alexa-tracking
Sports
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d04d70b2f568d0fd715990e/copa-america-ambisi-argentina-diantara-gelar-juara-dan-spesialis-runner-up
Lapor Hansip
15-06-2019 18:31
Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Past Hot Thread
Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Gambar: Complete Sport Nigeria


Argentina telah kalah empat dari lima final terakhir mereka. Sesuatu yang terdengar tak membanggakan khususnya bagi Lionel Messi. Mega Bintang Barcelona itu punya nama yang tersohor dalam percaturan sepakbola dunia namun nyatanya sejarahnya yang panjang di Barcelona tak mampu membuatnya berprestasi di level timnas.

Oleh karena itu, Lionel Messi cs, dkk akan mencari cara terbaik guna mengakhiri puasa gelar selama 26 tahun lamanya saat mereka akan memulai kampanye pertamanya di Copa America 2019 pada Sabtu malam nanti.

Argentina selalu membanggakan barisan penyerang dunia yang mereka miliki. Argentina merupakan salah satu tim dengan lini depan paling menakutkan di sepakbola internasional. Namun, apa artinya memiliki nama besar sebagai penyerang paling ditakuti di dunia jika mereka tetap tidak mampu memenangi piala bagi negaranya. Jika para bintang tersebut menginginkan gelar Copa Amerika ke 15, mereka harus bisa bekerja selayaknya bintang sepakbola dunia.

Ada perasaan di Argentina bahwa Messi perlu memenangkan trofi bersama tim nasional untuk mengamankan status legendaris dan ini bisa menjadi kesempatan terakhirnya untuk melakukannya.

Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Gambar: Stadium Astro


Menyusul penampilan buruk di Rusia tahun lalu, Jorge Sampaoli digantikan oleh asistennya Lionel Scaloni. Ini adalah jabatan manajerial pertama bagi Scaloni setelah menghabiskan satu tahun membantu Sampaoli di Sevilla sebelum mengikuti bosnya ke tim nasional Argentina pada 2017. 

Sebagai pemain ia adalah bagian dari tim 'Super Depor' yang telah memenangkan gelar La Liga pada pergantian milenium. Dia telah memperkuat Argentinya sebanyak tujuh kali sebagai pemain dan telah memulai masa jabatannya sebagai manajer dengan enam kemenangan dari sembilan pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala Argentina.

Bersama Scaloni, Argentina menggunakan paham strategi yang baru dengan menerapkan empat bek sejajar. Harapannya dia akan menciptakan pendekatan yang lebih solid selama pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih kepala. Publik Argentina sangat membutuhkan trofi sebagai penegas Raja Amerika Latin dan tekanan itu di berikan kepada Scaloni di turnamen ini.

Sejak Prancis menghancurkan dan memberikan luka pada Argentina di Kazan tahun lalu, Argentina selalu mengalami serangkaian penampilan yang tidak konsisten dan buruk.

Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Gambar: 90Min.com


Meraih enam kemenangan dari sembilan laga terlihat sangat baik, namun kemenangan paling berkesan hanya diraih saat berhadapan dengan Meksiko. Sisanya kemenangan Argentina datang hanya melawan Guatemala, Irak, Maroko, dan Nikaragua yang tidak selevel dengan mereka.

Melawan tim yang jauh lebih kuat, Argentina berhasil bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia di New York. Namun di pertandingan persahabatannya lainnya melawan Brazil dan Venezuela mereka menelan kekalahan. Jika mereka ingin memenangkan piala di Brazil, Scaloni perlu bermain konsisten dan mampu meraih kemenangan melawan tim-tim yang lebih kuat.

Kekuatan Argentina tidak perlu diragukan lagi. Mereka memiliki barisan penyerang yang menakutkan. Dan kehadiran Sergio Aguero, Paulo Dybala, dan sang mega bintang Lionel Messi di lini depan mestinya cukup memberikan kenyamanan bagi lini pertahanan mereka sedikit santai.

Selain itu Argentina masih memiliki gelandang serang kreatif Angel Di Maria bersama pemain muda berbakat Giovani Lo Celso yang memiliki visi bermain yang bagus. Jika para pemain bintang ini mampu tampil dengan baik, mereka akan sulit disingkirkan di turnamen nanti.

Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Gambar: Foxsportasia.com


Selama karir internasionalnya bersama Argentina, Messi selalu akrab dengan medali perak sebagai penghargaan tertinggi yang ia peroleh bersama negara. Messi adalah spesialis runner-up, sangat berbeda dengan apa yang dia lakukan di Barcelona. Meskipun begitu, Lionel Messi adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina dengan kolek si 67 gol dalam 130 penampilan.

Jika lini pertahanan lawan lebih memperhatikan pergerakan Messi, tim lawan akan meninggalkan ruang yang cukup bagi Aguero untuk mencetak gol yang berlian. Aguero sendiri baru meraih gelar Liga Premier di musim ini dimana dia juga salah satu pemain yang memuncaki daftar pencetak gol terbanyak di Manchester City.

Jika di lini depan bertabur bintang, lain halnya dengan yang terjadi di lini pertahanan Argentina. Mereka tidak memiliki kedalaman yang memadai ataupun pengalaman di panggung internasional. Dari tujuh pemain belakang yang di bawa Scaloni hanya Nicolas Otamendi yang menyumbang 60 laga bersama Argentina dari 115 caps kombinasi dari keseluruhan pemain belakang tim Tango.


Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Gambar: 90Min.com


Dari lima pertandingan terakhir, Argentina telah memainkan lima kiper yang berbeda dengan tiga kiper yang dibawa ke Brazil hanya memiliki 10 caps international diantara mereka. Tampaknya hanya Franco Armani yang berusia 32 tahun dari River Plate yang mendapat caps terbanyak.

Dengan pelatih kepala yang masih pemula dan memimpin sekelompok pemain yang miskin pengalaman, menjadi sebuah pertanyaan bagi publik Argentina. Mampukah mereka melakukan pertunjukan yang baik di Brazil untuk menyenangkan publik sendiri.

Tugas terberat Argentina adalah pertemuan pertama saat mereka akan menghadapi Kolombia. Di sisi lain Carlos Quieroz hanya pernah dikalahkan sekali sejak tersingkir dari Piala Dunia oleh Inggris musim panas lalu. Berbekal pemain-pemain bintang seperti James Rodriguez, Juan Cuadrado dan Radamel Falcao, Argentina dipastikan tidak akan menang mudah.

Copa America; Ambisi Argentina Diantara Gelar Juara Dan Spesialis Runner-Up
Gambar: Eurosport.com



Pada matchday kedua, mereka akan menghadapi tugas yang sedikit lebih mudah melawan tim Paraguay yang tak mampu memenangkan satu laga sejak dua tahun lalu. Kemenangan 2-0 atas Guatemala terakhir kali adalah satu-satunya kemenangan yang mereka catat dalam dua tahun terakhir.

Tuan rumah Piala Dunia yang kontroversial Qatar akan menjadi lawan terakhir mereka. Berada di peringkat ke-55 di dunia, Qatar bersaing untuk pertama kalinya di Copa Amerika sebagai tim undangan dari luar Amerika. Seluruh pasukan mereka memainkan sepakbola ala negara asal mereka. Di atas kertas, Argentina harusnya mudah meraih kemenangan besar.

Rute ke Final

Meskipun Argentina tidak akan tersingkir dengan mudah, mereka diharapkan mampu untuk melaju ke babak penyisihan grup sebagai Juara grup. Jika keluar sebagai juara grup, Argentina akan melawan runner-up Grup C di perempat final. Uruguay dan Chile akan menjadi lawan mereka nantinya.

Jika Argentina finis sebagai runner up, mereka berpontensi menghadapi Peru jika Brazil bertindak sebagai juara grup seperti yang diharapkan. Dengan berada di posisi runner-up juga akan menghasilkan kemungkinan Argentina akan melawan tuan rumah di semi final.

Jika Argentina dan Brasil sama-sama berada di puncak grup mereka, maka akan ada potensi pertikaian antara kedua rival besar ini di Maracan pada 7 Juli mendatang.

Susunan Pemain Argentina:

Goalkeepers: Franco Armani (River Plate), Agustín Marchesín (América), Esteban Andrada (Boca Juniors)

Defenders: Juan Foyth (Tottenham Hotspur), Nicolás Tagliafico (Ajax), Renzo Saravia (Porto), Germán Pezzella (Fiorentina), Ramiro Funes Mori (Villarreal), Milton Casco (River Plate), Nicolás Otamendi (Manchester City)

Midfield: Leandro Paredes (PSG), Roberto Pereyra (Watford), Marcos Acuña (Sporting CP), Ángel Di Maria (PSG), Guido Pizarro (UNAL), Rodrigo De Paul (Udinese), Guido Rodriguez (América), Giovani Lo Celso (Real Betis)

Forwards: Sergio Agüero (Manchester City), Lionel Messi (Barcelona), Matias Suárez (River Plate), Paulo Dybala (Juventus), Lautaro Martínez (Internazionale)


profile-picture
profile-picture
profile-picture
iqbalawal dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
15-06-2019 19:03
0
18-06-2019 10:01
Runner-up terus
kapan juaranya?emoticon-Ngakak
0
18-06-2019 10:07
Messi, Jawara di Barca...... Pecundang di Albiceleste........
0
18-06-2019 10:10
Quote:Original Posted By franz.liszt
Messi, Jawara di Barca...... Pecundang di Albiceleste........


ga pecundang ah, pernah juara piala dunia u-20 dan medali emas olimpiade
0
Lihat 1 balasan
18-06-2019 10:11
Abis kalah kemarin emoticon-Ngakak

Messi spesialis pensiun dini
0
Lapor Hansip
18-06-2019 10:14
Balasan post KRAVZHENKO
ya maksudnya itu di timnas seniornya. Ingat nggak, kenapa Maradonna dianggap sebagai legenda paling di puja di Argentina?
0
18-06-2019 10:15
yakin ane..kalo gagal kali ini.. messi gantung sepatu gan..
0
18-06-2019 10:16
hmmm kayanya sih antara uruguay sama chile menurut ane juaranya
0
Lihat 1 balasan
18-06-2019 10:19
emoticon-Inggris
0
18-06-2019 10:19
mendingan gak usah pake massi lah kalo memang gak ada yang bisa mengekploitasi kekuatan messi
0
18-06-2019 10:22
Quote:Original Posted By sonisme
mendingan gak usah pake massi lah kalo memang gak ada yang bisa mengekploitasi kekuatan messi


kemaren tanpa messi, arjentain hampir kaga lolos piala dunia... emoticon-Ngacir

arjentain butuh pelatih yg tegas dan mumpuni...ambil mourinho aja kek
0
Lihat 1 balasan
18-06-2019 10:23
2-0 kolombia😁
0
18-06-2019 10:24
Susah Argentina juara, terlalu bergantung sm Messi, ane lebih jagoin brazil
0
18-06-2019 10:24
Untuk messi, ditunggu pensiun ke 2x nya bulan dpnemoticon-Angkat Beer
0
18-06-2019 10:25
Tambah sutrisno ni Messi klo sampe kalah lagi
0
18-06-2019 10:25
copa amerika yakk
0
Lapor Hansip
18-06-2019 10:27
Balasan post KRAVZHENKO
berarti kan pelatihnya tahu kenapa butuh messi, pertanyaannya kan kalo messi ini ibarat nasi, sifatnya wajib ada, terus apa kendalanya untuk cara nyari lauk yang cocok dengan nasi? apakah pemain argentinanya cuman sedikit yang bisa cocok ama maunya messi di lapangan? atau pelatihnya gak bisa nyesuaikan taktiknya untuk messi?
0
18-06-2019 10:32
tu orang katanya mau pensiun kok masih main aja??
0
18-06-2019 10:32
Argentina terlalu imba lini depan sama belakang nya
0
18-06-2019 10:59
Kemaren 2-0 lawan colombia itu persahabatan ya bre emoticon-Ngakak
profile-picture
esaka.kedua memberi reputasi
1
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.