alexa-tracking
Sports
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d1c42a1a7276816c557ce54/alasan-jadwal-penyelenggaraan-copa-america-yang-berubah-ubah
Lapor Hansip
03-07-2019 12:52
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah

Copa America adalah salah satu kompetisi elit dalam dunia sepak bola, terutama untuk kawasan Amerika Latin. Pada tahun ini Brasil menjadi tuan rumah. Kompetisi ini diikuti oleh banyak diisi pemain bintang yang bermain di Eropa, terutama pemain dari Argentina dam Brazil. Kedua negara baru saja menjalani pertadingan yang akhirnya dimenangkan oleh Brasil dengan skor 2-0. Artinya harapan Messi untuk memenangi trofi bergengsi bersama timnas gagal lagi.

Tapi Messi dkk tidak perlu berlama-lama larut dalam kesedihan karena pada tahun 2020 Copa Amerika kembali dilaksanakan. Pada tahun depan Argentina menjadi tuan rumah bersama Kolombia. Ane kadang heran kenapa kok Copa Amerika sering banget diselanggarakan dalam beberapa tahun ini. Bahkan ada guyonan yang mengatakan Copa Amerika diselenggarakan khusus untuk memberi kesempatan Messi merasakan juara bersama timnas Argentina. Ini sungguh membingungkan jika dibandingkan dengan Piala Eropa yang pada edisi terakhir dimenangkan oleh Cristiano Ronaldo dkk. Piala Eropa konsisten diadakan tiap empat tahun sekali.

Tentu saja jawabannya bukan karena Messi belum juara makanya diadakan terus sampai Messi juara bersama Argentina. Pengen tau alasan kenapa Copa Argentina sering diselenggarakn dalam beberapa tahun ini. Berikut ada tulisan dari Riyo Harinata di Pandit Football yang dapat memberikan jawaban.

Quote:

 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah

Negara-negara Amerika Latin akan kembali bersaing pada Copa America 2019. Benua yang melahirkan banyak bintang-bintang sepakbola dunia ini akan menggelar kompetisi terakbar mereka pada tanggal 14 Juni – 7 Juli 2019. Messi, Luis Suarez, Coutinho, James Rodriguez, dan banyak pemain-pemain bintang lain akan membela negaranya masing-masing untuk memperebutkan gelar paling bergengsi di America Latin.

Brasil kembali ditunjuk sebagai tuan rumah untuk serial Copa America ke-46 ini. Dalam 5 tahun terakhir, Brasil terpilih sebagai tuan rumah dalam 3 kejuaraan besar dunia, Piala dunia 2014, Olimpiade 2014, dan Copa America 2019. Apakah ada kisah dibalik penujukan Brasil ini? Mungkin menarik untuk dibahas di lain waktu.
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah
Isu yang ingin saya bahas saat ini adalah mengenai jadwal perhelatan Copa America. Dalam 6 tahun digelar 4 kali Copa America ya itu di tahun 2015, 2016, 2019, dan 2020 mendatang. Hal ini menjadi pertanyaan berapa tahun sekali sebenarnya Copa America ini ingin digelar?

Sejarah Copa America ini memang sudah sangat panjang dan memang sering berubah-ubah jadwal penyelenggaraannya. Kompetisi ini pertama kali digelar pada tahun 1916 dan berlangsung setiap tahun hingga 1929. CONMEBOL, selaku persatuan sepak bola regional di sana, memberi nama ajang ini South American Championship.

Pada tahun 1930, Piala Dunia digelar untuk pertama kalinya. Uruguay bertemu dengan Argentina di partai final yang berakhir dengan kemenangan Uruguay 4-2. Namun, di balik pertandingan ini terjadi perseteruan yang berbuntut panjang antara Federasi Sepakbola Argentina dan Uruguay. Hal ini berdampak pada tidak digelarnya South American Championship pada tahun 1930-1934.
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah
South American Championship baru dapat digelar lagi pada tahun 1935 di Lima, Peru. Pada tahun tersebut, South American Championship digelar sekaligus menjadi babak kualifikasi Olimpiade musim panas yang berlangsung di Jerman pada tahun 1936. Namun perhelatan South American Championship saat itu sangat tidak beraturan. Tidak ada tahun pasti kapan diselenggarakan hingga terdapat beberapa kali diadakan secara tidak resmi meski kemudian diakui oleh Conmebol. Bahkan pada tahun 1959, South American Championship diadakan 2 kali dalam satu tahun.

Hadirnya Copa Libertadores di tahun 1959 membuat pandangan orang-orang Amerika Latin terhadap kompetisi ini berubah. South American Championship hanya sempat berlangsung di tahun 1963 dan 1967 sebelum akhirnya vakum selama delapan tahun.

South American Championship vakum sejenak dan baru kembali digelar pada tahun 1975. Nama kompetisi berubah menjadi Copa America dan digelar setiap 4 tahun sekali. Pada masa ini, Copa America digelar tanpa ada tuan rumah. Pertandingan digelar di setiap negara peserta dengan sistem Liga sepanjang tahun.

Kemudian pada tahun 1987, format ini kembali berubah. Argentina menjadi tuan rumah Copa America dan kompetisi dibagi menjadi 3 grup yang meloloskan 4 negara ke semifinal. Jadwal penyelenggaraan Copa Amerika pun berubah menjadi 2 tahun sekali dan terus berlangsung hingga tahun 2001.
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah
Setelah Copa América 2001, Conmebol mengubah lagi jadwal Copa America menjadi tiga tahun sekali. Hanya bertahan 2 edisi di tahun 2004 dan 2007, jadwal kembali berubah menjadi 4 tahun sekali. Setelah edisi 2004 dan 2007 berhasil terlaksana, CONMEBOL kembali mengubah jadwal perhelatan menjadi empat tahun sekali, dihitung sejak Copa América 2007. Perubahan inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya Copa América 2011, 2015, dan 2019.

Di tengah-tengah jadwal ini, ada penyelenggaraan pada 2016 yang menimbulkan pertanyaan mengapa bisa terjadi dua pagelaran dalam dua tahun. Jawabannya, Copa América 2016 adalah edisi khusus bertepatan dengan ulang tahun ke-100 CONMEBOL dan Copa América itu sendiri. Perhelatannya pun dibuat spesial dengan menunjuk Amerika Serikat sebagai tuan rumah yang merupakan pertama kali ajang ini diselenggarakan di luar Amerika Latin. Edisi ini hanya selingan dan jadwal selanjutnya akan tetap seperti rencana yaitu 2019.

Namun, setelah Copa America 2019, Copa America berikutnya berlangsung tahun 2020. Kali ini alasan Conmebol menyelenggarakan 2 kali Copa America dalam 2 tahun adalah untuk penyesuaian jadwal dengan Piala Eropa. Tekanan dari klub-klub Eropa yang memiliki banyak pemain Amerika Latin membuat Conmebol harus berkompromi dan menyesuaikan jadwal pesta empat tahunan mereka dengan jadwal Piala Eropa.
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah
Jika Conmebol tidak mengubah jadwal perhelatan Copa America, maka agenda pra-musim klub akan terganggu dari tahun 2022 (Piala Dinia), 2023 (Copa America), dan 2024 (Piala Eropa) karena pada ketiga tahun tersebut terdapat kompetisi antar negara. Hal ini dirasa merugikan klub karena tidak bisa memanfaatkan masa pra-musim secara optimal. Klub-klub Eropa lebih rela untuk kehilangan semua pemain mereka di satu waktu yang bersamaan daripada kehilangan beberapa pemain tiap tahun sehingga lahirlah penyesuaian ini. Kekuatan politik klub-klub Eropa pun sebelumnya telah berhasil mengubah jadwal Piala Afrika dari awalnya dilaksanakan setiap Januari dibuat mundur menjadi Juni. Alasannya hampir sama, banyak klub yang direpotkan karena kehilangan pemain saat musim kompetisi sedang bergulir.
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah
Selain menguntungkan klub-klub Eropa, transisi menuju aturan baru ini memberikan manfaat pula untuk sepak bola Amerika Latin. Karena turnamen diadakan dua kali (2019 dan 2020), sejatinya mental kompetisi negara-negara ini dapat lebih terlatih. Di samping itu, negara Amerika Latin bisa meraup poin yang lebih besar dari negara region lain untuk mendongkrak ranking FIFA mereka menuju Piala Dunia 2022. Perlu diingat bahwa sejak Piala Dunia 2018, FIFA menggunakan ranking FIFA sebagai acuan menentukan komposisi grup sehingga negara yang ranking-nya tinggi berpotensi akan satu grup dengan negara yang ranking-nya lebih rendah atau sederhananya lebih lemah. Hal ini tentu memberikan keuntungan dan meningkatkan probabilitas kembalinya trofi Piala Dunia ke tanah Amerika Latin sejak terakhir kali tahun 2002.
 Alasan Jadwal Penyelenggaraan Copa America yang Berubah-ubah
Dengan jadwal Copa América yang baru ini, CONMEBOL telah mengumumkan Copa América 2020 akan dilaksanakan di Argentina dan di tanah kelahiran Pablo Escobar, Kolombia. Kemudian, Ekuador akan menjadi tuan rumah edisi berikutnya yaitu 2024. Sesuai pola tersebut, dapat disimpulkan bahwa setelah edisi 2019, Copa América akan digelar empat tahun sekali di setiap tahun genap yang habis dibagi dengan angka 4. Maka, Copa América secara resmi akan menjadi ajang kabisatan pencinta sepak bola dunia.

Nah begitu kiranya alasan kenapa Copa Amerika seperti tidak konsisten terkait jadwal penyelenggaraannya. Jadi bukan karena memberi kesempatan atau peluang lebih besar agar Messi meraih trofi bergengsi di level timnas, bukan itu ya Agan dan Sista.

Quote:Pandit Football
profile-picture
l4wang memberi reputasi
1
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
03-07-2019 12:59
gan judulnya mana?ane masuk tritnya kudu muter2 dulu emoticon-Hammer2
profile-picture
saya.kira memberi reputasi
1
03-07-2019 19:55
Ok, semoga kaga hebat di barca doang kedepannya ye
profile-picture
saya.kira memberi reputasi
1
07-07-2019 10:15
Quote:Original Posted By AnakIlang186
gan judulnya mana?ane masuk tritnya kudu muter2 dulu emoticon-Hammer2


Siap Om, udah ada judulnya tuh.
0
07-07-2019 10:15
Quote:Original Posted By l4wang
Ok, semoga kaga hebat di barca doang kedepannya ye

Coba taun depan, juara tiga dan kena kartu merah rupanya.
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.