alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d13445982d4954a1b7360bf/kecewa-siswa-sd-berprestasi-di-pekalongan-bakar-piagam
Lapor Hansip
26-06-2019 17:09
Kecewa, Siswa SD Berprestasi di Pekalongan Bakar Piagam
Past Hot Thread
Quote:Rabu 26 Juni 2019, 17:02 WIB
Kecewa, Siswa SD Berprestasi di Pekalongan Bakar Piagam
Robby Bernardi - detikNews

Kecewa, Siswa SD Berprestasi di Pekalongan Bakar Piagam


Pekalongan - Kecewa karena tidak diterima di sekolah SMPN 1 Kajen, Pekalongan, seorang siswa berprestasi membakar belasan penghargaan dan piala yang diperolehnya. Aksi pembakaran belasan piagam ini viral di media sosial.

Siswa tersebut bernama Yumna (12), lulusan SDN 02 Pekeringanalit itu membakar belasan piagam penghargaan pada Minggu (23/6/2019) lalu.

Saat ditemui detikcom di rumahnya yang berada di Griya Kajen Indah RT 4 RW 12, Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, Yumna masih sedih bahkan terbawa sampai sakit. Media hanya ditemui oleh kedua orangtuanya yakni Sugeng Wiyoto (50) dan Sukoharti (45).

Sugeng Wiyoto mengatakan pembakaran belasan piagam penghargaan tersebut dilakukan anaknya karena merasa piagam-piagam tersebut tidak berlaku lagi dengan kondisi saat ini. Piagam-piagam tersebut merupakan berbagai kejuaraan seni dan agama yang diikuti dan beberapa menyabet juara satu tingkat Kabupaten Pekalongan.

Kecewa, Siswa SD Berprestasi di Pekalongan Bakar Piagam


Berbagai kejuaran yang diikuti dan berhasil menyabet juara satu diantaranya seperti menulis halus, cerita islami, tilawah, adzan, nyanyi solo, nyanyi grup, dokter kecil.

"Anak saya juga masuk anak yang selalu memiliki rangking dikelasnya. Mungkin berpikiran piagam-piagam tidak membantu dirinya masuk ke SMP Negeri 1 Kajen (sekolah yang diinginkan), jadi akhirnya dibakar," kata Sugeng.

Bukanya tidak pernah berupaya mendaftar ke sekolah yang diinginkan anaknya tersebut, dirinya telah berupaya mendaftar ke SMPN 1 Kajen, namun mentok karena aturan zonasi yang ada.

Minimnya sosialisasi dinas pendidikan terkait PPDB yang melalui tiga jalur yakni jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua, membuat anaknya terjebak dalam zonasi.

Hari pertama pendaftaran Sugeng mengantarkan anaknya melakukan pendaftaran online namun melalui jalur zonasi. Namun oleh guru dan kepala sekolah dasar, disarankan untuk masuk jalur prestasi. Pada hari kedua, dirinya mendaftar ke jalur prestasi namun tidak bisa, mengingat sudah mendaftar di jalur zonasi. Hasilnya, karena jarak sekolah 1,8 km dari rumahnya anaknya tidak masuk ke SMPN 1 Kajen.

"Sebagai orangtua kecewa ya kecewa. Kita sudah mendaftar ke jalur prestasi kata pihak sekolah (SMP) tidak bisa, harusnya daftar di sekolah di luar zonasi," ungkap Sugeng.

Karena merasa kecewa inilah anaknya kemudian nekat membakar smeua piagam penghargaan karena dinilai tidak berguna.

"Piagam tidak diperlukan lagi katanya," tambah Sugeng.

Kecewa, Siswa SD Berprestasi di Pekalongan Bakar Piagam


Kendati kecewa dengan sistem yang ada, pihaknya tetap membesarkan hati anaknya agar tidak kecewa berkelanjutan.

"Sudah saya daftarkan ke sekolah swasta. Ya seharusnya dengan sistem seperti ini pihak pemerintah menyediakan banyak sekolah negeri dulu," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Pekalongan, Sumarwati saat dihubungi detikcom, Rabu (26/6), belum memberikan keterangan terkait dengan gagalnya siswa yang masuk ke jalur prestasi tersebut.

(bgk/bgs)



Hmmm...

HMMMMMMMM.....

HMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM.... jadi gini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davecchio dan 41 lainnya memberi reputasi
42
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 19
26-06-2019 17:11
Aduh sedih ya bisa memahami ane sbg ortu
Anak masih mau Tk tapi udh bingung aja nanti mau masuk sd mana
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 8 lainnya memberi reputasi
7
26-06-2019 17:12
selamat datang di dunia nyata dek
piagam2 begituan emang kaga ada gunanya kok emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wawaz27 dan 109 lainnya memberi reputasi
108
26-06-2019 17:13
Ortu jg drama, anak mau bakar bgtuan bukanya di kasih pengertian malah di diemin aja. Terlepas mslh zonasi yg mnurut gw emang ngejelimet, mosok ortu malah membiarkan anak patah arang bgtu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qisatria dan 56 lainnya memberi reputasi
55
Lihat 2 balasan
26-06-2019 17:14
Sayang banget le.....piagam kok dibakar. nggak menghargai dirimu sendiri

ora sekolah negri yo ora ngurangi pintermu.....urip jalan terus le.
wong tuane kok ya ora ngandani sing becik.

*gw tahun ini juga ngalami gagal masukin ppdb sma
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qisatria dan 55 lainnya memberi reputasi
54
26-06-2019 17:21
hmm,,,
profile-picture
extreme78 memberi reputasi
1
26-06-2019 17:21
sabar dek. dunia emang keras 😊
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
26-06-2019 17:22
keras sejak dini haha


Quote:Original Posted By danu.bentol
selamat datang di dunia nyata dek
piagam2 begituan emang kaga ada gunanya kok emoticon-Smilie


profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 5 lainnya memberi reputasi
6
26-06-2019 17:22
ada duit 3 jetong langsung masuk yakin lah sumpah inyong
profile-picture
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Lihat 1 balasan
26-06-2019 17:23
piagam emank nggak berguna baru sadar dia wellcome to this Cruel world
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aesthet1c dan 10 lainnya memberi reputasi
11
26-06-2019 17:23


Quote:Original Posted By danu.bentol
selamat datang di dunia nyata dek
piagam2 begituan emang kaga ada gunanya kok emoticon-Smilie


Benaar sekali
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 2 lainnya memberi reputasi
3
26-06-2019 17:23
terkadang miris kasian tapi bingung mau protes gimana kalau aturan udah ada
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AbdChaniago dan 4 lainnya memberi reputasi
5
26-06-2019 17:23
kehidupan keras bre
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itkgid dan 2 lainnya memberi reputasi
3
26-06-2019 17:23
Itulah kenyataan, piala dan piagam kelak akan berdebu dan kumal dalam map usang. Antara mimpi dan kenyataan memang sungguh jauh penampakannya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
HiresRevolution dan 10 lainnya memberi reputasi
11
26-06-2019 17:23
hanya piagam penghargaan sesaat,implementasi terbesar itu ya saat setelah juara. mangkanya piagam itu cuman seonggok sovenir ber tuliskan juara haha
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qisatria dan 16 lainnya memberi reputasi
17
26-06-2019 17:23
Masukan ke swasta banyak juga yang bagus, tapi ya ada harganya emoticon-Salaman
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 2 lainnya memberi reputasi
3
26-06-2019 17:24
emosi sesaat, sesal kemudian emoticon-Belo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qisatria dan 5 lainnya memberi reputasi
6
26-06-2019 17:24


Quote:Original Posted By ajaxswan
piagam emank nggak berguna baru sadar dia wellcome to this Cruel world


Hahahaha emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
daimond25 dan extreme78 memberi reputasi
2
26-06-2019 17:24
sekolah gk nentuin rejeki
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aztec.wannabe dan 6 lainnya memberi reputasi
7
26-06-2019 17:24
skul SMA gw dlu tempat anak berprestasi n termasuk sekolah elit dan bnyak alumni membanggakan kayak jubir presiden dll,tpi gra" zonasi yg masuk disna skrg malah chilli"an dll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
aztec.wannabe dan 8 lainnya memberi reputasi
9
26-06-2019 17:25
orang tuanya malah ngebiarin haha
profile-picture
profile-picture
arishariyanto dan extreme78 memberi reputasi
2
Halaman 1 dari 19
icon-hot-thread
Hot Threads
Sejarah & Xenology
sosialis-kelakuan-borjuis
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.