alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 7 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d278d2c09b5ca5fb97634ff/reaksi-karni-ilyas-disebut-pro-prabowo-mahfud-md-jokowi-oleh-sujiwo-tejo
Lapor Hansip
12-07-2019 02:25
Reaksi Karni Ilyas Disebut Pro Prabowo, Mahfud MD Jokowi oleh Sujiwo Tejo


Reaksi Karni Ilyas Disebut Pro Prabowo, Mahfud MD Jokowi oleh Sujiwo Tejo

Sujiwo Tejo meminta Mahfud MD dan Karni Ilyas menjadi saksi pernikahan anaknya.

Suara.com - Budayawan sekaligus wartawan senior Sujiwo Tejo membuat dua tokoh politik di Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne terkejut dengan pernyataannya, Selasa (2/7/2019) kemarin.

Saat gilirannya memberi tanggapan setelah para tokoh politik di depannya selesai berbicara, Sujiwo Tejo mengawali komentar dengan membandingkan respons presenter ILC Karni Ilyas dan eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, saat dimintai tolong menjadi saksi pernikahan anaknya.

"Tanggal 20 Juli saya nikahkan anakku, gitu aja. Pak Mahfud langsung oke jadi saksi, Pak Karni enggak jawab," katanya

Karni Ilyas langsung bertanya, "Tanggal berapa?"

"Tanggal 20 Juli," jawab Sujiwo Tejo.

"Dua puluh Juli, 20 Juli insyaAllah," sahut Karni Ilyas.

Lalu Sujiwo Tejo melanjutkan penjelasannya tentang respons Mahfud MD begitu diminta menjadi saksi pernikahan.

"Tapi enggak jawab-jawab. Pak Profesor (Mahfud MD) langsung kirim KTP untuk saksi," ungkapnya.

Karni Ilyas dan Mahfud MD pun tertawa dibuatnya.

Ia kemudian menjelaskan alasannya memilih Karni Ilyas dan Mahfud MD untuk menjadi saksi pernikahan anaknya pada 20 Juli nanti.

"Enggak, saya cuma mau ngomong, anak saya keturunan Madura, dapat orang Minang. Permintaannya cuma, 'Pak, saya carikan saksi Madura sama Minang,'" terang Sujiwo Tejo.

Selain daerah asal, alasan Sujiwo Tejo memilih keduanya ternyata juga berhubungan dengan politik.

Namun, ia mengaku tak mengerti mengapa langsung terlintas tokoh politik di kepalanya.

"Apa yang kepikir saya enggak tahu, tapi yang bergerak di saya kenapa politik?" tutur Sujiwo Tejo.

Maka dari itu, ia memilih Mahfud MD, karena berasal dari Madura. Tak hanya itu, ia juga blak-blakan menyebut Mahfud MD pendukung Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

"Saya langsung kepikir Pak Mahfud orang Madura, sebagai pro Jokowi," ujar Sujiwo Tejo.

Mahfud MD, yang duduk tepat di sebelahnya tanpa memegang mikrofon, hanya bisa menunjukkan ekspresi kaget mendengar anggapan tersebut. Matanya agak terbelalak dan mulutnya terbuka sedikit lebar, kemudian tertawa.

Sujiwo Tejo lalu melanjutkan, "Dan saya harus cari pasangan pro Prabowo, Pak Karni, gitu lo."

Seluruh isi studio sontak tertawa mendengar ucapan Sujiwo Tejo.

Kemudian Karni Ilyas berjalan sambil melambaikan tangan dan tersenyum. Ia membantah, "Itu yang enggak benar."

"Enggak, tapi pronya kesannya Prabowo, Pak," sahut Sujiwo Tejo, masih membuat tertawa seluruh tamu di studio.
sumber

================

Hehe... Jadi ingat tulisan ini di beberapa surat kabar online :

"Di buku terbaruku itu pun aku gak eksplisit bilang siapa pemenang Pilpres .. tapi clue-cluenya banyak... via Mbok Jamu yg secantik Roro Mendut," lanjut Sujiwo Tejo dalam cuitan lain. Postingan ini pun menuai berbagai komentar dari netter di Twitter yang mencoba membagikan pemikirannya tentang pemenang Pilpres yang disampaikan oleh Sujiwo.

"Artine koyok e Pilpres dimenangkan oleh orang yang berpikir utk negara, mencari cara agar negara Jaya...ngoten mbah...ampun lok salah mbah..kulo anak muda Jancok mbah...heheheh," tulis netter.

"Baiklah, smoga clue2 yg aku tangkap dari si mbok jamu yg cantik itu benar sama sepertimu. Suwun mbahcuk," tutur yang lain.

"Pemenangnya memiliki nama mirip dgn raja jawa yg yg berkuasa di tanah Pajang," tulis lainnya.


2 tulisan netizen itu mencoba untuk membawa suasana menjadi fokus seolah ada salah satu capres saat itu yang tidak berpikir untuk negara, tidak berpikir buat kejayaan negara. Lantas siapakah capres yang dianggap berpikir untuk negara? Semua pasti mahfum dengan arahnya, yang suka teriak anti aseng, asing, asong. Satunya bilang, namanya mirip dengan raja Pajang. Dan nama Raja Pajang terakhir adalah Prabuwijaya. Coba sebut lagi namanya. Pra???????? Hehehe...

Budayawan itu apa sih? Apa yang menjadi tolak ukur seseorang dianggap budayawan? Seharusnya seorang budayawan tidak perlu genit ikut campur urusan pilpres atau dukung mendukung. Tapi orang ini terlalu naif, kalau tidak mau disebut banci. Coba tanya ke dia, siapa yang ada dalam pikirannya saat itu ketika berani bilang pilpres sudah selesai saat tahun 2018. Coba cocokan dengan keyakinan gw saat gw juga bilang sebenarnya pilpres sudah selesai jauh-jauh hari. Dia berani? Gak! Sampai sekarang dia gak membahas lagi hal itu. Artinya dia cuma bermaksud memperkaya diri dengan menjual buku karangannya tapi dengan menjual isu pemenang pilpres! Gak lebih!

Saat dia memframing bahwa Jokowi didukung Agnes Mo dan Prabowo didukung Nisa Sabyan, dia dengan entengnya memplot bahwa itu pertarungan antara Agnes Mo dengan Nisa Sabyan! Dengan narasi meracuni, menggiring opini, bermain dengan casing Agnes Mo versus Nisa Sabyan. Dan arahnya jelas. Dia pro Prabowo. Lantas kenapa dia masih saja keukeuh seolah tak berpihak? Mungkin bicara tentang dapur masa depan. Ada yang harus diselamatkan meskipun publik menilai bahwa budayawan ini justru terlihat seperti banci yang memakai dandanan lain agar identitasnya tidak diketahui umum!

Budayawan itu tidak dinilai dengan nyentriknya dandanan! Tidak dinilai dari kata-katanya yang dikesan-kesankan atau dipaksakan mengambang! Tidak dinilai dari kata-katanya yang sulit dimengerti. Budayawan itu, cukup berani bilang A ya A, B ya B. Seperti bilang bahwa Tari Pendet itu dari Bali, bukan Malaysia. Jangan diputar-putar penjelasannya seperti Anies bicara. Nanti bingung sendiri.

Dia memaksakan opini bahwa A mendukung si AB dan si B mendukung si BA sesuai maunya dia, tapi dia sendiri tak mau dicap mendukung BA meskipun auranya terang benderang. Justru lebih berani para ibu-ibu yang mendukung BA meskipun menyebar hoax dan diganjar bui.

Kalau yang katanya budayawan sudah tak punya nyali bicara tentang diri sendiri, buat apa bicara tentang orang lain? Jangan dulu bicara soal pilpres terhormat atau pemenang pilpres seperti selingkuhan. Akui dulu ya atau tidak. Masih tidak berani?

Itu banci namanya.


Diubah oleh n4z1.v8
profile-picture
profile-picture
profile-picture
manutdloyalist dan 30 lainnya memberi reputasi
29
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 3
12-07-2019 07:18
bukannya gpp ya budayawan kritik ?.

btw dii ditulis juga sebagai wartawan senior.
0
12-07-2019 07:48
Pro dan kontra itu wajar, beda pendapat silahkan saja.
Asal jgn ngawur dan tanpa dasar.
Hoax jgn dijadikan dasar.
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan greedaon memberi reputasi
2
12-07-2019 07:57
si koboi wannabe ini 11 12 sama rocky
0
12-07-2019 07:58
anak mbah tejo turunan madura. aoa mbah tejonya yg jember-madura
0
12-07-2019 08:34
Si tejo ini ga ada beda dengan roki garong, cuma bedanya si garong berani terang2an dukung bowo, kalo tejo, bener kata ts, BANCI emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
liee dan 3 lainnya memberi reputasi
2
12-07-2019 08:52
Quote:Original Posted By pembela.tuhan
gw rasa sih si tejo gerah dan khawatir ama kondisi cebong saat ini
mau diakui atau tdk,cebong itu bnyk jg yg membabi buta ngedukung nya,dan itu tuh bahaya,apalagi yg lg didukung itu lg pegang kekuasaan
Maka nya cebongers dan kampreters proporsional aja lah dlm ngedukung


Kasih contoh cebonger atau kampreter yg bila kalah pilkada masih ribut pilkada curang dan ga terima hasil pemungutan suara sampai bawa ke pengadilan dan memberikan opini kl junjungan nya masih menang dan dicurangi.

Itu baru mendukung membabi buta
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
1
12-07-2019 09:09
sebenarnya gak ada salah dukung wowo
tp klo pura2 netral demi periuk nasi ttp ngebul

itu banci, bener ts nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
greedaon dan 2 lainnya memberi reputasi
1
12-07-2019 09:19
Quote:Original Posted By tukangbeling7


emoticon-Leh Uga Tejo itu versi lain Gerung, ... beda metode, pemilihan diksi dll, Caknun jg kadang kebablasen... anak2 ma'iyah itu jg lebih ganas loh dimedsos klo bliau dikritik, bully dsb..
tapi 3 tokoh itu pny kesamaan : sama2 pro probroro emoticon-Leh Uga


Iya ketiganya pro Wowok

Dulu cak nun pernah kampanye terang2an juga sewaktu di kampus gw, dia dukung Wowo

Udah lama sih 2004 kemarin, kalau yg jilid 2 gak tau dah, kayaknya sih lebih anteng, mungkin karena banyak didukung sama radikalis, yg emang musuhnya cak nun emoticon-Traveller

profile-picture
greedaon memberi reputasi
1
12-07-2019 09:28
Kalau yang katanya budayawan sudah tak punya nyali bicara tentang diri sendiri, buat apa bicara tentang orang lain? Jangan dulu bicara soal pilpres terhormat atau pemenang pilpres seperti selingkuhan. Akui dulu ya atau tidak. Masih tidak berani?

Itu banci namanya.

cari aman mungkin..
emoticon-Malu (S)
0
12-07-2019 09:30
Quote:Original Posted By Betutubali
Manusia munafik berlindung dibalik topeng akademisi, budayawan, pengamat.

Bisa dibilang semua profesi yg diundang oleh TvOon dan yg mengaku netral.

Ex. Ruki Garong, ziti juhro, murkogito kumis, ependi ginjali, sasiwo tego

Coba liat komen komen mereka, seolah olah netral tapi narasi nya membangun menyalahkan pemerintah

Kl ada pengamat yg mulai netral dan benar benar netral maka ga akan diundang lagi

Ex. JE Sahetapy yg pernah memberikan tangapan sangat sangat netral


IMO
OonTv tidak semerta-merta bisa dikatakan ada di kubu wowo, kenapa..??

Karena OonTv hanya melihat dari sisi bisnis dan ratting, kan tv yg ada di kubu Mr.J udah banyak jadi kesan nya agak rebutan penonton dan beritanya itu lagi itu lagi..

Jadi..mungkin mereka melihat celah itu, kan lumayan klo 60jt lebih orang yg ada di kubu wowo hanya liat OonTv yg otomatis naiknya ratting dan juga berpengaruh kpd income..CMIIW

Kan lucu..acara gosip tanpa solusi dibawa ke sidang MK..
emoticon-Leh Uga

Tapi analisa ane sangat mudah dipatahkan karena dasarnya juga g kuat atau dangkal..jadi mohon maaf jika ada banyak kekuranganya..

emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ganha dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Lihat 1 balasan
12-07-2019 09:35
Quote:Original Posted By bayukuya1988
Iya ketiganya pro Wowok

Dulu cak nun pernah kampanye terang2an juga sewaktu di kampus gw, dia dukung Wowo

Udah lama sih 2004 kemarin, kalau yg jilid 2 gak tau dah, kayaknya sih lebih anteng, mungkin karena banyak didukung sama radikalis, yg emang musuhnya cak nun emoticon-Traveller


wkwkwk
iye
Cek Nun kan anjingnya Cendana
nothing new wkwkkwkw
profile-picture
ganha memberi reputasi
1
Lapor Hansip
12-07-2019 09:46
Balasan post tukangbeling7
Maiyah sama aja kayak kampret..
cuma kagak power full nunjukin,,.

tp kalau si nun dibully udah jadi kampret garis goblok..

paling jengkel ketika si nun buat lelucon presiden bhs inggris masih salah,,
asu mangkel tenan.. munafik nun karo maiyah...
taek emang budayawan banci macam mereka...
0
12-07-2019 09:54
Reaksi Karni Ilyas Disebut Pro Prabowo, Mahfud MD Jokowi oleh Sujiwo Tejo
profile-picture
profile-picture
greedaon dan bendolpeang memberi reputasi
2
12-07-2019 10:02
pemilihan diksi mbah tejo emang khas, tapi intinya bisa ketebak emoticon-Matabelo
0
Lapor Hansip
12-07-2019 10:03
Balasan post bendolpeang
Quote:Original Posted By bendolpeang


IMO
OonTv tidak semerta-merta bisa dikatakan ada di kubu wowo, kenapa..??

Karena OonTv hanya melihat dari sisi bisnis dan ratting, kan tv yg ada di kubu Mr.J udah banyak jadi kesan nya agak rebutan penonton dan beritanya itu lagi itu lagi..

Jadi..mungkin mereka melihat celah itu, kan lumayan klo 60jt lebih orang yg ada di kubu wowo hanya liat OonTv yg otomatis naiknya ratting dan juga berpengaruh kpd income..CMIIW

Kan lucu..acara gosip tanpa solusi dibawa ke sidang MK..
emoticon-Leh Uga

Tapi analisa ane sangat mudah dipatahkan karena dasarnya juga g kuat atau dangkal..jadi mohon maaf jika ada banyak kekuranganya..

emoticon-I Love Indonesia


Salah satu faktor juga. Cuma gitu dah. Masa negara mau dikirvankan dengan cara memberikan ruang ke Nara sumber untuk membangun opini yg selalu menyudutkan pemerintah
0
12-07-2019 10:15
Quote:Original Posted By Betutubali
Salah satu faktor juga. Cuma gitu dah. Masa negara mau dikirvankan dengan cara memberikan ruang ke Nara sumber untuk membangun opini yg selalu menyudutkan pemerintah


Iya om..
Kadang ane juga mikir gitu, hanya demi uang kok negara mau dikorbankan...
MIRIS
emoticon-Turut Berduka

Tapi.......
Yaa tau dahh..namanya juga demi Uang om...

Yg bisa ane lakukan skrng adalah menjauhkan keluarga ane dari berita2 yg tidak benar dan juga dari para radikal...
profile-picture
profile-picture
greedaon dan Betutubali memberi reputasi
2
Lapor Hansip
12-07-2019 10:37
Balasan post Betutubali
Krn biar rating medianya naik.
0
12-07-2019 10:45
Uda lewat masa pilpres, jadiin bahan ketawaan aja lah... peace....
profile-picture
greedaon memberi reputasi
1
12-07-2019 10:54
emoticon-Wow Lebih suka cak Lontong emoticon-Cool
0
12-07-2019 11:17
Mau dukung scr terang2an, mau dukung scr gelap2an, mau dukung scr banci2an ya bebas2 aja ... yg penting tdk merusak pilar2 persatuan bangsa.
profile-picture
profile-picture
greedaon dan skuadronx0 memberi reputasi
2
Halaman 2 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.