alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d319523b8408824fa21b4d1/dukung-tim-eropa-yang-sewajarnya
Lapor Hansip
19-07-2019 17:02
Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya
Past Hot Thread
SELAMAT DATANG DI WELCOME!!!

PEMENANG KUIS PODCAST PARABOLA


Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya

Namanya pencinta sepak bola, pasti punya dong klub yang didukung. Selain klub sepak bola dari daerah kita, biasanya masing-masing Agan Sista punya jagoan klub yang main di liga-liga Eropa

Punya jagoan, pasti dong didukung. Tapi kalo ngedukung tim yang asalnya bukan dari daerah sendiri, bagusnya kayak gimana sih?

Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya

Di Podcast Parabola kali ini, Ijul-Domi dan Bung Weshley kedatangan tamu dari Inter Club Indonesia, yaitu Bung Emir Erlanda. Ga cuma ngomongin gimana caranya jadi suporter layar kaca, di episode ini juga ngebahas soal caranya mengelola fans club

Biar ga penasaran, langsung aja dengerin Podcastnya, Gan Sis!



Akan ada lima orang Agan dan Sista yang bakal menangin Saldo Kaspay @Rp 100.000 dan juga badge untuk semua yang ikutan kuisnya. Langsung aja deh, Gan Sis meluncur buat dengerin Podcast Parabola!

Tonton juga serial pendek persembahan I Dare Series yang satu ini. Banyak pelajaran tentang menjadi supporter yang bermartabat di episode Akui Kesalahan, Padamkan Permusuhan. Nantikan juga video selanjutnya dari I Dare Series, eksklusif di KASKUS TV.

{thread_title}


podcast.kaskus.id

emoticon-Kaskus Radio emoticon-Kaskus Radio emoticon-Kaskus Radio

Diubah oleh Kaskus Sport
profile-picture
profile-picture
profile-picture
666lucifer89 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 7
19-07-2019 17:04
saya orang asia keren jelas dukung tim asia

tak mungkin dukung tim bule barat
profile-picture
stronkdick memberi reputasi
1
19-07-2019 17:36
Klub bola jagoan ane itu Liverpool FC
Alasan karena pas ane waktu kecil dan main bola ama temen2 dilapangan sambil ditonton bapak ane terus kata bapak ane gaya permainan ane sama kayak gerrard terus ane tanya siapa gerrard terus dikasih tau kalo gerrard itu pemain asal inggris yg main di Liverpool setelah itu ane cari tau dikoran ama majalah olahraga punya bapak ane soal gerrard ama liverpool dan lama2 ane suka ama Liverpool FC
Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya
Diubah oleh falah55
profile-picture
profile-picture
profile-picture
al.royhanz dan 5 lainnya memberi reputasi
4
19-07-2019 17:51
Madridista

Alasan jadi Madridista karena ane fans Zidane di World Cup 1998. Sewaktu Zidane di Juventus yang saat itu Serie A sedang booming dan ditayangkan di televisi Indonesia Ane jadi Juventini. Sekali lagi ya karena ada seorang Zidane disana.

Kemudian pada musim 2001-2002 Real Madrid menebus Zidane dari Juventus senilai 77.50 juta Euro dan menjadikan Zidane sebagai pemain termahal di dunia. Saat itu nilai transfer belum segila sekarang.

Selama lima musim di Real Madrid Zidane mendapat trophy yang sangat diinginkan olehnya, Liga Champions. Sebenarnya Zidane bersama Juventus sempat berlaga di Final Liga Champions, namun harapan mengangkat trophy kandas ditangan Real Madrid dengan skor 1-0. Zidane akhirnya bisa mengangkat trophy Liga Champions bersama Real Madrid pada musim 2001-2002, saat baru semusim bersama Real Madrid. Pada laga final melawan Bayern Leverkusen Zidane bahkan mencetak gol indah dan mengantarkan Real Madrid menang dengan Skor 2-1.

Akhirnya Zidane mendapatkan semua trophy bergengsi, melengkapi Trophy Piala Dunia 98 dan Euro 2000. Sampai pada akhirnya Zidane pensiun di Real Madrid, menjadi pelatih tim junior, asisten pelatih, dan sekarang menjadi pelatih tim senior. Sebagai pelatih Real Madrid dibawa mencatatkan hatrick juara liga Champions pada musim 2015-2018.

Walaupun kelak Zidane kembali meninggalkan Real Madrid, Ane akan tetap menjadi seorang Madridista. Karena Real Madrid sudah memperlakukan Zidane dengan baik. Selain itu Real Madrid adalah klub sepakbola terbaik abad 20, dan menjadi klub yang paling diimpikan oleh semua pemain terbaik.

Hala Madrid Y Nada Mas


Diubah oleh saya.kira
profile-picture
profile-picture
mainanuang dan uwydon memberi reputasi
2
19-07-2019 18:47
Klub Eropa jagoan ane Manchester City, karena ane suka warna jerseynya biru muda..
Itu udah..
Diubah oleh powerpunk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vestycide dan 2 lainnya memberi reputasi
3
19-07-2019 18:59
PODCAST PARABOLA
AL-HILAL SAUDI FOOTBALL CLUB

Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya
Alasan ane suka Al-Hilal, karena waktu orangtua ke tanah suci dibeliin topi berwarna biru dan ada logo Al-Hilal. Awalnya emang gak suka sih, tapi pas main bola PS3 secara gak sengaja ane coba mainin tim Al-Hilal ternyata pemainya jago-jago untuk sekelas klub Asia. Dan yang membuat ane tambah jatuh cinta ternyata suporter mereka di Riyadh bener-bener fanatik, kalau gak salah 4 tahun lalu mereka buat koreo karakter Mortal Kombat, Sub Zero.
Nih ane kasi videonya


Semenjak dari sana, ane selalu pantengin klub ini.

Diubah oleh amdar07
0
19-07-2019 19:01
Parabola : Antara Aku, Kaka dan AC Milan
Quote:
Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya


Beberapa orang terdekatku tau kalo aku adalah seorang Milanisti. Entah kenapa aku tergila-gila kepada klub berlogo merah hitam ini. Aku tidak tahu alasan pasti yang menyebabkan aku menjadi seorang Milanisti. Dan mungkin awal kisahku memproklamirkan diriku sebagai seorang Milanisti terdengar sangat konyol.

Dia. Sosok itu yang telah menghipnotis pikiranku dan mengendalikan alam sadarku untuk tak berhenti menatapnya, memperhatikan setiap senti pergerakan kakinya, mengikuti setiap detik aksi krusial dalam setiap laga hidup matinya.

Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya


Dia, Ricardo Kaka. Playmaker asal Brazil yang baru musim itu merumput di Italia tepatnya di AC Milan. Si ganteng berkulit putih. Idung mancung. Rambut berantakan yang keren. Postur tubuhnya yang jangkung. Senyumnya yang manis, yang mampu melumerkan es yang bercokol di hatiku. Gaya permainannnya yang khas. Selebrasi golnya yang eksplosif. Pokoknya dia begitu istimewa bagiku.

Sejujurnya pas pertama kali liat AC Milan main itu sebuah ketidaksengajaan. Ketidaksengajaan yang berbuah kecintaan. Pas itu aku emang udah suka nonton bola. Malam itu aku diajak sepupuku nonton Derby Milan, yang main AC Milan lawan Inter. Saat pertandingan sedang berlangsung, tak sengaja sosok itu terpampang jelas di layar kaca TV. Sosok itu. Wajah itu. Aaaaah dia benar-benar mengalihkan duniaku.

Singkat cerita, aku jadi penasaran dengan pemain AC Milan yang satu itu. Setiap pertandingan AC Milan aku ikuti dengan saksama. Setiap pergerakan kakinya aku amati dengan teliti. Pada akhirnya aku tau kebenaran yang sebenar-benarnya, kalo sosok indah nan elok rupawan itu bernama Ricardo Kaka.

Aku juga gak tau kenapa bisa langsung kena virus love at first sight sama mas Kaka ini. Aku bener-bener kehipnotis sama dia. Sejak saat itu aku selalu ngikutin setiap pertandingan AC Milan yang disiarin lewat televisi, gak kelewat satu pertandinganpun pokoknya.

Kisahku untuk akhirnya menemukan AC Milan dan memproklamirkan diri menjadi Milanisti panjang dan berliku, persis kaya orang yang lagi nyari jodoh yang cocok. Dulunya aku seneng sama sebuah tim cuma karena faktor pemain, padahal pemain bisa datang dan pergi sesuka hati dan gaji mereka. Sampai akhirnya aku kepincut ke AC Milan pun, karena faktor pemain. Iya, gara-gara Ricardo Kaka aku kenal AC Milan dan jadi fans klub ini.

Saat itu aku benar-benar tergila-gila dengan AC Milan dan tentunya Ricardo Kaka. Layaknya remaja lain yang sedang tergila-gila dengan idolanya, semua hal pun akan dilakuin. Sama kaya aku, aku ikut fanspagenya AC Milan, beli tabloid Bola, nyari berita dan foto-foto Kaka dan lalu patah hati saat tau Kaka udah punya pacar, it’s damn true.

Ya, begitulah saat pertama aku nyebut diriku Milanisti. Dari sana aku bisa nemu keluarga baru, teman-teman baru sesama pendukung AC Milan. Dan dari mereka semua aku belajar menjadi seorang Milanisti yang sesungguhnya.

Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya


Aku sempet sedih pas denger kabar Ricardo Kaka bakal hengkang dari AC Milan. Bener-bener itu yang namanya air mata netes, sampe aku inget, aku berdoa biar Kaka tidak jadi pindah. Tapi aku pun sadar pada akhirnya suatu saat nanti Kaka gak akan terus-terusan ada di Italia, dia pasti akan pulang ke kampungnya di Brazil sana, atau merumput di liga Eropa lainnya. Dan akhirnya Ricardo Kaka tidak lagi di AC Milan maupun di Italia, dia memilih Real Madrid untuk berlabuh.

Lalu bagaimana dengan aku? Apakah cintaku terhadap AC Milan luntur saat Kaka sudah tidak lagi disana? That’s not true. Sampe detik ini pun aku masih Milanisti. Dan sampe kapanpun aku akan terus mencintai AC Milan, ada atau tidak ada Ricardo Kaka.

Ya, dia memang punya tempat tersendiri di hatiku. Aku sangat berterimakasih kepadanya karena dia sudah mau mengenalkanku kepada AC Milan, tempat cinta dan loyalitasku sebagai seorang suporter bola berlabuh. Aku selalu menghormati dan mengaguminya.

Sampai kemudian popularitas Milan mulai menurun. Milan mulai menunjukkan penurunan dari semua segi termasuk finansial dan penampilan. Aku jadi sering pulang dengan kekecewaan saat nobar, dan sering menghabiskan kuota untuk streaming demi menyaksikan tim kesayangan kalah. Milan tidak lagi seperti dulu, tidak sepopuler yang dulu. Milan tidak lagi menarik untuk disaksikan, San Siro tidak lagi angker, dan Milan sedang terpuruk.

Pertanyaannya, apakah kita masih mampu untuk benar benar mendukung AC Milan seperti dulu? Dari sinilah kita akan menemukan perbedaan yang signifikan yang akan membedakan antara Milanisti yang benar benar mendukung klub atau Milanisti yang hanya bersorak ketika klub ini berada di puncak.

Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya


Bagiku, mencintai AC Milan bukan soal ketika klub itu sedang berjaya atau terpuruk. Tapi bagaimana mempertahankan cinta yang telah saya bangun sejak pertama kali saya kagum melihat kehebatan Ricardo Kaka, Maldini, Shevchenko, Nesta, Gattuso, dan pemain pemain lainnya. Kenangan indah ketika membeli Jersey Multisport bertuliskan nama pemain idola. Kesenangan saat melihat poster mereka di tabloid Bola atau majalah Soccer. Rasa puas ketika gambar para idola ada di dinding kamar, lemari, map atau buku sekolah. Terlambat ke sekolah karena tidak tidur demi menyaksikan Milan bertanding, dan berdebat dengan Juventini dan Interisti di kantin sekolah. 

Akhirnya hanya satu yang aku bisa katakan kita tak pernah butuh alasan untuk mencintai sesuatu, karena jika kita mencintai sesuatu karena sebuah alasan, maka saat alasan itu sudah tidak ada lagi, maka cinta kita pun akan binasa. Aku mengagumi Ricardo Kaka tanpa alasan yang jelas, dan sampai saat ini aku masih kagum dan merasa berterimakasih kepadanya, karena telah mengenalkanku kepada keluargaku yang baru, Milanisti Indoensia.

Dan saat ini aku bisa mengatakan kalo aku mencintai AC Milan tanpa alasan, tidak ada embel-embel pemain siapapun dalam kecintaanku terhadap AC Milan sekarang.

Siapapun pemainnya, siapapun pelatihnya, aku tetap Milanisti.

Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya

FORZA MILAN


Diubah oleh saniamutado
profile-picture
profile-picture
profile-picture
vitawulandari dan 2 lainnya memberi reputasi
3
19-07-2019 19:08
bosen nonton,pengen main fisik/gerak tapi dang adong hepengemoticon-Ngakak
0
19-07-2019 19:57
Ane milanisti gan. Milan sempre per te !
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Foxadit dan 2 lainnya memberi reputasi
3
19-07-2019 20:01
Podcast Parabola
Klub jagoan saya adalah Manchester United. Banyak teman yang nanya gini "Kenapa sih masih dukung MU". Padahal kan mereka udah nggak sebagus dulu". Yah mungkin itu juga pertanyaan yang sering di lontarkan
kepada fans-fans MU baru-baru ini, kenapa? Ya apalagi kalau bukan karena sedang mengalami penurunan performa. Tapi fans yang setia alias fans sejati pasti akan menjawab tegas dengan jawaban "Kami bukan fans
karbitan!!!

Saat pertama kali kenal Manchester United itu kalau nggak salah pas jaman masih smp. Biasa anak muda kadang suka nggak bisa tidur terus nonton tv malem-malem lihat film big movies yang ceweknya seksi-seksi, eits malah apa ini. Nah pas malem-malem itu nggak sengaja ada acara bola dan berhubung udah banyak channel yang offline akhirnya terpaksa nonton acara bola tadi. Lihat permainan yang begitu rapi dan profesional membuat saya tertarik untuk melihatnya secara serius lagi.

Nah waktu itu kalau nggak salah Manchester United vs Newcastle, melihat permainan ciamik MU yang sangat mempesona dan menawan membuat saya mulai suka sama MU. Permainan yang sangat menghibur dan
menyerang sangat menyenangkan sekali untuk di tonton, beda dengan permainan MU yang sekarang setelah
sepeninggalan Sir Alex Ferguson. Tapi ya nggak apa apa namanya juga lagi masa transisi.

Kalah dan Menang tetap saya dukung sebagai fans ManUnited
Diubah oleh edsixteen
profile-picture
bendolpeang memberi reputasi
1
19-07-2019 20:13
rossonero emoticon-Cool
profile-picture
Foxadit memberi reputasi
1
19-07-2019 20:45
mejeng dulu di pejwan, betewe ane ngefans barca lebih kefilosofi dan yaa skema waktu mas pep jadi juru taktik


Diubah oleh nasikemarin
profile-picture
uwydon memberi reputasi
-1
19-07-2019 20:49
gw fans Juventus dari Kelas 4 SD, gara2 Edgar Davids & Del Piero

GIF

GIF
Diubah oleh capt.sabaru
profile-picture
ihsan1933 memberi reputasi
1
19-07-2019 20:58

Ane ngefans sama klub RasenBallsport Leipzig soalnya ane penyuka minuman energi berlogo banteng yang juga menjadi owner klub tersebut. emoticon-Angkat Beer Selain itu ane juga terkesan dengan perjuangan klub ini yang merangkak dari divisi terbawah liga jerman pada tahun 2009 sampai akhirnya bisa promosi ke bundesliga untuk pertama kalinya dan finish di posisi 2 pada musim 2016/2017. emoticon-thumbsup Semoga dibawah kendali Julian Nagelsmann, musim ini Die Rotten Bullen bisa mendapat gelar bergengsi pertama dalam sejarah klub. emoticon-army
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
20-07-2019 00:17
menarik nih, curhat banyak ah wkwk

ane the kops cabang indo alias penggemar layar kaca bango fc aka liverpool. Pertama kali tertarik sih karena temen sebangku pas sd yang idolain steve g padahal ane waktu itu penggemar arsenal karena ada jens lehmann dan karena temen ane ngebacot mulu soal liverpool ane jadi ngubek2 info tentang liverpool. Dan ternyata saya cukup kaget pas liat prestasinya jaman bahela, 18 titel liga dan 5 champions terpampang di situs resmi klub kala itu. wow, ternyata ini klub punya sejarah panjang juga yak.

Abis itu ane coba nonton pertandingannya di global tv pas sd, tiap match yang ada di global ane pantengin dan ternyata biasa aja malah cenderung medioker karena waktu itu ane liat kalo lawan tim big 4 kecuali city n tottenham, ini klub suka kalah. Menariknya, ada sesuatu yang beda disetiap pertandingannya ketika mereka main di Anfield dan yak tepat sekali, kumandang YNWA. Tadinya ane ngga ngeh sama chants yang satu ini, tapi ane suka bandingin ketika match kandang atau tandangnya liverpool. Kondisi stadion ketika liverpool maen di Anfield entah kenapa selalu rame dan berisik dibanding tandang ke kandang klub lawan. Dan semenjak itu ane ngeh sama satu hal yaitu supporter. Lagi lagi ane ngubek2 info supporter liverpool aka liverpudlian dan ane nemu salah satu chantsnya yaitu Youll Never Walk Alone...

Serching di yutub dan ane dengerin...

wow pertama kalinya ane merinding cuma karena denger chants dari sebuah klub sepakbola. Dan semenjak itu ane suka ngikutin liverpool dan beralih dari seorang penggemar arsenal menjadi pemerhati liverpool.

Seinget ane saat itu yang ngelatih adalah Kenny Dalglish kalo ngga salah ya. Coba kalean bayangin, ane baru jadi pemerhati liverpool tapi kondisi klub saat itu lagi terpuruk alias lagi jadi medioker. Peringkat 10 besar jadi makanan tiap musim klub ini sampe akhirnya ojes join liverpool dan peringkat 2 klasemen tapi abis itu jatoh lagi anjir :'v. Betapa sulitnya dikala menjadi seseorang yang mendukung tim "sekelas" liverpool ditengah tengah temen yang jagoannya adalah emyu,chelsi, dan arsenal saat itu. Sakit gan, sakit dan bingung bales nya harus gimana :'v

NEXT

Sampe akhirnya Om Jurgen si pala batu join ke liverpool dan langsung masuk final UEL dan kalah. Abis itu masuk final UCL dan kalah, lagi. Sampe akhirnya jadi penantang serius City dalam perburuan gelar EPL dan akhirnya gagal, lagi...

but dont mind, musim ini kita juara UCL yang ke 6 :v wkwkwk

no more next year is our year ngoahahahah



dah itu aja curhatan ane selama jadi fans bango fc or next year fc aka LIVERPOOL FC!
profile-picture
al.royhanz memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
20-07-2019 06:50
#MANUTD
Dukung Tim Eropa yang Sewajarnya


Glory glory Manchester United. Awal-awal suka nonton bola di tv pas merantau dari kampung ke Jakarta. Meski orang tua di sini, tetap saja gue orang udik yang karena di kampung gak ada tv ya bingung mau ngefans apa.

Tahun 97 merantau (atau pulang namanya? What ever lah) ke Jakarta mulai milih-milih club bola. Berawal dari poster majalah hai, gue mulai sortir mana yang mau gue suka: Ajax, Inter, Juve, Liverpool, Madrid, atau MU (urut abjad). Karena gue pencinta merah, tersisa Liverpool dan MU saja.

Sama-sama Inggris tapi mustahil ngefans keduanya. Karena beda history, beda militansi. Dan pilihan gue jatuh pada Setan Merah MU. Kenapa?

Gara-gara artikel di majalah hai: 'Old Trafford menangis' Rupanya karena The King Cantona ejakulasi dini eh, pensiun dini. Gue mikir? Segitunya kah? Tapi era itu MU emang lagi keren-kerennya yang dikenal dengan 'Class 92'. Ada Giggs, Butt, Neville bersaudara, Scholes dan idola gue Beckham. So, sorry Liverpool, pilihan gue Manchester United.

Meski sekarang yang lagi ngetop City, bagi gue, sampai kapanpun, Manchester is RED!

Diubah oleh eghy
profile-picture
profile-picture
vitawulandari dan bendolpeang memberi reputasi
2
Halaman 1 dari 7
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.