Kasat Mata

4: Kakek Misterius

5: Pindah Rumah

6: Dia Bernama Keira

7: Arwah Anak Kolonial Belanda

8: Dijahili Setan Cebol

9: Rentetan Kejadian Masa Depan Yang Terlintas di Penglihatanku

10 : Para Penghuni Rumah Kosong 1

11: Para Penghuni Rumah Kosong 2

12: Penyamaran Makhluk Halus

13: Jin yang Mengelabuhiku dengan Penyamarannya

14:Menonton Televisi Bersama Kuntilanak

15: Pembalasan Dendam Pada Kuntilanak

16: Serangan Kuntilanak Penghuni Kamar Kakakku

17: Tidur dengan "Ibu" Jin

18 : Melihat Aura

19: Aura Seseorang Setelah Bermaksiat

20: Aura Pria Suci

21: Aura Seseorang yang sedang Jatuh Cinta

22 : Susuk Pemikat

23: Kesaksian Irham

24: Genderuwo di dalam Cermin

25: Jiwaku yang Menyaksikan Masa Lalu

26: Intuisi Jarak Jauh

27: Mereka yang Mencuri Kudapanku

28: Astral Projection Gagal

29: Bela Diri Plus Plus

30: Bela Diri Plus Plus 2

31: Perjalanan Menutup Mata Batin

32: Perjalanan Menutup Mata Batin 2

33: Menutup Mata Batin Tak Semudah yang Dibayangkan

34: Raga Ini Milikku

35: Siapa yang Berada di dalam Tubuhmu, Kak?

36: Asal Muasal Gangguan Jin

37: Dia yang Menghuni Tubuh Kakakku

38: Teka - Teki dari Om Ipung

39: Clairaudience

40: Dia yang Menggantikanku saat Aku Tak Ada

41: The Guardian Angel?

42: Suara tanpa Raga di Tempat Pembuangan Sampah

43: Misteri yang Terkuak dari Situs Peninggalan Kerajaan

44: Misi Untuk Gallen

45: Selamat tinggal Gallen

46: Gangguan yang Kualami Ketika Menulis Cerita Ini

47: Om Ipung Datang Lagi

48: Minyak Pemberian Dayang Cantik

49: Aku Normal TAMAT


Quote:Warisan Itu Bernama Cenayang Season 2
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
edam dan 57 lainnya memberi reputasi
58
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 19
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
27-07-2019 14:24
Diubah oleh adnanami
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
27-07-2019 22:36
lanjutttttt lah
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan adnanami memberi reputasi
2 0
2
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
27-07-2019 22:52
di tunggu lanjutannya gan
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1 0
1
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
28-07-2019 00:41
lanjot....
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan adnanami memberi reputasi
2 0
2
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
28-07-2019 03:49
Quote:Original Posted By ariefdias
lanjutttttt lah


Quote:Original Posted By aduhmakaduh
di tunggu lanjutannya gan


Quote:Original Posted By ekonurwonogiri
lanjot....


Siap gan ...
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
28-07-2019 04:20

Cara Mereka Menggangguku

Quote:Usiaku memasuki empat tahun, aku mulai sering sakit - sakitan. Obat - obatan yang dibeli Ayah di apotek tak mempan untuk memberantas penyakitku. Biasanya penyakit yang menyerangku adalah penyakit demam dimana badanku panas hingga menggigil dan itu berlangsung berhari - hari. Kadang seminggu, sepuluh hari bahkan lebih. Kalaupun aku sembuh, pasti beberapa hari kemudian aku sakit lagi.

Kondisiku sangat tidak wajar semenjak aku pulang dari menonton pagelaran seni malam Minggu itu. Ketika aku jatuh karena tersandung sedikit saja, keesokan harinya langsung sakit. Frekuensi aku jatuh pun sering, padahal di depanku tidak ada apa - apa. Setelah ditelusuri ternyata dua jin perempuan itu yang berusaha mendorongku agar terjatuh kala aku sedang sendirian. Namun aku tak bisa melihat mereka ketika mereka beraksi, sehingga aku tak bisa memberikan perlawanan.

Aku tak mengerti apa yang mereka mau dan bagaimana wujud asli mereka. Yang aku tau mereka hanyalah perempuan. Entah apa maksud mereka menggangguku. Apakah mereka menginginkan jiwaku? Karena aku masih suci dan belum banyak berbuat dosa saat itu.

Pernah suatu ketika di tahun 1998, ketika aku bermain dengan teman - teman di depan rumahku, dia hadir. Saat aku main engklek dan loncat - loncat, dia menjegal kaki mungilku. Aku akhirnya tersungkur ke tanah, bajuku kotor dipenuhi noda tanah dan batu bata. Sebenarnya rasanya saat jatuh tidak sakit, namun kakiku selalu berdarah di bagian lutut akibat tergesek oleh tanah. Berulangkali mereka melakukan itu padaku.

Inikah yang mereka inginkan? DARAH SEGARKU?

Luka - luka seperti ini telah banyak berkumpul di lututku. Ibu hanya membalutnya dengan hansaplast. Setiap akan bergerak, rasa perih di lutut selalu terasa. Namun karena aku masih kecil, luka itu cepat sembuh sebab sel - sel tubuhku masih bisa beregenerasi dengan cepat. Sayangnya setelah luka itu sembuh, akan ada luka baru yang bertengger di tubuhku hanya karena aku jatuh ringan. Aku tak pernah sadar kalau diganggu makhluk halus sebab saat itu aku tak pernah melihat mereka.

Yang ada di pikiranku kala itu hanyalah main, main dan main. Hingga lambat laun aku menyadari bahwa ada makhluk lain yang senantiasa mengikutiku kemanapun aku pergi.

Bersambung


Episode selanjutnya
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 15 lainnya memberi reputasi
15 1
14
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
28-07-2019 17:40
tanggung amat post nya
profile-picture
indrag057 memberi reputasi
1 0
1
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
28-07-2019 19:42
Quote:Original Posted By ekonurwonogiri
tanggung amat post nya


Hehehe maapkeun gan
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
29-07-2019 00:10
Quote:Original Posted By adnanami


Hehehe maapkeun gan


ok...dilanjutkan
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1 0
1
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
29-07-2019 00:27
Quote:Original Posted By ekonurwonogiri
ok...dilanjutkan


Pasti
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
30-07-2019 04:56

Makhluk Usil Tak Kasat Mata

Quote:Gangguan makhlus halus ini telah menjadi makanan sehari - hari untukku. Pernah suatu kali aku dikerjai oleh mereka. Saat itu adzan dhuhur tepat jam 12 siang berkumandang.

Allahu Akbar Allaaaaaahu Akbar ! suara adzan berkumandang hingga selesai. Aku tengah bermain pasaran, dimana tanganku membawa perlengkapan masak - masakan yang terbuat dari plastik. Kala itu aku memegang cangkir mini dari plastik berwarna pink. Kutuang air ke dalamnya, berniat ingin seperti barista yang meracik kopi. Kutuang air dari cangkir pink ini ke cangkir plastik lain yang berwarna kuning. Tapi air tak kunjung mengalir ke cangkir kuning itu padahal aku sudah memutar posisi cangkir sampai 180°.

Kutengok isi cangkir, masih ada air yang berbentuk cair namun dia seolah membeku. Lalu aku balik cangkir pink itu di atas kepalaku sambil mataku seperti meneropong isinya. Tiba - tiba air itu mengalir menghujaniku, masuk ke mataku serta membasahi wajahku.

"Sial!" kataku

Sejak saat itu aku merasa aneh, bagaimana bisa hal tak masuk akal ini terjadi. Semua ini di luar nalar, tapi aku tak menceritakannya pada siapapun. Kudengar tawa perempuan saat aku basah terkena tumpahan air itu. Aku berpikir positif,

Mungkin saja yang tertawa tadi Ibuku

Tapi masalahnya Ibuku sedang duduk diam sambil menulis sesuatu di buku dengan serius. Sepertinya tidak mungkin Ibuku tertawa sendiri tanpa sebab, lagipula suara yang aku dengar tadi juga berbeda dengan suara Ibu.
***

Beberapa hari ini air sumur di rumahku kering. Sangat susah mengambil air dari sumur. Di rumah kontrakanku ini ada sebuah sumur tua sedalam 11 m yang berada di dalam kamar mandi. Penampakannya lembab dan berlumut. Mungkin usianya sudah puluhan tahun atau lebih.

Ayahku mencoba mencari tau apa penyebab keringnya sumur ini. Waktu itu sore Ayah mengecek kondisi sumur saat hampir maghrib, karena tidak ada waktu untuk mengeceknya di pagi hari. Jadi Ayah bisa membenahinya sepulang kerja. Saat itu badanku agak hangat alias aku sedang sakit. Aku berdiri di depan pintu kamar mandi, melihat Ayah yang tengah mengisi sumur dengan air kran menggunakan selang.

Ketika bedug maghrib berbunyi, ada dua hewan yang keluar dari sumur. Hewan itu berbentuk seperti kucing, aku saat itu masih polos. Dua kucing itu aku pikir rumahnya di dalam sumur. Sehingga saat mereka berlari keluar dari kamar mandi pun aku gemas. Mereka berlari amat kencang hingga aku tak mampu melihat kemana arahnya.

Kucing berbulu lebat dengan warna cokelat dan hitam itu hanya pernah aku lihat sekali ini. Aku bilang pada Ayah,

"Yah, tadi ada kucing lucu yang keluar dari sumur!"

Ayahku yang merasa tidak beres langsung menggendongku dan membawaku naik ke kamarku di lantai dua. Ayah sadar bahwa tidak mungkin ada kucing yang hidup di dalam sumur dengan kedalaman 11 m dan dapat keluar dengan mudah. Mengingat banyaknya air yang ada didalamnya, tentu saja kucing biasa akan mati tenggelam bila masuk ke dalam situ.

Rumah kontrakan ini memang dipenuhi keanehan dan suasana - suasana singup (lembab dan gelap). Sirkulasi udara yang buruk ditambah pencahayaan yang kurang membuat rumah kontrakan ini terasa banyak dihuni oleh makhluk tak kasat mata.


Episode selanjutnya
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mmuji1575 dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
30-07-2019 06:06
Lanjut gan, seru banget kaya nya
profile-picture
adnanami memberi reputasi
1 0
1
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
30-07-2019 06:12
Quote:Original Posted By blackfire666
Lanjut gan, seru banget kaya nya


Siap gan, subscribe ya cerita ini biar tau kalo ada update part terbaru
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
30-07-2019 07:25
Euh jurig oh jurig
profile-picture
profile-picture
aan1984 dan adnanami memberi reputasi
2 0
2
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
31-07-2019 05:19

Kakek Misterius

Quote:Hari ini bulan Desember 1999, aku telah masuk sekolah sebagai murid TK selama tiga bulan. Jarak rumahku dan TK ini cukup jauh bila ditempuh dengan berjalan kaki, sekitar 2,5 km. Biasanya Ibu mengantarku naik becak Pak Kirman. Dulu becak adalah transportasi yang diminati banyak orang sebelum munculnya inovasi beragam model sepeda motor seperti sekarang.

Alternatif transportasi lain yang bisa kami gunakan adalah angkutan umum namun seringkali isi angkot penuh akibat membludaknya jumlah penumpang. Kebetulan hari ini sepertinya Pak Kirman tidak narik becak, Ibu memutuskan mencegat angkot di depan sekolah tapi sayangnya selalu penuh dan tidak ada yang berhenti ketika Ibu melambaikan tangannya.

Ibu mengajakku jalan kaki saja, sesekali aku digendongnya. Cuaca pagi ini lumayan hangat. Aku pulang jam 10 pagi. Saat kami berjalan menuju arah pulang ada seorang kakek - kakek yang wajahnya sudah keriput, badannya sangat bungkuk, bajunya putih namun tampak amat lusuh, rambutnya pun telah dipenuhi uban. Dia keluar dari gerbang pemakaman yang kami lewati. Dia tersenyum pada Ibuku,

"Arep nandi, Nak?" (Mau kemana, Nak?) tanya kakek itu pada Ibuku

"Badhe wangsul Pak" (Mau pulang pak) jawab Ibuku

"Aku yo arep mulih, nyegat len ora ono sing mandegh" (Aku juga mau pulang, mencegat angkutan umum tidak ada yang berhenti).

"Inggih, Mbah. Sami kulo wau nggih nyegat sampun full sedoyo." (Iya, Mbah. Sama, saya tadi memberhentikan angkot juga sudah penuh semua.) kata Ibu

Kakek ini pun berjalan bersama kami berdua. Dia sepanjang jalan berbicara bahasa Jawa. Hingga kami berpisah dengannya karena sudah sampai di gang masuk dekat rumah kami, Si Kakek tetap melanjutkan berjalan entah kemana. Aku perhatikan Kakek tadi sepertinya orang sakti, dia meramal masa depanku yang masih berumur 5 tahun kala itu. Ketika kami sampai rumah, Ibu bilang Kakek itu mengatakan bahwa aku adalah anak yang "istimewa" dan jika nanti Aku telah dewasa, Aku akan menjadi anak yang menyenangkan orang tuanya. Aku yang saat itu masih anak - anak, tidak terlalu paham dengan pembicaraan Ibu. Responku hanya tersenyum sambil memainkan boneka barbie di tanganku.
***

Tetangga kami datang mengetuk pintu. Memberikan undangan pernikahan anaknya, sambil mengatakan :

"Bu, tadi darimana kok jalan berdua sama Priscill?" tanya Bu Eni
"Pulang sekolah, Bu. Nyari angkot kok penuh semua." jawab Ibuku
"Tadi Anda saya panggil - panggil kok nggak dengar sih, Bu. Kayak sibuk ngomong sendiri. Padahal saya tadi sudah teriak - teriak lho!" kata bu Eni lagi
"Saya tadi jalan bertiga kok, Bu. Sama mbah - mbah yang nyegat angkot gak dapet juga." kata Ibuku
"Kok tadi saya nggak lihat ya, mbah - mbahnya?" kata Bu Eni Heran.

Ibuku tampak kaget, terlihat dari ekpresi mukanya yang terbelalak dengan kedua alisnya yang agak naik. Ibuku seolah bertanya - tanya dalam hatinya "apa benar dia tadi adalah manusia?" Tapi yang mencurigakan adalah tempat bertemunya kami adalah di gerbang pemakaman. Apalagi badannya yang bungkuk tadi sangat tidak masuk akal bila dia bisa berjalan cepat layaknya orang yang masih muda. Tadi Aku melihat Kakek ini berjalan amat lambat, namun anehnya kecepatannya itu mengimbangi kecepatan berjalan Ibuku yang terbilang lumayan cepat.


Episode selanjutnya
Diubah oleh adnanami
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sirluciuzenze dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
31-07-2019 05:21
Quote:Original Posted By Rapunzel.icious
Euh jurig oh jurig


Jurigen wkwkwk
profile-picture
Rapunzel.icious memberi reputasi
1 0
1
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
31-07-2019 14:42
Quote:Original Posted By adnanami
Jurigen wkwkwk


Buat minyak tanah dong sist.
Eh ini lanjutannya mana?
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
31-07-2019 19:11
Quote:Original Posted By Rapunzel.icious
Buat minyak tanah dong sist.
Eh ini lanjutannya mana?


Ini demitnya emoticon-Inggris
0 0
0
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
31-07-2019 21:51
Quote:Original Posted By sevenfiveseven
Ini demitnya emoticon-Inggris


emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
sevenfiveseven memberi reputasi
1 0
1
Warisan Itu Bernama "Cenayang"!
01-08-2019 04:24
Quote:Original Posted By Rapunzel.icious
Buat minyak tanah dong sist.
Eh ini lanjutannya mana?


Iye jaman dulu ane beli minyak tanah bawa bawa jurigen wkwk habis ini ane lanjutin
0 0
0
Halaman 1 dari 19
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
misteri-gunung-kemukus
Stories from the Heart
sakti-wirajati
Stories from the Heart
elang-mataram
Stories from the Heart
si-anak-yang-kebingungan
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia